~Thank you for your comments~

Two Hearts (Chapter 6)

Keesokan harinya, Seohyun lagi-lagi menggantikan Jessica untuk menulis catatan.
Maaf ya, Hyunnie… kalau begini rasanya aku jadi seperti mau menindasmu lagi seperti dulu…
Ah tidak kok Sica unnie, justru saya merasa senang. Karena saya merasa hidup. Terima kasih telah memberi saya kesempatan untuk merasakannya lagi.

**

“Brrrr, cuacanya makin dingin saja ya, Hyunnie.”
Ne.
“Aku ingin cepat-cepat pulang dan berkemul dalam selimut hangat. Lalu minum susu hangat. Ahh, pasti nyaman.”
“Jessie~!”
“Ckk, lagi-lagi gadis berisik itu…”
Sudah berhari-hari, Tiffany tidak bosan-bosannya selalu berusaha mendekati Jessica. Meskipun selalu mendapat tanggapan dingin.
“Aku jadi penasaran, boleh nggak aku ke rumahmu, Jessie? Kasih tahu alamatnya dong? Aku ingin melihat seperti apa rumahmu. Ya boleh ya?”
“Maaf, aku tidak punya waktu.”
“Kalau begitu gimana kalau besok?”
“Besok juga aku tidak bisa.”
“Ada acara ya? Lusa?”
“Tidak juga.”
“Kalau begitu hari berikutnya setelah lusa?”
Jessica mulai tidak tahan dengan semua ini.
“Kenapa kamu begitu ngotot?! Bukankah tiap kali sudah kubilang kalau aku sibuk?! Kamu lamban ya sampai-sampai tidak sadar kalau aku secara tidak langsung sudah menolakmu?!”
“Biar begitu aku tetap ingin ke rumahmu.”
“WHY?!”
“Karena aku ingin menjadi temanmu, Jes.”
“Nggak mungkin! Selama ini aku sudah sering bersikap tidak ramah kepadamu, jadi pasti ada maksud terselubung!”
“Sebenarnya memang iya sih, hehehe.”
“Tuh kan!!”
Tapi Tiffany malah membalas tatapan berang Jessica dengan senyuman.
“Karena aku menyukaimu.”
Apa? Batin Jessica.
“Wah, jadi keceplosan.” Tiffany memegang kedua pipinya yang memerah, mendadak jadi malu-malu sendiri. “Tapi aku memang berniat mengatakannya cepat atau lambat sih. Kalau begitu, itu adalah perasaanku yang sebenarnya.” Tiffany menarik nafas dalam-dalam dan meninggikan suaranya. “Jessica! Aku sungguh-sungguh menyukaimu! More than just a friend! Aku tunggu jawabannya ya!”
“Sudah hentikan, Tiffany! Aku tidak mau dengar hal seperti itu!” sergah Jessica kesal. Dada Jessica merasa teriris-iris ketika mengingat pada suatu ketika dulu Seohyun pernah membuatnya jatuh cinta padanya.
Tapi dibentak seperti itu, senyum Tiffany malah melebar.
“Akhirnya kamu menyebut namaku.”
Jessica merasa jantungnya berdebar di detik dia melihat senyum Tiffany. Dia segera membalikkan tubuhnya seolah takut Tiffany dapat membaca perasaannya.
“Selama seminggu ini kita berteman, kamu tidak pernah sekalipun menyebut namaku. Aku akan anggap itu sinyal baik.”
Bagaimana pendapat Sica unnie tentang Fany unnie?
Apa maksudmu Hyunnie?

Sungguh luar biasa Tiffany unnie… Kalau saya, saya tidak akan punya keberanian seperti itu, mungkin karena pengaruh lingkungan juga.
Bisa tidak kamu berhenti membicarakan ini, Hyunnie? Aku sedang pusing.
Kenapa Sica unnie berkesan seperti menolak Fany unnie? Rasanya sikap Sica unnie sangat ketus terhadap Tiffany unnie.
Tiffany… entah kenapa gadis itu pengaruhnya begitu kuat ke dalam hatiku.
Saya mengerti. Karena saya juga merasa Tiffany unnie punya aura yang sulit ditolak pada dirinya.
Sebab aku tidak mau… kalau keberadaannya sampai masuk ke dalam hatiku. Yang ada di dalam hatiku hanya cukup kamu seorang Hyunnie.
………………….

“Jessie, malam minggu jalan-jalan yuk? Supaya kita dapat saling mengenal lebih baik.”
Tiba-tiba Jessica memutar tubuhnya untuk menghadap Tiffany.
“Akui saja! Yang kamu sukai itu kepribadianku yang satunya! Bukan aku yang begini!”
“What?”
“Jangan pura-pura nggak tahu! Aku yakin kamu tahu apa yang kumaksud!”
Sica unnie…
“………………”
Nah kan benar apa kataku Hyunnie. Yang Tiffany suka itu kepribadianmu. Dia diam berarti memang benar.
“Kyaaaaaaaaa!!”
“Eh?”
“Jessieeeeee! Aku suka itu! Sisi galakmu sangat menarik! Ice glare yang kamu berikan padaku juga! Aku menyukai semua yang ada pada dirimu. Rasanya aku semakin cinta, kyaaaaa!!”
Jessica sama sekali tidak mengharapkan reaksi semacam ini.
O-orang aneh!
Ahaha, Tiffany unnie memang nyentrik. Tapi itu yang membuat orang-orang menyukainya kurasa. Sica unnie tidak tahu ya kalau Tiffany unnie cukup populer di sekolah ini?
Mwo?!

“Jadi kita mesti hang out bersama!”
“Tidak!”
“Jessie, please! Pikirkan sedikit perasaanku yang begitu mencintaimu!”
“A-aku tidak mau! Aku sudah punya seseorang yang sangat kucintai!”
“Siapa orang itu?” desak Tiffany penasaran.
“I-itu…” Jessica jadi bingung.
“Teman sekelas? Atau seangkatan? Kakak kelas? Adik kelas?”
“Mana mungkin! Aku baru seminggu disini tahu!”
“Tapi aku saja mungkin. Kalau begitu teman satu sekolahmu waktu di Korea?”
“Yang kucintai adalah… diriku sendiri!”
“Mwo?”
“Diriku! Kepribadianku yang satu lagi! Aku sangat mencintainya! Karena dia sangat baik dan setia! Dan akan selalu menyertai setiap langkahku! Tidak akan ada ruang untuk orang lain karena cinta kami berdenyut dalam detak jantung yang sama!”
Lalu Jessica meninggalkan Tiffany yang masih tertegun bengong.
Kenapa unnie berkata seperti itu? Sica unnie akan dianggap orang aneh…
Biar! Hanya ini satu-satunya cara supaya dia tidak akan lagi mencoba mendekatiku.

…………………..

**

Keesokan harinya saat jam istirahat.
“Tolong maafkan sikap saya kemarin.”
“Wah, bahasanya formal. Jadi sekarang lagi kepribadian yang satunya?”
“Ne, unnie bisa menganggap seperti itu kalau mau.”
“Hah? Ah! Aku tahu! ‘Unnie’ itu bahasa Korea yang artinya panggilan perempuan untuk perempuan yang lebih tua kan?! Hehe, aku belajar bahasa Korea sedikit-sedikit. Tapi rasanya aneh dipanggil unnie sama kamu karena kita seumuran. Eh, ngomong-ngomong boleh nanya nggak? Soal Jessica yang mencintai kepribadianmu itu serius?”
Seohyun menghela nafas. “Iya…”
“Ah, i see…”
“Unnie pasti sekarang menganggap Sica unnie aneh kan?”
“Aku tidak mau bilang aneh sih, tapi memang sedikit menggangguku…”
“Kurasa lebih baik saya menceritakannya supaya unnie dapat lebih mengerti sikap Sica unnie.”
“?”
Kemudian Seohyun menceritakan apa yang terjadi pada dirinya dan Jessica. Tiffany menyimak baik-baik dan mendengarkannya sampai selesai.
“Sulit dipercaya… Ja-jadi, rohmu bersatu dengan tubuh Jessica?”
“Benar, saya tidak mengarang semua ini. Yang saya ceritakan semua adalah kenyataan.”
Tapi tanpa menegaskan kalimat itu sebenarnya Seohyun sudah dapat merasakan bahwa sekarang Tiffany menatapnya dengan tatapan yang berbeda.
“Lalu sekarang apa yang sedang dilakukan Sica?”
“Sica unnie sedang tidur dalam tubuh ini.”
“Apa tidak apa-apa kamu menceritakannya? Ini rahasia kan?”
“Karena saya ingin Tiffany unnie dapat lebih memahami Sica unnie.”
“Terima kasih, sekarang aku sudah lebih mengerti.”
“Apa setelah mengetahui semua ini perasaan Fany unnie terhadap Sica unnie masih tetap sama?”
“Ya tentu saja!”
“Juga meski ada saya di dalam tubuhnya?”
“Aku menyukai kalian tanpa terkecuali.”
“Syukurlah kalau begitu. Maaf kalau pertukaran kepribadian kami membuatmu bingung, Fany unnie.”
“Tidak masalah. Bukankah mencintai seseorang itu harus bisa menerima segala kelebihan dan kekurangannya?” Tiffany mengedipkan mata.
Sekarang Seohyun makin yakin bahwa Tiffany lah orangnya. Yang pantas mendampingi Jessica kalau dia sudah tidak bisa berada di sisinya lagi.
“Sepertinya Sica unnie sudah bangun.”
Di detik berikutnya, tubuhnya kembali diambil alih oleh Jessica.
“Hei Jessie, aku sudah mendengar semuanya dari Seohyun. Katanya dalam tubuhmu ada roh kalian berdua,” kata Tiffany tetap tampil ceria seperti biasa. Seolah rahasia mengagetkan barusan bukan apa-apa.
“M-mwo?!”
Kenapa kamu seenaknya menceritakannya Hyunnie?!
Mianhae, saya rasa ini yang terbaik.

Terbaik kepalamu!
Mi-mianhae…
“Sebenarnya aku paling takut sama hantu sih. Tapi kalian sama sekali tidak menyeramkan dan malah unik. Aku jadi makin-”
Jessica mengerang frustasi. Lalu beranjak dari sana.
Tapi baru beberapa meter menjauh dari sana Jessica mendengar seruan Tiffany.
“Jessie, ayo kita kencan!”
Jessica berusaha tidak mau mempedulikannya.
“Jessie, I’ll be waiting for you in Fisherman’s Wharf Sign at five!”
Tidak, aku tidak mendengar, batin Jessica.
“Aku akan tetap menunggu walau kamu tidak datang! Jadi kamu harus datang ya! Kalau kamu tidak datang sampai pagi, orang-orang akan menemukan jasadku sudah membeku di sana!”

**

Kata-kata itu meninggalkan kesan yang membuat hati Jessica seharian itu merasa tidak tenang. Hanya Seohyun yang dapat mengerti keresahannya.
Sica unnie memikirkan Tiffany unnie?
Si-siapa bilang aku memikirkannya? Aku tidak suka gadis berisik itu! Sudah seminggu ini dia terus saja menggangguku. Biar saja kalau dia mau menunggu seharian di sana, memangnya aku peduli!
Tapi bagaimana kalau Tiffany unnie serius dengan kata-katanya?
Hah! Ngancam!
Tapi Sica unnie mengkhawatirkannya kan? Dari tadi unnie terus berjalan mondar-mandir dalam kamar dan tidak bisa duduk tenang.
!

Jessica menggigit bibirnya. Walau mulutnya menyangkal tapi hatinya tidak.
Bagaimana kalau Sica unnie temui saja?
Tapi aku kan tidak pernah mengiyakan ajakan kencannya!

Jam sembilan malam.

Sudah empat jam…
Mana mungkin dia masih menunggu kan? Memangnya dia sebodoh itu mau menunggu di cuaca sedingin ini? Ramalan cuaca bilang hari ini suhunya bisa mencapat minus satu derajat celcius.

Kemudian terdengar suara hujan dari dalam kamar.
Nah, diluar juga hujan.

Satu jam kemudian.

Unnie masih memikirkannya…
Aggghhhh! Bisa tidak tidak menyebutkan nama gadis itu dalam kepalaku, Hyunnie?!
Saya tidak menyebut namanya…
Sudah jam sepuluh malam, aku mau tidur!
Tapi hatimu tidak tenang unnie. Walau kamu tidak mengatakannya, saya dapat merasakannya.
…………………
Bagaimana kalau Sica unnie temui sebentar saja?
Jam segini?! Sopirku bahkan sudah tidur!
Karena Sica unnie tidak punya nomornya kan? Kita tidak akan bisa tahu apa Tiffany unnie masih disana atau sudah pulang.
Huh… mana mungkin.
Tapi saya khawatir…
Agghhh, baiklah baiklah! Kita jalan-jalan kesana sebentar!

**

Jessica naik taksi menuju ke Fisherman’s Wharf. Lima belas menit kemudian dia sudah sampai. Di sana jumlah manusianya sudah lebih sedikit.
Jantung Jessica tersengat ketika dari kejauhan dia mengenali bayangan gadis yang tengah menggigil kedinginan di dekat tanda Fisherman’s Wharf. Baju yang dikenakannya juga tidak tebal untuk cuaca dingin seperti ini.
Ketika melihat Jessica berdiri tak jauh dari tempatnya berdiri, Tiffany berjalan limbung ke arahnya dan kemudian memeluknya. Jessica kaget sekali ketika merasakan betapa dinginnya kulit gadis itu. Dan bukan hanya Jessica yang kaget.
Sica unnie! Mungkin Fany unnie sudah menderita hipotermia!
Mwo?!
Kalau dibiarkan Fany unnie bisa mati!

Tiffany tidak berkata apa-apa. Bibirnya yang sudah membiru menggeletar kedinginan. Dia bergumam sendiri. Tapi kata-kata yang keluar dari mulutnya tidak jelas lagi. Jessica sekarang menopang berat tubuhnya.
Hyunnie! Tolong! Aku tidak tahu apa yang harus dilakukan!
Unnie cepat pinjamkan tubuhmu pada saya!

Tanpa membuang waktu lagi, Seohyun yang sekarang mengambil alih tubuh Jessica menggendong tubuh Tiffany. Menghentikan taksi, dan membawanya ke hotel terdekat.
“Anda perlu dokter?” tanya resepsionis hotel itu ketika melihat keadaan Tiffany di punggungnya.
Seohyun bukan dokter, tapi dia tahu apa yang harus dilakukan. Dan dia tahu benar dia harus bergerak cepat. Karena suhu tubuh Tiffany sudah turun sekali. Bukan hanya tangan dan kakinya yang kedinginan, tapi sekujur tubuhnya. Dadanya, perutnya, punggungnya.
“Ya, segera! Dan tolong sediakan minuman panas juga!”
Seohyun membawa Tiffany dalam gendongannya ke kamar hotel. Mengisi bak mandi dengan air hangat. Menghangatkan temperatur kamar secepat-cepatnya. Lalu Seohyun melucuti pakaian Tiffany yang basah dan merendam tubuhnya dalam air hangat. Diangkatnya tangan dan kakinya agar lebih tinggi dari tubuhnya. Lalu dia berlutut di sisi bak mandi.
“Tiffany unnie…”
Ditenangkannya Tiffany yang mulai panik ketika merasa kaki-tangannya tidak terasa lagi. Dibelai-belainya pipi Tiffany dengan penuh kasih sayang. Ketika melihat cara Jessica memandangnya, Tiffany langsung menyadari bahwa yang berada dalam tubuh Jessica saat ini adalah Seohyun.
“Tenanglah, semua akan baik-baik saja. Ada saya di sini, di sampingmu. Saya akan menolong unnie.”
Ketika Seohyun menggendong Tiffany keluar dari kamar mandi, dia melihat dokter sudah menunggu di samping tempat tidur. Kemudian dia membiarkan dokter yang menangani Tiffany selanjutnya.
Tiffany akan baik-baik saja kan, Hyunnie…?
Ne, tenanglah unnie, sekarang ada dokter yang menanganinya.
Syukurlah… kita masih sempat…
Ya untunglah…
Untung ada kamu juga Hyunnie… kamu bisa diandalkan, sedangkan aku tidak bisa berpikir jernih dan malah panik.

**

Suhu tubuh Tiffany sudah kembali normal. Umurnya yang masih muda dan kondisi fisiknya yang baik membuat pemulihan tubuhnya berlangsung cepat.
Tiffany melihat wajah Jessica bersimbah air mata.
“Jessie…”
“Dasar! Belum pernah aku ketemu orang yang merepotkan seperti kamu!”
“Dasar!”
Buk
“Dasar!”
Buk
“Sakit, Jessie…”
Sica unnie, Tiffany unnie baru saja pulih, jangan pukuli dia.
“Habis sudah sifatnya seenaknya, masih bikin orang khawatir pula!”
“Sorry…”
“Huh! Kamu benar-benar menyebalkan!”
“Sorry…”
Tiffany memeluk tubuhnya.
“Tapi aku senang kamu mengkhawatirkanku, Jessie…”
Bagi Tiffany penantian berjam-jam di bawah suhu dingin itu semuanya terbayar setelah bisa meraih Jessica ke dalam pelukannya.
“I love you.”
Nafas Jessica tertahan ketika mendengar bisikan lembut di telinganya. Jantungnya berdebar kencang.
Hyunnie… aku…
Saya mengerti kok Sica unnie.

Jessica mengangkat tangannya ke punggung Tiffany dengan hati-hati. “I-I love you too, Tiffany…”
Setelah cukup lama, mereka baru melepaskan pelukan mereka. Tiffany tersenyum bahagia. Dan dari tatapan Tiffany, Jessica dapat merasakan cinta yang begitu besar diarahkan padanya.
Tiffany menggenggam kedua tangannya dengan mesra.
“Will you be my girlfriend, Jessica?”
Jessica merasa matanya menjadi panas. Lalu dia mengangguk. “Yes…”
Seohyun sangat bahagia melihat keduanya bersatu.

*~To Be Continued~*

Advertisements

Comments on: "Two Hearts (Chapter 6)" (64)

  1. Fany brani bangt confess kayak bgitu.
    Hyunnie juga nih pakai crita2 sgala k Sica.
    BTW di sini Fany manggilnya Jessie yah?

  2. hwaaaaa hyunnie seremnya. kalo aku jadi fanny udah ngerasa aneh tuh gegara bisa ngomong sm hyunnie. hyunnie keren bisa ngerti kondisi, itu cemburu gak ya jessie pacaran sama fanny? eeerrr *nyiapin benang di pohon cabe*

  3. akhirnya luluh juga tapi apa hyunie ga papa yah 😦

  4. fany tuh pantang nyerah y…. udh d bentak sma sica msi aja maju di medan perang…. walaupn menang…

  5. Yulsicbaby said:

    Wew JeTi jadian :3
    asek asek :3
    tapi kasian juga hyunie ._.
    Smoga langgeng buat jeti :3

  6. dwi annisa said:

    ayeeeeeyyyy JETII Bersatuuu yuhuuuu 😀

    NEXT NEXT UNNIEEE

  7. Akhirnya jeti official juga
    Tapi gimana ma hyuni yach?

  8. Gaega93 said:

    Fany keras kepala banget .
    Yakin itu seo relain sica buat fany ?

  9. Eciye, akhirnya jeti jadian juga.
    Itu beneran yang bilang ‘I Love You too, Tiffany’ jessica kan, bukan seo?
    Huff. Tiffany pantang nyerah yaa, aaahh, sweet banget. Terus nanti hyunnie gimana, unnie? Apa dia bakalan pergi dari tubuhnya jessica? Atau tetap menetap?
    Kalo tetap menetap Tiffany macarin 2 ‘jiwa’ yaa. Hehe ^_^V

  10. fany frontal bgt nih.. Tp pd akhrny jeti jadian nih. Hyunnie kpn dan gmana kluarnya?

  11. wahhh….jeti udah jadian ^_^

  12. icepearl_choding said:

    akhir.a fany bisa ngeluluhin sica jga dan berkat bantuan hyunnie jga pasti.a…

  13. eh eh eh jadi complicated nih hubungan jeti ama soesic kayam simbiosis mutualisme

  14. jidat ber-abs said:

    Yes akhirnya jeti!! Hahaha 😀 senangnya

    tp kok secepat itu? Mana ‘tembok besar cina’ yg dibangun jessica? Roboh gitu aja gara-gara sikap keras kepalanya tippany?? -..-

    Udah deh, gue mau ngelanjutin taeng’s new bangs euphoria dulu :p

  15. Kasian fany ,, sica sih egois ,, huffttt

    Cieeee JeTi jadiann ,,
    trus gmna perasaan hyunie pada jessie ??

  16. kwon jess said:

    wohhh jeti pacarannn….. lanjut thor

    akirnya kesampaian jg keinginan hyunnie mncari pengganti nya

  17. 제시카 said:

    Yeyyyyyyy.. JeTi bersatu xD
    Kasian tiffany amp kedinginan gitu,tapi penantian tiffany ga sia” deh xD di tunggu part selanjutnya ^^ FIGHTING!!!!

  18. Yoonyul_coy said:

    Asoyy jeti jadian … :-D,

  19. Desi si locksmith said:

    Hua….hua….hua….
    T T
    un kmana aja sih..kngen berat tau..tiap hari ngunjungin ni wp brharap ada postingan trbaru..
    Akhirnya ada juga…
    JETi…JETI…..
    Aq galau..aq galau… Pilih jeti atau seosic..
    Aq galau…
    #ala melinda
    u,u
    gimana ama nasib seo,walapun scara logika ga mgkn roh ama manusia bisa brsatu..
    Tp sgitu cpatkah sica memutar balikkan prasaan nya??..
    #bahasa apa ini
    hwaitaeny eitss salah… hwaiting un..
    DAE to the BAK

    • haha mana mgkin aku bisa update tiap hari, jd jangan terus berharap updatean (pdhal terakhir update jg blm selama itu) karena author jg punya kesibukan
      thanks udh baca

  20. TaengSicababy said:

    Wahhh ending nya Jeti nih..
    🙂
    tp apa seo gk cmburu yah liat nya.. Jng2 pas sica udh cinta ma fanny.. Seo mnghilng..

  21. Hyunie jjang
    wah jeti udah rermi nie
    apa hyunie akan baik2 aja
    ok Di tungu next chap a Thor cayo

  22. yoonadicttttt said:

    yey jeti jadian, ga sia sia perjuangan tifany.

  23. yoonadicttttt said:

    yey jeti jadian, ga sia sia perjuangan tifany..

  24. hana mutia said:

    ahhhh jeti jdiannn….
    sica luluh jg sma panny yg bawel ahahaha
    seo cemburukah nntiny?
    d tnggu next chapny thor 🙂

  25. Emg ppany thu udah suka ju2r dri sana.ny kali ea?

  26. soojung said:

    Yeyeyeyeyeyey jeti bersatuuuuuu
    Tp bagaimana dengan seoh ??? U,u sedih nih jadinya

  27. Kim eveel said:

    Kyaaaaaa benarkah jei jadiaann??apa sica trpaksaa???
    Ahhh ga sabaarr….hyunie gmn???

  28. Aaahhh jeti jadiann aww. Seohyun gimanatuh ?

  29. Kayanya nih fany bertingkah dan polos .
    Yeah akhirnya jeti bersatu .

  30. Shin Young said:

    Ahhhh jetiiii pairing favorite w!!

    Niatnya pengen berhenti dulu baca ff,ehh malah gx jadi gegara ff jeti,gx nahan(?) sih XD

    Hyunnie mangnya gx cemburu yah?

  31. hebat tiffany gak nyerah ngejar sica. selamat jeti.

  32. dirgaYul said:

    Iiiiiiihhh… Aaaaahhh tw2 sdh klewatn 1 hr huhuuuu… Skit mta n htiq mlihat sdh byk reader. But it’s oke deh.. Yg ptig sdh nongol lg.. Utg g kluar jrwat#beehh lebeeee..!! Skurlh akhiry JeTi.. It’s sweet moment… Jjur lho!! Stiap jm n hr ngcek k sni trs.. Dn pnantiany tdk mngcwakn cz critay bgus.. Gomawo. Hwating!!

  33. nuriiiin said:

    the best –> “Terbaik kepalamu!” lol *abaikan*

    tiffany bner2 unik di sini hahaha dan seohyun jg oke bgt.. ini unik bner pairingnya hehe

  34. tantysone said:

    Hahaha gue ngakak gila pas sica bilang “terbaik kepalamu !! ” wkwk kocak sica..
    Coba aja yg jdi fany disini teyon, blom prnah gue nemuin cast teyon yg kaya gini..
    Dua jempol dah buat hyunnie.. ^^

    • wah berarti Teyon ngebet bgt dong XD rasanya aneh nanti
      pdhal tadinya jg ada mikir mau cast-nya Teyon lho, tp akhirnya Tiffany aja karena lbh cocok

  35. wkwkwkkwkwkw.. “terbaik kepalamu!” epic bgt itu lol XD XD

    pani nyampe segitunya ye.. demi nunggu perasaan sica.
    untung sica beles perasaan nya 🙂
    seo juga kayanya ikhlas bgt..
    ditunggu lanjutan nya ^^

  36. jessie cepet amat nerima ppani, cepet amat meleleh icenya sica 😀

  37. yee… jeti akhirnya jadian!
    ampuunn deh jessica galak bener ama hyunnie.. pake nyangkut-nyangkut kepala. hahaha
    dan fany.. wuhh.. bodoh dan keras kepala emang beda tipis. tapi akhirnya ujung-ujungnya dapet jessica juga.
    ditunggu ya un chap selanjutnya!

  38. claireen tjan liem said:

    hi monic eonni
    akhirnya update juga, sampe lumutan aku nunggunya,, penantianku nunggu lanjutan FF ini seperti penantian taeyeon yg menunggu kedatangan Tiffany di FF Gidarida , ahahahahaha
    .
    wah FF Jeti,
    sepertinya eonni baru kedua kali ini ya bikin FF JEti, setelah dulu FF Petting Taenysic-jeti,,
    .
    ayo eonni bikin FF yg genre nya Sad, cast: Taeyeon-Sica
    yg jalan ceritanya taeyeon-sica menjalin hubungan sejak lama, namun tiba2 taeyeon merasa suka/cinta sama rekan kerjanya yg baru tidak lain adalah jessica
    .
    lalu pada akhirnya tiffany sadar kl taeyeon selingkuh, lalu tiffany merelakan/meikhlaskan teyeon untuk bersama jessica, namun saat mereka(taengsic) akan menikah, tiba2 jessica meninggal karena kecelakaan dan akhirnya taeyeon harus kehilangan sica, lalu pada akhirnya taeyeon baru sadar kl selama ini adalah tiffany sebagai cinta sejatinya, lalu mereka (taeny) menikah, dan saat yg tidak terduga, ternyata taeyeon menderita penyakit kronis, sehingga ketika saat pernikahan taeny, taeyeon meninggal.
    .
    maaf eonni jd aku yg atur jalan ceritanya, hehehehe
    ayo eonni q yg cantik, yg cute, bikinin FF dgn jalan cerita spt tadi, jebal,, sbg kado ulang tahun aku
    .
    .
    gomawo
    claireen imnida

    • berarti penantiannya memakan wktu 7 tahun dong 😛
      busyet, dan pada mati pula
      haha aku mah buatnya yg sesuai di hatiku gitu, jadi maaf sepertinya tdk bisa
      lagipula masih pada ngutang ff

      memangnya kapan hari ultahmu?

      • claireen tjan liem said:

        masih di bulan ini,,
        ayo eonni, bikin FF genre taengsic yg sad ending ,aku suka banget liat biasku patah hati, ahahahahaha
        .
        eonni jebal, sbg kado ultah aku yg ke 20 #pasangaegyo
        .
        eonni liat film drama yg sedih2 aja, maybe kepikiran bikin FF Sad cast:Taengsic
        .
        eonni kapan aku bisa add FB monic eonni?

      • aih, pakai rahasia tanggalnya segala 😛
        haha seneng bgt liat mereka patah hati 😛
        makanya sms aku :3 nanti kukasih tahu soalnya aku memang gak bisa kasih tahu disini

  39. Prsaan sica ma hyunnie gmna donk ??
    Trus apakah hyunnie baik2 aja ngeliat Jeti ??
    Fiuhh keren bgt ma fany d sni ..
    Semangatt bgt dya …

  40. agustina_huang said:

    Fany dibuat bngung jg oleh 2 kpribadian sica, tp untung fany bs paham n nrima smua sisi sica stlh dijlasin hyunnie…
    Skrg jeti dah slg ngungkapin prasaan,ikut seneng jg…hehe

  41. Aduhhhh gue ketinggalan kalo ada satu lagi fict jeti bhs indo pula, wah mending gue baca fict mai aja deh daripada ke sasar n gak ngerti bhsa asing *maklumcumabacaberdasarkandialog*

  42. keren…thor!!!!!!!!!

  43. akhirnya penantian Fany unnie tidak sia sia terbayar sudah deh..
    akhir nya Sica unnie mau buka hati bwt Fany unnie

  44. bee my gg said:

    Ad firasat buruk sepertinyah..
    Jd nya sama sapa y ini sbnrnya?
    Lanjut bc ah,.

  45. jadi jeti deh
    ko hyunni ga cemburu liat sica sama fanny

  46. itu si jessie beneran bales cintanya fany ya?! hyunnie gak cemburu ya? gue suka karakternya hyunnie disini.. jadi kayak penyelamat gitu.. daebak!!

    • Yah Hyunnie merelakan karena sdh tak punya raga, hanya numpang di tubuh Sica. Lagipula Hyunnie jg suka Fany

Comments from Sone

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: