~Thank you for your comments~

“Aku akan membuatmu supaya dibebaskan lebih cepat,” kata Yuri dengan sikap percaya diri. Sama seperti dirinya yang dulu.
“Tidak perlu, aku sudah merasa damai disini…”

“Jangan begitu. Aku kan kangen pingin kencan sama kamu lagi.”
“Kamu serius mengenai kita kembali jadian? Maksudku… kamu kan sudah melihat aku berada di tempat seperti ini…”
“Apa pun yang terjadi bagiku kamu tetaplah Sica. Dan aku menyukai dirimu apa adanya.”
“Yuri ah…”
“Aku yang payah karena terlambat menyadarinya… karena itu, aku ingin kamu secepatnya keluar dari sini dan kita meluruskan segalanya kembali. Terutama hubungan kita.”
“………………”
“Tentu saja bukan berarti aku akan memaksamu langsung kembali padaku. Santai saja. Berapa lama pun akan kutunggu.”

**

“Selamat tinggal Hyunnie.”
“Eh?”
Jessica menggandeng seseorang. Orang lain yang bukan dirinya.
“Karena aku akan kembali jadian dengan dia.”
“Tu-tunggu, kenapa mendadak berubah? Kupikir eonnie suka padaku? Lalu untuk apa selama ini eonnie mengejar-ngejar aku?!”
“Ya aku berubah. Karena kamu orangnya tidak tegas.”
“Ah…”
“Karena itu aku tidak memerlukan kamu lagi.”
“Ti-tidak…” Seohyun merasa dunianya hancur mendengar kalimat yang terdengar tidak berperasaan itu.
“Ayo kita pergi.” Jessica bicara pada orang yang digandengnya.
“Selamat tinggal, jangan pernah melihat ke belakang.” Kemudian mereka berbalik memunggungi Seohyun dan mulai berjalan pergi. Semakin lama semakin jauh.
“Tidak… aku tidak mau begini…”
Seohyun menggigit bibirnya. Tubuhnya gemetar.
“Kenapa kita harus berpisah seperti ini? Sica eonnie!!!”

Seohyun terbangun dengan tubuh bermandikan keringat. Ternyata hari sudah pagi.
“Mi-mimpi?”
Dia memiliki firasat buruk.
Dia tidak melanjutkan tidur lagi dan langsung bangun dari tidurnya. Kemudian bersiap-siap seadanya. Dan setengah berlari-lari dalan perjalanan menuju angkutan umum untuk pergi menemui Jessica.

**

Pagi itu Jessica sudah dibebaskan dari penjara karena berkat sejumlah uang yang dibayarkan oleh Yuri.
“Kamu tahu. Kamu tidak perlu melakukan ini.”
“Tidak apa-apa. Aku rela kok demi kamu.” Yuri tersenyum lembut padanya. “Kuantar pulang ke rumah ya?”
“Tidak perlu, sekarang ini aku mau jalan-jalan dulu.”
“Ah benar juga, bodohnya aku. Setelah sekian lama berada di tempat sempit itu kamu pasti ingin menghirup udara luar sambil cuci mata. Ayo, akan kuantarkan.”
“Tidak usah.”
“Lagi-lagi kamu menolakku.”
“Aku cuma tidak mau merepotkan.’
“Tidak, bagaimana bisa repot menemani Sica-baby ku.”
“……………..”
“Ah maaf kalau kelepasan. Mudah-mudahan kamu tidak membenciku karena ini.”
Jessica menggeleng. “Tidak, ayo kita segera pergi, kalau kamu ingin menemaniku.”
“Siap.”

**

Belum sampai 10 menit sejak Jessica meninggalkan tempat itu, Seohyun telah tiba di tempat. Kemudian dia minta pada petugas untuk segera dipertemukan dengan Jessica. Namun kedatangannya sia-sia karena dia mendapat kabar bahwa Jessica baru saja dikeluarkan dari penjara.
Seohyun kecewa. Karena dia tidak diberitahukan. Sekarang dia bertanya-tanya kemana Jessica pergi. Satu-satunya pilihan yang tersisa hanyalah pergi ke rumah keluarga Jessica untuk memastikan daripada mencarinya dengan buta. Tapi bahkan keluarganya Jessica tidak tahu kalau dia sudah dibebaskan. Jessica memang belum sempat memberi kabar karena cukup mendadak.
Satu jam berlalu. Seohyun masih melamun selama duduk di ruang tunggu. Melihat itu, Krystal menghampirinya.
“Eonnie, engkau tidak perlu menunggu sampai Sica eonnie pulang. Kalau dia sudah pulang nanti bisa kukabari kok. Tinggalkan saja nomor eonnie.”
Wajahnya sayu saat dia berpaling menatap Krystal.
Seohyun takut apa yang terjadi dalam mimpinya menjadi kenyataan. Baginya menunggu beberapa jam bukan masalah.
“Eonnie pasti punya urusan lain kan? Tidak usah terlalu cemas. Aku yakin Sica eonnie baik-baik saja.”
Akhirnya Seohyun pamit dengan meninggalkan nomor ponselnya.
Saat berjalan pulang, dia kembali terkenang dengan semua momen yang telah dia lalui bersama dengan Jessica.
Pertemuan pertamanya di ruang kesehatan.
Pesan-pesan kecil dari Jessica yang mengganggunya setiap hari.
Saat Jessica iseng melepas kaitan branya saat memeluknya di kampus.
Makan bekal makanan buatannya sampai dirinya masuk rumah sakit.
Pergi berenang bersama.
Saat Jessica dengan seenaknya mengubah status media sosialnya.
Ketika Jessica cemburu berat sewaktu melihat dirinya melakukan adegan kissing dalam musikal.
Mengambil pertama kalinya yang berharga.
Lalu Jessica jugalah orang yang pertama dilihatnya ketika mendapatkan kesadarannya kembali di rumah sakit. Tak lama kemudian gantian Jessica yang menyerahkan keperawanannya.
Tapi dia juga melakukan hal yang romantis seperti mendongenginya waktu masih dirawat di rumah sakit.
Hingga dia akhirnya membatalkan kepergian Seohyun ke luar negeri dengan ancaman bom. Lalu momen mereka selama bertemu di tempat tahanan.
Seohyun tersenyum masam ketika mengingat semua kejadian itu.
“Benar-benar orang yang seenaknya. Tapi tak disangka pula orang yang seenaknya itu telah masuk begitu dalam ke hatiku.”
Saat itu angin berhembus kencang dan Seohyun menyelipkan rambutnya yang tertiup angin di belakang telinganya. Dia juga menutup matanya untuk menghindari butiran debu yang terbawa angin. Ketika dia membuka matanya dia melihat figur yang mirip seperti sosok Jessica dari belakang. Dia berada di tengah kerumunan.
“!”
Tanpa berpikir panjang Seohyun berusaha mendekatinya. Ketika akhirnya dia berhasil menyentuh pundaknya, gadis itu berpaling. Tapi ternyata dia bukan Jessica.
“Mianhae, tadinya kupikir Anda mirip dengan orang yang saya kenal.”
Gadis itu memakluminya kemudian berjalan pergi tanpa melihat ke belakang lagi. Sementara Seohyun masih terpaku di tempat memikirkan betapa menyedihkannya dirinya. Di masa lalu Jessica selalu berusaha mendekatinya kapan pun dia punya kesempatan, tapi Seohyun tidak menginginkannya karena Jessica suka memaksa. Sekarang dia justru sangat menginginkan kehadiran Jessica namun gadis itu malah tidak ada. Seohyun merasa seperti dihukum.
“Sica eonnie…”
Air matanya tidak sanggup dia tahan lagi. Seohyun menangkup wajahnya dan mulai menangis. Beberapa orang sampai berhenti dan memandangnya.
Aku mau Sica eonnie. Aku mau dia kembali padaku. Aku tidak akan pernah membuat perasaannya menggantung lagi. Tangis Seohyun dalam batin.
“Hyunnie?”
Telinga Seohyun menangkap suara yang tidak asing. Dia menghentikan tangisannya dan mengangkat wajahnya.
“Kenapa kamu ada disini?”
Seohyun tidak pernah menyangka kalau Jessica sendiri yang akan duluan menemukannya.
“Kamu menangis?”
Seohyun menyeka air matanya dan hendak membuka mulut. Saat itu seseorang menyelanya. “Ada apa?”
“!”
Seohyun terkejut ketika melihat yeoja yang berdiri di samping Jessica ternyata sama seperti orang yang dilihatnya dalam mimpi! Yang pergi berjalan bersama Jessica meninggalkan dirinya.
“Kenalanmu?” Tanya Yuri sambil menoleh ke arah Jessica.
“A-aaa…” Ingatan mengenai mimpi itu membayangi benaknya. Membuat hati Seohyun terguncang.
“Ya, dia adalah-”
“Apa pun yang terjadi aku tidak mau Sica eonnie pergi! Karena aku mencintai eonnie!!!”
Setelah berkata begitu, Seohyun menarik pundak Jessica supaya dia berdiri merapat kemudian menunduk untuk mempertemukan bibirnya dengan bibir Jessica.
Jessica tercengang dan berpikir sejak kapan Seohyun seberani ini? Padahal ada Yuri di sampingnya. Terlebih lagi ini bukan di tempat privat.
Yuri yang berdiri disana syok melihat pemandangan di hadapannya. Orang-orang lain yang lewat tidak jauh dari mereka juga memandang mereka berciuman.
Sementara Seohyun tidak memedulikannya. Yang dia inginkan saat ini hanyalah mempertahankan cintanya.
Usai berciuman, Jessica menatapnya dengan mata berkaca-kaca. Ini pertama kalinya Seohyun yang menciumnya duluan tanpa diminta ataupun dipaksa.
“Hyunnie, apa yang kamu-”
“Sekarang aku sudah tidak ragu lagi. Aku mencintai Sica eonnie. Akan kukatakan berapa kali pun jika Sica eonnie memintanya.”
Jessica merasa terharu lalu dia memeluk Seohyun.
Ada orang yang mulai bertepuk tangan untuk keduanya yang bersatu. Kemudian satu per satu orang mulai ikut bertepuk tangan.
“Chukae!” Ada yang menyerukan seperti itu.
Seohyun mulai merasa malu karena hasrat menyatakan cintanya sudah mereda setelah diungkapkan. Tapi lalu dia bertemu pandang dengan Yuri. Seohyun mencoba untuk memasang ekspresi tegas. Untuk menunjukkan kalau dia tidak akan menyerahkan Jessica padanya.
“Jadi begitu, kamu lebih memilihnya rupanya. Makanya kamu tampak kurang responsif selama kita bepergian berdua tadi. Tadinya kupikir kamu hanya lelah, tapi sekarang aku mengerti.”
“Maafkan aku Yuri ah…” kata Jessica sambil memasang wajah penuh penyesalan.
“Tidak apa-apa, sejak awal memang salahku karena pernah melepasmu. Baiklah, aku akan mundur. Lalu, kamu juga tidak perlu merasa berutang soal aku yang membebaskanmu. Hiduplah dengan bahagia Sica. Ikuti suara hatimu.”
“Gomawo Yuri, kamu juga.”
Yuri berbalik pergi sambil memberi sedikit lambaian. Kemudian dia menghilang dibalik keramaian.
Jessica kembali menatap Seohyun, kali ini dengan pandangan yang sangat mesra.
“Huwaaa… rasanya malu sekali…” Seohyun mengubur wajahnya di pundak Jessica. Orang-orang di sekitar masih belum berhenti menatap mereka. Mereka malah cengengesan.
“Ah tadi benar-benar luar biasa Hyunnie. Katakan sekali lagi yang keras di hadapan semuanya kalau kamu mencintaiku.”
“Sica eonnie, bisakah kita pergi saja dari sini? Aku bisa mati karena malu…”
“Ucapkan lagi dong? Sekali lagi tidak akan membunuhmu kan, jebal~?” Jessica beraegyo.
“Ah Sica eonnieeeeeee!”

*~Fin~*

Advertisements

Comments on: "Only U (Chapter 7 – End)" (27)

  1. omg…ending nya cantik banget..
    untung sica ga labil . setia πŸ™‚

  2. Huaaaaa suka sekaliiihh 😍 endingnya sweeettt

    Kok gue lupa ya thor ternyata sica juga udh nyerahin kehormatannyabke seo yaaa? Chap brpa? Masa iya gue melewatkan momennya hahaha

    • Iya sudah kok πŸ˜‰ paling kamu cuma lupa karena sudah lama sejak chapter itu

      Haha di chapter ini dibahas urutannya itu XD
      Bagian pas Sica memberikan kehormatannya ada di chapter 4

      • Mkasih thor ditunggu lhooo ff yg lain yg hots hahaha 😍 suka pasangan taeny tapi krna keseringan baca ff author jadi suka soosun jeti seofany aaaa suka semua jadinya ceritanya gak ngebosenin. Pokoknya selalu nunggu updatean 😘 semangat thor

      • thank you ya^^
        Yadong terus aja wkwkwk

  3. SoShiPrecious9 said:

    Ambil tmpat dulu.

    • SoShiPrecious9 said:

      Wah tak kusangka endingnya cepat skali.
      Memang sjak awal sudah mnbak sih klo bakalan ttap SeoSica.
      Yang bikin gak nyangka karna endingnya trlalu ‘mudah’.
      Mungkin authornya mulai lelah (?)
      Yah, tapi masih lbih baik diendingkan daripada digantung juga sih critanya.
      Stidaknya brakhir happy ending deh.
      Jadi akan lbih mnynangkan.

      • Memang mau yg susah macam gimana? πŸ˜›
        Kalau Hyunnie gak segera mengakuinya mgkin baru susah jadinya
        Hyunnie dah bolak balik masuk rumah sakit, kasihan
        Waktu awal bikin perkiraan panjangnya memang cuma segini kok
        Tp yah memang munculin Yuri itu agak gak terduga

  4. End y thor pdhl ngarep ny lebih panjang lg crta ny.. sequel ny dunk thor

  5. Yeeeaa happy ending
    Untung sica nya gak setia sama seo
    Di lanjut ff yang lainnya thor
    νŒŒμ΄νŒ… thor…

  6. Maksudnya setia,,yang tadi d ralat γ…‹γ…‹γ…‹

  7. Uuwwwwwww swittttttt 😍😍😍😍😍😍😍 jarang2 seobaby bisa bold. Langka. Dan wajib di abadikan. Gak nyangka sica teguh pendiriannya~ cool!

  8. novilrs said:

    Wahh ending nya ttep seosica ya. Yul cameo doang wkakakwkk tp suka sih ending nya, sweet tp jg lucu krn seo nya

  9. khfflovers said:

    thanks to yul meskipun cuma nyempil doang tp berkat dia ni ff ga mbulet critanya kyak cinta fitri hahaha
    happy ending!
    Masi susah bayangin seobaby jd seberani itu, tp ya untung jg si sica kalo beginia ga labil haha
    kalo ga kan kesian si seo
    ditunggu karya selanjutnya! Semangat!

  10. anna12 said:

    apaan nih. knapa yulsicnya pisah >< duhh thooorr

  11. Lilis alawiyah said:

    Aahh, drama bnget. Sbenernya, aku harap yulsic tpii apa daya dompet ku kosong #eh.

    Gk nyangka udah ending ajh.

  12. hennyhilda said:

    Wewww bagus bingit endingnya wlw ga nyangka ni udah part terakhir krn masih pengen baca only u ni lg hehehe😊😊

  13. Kimrahmahwang said:

    Ciyee seohyun diem2 ternyata berani juga yaa. Depan banyak org pula. Hebat2 wkwkkw
    Cepet juga udah ending ini ff. Ga sia2 juga sih selama ini sica usaha sampe seo berani nyerahin semuanya ke dia haha

  14. Akhirnya happy ending, aaah hyunnie cute sekali ngungkapin cinta nya sama sica daebak :3 (y)

  15. dirgaYul said:

    Uhhuuiii Seobaby tegas jg akhirnyaa*legaa.. Aaahh hepi ending yg bt hati brbunga2 rsay.. Mkasih sdh bt hati kami trhibur.. Seneng dehh

Comments from Sone

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: