~Thank you for your comments~

Petting 5 (2Ny)

A/N : Mianhae buat yang mengharapkan TaeNy, hehe, habis lagi berambisi membuat pairing lain yang belum pernah kutulis. Tapi ada sedikit hint TaeNy disini kok, juga SooSun.
Petting 5 ini tidak akan jadi hari ini kalau bukan karena bantuan ide dari someone (yang tidak mau disebut namanya), sebagian kalimat disini adalah kalimatnya =3 thanks yo, jadi seperti colab 😉
Ini juga karena 2Ny baru-baru ini memanggang kue bersama, jadi terpikir begini deh XD #otak yadong

Dan bagi yang sedang puasa, mohon pengertiannya pada kesadaran sendiri^^
enjoy~

Sunny dan Tiffany sedang berada di dapur membuat kue bersama.
“Hehe, ini pertama kalinya kita membuat kue bersama ya Sunny ah.”
“Ne, kamu pernah membuatnya bersama dengan Taeyeon kan? Kukira kamu akan mengajaknya lagi.”
“Mauku sih begitu, tapi apa boleh buat, Taeyeon lagi sibuk dengan OST barunya sih. Karena itu kali ini aku membuatnya sebagai rasa terima kasih karena Taeyeon sudah mengajariku membuatnya waktu itu.”
“Kamu benar-benar sayang sama Taeyeon, ya Fany ah.”
“Hehe, benar. Kamu cemburu?”
“Ne.”
“Ahaha, tapi kamu kan sudah ada Sooyoungie. Kue itu pun pertama kamu akan berikan ke dia kan?”
“Ka-kata siapa? Pertama aku akan memberikannya ke keponakanku dulu kok.”
“Hehe, tapi Sooyoung pasti menantikannya lho.”
“Biar saja.”
“Nanti Sooyoungie sakit hati kalau mendengar ini, haha.”
“Dia cuma shik shin.”
Di tengah membuat krim, tiba-tiba Tiffany iseng colekin krim ke pipi Sunny.
“Yaa Fany ah!”
“Ehehe.” Tiffany sekali lagi melakukannya, kali ini mengoleskannya leher Sunny.
“Curang! Aku juga!”
Sunny yang tidak terima kemudian balas colekin krim ke pipi Tiffany. Tiffany mengelak.
“Kyahaha, jangan! Hentikan ah!”
“Nggak bisa! Tadi kamu juga sudah melakukannya ke aku!”
Sunny berhasil menempelkan sedikit krim di pipi Tiffany. Tiffany menangkap tangan Sunny sebelum Sunny berhasil melumurinya untuk yang kedua kalinya.
“Sunny, lebih baik kita hentikan ini daripada nanti kita tidak sengaja menghabiskan semua krimnya.”
“Ya sudah deh, kamu benar, nanti kita malah kebablasan.” Akhirnya Sunny menghentikannya. “Tisu mana?” Sunny melihat-lihat sekelilingnya. “Nggak ada ya? Kalau begitu aku mau cuci muka dulu.”
Sebuah tangan memegang bahu Sunny, mencegahnya berjalan lebih jauh lagi. Tanpa berpikir panjang, Tiffany tiba-tiba mendekatkan wajahnya dan menjilat krim yang menempel di pipi Sunny.
Sunny merasa jantungnya berhenti berdebar pada momen itu.
Krim itu mencair dan melebur dalam mulutnya, rasa manis yang hangat menyebar ke seluruh tubuh Tiffany.
Sunny menjadi pusing karena malu. Darah naik sampai ke kepalanya, membuat pipinya tampak kemerahan.
“Fa-Fany ah?!”
“Rasanya enak.”
“Kri-krimnya?”
“Bukan, maksudku kamu Sunny.”
“Ehh?! A-aku?!”
Tiffany mengusap krim yang menempel di pipinya sendiri dengan jari telunjuknya. Lalu seakan mau menunjukkan jarinya ke depan Sunny, Tiffany mengemut jarinya dengan pandangan menggoda sambil memajukan bibirnya.
Sunny menelan ludah dengan gugup. Seluruh gesture Tiffany seolah mau berkata ‘aku ingin mencicipinya sekali lagi.’
“Sunny, ada juga yang menempel di lehermu.”
“Eh?”
“Biar kubersihkan.”
Tiffany mulai menjilat lehernya. Tubuh Sunny berasa manis dan Tiffany semakin bernafsu mencicipinya scara intens.
“Ada juga sebagian krim yang jatuh ke balik bajumu,” ujar Tiffany beralasan. Sebenarnya dia hanya ingin berlama-lama melakukan ini, padahal krim di leher Sunny sudah dijilat habis oleh Tiffany seluruhnya.
Entah karena terbuai, Sunny sendiri mulai membuka kancing bajunya sehingga memberikan akses kepada lidah Tiffany untuk semakin ke dalam. Sunny mulai mendesah akibat jilatan lidah Tiffany.
Dengan pandangan seduktif, Tiffany memperhatikan tubuh Sunny dari ujung kepala hingga ujung kaki, membuat Sunny salah tingkah.
Pandangan matanya berhenti pada bibir Sunny yang tampak seksi menggoda lalu beralih ke bagian dadanya yang juga tak kalah menggodanya. Membuat Fany tertegun sesaat, memikirkan mana yang harus ia prioritaskan.
Fany berpikir dalam hati ‘Omo! Sunny tampak begitu menggemaskan saat ini.’
“Sunny, kamu keberatan kalau ‘kumakan’ skarang?”
“A-apa maksudmu Fany ah?”
“Kamu tampak sangat lezat saat ini.”
“Fany ah, jangan-jangan kamu mau kita…”
“Kamu keberatan Sunny?” tanya Tiffany sambil pasang tampang sok sedih dan kecewa.
“Tapi bagaimana kalau sampai Taeyeon tahu?”
“Tenang saja, Taeyeon tidak akan tahu. Lagipula kamu memiliki daya tarik tersendiri yang tak dimiliki olehnya, Sunny ah. Jadi percaya diri lah sedikit,” kata Tiffany sambil memandang seduktif lagi dan menggigit telunjuknya dengan gaya yang seduktif pula.
“Memangnya daya tarik apa yang kumiliki, yang tak dimiliki oleh Taeng? Bukankah Taeng sangat manly hingga membuat semua orang tergila-gila?”
“Memang itu daya tarik Taeyeon, sedangkan daya tarikmu terletak pada.” tangan kanan Tiffany mengusap bibir Sunny sedangkan tangan kirinya mulai mengeksplorasi area dada Sunny, memberikannya pijatan-pijatan yang nikmat.
“Fa-Fany ah?!” Sunny kaget.
“Ini daya tarikmu Sunny ah. Aku sangat menyukainya. Memangnya kamu tidak suka kalau aku begini? Kamu keberatan?” dengan pandangan mata yang sayu Tiffany menatap dalam-dalam mata Sunny. Membuat Sunny tergoda dan kehilangan kata-kata. Protesnya pun tercekat di tenggorokan karenanya.
Tiba-tiba petir menggelegar dengan keras di luar. Lalu Sunny yang dasarnya takut pada suara-suara keras kaget dan langsung memeluk Tiffany. Dengan keadaan bajunya yang setengah terbuka, dada Sunny semakin terasa di tubuh Tiffany.
Kehangatannya, juga kekenyalannya, menyentuh tubuh Tiffany secara langsung. Tiffany balas memeluknya. Baginya Sunny yang sedang ketakutan seperti ini tampak seperti anak kelinci yang sedang meringkuk kedinginan. Di satu sisi menimbulkan rasa iba dan perasaan ingin melindungi serta memberikannya kehangatan. Di satu sisi tampak sangat menggemaskan skali.
Tiffany mulai mengelus punggung Sunny. Maksudnya untuk menenangkannya sekaligus ingin mencoba menyentuh langsung kulit tubuh Sunny.
Sunny yang merasakan belaian tangan Tiffany merasakan bulu kuduknya meremang. Ada rasa geli sekaligus ketagihan untuk diperlakukan seperti tadi lagi oleh Tiffany.
“Fany ah, lakukanlah…”
Mendapatkan izin, Tiffany mendorong tubuh Sunny ke lantai. Punggung Sunny sedikit membentur di lantai akibat keagresifan Tiffany.
“AGH! Pelan-pelan Fany ah. Please be gentle…”
“Mianhae, anything for you, Sunny bunny.” senyum Tiffany disertai eye smilenya.
Terpukau oleh eye smile Fany, Sunny pun pasrah menyrahkan segalanya.
Saat Fany membuka satu per satu pakaian Sunny, ia menemukan ada beberapa hickeys yang masih tampak kemerahan di beberapa bagian tubuh Sunny, baik di paha maupun dadanya, pertanda masih baru.
“Siapa yang sudah berani menyentuhmu, Sunny ah?”
“I-itu Sooyoungie, Fany ah,” jawab Sunny malu.
‘Sialan aku keduluan Sooyoung, si shik shin itu lihai juga…’ umpat Tiffany dalam hati.
“Kita lihat siapa yang bisa memuaskanmu lebih baik Sunny ah. Aku atau Sooyoungie.”
“Eh?!”
“Aku tidak akan melepaskanmu sebelum kamu mengakui kemenanganku atas Sooyoung.”
Tiffany mencolek sejumlah krim dari mangkuk dan mengoleskannya di dada Sunny. Sunny merasa dingin ketika krim itu menyentuh tubuhnya tapi dengan segera dadanya disambut oleh mulut hangat Tiffany.
“Ahh Fany ahhh…”
Desahan dan erangan silih berganti keluar dari bibir seksi Sunny, akibat perlakuan Tiffany di daerah-daerah sensitifnya.
Karena krim yang dilumurkan oleh Tiffany ke tubuh Sunny, sebagian tubuh Sunny menjadi licin. Melihat tubuh Sunny tampak mengkilap membuat Tiffany semakin bernafsu mengerjainya. Tiffany pun mengelus-elus kulit Sunny yang licin dan berbau manis krim itu sambil sesekali mencium dan menjilatinya.
Merasa tidak adil, Sunny pun ikut melepaskan baju Tiffany. Tiffany membiarkan Sunny melakukannya sambil masih meremas dada Sunny.
Petir di luar terus menggelegar. Tiba-tiba lampu padam dan menyisakan 2Ny yang masih saling menindih di lantai. Hari itu cuaca sangat mendung, sehingga walau masih siang, suasana dalam ruangan cukup gelap. Udara yang berhembus pun semakin dingin. Tetapi kedua insan itu saling berbagi kehangatan. Gesekan antar kulit mereka menimbulkan kehangatan. Sementara aktivitas mereka menjadi perpaduan sensasi yang dahsyat.
“Ahhh… ahh…” nafas Sunny semakin memburu.
“Kyeopta.”
Tiffany mencolek sejumlah krim dan melumurinya di bibir Sunny. Sekarang dia menunduk untuk mencicipi bibir seksi Sunny yang sudah berlumur krim. Sunny memejamkan mata dan menyambut ciuman Tiffany.
“Hmm…”
Mereka berciuman sambil berbagi rasa manis di mulut mereka. Keduanya merasa seolah-olah akan meleleh merasakan sensasi manis seperti ini.
Tiba-tiba Sunny membalikkan posisi, sekarang dia yang berada di atas Tiffany.
“Fany ah, bolehkah aku juga melakukannya?”
Tiffany tersenyum sebagai jawabannya dan Sunny mulai melumuri tubuh atas Tiffany dengan krim.
Sunny menggodanya dengan mengoles krimnya secara memutar di area sekitar dadanya, tapi tidak sampai menyentuh puncaknya. Kemudian Sunny menjilatinya memutar.
Tiffany memejamkan matanya sambil menggigit bibirnya.
Sunny juga melakukannya di area sekitar pusar Tiffany. Membuat Tiffany makin bergairah.
Tiba-tiba terdengar bunyi ‘ting’ dari oven mereka yang menandakan bahwa kue telah selesai dipanggang. Bunyi itu menyadarkan 2Ny dari sesi make love mereka. Paras keduanya menjadi merah. Menyadari kalau sesi membuat kue mereka telah melenceng jauh dari jalur. Kemudian mereka berberes-beres dan mandi untuk membersihkan sisa-sisa krim dari tubuh mereka.

**

“Jadi, kenapa tidak semua kuenya kalian kasih krim?” tanya Taeyeon.
“Kalian makan ya?”
Mendengar itu, 2Ny menjadi gugup. Memang karena sesi bercinta mereka, krim untuk kue yang tadinya utuh jadi hanya tinggal setengahnya.
“A-ahaha, ternyata bahannya kurang,” alasan Tiffany.
“Sangat enak, Fany ah,” kata Taeyeon sambil menatap Tiffany dengan penuh rasa sayang.
“Hehe, berkat ajaranmu^^”
“Ya, jangan mesra-mesraan di depan kami,” kata Yuri sambil berpura-pura mengipas-ngipas dirinya.
“Kalian tidak membuat cupcake ini sambil berbuat hal yang tidak-tidak kan?” tanya Jessica.
2Ny merasa semakin terpojok, padahal sebenarnya Jessica tidak bermaksud apa-apa saat menanyakan itu.
“Haha, berbuat apa? Kami membuatnya dengan penuh cinta kok,” kata Tiffany berdalih. Yang penting dia tidak merasa dirinya berbohong, hanya menyembunyikan sebagian detail lain yang menurutnya tidak pantas diceritakan.
Untuk menyembunyikan rasa malunya, Sunny memilih mengajak berbicara keponakannya.
“Gimana? Enak kan kue buatanku?” tanya Sunny sambil tersenyum manis dan membelai lembut kepala keponakannya. Keponakannya hanya balas menatapnya dengan matanya yang besar tanpa berkata apa-apa sambil memasukkan kue itu ke mulutnya.
“Ne? Lain kali mau lagi? Manis sekali deh!”
Sunny mengeluarkan ponselnya untuk memotret keponakannya untuk di upload di Instagram.
Sooyoung sedari tadi terus memandangi Sunny jadi tidak tahan lagi melihat tingkah Sunny yang terlihat sangat manis saat terus memanjakan keponakannya.
“Akkhhhh! Aku sudah tidak tahan lagi! Sunny ah! Aku ingin makan kamu sekarang!”
“Ya! Apa yang kamu katakan di depan anak kecil?!”
“Salahmu sendiri terlalu manis sampai-sampai dosa!”
Yang lain-lain hanya geleng-geleng melihat tingkah SooSun.

*~The End~*

Advertisements

Comments on: "Petting 5 (2Ny)" (47)

  1. annyeong…

    Ja-jadi yang melakukan i-itu???? 2Ny???? 0.o
    yaaaaaaaaah aku kira Taeny u.u
    tapi lumayan ekhm!!! H.O.T juga meskipun yaaaaa~ cuma sebentar hehe 😀
    Entah kenapa yah,tebakan Jessica itu slalu ng JLEB bgt tepat sasaran walau sebenernya dia cuma asal nanya aja 😉

  2. wah.. blum imsak nih jd baca dulu xD #plak gila loh pany parah jahat.. 😐

    sica kece.. slalu ajah.. nohok xD

  3. Noooh bias gue slalu aja ‘mak jLEBb’ kalo ngomong!*rangkul.sica#bangga 😀

    belum imsakk ka,, gapapa*ngikut.coment.atas haha

    Fany LIAR bangett yaa, berapa chapter coba dia handle semua*ckckck M0DUS dia mah dari awal ..hmmm*lirik.author

    itu yul cemburu yaa? Maka nya, ajak noh sicababy nya,, kangen yulsic tauu!*galak’in.yuri

    • bangga ya XD
      bkn hanya Fany, Sica dan Sunny jg sdh banyak berperan dlm ff ini 😀
      marahin aja tuh Yuri, jarang ada moment skrng

  4. Wink(s) said:

    Thank’s thor, ngebuat nya tidak terlalu vulgar gimana gitu hehe. Jadi , cuman baca baca ajah hoho
    Ahhh.. Sejujurnya, pengen taeny thor. Tapi, 2ny juga sukalah apalagi senyum mereka kan hampir ‘sama’ hehe
    Next nya ditunggu.. Yah semoga taeny #plakk
    Hehe. Semangat.

  5. fany liar bgt. Bbrapa story, fany yg prtama. D tngu taeny

  6. defy86 said:

    Wowooo gak tega liat 2Ny krn blm terbiasa hehehe…
    Itu lumayan hot.
    Tebakan jessica selalu hampir tepat.
    2ny jgn lakukan itu krn nanti para seobang curiga tubuh udah kepenuhan kissmark.
    Mang melon sunny paling gede hehehe.

  7. gilak fany keapa jdi liar gitu sih….ketularan taeyeon ya…ckckc…
    itu soosun mau ngapain lagi mau nc an lagi ya..wkwkwk 😀

  8. eh tyt udh nyampe yg ke 5 ya?
    pdhl trakhir baca baru sampe 3.
    brasa mencicipi porsi double.
    #plaaaaakkkk

    kupikir akhirnya giliran yoonhyun yg jd korban tyt bukan ya?
    hihihihi
    itu ppany nya ‘buaya’ bgt.
    masak kmrn taeyeon sama sica.
    kali ini bunny yg kena.
    eksperimen kue berujung aktivitas ‘memanggang dan mencicipi’ sesuatu.
    hihihi~

    buat yoonhyun dong thor.
    jebal~
    #puppy eyes
    aku kan ingin membaca duo maknae yg innocent itu jd nakal.
    #evil smirk

    hwaiting~
    (9 ^o^)9

  9. defy86 said:

    Anyeong…
    Ini lumayan hot meskipun blm mencapai tahapan itu.
    Gak tega liat 2NY huhuhuhu krn blm terbiasa…
    Mungkin tiffany haus (?).
    M**** sunny mang jjang (?)
    Hahahaa…

  10. Hahaha
    gua nunggu seharian nich buat baca fic.a
    Makhlum puasa

  11. Baru baca sekarang xD Abis lagi puasa ._.v
    Hot juga thor ._.
    Kali-kali YoonYul dong hehe 😀

  12. saking agresif nya fany 3 member sudah menjadi korban tapi taeyeon cuma setengah .
    siapa ya korban selanjutnya fany @_@

  13. 'rusa' said:

    entah kenapa aku ngerasa yg ini agak lebih liar wkwk 😀 untung bacanya pas udah buka >__<
    makasih ya pwnya ^^

  14. wou,,,fanny ternyata lebih byun ya sampai ke 3 membernya jadi korban

  15. Astaga 2ny ternyata panas juga ya * kipas kipas
    tapi fany gk merasa bersalah tuh sama taeng,, udah selingkuh ,, kekekekekek

  16. agustina_huang said:

    Ħaa³³³haa³³ =̏╭(′▽`)╯=
    Lucu ngeliat tingkah soo,berani bgt blak2an ngmg ke sun..
    Ditunggu deh pairing2 yg lainnya ^^
    Ttep smgt ya thor 😉

  17. fany ada apa dengan mu? selalu mulai yang pertama.
    kurang dapat jatah dari taeyeon-kah?
    sica sama fany kayanya punya radar tentang hal hal yang berbau-bau ‘itu’ yaa? di petting yg 3some(soosunsic) fany bisa nyium bau ‘seks’. sekarang jessie dengan tebakan yang tepat *walaupun emang ga sengaja* duo amerika ini emang the best 😉 😀
    authornya juga the best 🙂

  18. Miss New New said:

    hahaha

    jangan sering2 tinggalin 2ny berduaan tuh ntar pakem royal family ngilang gemana xD

    jadi siapa yg lebih gape ya
    soo apa ppany ?

    karna gak bisa tanya sunny gimana tnya authornya aja?

  19. jangan pernah percaya buat berduaan sama Fany, camkan itu.

    Fany bukan lg jamur kayaknya, jamur beracun sepertinya. Gadis amerika liar NC-nya (JeTiSun)~~

  20. ini dari semua petting tersangka utamanya fanny. bahaya juga kalo berduaan sama dia ternyata T.T hahahahahaha

  21. haha…lucu thor..

  22. klo ngebayangin si mushroom ko q ga bisa ya klo ma selain byuntaeng
    haha…
    #efek locksmith..

  23. Mr.Simple said:

    Daebak and Hot, thor…tdi di kira TaeNy yg bakal Lakuin…ternyata 2Ny kekekeke….btw thx atas pwnya thor….^^

  24. Fany agresif banget sih bikin sunny jadi kue make ngelumurin badan nya pake krim segala ternyata fany klo di belakang taeyeon main sama semua member ya sampe hyunie yg polos juga di ajarin bandel sama fany..
    Author knp fany jadi agresif ToT

    • cuma ff aja boleh dong 😛
      kan memang kenyataan gitu
      kalau member selca berdua bareng Fany seringnya Fany yg megangin HP kameranya, sdh menunjukkan dominannya wkwkwk

  25. sebelumnya, makasih ya thor, udah kasih passwordnya.
    disini awalannya 2ny hot benerrr. tapi, perasaan si sunny blm kasih jawaban, mana yg lbh baik, soo/fany ya??
    akhir2nya soosun juga *-*

  26. pipit said:

    abis dh tuh krim nya mnylm smbil mnum aer dh hehe

  27. dirgaYul said:

    Kyaaa Fanny sllu pinter ngeles y?? Ada aja alasan biar bs “makan”s Sunny.. Smpet ngakak pas bca bgian Fanny bingung harus memprioritaskn yg mana”. Beewwhh.. Fanny rakuss yaaa ahahahahaa.. Seneng bacay..

  28. endingnya mengundang :3 jd ngidam soosun blakblakannya soo memang ngegemesin apalg pas bilang mau makan sunny huwa ini 2ny tp dipikiran aku knp cuma ada soosun huhuhu makasih banyak ya thor pwnya…

  29. nindz85 said:

    tadaaaa…kebuka juga 2ny..hehehe
    waduh waduh buat kue jadi kebablasan gini…hehehe….
    untung itu oven bunyi ya..klo ga….pasti lanjutt..

    wooooaaaa pertanyaan sica pas di hati…hahaha

    lanjut…lanjut…thor…

Comments from Sone

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: