~Thank you for your comments~

Two Hearts (Chapter 4)

Keduanya sudah sama-sama tak memakai pakaian di atas ranjang Jessica.
“Hyunnie, apakah kamu yakin? Kalau sekarang masih belum terlambat untuk berubah pikiran. Unnie tidak akan memaksamu…”
“Sica unnie, keputusan saya sudah bulat.”
“Hyunnie………”
“Lakukanlah Sica unnie. Mari kita buat kenangan indah ini bersama.”
Perasaan Jessica semakin tidak menentu memikirkan semua ini akan menjadi yang pertama sekaligus terakhir kalinya untuk mereka berdua.

Tapi bila memang hanya dengan ini kita bisa bersatu…
Bolehkah kami saling memiliki seutuhnya untuk malam ini?
Cinta Jessica kepada SeoHyun semakin tak terbendung. Rasa ingin memilikinya saat ini begitu besar. Walaupun gugup, tapi tak bisa dipungkiri kalau tubuhnya sangat menginginkan SeoHyun, bagaikan dahaga yang meminta untuk dipuaskan.
Perlahan tangannya bergerak membelai pipi SeoHyun, membiarkan jari-jari tangannya mengingat lekuk-lekuk paras SeoHyun, yeoja yang telah membuatnya mengenal arti cinta yang sesungguhnya. Kemudian jari tangannya berhenti di bibir SeoHyun, lalu perlahan dikecupnya lembut. Kecupan ini mengingatkan kembali Jessica pada momen di perpustakaan saat itu, saat dimana cintanya pada SeoHyun baru mulai bertunas. Kecupan itu kini telah berubah menjadi ciuman. Ciuman yang dalam dan menjiwai. Di sela-sela ciumannya, Jessica membaringkan dengan lembut tubuh SeoHyun ke atas ranjang. Kini posisi Jessica berada di atasnya, menindih lembut tubuh SeoHyun.
Mata SeoHyun yang sayu balas menatapnya. Jessica sudah tak bisa menahannya lagi. Dikecupnya seluruh bagian tubuh SeoHyun sambil sesekali menjilati, mengemut, dan menggigit kecil setiap bagiannya, membuat SeoHyun mengeluarkan desahan-desahan tertahan. Bahkan tangannya pun mulai ‘bermain’ dan ikut ambil bagian dalam permainan ini.
SeoHyun sendiri tidak menunjukkan tanda-tanda penolakan. Yang ada justru SeoHyun yang mulai terangsang dan ikut menikmati segala perlakuan Jessica atas tubuhnya. Matanya terpejam menghayati kenikmatan ini.
“Hmm……. Aghhh… Sica unnie….. saya juga ingin menyentuh tubuh….uhhhh….. Sica unnie.” Mohon SeoHyun di tengah-tengah desahannya.
Tanpa membuka suara, Jessica meraih sebelah tangan SeoHyun dan menuntunnya menelusuri dada dan seluruh lekuk tubuhnya. Membuat Jessica ikut mendesah dan mengerang dengan belaian kehangatan dari setiap sentuhan SeoHyun pada kulitnya. Gesekan kulit di antara mereka berdua menimbulkan sensasi yang dahsyat.
Sampai di satu titik gairah keduanya tak tertahankan lagi. Seperti ada dorongan dalam diri yang menginginkan lebih, menginginkan tubuh keduanya bersatu dalam harmoni kasih yang indah. Jessica menghentikan cumbuannya.
“Ada apa unnie?” tanya SeoHyun kebingungan membuka matanya yang tadi terpejam.
“Hyunnie, bolehkah aku menyentuhmu di bawah sana?”
SeoHyun hanya mengangguk pelan dan kembali memejamkan matanya. Setelah mendapatkan persetujuan dari SeoHyun, Jessica mulai memposisikan tubuhnya turun ke bagian bawah tubuh SeoHyun dan mulai memainkan lidah dan jarinya di sana, membuat SeoHyun bergidik dan memekik tertahan. Dirasakannya milik SeoHyun sudah semakin basah. Tiba-tiba kedua kaki SeoHyun menghimpit kepala Jessica yang masih berada di tengah pahanya, pertanda ia telah mencapai klimaks. Tubuh SeoHyun lemas tak berdaya setelah mencapai orgasme pertama kali dalam hidupnya. Setelah beristirahat sebentar, SeoHyun mulai menemukan kesadarannya kembali.
“Unnie…. hah hah…. Saya juga ingin mencobanya. Saya ingin Sica unnie juga merasakan kebahagiaan yang kurasakan.”
“Hyunnie… ayo kita lakukan bersama.”
Jessica membalik posisinya hingga menghadap milik SeoHyun. Begitu pula sebaliknya. Sekarang keduanya saling menyentuh dan bermain di area pribadi pasangannya. Bersama-sama mereka merasakan kehangatan dan ‘setruman’ yang merambah sekujur tubuh mereka hingga menembus sampai seluruh sumsum tulang.
“Sica unnie… ughhh… aku.. hahh… sebentar lagi.”
Lutut Jessica semakin bergetar, hampir tidak sanggup menyangga tubuhnya dari menahan kenikmatan itu.
“A… Aku juga Hyunnie. Hahh…hahh… Ayo kita keluarkan bersama saja.”
Dalam satu kali sentakan, keduanya mencapai klimaks pada waktu yang bersamaan. Keringat bercucuran, napas keduanya tersengal-sengal, dan tubuh mereka terasa lemas tak bertenaga. Jessica menelungkup di sebelah Seohyun. Untuk beberapa lama, tidak ada yang berbicara. Hanya terdengar helaan napas berat tak beraturan yang memenuhi ruangan tersebut, hingga Jessica yang mulai membuka percakapan.
“Apakah kamu menyesal, Hyunnie…?” suara Jessica terdengar seperti berbisik.
“Tidak. Dan tidak akan pernah, Sica unnie,” jawab SeoHyun mantap. Matanya masih menatap langit-langit kamar.
“Terima kasih Hyunnie, terima kasih karena telah menerima diriku seutuhnya…” bisik Jessica lirih. Bulir-bulir air mata mulai terbentuk dari bola mata Jessica dan mengalir pelan membasahi wajah cantiknya. Tangannya meremas seprai kuat-kuat.
SeoHyun bangun dan melihat Jessica yang sedang berusaha menahan isak tangisnya.
“Unnie…”
Seohyun merangkak ke atas tubuh Jessica. Memberi belaian lembut pada punggungnya sebelum mengecupnya. Jessica tidak membalikkan tubuhnya. Dia terus menangis seperti itu. Sentuhan lembut Seohyun malah memicu air matanya mengalir semakin deras.
“Hiks… Hyunnie…” Jessica menggigit bibirnya untuk meredam tangisnya.
Sambil mencium rambut Jessica. Jemari Seohyun menyeka air mata yang mengalir di pipi Jessica.

Malam ini tubuh kami telah bersatu dalam kenikmatan dan kehangatan. Malam ini, kami benar-benar telah saling memiliki satu sama lain.

**

Paginya, keduanya sudah berpakaian lengkap. Dan kemudian siap menjalankan ritual kebersamaan mereka yang terakhir. Mereka duduk saling berhadapan di atas kasur.
“Siap Hyunnie? Aku akan mengiris tanganmu sekarang.”
“Ne, unnie.”
Jessica yang mengusulkan mereka bergantian, karena dia tidak akan pernah sanggup menyayat nadinya sendiri.
Seohyun memejamkan matanya rapat-rapat saat melihat Jessica membawa silet itu ke urat nadi di tangan kirinya.
Saat melakukannya, Jessica juga memaksakan dirinya dengan berpikir semua akan berakhir.
Sret!
Ketika dia membuka matanya kembali. Sebuah garis merah telah terbentuk di atas pergelangan tangannya. Perlahan-lahan darah yang keluar semakin banyak.
“Ajaibnya saya tidak merasa sesakit itu unnie…”
“Jinjja?”
“Ne…”
“Sekarang cepatlah lakukan padaku selagi kamu masih sanggup.”
Jessica memberikan silet yang sedikit ternoda darah itu ke tangan Seohyun. Lalu membuat tangan kanan yang menghadap ke atas. Seohyun membawanya ke atas nadinya.
“Siap unnie?”
“Ja-jangan lama-lama Hyunnie…” kata Jessica dengan perasaan takut bercampur geli. Dia tidak sanggup melihatnya. Tangan kirinya meremas seprai kuat-kuat.
Sret
Jessica meringis ketika nadinya tersayat. Matanya kembali berair.
“Aaahhh…! Katamu tidak sakit Hyunnie…!”
“Mianhae Sica unnie… supaya kupikir itu bisa sedikit menenangkan unnie.”
Seohyun mulai merasa pusing. Kemudian dia membaringkan tubuhnya di atas kasur.
Jessica pun berbaring di sebelahnya dan menjalin tangan mereka berdua yang mengeluarkan darah. Darah mereka menyatu, membentuk noda warna merah di atas kasur. Dalam keheningan yang menyiksa seperti itu, mereka hanya bisa mendengarkan suara nafas satu sama lain.
“Ahh… jadi seperti ini ya rasanya mati…?” kata Jessica, matanya memandang sayu langit-langit kamarnya.
“…………….”
“Dengan begini selamanya kita akan bersatu… di alam sana…”
“…………….”
“Aku mencintaimu…”
Kemudian kegelapan pekat menyelimuti mereka berdua.

**

Berita tentang keduanya yang melakukan bunuh diri bersama tersebar sampai ke sekolah. Appa Jessica geram sekali ketika baru mengetahui alasannya adalah karena Jessica ditindas di sekolahnya. Kemudian berhenti menjadi donatur pada sekolah itu dan sudah mendaftarkan sekolah baru Jessica di Amerika. Baginya memindahkan sekolah Jessica adalah yang terbaik. Selain itu Appanya juga tidak khawatir karena sudah mempunyai rumah disana.
………………………………………
Disinilah Jessica saat ini. Di dalam kamar tidurnya. Duduk tepat di tempat mereka bermaksud mengakhiri segalanya. Juga tempat dimana mereka membuat kenangan yang sangat indah malam itu. Tentu saja kasurnya sudah diganti. Bukan lagi kasur bernoda darah mereka berdua.
Dengan perban yang masih membalut pergelangan tangan kanannya. Dengan tanpa Seohyun di sisinya lagi. Dan potongan hati yang hancur. Air mata mengalir tanpa bersuara di pipinya.
Seohyun sudah pergi… ke tempat yang tidak akan pernah bisa dijangkaunya untuk selamanya.
Akhirnya hanya Seohyun yang pergi.
Kenapa aku malah selamat…?
Hanya pertanyaan itu yang terus menghantui benak Jessica sejak dia memperoleh kesadarannya kembali.
Sejak itu Jessica terus membisu. Tatapannya kosong. Appanya sudah membawa Jessica ke psikiater, tapi keadaannya tidak juga membaik. Kebanyakan Jessica hanya memberi tatapan kosong pada psikiater itu. Tidak menggeleng ataupun menjawab.
Kemudian Appanya membawa Jessica ke Amerika dengan harap perubahan suasana dapat mengobati hatinya yang terluka.
Tapi saat sudah sampai disana pun Jessica masih hanya mengurung dirinya, padahal sekolah sudah dimulai. Sia-sia Appanya membujuk Jessica keluar dari kamarnya. Yang Jessica kerjakan seharian hanya melamun. Memikirkan orang yang dicintainya.
……………………………………
……………………………………
Seseorang yang selalu mengawasinya di belakang. Juga seseorang yang sangat mencintainya, merasa sangat miris melihat keadaan Jessica yang seperti ini. Kemudian dia bertekad memperbaharui hidup Jessica. Karena kesedihan Jessica sebagian merupakan tanggung jawabnya.
Jessica terbangun setelah tubuhnya tertidur semalaman. Kemudian dia berjalan mengambil seragam sekolahnya di lemarinya dan masuk ke kamar mandi untuk mandi. Di dalam dia membasuh seluruh tubuhnya hingga benar-benar bersih. Setelah memakai baju, dia berjalan ke depan cermin dan merias diri secukupnya. Supaya penampilannya tidak berantakan. Lalu terakhir dia membawa buku-buku yang diperlukan dalam tasnya. Kemudian keluar dari kamarnya.
Appanya kaget sekali ketika menemukan Jessica sudah di meja makan dalam keadaan rapi dan juga sudah menyelesaikan makan paginya. Sudah satu minggu ini memang Jessica terus mengurung diri di kamarnya. Makan juga sangat minim sehingga tubuhnya menjadi lebih kurus.
“Appa, saya berangkat ke sekolah.”
Appanya merasa sangat terharu. Akhirnya putri satu-satunya itu mau move on juga setelah mengalami pengalaman pahit yang tidak bisa Appanya bayangkan.
“Ya.”
Yang lebih mengejutkan, Jessica juga meraih tangannya dan mencium punggung tangannya seperti seorang putri yang sopan. Sejak kapan dia jadi seperti ini?
“Kamu tidak apa-apa kan?” tanya Appanya khawatir.
“Tentu saja, Appa. Mianhae, saya sudah membuat Appa khawatir.”
Kemudian Jessica keluar lewat ke gerbang depan. Disana sopirnya telah menanti di depan mobil dan langsung membukakannya ketika Jessica muncul.
“Kamsahamnida,” katanya begitu sudah sampai di depan pintu mobil.
Sopirnya menjadi heran. Jessica yang biasanya begitu angkuh bahkan untuk sekedar mengucapkan terima kasih untuk hal yang sepele. Dengan bahasa yang sopan pula. Kesambet apa dia? Apa pengalaman itu begitu pahitnya sampai bisa mengubah kepribadiannya sampai seperti ini? Pikir sopirnya bersimpati.
Jessica duduk dengan tenang dan menunggu dengan sabar selama perjalanan hingga sampai di sekolah.

Jessica berdiri di depan gerbang, menatap sekolah barunya.
Tangannya meremas erat tas selempangnya. Dia sudah bertekad untuk memperbaiki semuanya. Maka dia berjalan dengan dada tegap dan kepala tidak ditundukkan ke bawah menuju kelasnya.
Saat guru sedang memperkenalkan dirinya di depan kelas. Jessica juga bersikap biasa dan santun. Guru juga tidak terlalu mempermasalahkan dirinya yang sudah tidak masuk selama tiga hari ini.
Sejak awal dia masuk kelas, seorang gadis sudah menatapnya dengan penuh perhatian bahkan sampai dia sudah duduk di salah satu tempat duduk.
Jessica melalui kelas hari itu dengan rajin. Kemudian dia pulang ke rumah. Tak lupa dia makan sebelum masuk kembali ke kamarnya.
Jessica sudah mengganti bajunya. Memandang pantulan dirinya di cermin dan tersenyum sendiri. “Nah, berhasil melewati hari ini dengan baik.”
Kemudian dia mengistirahatkan tubuhnya di tempat tidur dan memejamkan mata.
Satu jam kemudian Jessica terbangun. Menggerakkan tubuhnya dengan malas-malasan. Matanya langsung melihat ke arah jam.
“Sudah hampir malam…”
Pikirnya sudah tanggung sekalian tidur saja sampai besok.
Jessica kembali menjatuhkan tubuhnya di atas kasur. Anehnya dia sama sekali tidak merasa lapar. Padahal dia merasa tidur terus sejak semalam. Jessica bahkan juga nggak sadar kalau bajunya telah berganti dengan baju yang lebih bersih.
Mata Jessica kembali berkaca-kaca ketika teringat kembali pada orang yang dicintainya.
“Hyunnie, aku kangen…”

*~To Be Continued~*

Advertisements

Comments on: "Two Hearts (Chapter 4)" (86)

  1. Wah itu akhirnya meninggal deh Hyunnie 😮

  2. Nooooo udah kehilangan kepolosan… Sebelumnya jessica, ada namja telah menggodai kepolosan hyunnie *tunjukin namja di drama seohyun.

    Sedih buanaaagggaeett seohyun udah meninggal… Moga arwah seohyun diterima di sisi tuhan maupun author.
    Hmmm siapa yeoja itu????
    Kutunggu lanjutan dan hwaiting

  3. Iiihhhh akhiry dtg jg!! Eh kyky s Jessica kmasukn roh Seohyun y Thor?? Tp Thor, kira2 ntar s Seobaby dtg dlm tbuh yg lain g y?? Hmm..mkir smbil gtok jidat#aww!! D tggu klanjutany y Thor,klo prlu skrg#plaak!! Emgy Author rbot gtu#bow.. Majuuu.. Mksih critay

  4. annyeong…

    Nah loh? JessJung selamat dan Hyunnie meninggal? 😦
    Pas Jessica kuliah lagi,bahasa dia formal + sopan banget sikap nya. apa dia kemasukan arwah Seohyun yah? trus orang selalu merhatiin Jessica itu siapa?

  5. udah lma g mampir…
    ganti id bkn ganti pribadi lho..
    tinggalin jejak dlu ah…

  6. ini jangan2 d masukin sm seo ya??
    jd anak bae gtu…
    pnasaran slanjutnya…

  7. Kalo sica gak sadar seharian , trus yg pergi ke sekolah siapa dong ?

  8. Alesan sica move on npa nie ???
    Trus kejam bgt ihh author seo ea END *lemparGasLPJ# ….
    Spa tuhh cewe yg merhtiin sica ???
    Lanjut thor …

  9. Setelah bca 2 kali baru ngeh si sica teryta di rasukin ea ma seo ?????
    Xeexeexee

  10. yoonadicttttt said:

    chap ini bkn panas skalgus pgin nangis

  11. sudah ku duga kalo mereka tidur sekamar… eeeeerrrr.. sicanya keluar hahahahahaha. seo meningga ya? kurang dramatis pas seo meninggal. jangan jangan… ahh nunggu chapter selanjutnya dulu deh 😀
    sip sip lanjut terus kak pe tamat *kecup authornya*

  12. Desi si locksmith said:

    TIDAKKKKK!!!
    #teriak diatas Sutet
    Hyunie mati..hiks..hikss…
    Sica unnie sndirian lagi..
    Pas awal2 sempat panas/gerah..
    Tp diprtngahan malah mewek…
    Huaa…hua…un nik jahat banget sih matiin hyunie.
    #sandaran didada sica
    eitss…tunggu dulu..
    Roh hyunie ga masuk ke bdan sica kn ya un???
    Kok bisa tiba2 gtu berubah..malah pake tas selempang lagi..
    Tas selempang kn tas hyunie…
    Yg ngeliatin siapa hayoo??
    Yul atau taeng??
    ”DAE…BAK”
    hwaitaeng..!!!

  13. Yahh kok seohyunnya mati seh.. Kirain gak pada jadi bunuh diri..
    Siapa ya cewek yang menaruh perhatian sama jessica.. Apa ini yang dimaksud author pairing rahasianya…???

  14. aaaa…… Seohyun mati???
    trusss,.seohyun merasuki tbuh Sica? unk prgi sekolah???
    siapa yeoja yg prhatian ma Sica??? Yul???
    oke. gue trlalu bnyk nanya….

    thanks for update mon..

  15. hyunnie udah pergi ? trus yg rasuki tubuh sica hyunnie kah ? kan mereka udah bersatu 😀
    dtggu kelanjutannya 🙂

  16. Yulsicbaby said:

    Waahh jessica kemasukan roh seohyun beneran nih :v
    seo nya beneran ninggal ?? 😦
    siapa lagi tuh cewek yg merhatiin jessi ??
    Gue tebak sih antara Yoona ama Yuri :v *nebak aja sih* tapi semoga aja itu yuri 😀 *jiwashipper

  17. jgn katakan jesjung di masukin ma arwah seo. Dan siapa yg sdh lma cinta ma jesjung? D tngu lnjtan ny thor.

  18. hyunnie lagi NC-an bahasanya juga masih formal yaa 😀 berasa gimanaa gituu
    ternyata beneran bunuh diri loh pemirsa :O
    lah, berarti ini bukan seosica lagi dong?
    dan jessie bahasa kok ngikutin hyunnie? lagi bunuh diri arwah mereka ketuker kali yaa
    inilah saat yang ditunggu tunggu, new couple. yippii!! 😀

  19. Gak tega baca NC nya SeoSic >,<
    OMG! Seo meniggal..nanti ada Yuri nih #plakk sok tau..hwaiting..

  20. kwon jess said:

    sedih juga seohyun mati….

    thor masuk in yuri donk!!!!!!!!!!

  21. hiks hiks hiks kok hyunie mati sih thor?aku nangis nih loo chamkaman siapa yg seseorang yg merasa bertanggung jawab apa dia hyunie hanya tuhan dan author yang tahu
    sicca kayakx terkena penyakit psikologis kalo dia bayangin kalo dirinya adalah hyunie
    nc hot banjet thor

  22. akhirnya hyunie noona mati *plak
    noona, itu yang ngawasin sica noona yuri kan? iya kan? *masihberharapnihffberubahjadiYulSic:D*

  23. siapakah org yg diam diam mencintai sica
    mgkinkah yuri,
    yulsic is back

  24. Kim eveel said:

    Ahhhh,,,,andweeee benarkah seo udd gada??knpaaa hrz brpisah???
    Ahh,,sica km brubah kek seooo..benar” mirip seoo..ak kira akan endinggg

  25. icepearl_choding said:

    jdi cuma sica yg selamat ?
    itu sica gagal move on jdi.a sikap.a kaya hyunnie formal bgd…

  26. Aq yakin yg ngawasin sica itu hyunie
    ayo sica move on
    cayo

  27. TaengSicababy said:

    Hyuunnnie~
    knapa yg baik slalu cepet mati..
    T.T
    ksian hyunnie..
    Sica dtubuh sica ada roh nya seohyun mngkin, tmben jd sopan n rajin kya hyunie..

  28. hana mutia said:

    sedih hyunnie nya hrs mninggal 😥

    itu sica d rasuki arwah hyunnie kan? n seorg yeoja yg mmperhtikan sica klo g yoona ya yul. scara seo skilas mrip sma mreka #reader sok tau 😀

  29. sica kerasukan hyunie y… kok jd sopan gtu mlhan pkek bhasa formal lg… y psti sica kerasukan hyunie…

    sapa yeoja itu???

  30. Jgn jgn yg merhatiin sica itu cewek yg mirip seo ya..? Good story… lanjut thor..

  31. Sica selamat truz hyuninya meninggal
    Itu sica kemasukan arwahnya hyuni yach jadi sopan kayak gitu
    Siapa tuch cewek yg merhatiin sica

  32. shosiiinewreader said:

    ahhhh,author jahat deh!masa hyunnie mati sih..huhu,aku nangis loh!
    itu sica unnie di masukin ya sama hyunnie unnie?

  33. ah… masih TBC ck~ masa hyunie nya beneran mati >-<

    jiah nik tumben anu anu nya ga panjang 😛 #ppak
    ah.. kasian sica sampai depresi gitu ih –"

  34. Yoonyul_coy said:

    Akrnya si seo mati jg,… 😦
    wah si jess kok jd ramah n sopan y? apa jangan2 drasukin demitnya si seo,..
    oklh ditunggu coy new couple nya! 😉

  35. mereka beneran bunuh diri ya setelah ‘berbuat’??? o_O
    tpi cuma hyunnie nya aja yang mati?
    kasihan.

    “Seseorang yang selalu mengawasinya di belakang. Juga seseorang yang sangat mencintainya, merasa sangat miris melihat keadaan Jessica yang seperti ini. Kemudian dia bertekad memperbaharui hidup Jessica. Karena kesedihan Jessica sebagian merupakan tanggung jawabnya”. <= dari petikan ini apkh seseorg yg dimaksud adalah hantu hyunnie?

    "Jessica kembali menjatuhkan tubuhnya di atas kasur. Anehnya dia sama sekali tidak merasa lapar. Padahal dia merasa tidur terus sejak semalam. Jessica bahkan juga nggak sadar kalau bajunya telah berganti dengan baju yang lebih bersih". <= kecurigaanku makin kuat saat baca part ini jika roh hyunnie mmg merasuki sica. kasihan hyunnie. udah dia yg mati sendirian, dia pula yg berusaha buat memperbaiki 'hidup' sica.

    aku jadi bertanya2 apkh 'couple' berikutnya yg dimaksud ada hub nya dgn dipilihnya lokasi tinggal sica baru yaitu amerika??
    nuguya?
    masa tiffany hwang?
    ppany? o_O
    JeTi couple?
    JINJA????
    aahhhh tau ah drpd nebak2 mending nunggu net chapter aja.

    buruan update~
    hwaiting!!! (9 ^o^)9

  36. noh kan bener dugaanku. gak ada happy ending, dasar evil nih authornya

    muehehehe, jadi itu sica ceritanya kemasukan arwahnya seo ya thor. mi apa kok bisa begitu thor 😛

  37. yah….yah… hyunnie meninggal….hiks hiks hiks sedih amet Thor….

  38. agustina_huang said:

    Hikss…hyunnie mninggal… Wah sica khilangan bgt tuhh… Jd nya kpribadian sica brubah spt hyunnie yg sopan…
    Kr2 sp ya yeoja yg trs merhatiin sica..
    Dtunggu deh klnjutannya thor 🙂
    Hehe

  39. kisah cinta seosica berakhir nih? :O

  40. tuhkan tuhkaaaaaaaan…..
    di masukin kaaaan…..
    pnasaran nie sma klanjutannyaaaa…..

    oia chingu…
    ff karyamu kn ud bnyak…
    cb deh d buat daftarnya. biar readerny lbh gampang nyari ff yg blm d baca. ky aq ini… ud lma g mampir jd ktinggalan bnya cerita…
    cuma ksh saran aja…

    ok d tunggu karya yg slanjutnya…

    • lg belum ada wktu soalnya
      terus jg belum tahu caranya
      ya nanti deh kalau bisa
      biasanya kuanjurkan klik nama pairing atau kategorinya di bagian bawah ff

  41. kenapa haus ad kata TBC sih?
    keren chungu. ditunggu next chap nya

  42. chankamman…
    jangan2 ada 2 arwah didalam satu raga…. raga jessica.. ^_^…
    wakakakkakaaaa…ngarang

  43. dari chap 1 gw brtanya2 knp judulnya “two hearts”…dan sekarang akhirnya gw paham hahaha

  44. Ya ampuuun hyunie nya mati ??? Tidaaaaaaak pdhl udah mulai suka seosic nih di sini ya ampuuun author nya jahat amat misahin mereka huh huh hu *se senggukak*

  45. tantysone said:

    Ngenes yakin, bnuh diri bareng nya gagal..
    Siapa org yg mmperhatikan sica? Yuri atau taeyeon?? Lbih brharap taeyeon.

  46. begrippen_yoong said:

    yah, yg meninggal seo…tp sepertinya arwah Seo masuk ke tubuh Jessi dech???

  47. bacanay ko malah duluan yg chap 5 drpd ini,,,,
    hadeeh,,,,,, seobaby kasian bgt,,,

  48. duuhh Nc-nyoo.. speechless.
    kirain kemaren nggak “gitu-gitu” dulu trus langsung harakiri, ternyata… hahaha
    well, jadi ini bakalan two hearts in one body gitu ya..
    ide mu benar-benar amazing!

  49. noeryanzien said:

    berapa volt itu ‘setruman’ -nya, 하하하하하하하

  50. oh sica ga mati…..kirain mati jg…

  51. hyunie meninggal.. O.O..

  52. Shin Young said:

    Huaa seobaby matiii

    Tpi w bingun pas bagian akhirnya,maksudnya apa?

  53. aduh…kasian…kasian…kasian…
    tragis banget ceritannya
    yang perhatiin sica siapa tu, jangan2 hyunni sebenarnya belum mati lagi

  54. yah hyunie nya mati..hemz kasian Sica unnie,,udh ditindas ehk ditinggal mati lagi sma kekasih tercintanya..
    unnie fighting ^_^

  55. bee my gg said:

    Huft, bacanya nyesek, hyunnie nya knp bgitu cpat d panggil sang author..
    Gak ikhlas pkoknya,,
    Author jahaaat,,

  56. Alwaysloyalist. said:

    Uwahhhh….. hyunniiiieeee mniggal gak rela,
    tp kok sica ngomongx jd formal gituh yah thoooor aq jd pnasrn nih,ataw jgn” di lg ksmbet hantux seo yah..,
    Lanjut thoooorrrr & fighting

  57. itu sica dikendaliin rohnya hyunnie ya? kok karakternya sica jadi mirip hyunnie? kepdribadiannyaa sica jadi dua dong..

Comments from Sone

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: