~Thank you for your comments~

A/N : mungkin judulnya bisa diganti jadi ‘Pet’ wkwkwk XD
Enjoy~

“Aku melihatmu dan Sooyoung kemarin. Kalian bahkan terlihat sangat mesra.”
“Apa yang mau kamu katakan? Langsung saja to the point.”
“Kita putus saja. Mungkin memang lebih baik tidak memaksakan jika itu memang bukan kehendakNya. Aku tidak mau bicara panjang lebar lagi. Kali ini benar-benar selamat tinggal…”
Tiffany berjalan pergi sambil menunduk untuk menyembunyikan matanya yang merah.

Sooyoung ada disana, menyaksikan semuanya dari jauh. Sesaat Sooyoung melihat ada kabut kesedihan di wajah Sunny, tapi dia pikir mungkin cuma salah lihat karena beberapa detik berikutnya Sunny sudah kembali tersenyum.
Sooyoung berjalan mendekat.
“Kenapa kalian putus? Bukannya kamu mencintainya?”
“Tadinya sih kupikir aku masih mencintainya.” Sunny menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal. “Tapi saat aku bercinta dengannya pada waktu itu ternyata feelnya tidak sama seperti yang kurasakan 3 tahun yang lalu. Perasaan yang menggetarkan itu sudah tidak ada lagi. Yang tersisa hanyalah kebutuhan seksual. Yah kalau hanya ingin memuaskan kebutuhan biologis aku tidak mesti harus punya pacar kan?”
Sunny tersenyum nakal.
“Karena sekarang kan aku punya kamu.”
Sooyoung mengatupkan rahangnya dan mengepalkan tinjunya.
“Kamu selalu begitu… menindas nindas perasaan orang. Kamu senang ya menyakiti perasaan orang lain?”
“Jangan marah. Bukannya ini seperti yang kamu inginkan? Aku putus dengan Fany.”
“Aku nggak tahu harus berkata apa lagi sama kamu.”
“Bukannya kamu ingin membuatku jatuh cinta padamu?”
“Buat apa lagi? Kamu sendiri sudah bilang kamu nggak bakalan mau pacaran denganku. Katamu aneh kalau kita sampai pacaran,” kata Sooyoung dengan wajah tanpa emosi.
“Hmm… payah, masa hanya karena kubilang begitu lantas kamu mau menyerah?”
“Terus apa mau kamu?! Melihatku terus mengemis cinta padamu? Puas kamu dengan itu?!” kata Sooyoung sedikit jengkel.
“Benar, aku ingin ada seseorang yang mengejarku tanpa kenal kata menyerah. Seseorang yang mencintaiku tanpa syarat… dan rela mengorbankan perasaannya. Meskipun harus terluka berkali-kali… tapi dia tetep gigih mempertahankan cintanya padaku. Dan tidak meninggalkanku. Meski awalnya aku menolak, bisa saja aku berubah pikiran terhadap orang itu jika dia terus bersikeras mengejarku.”
“Kamu benar-benar orang yang rumit tahu nggak sih. Susah dimengerti.”
Sunny tersenyum dengan eye smile yang biasanya.
“Oh makasih, itu tandanya aku unik karena tidak sama dengan kebanyakan orang. Karena memang cuma ada satu Lee Sunny di dunia ini, hehe^^”
“Itu bukan pujian.”
“Tapi akan kuanggap sebagai pujian.”
“Tak tahulah, terserah kamu. Aku malas bicara sama kamu.” Sooyoung meninggalkan Sunny seorang diri di ruang tamu karena tenggelam oleh emosi sesaat.
“……………..” Sunny terus mengawasi sampai Sooyoung naik ke lantai dua. Dan terdengar suara pintu dibanting.
Sunny menghempaskan tubuhnya ke sofa. Menuang secangkir teh, membawanya ke depan bibirnya dan meminumnya perlahan.
“Fuhhh… pada akhirnya semua orang meninggalkanku karena sifatku yang begini.”
Sunny menatap bayangannya sendiri pada permukaan teh seakan sedang merenung.
“Meskipun katanya cinta, tidak lama lagi gadis itu pun pasti akan pergi karena perlakuanku padanya.”
Sunny memejamkan matanya dan merasakan uap dari teh hangat menerpa wajahnya.
“Dan kurasa dia tidak akan kembali untuk yang kedua kalinya. Nyatanya Fany juga begitu. Meskipun sebenarnya aku cukup mencintainya.”
Sunny bersandar sepenuhnya pada sofa.
“Biarlah, dia pasti akan bertemu dengan orang yang lebih baik, seperti Taengoo misalnya. Sayang aku tidak sempat mengenalkan keduanya.”
Sunny mengeluarkan ponselnya dan membuka bagian gallery. Di dalamnya ada begitu banyak foto dirinya bersama Tiffany dan juga seekor anjing putih. Bahkan di antaranya ada beberapa foto hasil editan. Ada juga yang tertulis ‘Sundaddy💕’ di salah satu fotonya yang sedang memeluk Prince.
Lalu Sunny kembali membayangkan wajah milik seorang gadis jangkung.
“Tapi sayang sekali, padahal aku sudah mulai menyukainya. Kenapa ya, Prince… kalau bersama dengannya aku selalu bisa mengatakan isi hatiku yang sebenarnya. Bahkan sampai mengakui hasrat seksualku. Yah… meski awalnya aku hanya berniat bermain-main dengannya. Sedikit lagi mungkin aku akan benar-benar jatuh cinta padanya.”
Sunny menatap sendu foto Prince.
“Sayang sekali kamu begitu cepat meninggalkanku… aku terpaksa berbohong sama Fany karena dia sangat menyayangimu seperti anaknya sendiri. Kalau tahu kenyataan mungkin dia akan jauh lebih terluka daripada kebohongan bahwa aku memberikan Prince pada Taeyeon.”
Sunny menutup ponselnya dan meraih tehnya kembali, menyeruputnya dengan perlahan.
“Tidak apa-apa, aku sudah terbiasa disalahpahami. Apa yang kulakukan haha.” Sunny merasa geli sendiri. “Kenapa aku malah jadi bicara sendiri?”
“Pasti karena selama ini aku sendirian makanya jadi suka ngomong sendiri.”
Tes tes
Air mata Sunny berjatuhan dan menjadi satu zat dengan tehnya.
“Menyebalkan… semua orang selalu begitu… Bilangnya mencintaiku di depan tapi mereka meninggalkanku cuma karena ku tes sedikit.”
“Fany… lalu Hyoyeon, Sica, dan Yuri juga begitu. Dan tidak lama lagi Sooyoung juga akan.”
“Memang mungkin aku keterlaluan tapi…”
“Aku cuma ingin dicintai…”
Sunny memegang cangkir tehnya dengan kedua tangan dan menunduk dalam. “Kenapa… tidak ada yang mencintaiku dengan gigih…”

**

Sooyoung POV

Entah kenapa malam itu aku tidak bisa tidur.
Aku terus memikirkan kata-kata Sunny.
Jika dia tidak sedang berakting dibalik senyum manisnya.
Mungkinkah…
Mungkinkah kelakuan Sunny itu… hanya bermaksud untuk mengetes perasaan Tiffany?
Wow, masa sih? Sampai menyakiti Tiffany seperti itu.
Tapi kalau benar begitu berarti dia benar-benar gadis yang penuh dengan complex.
Yah aku pun sendiri juga aneh karena bisa menyukai orang seperti itu.

Lalu bagaimana sekarang?
Haruskah aku menyerah dan meninggalkannya ataukah aku bersikeras mengejar cintanya?
Tapi bagaimana kalau ternyata dia hanya ingin mempermainkanku dengan mengatakan hal itu?
“…………….”

**

Third Person POV

Keesokan harinya.
Ketika Sooyoung tiba di kolam pribadi Sunny, dia menemukan sosok Sunny sudah dalam keadaan telanjang di dalam kolam.
“Kamu tahu kenapa aku memanggilmu ke kolam renang?”
“Sekarang kamu masuk kesini, terserah mau melepas pakaian atau tidak.”
Sooyoung memilih untuk masuk ke kolam dengan memakai pakaian lengkap saja karena dia memang belum pernah bertelanjang di hadapan Sunny. Sooyoung berjalan dalam air menghampiri Sunny.
Air kolam itu merendam sampai setinggi dadanya. Sementara bagi Sunny sampai bagian bawah bahunya.
“Aku ingin mencoba rasanya sensasi bercinta dalam air. Aku mau kamu oralin aku sambil menyelam.”
“Fuhh…” Sooyoung menghembuskan nafas. Dia memang sudah memikirkan berbagai skenario yang bakal terjadi ketika seorang pelayan menyampaikan pesan Sunny agar dia segera menuju ke kolam renang. Dia masih bersyukur karena setidaknya tidak disuruh berenang.
“Baiklah, tapi ingatlah Sunny, kalau aku mau melakukan ini semua karena aku cinta padamu.”
Sooyoung menatap Sunny dengan segenap kesungguhan yang mampu dia kumpulkan dari dalam hatinya.
“Seperti kemauanmu. Aku akan mencintaimu tanpa syarat. Mengejarmu tanpa kenal kata menyerah. Meskipun harus terluka berkali-kali, aku akan tetap gigih mempertahankan cintaku. Karena itu aku rela diperbudak, dijadikan pet atau apapun itu, demi mengabulkan semua yang kamu minta. Akan kutunjukkan kalau cuma akulah satu-satunya orang yang tidak akan meninggalkanmu meski kamu menjatuhkanku sekalipun.”
“Hihihi, kamu mengatakan pidato yang keren sampai aku jadi terangsang. Tapi aku tidak yakin itu, karena semua orang sama saja. Mereka ingin menerima tapi tidak ingin memberi.”
“Jangan samakan semua orang hanya karena beberapa orang pernah meninggalkanmu. Tidak semua orang yang kamu harapkan akan bisa stay dalam hidupmu.”
“Kalau begitu jangan hanya bicara besar. Tunjukkan dan puaskan aku dengan lidahmu itu.”
Sooyoung menatap Sunny dalam-dalam sekali lagi. Tanpa kata-kata yang terucap, hanya ungkapan kasih sayang yang terpancar melalui sorotan matanya.
Tatapannya sempat membuat jantung Sunny berhenti berdetak.
Sooyoung menarik nafas dalam beberapa kali. Kemudian dia menyelam. Sooyoung menurunkan wajahnya ke antara paha Sunny. Sambil berlutut di dasar kolam dan berpegangan pada pinggul Sunny, Sooyoung mulai menstimulasi klitoris Sunny dengan lidahnya.
Stimulasi itu membuat tubuh Sunny seolah dialiri listrik panas. Darahnya berdesir.
“A-ahhh! Luar biasa! Sensasi bercinta dalam air itu memang beda!”
Sunny merasakan sensasi panas bercampur sejuknya air.
Dua puluh detik kemudian kepala Sooyoung menyembul ke permukaan.
“Fuah!!”
“Kamu hebat, teruskan Sooyoung.”
Sunny mengusap-usap kepala Sooyoung yang basah seolah memberinya pujian.
Sooyoung sendiri sudah tidak tersinggung walau diperlakukan seperti pet. Dia hanya tersenyum karena Sunny menyukainya, meski dia menyembunyikan kesedihan dibalik senyumnya.
Sooyoung menarik nafas dalam lagi dan menyelam untuk yang kedua kalinya.

Sooyoung POV

Mungkin dibutuhkan kesungguhan hati sampai mendekati kematian untuk bisa meyakinkannya.
Kalau Sunny ingin aku mati demi menunjukkan kesungguhan cintaku pun aku rela.
Ya, aku memang orang yang bodoh.

Aku naik ke permukaan untuk yang kedua kalinya. Muncul dengan setengah terbatuk. Kemudian menyelam lagi setelah menarik nafas.
Berada di dalam air yang dingin membuat indera selain penciumanku menjadi lebih tajam.
Air yang licin ini pasti cairan cintanya.
“Uhh… ya disitu, tekan dengan lidahmu lebih dalam…!”
Aku mendengar gelombang suaranya yang terendam dari dalam air.
Kubenamkan mulutku lebih dalam ke daerah kewanitaannya. Berusaha menjaga agar air kolam tak masuk ke dalam mulutku.
Aku kembali naik ke permukaan setelah nafasku mulai sesak.
“Gwenchana?” tanya Sunny padaku.
“A-ah, gwenchana,” jawabku di tengah sisa-sisa nafasku. Aku menarik nafas dalam beberapa kali dengan rakus. Menampungnya sekuat paru-paruku. Lalu kembali ke sela-sela pahanya.
Kurasakan daerah kewanitaannya berdenyut semakin kustimulasi. Tubuh Sunny gemetar. Kebiasaan ketika dia sudah hampir mendekati klimaks dia jadi lupa diri sehingga menekan kepalaku lebih dalam dengan tangannya.
!
Paru-paruku mulai sakit karena aku belum sempat mengambil nafas lagi.
“Ahhh! Ahhh! Sooyoung…!”
!
Mendengar namaku didesahkan membuatku mengurungkan niat untuk naik ke permukaan.
Tidak apa-apa, aku hanya perlu bertahan sebentar lagi.
Sedikit lagi…
Sampai Sunny klimaks…

Desahan panjang Sunny semakin terdengar jauh di telingaku.

Kenapa dengan tubuhku…
Aku tidak bisa menggerakkannya dengan bebas…

“Ahhh… nikmat sekali. Aku puas.”

Third Person POV

Setelah klimaks Sunny mereda. Tubuh Sooyoung muncul ke permukaan dalam posisi kepala terbenam di air.
“Sooyoung?”
Sunny mulai diserang rasa takut, karena tubuh Sooyoung tidak bergerak sama sekali, hanya terapung-apung di atas air.
“Ya! Jangan bercanda kamu!”
Sunny mengguncang tubuhnya, tapi masih tak ada reaksi.
Dengan panik Sunny cepat-cepat membalik tubuh Sooyoung dan membawanya ke tepian kolam renang. Membaringkan Sooyoung di lantai bebatuan.
“Ya Choi Sooyoung!”
Sunny menepuk-nepuk pipinya.
“Ma-masa kamu mati sungguhan?”
Sesaat dalam benak Sunny sudah membayangkan berita kematian ini terpajang besar-besar dalam headline koran esok pagi. Korban Choi Sooyoung 24 tahun tewas tenggelam akibat mengoral CEO SM Entertainment, Lee Sunny 25 tahun dalam kolam renang pribadi.
Tapi bukan itu yang membuat jantungnya nyaris berhenti. Matanya mulai berkaca-kaca.
“A-andwae… SOOYOUNG!”
“Benar juga, CPR!”
Sunny mulai melakukan prosedur CPR sebisanya. Mengangkat dagu Sooyoung dan menutup hidungnya.
Untuk pertama kalinya dirinya berusaha mati-matian menyelamatkan nyawa Sooyoung yang berada diujung tanduk.
Sunny merasakan perasaan khusus ketika bibir mereka beradu. Ketika menghembuskan udara ke paru-paru Sooyoung dan menekan-nekan dadanya. Perasaan mencintai, dan perasaan tidak ingin kehilangan Sooyoung. Hatinya telah sepenuhnya luluh pada pengorbanan Sooyoung. Sunny berusaha mengamati setiap perubahan pada tubuh Sooyoung.
Sunny mengulanginya beberapa kali, tapi Sooyoung masih belum juga tersadar.
“Andwae… huuuu…. youngie… huweeeeeeeeeee!!”
“Jebal! Sadarlah! Aku nggak mau jadi pembunuh!! Tapi yang lebih penting lagi, aku nggak mau kehilangan kamu Sooyoungie!!”
Air mata Sunny tumpah ke pipi Sooyoung saat dia sedang memberikan nafas buatan.
“Hiks… hiks…” Sunny kembali menekan-nekan dadanya dengan putus asa.
“Uhuk! Uhuk!”
“Sooyoung!”
“Uhuk! Uhh… haaa…” Sooyoung membuka matanya.
“Syukurlah… huweeeeeeeeee…!!”
“Apa kamu puas Sunny? Dengan oralku…”
“Pabooo!! Kamu membuat jantungku nyaris berhenti!! Tega ya kamu!”
“Maaf Sunny… aku malah menyusahkan… Harusnya tadi aku menarik nafas. Aku benar-benar pet yang payah ya…”
Sunny mengangkat tangan, Sooyoung memejamkan matanya erat-erat karena mengira akan dipukul. Namun tidak seperti yang dia duga, Sunny malah membenamkan wajahnya di dadanya.
“Pabo! Kamu lebih dari sekedar pet tahu!” tangis Sunny sambil meremas bajunya yang basah.
Sooyoung terlalu kaget sampai kehilangan kata-kata. Melihat Sunny menangis tersedu-sedu di dadanya.
“Kupikir aku akan kehilangan kamu dengan cara seperti ini… kalau sampai itu terjadi aku nggak akan pernah bisa memaafkan diriku sendiri!! Aku akan selalu terbayang kesalahanku seumur hidup!!”
“Yang penting sekarang aku baik-baik saja kan? Jangan nangis lagi ya?”
“Cinta.”
“Hah?”
“Aku mencintaimu Sooyoung.”
“Sunny, kamu-”
“Aku nggak bercanda.” Sunny menyeka air matanya dengan punggung tangan. “Sekarang aku bisa berkata dengan yakin. Aku mencintaimu bukan sebagai pet, melainkan sebagai seorang yeoja.”
Tatapan Sooyoung melembut. “Jinjja?”
“Kalau kamu nggak percaya akan kukatakan beribu-ribu kali supaya kamu percaya. Dan kalau sekarang kamu memintaku untuk jadian denganmu, pasti akan kuterima.”
Sooyoung masih tertegun mendengar perkataan Sunny.
“Sekarang mintalah. Pasti akan kujawab ya.”
Tidak mau melewatkan momen yang tepat ini, maka Sooyoung pun segera mengutarakannya.
“Lee Sunny, maukah kamu menjadi kekasihku?”
“…………….”
Sunny meraih tangan Sooyoung dan meletakkannya di atas dadanya yang polos. Tepat di atas jantungnya.
“Iya, aku mau.” Sunny tersenyum dari lubuk hatinya yang paling dalam. Kali ini tidak ada pura-pura. Tidak ada topeng yang selama ini dia selalu kenakan.
Mungkin ini pertama kalinya Sooyoung melihat senyum Sunny yang paling tulus. Sampai Sooyoung menahan nafas, seolah dia sedang melihat harta yang tak ternilai harganya.
Mata yang indah itu membentuk bulan sabit. Dan kini di bola matanya hanya terpantul bayangan dirinya seorang.
“Kamu telah berhasil meraih hatiku, Choi Sooyoung. Makanya… kamu harus menjaga baik-baik hatiku ya? Jangan pernah meninggalkanku…”
“Aku tidak akan pernah meninggalkanmu. Sampai maut memisahkan kita.”
Keduanya bertatapan dengan mesra. Bahkan Sooyoung sudah membayangkan akan menikahi Sunny kelak. Samar-samar terdengar dentang bel Gereja.
“Tapi rasanya aku jadi ‘kepengen’ lagi ♡”
“Mwo?!” Mood romantis Sooyoung langsung buyar seketika.
Sunny tersenyum memohon dimaklumi.
“Hehe mianhae Sooyoung, kalau berpacaran denganku kamu harus banyak bersabar. Nggak apa-apa ya kita lanjutkan di atas ranjang?”

Ternyata gadis ini memang nympho tulen T_T

🌹The End🌹

Advertisements

Comments on: "Slave (Chapter 5 – End)" (62)

  1. Endingnya tak trlalu bikin unexpected.

    • Yah habis apa yg diharapkan? Ini kan bukan cerita misteri
      Mau jadi 2Ny atau malah 3some?
      Ending 3some gak banget
      Atau malah TaeSun #plak

    • Yah tadinya aku kira bakalan ada klanjutan acara kncannya SooSun, tahunya openingnya sudah bagian Fany nangis2 aja.
      Trnyata Sunny itu sbnarnya adalah si nona kaya ‘sakit’ yang kesepian. Kasihan juga sih.
      Trus ‘korbannya’ sudah ada banyak yah rupanya. Gak bisa bayangin Sica yang dibgituin kayak Soo. Sica kan slama ini image-nya kayak boss. Ada juga lbih cocok klo Sunny yang ‘dikndalikan’ ama Sica. XD
      Trus maunya Sunny seenaknya pula lagi. Mau dimngrti, dicintai, n dikjar2 waluapun orang itu mndapakan prlakuan yang buruk darinya. Susah kali nemunya yang kayak bgitu (di khidupan nyata). Wajar aja Fany prgi.
      Klo aku jadi Fany sih, sblum prgi aku jitak dulu Sunny skali biar tambah pendek tuh. XD
      Trus di kolam renang ‘main’ bgituan, bnar2 main2 ama nyawa. Bnar kan Soo tngglam tuh langsung.
      Dan imaginasi Sunny yang headline koran itu juga lucu. XD
      Trnyata harus brani mempersembahkan nyawa dulu baru bisa balas dicintai ama Sunny sbagai seorang manusia yah? Huh, bnar2 banyak maunya.
      Pada akhirnya endingnya skalipun happy, tapi brasa kurang. Padahal maunya mlihat ‘pndritaan’ Soo lagi yang entah knapa dari sisi reader kbanyakan malah jadinya trlihat lucu. XD
      Tapi yah kasihan juga sih. Yasudahlah dicukupkan aja pndritaan Soo sampai di sini dan happy2 aja deh SooSun. 😀

      • Haha entar di kencan perlakuannya sama aja kayak chapter lalu, entar reader dah expected
        Setidaknya karakter Sunny cukup unexpected

        Aneh memang kalau Sica diperlakukan kayak Soo wkwkwk
        Tp yah spt yg dah kubilang. Di’tes’nya gak perlu mesti jadi budak seks, bisa jadi dikatain ketus spt sikap Sunny ke Fany di chapter2 sebelumnya. Sica bisa langsung ngambek dan angkat ekor #eh kaki

        Memang bener, siapa yg bisa tahan kalau diperlakuin kayak gitu wkwkwk

        Kalau dijitak malah tambah tinggi entar, karena benjol gitu 😛

        Ada yg merasa lucu dan ada jg yg merasa keterlaluan
        Kalau Soo makin menderita, maka Sunny makin di bash wkwkwk
        Ahhhh kasihan imej Sunny

  2. sone42252 said:

    hahahaha sun sun eh end okelah, ku tunggu ff yg lain

  3. wohoho, slave sama pet sama apa beda? entah kenapa ada yang kurang, kukira masih ada next chap soalnya sunny ngomongnya kayak susah banget didapetin..
    tapi setidaknya tidak ada adegan 2ny lagi TT^TT

    • Wkwkwk entahlah apa bedanya
      Soalnya dr awal memang dah rencana mau bikin yg singkat aja
      Kalau kepanjangan entar sex scenenya jd tak berasa
      Lalu entar malah jd ala sinetron 😛

  4. Cieeeee SooSun jadiannn…. Huh.. bru tau alasan sunny brsikap kyk gtu.. tpi rsanya trlalu cpt buat SooSun jadiannya.. haha… kyknya bklan lbih seru klo Soo buktiin cntanya k Sun lbih dri skli, jd prlhan2 buat Sun sdar.. hehehe..

    Tapi gue suka kok haha.. syang udah TBC sblum nympk ranjang..

    Thanks for update..

    • Wkwkwk dah kebanyakan adegan ranjang ff ini. Gua gak mau jadi di blok sm seluler Indo XP

      Sbnarnya sih bkn cuma sekali Soo nunjukinnya haha

  5. the end??? ya udah bagus soosun happy tp sad krn km blm kenalkan taenggo ke sy wkwkwkw….
    sekarang sy tunggu ff horor ato ff baru ya. hwaitaeny

  6. hjohnbossanova said:

    pendek juga… cerita gini endingnya mah bisa ditebak… cuman memang menarik dari penokohan si Sunny yang sikapnya gini haha… yup menarik

  7. beninsooyoungsters said:

    Yah kok end? Jarang nih liat si Soo disiksa, meski awalnya kasihan
    Annnndddd jadinya gue malah kasian sama Sunny, ternyata dia cuma kurang kasih sayang aja ckck
    Pasti nama fb Sunny ‘Sunny Celaloe Ingin Dicintah’ *apaan sih gaje* wkwkwk
    Sebenernya kurang puas sama endingnya nih gue, tapi gue bisa apa? Gue bisa baca sih *lagi2 gaje*
    Kalo sequel enaknya jadiin oneshoot aja yah thor ceritain deh korban Sunny satu2 *ih maunya*
    Aduh kebanyakan cincong deh gue -_- yang pentiiing keep writing, tetep semangat, di tunggu ff barunyaaaah *sebar bau naga*

    • Wkwkwk kebanyakan baca nama alay di fb tuh 😛
      Wkwkwk korban2nya ya XD

      Uhh bau naga +_+ mending bau cairan cinta aja #plak

  8. Venesia Pandiangan said:

    End ny kyaknya nanggung banget unn,
    Tp lmayan lh, trnyta sun begitu buat nutupin perasaan nya yang dikecewain sama bbrpa orang.. 😉

    Lanjut un, smngat buat ff yang lain 🙂 hwaiting !!!

  9. kayak gw aja suka ngetes seseorang yg suka sama gw,pengen liat keseriusan dia ahahaa.. tp ya ujung2 ny ditinggalin kekekee. akhir ny soosun jadian,tp beneran kan ya mereka jadian? sunny suka bercandaan sih

  10. Gaega93 said:

    Ini udah end ?
    Yah padahal kalo dlanjut bakalan seru .
    Enak kali ya punya pacar kayak soonkyu ~

  11. idom09 said:

    dsni bnyaknya ff soosun ya….jeti sdikit…buat jeti lg dong…

  12. Nanggung banget thor ending nya soo berhasil naklukin sunny 😀

  13. Udh end aja ya, Sadar jg akhirnya sunny bs nerima soo.. -̶̶•-̶̶•̸Ϟ•̸Thank You•̸Ϟ•̸-̶̶•-̶ thor dah update

  14. The end yaa….
    Endingnya cepat banget tapi bagus deh sunny udah nyadar

  15. RF_yulsic said:

    ahh,udah end yya,,gak papa deh yang penting soosun nya happy together,,gak kebayang gimana sooyoung harus sabar ngadepin sifat sunny yang seenaknya,,di tunggu ff lainnya, fighting !!!!!!

  16. Soo ngebayangin udh jauh” malah dirusak sma sunny nya. Tpi lucu juga sih liat pengorbanan soo didlem air begitu

    Lanjut thor dengan ff mu yg lain

  17. hampir aja soo mati… gk keren aja gtu ntr judul kematian ny mati krna ngoral calon pacar nya dikolam renang…

  18. ipansone said:

    hi” ^^
    new reader here ^^
    sorry baru komen,nice story
    oh iya ff mini soshi(?) kapan dilanjut??
    ga sabar nunggu nih ^^

  19. end nya agak kecepetan mnrutku
    akhirnya soo jadian jg ma sunny
    chukae soo ^^

  20. maksud ane,ff yg soshi jadi anak TK xDD

  21. NaHilda said:

    wuah akhirnya, perjuanganmu ga sia-sia soo sampe hampir aja nyawamu melayang. Cukup lah buat ngeyakinin sunny 😀

  22. hahaha…sunny byun

  23. Alya Rohali said:

    Haah. ? End ..?..? *mikirkeras
    Sunny emang gila haha 😀 napeun yeoja pulak o_O
    Yeah setidaknya happy ending wkwk xD
    #Gomawo^^

  24. pipit said:

    hmm syg 2ny putus pdhl sy lbh stuju sm.2ny.tp gpp lah itu hak yg ony ff hehe lnjut

  25. Sunnyyyy -.- kenapa mesti nyawa soo di ujung tanduk dulu baru sadar cinta sama soo huhuhu
    Fany yang sbaar yaaa ada taeng yg bakal selalu sama kamu :*

    Hmmmm si sunny bisa minta lanjutin diranjang gitu.
    Awalnya bilang sunny sakit, tapi sekarang malah demen sama kelakuan sakitnya.
    End? Hahaha mkasih ya thor pw nyaaaa

  26. Hahaha hati sunny yg batu di tetesin air bolong juga yaaaa! Wkwkwk

  27. Junior Kwon said:

    Akhirnya pengorbanan sooyoung ke nona kaya raya yg gila sex g sia”,,sii nona kaya raya juga punya hati selembut yeoja pada umumnya..yeaahh..

  28. hennyhilda said:

    Endingnya bqn kurang greget nh author 😦
    tp ttp c bqn bacanya jd pusing sndr welehh welehhh (ishhhh lm2 saya qo jd ky sooyoung yg kebanyakan nton yadong hahaha 😀 )
    cayooo author
    2 thumbs up dhh bwt author 😉

  29. itu toh alesan sunny mempermainkan sooyoung, karna sbnernya sunny butuh perhatian lebih,
    huuaaaaa sunny ada2 aja ide yadongnya, ampe nglakuin itu di kolam segala, kan kasian soonya. huhh aku kira soo jg bkal ninggalin sunny, syukurnya nggak 😀
    authott daebakk (y)
    lanjut ff yg laen nya yak thor, 🙂

  30. blue ocean said:

    Akhirny baca jg slave 5… mian author
    . Kini aq tau rasany penderitaanmu saat hiatus dan sibuk T_T
    Msh ga bs move jg gr2 jessica.. smp ga kuat rasany baca maifate.. T_T

    Sunny kok minta d oral d air tp ga ngasih selang oksigen bwt sooyoung.. kasian smp pingsan..
    Tp syukurlah sunny sadar akn cintany ke sooyoung..
    Love this pair.. ♥♥♥
    Sayang adegan lanjutan ranjangny off the record >_<

    • Wah dah lama masih gak kuat juga?
      Ya sudah pelan2 saja

      Dikasih selang? Mantabh, kayak dah siap bgt XD
      Hahaha semua ngarep lanjutan yadong X) lanjutkan dlm imajinasi saja #plak

      • blue ocean said:

        Kyk judul lagu pelan2 saja thor..
        Lha klo pke selang kn ga usah pke jeda trlalu lma buat ambil nafas ke prmukaan thor..
        Dan yg episode ini trlalu cpat prosesny stimulasiny kurang thor.. jd pas ending responny kyk “oh” gt aj.

        #sbnarny protes krn adegan ranjangny suruh berimajinasi sndiri#plakplakplak

      • Aku sendiri merasa mesum gara2 nulis NC hahaha

  31. kok gitu…jdi kurang dpet feel nya..
    hehe… tapi bagus…

  32. Coba Sunny beneran kaya gitu sama Soo,minta terus terusan XD #plak

  33. dirgaYul said:

    Uhhh..akhiry slesai dgn bhgia jg. Skurlh.. Sequely ntar Soo krja d tmp Sunny trs Soo yg mimpin prusahaan*lanjutin ngayal sdri wkwkwkwkk

  34. ternyata sifat sunny begitu itu buat ngetes ya hehe b.t.w nympho itu apa ya thor hehehe lanjutkan semangat menulisnya Go…..

  35. Gubrakkkk, Sunny unnie hyper nih :v
    Nggak papa deng, yang penting SooSun unnie nyatu 😀

  36. nindz85 said:

    akhirnya diterima juga…
    wahh soo harus sering minum.obat kuat tuh ky nya ya…
    hahahahahahahahaha

  37. akhir yg dramatis meskipun sooyoung akhir nya jd kekasih sunny tp hampir tuhh nyawa nya kelayang wkwkwk..dasar ceo SM pabo mah si sunny tega bener gitu

Comments from Sone

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: