~Thank you for your comments~

A/N : Halo~
Masih pada galau?
Kali ini aku membawa ff baru, bertema mature, karena ngidam cerita bertema ini #plak otak yadong
Jadi tidak untuk anak-anak πŸ˜›

Pairingnya SooSun
Kemungkinan ff ini singkat, hanya 3 shot (kalau sesuai dengan rencana awal)

Happy reading~

“Hahh…”
Sudah hampir 2 minggu berlalu, namun aku masih belum juga dapat move on setelah diputusin olehnya.
Bahkan kalau diingat kembali, 2 hari setelah putus aku masih saja menangis hanya dengan mendengar namanya saja. Ataupun setiap terkenang kembali oleh sosoknya. Aku harus menerima bahwa keadaan sekarang sudah tidak lagi sama seperti dulu, inilah kenyataan.

Namaku Choi Sooyoung, seorang pemeran pendukung dalam film yang tidak terkenal.
“Tapi mungkin memang lebih baik putus… karena kalau dia tahu tawaran film apa yang kuterima kali ini, dia pasti akan marah besar.”
“Eh, tapi bukan lebih baik! Tetap nggak rela! Huwaaaa!” Aku menjambak rambutku dan berteriak sendiri dengan gemas. Tidak begitu mempedulikan kalau misalnya ada yang melihat.
Lalu kurapatkan kedua tanganku di depan mulut membentuk corong dan berteriak sekuat tenaga ke laut.
“Sica paboyaaaaaaaaaaa!”

Third Person POV

Angin semilir berhembus menerpa wajahnya.
Sooyoung memandang laut yang terbentang luas di hadapannya.
image

“Haahh…”
Hari ini entah sudah yang keberapa kalinya Sooyoung menghela nafas.
“Rasanya jadi malas hidup…”
Sooyoung melangkah dari satu bebatuan ke bebatuan lainnya, pikirannya tidak benar-benar berada di tempat sehingga dia tak sadar ketika menginjak batu yang tidak stabil.
“Eit! Eit! AHHHH!!” Sooyoung mengayun-ayunkan tangannya untuk menjaga keseimbangan, tapi sudah tak dapat dicegah lagi.
Byur!
“Fuah!”
Sooyoung muncul ke permukaan, tapi ternyata dia terjatuh lebih jauh dari dugaan.
“Ukhhh…!”
Sooyoung berusaha meraih ujung batu terdekat, tapi tangannya tidak sampai. Dan celakanya dia tidak bisa berenang meski jaraknya dekat. Padahal tempat dia berada sekarang cukup dalam. Kakinya tidak bisa menginjak dasar.
“Tunggu! Aku memang bilang malas hidup tapi bukan berarti aku pingin mati sekarang-! Blep! Blep! Blep!”
Sooyoung sempat berteriak begitu meskipun tidak tahu sedang bicara sama siapa.
Sooyoung panik melihat permukaan air di atasnya. Hatinya dicekam rasa takut yang mendalam, tapi perasaan ini malah membuatnya menghembuskan udara yang sempat dihirupnya sesaat sebelum dia tenggelam tadi. Udara yang dikeluarkan hidungnya membentuk buih-buih dan naik ke permukaan, sementara Sooyoung justru semakin tenggelam, baju yang dipakainya menyerap air sehingga menjadi pemberat bagi tubuhnya. Begitu paniknya dia sampai-sampai lupa melepas cardigan yang terikat di pinggangnya. Sekarang paru-parunya sesak karena kurang udara.

Apakah aku akan mati? Batin Sooyoung.
Mendadak kenangannya bersama dengan gadis itu muncul kembali dalam ingatannya.

Jessica…

………………………….
………………………….

Sepasang bibir lembut melekat di bibir Sooyoung. Menyalurkan udara sambil mencubit hidung Sooyoung yang masih tidak sadarkan diri.
Gadis itu menatap mata Sooyoung yang terpejam sebelum meletakkan tangannya di dada Sooyoung dan menekan-nekannya. Lalu memberi pernafasan buatan sekali lagi. Meskipun tidak mendapatkan reaksi, tapi dia tidak bermaksud menyerah, kemudian dia kembali menekan dada Sooyoung. Beberapa tekanan berikutnya Sooyoung terbatuk-batuk mengeluarkan air.
“Uhuk! Uhuk!”
“……………..” Dia menghembuskan nafas lega melihatnya.
Sooyoung melihat ada seorang gadis sedang berlutut di sampingnya.
Gadis itu menyibakkan rambut pendeknya yang basah ke belakang. Rambutnya berwarna coklat tua, dengan ujung-ujungnya diwarnai lebih terang. Wajah dan seluruh tubuhnya basah. Dia memakai pakaian hitam dan celana hitam, jadi tubuhnya tidak tampak tembus pandang. Sesaat Sooyoung melihat wajah gadis itu berlumur kesedihan. Belum sempat Sooyoung memperhatikannya dengan cermat, gadis itu sudah keburu berdiri lalu berjalan pergi.
“Eh tunggu!”
Tapi gadis itu tidak berpaling.
“Kamu yang menyelamatkanku kan? Kamsahamnida!”
Dia tetap berjalan lurus tanpa menoleh. Tapi Sooyoung yakin dia sudah berteriak cukup keras supaya gadis itu bisa mendengarnya.
Sooyoung terus berdiam diri memandang punggungnya sampai dia menghilang dari pandangan.

**

Jam 8 malam.
“Tolonglah sekali ini saja.”
“Bilangnya selalu sekali ini, tapi nanti minta tolong lagi.”
“Nggak apa-apa kan? Kamu cuma perlu menemaniku saja.”
“Tapi kenapa aku harus jadi namja?” Sooyoung melipat kedua tangannya di dada dan melihat ke teman masa kecilnya dengan penuh prasangka.
“Supaya dikira aku sudah punya pacar, jadi tidak ada namja yang menggangguku.”
“Bukannya kamu ada teman-teman disana?”
“Iya, tapi kan buat jaga-jaga. Ayolah Sooyoungie, lagian bukannya kamu juga akan berperan sebagai peran utama dalam film yadong? Siapa tahu bisa jadi referensi.”
“Bukan yadong, ini ada plot ceritanya. Dan jangan menganggap pekerjaanku sebagai pekerjaan rendahan. Setidaknya pekerjaanku ini halal karena aku tidak berbuat kejahatan ataupun seks bebas. Semua cuma pura-pura. ‘Pura-pura’ kamu mengerti?”
“Tapi kan ada adegan seksual yang lama dalam filmnya, berarti yadong.”
Sooyoung hendak ingin pergi karena kesal tapi Hyoyeon menarik tangannya.
“Mianhae! Aku traktir kamu makan di restoran chicken barbeque ya?”
“Restoran sukiyaki juga?”
“Iya deh!”

**

50 menit kemudian.

“Dan bilangnya begitu, tapi kenyataan dia malah asyik-asyik sendiri dengan teman klubnya.”
Di tengah suasana yang berisik dan remang-remang, hanya Sooyoung sendiri satu-satunya yang tampak tidak menikmati suasana klub malam.
“Haahh… aku malah dicuekin.”
Sooyoung teringat kembali sama perkataan Hyoyeon.
“Kamu kan sekarang sudah nggak jalan sama Jessica lagi. Kamu seharusnya mecari seorang gadis dan melakukan one night stand dengannya, biar bisa jadi pengalaman untuk peranmu dalam film nanti.”

“Cih… tahu gini aku nggak cerita ke Hyoyeon soal aku yang menerima tawaran film itu.”
Dan lagi menyuruhku mencari seorang gadis untuk ditiduri? Yang benar saja! Lagipula bagaimana menjelaskan kalau aku sebenarnya bukan namja?! Akhhh! Tapi bukan itu yang penting!
Sooyoung berkecamuk dengan pemikirannya sendiri.

Sooyoung duduk di salah satu kursi depan meja yang di tengahnya tampak sebuah tiang yang terhubung sampai ke langit-langit klub malam. Sooyoung duduk dengan membiarkan kedua kakinya mengangkang karena sedang menghayati perannya. Lalu merenung.

Tapi Hyoyeon ada benarnya juga. Untuk bisa memerankan adegan yang kuperankan, aku perlu sesuatu untuk penghayatan. Sementara aku tidak pernah melakukan hal semacam itu dengan Jessica. Selain hanya pengetahuan dari film yadong yang kutonton.
“……………..”
Kalau dipikir-pikir kenapa juga aku mau menerima peran ini. Memang aku butuh uang tapi…
Masa pengalaman pertamaku bersama dengan seorang pelacur?

Tiba-tiba serempak orang-orang disana menjadi heboh.
“Sunny!”
“Sunny!”

“Nugu?” Tanya Sooyoung.
Di tengah kerumunan ada seorang gadis, semua orang menjaga jarak dari dirinya dan semua mata tertuju ke arahnya, yang menandakan bahwa gadis itulah pusat perhatian semua orang.
Gadis itu meliuk-liuk, menggerakkan tubuhnya yang padat berisi.
Lalu melepas jaket yang dikenakannya. Tangannya bergerak menelusuri lekukan tubuh dan pahanya. Dan Sooyoung malah jadi terpana.
Tiba-tiba Hyoyeon menyenggolnya dengan siku.
“Kenapa? Kaget? Nanti juga ada penari strip tease namja lho. Pokoknya klub disini paling top.”
Tapi Sooyoung mencuekin perkataan Hyoyeon. Sooyoung seperti tersihir, tak bisa melepaskan pandangannya dari gadis itu. Sekarang gadis itu hanya memakai baju dalam hitam yang setengahnya berhiaskan hijau neon yang tampak menyala dalam gelap.
Suasana semakin heboh dengan lampu-lampu disko yang bersorot mengelilingi Sunny dan para penonton.
Rasanya wajah gadis itu familiar, pikir Sooyoung ketika melihat gadis itu mengambil sebotol minyak dari meja kemudian meraih tangan salah seorang yeoja yang menonton dan menuangnya ke tangannya. Lalu membimbing tangannya untuk mengusap dada dan perutnya sementara dia masih menggoyangkan tubuhnya.
Sekarang tubuhnya sedikit berkilauan minyak di tempat dia diusap tadi.
Diam-diam Sooyoung sedikit iri dengan yeoja yang bisa menyentuh tubuhnya.
Gadis itu berjalan mendekat ke arahnya, kemudian yang membuat Sooyoung kaget, naik ke atas meja di hadapannya.
Saat itu mereka sempat bertemu pandang, dan Sooyoung menyadari kalau gadis itu adalah gadis yang menolongnya tadi siang. Omo!
Dengan hak tinggi yang dipakainya, gadis itu menari-nari dengan tiang yang berada di hadapannya. Mengitarinya, berjinjit mengangkang, menempelkan tubuhnya ke tiang, atau menggoyangkan pinggulnya sambil memasang ekspresi sensual.
Sooyoung terus memandangnya tanpa bisa berkedip.
Walau seorang yeoja tapi harus diakui Sooyoung agak terangsang melihat cara gadis ini meliuk-liukkan badannya. Bahkan sepertinya di bawah sana basah…
Sooyoung menelan ludah dan sempat berpikir.
Bagaimana kalau gadis ini yang kuajak tidur? Mungkin tidak jelek juga…

Saat itu mata mereka kembali bertemu pandang. Dan Sooyoung jadi takut kalau gadis ini bisa membaca isi hatinya. Muka Sooyoung merah padam.
Gadis itu tersenyum manis menangkap wajah Sooyoung yang merona.
Lalu dia menggoda Sooyoung dengan menggelitik sedikit dagunya. Tubuh Sooyoung menjadi kaku oleh sentuhannya.

Beberapa menit setelah gadis itu tidak tampil lagi.
Dalam benak Sooyoung masih tertanam dengan jelas sosok gadis yang menari-nari seksi di hadapannya barusan.
Hyoyeon kembali menggodanya.
“Kamu tertarik sama gadis barusan?”
“Ha-hah?!”
“Kenapa kamu nggak rayu saja lalu tiduri dia?”
“Tiduri…”
Sunny.
Tubuh Sooyoung menjadi panas, karena omongan Hyoyeon tepat menyerang pikirannya. Memang tadi dia sempat menginginkan gadis itu sampai membawanya ke ranjang dalam pikirannya. Sooyoung merasakan keinginan yang begitu besar untuk menjamah tubuhnya tadi. Atau setidaknya mengusapkan jari-jarinya ke kulitnya yang tampak halus dan mulus. Walau sekarang keinginan itu sudah mereda dibanding tadi.
“Yang benar saja kamu Hyo!”
“Ahaha, bercanda. Ber-can-da.”
Lalu Sooyoung cepat-cepat diam karena dia tidak mau Hyoyeon dapat membaca pikirannya.
Malam itu Sooyoung terus terbayang-bayang akan sosok gadis bernama Sunny. Dia jadi teringat kalau lawan mainnya juga memiliki nama yang sama.
“Ah, tapi mana mungkin kan? Memangnya dunia sesempit itu?”

**

Keesokan harinya, di tempat setting film, Sooyoung melongo melihat seseorang yang dikenalkan padanya.
“Namanya Lee Sunny, dia adalah lawan mainmu dalam film ini.”
“Salam kenal,” katanya sambil mengulurkan tangan untuk bersalaman.
“A-akh! Kamu kan!”
“Lho? Kalian sudah saling kenal? Baguslah, kalau kalian sudah kenal pasti akan lebih mudah untuk berakting bersama.” Kata sutradara.

Sooyoung POV

“Tak kusangka dunia begitu sempit. Ternyata lawan mainku adalah yeoja yang kutolong kemarin dan juga seseorang yang menyamar jadi namja di klub malam kemarin.”
Glek! Ketahuan ya?!
“Tentu saja aku tahu itu kamu, aku ini cukup pandai mengenal dan mengingat seseorang,” kata Sunny seolah dapat membaca pikiranku.

Tunggu, kalau Sunny jadi lawan mainku berarti… aku akan kissing dan melakukan adegan bercinta dengannya?!

“Kamu sudah membaca naskahnya?” Tanya Sunny sambil membolak-balik buku naskah. Sikapnya seolah acuh tak acuh dengan pertemuan-pertemuan kita kemarin.
“Ah, i-iya.”
“Begitu ya… kuharap kamu nggak perlu diingatkan dua kali kalau peran kita nanti akan ada adegan seksualnya?”
DEG!
“I-iya.”
“Jangan tegang.”
“Huh?”
“Kalau kamu pikir menjadi artis yadong itu mudah maka kamu salah besar.”
“A-aku nggak bilang begitu.”
Walau awalnya aku menerima peran ini karena gajinya besar. Dan mungkin aku memang sempat menganggapnya remeh.
“Kamu akan mengetahuinya nanti.”

β˜†~To Be Continued~β˜†

A/N : Kuharap suka sama ceritanya.
Thanks for reading πŸ™‚

Advertisements

Comments on: "Heart’s Desire (Chapter 1)" (45)

  1. galau soal jessica kaya nya sudah sdikit terobati, eh malah ada berita out artis SM lagi *haduhh*
    jd baca ff bisa mengobati πŸ˜€
    wahhh bakal keren nih ceritanya thor, bacanya aja udah deg deg an sendiri, πŸ˜€
    gaje deh sooyoung, mau tenggelem aja sempet2 nya nyesel ama omongan sendiri, πŸ˜€ lanjutt thor, penasaran ama kelanjutannya, kehabisan stok bacaan soosun nih, jarang banget nemuin wp yg banyak cerita pairing soosun, fighting thor πŸ˜€ *new readers*

    • Haha kalau bkn multi fandom sih tak terpengaruh

      Ya, aku setuju sama bagian baca ff bisa mengobati *tos* Tp sayangnya malah banyak author yg lg hiatus gara2 masalah Sica ini

      makanya aku bikin SooSun karena pairing ini masih sedikit yg bikin

  2. woah ,, kalo urusan yadong paling jago deh ,
    soosun pula ,
    duh , jadi penasaran wk

  3. Lanjuttttttttttt..
    #yadong mode on

  4. Kimrahmahwang said:

    Uwow soosun baru ketemu dua kali dan ketiga kali pas di lokasi eh udah mau adegan ranjang. Pasti dihayatin tuh sama sooyoung kan sooyoung emang maunya, apalagi Sunny semok, beuhhh mantap xD haha

  5. Hahahaha, multi fandom? Kayanya gak sih. Biasa aja aku ama kasus luhan. Yg bkin nyesek kasusnya sica doang. 😦
    iya sayang banget para author malah pada hiatus, padahal kan dgn bca ff kta jd lupa ama knyataan kalo sica udah ga di GG.
    Iya nih pairing soo masih sdikit, jd skali2 bereksperimen ya thor bkin pairing soo, kaya soohyo, soona, sooseo makin dah kagak ada sama sekali. *cuma saran sih thor * hehehe ditunggu ff slanjutnya. πŸ™‚

    • Aku jg gak multi fandom, makanya selain kasus Sica aku biasa2 aja sm grup lain

      Haha skrng orng malah jd kayak pingin melarikan diri dr k-pop

      Wkwkwk alasannya jg karena orng lbh milih pairing yg tampak lbh cute dan lbh ada chemistry sih biasanya
      Kalau pairing Sooyoung, aku hanya suka sama Sunny masalahnya

  6. Suka sukaaaaa 😍 soo tetep lucu sikapnyaaaaa

  7. soosun bikin film yadong? omo
    author emang bner2 daebak kalo dapat ide wkwk

  8. iyaaa thor bener, ada beberapa author lain yg brenti nulis cma krna galau,
    haha, gpp thor aku jg sukanya soosun,
    cma siapa tau authornya mau bereksperimen πŸ˜€

  9. sunny kerjanya dobel2 yas, di club ada. di lokasi syuting jga ada , multi talent nih hahaha, wah bikin penasaran lanjutannya

  10. gw jadi ga sabar ntr adegan ranjang soosun gimana ya? #plaakkk

  11. kyril fadillah said:

    sooyoung beruntung karena orang yg menolong dan yg ingin dia raba tubuhnya ternyata lawan mainnya di film yadong dan ada adegan seksnya pula
    lanjut lagi thor penasaran dengan cerita lanjutannya terutama adegan ranjang soosun

  12. Dagdigdugdueerr niii soo,,,,
    Di tunggu next nya thor,, hehhhbb

  13. jung febryliu said:

    Yeah soosun lagi…

    Ini ff ada unsur NCnya yah!!

  14. meski hanya sepatah kata Wow tapi mungkin akan sangat bermanfaat ^_^

  15. Beninsooyoungsters said:

    Akhirnya author versi yadong is back! *ulala~~~
    Gue langsung suka sama ceritanya, semoga gak ada siksa2an di sini suka sedih kalo baca yang siksa2an gitu 😦

  16. wow…ada yadong ya nih hehehe ^_^
    keinginanan soo cepet banget terkabulnya nc an sama sunny

    mang bnr chigu, skrg byk author yg hiatus padahal kan bca ff bsa ngobatin hati, selain tuh sapa tau aja jadi doa dan terkabul

  17. yeay ada nongol lagi nih ff nya .
    kereen kereen … author ceritamu bagus-bagus semua, heran deh bisa dapet semua ide-ide itu dari mana hihihi ngiri , tapi syang ada bberapa yg diprotect, knpa sih thor mesti di protect?

    eh thor ngomong-ngomong aku jg sedikit bs nulis, mungkin klo brkenan ada bbrapa puisiku yg bsa cocok disatuin sma ceritamu hehe ngarepp .
    piiiiiiiiis #sambil nyengir kuda

    • Sbnarnya dulu karena ff 18+ niatnya di protect
      Tp karena dah kebanyakan jd males nambah lg. Jd skrng dibiarin di protect demi mencegah silent readers.
      Silent readers gak boleh keenakan sementara author susah payah bikin ff

  18. Cekcok
    Iya juga sih
    Pokonya semangat aja ya thor

  19. claireen said:

    Eoni,, FF nya udah mulai menjurus ke arah “situ”
    hehehe
    .
    aku kangen sms sama eoni lagi
    claireen

  20. Kalo yadong-yadongan soosun emang top deh. Wkwkwk. Dunia emang cuman selebar daun kelor ya..
    Berarti pekerjaan lain sunny penari strip tease juga ya. Wkwkwk. Soo tunjukkan bakatmu

  21. hello.udah lama gak mampir gara2 ketagihan main game superstar smtown lol. next ya.

  22. hennyhilda said:

    Yesss authorku udh kembali n membawa ff yg aq tnggu.maaf y dr kmrn searching ff snsd utk ngobatin luka hati yg skt nya th dsni #nunjuk idung n airmata srotttt hikz hikz hikz 😦
    N aq bca ff ni smbl mqrn next chap nya gmn y krn author ni plg keren dg ff yadongnya πŸ˜€
    sooyoung blm pa2 udh basah duluan wkwkwk
    semangat author
    ganbatte

  23. Lilis alawiyah said:

    Kadang males baca ff NC tpi, pengen bnget author bnyak ngePOST ff yadong #MODUS. Hehe ceritanya memang seru, saya sudah baca part 3-2-1

    dan ya seru. Ceritanya unik.
    Tapi bagus,bagus, bagus.

  24. tema nya agak beda ni kelihatan nya
    good luck

  25. Baru mulai baca ini nih thor. Lol. Boleh juga nih ide lo thor. Semangat lah! #byunreader

  26. blue ocean said:

    Ssuuuukkkaaaaaa
    Ini hisasshiburi (lama) bnget ga baca soosun romantis2..

    Sunny cm baca aja ini otak uda ngebayangin seksiny km jd pole dancer..
    Ya owohhhh jngankn soo sy aj jg teransang
    #plakplakplak >_<

    • Ini gara2 liat goyangan Sunny di Karma Butterfly sama bawa tongkat pas lagu TOP
      Jd rasanya Sunny bakal mantabh jd pole dancer wkwkwk
      Lagian Pole Dancer gak mesti harus telanjang sepenuhnya

  27. dirgaYul said:

    Wooww.. Ngbayangin Sunny meliuk2 dgn seksehh, hmmmm..bs kbyang gmn raut mukay s Sooyoung akakkakakk..
    Scra bdany Sunny ckup berisi jg..*kenapa aku yg jd mkir aneh2 bewhh..

Comments from Sone

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: