~Thank you for your comments~

“Saengil chukae hamnida~ saengil chukae hamnida~ saranghae Jessica~”
Hari ini seisi kelas bergema oleh nyanyian lagu ulang tahun untuk Jessica. Atas keinginan orang tua Jessica maka ultah Jessica yang keenam dirayakan di sekolah.
Terutama Bu Guru yang dengan senang hati memimpin menyanyikan lagu ulang tahun untuk Jessica. Lalu dia mengajari tiap murid untuk menyalami Jessica.
Semuanya sudah mengucapkan selamat ulang tahun dan menyalami tangan Jessica, tinggal Taeyeon yang belum. Dia berdiri di pojokan. Sementara anak-anak yang lain sedang menikmati memakan kue ultah dan jajanan yang dibagikan pada mereka.
“Taeyeon, kamu mau tidak mengucapkan selamat ulang tahun pada Jessica?”
“Aku mau Bu, tapi tampaknya Jessica tidak menyukaiku,” kata Taeyeon sambil menundukkan kepala.
Bu Guru itu hanya tersenyum sabar. Pengalamannya membimbing anak kecil selama bertahun-tahun sudah memupuk kesabarannya dalam menangani berbagai masalah anak kecil. Dia merasa dia dapat merasakan keresahan yang dialami oleh anak berusia 6 tahun. Lalu Bu Guru membimbing Taeyeon kepada Jessica.
“Jessica, ini Taeyeon mau mengucapkan selamat,” kata Bu Guru sambil berdiri di belakang Taeyeon. Kedua tangannya memegang pundak Taeyeon.
Taeyeon menatap Jessica dengan takut-takut.
Jessica menatap Taeyeon dengan rasa tidak suka yang secara terang-terangan dia tunjukkan, sampai Bu Guru itu juga menyadarinya.
Kejadian saat Jessica jatuh dari ayunan itu sudah berlalu setengah tahun, tapi Jessica masih tidak menyukai Taeyeon. Walau seharusnya sebagian besar adalah salah dirinya sendiri yang pegangannya kurang kuat.
“Ruan Ruan sudah menyesalinya kok, maafkan dia ya,” bujuk Bu Guru itu sambil meniru cara Jessica memanggil Taeyeon, dengan niat supaya mereka berbaikan. Tapi Jessica malah menjadi sebal orang lain meniru cara bicaranya. Seharusnya panggilan itu spesial bagi dirinya.
Taeyeon mengulurkan tangannya bermaksud menyalaminya, tapi-
Plak!
Jessica menepis tangannya dengan kasar.
“Jessica, kau tidak boleh begitu sama teman sekelasmu sendiri!” Bu Guru menasehatinya.
Tapi Jessica tetap tak mempedulikannya dan malah membuang muka.
Taeyeon memegang tangannya yang habis dipukul. Merasa hatinya sedikit terluka, ternyata Jessica masih tidak menyukainya.
“Kamu tidak boleh bersikap seperti itu pada orang yang mau mengucapkan selamat ulang tahun padamu, itu namanya tidak sopan,” nasehat Bu Guru.
Tapi Jessica kecil malah marah.
“Berisik! Selalu ini itu tidak boleh!
Kemudian Jessica membangkang dan seharian itu dia hanya terus merengut dan tidak mau berbicara apa-apa lagi.

**

Keesokan harinya.
Taeyeon mengamati Jessica yang sedang duduk di kursi dari kejauhan. Di saku roknya tersimpan sebungkus permen yang dia bawa dari rumah. Cadangan yang dia sisakan sengaja khusus untuk Jessica. Taeyeon mendekati Jessica perlahan-lahan.
Di sudut matanya, Jessica menyadari Taeyeon sedang berusaha mendekatinya, tapi dia pura-pura tidak melihat. Entah dari mana dia belajar tapi kecil-kecil sudah sok jual mahal.
“Sica, ini buat kamu,” kata Taeyeon sambil mengulurkan permen yang dibawanya.
Tatapan Jessica beralih dari mata Taeyeon ke permen di tangannya lalu dia menepisnya hingga bungkusannya terlepas dan permennya terjatuh menyentuh tanah.
“Aku nggak suka permen,” kata Jessica berpura-pura.
Mata Taeyeon berair, sudah hampir mau menangis. Melihat wajah imutnya dengan mata berkaca-kaca tiba-tiba saja muncul perasaan tidak tega dalam diri Jessica.
Kemudian Taeyeon pun menyerah dan dia tidak menegur Jessica lagi seharian itu.

**

Dalam perjalanan pulang, wajah Taeyeon yang hampir menangis terus membayangi benak Jessica.
Jessica sedang berpikir haruskah dia memaafkan Taeyeon? Kejadian itu sudah cukup lama. Tapi Jessica merasa aneh kalau tiba-tiba saja ramah pada Taeyeon sementara kemarin-kemarin masih bersikap ketus padanya. Tapi sebenarnya Jessica ingin baikan lagi sama Taeyeon. Ingin main bersama.
Jessica menghentak-hentakkan kakinya ke atas tanah berbatu dengan tidak sabar.
“Ahhhh! Lama sekali sih jemputannya!”
Mobil yang biasanya dikendarai supir penjemputnya sama sekali belum muncul.
“Guk! Guk!”
“Huh? Anjing dari mana ini?”
“Guk! Guk!”
Anjing coklat besar itu terus menggonggong pada Jessica.
“Gukguk berisik! Pergi sana!”
Jessica menendang bebatuan di bawahnya dan tanpa sengaja terlontar mengenai kepala anjing itu.
Anjing itu menggeram dan langsung meloncat ke arah Jessica.
“Ekkhhh?!”
Jessica berlari secepat kakinya bergerak. Jessica sangat ketakutan karena badan anjing itu terlihat sangat besar untuk anak seumurannya.
Tolong aku takut!
Tiba-tiba ada sebuah batu terlempar dan mengenai tubuh anjing itu.
Anjing itu marah dan kali ini berbalik mengejar bocah lain yang melemparinya.
“Aaaaaaaaaaaaaa!!!” teriak bocah perempuan itu.
Ruan Ruan?
Jessica tercengang melihat kecepatan lari Taeyeon yang dikejar-kejar anjing yang besar itu sampai akhirnya tidak terlihat lagi.
“Dia barusan menolongku?”

**

Keesokan harinya.
Jessica langsung mendekati Taeyeon sesudah melihat Taeyeon datang.
“Ah, kemarin…”
Taeyeon sempat tidak menyangka kalau Jessica tiba-tiba akan menghampirinya seperti ini.
“Umm… gimana anjingnya?”
“Gwenchana.”
Padahal kemarin kaki Taeyeon digigitnya dan pulang-pulang dia menangis meraung-raung kepada kedua orang tuanya. Tapi berkat itu, semalaman Taeyeon jadi dimanja oleh sekeluarganya. Karena itu Taeyeon senang hari ini. Terlebih lagi Jessica mengajaknya mengobrol duluan.
“Ah kakimu!”
Jessica melihat sebuah perban membalut kaki kanan Taeyeon.
“Iya, ini karena digigit anjing kemarin.”
“Mwo?! Digigit?! Katamu barusan baik-baik saja!”
“Soalnya kata Umma dan Appa tidak apa-apa, lukanya tidak dalam. Selain itu sudah diperiksa ke dokter.”
“Maafkan aku dan… terima kasih…”
“Sica.”
Taeyeon menggenggam tangan Jessica.
“Eh?”
“Jadi kita berteman lagi ya? Jangan marah sama Ruan Ruan lagi ya?”
Mendadak Jessica malah jadi ingin tertawa. Barusan Taeyeon memanggil dirinya sendiri dengan ‘Ruan Ruan’ yang merupakan nama panggilan dari Jessica.
“Ahahahahaha!”
Taeyeon tidak mengerti kenapa Jessica malah jadi tertawa. Tapi rupanya tawanya ikut menular, Taeyeon ikut tertawa.
Tiffany yang melihat keduanya dari jauh pun tersenyum kecil melihat mereka sudah baikan.

**

Jam istirahat.
“Masih sakit kakinya?”
“Tidak, tapi kalau kesenggol sakit.”
“Yahh… padahal aku ingin main jungkat-jungkit sama kamu…”
“Ah? Tidak mungkin ya dengan kakiku yang seperti ini. Kenapa tidak main sama teman yang lain?”
“Tidak ada yang aku kenal akrab…”
“Kalau begitu main sama Tippany saja.”
“Tippany?”
“Iya, ah itu dia. Pany ahh~” panggil Taeyeon disertai lambaian.
Tiffany berlari-lari kecil ke arah mereka. “Taetae.”
“Taeyeon, Pany ah.”
“Taetae.”
“Ternyata kamu masih belum bisa menyebut namaku.” Lalu pandangan Taeyeon beralih ke Jessica. “Tippany, katanya Jessica mau main jungkat-jungkit.”
“Ah, ayo^^ Eh? Taetae, kakimu kenapa?”
“Digigit anjing, tapi sudah nggak apa-apa. Sekarang ajak Jessica main.”
“Neeee^^”
Tiffany langsung menggandeng tangan Jessica tanpa sungkan-sungkan. Saat itu Jessica ingat kalau anak perempuan ini yang dulu bersama Taeyeon memeganginya di UKS. Saat itu muncul sedikit perasaan tidak suka dalam dirinya.
“Aku yang di sebelah sini ahhhh~”
“Ahh nggak mau! Aku yang disini!”
“Ya deh.” Tiffany mengalah.
Karena Tiffany penuh senyum terhadapnya, rasa tidak suka itu memudar.
Taeyeon hanya menonton ketika mereka berdua bermain jungkat-jungkit. Keduanya naik turun bergantian. Mereka juga mencoba untuk tidak bergerak, ternyata hasilnya seimbang, tepat di tengah-tengah.
“Haha, berat kalian sama.”
Diluar dugaan, Jessica malah senang bermain dengan Tiffany. Sampai Taeyeon sempat merasa sedih karena dilupakan.

**

Saat hendak pulang.
“Kenapa Ruan ruan?”
“Tadi kakiku kesenggol tas anak lain, sakit…”
Melihat paras Taeyeon mengerut kesakitan, lalu Jessica mendekatkan wajahnya ke pipi Taeyeon.
Chu~
Jessica mencium pipinya dengan lembut.
“Eh?”
“Itu yang biasanya dilakukan Umma pada Krystal, adik bayiku.”
Tiba-tiba terdengar klakson dari mobil penjemput Jessica.
“Ah, aku sudah dijemput. Aku pulang ya Ruan Ruan.”
Taeyeon hanya menatap kepergian Jessica dengan polosnya.

*~To Be Continued~*

A/N : Waktu nulis chapter ini malah jadi terkenang masa kecil. Saat main jungkat-jungkit huhuu +_+
Semoga cukup menghibur ceritanya 😀

Advertisements

Comments on: "Itsumademo Issho ni Itai (Chapter 2)" (66)

  1. claireen liem said:

    aku orang pertama
    .

  2. claireen liem said:

    waa jadi terkenang masa kecil ya
    ciee ciee teringat sapa hayo,, jadi penasaran *pura2_gk_tahu
    .
    aku waktu baca ini harus ulang lagi ke part pertama, spy gk lupa sama cerita awal

    • wktu main jungkat-jungkit sama keponakanku kok 😛
      sederhana kok chapter awal, gak gitu konflik, jd kurasa gak perlu smp baca ulang jg bisa inget dr baca percakapan di chapter ini

  3. kyril fadillah said:

    lucu pas moment ruan2 nolong sica
    gw kira anjingnya yg kabur waktu kena timpuk ga taunya malah si ruan2 yg ngacir

  4. Kemudian Jessica membangkang dan seharian itu dia hanya terus merenggut dan tidak mau berbicara apa-apa lagi. —> Ada mrasa yang aneh dngan kalimat ini? Yang bnar ‘merengut’, bukan ‘merenggut’. XD
    Kbanyakan mikir yadong sih. 😛
    Sudah stngah tahun tapi Sica baru knal Fany? -_-
    Itu FAny masih bisa snyum2 TaengSic baikan. Tapi tar gedenya pasti cmburuan. :p

  5. ciee sica yg dagh baikan ma taeng mana pake acara cium pipi segala lagi

  6. oah bocah yah mainnya gengsi & jual mahal xD ribet banget nih kayanya… 😀

  7. annyeong…

    Lah itu Jessica,kejadian nya udah terjadi setengah tahun yg lalu tapi masih tetep aja di inget dan marah sama ‘Ruan-Ruan’ -_-
    Tapi jadi berkah juga pas Taeng di gigit anjing waktu nolongin Jessica,dia jadi baikan lagi sama Jessica.

  8. Main jungkat jungkit emg seru tapi habis itu pantat jadi sakit ,
    udah setengah tahun masih aja inget ya sica ,

  9. gorjes spazer said:

    tsengsic mokent pas kcil…lucu…he…ppany orgx suka mngalah…ruan ruan…hehehe…wah sica imagex dr kcil emank ud icy y..hehe…lnjut y..

  10. Krystalized said:

    TaeNy sama JeTi moment-nya sekutil

  11. Waduh sweet nih masa kecil TaeNySic nya hoho xD

  12. hahaha. dasar bocah.
    suka senyum – senyum sendiri baca nih ff. padahal ini lagi sendirian di lab.
    moment taengsic nya lucu, ditunggu selanjutnya ya unnie. fighting!

  13. “̮ ƗƗɑƗƗɑƗƗɑ “̮ gara” dgigit anjing si ruan” jd baikan deh sm jesica,lucu ni taenysic

  14. Aaahh lucu banget sih mereka sica udah jutek ya dari kecil kan kasin taeyeon nya mau ngucapin ulang tahun tp malah di tepis sama sica aahh pany tuh lucu banget sih udah murah senyum baik lagi mau ngalah sama sica kkkyyaaa ga sabar pengen baca kelanjutan nya 😀

  15. sica masih kecil aja sok jual mahal apalagi kalo udah gedenya . . .

  16. ya ampun lucu banget ngebayangin ruan ruan waktu kecil. >,< bikin gemes aja.
    emang bener sih, anak kecil pasti kebanyakan pnya rasa cemburu tapi yah namanya jg anak kecil. Klo mereka suka psti blg suka, kalo nggk ya blg nggak.
    aduuh sica, bisa2nya ambik kesempataan nyium pipi ruan ruan. aihh lucunya

  17. Kapten Kaoru said:

    aku suka ruan ruan. hahahahaahhaha ~ penasaran tu kenapa dipanggil ruann2. baca sebelumnya de. duuh baca ini jadi mainset anak kecil heheh
    kakak ini macam auditor. sibuk di akhir2 tahun dan diawal tahun wkkkk 😀 kelanjutannya yes kakak 😀

  18. hjohnbossanova said:

    author emang pinter nih bikin cerita dari sdut pandang anak kecil…

    sumpah jadi kepikiran waktu kecil haha…

    semangat, semoga bisa rutin updatenya

  19. Kocak bnr pas baca di bagian taeng .Dik ejar anjing teriak” eh kena gigit juga hahahe

  20. jd ingat masa kecil lagi..
    jessica masih kecil udah tau sok jual mahal dan cemburu ya..
    dasar anak2 jaman skrng

    • ya tp msh lbh mending drpd terlalu cpt dewasa (kayak ntn porno contohnya) atau mainan smartphone
      disini mau bikin spt jaman 90’an
      jd gak ada smartphone wkwkwk 🙂

  21. ckcckckc jessi masih bocah dah jual mahal
    jeti napa eon,soalnyaff eonni yg jeti kan cumansatu yg two heart

  22. Hadoooh mereka ngegemesin banget si , gw gemesss banget bayangin mereka kecil nya begitu . Apalagi panggilan ruan2 jessica ke taeyeon imut bener . Tiffany jg lucu mau ngalah ama sica .

  23. Hahaha… Agak ane pas sica baru kenal dgn fany, padahal sekelas udah lama…
    Dan kyakny pas mereka besar bklan ad cinta segitiga…
    Kira kira panjang gak ni fanfict? Dan smpe pas mereka dewasa gak?

  24. Sica msh kecil udh maen cium” aj nih
    wkwk

  25. ini bakal menjadi cinta segitiga kalo mereka udah beranjak dewasa. kalo mereka udah gede, sy gak sanggup menonton drama mereka.

  26. aaaak Thor akhirnya balik!
    da lama ni, apa kabar? hahaha
    gua suka banget ma cerita niii ><
    imut banget mereka yg masi kecil gitu
    bakalan panjang ga nih ceritanya? smp chap ini blm kliatan ad konflik serius..
    chapter berikutnya sangat ditunggu ya Thor hehe
    thanks

  27. Duuh kecil² dah mæn cinta²’n sgla nih,,,
    jejes jg sok jual mahal,,,hedehh
    ruan ruan~ unyu bingit deh ><

  28. ini bau nau nya taengsic… huaaa masih kecil udah cium segala GAK BOLEH! /plak cuma miyoung yang boleh cium tae! *maksa* #gubrak

  29. beninsooyoungsters said:

    Wuaaaaah jadi senyam senyum sendiri nih gue bacanya, terlampau cute ceritanyaaaa :3

  30. pianpo said:

    duh suka bgd mon ama neh cerita, taengsic momentanya manisssssssss

  31. 제시카 said:

    Jessica kecil” udh sok jual mahal -_- Ruan Ruan sm jessica akhirnya baean juga 😀

  32. RappHwang said:

    Seems interested! Pls update soon, cant wait for next chapter 😉

  33. taetaelovers said:

    wow, ngebayangin taenysic masih kecil imut2 banget pastinya hihihihi
    ruan ruan…..

  34. cute ceritanya thor~ haha

  35. Padahal kemarin kaki Taeyeon digigitnya dan pulang-pulang dia menangis meraung-raung kepada kedua orang tuanya. Tapi berkat itu, semalaman Taeyeon jadi dimanja oleh sekeluarganya. Karena itu Taeyeon senang hari ini.

    ^ngakak banget baca scene yg ini 😛

  36. Mr.Silent Reader said:

    wih cinta segitiga nih hehehe…apakah akan semisterius Segitiga Permuda(?)…Jgn lama2 thor updatenya, Hwaiting ^^

  37. wuihh itu romantis loh.. taeng emang gentlegirl.. kapan taeng akan memanggil sica dengan sebutan mao mao? wah kalo itu terjadi pasti tippany akan cemburu nih.. hahaha.. di tggu next captnya ya thor.. Chu~ ^ala sica^

  38. Akhirnya ff yang gw tunggu2 keluar juga… senyum2 sendiri baca nih ff suka banget masa2 kecil mereka lucu .. taeng kuat yah jatuh di selokan gak nangis wkkk

  39. Freesoshione said:

    Taengsic moment ,, hhhe
    fany klo ska jgn diem aja nanti taetae nya diambil sica lohh 😀

  40. tashyarify said:

    aw cute banget >_< gw paling suka cerita yg kyk gini… so sweet… ntar gedenya, malah rebutan si taeng… pro kontra taenysic gk akan pernah berakhir dah :3

  41. Little Kim dee said:

    ciiee sica cium ruan ruan ciieee biar apa tuhhh???wkwk

  42. hennyhilda said:

    Lanjut chapt
    semangat author
    ganbatte

Comments from Sone

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: