~Thank you for your comments~

Seohyun tidak bisa tidur malam itu. Ia telah kembali ke rumahnya. Dimana orang tuanya sudah menunggunya untuk mengurungnya kembali ke kehidupan lamanya. Beruntung dia hanya mendapatkan tiga kali tamparan di pipi. Tapi bukan itu yang menyakiti hatinya sangat dalam.
Seohyun terus teringat kata-katanya yang kejam pada Yoona. Ia kembali menangis dan mengubur wajahnya di bantal. Jari jemarinya meremas bantal kuat-kuat.
Ani! Aku bohong Yoona unnie!
Aku benar-benar merasa bahagia bersamamu. Bertemu denganmu bukanlah sebuah kesalahan!
Aku tidak peduli akan apa yang terjadi denganku, tapi kamu unnie!
Gara-gara aku, unnie mengalami kecelakaan, sudah itu unnie hampir melewati batas gara-gara aku lagi!
Aku terpaksa melakukan ini karena kalau bersama denganku entah hal apalagi yang akan terjadi padamu. Mungkin aku ini dewi kemalangan! Sebelum itu terjadi, aku…!
“……………….”
Tapi lagi-lagi aku menyakitinya. Bahkan kabar tentang aku yang akan menikah dengan Yonghwa oppa juga.
Aku selalu, selalu menyakiti Yoona unnie. Seolah masih belum cukup aku menyakiti hatimu, unnie!
Seohyun mengutuki dirinya sendiri.

_________________________________________________________________________________________

Flash back

Pada jaman joseon.
Sepasang kekasih sedang berbaring di atas rerumputan, memandang bintang bertebaran di atas langit sambil menunggu ajal menjemput.
“Ahh… akhirnya kita memilih jalan ini… sekarang sudah tidak bisa mundur lagi.”
Mereka baru saja berjanji sehidup semati dan menenggak racun bersama.
“………………”
“Kamu menyesal?” tanyanya sambil mempelajari raut wajah yeoja itu.
“Ani, kalau aku bersama Yoong oppa, aku sama sekali tidak menyesal.”
“Sepertinya aku membawa pengaruh buruk padamu,” namja itu tertawa, kemudian beralih menatap bintang. “Padahal aku ingin tua bersama denganmu, tapi sepertinya aku harus membuang jauh-jauh angan-angan itu karena semua orang tidak ada yang menyetujui hubungan kita.”
Namja itu menarik nafas dalam-dalam lalu berkata. “Andai aku terlahir kembali di masa depan, aku ingin bertemu denganmu dan mencintaimu sekali lagi.”
“Aku juga…”
“Tapi bagaimana kalau kamu terlahir sepuluh tahun lebih tua dariku? Apa kamu masih akan tetap mencintaiku?”
“Ne.”
Namja itu merasa tertarik dengan jawaban Seohyun, padahal niatnya tadi cuma bercanda saja, jadi dia malah melanjutkannya.
“Juga kalau beda dua puluh tahun? Tiga puluh tahun?”
“Tidak peduli seberapa jauh rentang usia kita, aku akan tetap mencintaimu, oppa.”
“Juga… kalau di masa depan aku terlahir sebagai seorang yeoja?”
“Ne.”
“Haha, berpegang teguh pada pendirian, benar-benar seperti sifatmu. Sekarang siapa yang terdengar lebih mencintai siapa. Aku jadi merasa kalah.”
“Apa oppa tidak seperti ini?”
“Pabo, tentu saja aku juga seperti kamu. Selamanya aku akan mencintaimu tanpa syarat. Lihatlah seluruh langit ini dan semua yang ada atas disana. Semuanya akan menjadi saksi bisu atas ucapanku.”
Namja itu mengangkat sebelah tangannya ke atas langit dan melipat semua tangannya kecuali jari kelingking.
“Apa yang oppa lakukan?”
“Berjanji pada bintang supaya bintang mengabulkannya.”
“Seperti anak kecil.” Yeoja itu tersenyum kecil melihat tingkah kekasihnya yang kekanakan, tidak peduli berapa umurnya.
“Dan aku juga harap kamu melupakan semua yang pernah terjadi di antara kita.”
“Yoong oppa…”
“Karena semua ini terlalu menyakitkan untuk dikenang,” namja itu tersenyum hambar. “Dan aku harap ending kita akan lebih bahagia daripada sekarang ini.”
“………………..”
“Mianhae, Seohyun ah.”
“Kenapa oppa minta maaf?”
“Karena aku yakin kamu pasti masih ingin melihat orang tuamu dan bersama dengan mereka lebih lama lagi…” Namja itu menutupi wajahnya dengan sebelah tangan tapi Seohyun dapat melihat air mata merembes keluar dari celah-celah jari-jarinya. Pertama kalinya Seohyun melihat air mata namja itu. Selama ini Yoong tidak pernah sekalipun menitikkan air mata di depannya. Tidak juga ketika mereka memutuskan untuk memilih mati bersama.
“Tapi perasaanku malah menyeretmu ke dalam jurang yang sangat dalam…”
“Yoong oppa…”
“Padahal aku sudah bersumpah dalam batin akan selalu menjagamu… melindungimu…”
“Yoong oppa, tolong jangan menyalahkan dirimu. Aku sendiri yang memutuskan untuk menyerahkan hidupku demi bersama denganmu.”
Hatinya merasa diiris-iris melihat tangisan namja itu dan dia merasa air matanya ikut menggenang. Yoong yang dipandangnya selalu memilki hati yang kuat dan tegar, pada akhirnya menumpahkan air matanya juga.
Seohyun merasa bagian dalam tubuhnya terasa semakin menyakitkan.
“Yoong oppa, saranghae…”
“Nado saranghae,” ucapnya sambil meremas tangan Seohyun lebih erat.
“Jangan lepaskan tanganku, oppa…”
“Sampai matipun tidak akan kulepaskan.”

Paginya saat tubuh mereka ditemukan. Semua orang menyesali perbuatan mereka yang telah menentang hubungan mereka hingga mendorong mereka untuk bunuh diri seperti ini.
Sewaktu tubuh mereka hendak diangkat. Ternyata tangan mereka yang saling menggenggam erat sudah tak dapat dipisahkan lagi. Semuanya memandang kedua tubuh yang terbujur kaku di depan mereka dengan pandangan haru dan akhirnya memutuskan untuk memakamkan mereka dalam liang yang sama dan berdoa untuk kebahagiaan mereka.

End of flash back
_________________________________________________________________________________________

Keesokan harinya.
Yoona masih termenung sendirian. Parasnya gelap seperti langit diluar. Bahkan walau hari sudah gelap, lampu kamarnya terus dibiarkan tidak menyala. Dari pagi ia belum makan apa-apa sama sekali. Perutnya yang kosong berbunyi minta diisi. Namun pikirannya yang masih terbebani dengan kata-kata beracun Seohyun membuatnya malas melakukan apapun.
Sudah. Cukup sudah. Mungkin memang lebih baik berakhir seperti ini, kalau diteruskan malah hanya akan menambah sakit hati kan? Biar saja, aku sudah lelah.
Yoona meraih Hpnya untuk melihat jam berapa sekarang. Dan matanya langsung terpaku oleh wallpaper Hpnya. Foto Seohyun yang sedang tersenyum manis
Air matanya kembali mengalir. Yoona memeluk HP itu di dadanya.
“Hyunnie… apakah kita memang tidak bisa hidup bahagia bersama? Ini jauh lebih menyakitkan daripada di masa lalu…”
Ia teringat kembali kenangan-kenangan indahnya bersama dengan Seohyun. Senyum Seohyun selalu terlihat begitu tulus. Sangat berlawanan dengan kata-katanya yang menyakitkan kemarin.
“Ani, aku ingin bersama Hyunnie. Hidup ini jadi tidak ada artinya tanpa Hyunnie!”
Yoona mengusap air matanya dengan kasar. Mendadak hatinya mantap. Ia akan menemui gadis itu sekali lagi. Siapa peduli dengan peringatannya, dia perlu penjelasan!
Lalu Yoona segera menyambar jaketnya dan berlari keluar memecah kesunyian malam.

**

Semua pikirannya serasa membebani dirinya. Menjatuhkannya ke dalam jurang batin yang amat dalam.
Selamanya aku akan terus kesepian seperti ini tanpa Yoona unnie… tanpa teman…
Lalu tak lama lagi aku akan dinikahkan dengan Yonghwa oppa.
Dan aku harus menyerahkan tubuhku pada orang yang tidak kucintai.
“Aku nggak mau lagi hidup seperti ini!” seru Seohyun mulai depresi.
Ekor matanya tidak sengaja melihat silet di antara sekumpulan alat tulisnya.
Mungkin lebih baik mati.
Seohyun menumpahkan sekumpulan alat tulis itu dan tangannya meraih benda itu dengan gemetaran. Dan silet itu sudah menyentuh kulit pergelangan tangan Seohyun ketika tiba-tiba sebuah suara menyentakkan kesadarannya.
“HENTIKAN!!”
“Unnie…?”
Sama seperti waktu itu, Yoona berada di ambang jendela. Sekali lagi ia datang untuk menemuinya. Tanpa permisi lagi Yoona menerjang masuk dan bermaksud merampas silet itu, tapi Seohyun sudah keburu menjauh.
“Mau apa unnie datang kesini lagi? Belum cukup unnie dengar kata-kataku waktu itu?!”
“Aku memang ingin dengar penjelasanmu,” sergah Yoona.
“Tidak ada lagi yang perlu dijelaskan,” kata Seohyun dingin. Tentu saja itu hanya tembok yang tampak dari luar, sebenarnya hatinya terguncang sejak melihat sosoknya berada di ambang jendela.
Seohyun sudah bergerak untuk memotong nadinya ketika tiba-tiba tangannya terhenti, karena Yoona meletakkan pergelangan tangan kanannya di atas nadinya, sengaja dalam posisi seperti itu. Kalau ia teruskan silet itu bukannya melukai tangannya, malah akan memotong nadi Yoona.
“Sekarang aku mau mati, jangan ganggu aku!”
“Baik, tapi sebelumnya lakukan padaku dulu. Aku akan mengikutimu kemanapun kamu pergi.”
Seohyun menggigit bibirnya dan berteriak lebih keras. “Singkirkan tanganmu unnie!”
“TIDAK! SEBELUM KAMU MATI, KAMU HARUS BUNUH AKU DULU!”
Seohyun terkejut, tidak menyangka Yoona akan membalas kata-katanya seperti itu. Nafas Yoona masih agak terbata-bata. Tapi ia tidak menyingkirkan tangannya. Kalau Seohyun orang yang keras kepala, Yoona lebih keras kepala lagi.
Seohyun terdiam, kemarahan yang berusaha dia lampiaskan barusan tidak cukup untuk membuat yeoja itu pergi dari hadapannya, sekarang dia bingung.
“Hyunnie,” kata Yoona lebih lunak. “Menurutku, apa yang kamu katakan waktu itu bukan berasal dari hatimu. Karena memikirkan aku makanya kamu berkata menyakitkan seperti itu supaya aku menjauhimu, benar kan?”
Kata-kata itu tepat mengenai hati Seohyun. Ia menjatuhkan silet itu dan menangis. Yoona mendekap Seohyun erat-erat. Yoona mengelus punggungnya untuk menenangkannya.
“Maaf… maafkan aku Yoona unnie… yang kulakukan selalu menyakitimu…”
Tatapan Yoona berubah menjadi lebih lembut. “Hyunnie, justru akulah yang harus minta maaf, keegoisanku telah membuat kamu menderita. Gara-gara aku kamu jadi melawan orang tuamu dan dimarahi…”
Seohyun menggeleng.
Tiba-tiba pintu terhempas terbuka. Umma Seohyun. Tentu saja semua keributan tadi terdengar oleh telinganya.
“Kamu lagi,” geramnya bercampur kesal. Kemudian Umma Seohyun memerintahkan para pelayan agar memanggil security untuk menyeret Yoona pergi.
“Tenang saja Hyunnie, ini bukanlah akhir dari hubungan kita.”
Kedua security sudah berada di ruangan itu. Mereka berdua mencekal Yoona. Dan para pelayan memegangi Seohyun. Seohyun meronta-ronta berusaha melepaskan diri. Sampai para pelayan itu kewalahan. Yoona tidak melawan sekeras Seohyun, tapi matanya tidak terlepas dari gadis itu.
“Yoona unnie!”
“Hyunnie! Kita akan bertemu lagi dan lagi! Sampai kita bisa bersama, akan kuculik kamu sebelum kamu dimiliki oleh orang lain! Kamu tidak akan dimiliki oleh siapapun selain aku! Tidak juga oleh namja bernama Yonghwa!”
“Aku tidak akan membiarkannya!” seru Umma Seohyun. “Kenapa juga kamu begitu gigih mengejar putriku? Kamu cuma seorang perempuan rendahan!”
Yoona menatap Umma Seohyun dengan berani. “Ahjumma, mungkin ahjumma tidak akan percaya, tapi aku dan Seohyun dari dulu sudah berkali-kali mengalami kejadian seperti ini. Selalu selalu saja ada yang berusaha memisahkan kami. Tapi, pada akhirnya kami akan tetap bersama. Tidak ada yang bisa memisahkan cinta kami yang sudah mengarungi perjalanan waktu dua ratus tahun lebih. Tidak juga oleh ahjumma!”
Umma Seohyun memandang Yoona dengan sengit. Merasa yeoja ini telah bicara lancang padanya. Sementara Yoona hanya membalasnya dengan senyuman penuh percaya diri.
Setelah para security itu mengusir Yoona, Umma Seohyun mendengus kesal.
“Lepaskan!”
Akhirnya kedua pelayan itu melepaskannya dengan agak takut-takut karena menatap wajah judes Seohyun. Kemudian Seohyun melangkah pergi dengan jengkel.
Umma Seohyun pusing memikirkan tingkah putrinya.
“Anak itu berbahaya, dia harus dilenyapkan demi Seohyun,” kata Ibu Seohyun sambil menggigit ibu jarinya.

**

Lagu instrumental pernikahan mengalun merdu. Terlihat sang pengantin pria, Yonghwa sudah berdiri tegap, menunggu pengantin wanitanya, Seohyun datang.
Seohyun meratap. Ia sama sekali tidak menginginkan pernikahan ini. Umma dan Appanya terlihat antusias melihat putrinya dalam balutan gaun pengantin.
Mungkin ini takdir yang tak dapat kuelakkan, batinnya. Terlintas kembali dalam benaknya kenangan-kenangan indah bersama Yoona.
Bagaimana pada awalnya Yoona mengajaknya berkenalan. Menciumnya dan mengajaknya membuat kenangan indah. Menatap bintang. Berenang. Tidur bersama. Main piano. Saat Yoona mengejutkannya dengan datang ke rumahnya sehabis kecelakaan. Dan lalu membawanya kabur. Dan juga kehidupan singkat mereka di kamar sewaan berukuran kecil itu. Putus lalu rujuk. Dan ah masih banyak lagi.
Semua kenangan itu tak ternilai harganya. Dan akan selamanya dikenang di hatinya.
“Sejak kapan aku jadi ratu drama…?” gumam Seohyun pada dirinya sendiri. “Nanti make up nya luntur dan aku dimarahi lagi…”
Annyeong Yoona unnie, namun aku tidak akan menyesal pernah mengenal dan jatuh cinta padamu. Meski aku menjadi milik orang lain tapi di manapun aku berada dan apapun yang kulakukan hatiku selalu hanya untukmu.
Detik itu, Seohyun memutuskan untuk mengunci perasaannya rapat-rapat.
BRAK!
Tiba-tiba pintu terbuka, seseorang berdiri di ambang pintu dengan nafas memburu. Semua tamu mulai ribut bertanya-tanya siapa dia. Pakaiannya sama sekali tidak formal untuk sebuah pesta pernikahan. Dia seperti tamu tak diundang.
“Kamu!” Umma Seohyun berdiri dari tempatnya duduk.
“Hahh… hahh… hufff tepat waktu, hehe.”
Lalu ia berlari ke arah sang pengantin wanita.
“Maaf ya, tapi Seohyun adalah milikku,” ujar Yoona sambil merangkul pinggang Seohyun dan berkata pada Yonghwa. “Tuhan sudah mengutusku untuk menjadi penjaganya di dunia ini sejak jaman joseon. Dan aku sudah bersumpah kepadaNya akan selalu menepati janjiku untuk selamanya.”
Sementara Seohyun masih menatapnya tidak percaya.
“Lagipula putri ini juga hanya mencintaiku seorang.”
Para tamu menjadi lebih ribut lagi.
“Mustahil! Bukannya harusnya mereka sudah menahanmu!?”
“Oh? Jadi para preman yang datang ke tempatku tinggal itu perbuatan ahjumma ya? Tapi aku lebih cerdik, karena aku sudah menduga kalau ahjumma akan berbuat begitu jadi aku lebih dulu melapor pada polisi dan para preman itu sudah diringkus!”
Yoona kembali berpaling pada Seohyun. “Yuk, Hyunnie!” Yoona menarik tangan Seohyun dan berlari pergi. Seohyun yang masih terheran-heran berusaha mengikuti larinya sambil mengangkat gaunnya agar tidak tersandung.
Para tamu dan Yonghwa masih terheran-heran. Seorang yeoja tiba-tiba datang dan membawa kabur pengantin wanita. Kejadian yang tidak pernah ada dalam sejarah.
Setelah sampai diluar, Yoona segera memanggil taksi. Terlihat para bawahan orang tua Seohyun sedang berlari-lari ke arah mereka. Yoona menaikkan Seohyun terlebih dulu lalu ia juga naik dan taksi langsung meluncur, hanya meninggalkan debu dan asap pada pengejar mereka.
Seohyun masih belum dapat menghilangkan keterkejutannya.
“Yoona unnie,” kok bisa ada disini?”
“Hehe, kan waktu itu sudah kubilang kalau aku akan menculikmu sebelum kamu jadi milik orang lain. Aku hanya menepati ucapanku.”
“Bukan itu, tapi kok unnie tau aku ada di Gereja ini?”
“Aku mencari info kapan hari pernikahanmu, Appamu kan terkenal.” Yoona menggenggam erat tangan Seohyun. “Seperti kata Ummamu, aku bukanlah seorang pangeran. Aku hanyalah seorang perempuan rendahan.”
Seohyun menggeleng dan berkata. “Tapi perempuan yang dibilang rendahan itu rela melakukan apa saja demi orang yang dicintainya. Menurutku itu sudah cukup membuatmu menjadi seorang pangeran.” suara Seohyun secerah wajahnya.
“Hyunnie, maukah kamu ikut bersamaku pergi ke luar negeri? Gimana kalau ke USA? Disana kita bisa menikah secara resmi!”
“Eh? Unnie serius?”
“Dua rius! Sebenarnya aku baru mendapat kabar bahwa aku memenangkan lotre berhadiah ratusan juta! Yahh aku tahu pasti berat kalau harus pergi ke tempat yang jauh dan tidak dikenal jadi aku tidak akan memaksamu.”
“Asal sama Yoona unnie, aku mau.”
“Kamu yakin? Kamu bakal pindah ke lingkungan baru lho.”
“Kalau kubilang tidak mau juga Yoona unnie pasti akan memaksaku kan?”
“Hehehe, tergantung yang dipaksa, apakah cukup pantas untuk dipaksa atau tidak.”
“Dan aku tidak cukup pantas?”
“Justru terlalu pantas sampai aku akan melakukan apapun.”
Kemudian mereka sama-sama tertawa.
“Unnie lucu.”

Ke depannya pun kami pasti akan menghadapi rintangan-rintangan yang berat. Tapi aku percaya, selama kami tetap bersama, kami pasti bisa mengatasinya.
Kalau seandainya aku harus terpisah dengan Hyunnie pun, aku akan bereinkarnasi lagi dan lagi sampai aku bisa bersamanya. Batin Yoona ketika memandang wajah Seohyun saat itu.

“Tapi aku kesal kamu memakai gaun pengantin ini pada namja itu.”
“Kata siapa untuk Yonghwa oppa, aku memakainya untuk menikah dengan Yoona unnie.”
“Jinjja?”
“Itu harapanku yang sebenarnya.”
“Kalau begitu aku boleh mencium pengantinku?” gurau Yoona sambil nyengir.
Seohyun hanya memejamkan matanya sebagai jawaban. Yoona kemudian mendekatkan wajahnya dan bibir mereka menyatu.

Kisah cinta pangeran dan putri dalam dongeng berakhir bahagia.

*~The End~*

A/N : Maaf kalau kurang panjang.
Pertama kalinya aku bikin gender bender dan yuri jadi satu dalam ff, meski gender bendernya singkat, haha 🙂
Sekarang author back to hiatus, hanya akan update kalau ada waktu, jangan cari author, see you next time 😉

Advertisements

Comments on: "A Tale of Love (Chapter 4 – End)" (63)

  1. annyeong…

    hhhuuuaaa bener2 berakhir dengan happy ending 🙂
    terharu banget pas flashback na,seo konsisten dgn pilihannya u,u mana jasad mereka juga ga bisa d pisahkan lagi…
    yoong berani amat masuk ke gereja dan langsung membawa hyunnie d hadapan semua orang termasuk orang tua seo hahaha..cengo dah tuh mereka

  2. happy ending walaupun tetep ga direstuin. setelah melalui berbagai rintangan akhirnya bersatu juga. yeeyyy!!
    akhirnya unnie balik dari kehiatusannya.
    ditunggu ff yg belum kelar2 itu yaa 😀
    fighting!! 😉

  3. Huaaa akhirnya happy ending ..
    Gila yoong bner2 cerdik bgt gx sia2 julkan ea DEER yoong bner2 lincah dan berani ..
    Salut2 …
    YoonHyun slmat mnempuh hdup bru ..
    Xeexeexee

  4. wkekek sequelll kehidupan yoonh ama hyuniee di us dunk

  5. icepearl_choding said:

    yeaahhh happy ending akhir.a yoonhyun bisa bersatu jga meskipun ga direstuin.. 🙂

    yoongie kamu bener2 keren dan pemberani bgd sih salut deh sma perjuangan.a mereka itu 🙂

  6. Wink(s) said:

    Contoh yang baek buat memperjuang hubungan mereka yang bener bener ditentang. Tapi, dengan cinta dan kekuatan cukup bisa deh happy ending *nyambungkagaksih?-.- tapi bukan untuk datang kepernikahan langsung nyuri pengantinnya. Jangan yah? #plakk
    Yang paling penting akhirnya happy ending huaaaa so sweet . Walau, sempet pesimis bakal bersatu yoonhun nih u,u tapi ternyata haha thank’s thor n__n
    O ya.. Cinta segisembilan masih ada lanjutannya? Hehe, cuman nanya doank yah thor._.v

    • haha kalau kenyataan gak cukup dgn hanya cinta
      tp selama msh mau memperjuangkan pasti bisa
      msh ada, cuma blm sanggup mikir untuk ff itu

  7. jd pengen punya pangeran spt yoona eonni… ^_^
    romantis n happy ending jga akhinya…
    (thor, secret of twin nya gak lanjut??)

  8. ahh.. gpp kok Thor.. justru saya suka nya yang singkat,padat dan jelas… hehe.. wah.. akhir nya bersatu juga yah…

  9. yeay akhirnya yoonhyun bersama , sedih juga sempat terpisah tapi akhirnya bersatu juga~ kisah dimasa lalu nya menjadikan pelajaran dan semangat untuk yang kisah dimasa depan agar tak tragis seperti dimasa lalu ~ daebak untuk authornya 🙂

  10. yey! asikkkk happy ending!!
    #tebarbunga
    bener-bener menghibur banget ffnya…
    aku suka kata-kata ini nih..

    “Hehehe, tergantung yang dipaksa, apakah cukup pantas untuk dipaksa atau tidak.”
    “Dan aku tidak cukup pantas?”
    “Justru terlalu pantas sampai aku akan melakukan apapun.”

    mengena lah pokoknya.
    daebak!
    😀

  11. javanicuss said:

    halo author! ini ‘rusa’ haha
    cepet yak updatenya 🙂 padahal keliatannya lagi sibuk… tetep semangat ya!
    kegigihan yoona nyentuh banget ya hahaha… ya semoga ortunya seohyun merestui hubungan mereka

    • ya, soalnya ff ini hanya ff revisi yg pernah kubuat sebelumnya, makanya cepet 🙂
      tp beda dikit ceritanya

      amin, wkwkwk XD

  12. agustina_huang said:

    Yeahhh… HappY EnDiNg…
    Sipppp 🙂

  13. happy ending yey… Ah yoong eonni gentle bnget brani menentang eomma hyunnie.. Ach akhir’a mreka bersama kmbali duh sneng’a *lebe .
    Thor bkin FF yoonhyun lg ea.. 🙂

  14. A…. Wauw. Hem lumayat tuh di awal” kirain yoonhyun bakal bunuh” an benran ternyata gk deng? Hehe
    happy happy… Yoona dpet lotre.

  15. wwouu….cepat ya update ya
    yoona gigih ya buat dapetin hyuny, salut deh buat yoon

  16. Kwon Eya said:

    Waa, uda end. Yoonhyun bner2 nekat. Cintanya uda buta akut. Tp dgn bgitu mreka jd brzama. Chukae! Dtggu krya yg laen!

  17. Tsam27 said:

    Omoo updatenya cepet banget xD aku seneng~
    setelah berkali-kali dibuat bahagia dan dibuat galau sama YoonHyun akhirnya dapet yang bagus juga ahahaha.. meskipun sebenarnya happy ending itu engga pernah ada xD ff ini ceritanya pasti berlanjut terus di otakku._.
    suka banget alurnya, idenya, semuanya sempurna XD keren banget deh thor!

    • author jg seneng kalau readers seneng^^
      kenyataan happy ending itu langka bgt
      jgn dilanjutkan ceritanya, entar galau
      gomawo 😉

  18. defy86 said:

    hello.. wow perbuatan yoona berani. pantes diberi penghargaan hehehe…
    masa lalu joseon sungguh mengharukan.
    ku tunggu km kembali dari hiatus dan sudah puas kenyang memgembara di dunia.
    hwaitinf

  19. untung aja berakhir happy end… kamu menepati janji mu thor…

    yoong kamu itu pangeran yg paling pantas sma hyunie gk ada yg lain slain kamu…

  20. shosiiinewreader said:

    wah,yoonhyun bersatu..
    ckck,yoona emang krs kpala ya klo menyangkut soal hyunnienya..
    segala cara di lakuin..nyulikpun mau..
    tpi sip deh..two thumbs buat author..^_^
    +Ff yg lain d lnjt ya thor+

  21. Ooohh wooow. . .yaaaahhh. . .happy ending. . .hehehe. . .

    Ttp smngt. . .lanjuuut. .eiitss. . .thor mau hiatus?. .hehehe. .oke deh. . .dtnggu cmbk nya. . .hehehehe

    mksh

  22. akhrnya happy ending juga. Gw salut ma prjuangan yoong.

  23. dian yoonsic said:

    d tggu kelanjtn ff yoonsic ny thour
    fighting

  24. aku gak nyangka endingnya bakal seperti ini… -_-
    yoong ngajak kabur hyunnie buat nikah di amerika.
    mana tiba2 yoong menang lotere pula…

    aigooo…
    bnr2 tdk menyangka bakal spt ini endingnya..

    at least setidaknya mereka bahagia.
    syukurlah.

    ditunggu ff yoonhyunmu yg lain thor~
    hwangtaeng!!
    (9 ^o^)9

  25. huah~ ga nyangka endingnya gini..keke zD

    ketje ketje…’0′

  26. kirain bakal bunuh diri lagi, untungnya happy ending 😀

  27. Ahhh akhirnya happy ending juga,untung yoong menang lotre ratusan juta :))
    Salut sama perjuangannya yoong untuk mempertahankan cintainya… Pacarku ini emang hebat deh ya ❤

  28. sone17 said:

    happy ending ^^
    yoona menang lotre? WAH! hebat kau yoong (?)

  29. S1 Queen's said:

    Ah untng aja happy end. Aq kra bkal b’akhr ala romeYOONG and juliHYUN #andwaeee…!

    Emg krg pnjg sih thor mnrut q.tpi oke kq yg pntg happy end n crita ny jga mnarik.
    Trz klo d bkin seq,mlah tmbh oke nih #modus.

    Thor secret twins ny d lnjut donk.

  30. dongsaeng said:

    Annyeong^^
    yeah happy ending,,seneng nya akhr nya yoonhyun brsatu jg,,
    trharu ama crta nya apa lg pas bgian ini “kalau seandainya aku hrs terpisah dgn hyunie skli pun,aku akn bereinkanasi lagi dan lagi sampai aku bisa brsama nya”*batin yoona

    cerita nya daebak*prok prok prok

  31. ahahaha iya yhaa ternyata di jaman joseon YoonHyun-nya gak pisah..
    meskipun gitu juga sih cara bersatunya -_-

    kereen.. kereen.. ahh suka..^
    untunglahh hepi ending.. ~~

    suka banget sama kata-kata ini “… Tapi aku percaya, selama kami tetap bersama, kami pasti bisa mengatasinya.
    Kalau seandainya aku harus terpisah dengan Hyunnie pun, aku akan bereinkarnasi lagi dan lagi sampai aku bisa bersamanya.”

    ahhh kata2 itu puitis bgd.. *gila sendiri..^
    Daebakk!! eonni jjang!!^ hehehe

  32. step lin said:

    ff loh memang slalu keren thoorr..yoong kren bget dsni…usaha yg luar biasa demi hidup brsama hyuni…
    jgn lma2 ya thorr hiatusny gue bkalan kangen ama loh,mksutnye kangen ama ke byunnan loh…haha…….o.k fightaeng….

  33. nuriiiin said:

    gw langsung komen di sini gpp kan mon? sama2 lagi hiatus lah kita heheh

    hmm gw jadi mikir kalo yoong g menang lotere itu dia bakal lari ngambil hyunnie juga ato ngga.. hahahaha dasar rusa

    kasian amet y abang yonghwa di mana2 selalu jadi orang ketiga yoonhyun, dan slalu gagal dapetin hyunnie.. wkwkwk coba ganti cowonya, kyuhyun kek gt y~

    gudlak buat tugas akhirnya mon! ^^

  34. happy and kereeeeeeeeeeeen !

  35. MelFany said:

    Ahahaha keren thor…
    Ditunggu ff lainnya yaa
    Fighting !!

  36. Widih gila yoong perjuangan ny berat jga.
    Crita ny jga seru meski msih bgus Eien no kizuna,, Gidarida,, ma The Nonary Game. Hahaha jdi pngen bca ke-3 ff itu lgi.
    Tpi yakin nie ff gk klah kren.

    • Eien no Kizuna sm Gidarida ceritanya lbh mellow 🙂
      kalau Nonary genrenya beda, lbh mengarah ke thriller
      gomawo 😀

  37. jidat ber-abs said:

    Hoaaah, sebenernya udah tipis harapan lo bakal menepati janji ‘Happy Ending’ lo, tapi ternyata…..yeah, YoonHyun kembali bersatu!!! 😀

    ajigileeeee si yoong menang lotre banyak banget *-*
    eh, btw itu menangnya ratusan juta rupiah, ratusan juta won, atau US$??

  38. cerita ini sebenarnya kai ubah sedikit dari cerita eine no rene (kalo gak salah) yang di FictionPress punya kau sendiri kan???

  39. RoyalSoosunatic said:

    T.T….. ini air mata bahagia thor..
    Akhirnya YoonHyun bahagia dan semoga nenek sihir itu ga dtg buat ganggu yoonhyun…
    Thanks Thor krn udah buat ff ini… 🙂

    Author Jjang ^^

  40. Finally happy end
    Daebak

  41. Huuaaah akhirnya aku bisa narik napas jga…

    Yoong bruntung bnget udah mnang lotre eehh dpet putri Seohyun pula… Bcra soal lotre kpan Yoong msangnya yah???

  42. “Tuhan sudah
    mengutusku untuk menjadi penjaganya di dunia
    ini sejak jaman joseon. Dan aku sudah bersumpah
    kepadaNya akan selalu menepati janjiku untuk
    selamanya.”

    aahhhh so sweet banget kata kata yoong..
    bikin melting..
    daebak.. mao lagi dong thor yang begini

  43. Kim/Choi said:

    Kak Maifate, ini cerita buatan kakak yang aku baca yang ber-chapter. Untung nggak dikunci 😀 Bisa gila aku..
    Sumpah, suka binggo sama cerita YoonHyun yang satu ini. Uri unnie maknae line 😀 Mulai dari pertama jumpa, kenalan, berhubungan, flashback yang keyen abis, hubungan yang ditentang, perjuangan cinta, Seohyun unnie yang mau menyerah, sikap gentlenya uri unnie Yoona, hingga akhirnya berakhir bahagia. Uwaaaaaaaaaaa, keyen bingits deh kak Author………
    Lanjutkan bakatmu kak 😀

Comments from Sone

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: