~Thank you for your comments~

Sunny Bunny (Chapter 10)

A/N : Yeah post ke-200 XD
Chapter ini tidak panjang, tapi mudah-mudahan menikmatinya 😀
enjoy~

Jantung Sooyoung nyaris berhenti begitu menemukan Sunny dalam kondisi sekarat. Dia kelihatan kesusahan bernafas. Darah mengalir di ujung bibirnya.
“Astaga! Apa yang terjadi denganmu?!”

Sooyoung segera membaur ke sisinya dan mengangkat kepalanya.
“Youngie… kamu datang…” bisik Sunny lirih. Tubuhnya merasa sedikit enakan dengan sekembalinya Sooyoung ke sisinya. “Berikan… tanganmu…”
Sunny meletakkan kepalan tangan kanannya di atas telapak tangan Sooyoung. Begitu dia menyingkirkan tangannya, Sooyoung melihat sebentuk cincin di tangannya.
“Saengil chukae… maaf… aku hanya bisa beli ini dari uangku…”
Cincin itu terbuat dari plastik. Tampak seperti mainan anak-anak bila dibandingkan dengan cincin pemberian Jong Hyuk yang mahal. Cincin itu adalah hadiah paling sederhana yang pernah dia terima, namun membuat mata Sooyoung berkaca-kaca penuh keharuan.
“Kamu memaksakan tubuhmu yang sakit, hanya demi membeli hadiah ulang tahunku?”
Sunny tersenyum tipis. “Supaya Sooyoung senang.”
“Pabo…”
“Syukurlah masih sempat, uhuk uhuk!”
“Sunny! Kenapa kamu seperti ini?! Apa yang akan terjadi padamu?!”
“Aku akan mati…”
“Mwo?!”
“Tapi tidak apa-apa, karena aku bahagia bisa mati dalam pelukanmu… terima kasih atas segalanya…” Sunny memejamkan matanya. Dia sudah tidak punya penyesalan. Dengan sisa nafasnya dia telah berhasil menyerahkan hadiah ulang tahun untuk orang yang dicintainya. Dan mengucapkan selamat ultah. Dia bisa pergi dengan tenang.
Tiba-tiba Sunny merasakan sebuah bibir menekan bibirnya. Sunny membuka matanya kembali.
“!”
Sooyoung mencium Sunny dengan perasaan bergemuruh di dalam dadanya. Tidak peduli rasa ciuman itu seperti darah. Dan saat dia melakukan itu mendadak tubuhnya terasa lemas. Seolah energinya dihisap keluar dari tubuhnya. Dan tiba-tiba saja, Sooyoung mengerti. Dia juga pernah merasakan sensasi seperti ini sebelumnya tiap kali berciuman atau bercinta dengan Sunny. Semulanya dia pikir itu hanya sensasi memabukkan.
Sunny mendorong tubuh Sooyoung dan cepat-cepat memalingkan wajahnya.
“Andwae…!”
Sooyoung memegang dagu Sunny dan memaksa gadis itu untuk menghadap ke arahnya. Kemudian kembali mencium bibirnya. Dengan tergesa-gesa, tangannya mulai membuka atasan Sunny.
“Sooyoungie-! Kamu mau apa?!”
“Sudah jelas kan! Aku akan membagi energiku padamu!”
“Ja-jangan!”
Tangan Sooyoung merayap ke belakang punggungnya dan melepaskan pengait bra Sunny.
“Tolong jangan!”
“MANA MUNGKIN KUBIARKAN KAMU MATI!!”
Suara nada tinggi itu mengagetkan Sunny. Kapan pernah didengarnya Sooyoung berteriak padanya seperti ini?
“Masa di hari ulang tahunku kamu tiba-tiba bilang mau mati. Kalau itu sampai terjadi aku… seumur hidup pun aku tidak akan bisa melupakannya. Tiap tahun aku akan selalu menangisi kebodohanku karena aku tidak berusaha menyelamatkanmu meski aku tahu caranya.”
Sunny merasa nafasnya tercekat sampai tidak mampu mengeluarkan suara.
“Akan kukatakan dengan tegas. Aku mencintaimu, Sunny.”
Mata Sunny tergenang air.
“Tapi aku seorang yeoja…”
“Biar.”
“Tapi aku bukan manusia seutuhnya…”
“Biar.”
“Tapi kamu mencintai namja itu!” sangkal Sunny.
“Tapi aku masih mencintai kamu Sunny!”
“Bohong!” teriak Sunny mendadak jadi sengit.
“Kapan aku pernah bohong sama kamu Sunny?!”
Sunny jadi terenyak. Benar juga. Kapan Sooyoung pernah bohong padanya? Sooyoung tidak pernah bilang sudah tidak mencintai Sunny lagi. Karena waktu itu Sunny takut menanyakannya.
“Pokoknya aku akan tetap melakukannya. Mau menikmatinya atau tidak itu terserah kamu. Walau kamu mencegahku sekali pun akan tetap kupaksa.”
Sunny tidak berkata apa-apa lagi. Hanya merasakan air mata bergulir di pipinya saat Sooyoung kembali mencium bibirnya.
Sooyoung mengulum bibirnya, tangannya menyingkap bra Sunny dan menyentuh langsung dadanya. Sunny mendesah di sela-sela ciuman saat tangan Sooyoung bermain di dadanya.
Ciuman Sooyoung turun ke leher Sunny dan sampai di dadanya. Sunny memeluk kepala Sooyoung saat dia sedang mengulum dadanya. Sunny mendesah nikmat.
Yang Sooyoung lakukan hanya sekedar mencium dan membelai tubuhnya, sekaligus menyalurkan energinya pada Sunny.

**

Seekor kelinci berbulu coklat sedang berlari-lari melintasi semak belukar. Mencari-cari apa yang bisa dimakan. Kemudian dia bertemu dengan seekor kelinci lain yang berwarna kekuningan. Kelinci coklat itu merasakan perasaan sayang yang besar ketika melihatnya. Kemudian melompat mendekatinya. Dan setelah kelinci kuning itu berada tepat di depannya, kelinci coklat itu menempelkan mulutnya ke mulut kelinci kuning seolah sedang menciumnya.
2 bunny (kuning & coklat)
Kelinci kuning itu mendekatkan kepalanya ke tubuhnya seolah mau mengelus-elus dan mendekatkan dirinya. Keduanya terlihat sangat bahagia. Mereka pun mencari makanan bersama. Keduanya saling mendahulukan kepentingan bersama. Kelinci coklat memetik setangkai kangkung dengan giginya, tapi dia tidak memakannya dan malah memberikan ke kelinci kuning. Begitu juga dengan kelinci kuning, dia memetik sebuah berry dan memberikannya ke kelinci coklat.
Kedua telinga panjang si kelinci coklat terangkat saat merasakan tetesan air yang berasal dari atas di tubuhnya. Kemudian keduanya masuk ke dalam sebuah gua kecil. Hujan mulai turun diluar. Di dalam gua, kedua kelinci berbaring di tanah dengan tubuh berhimpitan. Merasakan kehangatan tubuh satu sama lain. Kelinci coklat menjilat-jilat pipi kelinci kuning untuk membersihkan wajahnya yang basah oleh air hujan. Kemudian gantian kelinci kuning yang menjilati wajahnya. Lalu keduanya tertidur dalam selimut berupa kemesraan.

**

Mata Sooyoung membuka dengan cepat. Dia terbangun dari tidurnya. Kemarin malam dia tertidur setelah selesai bercinta dengan Sunny.
Fajar belum menyapa. Jadi seisi ruangan masih gelap.
Sooyoung menatap langit-langit kamar dan berpikir. Sooyoung merasa barusan dia menjadi kelinci coklat itu dalam mimpinya. Dan kelinci kuning itu adalah Sunny.
Mimpinya barusan membuat Sooyoung jadi berpikir. Bagaimana kalau kedekatannya dengan Sunny ini akhirnya membuat dia jadi seekor kelinci?
Sooyoung menoleh ke sebelahnya dan melihat Sunny tertidur di sampingnya.
“Sooyoungie…” ucap Sunny ketika tangan Sooyoung membelai rambutnya.
Sooyoung tersenyum. Dia tidak peduli lagi seandainya dirinya menjadi seekor kelinci. Asalkan bisa bahagia bersama dengan Sunny.
Sekarang yang dia perlukan hanya menolak namja itu. Sejak kencan bersama dengannya, Sooyoung sudah merasa tidak cocok dengan Lee Jong Hyuk. Meski namja itu berusaha tampil gentle, tapi… dibutuhkan lebih dari sekedar sikap gentle untuk membuat Sooyoung menerima dirinya.

**

Keesokan paginya, Sooyoung bermaksud pergi ke rumah namja itu. Tapi ketika melewati jembatan kebetulan mereka saling melihat dari kejauhan. Sooyoung memutuskan untuk menghampiri Jong Hyuk. Semakin dekat jaraknya dengan namja itu, jantungnya berdebar semakin kencang. Lagi-lagi perasaannya menjadi aneh.

Kali ini aku sudah menambah dengan pelet yang lebih kuat. Kamu akan segera jatuh ke dalam pelukanku, batin Lee Jong Hyuk.

“Tiga hari lagi aku akan kembali ke kota. Apakah kamu hendak memberikan jawabanmu Sooyoung?”
“A-a…”
Mendadak bibir Sooyoung jadi kelu. Lagi-lagi Sooyoung menemukan dirinya susah untuk menolak namja itu. Padahal sebelum bertemu rasanya dia sudah memantapkan hati. Seperti ada kekuatan magis yang berusaha mencegahnya.
Jong Hyuk menarik Sooyoung ke dalam pelukannya.
“Kamu mencintaiku, Sooyoung. Jangan bohongi perasaanmu sendiri. Sekarang pun jantungmu berdebar-debar dalam dekapanku kan?”

Sooyoung POV

Memang, aku sendiri merasa aneh tapi aku… mencintai Sunny…
Meski Sunny menghisap energiku sekalipun, aku tetap harus berada di sisinya. Karena aku mencintainya.
Aku tidak bisa terus begini bersama oppa. Karena Sunny akan terluka. Aku tidak mau melihat keadaannya seperti kemarin lagi. Aku harus tegas.

Third Person POV

“Mianhae oppa…”
Dengan susah payah akhirnya Sooyoung berhasil mengatakannya. Sooyoung melepaskan dirinya dari pelukan namja itu.
“Aku mencintai orang lain. Karena itu aku tidak bisa menerima oppa.”
Jong Hyuk bagai merasakan hantaman keras tepat di mukanya. Dia menjadi gusar.
“Siapa? Orang yang kamu cintai itu,” katanya masih berusaha menjaga nada suaranya.
“Eh?”
“Sebagai orang yang mencintaimu, aku berhak mengetahui siapa orang yang kamu cintai.”
“……………..” Sooyoung sedang mempertimbangkan apakah dia sebaiknya mengatakannya pada Jong Hyuk atau tidak.
“Jadi siapa orang yang kamu cintai itu. Apakah dia salah satu namja di desa ini?”
“Aku tidak bisa mengatakannya. Tapi yang jelas, aku mencintainya lebih dari siapa pun di dunia ini. Aku rela berbuat apa saja untuknya. Dan aku ingin bahagia bersama dengannya.”
Jong Hyuk tidak terima mendengar jawaban Sooyoung. Tidak menyangka kali ini juga peletnya gagal.
Kenapa dia tidak mau mengatakannya?! Siapa sebenarnya namja sialan yang membuat peletnya gagal?! Sekuat itukah perasaan Sooyoung padanya?! maki Jong Hyuk dalam hati.
“Karena itu mianhae oppa… untuk seterusnya kita tetap berteman saja. Sampai jumpa.”
Sooyoung menunjukkan wajah penyesalannya dan setelah itu pergi meninggalkannya.
Tangan Lee Jong Hyuk terkepal dengan erat di samping tubuhnya. Wajahnya merah meredam amarah. Dia sudah mengeluarkan banyak biaya demi pelet itu tapi akhirnya gagal.

**

Sampai di rumah, Sunny langsung menyambutnya dengan sebuah pelukan.
“Selamat datang Sooyoungie!”
“Aku pulang, Sunny.”
Sooyoung langsung balas memeluk gadis pendek itu dengan mesra. Merasa senang melihat Sunny yang enerjik. Semua rasa penyesalan akibat menolak namja itu sirna seketika. Tentu saja Sooyoung tidak akan pernah tahu kalau sebenarnya rasa penyesalan yang terbit di hatinya itu diakibatkan oleh pelet Lee Jong Hyuk.
“Tidak apa-apa kan Sunny? Kamu tidak sakit selama aku pergi kan?”
“Sakit sedikit, tapi sudah tidak apa-apa. Karena sekarang aku bisa memeluk Sooyoungie selama yang aku mau.”
Setelah mereka saling melepaskan pelukan, Sooyoung berkata. “Aku lapar, ayo kita makan.”
“Tadi kan baru saja makan.”
“Tapi sudah lapar lagi.”
“Shik shin.”
“Hahaha cerewet ah, mau makan ya makan.”

*~To Be Continued~*

A/N : Bunny nya imut sekali, huwaaaa jadi pengen ^^

Kira-kira apa yang akan dilakukan LJH? 😛

Advertisements

Comments on: "Sunny Bunny (Chapter 10)" (61)

  1. icepearl_choding said:

    aahhhh choi shikshin gentle bgd sih hehehe

  2. kim uni said:

    jaman ya pake pelet segala

  3. dian yoonsic said:

    mkn swet
    d tggu ff yoonsic ny unn fighting

  4. hahhhhahaha,,,, dasar tukang pelet…..
    hari gini pelet memelet???
    cpe deh….

  5. taenygee said:

    so sweet soosun nya 🙂

  6. jaman skrng pake pelet? Akh gk mantap lah. Keren bgt soo. Gentle euy

  7. Gaega93 said:

    Chukkae ya ka 😀 , eh ada nc nyempil dkit , apa mimpi soo pertanda bakal jadi kelinci ? Haha its okay soo sama sunny jadi kelinci tetep imut .

  8. Huahhh… untung Sunny selamat… Salut deh sma Sooyoung yg bsa bca sikon dgn cpt… ehhheemmm.. kirain bkln ad NC lg #plakk #readerByun

    Itu namja kurang ajar bgt… awas klo dia mcem2.. btw ortu Syoung blom blik dri kota y?

    Thanks udah update mon..^_^

  9. hana mutia said:

    NC ny KENTANG ya #ehhhh
    oiya bru ingt, sunny lg dtg bulan yaa, jd g bsa ngelakuin jauh soo nya *plaakkk 😀

    soo bner2 kren, gentle. suka gayanyaaa
    untung soo nolak namja pelet itu. klo ga hbislah sunny 😦

    emmm, kyny namja pelet itu bkl slidiki org yg d cintai soo deh. trus mksa ortu soo buat nikahin dgn namja pelet itu.
    atau ga namja pelet tau sunny itu klinci, jd d mkan dgingny #aissshhh drama 😀

  10. agustina_huang said:

    Yeayy… Soo lbh mlih sunny… Asyik…
    Wah tuh LJH bakal ngpn lg nih,ahh bakal ngrusak suasana lg nih sptnya 😦
    Gpp deh,yg pnting skrg happy dlu 🙂

  11. pas liat pict dua kelinci kupikir ini chapter end, dan aku udh mikir klo2 soo dan sunny mati trs reinkarnasi.
    taunya hanya mimpinya soo ya??
    fiuuhh~
    #lap keringat

    dan mngenai namja si tukang pelet?
    itu namja kurang ajar bgt.
    minta dihajar ya? -_-
    udah main pelet.
    gagal.
    nyolot bahkan kurasa itu namja merencanakan hal jahat.
    =___=

    lanjut thor~
    hwaiting~~ (9^o^) 9

  12. Suka banget ma karakter syo disini gentle banget
    Sunny jga manis

  13. Hiaaaa..
    Pendek amet.
    Tapi gpp.. Yang penting soosun. Asik.

  14. Lee Eun Soo said:

    Yeay.. Soo milih bunny dr pd namja gak gentle itu.. XD
    awww.. Ada nc nyempil.. Hihi..
    Apa yg bkl dilakukan LJH setelah cintanya ditolak? Karna semboyan “cinta ditolak dukun bertindak” sudah gak pas buat dy.. Pake dukun aja ditolak apalagi nggak.. XD
    ditunggu lanjutannya.. 🙂

  15. yeeyyy, happy 200th posts 😀
    semoga bisa sampe ke post yg 201, 210, 300 dan seterusnya 😉
    jangan lupa yaa unnie, dengan 2 ff yg di anggurin. hehe 🙂
    mungkin namja itu mau cari tau siapa sunny sebenernya, trus ngebunuh sunny kali. tapi mudah2an jangan :O
    kalo iya, kalo iya … u,u
    soosun sweet banget
    kekuatan cinta mengubah segalanya *aaaaa*
    apa iya sooyoung bakalan berubah jadi kelinci, unnie?
    btw kelincinya unyuu banget 😀

  16. Takuma Loper ( LoyalistTrooper ) said:

    Peletpun terpatahkan. . .
    Hebat bgt tu yoongie xp

  17. syukurlah sunny ga apa2 huehehe, ga seru aja kalo sunny mati, kasian sooyoung dong 😀

  18. sooyoung = gentle 😀

    lanjut noona 😉

  19. annyeong…
    hihi kasian peletnya kagk berhasil xD
    .dasar shikshin,oh jadi sunny kalu lemes harus ngalakuin ‘itu’ sama yongiee

  20. guakakaka kacian banjet tuh lee jong hyuk peletx mental emang benar kata pepatah cinta yang tulus dapat meruntuhkan gunung

  21. pelet ny gk bkerja krna jong hyuk gk dtg k ki joko bodo mka ny pelet ny hk mempan….

    soosun gk akn prnah pisah…

  22. dirgaYul said:

    Mju trus SooSun..!! Ttaplh stia yaaaa… Tinggalknlh yg pke pelet tu g ikhlas n tlus!!!

  23. yoonyul_acoy said:

    Huawkwkwkwk syukurin tu LJH Pelet you ndk berhasil 😛
    wah selamat y coy Udah post ke 200 ? daebak 😀
    ok sip dtunggu kelanjutannya…! huhuy 😉

  24. Akhirnya soo nolak nmja itu jga ..
    Fiuhhhhh ..
    Kyak ea mimpi soo akan brbah jdi knytaan dehh ?

  25. Huffft. .stlh d tunggu2 ahir’y nemu jg lanjutan nye. . .
    Aah. .thor mending tuh namja ilangin aje degh bikin ribeud ja. .mending ganti ma “kelinci” laen gitu.
    .#plakkplakkfrustasiamatuhnamja#

    Oia. .slamet jg ya thor. .^_^
    Next thor. .

  26. noeyanzien said:

    wah bagus deh ini bukan endingnya, masih mengharapkan ff ini bisa panjaaaaang bgt,

    fighting ^_^

  27. sy kira soosun udah berubah menjadi kelinci ternyata itu cuma mimpi sooyoung. pria sialan mau nambah pelet super akurat lg.

  28. yeee!! sekalipun peletnya mahal tetep aja kalah ama kekuatan cintannya si sunny bunny. yang di lakukan LJH? mungkin pergi ke dukunnya terus komlpalin minta ganti rugi. karena nggak ada yang bisa diganti ya akhirnya dukunnya aja yang jadian ama LJH. #loh?
    ditunggu next chapter!
    fighting.

  29. Eonni! makasih udah mampir ke wp ku sebelumnya, sekarang gantian>< /?
    Aku udah baca beberapa ceritamu dan itu… *acungin 5 jempol*
    maaf baru bisa komen disini .-.)v

  30. akhirnya sooyoung balik juga
    soosun memang ditakdirkan bersama, walaupun peletnya super mahal dan ampuh tetep aja tidak bisa mengalahkan cinta sooyoung pada sunny

  31. Kim eveel said:

    Baguss…udd ditolak..make pelet lg…uda ahh matiin aja namja itu kasian bunny *plaak

  32. peletny ga mempan..untung aj..

  33. aigo thor, aku jadi pengen meliara kelinci lagi. kelinci emang imut thor

    akhirnya kekuatan cinta sooyoung berhasil mengalahkan besarnya kekuatan ilmu pelet. pi kayaknya tu namja gak bakalan tinggal diam deh. #readersotoy

  34. kyaaaa bunny yg kuning itu mirip punyaku >.< *Ga da yg nanya
    ahahaha kasian deh Lee ahjussi peletnya gagal, abisnya cinta SooSun itu lebih kuat dr pelet manapun di dunia ini ahahahaha 😀

    SooSun Jjang!!!

  35. Aaahhh sunny tuh bener2 imut banget sih pengen nyubit pipi nya sunny boleh ga ya 😀

  36. the kid said:

    hah konfliknya belm selesai. alur cerita yg menarik makin semangt bacanya ^_^d

  37. hennyhilda said:

    Maaf y author g bz komen bnyk,ngerasa panas bgt
    semangat author
    ganbatte

  38. Aduh Thor jngn nakut nakutin dong
    Si namja berengsek itu tidak akan ku biarkan mengganggu hubungan soosun
    ˋ︿ˊ akan ku habisi kau *ambil persenjataan

Comments from Sone

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: