~Thank you for your comments~

Sunny Bunny (Chapter 11)

“Orang yang disukai Sooyoung… orang yang disukai Sooyoung.”
Mulut orang yang berprofesi sebagai dukun itu berkomat-kamit sendiri, sementara Lee Jonghyuk duduk di depannya menunggu jawabannya dengan dada berdebar-debar.

“Bagaimana? Sudah tahu siapa orang yang disukainya?” desak Jonghyuk tidak sabar setelah dua menit menanti jawaban.
“Ya, sudah terlihat. Orang yang disukainya… seorang yeoja.”
“Mwo?” mata Jonghyuk melebar seolah tidak percaya.
“Yeoja berambut pirang bernama Sunny. Gadis yang saat ini tinggal bersamanya.”
“Mwo?!” Jonghyuk makin syok. “Mustahil! Aku kenal Sooyoung, dia itu seratus persen straight!”
“Tapi kenyataan memang seperti itu,” jawab dukun itu sabar.
“Tolong lakukan sesuatu. Buat supaya dia mencintaiku. Masa yeoja pacaran sama yeoja!” mohon Jonghyuk setengah memaksa.
“……………..”
Melihat dukun itu hanya diam saja, Jonghyuk semakin emosi. “Yah!”
“Sebaiknya lupakan saja, karena yeoja bernama Sooyoung yang kamu kejar ini sudah cinta mati pada gadis ini. Dia bahkan rela memberikan nyawanya kalau demi melindungi gadis ini.”
“Persetan! Kau harus bertanggung jawab karena ‘pelet’ yang kamu bilang 100% manjur itu ternyata tidak ampuh sama sekali!”
“Aku rasa walau dipelet dengan pelet paling ampuh sekalipun akan susah. Ikatan batinnya dengan gadis bernama Sunny ini sangat kuat.”
“Kalau begitu patahkan ikatan mereka!”
“Itu mustahil bahkan untuk dukun hebat sepertiku. Ikatan mereka sudah sampai tahap seolah tubuh mereka adalah satu.”
“Kalau tidak, kembalikan uangku dasar perampok!”
“Baiklah, ini kukembalikan.”
“Kenapa cuma setengahnya?!”
“Karena ‘pelet’ itu masih tetap bekerja meski tidak mempan. Jadi aku tidak bisa memberikan servisku secara gratis. Dan aku perlu uang untuk hidup.”
“Grrrrrrr…” Jonghyuk menggeram tertahan. Setidaknya dia masih mendapatkan kembali setengah uangnya.
Sewaktu Jonghyuk hampir beranjak pergi, tiba-tiba dia mendengar dukun itu berkata.
“Sebagai informasi, gadis bernama Sunny itu bukan manusia.”
“Mwo?” Lee Jonghyuk berbalik, sepertinya tertarik akan informasi baru itu.
“Bukan manusia? Lantas apa? Siapa dia sebenarnya?”
“Kalau kamu ingin tahu lebih, kau harus membayar setengah uang yang kuberikan padamu itu,” kata dukun itu dengan mata hijau.
“Grrrrrr… lupakan saja! Biar aku cari tahu sendiri!”
Jonghyuk mendengus dan ketika dia hampir pergi sekali lagi dia dihentikan oleh kata-katanya.
“Satu lagi, aku menemukan solusi terbaik untuk masalah percintaanmu.”
“Apa itu?”
Tiba-tiba dukun itu menyeringai. Seringai yang membuat bulu kuduk Jonghyuk merinding.
“Bagaimana kalau kamu lupakan yeoja bernama Sooyoung itu dan jadian denganku saja? Aku selalu menyambut anak muda setampan dirimu.”
Dukun ini bukan hanya gagal, tapi juga gay!
Jonghyuk segera meninggalkan tempat itu dan tidak pernah berniat untuk menginjakkan kaki di tempatnya lagi.
“Dukun ini pasti sudah sinting! Sudah gagal sekarang dia menginginkan aku lagi! Menggelikan! Menjijikan! Dasar tua bangka!”
“Tapi sekarang aku harus berpikir bagaimana cara untuk mendapatkan hati Sooyoung. Aku tidak bisa mengandalkan dukun macam itu lagi.”
Dia terkenang kembali kalimat Sooyoung.
“Karena itu mianhae oppa… untuk seterusnya kita tetap berteman saja.”
“Cih! Mana mungkin aku puas hanya dengan berteman saja. Kamu tidak memikirkan perasaanku! Tapi kamu malah melakukan ini. Kamu tidak hanya menyakiti hatiku. Tapi kamu menghancurkannya hingga berkeping-keping!”
Tunggu, tadi dukun itu bilang kalau gadis itu bukan manusia. Jadi apa kalau gitu? Tapi tampilan fisiknya seperti manusia. Kalau begitu jangan-jangan dia seperti yang sering ada dalam film-film. Hanya setengah manusia. Jadi dia siluman!?
Tidak, siapa tahu dukun itu hanya mencoba untuk menipuku. Jelas-jelas dia menginginkan uangku.
“……………….”
Tapi siapa tahu benar. Kalau begitu tidak bisa dibiarkan. Gadis itu harus disingkirkan dari sisi Sooyoung segera, kalau tidak akan berbahaya untuknya!

**

Suasana kemesraan masih melingkupi rumah Sooyoung.
Melihat cincin pemberiannya melingkar di jari manis kiri Sooyoung, Sunny tidak bisa menahan kebahagiaannya. Sekarang juga dia ingin memeluk gadis jangkung itu. Tidak peduli Sooyoung sedang sibuk.
Dilingkarkannya kedua tangannya ke leher Sooyoung yang saat ini sedang berjongkok di kamar mandi.
“Ada apa Sunny? Aku lagi mencuci pakaian nih.” Tanya Sooyoung tanpa merasa terganggu sedikit pun.
“Saat sedang mencuci pakaian pun kau masih tetap memakai cincinnya?”
“Oh, iya! Aku lupa! Tidak apa-apa kan Sunny? Ini kan plastik.”
“Makan siangnya wortel ya?”
“Haha, selalu.” Sooyoung tersenyum. “Tentu saja, chagiya~”
Sunny memekik senang dan mencium pipi Sooyoung. “Ish, sifatmu ini yang bikin aku semakin sayang sama kamu, Sooyoungie.”
“Nado.”
Tiba-tiba terdengar ketukan di pintu rumahnya.
“Oh siapa itu yang datang? Siapa tahu Umma dan Appa pulang. Sunny, bisa tolong kamu bukakan? Aku sedang tanggung soalnya.”
“Neeee~”
Tanpa berfirasat apa-apa Sunny berjalan ke pintu depan dan membukanya. Seorang namja tegak di ambang pintu. Dan Sunny sangat kenal dengan namja itu.
“Anda kan-”
“Sunny kan?” potong namja itu.
“Ne?” Sunny sedang bertanya-tanya dalam batin apa maksud kedatangan namja itu ke rumah. Bukannya Sooyoung sudah menolaknya ya? Setidaknya itu yang diceritakan Sooyoung padanya kemarin. Ataukah dia keras kepala mau meminta Sooyoung mempertimbangkannya kembali?
“Kamu bukan manusia kan?”
DEG!
“Percuma pura-pura tidak tahu. Aku bisa melihatnya. Karena buyutku adalah orang pintar. Aku mewarisi darahnya. Aku bisa melihat hal-hal yang orang awam tidak bisa lihat.”
Tentu saja itu semua hanya kalimat untuk memancing Sunny. Kenyataannya Jonghyuk hanya orang biasa. Buyutnya pun bukan orang pintar. Dia hanya bertaruh pada instingnya.
Melihat paras Sunny yang sekejap berubah, Jonghyuk kini sangat yakin bahwa kata-kata dukun itu benar. Dia bukan manusia!
“Siluman!”
Jonghyuk mengeluarkan sebuah obyek yang disembunyikan dibalik jaketnya. Kemudian menghunuskannya pada gadis itu.
“Kyaaaaaaaaaa!!”
Sooyoung yang sedang berada di kamar mandi tersentak kaget mendengar jeritan Sunny.
“Ada apa Sunny?!”
Dia segera meninggalkan cuciannya. Terlalu terburu-buru sampai hampir terpeleset ketika keluar dari kamar mandi. Bergegas Sooyoung menuju ke depan.
Di ruang keluarga, Sooyoung melihat Sunny berlari ke arahnya dengan paras ketakutan. Sunny langsung menubruknya. Sooyoung melihat lengan Sunny terkoyak dan mengeluarkan darah. Wajah Sunny juga pucat. Seolah ada sesuatu yang mengerikan mengejarnya.
“Siapa yang berbuat ini padamu?!”
Sunny tidak sempat menjelaskan, dia keburu bersembunyi di balik tubuh Sooyoung sambil memegangi bajunya.
“Sooyoung! Menjauh dari siluman itu!”
Sooyoung hampir tidak percaya begitu mendengar suara namja itu.
“O-oppa?”
Sekarang namja itu berdiri beberapa meter darinya. Di tangan kanannya memegang pisau yang ujungnya ada sedikit noda merah. Dia dapat merasakan Sunny yang berdiri di belakangnya semakin panik dari tangannya yang meremas bajunya.
“Oppa yang melakukan ini pada Sunny? Kenapa…? Oppa marah karena kutolak…?” suara Sooyoung sedikit bergetar. Dia masih tidak mau percaya.
“Bukan masalah itu! Kubilang menjauh dari dia! Dia itu siluman!”
Mendengar itu, naluri untuk melindungi Sunny dalam diri Sooyoung langsung terbangkitkan.
“Dia bukan siluman! Dia Sunny!” bela Sooyoung sambil mengubah bahasa tubuhnya menjadi defensif.
“Sooyoung, dengarkan aku. Mungkin kamu tidak percaya, tapi dia itu siluman! Lihat! Dia ketakutan seperti itu artinya benar!”
“Aniyo! Sunny itu manusia! Di jaman modern semacam ini mana mungkin ada! Oppa jangan mengada-ngada!” Sooyoung tetap bersikeras.
Meski Sunny bukan manusia sekalipun, aku tetap mencintainya! Bukan hak oppa untuk melarangku! Tambah Sooyoung dalam hati.
Sooyoung melepaskan tangan Sunny di bajunya kemudian berjalan ke depan namja itu. Sunny masih menatap takut-takut dari belakang.
“Kalau oppa masih marah karena kutolak. Marahlah padaku. Tapi tolong jangan pernah melukai Sunny lagi. Sunny tidak salah apa-apa.”
Mata Sooyoung menatap lurus tajam ke arahnya. Tanpa gentar sedikit pun.
“Bila oppa puas dengan menyakiti, sakiti saja aku.”
Entah dari keberanian apa, Sooyoung tiba-tiba menggenggam ujung pisau yang tajam itu dan meremasnya hingga mata pisaunya mengiris telapak tangannya. Darah menetes satu dua tetes ke lantai.
Jonghyuk terkejut bukan main. Tiba-tiba saja dia teringat kata-kata dukun itu.
“Sebaiknya lupakan saja, karena yeoja bernama Sooyoung yang kamu kejar ini sudah cinta mati pada gadis ini. Dia bahkan rela memberikan nyawanya kalau demi melindungi gadis ini.”
“Cih!
Jonghyuk tidak mau mengakuinya, tapi sepertinya perkataan dukun itu memang benar. Kemarahan Jonghyuk bagai magma yang meletup-letup dalam perut bumi. Dalam pikirannya, dia mau tusuk saja perut Sooyoung dengan pisau yang dipegangnya. Supaya mati sekalian! Dengan begitu tidak ada siapa-siapa yang bisa memilikinya!
Sooyoung tetap berani membalas tatapan mata Jonghyuk yang menyala penuh kebencian. Dalam batin dia sudah kecewa berat terhadap cinta pertamanya ini. Dia berpikir, kenapa aku bisa jatuh cinta pada namja sepertinya? Dia memang lembut, tapi ternyata hanya luarnya saja! Kalau dulu aku tahu seperti apa sikapnya yang sebenarnya, masihkah aku jatuh cinta padanya?
Namja itu menarik pisaunya dan melangkah pergi. Saat itu hatinya masih belum sanggup untuk berbuat lebih jauh.
“Persetan!”
Dengan membanting pintu, dia meninggalkan rumah itu. Rumah mereka kembali tentram setelah namja itu pergi.
“Soo-Sooyoungie…” kata Sunny masih takut-takut.
“Fuuhhh… aku mencintai orang yang berbahaya.”
“Eh?”
“Tadinya, sekarang sudah nggak. Setelah melihat sikapnya begitu rasa cintaku padanya sudah tak tersisa sedikit pun.” Sooyoung tiba-tiba berteriak kesakitan sambil mengibas-ngibaskan tangannya. “Aw! Aw! Aw! Tanganku perih!”
“Sooyoungie!” Sunny segera meraih tangan Sooyoung yang berdarah dan memeriksa lukanya. “Sakitkah?!”
Sooyoung melihat luka di lengan Sunny masih mengeluarkan darah.
“Babo, kamu melupakan lukamu sendiri.”
“Eh?”
Mendengarnya berkata seperti itu, Sunny baru merasakan rasa sakit menyengat di lengan kirinya.
Sooyoung merangkul bahu Sunny dengan sebelah tangannya. “Ayo sini, sekarang kita harus merawat luka kita dulu.”
Bahkan acara saling mengobati luka mereka pun diliputi dengan kemesraan. Sooyoung sudah selesai membersihkan tangannya dan juga sudah membalut lengan Sunny.
“Sooyoungie, biarkan aku yang membalut lukamu.”
“Hahaha, memangnya kamu bisa?” tanya Sooyoung sambil tersenyum, mendadak melupakan rasa sakitnya.
“Bisa! Aku kan memperhatikan selama kamu sedang membalut lukaku.”
“Kalau begitu nih. Balut dengan hati-hati, jangan terlalu kencang.”
“Seperti ini?” Sunny mempraktekkan tepat seperti apa yang Sooyoung lakukan.
“Ne, kamu cepat belajar.” Sooyoung mengusap-usap kepala Sunny dengan sebelah tangannya.
“Hehe.” Sunny tersenyum manis dan menunjukkan eye smilenya. Sesuatu yang Sooyoung suka. Wajah Sooyoung sumringah, tidak seperti seseorang yang baru saja mengalami kejadian yang tidak menyenangkan.

★☆To Be Continued☆★

Advertisements

Comments on: "Sunny Bunny (Chapter 11)" (69)

  1. Tareetaree Lezthare said:

    Aaaarg…!
    Muncul juga sunny bunny nya.
    Eeiy… Itu dukun good.
    Hahahaha asli ngakak dukun nya bnr” sintting.

  2. dukun gay…
    udh dch nyerah aja jonghyuk gk dnger apa kta tuh dukun klau sooyoung cinta mati sma sunny… gk bkalan bsa dch ganggu hubungan soosun…

  3. Ugh , rasa nya mau pingsan moment nya terlalu sweet 🙂

  4. hahaha… itu dukun mata duitan bgt…
    ehhh.. apa namja itu menyerah? *gaksukasebutnamanya*

    tumben nih Monic updetannya pendek… tapi gpp, lbih baik dri pd gk updet ..
    Thanks ya Mon udah update…

  5. icepearl_choding said:

    jiaaahhh ternyata dukun.a gay hahahaha
    aahhh soosun soooo romantic hehehe

  6. aigoo baru baca aja udah melting gimana ngerasain
    jiaah curhat XD
    nice update thor

  7. lelaki macam apa itu kalo udah di tolak terima aja deh dengan lapang dada
    gak tw soosun itu lagi kasmaran-kasmarannya, takkan terpisahkan …

  8. ya ampun cowok itu benar2 pantas dimasukkan ke rumah sakit jiwa.
    daebak dukun tp jgn dukun itu diperankan oleh author ya. hehehehe..
    cinta soosun begitu kuat. gak ada mengalahkan cinta soosun.

  9. eh thor kenapa dukunx nggak peletin si jong hyuk aja kalo emang di tertarik ama jong hyuk

  10. Omo!! ternyata dukunnya suka sama LJH 😀 ngga kebayang
    SooSunbetes meningkat XD

  11. Udah terima aja ajakan.a mbh dukun oppa 😛
    Soo bener2 keren waktu melindungi sunny !

  12. momentnya terlalu sweet, gw sampe mimisan. Wkwk

  13. Baca ff ni sweet banget jauh dari kesan soosun yg biasanya

    Aduh jonghyuk nyerah ja dech syoo itu dagh cinta mati ma sunny jd gak ada kesempatan buat kmu

  14. hana mutia said:

    ngeekkkk
    jonghyuk minta d kroyok fansny soosun nih.
    gilaaa, dy hmpir aja ngelukain soo lbh dlm. klo aj pisauny g d than soo 😦
    mnding sma dukun nya aj itu, yg psti udh trima dy suka rela akakakak

    curiga, psti jonghyuk bkal cari cara lain bwt dptin soo lg dgn mncari tau info ttg sunny -_-

    oke, dtnggi next chapny aj kak 🙂

  15. namja gak pny harga diri… =___=
    pake dukun.
    ditolak.
    malah pake kekerasan.
    kriminal tulen.

    wkwkwkwk sempet ngakak tyt dukunnya yaoi.
    #plaakkk

    aaiiihh gak sabar baca lanjutannya.
    hwaiting thor~
    (9 ^o^)9

  16. Kim eveel said:

    Yaaaa kenapa dikitt sekaliiiii….
    Ahh nicc…jd penasaraan gmn jdnya,,,,rubah aja soo jd namja *plaak #pemikiran yg aneh

  17. dukunnya sinting, yg ke dukunnya jg sinting, jd sama2 sinting… wkwkwkwkww
    wh soosun sweetnya,,, Dabak, lanjutkan….
    hehee

  18. agustina_huang said:

    Wah…akhrnya update jg sunny bunny…kgn sm soosun ^^
    Tuh dukunnya lucu,aplg wkt blg sk LJH…trnyta oh trnyta…hahaha…
    Soosun terluka gr2 LJH 😦 , mg az dy jauh2 tuh dr soosun,mengganggu mulu

  19. Desi si locksmith said:

    Annyeong..
    Thor,aq reader bru ni,.trus juga baru berkecimpung di dunia perFF-an
    baru nemu ni wp thor.
    Kkkkkk
    kalo minta pw buat yg diprotect dr fb bisa ga thor?
    Trus nama fb author apa?
    Aq boleh mnta mlalui fb gak?
    #bow
    mian kbnyakkan tanya…

  20. shosiiinewreader said:

    wah,dukunnya gak mempan..hahaha,gay lagi!!
    makanya sooyoung unnienya di lepasin aja..ampe ada adegan berdarah lagi..kasihan banget,untung tetap happy soosun..your the best thor!

  21. dukunnya gay o_O wkwk..
    penasaran sma chap. selanjutnya..
    mudah”an soosun makin sweet dan gak ada lagi penganggunya *ngarep*..

  22. annyeong…
    cielahhh sooyoung keren bangt dah ampe segitunya ngelindungi sunny… I like soosun

  23. Desi si locksmith said:

    Un/thor,
    kirim pw nya ke fb bisa ga thor..
    Mian bnget..
    Email aq ga bs dibuka.
    Ntar,ga bkal aq sebar deh fb author.
    Gomawo~

  24. Thor ak pnya ide nh thor gmana klau LJH tiba2 tertarik ma sunny dn menginginkan sunny agar jdi miliknya.
    Yah kalau author setuju

  25. Lee Eun Soo said:

    Dukunnya somplak bgt.. XD
    Huaaa.. Youngie~.. Keren bgt pas Youngie ngelindungin Bunny..

  26. daebakk ! soosun jjang
    younginoona is gentle 😀
    si jonghyuk ama dukunnya aja udah :p

  27. yoonyul_Acoy said:

    Wih wih wih dkunnya koplak…hahay 😛
    ih soosun mkin mesra ja ye? 😀
    okedeh coy dtunggu kelanjutannya ^_^

  28. bener2 sinting tu dukun. authornya bsa aja nyari ide, hahaha

  29. jonghyuk gila tapi dukunnya lebih stresss ahahaha.. 😀
    Soo gentlewoman bgt disini… hehehe..
    suka suka ^^

  30. Woi namja g tau tata krama!! Prg k laut aj lo sna!! Membeku d ktub utara!! Lo brani2y bkin luka prempuan!! Ngku2 byutmu org pinter lg?? Emosi.com

  31. Slauttt ma soo dya bner2 rela mati demi sunny …
    Dukun ea nma ea mbah google ea canggih bgt tuhh ..
    Haahaahaa ..
    Cinta pertama soo bner2 mengerikan ..

  32. noeyanzien said:

    kasihan sunny, dia kan takut bgt sama piso, dasar namja ga waras pertama bawa-bawa dukun sekarang bwa-bwa piso ntar bwa apa lg dia. dilanjut unnie ^^

  33. dukunny bikin ngakak!

  34. aiisssss…tuh namja mang bener2 ya
    dukun ya gokil dah htu namja sama dukun gay tu aja
    biarin soosun bahagia, jangan ganggu – ganggu lgi arra…!!!

  35. kwonratna said:

    ada2 aja tuh dukun, pelet aja tuh jonghyuk biar mau sk mbah dukun:-):-):-):-)
    cieeee soosun mesranya ……suit…suit…

  36. Aahh soosun emang ga terganti kan ternyata namja nya jahat banget sih masa melet soo biar tertarik sama dia iiissshh dasar namja tengik >:o

  37. kocak bgt thor dukunnya wkwkwk

  38. the kid said:

    selesai konfliknya ^_^d
    tunggal masa masa baahagia. ^_^
    youngie hero bangt b^_^d

  39. hennyhilda said:

    Udh jam segini hhh
    tahan sbntr tgl 1 chapt lg
    semangat author
    ganbatte

  40. Ih masih berani berani nya nyamperin soosun, udah lo sama dukun nya aja sono
    Ya nggak Thor.. bagaimana pemirsa
    Uluh sweet banget deh soosun
    Jadi meleleh

Comments from Sone

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: