~Thank you for your comments~

Slave (Chapter 2)

Brak!
Sooyoung langsung melompat bangun ketika pintu kamarnya dibuka secara tiba-tiba.
“Kamu ikut aku sekarang,” perintah Sunny.

“Umm, sebentar, beri aku waktu untuk ganti baju.”
Dengan satu gerakan kepala dari Sunny, beberapa wanita yang berdiri di belakangnya segera masuk ke dalam kamarnya. Mereka langsung mendekat dan memegangi lengan Sooyoung.
“Eh? Apa? Apa ini?” tanya Sooyoung mulai takut akan diapa-apain.
“Selesaikan dalam waktu setengah jam,” instruksi Sunny sebelum berjalan keluar dari kamar.
“Eh?! Eh?!” pekik Sooyoung ketika para wanita itu mulai menelanjanginya.
Sekarang Sooyoung hanya tinggal memakai celana dalam.
Sooyoung menutupi dadanya dengan kedua tangan.
“A-aku mau diapain?”
“Nona Sunny menyuruh kami untuk mendadanimu jadi seorang namja.” Akhirnya salah seorang yeoja itu berkata.
“Hah? Buat apa?”
“Nanti kau juga akan tahu, kami sendiri juga tidak diberitahu detailnya.”
Seorang yeoja membantu Sooyoung memakai celana panjang yang longgar.
Kemudian ada juga yang membantu memasangkan perban di dadanya.
“Adududuh!”
“Oh maaf, terlalu kencang ya?”
“Rasanya sesak, gak nyaman,” keluh Sooyoung. “Haruskah aku memakai perban begini?”
“Ya, biarpun dadamu kecil tapi supaya penyamarannya lebih meyakinkan.”
Sooyoung mencibir dalam batin ketika dibilang dadanya kecil.
Sooyoung dipakaikan jas dengan bahu yang agak lebar supaya dia tidak tampak terlalu kurus.
Rambut Sooyoung diikat dan dipakaikan wig rambut pendek model namja. Kemudian dipakaikan dasi. Lalu diberi sentuhan akhir berupa make up tipis di wajahnya. Hanya polesan di sekitar mata dan alisnya dipertajam, supaya tatapannya terlihat lebih tegas tapi tidak berlebihan.
“Kulitmu bagus.”
“Te-terima kasih,” ucap Sooyoung merasa sedikit risih karena yeoja penata rias itu mengusap pipinya dan memberinya tatapan genit.

**

“Hmm, mataku tidak salah, kamu memang cocok jadi oppa,” kata Sunny ketika pertama kali melihat penampilan namja Sooyoung.
“Kamu tampan, tapi di saat yang sama juga terlihat cantik, hehe.”
Sooyoung ingin mengeluh, tapi ketika melihat penampilan Sunny dia langsung menahan nafas. Dan matanya sama sekali tidak berkedip.
Sunny terlihat sangat memesona dalam balutan gaun merah. Karena rambutnya diikat ke atas, bahunya yang terbuka menambah kesan seksi dan aura dewasa. Dan mata Sooyoung sempat tertuju pada bayangan yang berada di antara dadanya…
“Sudah tidak ada waktu lagi, ayo!”

**

Tidak diragukan lagi, Sunny lah bintang malam itu. Ketika Sunny melangkah masuk ke ballroom, semua mata langsung tertuju padanya. Berbagai desahan kagum keluar dari bibir mereka. Mereka mengagumi setiap aset yang dimiliki Sunny, bahkan sampai sepatu haknya. Sunny memakai sepatu hak yang tidak terlalu tinggi, supaya tingginya tidak melebihi Sooyoung.
Ada beberapa yeoja yang mendesah iri melihat Sunny berjalan sambil menggandeng lengan seorang namja tampan, yaitu Sooyoung.
Sunny tersenyum dengan percaya diri. Sementara Sooyoung berjalan dengan tegap dan menyamakan langkahnya dengan Sunny. Dia sudah mulai terbiasa dengan feel sepatu namja ini yang masih terasa agak asing di kakinya. Di setiap langkah dia merasa sepatunya kelonggaran dan kaku.
“Jangan sampai ada yang tahu kalau kamu ini yeoja ya.” Itu bisikan Sunny sebelum mereka turun dari mobil.

“Ah Sunny!”
Sooyoung menoleh dan melihat seorang yeoja bergaun hitam sexy dengan eye smile yang manis.
Lalu pandangan Sooyoung beralih ke Sunny, merasa heran karena Sunny seolah seperti pura-pura tidak mendengar padahal suara yeoja itu keras.
“Sunny!” Panggilnya sekali lagi sambil mendekati mereka berdua.
Barulah kali ini Sunny berpaling menghadap yeoja itu.
“Ternyata kamu juga datang ya?”
Yeoja itu sama sekali tidak menyembunyikan rasa cerianya ketika bertemu dengan Sunny. Sementara Sunny sebaliknya, di mata Sooyoung reaksinya sangat datar.
“Sudah tentu, ini kan pesta pertunangan sahabatku,” jawab Sunny.
“Kamu sehat?”
“Seperti yang kamu lihat.”
“Pekerjaan?”
“Masih sama, mengelola perusahaan entertainment warisan pamanku.”
“Sunny, aku kangen sekali sama kamu! Sudah hampir 3 tahun kita tidak ketemu.”
“…………….”
Gadis itu jelas sekali merasa kecewa karena tidak mendapat reaksi seperti yang diharapkannya. Sementara Sooyoung yang berdiri di antara mereka mulai merasa awkward.
“Mianhae Sunny… aku tidak pernah bisa melupakanmu. Aku masih sayang kamu.”
“…………….”
“Mulai sekarang aku akan terus tinggal di Korea. Aku tidak akan pernah meninggalkanmu lagi. Aku janji. Aku ingin kita kembali seperti dulu, ya Sunny?” 
Yeoja itu memegang tangan Sunny, tapi Sunny langsung menepisnya.
“Aku tidak berminat. Kamu kembali saja sama namja chingumu.”
“Namja chingu? Siapa?”
“Masih pura-pura tidak tahu? Siapa lagi kalau bukan Nickhun.”
“Di antara aku dan dia tidak ada hubungan apa-apa! Bukannya sudah kujelaskan kalau kami cuma berpura-pura pacaran supaya hubungan kita tidak ketahuan?!”
“Benarkah? Tapi semua orang tidak melihatnya seperti itu. Dan namja itu tampaknya sangat membanggakan bisa pacaran denganmu.”
“Dia sengaja memakai barang-barang yang sama denganku! Tapi percayalah, dia hanya bertepuk sebelah tangan padaku! Aku sudah menolak menjalin hubungan lebih jauh dengannya! Dianya saja yang suka cari perhatian sampai menyusahkanku!”
“Terserah, pokoknya di antara kita sudah tidak ada hubungan apa-apa lagi. Aku sudah malas.”
“Tidak adil! Kamu memutuskan hubungan secara sepihak begini!”
“Nggak adil? Lalu bagaimana dengan dirimu sendiri? Kamu meninggalkanku di saat aku kecelakaan dan malah pergi ke Amerika!” wajah Sunny memerah karena geram.
“Aku pergi ke Amerika juga bukan mauku! Aku terpaksa!”
Sunny menggamit lengan Sooyoung.
“Pokoknya aku tak berminat merajut kembali masa lalu bersamamu. Karena sekarang aku sudah punya namja chingu.”
Sunny melingkarkan lengannya di leher Sooyoung dan mencium bibirnya tepat di hadapan yeoja itu.
“!”
Sunny menekankan bibirnya lebih dalam tanpa mempedulikan pandangan orang-orang di sekelilingnya. Sunny terus melumat bibir Sooyoung dengan penuh kemesraan.
Selang beberapa detik, Sunny melepasnya dan tersenyum manis.
“Saranghae chagiya~”
“A-andwae…” ucap yeoja itu dengan suara bergetar.
“Sekarang lihat kan? Bagiku hanya ada dia seorang, tidak ada tempat lagi untukmu,” ucap Sunny sambil tersenyum puas melihat sorot mata terluka yeoja itu.
Sementara Sooyoung masih berdiri dengan syok.

Ciuman pertamaku! Ciuman pertamaku diambil oleh nona kaya sakit ini! T_T

“Kenapa kamu bahkan… tidak mau mengucapkan namaku lagi…”
Mata yeoja itu berkaca-kaca.
“Aku sudah bilang kan… kalau aku pergi untuk menemani Appaku… Aku tidak bisa meninggalkannya sendirian di Amerika kalau dia sakit keras begitu.” yeoja itu mengangkat tangannya untuk mengusap air mata yang bercucuran di pipinya.
“Kamu jahat Sunny…”
“Masa aku harus memilih antara kamu dan Appa kandungku sendiri?”
“Ya, aku memang jahat. Kesempatan untukmu sudah tidak ada lagi.” Sunny memalingkan punggungnya dan menarik Sooyoung pergi menjauh.
“Juga… meski kubilang Appa meninggal?”
Sesaat langkah Sunny sempat terhenti.
“Sekarang aku tidak punya siapa-siapa lagi…” tangis yeoja itu.
“Kenapa hubungan kita harus berakhir seperti ini…”
Kemudian yeoja itu menangis tersedu-sedu, namun Sunny sudah tidak mau peduli lagi. Dia tidak ingin berada di tempat itu lebih lama lagi, apalagi mendengarkan celoteh yeoja itu.

**

Mereka sudah sampai di rumah, dan Sunny langsung menyeret Sooyoung masuk ke kamar privatnya, bahkan sebelum Sooyoung sempat pamit untuk mengganti baju.
Sooyoung merasa keberatan ketika mendengar suara kunci diputar, tapi dia memilih bungkam. Karena sejak bertemu dengan yeoja tadi dalam pesta, rasanya mood Sunny jadi jelek.
Sunny mengeluarkan sebotol bir dari kulkas mininya, kemudian duduk di kursi lalu menuangkan isi dari botol kaca itu ke dalam gelas kecil. Meletakkan botolnya di meja kecil di samping kursi kemudian Sunny menenggak isi gelasnya dengan cepat.
“Fuahhh…!”
Sunny meminum beberapa teguk lagi dan melihat bahwa dari tadi Sooyoung masih berdiri di tempatnya sejak mereka masuk kamar.
“Ngapain kamu cuma berdiri disana? Duduk sini!”
“Eh? I-iya.”
Dengan ragu-ragu, Sooyoung mendekat. Niatnya duduk dengan menjaga jarak darinya. Tapi begitu sudah dekat, Sunny menariknya agar duduknya lebih merapat, sehingga sekarang mereka duduk dengan lengan bersentuhan.
“Sekarang minum.” Sunny menyodorkan gelas miliknya yang terisi penuh.
Sooyoung cepat-cepat menggeleng. Karena kelihatannya bir yang Sunny minum adalah bir import yang berkadar alkohol tinggi.
“A-awwww!” Sooyoung melonjak kaget karena Sunny mencubit pahanya.
“Keterlaluan! Aku sudah berbaik hati menawarkannya padamu!”
“Iya, aku minum! Aku minum!”
Di hadapan bir yang aromanya cukup kuat itu, Sooyoung memejamkan matanya dan menghabiskan isi dari gelas itu. Rasanya pahit sampai Sooyoung heran kenapa Sunny bisa meminumnya dengan enteng. Kemudian Sooyoung mengembalikan gelasnya pada Sunny.
“Good boy,” puji Sunny sambil menerima gelasnya dari Sooyoung, tak lupa mengelus dagunya dengan genit.
Sooyoung menjauhkan dagunya dari tangan Sunny.
Sampai Sooyoung tidak tahu lagi apakah Sunny sedang bercanda atau bukan.
Sunny menuang segelas lagi dan meminumnya dengan cepat seolah kehausan.
“Ahhhh…” Sunny mendesah nikmat ketika bir itu sudah melewati tenggorokannya.
Lalu Sunny menyandarkan kepalanya di bahu Sooyoung. Sebelah kakinya disilangkan di atas paha Sooyoung. Sunny mendesah manja.
“Ah oppaaaa~ oppa ganteng deh~”
Bahkan tingkahnya sekarang seperti yeoja nakal. Tangan Sunny menyelip masuk ke balik jas yang dipakai Sooyoung dan mengusap-usap dadanya.

Apa sekarang? Aku jadi host di matanya?
Pikir Sooyoung sambil menghela nafas. Menurutnya Sunny sudah mabuk.

Sunny menyipitkan matanya sambil menatap Sooyoung.
“Kenapa oppa punya dada?”
Sooyoung menyingkirkan tangan Sunny sambil berdecak kesal.

Dugaanku benar, dia sudah mabuk sampai-sampai lupa kalau aku ini yeoja, batin Sooyoung sambil menghela nafas.

Sunny menarik wig yang dipakai Sooyoung hingga terlepas. Sekarang rambut panjang Sooyoung tergerai dengan bebas.

“Ahh…? Choi Sooyoung.” Sunny mengangguk angguk seolah teringat dengan penyamaran Sooyoung. “Benar juga.”
Sunny meletakkan gelasnya di samping, kemudian menarik dan mendorong Sooyoung sampai dia bangun dari kursinya.

“Menarilah strip tease untukku.”
“Mwo?!”
“Cepat, sebelum aku kehilangan kesabaranku dan menjualmu kembali,” kata Sunny sambil menuangkan birnya dengan gaya seperti oom-oom mabuk.
Sooyoung memalingkan wajahnya sebentar untuk mencibir melalui bibirnya tanpa kelihatan Sunny.

Sial, memangnya dia pikir aku ini cewek apaan? Seenaknya main perintah pula.
Kalau mau liat yang begituan, sewa saja penari strip tease sungguhan yang seksi.
Sooyoung ngomel-ngomel dalam batin.

Sooyoung tidak pernah melakukan tarian macam itu, dan sama sekali tidak tahu dasar-dasarnya selain pemikiran menari-nari seksi yang menggoda sambil melepas pakaian. Tapi setidaknya dia mencoba.
Sambil memiringkan kepala, Sooyoung menurunkan jasnya.
Sooyoung menghentakkan kepalanya agar rambutnya berkibar di udara. Sooyoung melonggarkan dasinya dan melepaskannya dengan gaya keren.
Dan meski pakaian yang dia pakai saat ini adalah jas dan kemeja pria, tapi Sooyoung mampu membuat Sunny tidak bisa melepaskan pandangannya.
Sooyoung menari sambil perlahan-lahan melepaskan satu persatu kancing kemejanya.
Melihat mata Sunny terfokus sepenuhnya padanya, mendadak darah Sooyoung berdesir.
Ah, atau mungkin ini karena pengaruh bir yang diminumnya? Karena itu dia jadi seberani ini. Sooyoung tidak mengerti lagi apakah bir itu benar-benar memberi pengaruh pada dirinya atau tidak.

Kemudian Sooyoung melepas kemejanya. Tidak langsung, pertama dia memperlihatkan bahunya dan lengan atasnya lebih dulu sebelum melepas sepenuhnya sampai Sunny gemas.
Tentu saja Sooyoung tidak sampai berniat melepaskan perban yang menutupi dadanya ini.

Sebelah tangannya terangkat ke depannya kemudian kedua tangannya diletakkan di depan dada, kemudian meluncur turun dengan seksi sambil mencondongkan dadanya sementara kepalanya mundur ke belakang. Bibirnya sedikit membuka seolah mengeluarkan desahan yang seksi. Sampai Sunny yang menontonnya merasa panas, biarpun AC dalam ruangan sudah menyala dengan sejuk.
Sooyoung membentuk ritme gerakan yang teratur, bersamaan dengan tangannya yang meluncur turun, dia juga menurunkan celana panjangnya.
Ketika sudah melorot ke lantai, dia mengangkat sebelah pahanya, lalu sebelah tangannya menelusuri kakinya yang jenjang.
“Aku sudah nggak tahan lagi…!” ucap Sunny dengan nafas berat sambil meletakkan gelasnya di meja dengan agak kasar.
Sooyoung berhenti menari karena Sunny berjalan mendekat. Sooyoung takut melihat mata Sunny memancarkan nafsu yang begitu membara.
Sooyoung cepat-cepat meraih jas dan celana panjangnya yang berceceran di lantai. Tidak sempat mengambil kemeja maupun dasinya. Sambil menutupi tubuhnya dia berkata.
“A-aku, kalau begitu permisi dulu!”
“Mau kemana kamu.”
Sunny menarik tangan Sooyoung kemudian mendorongnya ke samping.
Tubuh Sooyoung terhempas ke atas kasur empuk Sunny.
Tanpa memberi kesempatan untuknya kabur, Sunny langsung menduduki pinggang Sooyoung.
“Haahh… haahh… karena kamu sudah membuatku terangsang kamu harus bertanggung jawab dengan memuaskan aku dulu,” kata Sunny sambil melepas gaun dan bra nya.
Ketika Sooyoung hendak bangun, Sunny langsung menghempasnya kembali ke kasur.
“Kumohon jangan perkosa aku…” pinta Sooyoung memelas.
Setelah melepaskan celana dalamnya Sunny tanpa ragu-ragu bergeser ke depan wajah Sooyoung.
“Oralin aku.”

Yang benar saja! Masa aku harus menjilat area privatnya?!

Tapi sebelum Sooyoung pasrah, Sunny sudah keburu menindihnya lalu menggerakkan pinggulnya maju mundur. Menggesek-gesekkan klitorisnya di bibir Sooyoung.
Sooyoung memejamkan matanya rapat-rapat, tidak tega melihat apa yang terjadi padanya.
Cairan cinta Sunny mulai membanjir keluar, menodai mulut Sooyoung. Karena sesak, cairan cintanya sampai terminum sedikit.
Meskipun Sunny tidak mengambil keperawanannya tapi dia merasa bagaikan diperkosa.
Sooyoung menangis tanpa bersuara.
Sementara Sunny masih menggesekkan area privatnya dengan agak kasar di mulut Sooyoung. Dia sudah lupa diri setelah merasakan nikmat. Ditambah saat ini dia masih mabuk, sehingga lepaslah seluruh kendali yang mengekangnya.
“Ahh…! Ahh…! Fany ah…! Fany ahhhh…!” Desah Sunny tanpa mengontrol suaranya.
“Kkhhh…! Mmmph……!” hanya itu yang sanggup Sooyoung keluarkan dari mulutnya.
“Ahhh!! Fany ahh!! Aku keluar!!”
Sunny mencapai klimaks dan bersamaan dengan itu dia menyemburkan cairan cintanya ke muka Sooyoung.
Karena kelelahan dan mabuk, maka Sunny langsung terkapar di sampingnya, tidak terbangun sampai esok hari.
Selama beberapa saat, Sooyoung sama sekali tidak bergeming. Dia hanya berbaring disana menatap langit-langit kamar dengan hati hancur. Merasa dirinya benar-benar telah ternoda.

*~To Be Continued~*

Advertisements

Comments on: "Slave (Chapter 2)" (59)

  1. kidzi said:

    Waduh, lama gak muncul eh gak tau nya banyak update baru… Btw kak, kalo yg cerita ttg hantu yg masih lanjut entah kenapa kurang takut nya, masih mending cerita yg ngambil dari game yg pernah kakak ambil… Tapi kalo yg slave ini, jadilah, jarang2 BDSM muncul

    • Haha soalnya kan gak bisa sama persis dgn gamenya, entar dibilang plagiat lg
      Memang akunya yg blm mahir bikin horror, jd kurang berasa
      dan memang di ff horrornya ada romancenya sih

      Habis kalau cerita tipe gini jarang sih, jd aku suka wkwkwk

    • kidzi said:

      ok dah lanjut terus kak

  2. nona kaya ‘sakit’ itu makin semena2 aja di chapter kali ini.
    kasihan juga sama sooyoung.
    sptnya bagi sunny dia mainan yg sgt menarik.
    wkwkwkwk
    ngakak sendiri saat bagian sooyoung disuruh ‘melayani’ sunny di kasur.
    pemakaian bahasanya bnr2 ajaib.

    tyt tippani mantannya sunny ya.
    pdhl ‘berbuat’ nya sama soo, tpi pas puncak manggil ppani.
    jjzzz keterlaluan.

    ditunggu next chapter.
    hwaiting!! (9 ^0^)9

    • Sebal ama Sunny tapi kayaknya suka tuh ama karakternya. :p
      Hayooo baca FF bginian di kantor.
      Asal jangan bayangin yang macam2 aja.

  3. sone42252 said:

    soo ngerasa ternodai, hahahahaha ampe nangis lagi udah terbiasa baca ff soo yg selalu dork jadi agak gmana gitu baca yg soo disiksa ama sunny

  4. RF_yulsic said:

    scene soo ‘diperkosa’ sunny,entah kenapa bawaannya mw ketawa deh,mungkin karena image soo yang dork nan lebay,,truz maaf ya gak komen di part 1,,

  5. sunny benar2 keterlaluan ya..
    soo bertindaklah sebagai orng yg hak kebebasannya diambil orng..

  6. Sunny hot amt, jd pany mantan sunny, kasian soo nya

  7. Tlat lagi deh gara2 mati lampu tadi siang. -_-

    • Ini bukan lomba baca cepat tau ๐Ÿ˜›
      Yg penting menikmati wktu membacanya^^

    • Hooo mnikmati yah? XD
      Bacanya pas masih jam aku krja tahu. XD
      Jadi yah sharusnya malam, tapi karna gak sabar mau membaca apa lagi ulah Sunny kali ini n bagaimana lagi Soo disiksa, jadinya aku sgra baca deh. XD
      Haduhhh itu Sunny bnar2 ‘sakit’ deh.
      Tadinya sudah brkata dalam hati: “Ohhh cuma disuruh tmanin k pesta dngan brpura2 jadi namja aja toh? Ahhh kurang seru nih.”
      Ehhh trnyata mang slalu yah, pasti ada apa2nya deh. Gak salah dugaanku. XD
      Busyet deh, itu si Soo badan aja lbih bsar daripada Sunny. Tapi ditangkap, dilmpat=r, mau kabur aja masa bisa dihntikan sih ama si Sunny yang lbih mungil badannya itu. -_-
      Ahhh Soo juga sih yang nekat bikin Sunny trangsang. Yah walaupun bukan maunya dia juga sih.
      Lalu itu kalimat cuma trdiri dari 2 kata aja: “Oralin aku.”, tapi bnar2 ajaib lah.
      Prtama disuruh jilat kaki, harga dirinya hancur. Trus skarang disuruh jilat ‘itunya’ Sunny, sudah kayak diprkosa aja.
      Malang nian nasibmu Soo.
      Entah brikut2nya bakalan disuruh ngapain lagi yah?
      Trus itu si Fany juga kasihan, sudah mnjlaskan alasannya panajng lbar bgitu, ttap aja Sunny gak mau trima.
      Tapi klo tar jadinya SooSun kasihan juga Fany-nya. Scara dia gak salah di FF ini.
      Yang salah sudah pasti slalu si namja gaje brnama Nickhun itu dong. Dari kamarin di stiap FF, para namja gaje pasti slalu dijadiin pran pihak ktiga atau yan antagonis deh. XD

      • Wkwkwkwkwk XD
        Yah aku lupa ngejelasin, kalau alkohol yg mereka minum itu kadarnya tinggi. Makanya Soo jd puyeng dan gak sanggup ngelawan Sunny. Sunny kan kadar toleran alkoholnya lbh tinggi

        Spt yg sdh kubilang, itu kalimat yg ‘S’
        fufufu XD

        Yah disini Sunny jd super egois, makanya sama Fany jual mahal pdhal wktu berNC sama Soo malah mendesah desah2 namanya.

        Itu namja kutu, susah dibasminya ckckck

  8. blue ocean said:

    whhaatttt!!!! itsssss sooo hhootttt!!!!
    aarrgghhhhhh!!!! author knp km slalu bs bwat aq triak2!!!
    sunny liar skali d sini smp ga kuat yg ngebayangin. gila ide km thor.. salut bnget berani maen gaya kyk gini d ff #bow#lambaikan tngan saking ga kuatny#
    itu younggie blm s4 tak ksh obat kuat author mlah uda update duluan..
    sooyoung awas km pasti bkal jth cinta sm sunny walopun sunny msh mncintai tiffany dn skarang km cm plampiasan, pasti sunny bkal jth cinta pdamu jg nak younggie.. aarrgghhhh mna sunny mw ultah lg. haayyyooo km hrs ksh kado lho younggieโ™ฅโ™ฅโ™ฅ
    authoorrrt!!! GANBAREEE!!!

    • Bagiku jg hoooottttt XD

      Sini kupinjemin toa buat bantu teriak ๐Ÿ˜€ #plak

      Habis pengen sensasi liar yg begini sih XD makanya kubikin
      Ini bkn uji nyali wkwkwk

      Iya tuh, akibat km blm kasih obat kuat ke Youngie, jadinya Youngie lemes deh ๐Ÿ˜›

      Amin aja, semoga Sooyoung ngasih Sunny kado ultah^^
      Thanks yo ๐Ÿ˜‰
      Aku seneng bgt ada yg suka tipe ff gini, habis aku suka bgt sih wkwkwk XD
      Jd gak sia2 ditulis

  9. para-shit said:

    kesian sooyoung tuh, laporin kak seto aja #eh

  10. poor Syoo..
    thor, Sunny pen dibikin se-ngeselin gimana lagi?-_-v

  11. Sunny makin kejam sama soo kan kasian soo nya make di suruh oralin sunny lagi sunny di ff ini bener2 kejam kasian soo nya ToT

  12. udah muncul ternyata lanjutannya ๐Ÿ˜€
    untunglah sooyoung tidak di siksa kayak di ff Soo That Embraces The Sun. haha ga tega -_-v soo lemah banget ya… biasanya kan di paling aneh sendiri lol
    ah eonni. ajarkan aku buat ff nc//? *kabur*

    • Disini disiksa dlm arti lain fufufu
      Berkat alkohol jd Soo lemah
      Wkwkwk

      Caranya pertama harus banyak2 baca NC atau nonton #plak
      Lalu riset, membayangkan, dan tulis #plak

  13. beninsooyoungsters said:

    ‘Gaya om om mabuk’, sukses bikin gue ketawa ๐Ÿ˜€
    Aduh Sooyoung gue kasian amat sih di gituin muluu ๐Ÿ˜ฅ

  14. Udh ktebak cwe yg dipesta pasti fany, oalah mba sunny kasian tuh sooyoungnya..
    Youngie keep strong

    • Haha tentu saja
      dlm Soshi siapa lg yeoja bereye smile selain Fany? Kalau Sunny kan sdh muncul

      Makanya kasih obat kuat biar strong XD

  15. oh my gooooooooooooooood. km senang bikin sooyoung tersiksa ya…… km saja disiksa sama sunny.
    oh my gooooooooooooooood adegan tidak pantas dibaca….. lol.
    mana my taeyeon? plaak.

    • Benar, karena msh blm rela datingnya Soo

      Mau dong coba digituin sama Sunny XD #plakplakplak

      Tp knp masih dibaca smp selesai jg, hayooo ๐Ÿ˜›
      Taeyeon ada di hatiku :3 #cielah

  16. hore..dh keluar ff nya…suka adegan sunsun..
    tp apa mreka jg pnya masa lalu bersama??

  17. 0.0
    wih,sunny napsu amat yak smpe’ sgtu.ny!?
    S00 d bully trus y dsni#peluk s00*pukpuk(?)

  18. desi si locksmith said:

    \(โ€œโ–”โ–กโ–”)/ ARGHHHH!!!
    aku benci sunnyyyyyyyyyy!!! sooyoung-sshi…brsabarlah ne…author knp sih klo bkin peran sunny yg mnyakiti soo itu sll brhsil.kesal bgt tau ga.aq bnci sunny.sakit jiwa kayaknya tuh org.akut bgt.sooyoung kyk dijdiin budak seks tau gak.tak sobek2 ntar si sunny.

  19. lee in hye said:

    Komen ny skalian buat yg chap 1 ya thor, hehehe.. Disini, Sunny jdi berani, biasanya kan Sooyoung.. Ditunggu kelanjutan nya thor.. Itsumademo nya juga ditunggu hehe ^^

  20. blue ocean said:

    hidup NC dan SDM!!!!!
    #plakplakplak#

    • Entar SDM aku malah mikirnya Sumber Daya Manusia lho ๐Ÿ˜›
      Maksudnya mau artinya Sadism Displicine Masochism kan?
      Jangan2 ngarep Bondage lg wkwkwk

      • blue ocean said:

        Iyaaaa auttthhoorrku terrrrsssaaayyaaanggg
        Mank yg pantes nglakuin SDM tu cm sunny. Sori gi bls komenny soalny kmaren full bertapa bwt ultahnya my sunny sunshine wkkkwkwkwkwkwkwk #jg berdoa biar author cpet dpt ide dan ga hiatus#plakplakkk#
        Bondage menarik thor bikin gmnaaaa gitu #tmbh liar aja fantasiny#

      • Wkwkwkwkwk XD entar Sunny mencak2 XD
        Cuma sayang ultah Sunny mengecewakan bgt, gak ada selca ultah antar member, banyak berita2 lain menutupi macam exo
        Pdhal bulan lalu dah absen ultah Sica lalu skrng ini ๐Ÿ˜ฆ

      • blue ocean said:

        Waaaaaaaa mw bls komenny mlah salah pencet yg jempol turun.. mianhae..
        Iya.. apa smua member ga ngrayain ya??? Pdhl pas ultah taeyon d mna2 ada smp brasa aq jg ngrayain ultahny.. hiks hiks sunny ๐Ÿ˜ฆ
        Author mbok nikhun sialan itu km musnahkan dr dunia persilatan tho,benciiii beencciiii
        Aq bersumpah akn liat konserny snsd mw triak2 ji geum meon so nyuh shi dae a peu lo do so nyuh shidae yeong weon ni so nyuh shi dae!!!!

      • Bener nih ngecewain

        Wkwkwk aku jg gak suka tp ya mau gmn lg

  21. Sunny sm fany dulu nya pacaran ya?

  22. baru segitu aja udah HOT banget..
    apa lagi klo yang lebih

  23. Venesia Pandiangan said:

    Ampunn..
    Lucu aja ngeliat soo yang disiksa ama sunny, hilang deh ke dorky-an soo … Haha ๐Ÿ™‚
    Ciiee, soo nya dijadikan pelampiasan nafsu nih ama sunny, buktinya manggil” nama pany tuh kekekeke ๐Ÿ˜€

    Lanjut trus un, ๐Ÿ˜‰

  24. taeny said:

    Kurang greget thor ๐Ÿ˜€ ๐Ÿ˜€
    Soo nya kurang nih penderitaan nya #digamparSoo ๐Ÿ˜€
    Jangan dulu pake hati deh thor ye ..
    Biar gini aja dulu .. Jgn pake cinta dulu deh ๐Ÿ™‚

  25. Astaga. Kasihan soo. Lanjut trs

  26. Tiffany mantan sunny?
    trus sunny masih suka ama fany? Begituan aja masih manggil2 fany….

  27. widiih.. baru tau adegan yg begini.. si soo polos bgt, si sunny sadis. sayangnya dia ngebayangin fany.. hmm

  28. aturan ny soo ngebalas lh bkn ny mlh pasrah gtu… kn biar sma2 nikmat

  29. NaHilda said:

    Oh fany ah, kenapa appamu g di bawa ke korea aja biar bisa ngerawat mereka berdua bersamaan? Sekarang sunny jdi cuek kan~

  30. pipit said:

    di chap 1 bknny suuny y yg dijual knp jd soo y

  31. Junior Kwon said:

    Sii nona kaya raya ini memang udah keterlaluan sama sooyoung,,smpe digituin mna desahin nma ppany oohh may goodddd..

  32. sakitnyaa tuh di hatinya sooyoung, dia yg muasin sunny, malah nama fanny yg di sebutt, tabahh ya soo.

  33. hi eoniii
    .
    btw baca FF ini jadi agak gimanaa gitu
    apalgi pas kalimat. “oralin aqw” berasa merinding bacanya
    .
    kata2 nya yadong ih . .

  34. dirgaYul said:

    Sunny.. Ternyata.. dirimu msh mncintai Fanny. Tp kau mnyangkaly. Soo bertahanlah.. Hwating Soo!!

  35. Sunny yadong :3 galauu karna sunny malah nyebut nama ppani oh tidakkk

Comments from Sone

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: