~Thank you for your comments~

“Tinggal 5 jam lagi hingga kebangkitan setan Kim Young Min dan gerhana matahari.”
“Apa yang harus dilakukan?” Tanya Sunny.

“Cukup perlu memikirkan hendak menghancurkan setan Kim Young Min dengan segenap hatimu dan setiap sel pada tubuhmu dan biarkan semuanya mengalir sendiri. Kamu telah melakukan ritual penyucian diri, seharusnya akan lebih mudah bagimu untuk melepaskan kekuatan yang ada dalam dirimu.”
“Aku masih tidak mengerti tapi akan kuusahakan.”
Sunny berpelukan sekali lagi dengan kedua orang tuanya, merasakan kehangatan mereka untuk yang terakhir kalinya dikala mereka menangisi putri semata wayang mereka yang tidak lama lagi akan segera pergi meninggalkan mereka. Karena tak kuat lagi sang istri berlari keluar kamar sambil menangis. Kemudian Raja pamit dan ikut meninggalkan kamar untuk menemani istrinya.
“Bye Umma… Appa…” bisik Sunny lirih. Kemudian pandangannya sekali lagi tertuju pada gadis jangkung berpakaian hanbok yang berdiri di dekatnya.
Sooyoung menggenggam tangannya.
“Sunny…”
“Ah, tanganmu hangat sekali… tapi kita juga harus berpisah,” kata Sunny berusaha tampil tegar. Dia sudah bertekad tidak akan menangis hari ini, supaya Sooyoung akan selalu mengingat wajahnya yang tersenyum.
Pak tua itu pura-pura tidak melihat jalinan kasih antara Sooyoung dan Sunny yang sudah sejak kemarin dicurigainya. Baginya hubungan mereka lebih baik tidak disinggung.
“Sudah waktunya suamimu mendapat penjelasan juga.”
Sunny mengangguk.

**

“Nggak mungkin…” ucap Kyungho lirih setelah diberitahu kenyataan bahwa dia harus berpisah dengan Sunny untuk selama-lamanya.
“Kalau begitu bisakah ijinkan kami untuk bicara berduaan saja?” pinta namja itu dengan wajah tertunduk.
“Tentu, masih ada banyak waktu untuk bicara,” kata Pak tua itu lalu turut serta membawa Sooyoung keluar dari ruangan.

Di luar.
“Apa benar… nanti Sunny bisa menyegel Kim Young Min untuk selamanya? Dia kan tidak punya pengalaman apa-apa dalam menjalankan ritual.”
“Semua putri pendahulu juga seperti itu. Apalagi dari yang kulihat, kurasa tekadnya untuk menyelamatkan dunia ini sangat besar.”
Tiba-tiba terdengar keributan dari luar tembok istana.
“Ada apa ini?!”
Seorang penjaga istana lewat di hadapan mereka dengan tergopoh-gopoh.
“Hei! Ceritakan ada keributan apa diluar!” teriak Pak tua itu.
“Gawat! Kelompok yang menyatakan diri sebagai gerakan pendukung dunia kiamat sedang membuat huru hara diluar tembok istana! Mereka datang untuk mengklaim nyawa sang putri sebelum pelaksaan ritual!”
“Apa?!”
“Hah?! Omong kosong macam apa itu?! Orang sinting macam apa yang menginginkan dunia kiamat?!” kata Sooyoung.
“Gadis muda, di dunia ini tidak semua orang memiliki cara pandang yang sama denganmu.”
“Aku tahu itu! Tapi berarti nyawa Sunny dalam baha-”
“Kyaaaaaaaa!!”
Alarm tanda bahaya dalam diri Sooyoung berbunyi ketika mendengar jeritan itu.
“Sunny!!!!” Sooyoung langsung mendobrak pintu dan masuk ke dalam. Dia menemukan Sunny yang sudah terkapar di lantai dan Kyungho yang memegang pisau berlumuran darah di dekatnya.
“Youngie…” ucap Sunny lirih sambil memegangi perutnya yang berdarah.
“Kamu!” Sooyoung menatap namja itu dengan geram.
“Ya Tuhan, apa yang anda lakukan?!” Kata Pak tua itu.
“Sederhana, aku hanya mencegah siapapun yang berusaha mencegah dunia kiamat.” Kyungho memasang senyum yang memuakkan.
“Jadi anda juga salah satu dari orang-orang itu?!” Tanya Pak tua itu sangat kaget.
“Ya benar dan sekarang aku pun akan membunuh gadis itu juga.”
Sooyoung berjalan mendekat dan Kyungho menyeringai karena dikiranya dia bisa membunuh Sooyoung sekarang juga.
Jleb!
Sebelum Kyungho mengangkat pisaunya, Sooyoung sudah menikam dadanya dengan pisau lain, tepat di jantungnya. Dia tidak sempat mengelak dan tewas seketika dengan mata masih membelalak terkejut.
Pak tua itu sangat terkejut melihat aksi Sooyoung
Sooyoung menatap mayatnya dengan tatapan dingin.
“Maaf ya, sudah lama sebenarnya aku ingin membunuhmu. Sejak kamu menikahinya dan menghukum cambuk aku. Tapi begitu melihat kamu melukainya aku tak bisa menahan diri lagi.”
Pak tua itu masih tercengang tapi kemudian dia sadar Sunny butuh pengobatan, maka dia segera keluar untuk memanggil dokter.
Sooyoung berjalan ke sisi Sunny. Raut wajahnya yang dingin telah berubah menjadi hangat dan penuh kesedihan.
“Sunny…”
Dengan hati-hati Sooyoung menopang tubuh atas Sunny dengan tangannya.
“Uhh… aakkhhh…” Sunny merintih kesakitan.
Sooyoung melihat banyak darah telah membasahi baju Sunny.
“Sakit ya Sunny? Bertahanlah.”
“Mianhae youngie… aku rasa aku sudah tidak kuat lagi… mungkin… aku tidak akan bertahan sampai gerhana matahari tiba… uhuk!”
Melihat darah keluar bersama dengan batuknya, Sooyoung sudah merasa Sunny tidak ada harapan lagi.
“…………….”
“Bisa peluk… untuk yang terakhir kalinya?”
Sooyoung memeluknya tanpa mempedulikan bajunya yang ternoda darah.
“Kutitipkan dunia padamu youngie… betapapun kejamnya, ini adalah dunia tempat kita bertemu… jangan biarkan kiamat…”
“Aku mengerti… kamu tidak usah mengkhawatirkan apa-apa, Sunny. Serahkan semuanya padaku.”
“Sarang…”
Sunny tersenyum dan memejamkan matanya.
“Nado saranghae…” bisik Sooyoung sambil menahan tangis. Lalu mengecup bibir Sunny lama dan dalam. “Beristirahatlah dengan tenang…”

Ketika Pak tua itu kembali bersama dengan dokter.
“Sudah terlambat…” kata Sooyoung lirih.
Lalu mereka hanya bisa menunduk, berduka dalam kebisuan.
Sooyoung membaringkan tubuh Sunny dengan hati-hati dan melipat tangannya.
“Aku yang akan melakukan ritual penyegelan setan Kim Young Min sebagai ganti Sunny.”
“Apa boleh buat. Terpaksa tragedi akan terulang kembali di masa depan…”
“Pak tua, agamamu Buddha kan?”
“Ya.”
“Aku tidak tahu banyak tapi seandainya aku dan Sunny bereinkarnasi, apa mungkin aku akan bisa bertemu dengan Sunny kembali?”
“Ya, semua makhluk hidup yang bertemu di dunia ini karena mereka semua punya hubungan di masa lalu. Mereka akan bertemu kembali dalam wujud atau hubungan yang berbeda.”
“Begitu ya… mungkin aku bisa bertemu kembali sebagai keluarga, saudara atau malah binatang peliharaannya. Kalau begitu aku tenang, karena aku juga masih punya utang yang belum terselesaikan dengan Sunny.”

Begitulah, akhirnya Sooyoung menggantikan Sunny menyegel Kim Young Min. Meskipun tidak bisa memusnahkannya, dunia kembali tenang hingga masa yang akan datang.

__________________________________________

100 tahun kemudian.

Di ruang operasi.
“Terus dorong! Sedikit lagi bu!”
“Ukkhhhh…!”
Paras wanita itu mengernyit selama dia terus mengejan. Kedua tangannya meremas tiang ranjang dengan kuat.

Ini pertama kalinya aku mengalami hal seperti ini.
Sakit sekali! Rasanya aku tidak sanggup lagi.
Jadi sesakit inikah rasanya ketika Umma melahirkanku…? Sekarang aku baru mengerti penderitaannya. Ketika dia mengandung dan melahirkanku. Mianhae Umma, kalau aku sering mengecewakanmu… mianhae…
Seandainya saat ini ada dia sisiku…
Sooyoung…
Air mata mengalir di pipiku.
Aku masih ingin bertemu dengannya…

“Oweeeee! Oweeeeee!”
“Sudah lahir dengan selamat! Bayi perempuan!”
“Silakan menggendongnya.”
Sunny melihat makhluk mungil yang menangis itu dalam gendongannya. Anak itu adalah anak kandungnya. Darah dagingnya. Mendadak seluruh rasa sakitnya terlupakan dan getaran halus menggedor sanubarinya. Sunny menangis terharu.
“Terima kasih telah lahir sayang…”

**

“Huhuuu kamu telah berjuang Sunny…”
“Ih, kenapa malah nangis begitu. Kamu laki-laki kan?”
“Habis aku sama sekali tidak bisa membantu…”
“Kamu sudah membantu lewat doamu. Makanya bisa lahir dengan selamat. Gendonglah.”
“Ah, ini anak pertama kita,” ujar laki-laki itu sambil menerima bayinya dari Sunny dan menggendongnya, mendadak sisi kebapakannya muncul melihat makhluk manis itu sedang tertidur.
“Anak perempuan, sesuai keinginanmu.”
“Manis sekali… sayang, padahal kuharap dia mewarisi bentuk bibirmu yang indah.”
“Bolehkah aku yang memberi nama?”
“Tentu saja boleh.”
Sungmin menyerahkan bayinya kembali ke Sunny.
“Aku ingin menamainya Lee Soon Young,” kata Sunny sambil menatap bayinya dengan penuh kasih sayang.
“Lee Soon Young?”
“Iya, tadinya aku kepikiran Lee Kyu Young kalau anak kita laki-laki.”
“Boleh juga, jadi kamu menamainya karena teringat pada Appa?”
“I-iya.”
Mianhae Sungmin, karena sebenarnya aku menamainya bukan karena teringat pada Appa, tambah Sunny dalam hati.

**

Tiga bulan kemudian, Sunny berada di rumah mengurus bayinya sementara Sungmin pergi bekerja.

“Mirip sekali…” desah Sunny tiap kali dia hanya sedang berduaan bersama bayinya saja. Hanya Tuhan yang selalu menjadi saksi bisunya.
Sunny menatap lembut bayi yang sedang menyusu di payudaranya.
Tiap kali memandang wajah bayinya, Sunny selalu teringat pada seseorang. Seseorang yang sangat dicintainya di masa lalu yang sampai sekarang masih terus singgah di hatinya tiap kali dia bercinta dengan suaminya.
Dan kini anaknya sangat mirip dengan orang itu.
“Soonyoung mewarisi matanya, hidungnya, bibirnya, dan pipinya yang chubby…”
“Seperti… aku memiliki anak dari Sooyoung…”
Sunny pernah mencari tahu ada yang namanya maternal impression.
“Mungkin karena aku tidak pernah bisa melupakannya.”

Tiap hari, sosoknya selalu terbayang dalam benak Sunny. Bahkan terkadang namanya terselip dari helaan nafasnya. Kenangan indah di masa lalu yang tak dapat terulang kembali. Sampai kini Sunny masih menjadikan kenangan itu sebagai penopang hidupnya.

Sunny POV

Ah, ada dimana dia sekarang? Mungkinkah dia juga sudah menikah dan memiliki Sooyoung kecil bersama suaminya seperti aku?

“Ah minggu depan ada reuni SMA…”
Sebenarnya aku agak malas, tapi kira-kira dia akan datang juga tidak ya?

**

Minggu depan.
“Kyaaaaa!!! Manis sekali bayimu, Sunny^^ siapa namanya?” Tiffany tak dapat menahan dirinya untuk tak menimang bayi perempuan itu.
“Namanya Lee Soon Young. Kutitipkan dia padamu Fany ah. Aku akan pergi ke tempat reuni, kira-kira bisa tiga sampai empat jam baru aku akan kembali,” kata Sunny.
“Santai saja, nikmati saja waktu reuni selama yang kamu mau. Namanya saja bertemu teman lama. Aku pasti akan menjaga Soonyoung untukmu.”
“Terima kasih Fany ah, lain kali kalau kamu butuh gantian, aku siap membantu kapan saja.”
“Kamu tidak perlu merasa berhutang padaku. Kita kan sahabat^^”
Ketika Tiffany memandangi makhluk mungil dalam gendongannya, hatinya meleleh lagi. “Ahhh… suatu saat aku juga ingin punya bayi bersama dengan Taetae…”
“Kenapa tidak dijadikan kenyataan saja? Kalian cantik jadi bayimu dan Taeyeon pasti sangat manis, Fany ah.”
Paras Tiffany memerah.
“Ah, masih banyak yang harus kami persiapkan.”
“Aku akan mendukung kalian. Kejarlah kebahagiaanmu Fany ah, jangan biarkan pandangan orang mengganggu hubungan kalian.”
“Ah, terima kasih Sunny. Kamu benar.”
“Aku masih ingat masa-masa terberat kalian, waktu itu kalian bahkan sampai berpura-pura jadian dengan namja hanya untuk menutupi hubungan kalian. Melihat kalian yang terus berpura-pura dibalik senyum membuatku miris…”
“Haha begitu ya. Tapi syukurlah masa-masa itu sudah berlalu. Sekarang hanyalah lembaran dari masa lalu.”
“Ne, untunglah keluarga kalian mau mengerti dan mendukung apapun pilihan kalian.”
“Kamu sendiri bagaimana Sunny?”
“Eh?”
“Aku harap kamu juga jujur terhadap perasaanmu sendiri. Kamu masih mencintainya kan? Sooyoung maksudku.”
“…………….”
“Sunny.”
“Kamu benar Fany ah, tapi kami bahkan sudah tidak pernah bertemu lagi sejak 5 tahun yang lalu.”

°•○●To Be Continued●○•°

A/N : Ceritanya jadi aneh kah? Haha, maklum dorongan ide. Juga maaf kalau nyesekin. Memang niatnya melodrama sih.
Walau dah ada berita dating pun lebih baik keep calm aja, dan delulu dalam ff terus jalan #plak
Setidaknya lebih baik melakukan hal yang positif daripada ngebash 😛 (memangnya delulu positif ya? Well kurasa juga tidak ada salahnya ship dalam batasan yang wajar, after all ini hanya ff) #abaikan

Jadi ada yang ikut gathering gak nih?

Advertisements

Comments on: "Soo That Embraces The Sun (Chapter 4)" (28)

  1. sone42252 said:

    Soosun cintanya gak dapat terpisahkan ternyata ampe rengkarnasi pun mereka di pertemukan lagi namun kodrat tetap tak bisa di ubah

  2. Ambil tmpat dulu.

    • Jadi di dunia saat ini si setan KYM masih hidup yah?
      Palingan juga tar jadi ahjussi hidung blang gak jlas.
      Dan itu gak salah tuh dari zaman JoSeon k zaman skarang cuma 90 tahun? Maksudnya 900 tahun mungkin.
      Itu si KyungHo malah jadi anggota prkumpulan gak jlas bgitu.
      Sudah hidup enak jadi pangeran malah jadi anggota perkumpulan mau dunia kiamat.
      Bnar2 gak tahu brsyukur.
      Matinya juga gampang bangt layaknya lalat ditepok.
      Tapi aku gak nyangka kamu bakalan bikin Sunny hamil ama namja.
      Anaknya bisa mirip Soo pula gara2 slama brcinta slama ini, Sunny slalu berfantasi ama Soo.
      Yah palingan tar di reuninya Soo masih jomblo n sudah jadi model trknal.

      Dan untuk soal reinkarnasi dalam agama Budha itu seusai percakapan kita dulu. Aku stuju aja sih.
      Yang bagian TaeNy brharap aja jadi knyataan juga kayak bgitu. Klo gak yah skdar hiburan aja juga bagus.

      • Yah jaman itu smp skrng jg gak nyampe 900ratus thn sih.
        Ah niatnya td mau 100 thn tp malah ketulis 90 thn, ugh

        Wkwkwk gak tau bersyukur ya XD
        yah biar plot twist aja, kan memang manusia bisa mati dgn mudah #plak

        Ya aku pernah blng kan mau bikin SooSun yg sm namja begitu

        Wkwkwk

        Ngarepnya sih kenyataan

        Ahhhhh anak TaeNyyyyyyyyyyyy #kumat TaeNy heartnya

  3. Bahkan setelah reinkarnasi pun soosun ga bisa nyatu. Nasib .. nasib..

  4. soo ny koq blm muncul???? uda buruan nikahin taeny ny biar punya anak jg ahahaa

  5. beninsooyoungsters said:

    Eaaaa reinkarnasi hahaha jadiin bersatu ya thor, please *puppy eyes* masak lu tega ngebiarin SooSun sedih? Ya ya ya?? *maksa tingkat dewa*
    Dating? Makanan ape tuh? Wkwkwk iye setuju dah gue, keep calm aja and keep delulu~

    • Wkwkwk ya kasihan SooSun
      Kalau di dunia nyata gak bisa bersatu setidaknya dlm ff bisa bersatu
      Tp entahlah, harus cari wangsit dulu #la?

      Kalau dgr kata makanan entar dimakan Soo wkwkwk

  6. Yg kutahu , kalo dulu orang saling cinta kalau gak bisa bersama , dmasa depan nya bakal jadi anak kembar .
    Ah , jadi sunny hamil sama namja ya ?
    Yah padahal pinginnya …
    Berharap TaeNy nya beneran begitu di kehidupan nyata , tinggal nunggu waktu aja scandal TaeNy terungkap .

    • Begitu ya? Haha unik dong

      Pinginnya Sunny hamil sama Soo? Wkwkwk

      Ah tp mudah2an aja kalau terungkap gak menjatuhkan nama TaeNy dan SNSD

  7. aciat soosun bertemu lagi ternyata ><

  8. pa soosun bs bareng lg?? kshan sungmin
    q jg lmyan suka ma sunmin

  9. yes jalan cerita aneh plak… tiffany datang ke ff inj walaupun taeyeon gak ikut krn mau tenangkan diri duluan.

  10. Febylia Lie said:

    Tangis ku hampir tumpah loh pas adegan detik detik menjelang kematian sunny.. tp gak jd pas baca 100th kemudian.. ahh kyungho jahat ihh mulai skg mau musuhan sama kyungho :p aku mau thor ikut gath tapi sygnya aku gak bisa coz musti kerja.. maaf ya thor

    • Wkwkwk ini hanya ff

      Haha jgn minta maaf, namanya aja urusan kerja
      Aku sendiri jg gak bisa dtng karena tglnya gak jodoh

  11. Ugh, malah sunny meninggal sblm menyegel si setan KYM… sayang sekali…
    wkwk
    sunny-ah kalo di ff, km blum bs menyegel KYM cb lah segel yg ada di dunia nyata aja, ak pikir dy mmang butuh disegel tuh.. haha

    taeny oh taeny knp jd gini nasib kalian, hik hik
    sorry malah jd curhat 😀
    lanjutkan ^^

  12. buset dah… cerita ya panjang banget sampe 100 tahun # lol

  13. dimasa depan pn soosun gk bsa bersatu…
    terlalu ini mah ny nma ny

  14. Little Kim dee said:

    yg nmanya g jodoh mahh ginii udah matii trs hdup lagi pn ttp gag kan jodohh…poor soosun..

  15. hennyhilda said:

    Udh reinkarnasi tp blm bersatu jg huhuhuhu 😦
    Mdh2n g da sad ending mengingat author ni jg plg jago bqn readersnya bersedih 😦
    Semangat author
    ganbatte

  16. kirain ga ada lanjutannya, ah sedih ternyata di kehidupan selanjutnyapun mereka engga bersama :””””(

  17. Kim/Choi said:

    Merinding bacanya. Sunny unnie berpulang. Untung Sooyoung unnie masih bisa menyelamatkan dunia.
    Kyaaaaaaaaaaa, ada cerita reinkarnasinya. Tak sabar lanjut chapternya 😀
    Goooooooo 😀

Comments from Sone

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: