~Thank you for your comments~

Only U (Chapter 6)

Keesokan harinya.
Seorang sipir penjara datang mengunjungi sel Jessica.
“Ada tamu,” katanya sambil membuka pintunya.
Mendengar itu Jessica langsung mengharapkan kehadiran orang itu. Bukan orang tuanya karena kemarin-kemarin sudah datang berkunjung. Kemudian Jessica dibawa menemuinya.

“Kamu benar-benar datang,” ucapnya sambil tersenyum.
“Sica eonnie…”
Jessica duduk di hadapannya. Di antara mereka terbatasi oleh jendela kaca. Mereka hanya berhubungan lewat mic.
“Kantung matamu bengkak, apa kamu tidak cukup tidur Hyunnie?”
“Iya…”
“Apa karena kamu memikirkanku?”
“Iya…”
Jessica cukup tidak menyangka mendengar pengakuan ini. Dikira Seohyun akan mengelak seperti biasanya.
“Aku terus berpikir apakah Sica eonnie bisa tidur nyenyak di penjara. Apakah mendapat makan cukup…”
“Di penjara sebenarnya tidak seburuk itu. Di waktu luang aku malah bisa menghabiskannya dengan tidur.”
Seohyun hanya bisa membatin mendengar kata-katanya.
“Ah tapi sisi nggak enaknya adalah aku tidak bisa sering melihat ataupun mengirimu kamu pesan. Jadi aku selalu menunggu… sampai tiba waktunya kamu datang Hyunnie…”
Seohyun menebah dadanya. Rasanya menyesakkan dalam situasi ini.
“Tapi sejak di penjara ini aku jadi banyak berpikir. Kalau mungkin selama ini aku sudah terlalu banyak mengganggumu. Jadi mungkin kamu malah senang melihatku ditahan seperti ini…”
“Itu tidak benar, aku…” Seohyun menunduk. “Aku juga kesepian karena tidak ada Sica eonnie…”
“Benarkah? Kamu bukan cuma berkata begitu untuk menghibur perasaanku kan?”
“Aku tidak… kalau iya aku tidak akan repot-repot menjenguk eonnie…”
“…………” Jessica meletakkan telapak tangan kanannya di jendela kaca. Tepat di sisi pipi Seohyun dari sudut pandangnya.
“Andai saja saat ini aku bisa memelukmu, pasti sudah kulakukan.”
Yang membuat Jessica lebih tidak menyangka lagi adalah Seohyun menyambut perasaannya dengan meletakkan tangan kirinya tepat di depan telapak tangan kanannya.
Tipis. Tapi jendela itu berada disitu. Dengan permukaan kacanya yang terasa dingin di telapak tangannya. Membatasi keduanya. Namun saat itu keduanya sama-sama merasa hati mereka menyatu melalui sorotan matanya. Jessica merasa hatinya membuncah bahagia. Walau di saat yang bersamaan juga terasa pilu.
Namun sayang, sebelum keduanya berkata lebih lanjut, petugas itu mengatakan kalau waktu kunjungan sudah habis. Kemudian keduanya terpisahkan lagi.
Seohyun berusaha menguatkan dirinya.
Tidak apa-apa. Semua akan baik-baik saja, situasi ini tidak akan berlangsung selamanya, batinnya.

**

Akhirnya begitulah rutin Seohyun. Di sela-sela waktu kuliahnya dia akan meluangkan waktu sejenak untuk mengunjungi Jessica. Dan tidak pernah absen dari melakukannya sejak 2 bulan yang lalu. Dia sudah tidak berniat kuliah di luar negeri lagi.

**

Sore itu, Jessica bersemangat karena sebentar lagi akan bertemu dengan Seohyun.
Apalagi saat mendengar dia mendapat tamu.
Tapi begitu melihat tamunya, parasnya berubah. Senyumnya lenyap seketika.
“Buat apa kamu datang?”
Orang itu bukan keluarga Jessica.
“Sica ya, jangan begitu.”
Jessica mendengus. “Kamu datang untuk menertawakan aku disini? Silakan. Lalu segera pulang sana. Lagian aku juga sudah tidak mengharapkan kehadiranmu lagi.”
“Sica, kenapa kamu langsung berprasangka buruk.”
“Lalu kamu datang karena mengasihaniku? Aku tidak butuh dikasihani. Sana kamu kasihani Hani saja.”
“Aku tahu aku salah… aku telah seenaknya mengambil keputusan sendiri di masa lalu. Aku menyesal.”
“Pfft, baru sekarang kamu menyesal.”
“Sica, tidak bisakah kita kembali lagi seperti dulu? Mumpung kita sama-sama masih memiliki perasaan yang sama.”
“Jangan mimpi.”
“Aku tahu kamu masih sayang sama aku.”
“Kamu berdelusi.”
“Apa tidak ada jalan supaya kamu mau memaafkanku? Aku masih sayang kamu, Sica.”
“…..berhenti menggombal.”
“Aku sungguh-sungguh. Kalau kamu memang sudah tidak ada rasa, pasti kamu sudah pergi dari tadi tanpa mau meneruskan berbicara denganku. Aku kenal sifat kamu Sica.”
“Kata siapa kamu kenal aku? Jangan sok seolah-olah kamu tahu segalanya tentang aku. Aku tidak pergi dari sini karena aku menunggu seseorang. Tapi aku sial karena yang datang ternyata malah kamu!”
Yuri ingin sekali berkata sesuatu, tapi dia takut terlalu memaksakan dan salah bicara. “Aku akan datang lagi.”
“Jangan datang lagi.” balas Jessica langsung.
“Aku akan tetap datang. Setiap hari malah, untuk menunjukkan kalau aku serius.”

**

Jessica terus memikirkan perkataan Yuri hingga gigit jari. Perasaannya campur aduk. Dia merasa kesal dengan Yuri yang baru datang sekarang. Tapi semenjak mereka putus sebenarnya bukan cuma sekalu dua kali dia mengharapkan Yuri suatu saat datang untuk memintanya kembali. Seluruh kenangan-kenangan manis yang telah mereka lalui bersama berputar kembali dalam benaknya, membuat hatinya terbuai.
Bahkan sebenarnya alasan dia memilih Seohyun sekarang adalah karena dia mengingatkannya pada Yuri, walau ternyata sifat mereka sangat bertolak belakang.

**

Saat Seohyun datang sore itu, dia menyadari sedikit perubahan pada diri Jessica. Dia tampaknya melamun saat mereka sedang berbicara. Kalau Jessica menatapnya dengan tatapan manja sih sudah sering, tapi kali ini beda.
“Apa Sica eonnie sakit?”
“Hah? Kenapa kamu berpikir begitu?”
“Aku tidak tahu, hanya saja… feelingku merasa hari ini Sica eonnie sedikit… beda.”
Jessica menyelipkan rambutnya di belakang telinganya sambil menunduk. Pertanda dia grogi.
“Kalau eonnie benar tidak sehat, aku akan pulang supaya eonnie bisa istirahat.”
“……………..”
“Kalau begitu aku pamit.”
Seohyun berdiri dari kursinya. Masih tidak melepaskan pandangannya dari Jessica yang tidak juga bergerak meski dia telah mundur selangkah. Seohyun merasa agak ragu karena kebisuannya. Tapi saat dia sudah berbalik dan berjalan pergi.
“Tunggu!”
Seohyun berhenti melangkah dan berpaling padanya.
“Apakah kamu mencintaiku Hyunnie?”
“Eh…?”
“Kamu cinta aku atau tidak? Aku tidak pernah mendengar kata-kata itu keluar dari mulutmu.”
“A-aku…”
“Begitu ya… jadi kamu cuma kasihan sama aku.”
“I-itu tidak benar.”
“Kalau begitu bisakah kamu mengatakan kalau kamu mencintaiku?”
“………………”
Sekarang Seohyun jadi berkecamuk. Sejak 2 bulan yang lalu dia berusaha menghindari pokok permasalahan ini. Dia sudah memiliki rasa terhadap Jessica tapi masih merasa ini merupakan suatu kesalahan. Masih merasa ini bukan sesuatu yang wajar mengingat selama ini dia dibesarkan di lingkungan yang menanamkan pikiran bahwa cinta harus di antara yeoja dan namja. Jadi biasanya dia tidak mau terlalu memikirkan soal perasaannya terhadap Jessica.
Dia memiliki perasaan tapi di saat yang sama dia juga merasa takut.
“Baiklah, kamu pulang saja.”
Seohyun sekarang bingung dia harus tetap berada disana atau pulang.
“Pulang… aku sedang tidak enak badan.”
Seohyun merasa lega karena tidak terpaksa harus menjelaskan. Tapi di saat yang bersamaan hatinya juga merasa buruk. Seolah ada kecemasan yang tidak bisa dijelaskan bersarang dalam hatinya. Meski dia saat itu belum tahu apa asal kecemasan tersebut.

*~To be Continued~*

A/N : mianhae, akhir-akhir ini semakin nggak semangat update, makanya hanya bisa update sedikit
Terima kasih buat yang masih mengikuti ceritanya *bow*

Advertisements

Comments on: "Only U (Chapter 6)" (54)

  1. kwonyurivers said:

    Duh moga sica tetep sama hyuni aja dah. Kasian hyuni nya udh mulai demen, yul sama yang laen dulu deh wkwk

  2. begrippen_yoong said:

    Sedikit melenceng dari jalan cerita tak apa kan Author-ssi???

    Chapter kali ini taste-nya kurang. Membosankan & dipaksakan. Walau alur ceritanya jelas namun tidak greget seperti biasanya.

    Saya harap next chapter kembali greget spt chapter2 sebelumnya. Semangat Author-ssi….

  3. snsd lover said:

    yeayyyy~~finally update pn..sudah lama kutunggu..brsemangat lah wahai thor kesyngn ku..kami slalu doakan yg trbaik for u..ONLY U the best author..chapter kali kurang pnjng laaa..sweet moment nya pn gak ada..apa-apa pn aku tetap suka..hwaiting thor..jgn stress slalu..<3 from Malaysia~

    • Don’t mention it πŸ™‚
      Nanti malah author lain yang sudah berusaha pada ffnya jadi gak enak
      Dari Malaysia? Really?

      Thank you πŸ™‚

      • snsd lover said:

        ok..im sorry~ 😦
        yess..im from Malaysia..
        You’re welcome πŸ™‚

      • snsd lover said:

        thor ada twitter gak ????? kalau ada apa namanya..aku mahu follow..

      • Haha no need to say sorry
        Twitterku @SoototheSun
        Tapi kuberitahu dulu kadang aku suka tweet gak jelas πŸ˜›
        Tapi aku juga biasanya kasih tahu update ff lewat Twitter

      • snsd lover said:

        eh..ternyata aku udah follow..#plak
        hahahahaha..gak apa2 kok..

  4. hennyhilda said:

    Author ayo semangat >.<
    krn setiap ff yg update dsini itu bqn readers km jg semangat,ngilangin jenuh dr aktifitas mereka hehehe
    Ehemm itu jgn bilang klo sica bkl balik lg m yuri makanya nny m hyunnie utk meyakinkan perasaannya yg jd galau krn ktm lg m yuri hhhhh mudah2an jgn bqn kaya gitu y thor 😦 huhuhu
    Sekali lg,SEMANGAT AUTHOR ~(^β—‹^)~

  5. Semangat dong thorrrr! Gue selalu ngikutin update-an lo dari dulu loohhh. Jalan2 lah thor biar dapet inspirasi dan mood hehehehe~

  6. chincilla said:

    yah author.. Kok ad yuri sih..??
    Walau aku yulsic shipper.. Aku gak ska yuri dtng dsaay hyunnie dgn sica lang romansa gitu.. 😦

    Gk ap deh.. Jdi lebih penasaran..
    Keep fighting ya thot.. πŸ˜†πŸ˜†

  7. Ambil tmpat dulu.

    • HaHA untuk yang chaptr ini lumayan ngagetin sih dngan kmunculannya Yuri.
      Walaupun sjak awal2 crita sudah ada clue-nya klo Sica salah mngnali Hyunnie sbagai Yul pas di ruang UKS waktu itu.
      Jadi awalnya terobsesi ama Hyunnie karna mirip ama Yul, lalu sprti orang2 kbanyakan yang terjebak dalam pilihan smacam ini, biasanya sih akan smakin trbawa ama prasaannya sndiri dan akhirnya bakalan bnar2 suka ama yang kedua ini (skalipun sifatnya bnar2 berbeda). Dan biasanya sih sadar di saat2 trakhir.
      Ada quotes sprti ini: β€œApabila kamu jatuh cinta kepada dua orang yang berbeda, maka pilihlah yang kedua. Kaarena bila kamu benar-benar mencintai yang pertama, maka kamu tak akan jatuh cinta pula pada yang kedua.”
      Yah klo mnurut quotes tadi, seharusnya sih Sica memilih Hyunnie yah. Dan klo tipikal2 dngan alur cerita sprti ini mang sprti itu biasanya. Tapia da juga orang yang memberikan lanjutan pada quotes tadi. Bunyinya: β€œAkan tetapi bila kamu akhirnya memilih yang kedua, dan ternyata dia tak cukup baik untukmu, maka jangan menyesal dan mengharapkan lagi yang pertama.”
      Tapi berhubung di sini aku lbih prefer Sica ama Hyunnie, jadi kuharap sih Sica ttap milih Hyunnie.
      Walaupun yah Hyunnie sndiri masih β€˜pengecut’ untuk mengakui perasaannya ke Sica. Dan alas an Yuri dulu mninggalkan Sica blum trungkap. Mungkin seiring perkembangan crita nantinya, bila alasan Yul mninggalkan Sica dulu cukup bisa ditrima, maka preferensi pilihanku bisa beralih ke YulSic. πŸ˜€

  8. love twin trooper said:

    Wah, jangan lama2 ya thor updatenya. Ditunggu slalu ya thor.

  9. ha sica km ga berfikiran macam2 kan.. kasian hyunie yg udah terlanjur ah… 😦

  10. jadi sedih author ga semangat update/?
    semangat thor :”
    ini dalem banget wk
    kenapa yuri baru muncul
    kenapa seohyun ga ngomong

  11. Lama menunggu akhir ny updet.. nah Jessie knp d tahan yak.. w lupa lg jln crta ny.. galau ni Seobaby dgn perasaan ny.. Jessie ikuti kata hati mu pilih Yul atw Seobaby

  12. Lilis alawiyah said:

    Masa?? Sia-sia dong perjuangan sica, kalo sica balik ke yul. Dan Mau di kemanakan perasaan seohyun #dramatisir

    kalau begitu kemarikan saja perasaannya seo, tenang aku tampung #plakk

    auutthhoooorr fighting

    • Haha kalau dipikir pikir benar juga
      Tp memang kadang mantan itu suka mau tiba2 balik di saat yg tak terduga

      • Lilis alawiyah said:

        Tpi mending balik ajh sama yul, kalau seo masih bimbang sama rasanya *yaelah

        jangan sampe perasaan seo tambah dalem *kaya sumur . Nanti susah move on.

        dari pada diri bunuh kaya sica, kankasian authornya

        karena takdir seosica ada di tangan author huahahaha *tawa jahat.

  13. khfflovers said:

    Wah sica minta dijitak nih kalo ujung2nya balik ke yuri
    mana si seo udah digituin sampai ada rasa ma sica
    kan kesian si seo kalo dicampakin gtu aja
    semangat kak~ nulis ff jgn dibuat beban kak
    wkwk

  14. Kimrahmahwang said:

    Sica mulai bergejolak nih, jadi sebenernya masih sayang sama Yuri atau udah move on ke seohyun??
    Kalo sayang ke seohyun tapi krna dia mirip sama Yuri, itu mah masih ngarepin Yuri. Kalo gitu balikan ajalah. Seo juga gatau perasaannya kek gimana ke sica

  15. Di part2 sebelum’a aku cma jd siders *mianThor* krna blom dapet feel nya di crita ini, eh tp dipart ini kok gue suka yakk, πŸ™‚ part selanjutnya di tunggu thor. πŸ˜€

  16. kasian sica kalah saing sama hani XD, eh… ini hanny pet ya yuri bukan ya #lol
    klo alasan ya sica deketin hyuni karna mirip yuri itu brati masih ngarepin yuri dong
    tp kan mereka sifatnya beda dan itu dulu, bisa juga skrg prasaannya sica udah brubah

  17. kip200999 said:

    asli author keren bgt.. sempet ketinggalan gara” UN, ga sabar nunggu lanjutannya… btw min ada contact person gitu, pgn temenan sm author :v

  18. Akhirnya lo update juga thor,gue nunggu lama loh
    Lebih panjang dikit napa thor?? update nya pendek kek taeyeon #kidding
    Yul datang d waktu yang tidak tepat
    Pilih aja seo,meski gue royal shiper tapi kali ini gue lebih pro ke seo,yul ama gue aja
    Fighting thor,,gue selalu nunggu ff yang ini

  19. dirgaYul said:

    Ouww Hyunnie mlai meraba2 isi hatiy.. Yuri knp ngol sih?? Sdh s7 klo Hyunnie sm Yuri aj dong huhuhuhuu

  20. novilrs said:

    Akhirnya yul nongol jg, ttep berharap ending nya yulsic sih wkakwk Hani EXID lg eksis di mana” ya, jd muncul jg disini akakkwkk

Comments from Sone

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: