~Thank you for your comments~

A/N : Mianhae buat yang nunggu ff ff lain >.< selain lagi writer block, sebenarnya author masih hiatus. Tapi masih ingin nulis ff, karena itu author menghadirkan ff singkat, mungkin sekitar 3-5 chapter dengan pairing YoonHyun
walau singkat aku berharap ceritanya romantis dan dramatis buat pembaca
dan tidak perlu khawatir karena ff ini bakal happy end 😀

enjoy~

Ini adalah cerita klasik yang pasti dikenal oleh semua orang. Pada jaman dahulu kala ada seorang gadis bertemu dengan seorang pangeran.
Pangeran itu mengulurkan tangannya, mengajak si gadis pergi bersamanya.

Yoona POV

Di sudut kelas tepatnya di deretan paling belakang dekat dengan jendela, disitulah aku duduk. Buku dan alat tulis sudah kuletakkan di atas meja. Sambil berpangku tangan aku melihat keluar jendela. Aku menguap sampai kedua mataku berair. Bukan karena kurang tidur. Tapi karena habis ini adalah pelajaran sains.
Sebenarnya pelajarannya sih lumayan. Cuma Gurunya yang kurang pandai mengajar. Sebab menurut pengakuan sebagian besar murid, mereka diam-diam mengantuk.
Huh
Selama ini aku tidak pernah membolos, tapi entah kenapa kali ini aku benar-benar ingin membolos. Sekali saja kan gak bakal bikin kiamat kan?
Tanpa berkata apa-apa, aku bangkit dari mejaku dan berjalan keluar sebelum Guru itu masuk kelas. Aku menengok ke kiri dan ke kanan, memastikan tidak ada yang memergoki. Kalau ada Guru yang memergoki, tinggal alasan saja mau ke kamar kecil.
Aku berniat menyelinap keluar sekolah. Seperti yang biasa ada dalam drama-drama. Pengalaman yang harus dilakukan dalam sepanjang masa sekolah katanya.
Beruntung sepanjang aku melewati lorong kelas, semuanya berjalan dengan lancar. Tidak ada Guru dalam pandangan. Yes! Sekarang kesempatannya!
Tapi ketika aku sampai di halaman belakang sekolah, ada seorang putri. Lebih tepatnya seorang yeoja dengan image seorang putri. Karena parasnya cantik. Sosoknya anggun. Dan hembusan angin kala itu, membuat rambut hitam panjangnya berkibar indah.
Seketika itu juga dalam kepalaku berkelebat dengan ingatan-ingatan tentang kehidupanku di masa lalu.

Seo Joo Hyun, biasa dipanggil Seohyun.
Selama 16 tahun hidup dalam kehidupan yang tertutup. Dia di didik dengan keras untuk menjadi penerus keluarga. Mulai kelas satu, Seohyun menginjakkan kaki di lingkungan SMA barunya.
Orang tuanya memindahkan Seohyun ke sekolah khusus putri. Supaya dia tidak bergaul dengan laki-laki. Khawatir dia tidak bisa dinikahkan setelah lulus nanti. Sebenarnya mereka hanya berpikir berlebihan, karena baru-baru ini mereka menonton drama dimana kedua tokoh utamanya kawin lari padahal masih SMA. Dan mereka khawatir hal yang sama terjadi pada Seohyun.
Tapi Seohyun sama sekali tidak menyangka. Bahwa pertemuannya dengan Yoona akan mengubah hidupnya.

Seohyun POV

Lagi. Walau aku sudah terbiasa tapi tetap saja yang namanya pindah sekolah itu butuh penyesuaian. Tapi aku selalu menurut karena aku tidak mau mengecewakan kedua orang tuaku yang sangat berharap padaku.
Kupejamkan mataku. Membiarkan seluruh indra perasa dan pendengaranku bekerja. Angin sepoi-sepoi menerpa kulit dan rambutku.
Aku tidak pernah jatuh cinta karena itu untuk sekali saja dalam hidupku aku ingin merasakan yang namanya cinta.
Tapi apakah aku bisa menemukan cinta di sekolah khusus putri begini?
Dan ketika aku membuka kembali mataku aku melihat ada seorang gadis yang tengah memandangku.
Wajahnya cantik dan mulus. Rambutnya hitam dan panjang. Tatapan matanya pun jernih.
“Hei, apa kita pernah bertemu sebelumnya?” sapa gadis itu.
Aku bingung. Biasanya ingatanku cukup kuat sehingga aku tidak melupakan wajah seseorang yang pernah kutemui. Aku tidak pernah bertemu dengan gadis ini. Namun sesuatu menggedor sanubariku. Hatiku entah kenapa merasa seperti sudah pernah bertemu dengannya. Di dalam mimpi barangkali? Deja vu?
Melihat wajahku yang kebingungan, ia seperti sudah menerkanya.
Ia mengulurkan tangannya, mengajakku memulai perkenalan dengan hangat.
“Im Yoona imnida, kamu?”
“Seo Joo Hyun,” aku bersalaman dengannya.
Ketika tanganku bersentuhan dengan tangannya, segurat perasaan yang tidak kukenal seperti menoreh hatiku. Mendadak aku ingin menangis.
Apa? kenapa aku?
Kulihat matanya juga berkaca-kaca. Namun ia tetap menatap lurus ke mataku. Lalu ia mengganti topik.
“Joo Hyun, kamu anak baru?”
“Ne,” aku mengangguk. “Aku baru tiba disini.”
“Kalau begitu biar kuantar kamu ya?” tanpa menunggu jawabanku dia sudah menarik tanganku. Tapi entah mengapa aku tidak menolaknya. Karena aku merasakan suatu getaran aneh di dadaku.
Batinku senang karena sepertinya aku akan mendapat sahabat di hari pertamaku sekolah disini.

Yoona POV

Setelah aku bertemu dengan Seo Joo Hyun mendadak aku jadi mengurungkan niatku untuk bolos. Kugandeng tangannya dan pertama mengantarnya ke ruang guru. Setelah melapor pada guru, aku memperkenalkan seisi gedung sekolah sambil berjalan menuju kelas. Mungkin aku berkesan sok akrab, tapi aku senang karena dapat merasakan kembali sensasi ketika kedua tangan kami terjalin dengan erat. Diriku seolah utuh dan sempurna ketika bersama dengannya.

**

“Aku tidak menyangka kalau kita akan sekelas,” ujar Yoona senang.
“Ne.”
Sudah satu minggu sejak Seohyun memulai kehidupan SMAnya di sini. Dan sejak itu pula persahabatannya dengan Yoona semakin berkembang.
“Gimana? Apa kamu sudah mulai menyesuaikan diri?”
“Aku rasa sudah.”
“Ngomong-ngomong Hyunnie, kenapa kamu pindah ke sekolah ini?”
Sesaat Seohyun ragu. Namun di depan Yoona, ia ingin menceritakan semuanya. Entah mengapa ia merasa tidak ingin menyembunyikannya dari gadis ini.
Seohyun menarik nafas panjang dan memulai.
“Appa dan Umma yang memindahkan aku kesini. Setelah lulus aku akan dinikahkan dengan namja pilihan orang tuaku.”
Yoona tertegun mendengarnya. Tiba-tiba ia merasa dadanya panas.
“Masa depanku sudah diputuskan oleh orang tuaku.”
“Waee? Itu konyol sekali. Masa depanmu seharusnya kamu sendirilah yang menentukan, bukan diatur sama orang tua!”
“Memang unnie sendiri bercita-cita jadi apa?”
“Aku? Engg… sebenarnya sih aku sendiri belum memutuskan mau jadi apa. Tapi yang jelas nantinya aku akan menjadi seperti yang aku inginkan. Daripada itu Hyunnie.” Yoona memegang bahu Seohyun. “Kamu jangan mau dijodohkan sama orang tuamu. Kamu harus menentukan sendiri pasangan hidupmu!”
“Apa boleh buat,” ucapnya pasrah. Seohyun tidak berani menatap mata Yoona.
Dari dulu memang Seohyun selalu menuruti apa kata orang tuanya. Kalau orang tuanya bilang A, maka dia juga A. Kalau orang tuanya berkata B, maka dia juga B. Dia anak yang baik yang tidak pernah membangkang.
“Aku adalah satu-satunya anak tunggal, penerus keluarga. Aku tidak bisa. Karena itu setidaknya selama tiga tahun terakhir ini aku ingin mengalami cinta. Aku ingin kenangan indah.”
“Apa kamu pernah jatuh cinta sebelumnya?”
“Belum, aku tidak pernah tertarik sama seseorang. Karena itu aku jadi berpikir jangan-jangan aku memang tidak bisa jatuh cinta sama seseorang…”
“Kamu bisa, hanya saja kamu belum menemukan seseorang yang bisa menarik hatimu.”
“Benarkah unnie pikir begitu?”
“Ne.”
“Syukurlah, aku harap aku bisa cepat bertemu dengan orang itu.”
“Tapi kamu sudah bertemu dengan orang itu sekarang…”
“Eh? Unnie bicara apa barusan?”
Yoona mendekat dan mengecup bibirnya dengan lembut. Mata Seohyun membelalak terkejut ketika ia menyadari bahwa Yoona baru saja telah menciumnya.
“A-apa yang unnie-?!”
“Mau membuat kenangan indah bersamaku?” bisiknya lembut.
Melihat keseriusan wajah Yoona, Seohyun merasa sulit menolak. Tapi dia juga tidak menjawab.
“………………”
“Kalau kamu tidak mengerti, sekarang aku memintamu menjadi kekasihku. Maukah?”
“………………”
“Kalau begitu aku anggap diammu sebagai iya ya.”
Satu minggu setelah masuk SMA. Sepertinya akan terjadi perubahan drastis di antara Yoona dan Seohyun.

__________________________________________________________________________________________

Seohyun dan Yoona sedang duduk berduaan menatap bintang di tempat yang cukup lapang. Seohyun masih merasa rikuh. Baru beberapa hari yang lalu mereka masih bersahabat, namun sekarang mereka sudah menjadi sepasang kekasih? Dia sendiri tidak yakin, karena Yoona tidak pernah melakukan lebih dari sekedar pegangan tangan atau pelukan. Bukannya ini tidak ada bedanya dengan persahabatan?
Seohyun sendiri tidak mengerti kenapa ia menerima Yoona. Ada hal yang sejak beberapa hari yang lalu ingin ditanyakannya. Akhirnya dia menanyakannya juga.
“Yoona unnie, kenapa kau memintaku menjadi kekasihmu?”
“Perlu kau tanya? Sudah jelas karena aku mencintaimu, Hyunnie.”
“Tapi bagaimana bisa… kita bahkan baru kenal seminggu…”
“Hyunnie, kamu percaya sama yang namanya reinkarnasi?”
“Aku tidak tahu, unnie sendiri?”
“Aku percaya,” Yoona meremas tangan Seohyun dengan lembut dan melanjutkan. “Dulu, pada jaman joseon. Kita berdua pernah hidup di muka bumi ini sebagai sepasang kekasih.”
Setelah mendengar itu, Seohyun secepat kilat menoleh pada Yoona. Untung, tidak ada sendi di lehernya yang putus.
“Berbeda dengan sekarang, waktu itu aku terlahir sebagai namja,” Yoona tersenyum masam.
“Pantas Yoona unnie tomboy.” Seohyun mengangguk mengerti.
“Aneh ya, hahaha.” Yoona melihat pemandangan alam yang terpampang di atas langit. “Sama seperti apa yang kita lakukan sekarang. Dulu kita juga pernah menatap bintang bersama seperti ini di malam hari, bahkan itu adalah hal yang rutin kita lakukan.”
Cara Yoona mengucapkannya terdengar sangat mesra. Sampai Seohyun merasa jantungnya berdebar-debar.
“Jinjja?” Seohyun menunduk malu-malu. “Lalu apa yang terjadi dengan kita?”
“………………” setitik air mata mengalir keluar dari mata Yoona.
“Yoona unnie?” sesaat dada Seohyun terasa perih melihat air mata yang bergulir di pipinya itu.
“Kita bisa bersama namun banyak pihak yang menentang hubungan kita. Sehingga ketika kita terlahir di kehidupan yang sekarang. Kita sama-sama terlahir sebagai yeoja sebagai perwujudan dari pertentangan mereka agar kita tidak bisa bersama.”
“Unnie mengarang semua ini kan? Unnie hanya sedang bercanda denganku kan?” tanya Seohyun sambil mengerutkan alis. Rasanya sukar dipercaya.
Yoona mengusap air matanya dan berpaling menatap Seohyun. Sesaat mereka saling tatap. Dan melihat mata Yoona yang merah, mendadak Seohyun jadi ingin mempercayainya.
“Kamu tidak ingat?”
Seohyun menggeleng, kemudian terperangah ketika Yoona meraih tangannya menempelkan telapak tangannya di dadanya.
“Dan sekarang pun perasaanku masih sama seperti waktu itu. Walau kini aku bukanlah seorang namja aku masih mencintaimu Hyunnie.”
Dengan batas setipis kain, Seohyun dapat merasakan debaran jantung Yoona. Yoona mengangkat tangannya dan mencium punggung tangannya. Sorot matanya begitu lembut dan rapuh.
“Bolehkah aku menjadi pangeranmu sekali lagi?”
Ia menuangkan seluruh perasaannya ketika mengucapkannya.
Dan Seohyun baru menyadari bahwa tangan yang menggenggam tangannya terasa dingin dan sedikit gemetar. Sorot mata Yoona telah mengatakan segalanya.
“Yoona unnie.” Seohyun memeluknya. Yoona membenamkan wajahnya di bahu Seohyun.
Mereka tidak saling berbicara apa-apa, cuma saling meluapkan perasaan masing-masing melalui sebuah pelukan.

__________________________________________________________________________________________

Yoona mengajak Seohyun pergi berenang di kolam renang umum. Setelah sampai mereka langsung berganti baju dalam satu ruangan yang sama.
“……………..” Yoona sedari tadi tidak bisa melepaskan pandangannya dari Seohyun.
“U-unnie, tolong jangan terlalu melihatku seperti itu,” mohon Seohyun malu-malu sambil menutupi tubuhnya.
“Hehe mianhae, cuma berpikir kamu terlihat cantik memakai baju renang.”
Paras Seohyun semakin memerah. Dia segera memutar paksa badan Yoona.
“Sudah ah, unnie juga cepat ganti sana.”

**

Mereka berdua sudah berada dalam kolam renang. Yoona mengapung dengan bantuan ban pelampung.
“Kenapa unnie memakai pelampung?”
“Karena aku tidak bisa berenang,” Yoona mengaku.
“Ehh?Tapi bukannya unnie sendiri yang mengajak kesini?” Seohyun terkaget-kaget.
“Haha, ketahuan deh, aku mau melihat kamu dalam baju renang.”
Seohyun menyipitkan matanya sambil memandang Yoona dengan pandangan menyelidik. Sedang berpikir apakah itu motif tersembunyinya atau bukan.
“Bercanda, aku cuma mau menghabiskan waktu berdua denganmu. Aku tidak peduli dimana, asal kita pergi berdua. Sama sekali tidak ada maksud lain.”
“Benarkah?”
“Benar.”
“Kalau begitu, bagaimana kalau kuajari berenang?”
“Wah Hyunnie, kau sungguh-sungguh mau mengajariku?”
“Makanya aku menawarkan. Aku memang tidak mahir, tapi-“
“Aku mau!” potong Yoona.
“Kalau begitu unnie turun dulu dari pelampungnya.”
“Dalam nggak disini?”
“Ani, lihat unnie, kepalaku tidak terbenam kan?”
Yoona turun dari pelampungnya.
“Wah benar katamu.”
“Sekarang kita mulai saja, pegang tanganku unnie lalu angkat kedua kakimu.” Seohyun mengulurkan kedua tangannya.
Yoona mematuhinya.
“Kita latihan dasar, jadi unnie nggak perlu gerakan tangan dulu,” Seohyun memegangi tangan Yoona sambil melangkah mundur. “Tarik kaki unnie, tendang keluar.”
Yoona mengikuti sesuai instruksi Seohyun.
Tapi Yoona malah bergerak maju, tidak menyamai langkah kakinya. Dan dia menabrak dada Seohyun.
“Uph!”
“Yoona unnie nggak perlu latihan maju dulu, biar aku yang narik unnie. Jadi unnie latihan gerakan kaki sampai betul dulu ya?” Seohyun memperingatkan.
“Ne.”
Beberapa menit kemudian.
“Ya bagus, unnie makin pintar.”
“Sekarang latihan pernafasan, tahan nafas, benamkan kepalamu, lalu angkat dan tarik nafas. Ya begitu. Nah karena unnie sudah bisa kedua itu, terakhir kita baru latihan gerakan tangan. Gerakan kakinya seperti yang tadi yang sudah diajarkan.” Seohyun yang masih memegangi tangan Yoona menggerakkan tangannya mengayun seperti gerakan berenang.
Yoona menjadi takut ketika dia merasa Seohyun menurunkan gerakan tangannya. Tubuhnya langsung menjadi kaku, dikiranya dia akan dilepas.
“Ahh!”
Yoona kembali menginjak lantai.
“Nggak usah takut unnie, aku nggak lepasin tangan unnie.”
“Tapi.”
“Ulang lagi,” kata Seohyun tegas.
Seohyun melangkah mundur sambil memegangi tangan Yoona, ia menggerakkannya seperti gerakan berenang.
“Kakinya jangan menginjak lantai unnie.”
Wah, tak kusangka Hyunnie bisa tegas juga, batin Yoona.

Beberapa menit kemudian.
“Sekarang coba sendiri, tanpa dipegang.”
“Eh?”
“Nggak usah takut, nggak dalam unnie, keluarkan keberanianmu.”
Dengan takut-takut Yoona mencoba seperti yang diajarkan Seohyun.
“Kakinya jangan terlalu ke bawah. Angkat kepala unnie, tarik nafas.”

**

Yoona dan Seohyun berdiri di tepi kolam yang dalam.
“Hyunnie, mau apa kita di tempat dalam?” tanya Yoona takut-takut sambil melirik ke kedalaman air itu.
Di pinggirnya tertulis 3 m.
“Belajar mengapung di tempat dalam,” jawab Seohyun singkat.
“Tapi apa tidak terlalu cepat? Nggak nanti saja?”
“Nah, masuklah. Tenang saja unnie pasti bisa.”
“Ka-kalau kamu bilang begitu.”
Yoona berdiri di tepi sekarang, tapi sudah cukup lama dia hanya mematung di tempat.
“Ayo unnie, mau sampai kapan,” Seohyun memberi sedikit dorongan. Tapi Yoona malah terdorong cukup jauh.
“Aaaaaahhh!”
BYUR!
Seohyun tidak ikut masuk ke dalam kolam untuk memeganginya.
“Dulu aku juga diajari pelatih seperti ini. Karena tak dipegangi akhirnya aku berusaha biar tidak tenggelam dan dalam sekejap menjadi bisa.”
“Hyunnie! Blep blep-” Yoona menyembul ke permukaan untuk tenggelam lagi. Tangannya tidak mencapai pinggir kolam.
“Berusahalah unnie,” kata Seohyun yang masih percaya dengan metode mengajarnya.
“Tol-Blep blep!” tangannya menggapai-gapai ke atas permukaan.
“Jangan panik, unnie!”
Tapi setelah beberapa detik Yoona tetap tidak bisa mengapung. Dia hanya terus bolak-balik tenggelam dan muncul ke permukaan.
Seohyun yang mulai khawatir terpaksa melompat ke dalam. Dia menyelam ke sisi Yoona. Ketika sudah dekat, Yoona tiba-tiba menarik tangannya dan mencium bibirnya. Jantung Seohyun berdebar kencang di dadanya. Rasa sesak akibat kedalaman air bercampur dengan kemesraan menimbulkan sensasi romantis yang belum pernah dirasakannya. Dalam sekejap dia merasa hubungan mereka bertambah dekat.
Yoona melepaskan bibirnya. Memandang mata Seohyun dengan mesra dan mereka berpelukan lebih erat.
Seohyun memejamkan matanya. Dia tidak merasa takut atau panik. Dia hanya merasakan kenyamanan ketika tubuh mereka berhimpitan dalam air.
Ah rasanya aku ingin terus selamanya begini…
Tapi tiba-tiba Yoona melepaskan tubuh Seohyun dengan kasar. Lalu tanpa membawa Seohyun bersamanya, ia segera berenang dengan cepat menuju permukaan.
Sementara Seohyun masih terdiam di bawah sana dengan tanda tanya.
“FUAHHH! Uhuk uhuk!”
Kemudian Seohyun muncul di sebelahnya.
“Unnie?”
“Mianhae, paru-paruku kemasukan air, uhuk uhuk!” ujarnya setengah terbatuk.
Pipi Seohyun memerah mengingat apa yang baru saja mereka lakukan di dalam air tadi. Tapi kemudian dia menyadari.
“Unnie! Kau sudah bisa mengapung!” katanya dengan takjub.
“Eh? Ohh,” Yoona baru sadar bahwa sedari tadi dia bisa mengapung tanpa dibantu Seohyun.
“Aku bisa! Aku bisa!” teriaknya seperti anak kecil.
“Chukae!”
“Hehe ini semua berkat Hyunnie!” Yoona merangkul Seohyun.
“Maaf kalau kalau tadi aku mengajar unnie terlalu keras.”
Yoona menggeleng. Ia melepaskan Seohyun mencoba berenang. Dan ia benar-benar sudah bisa meski belum begitu mantap. Setelah maju beberapa meter ia berbalik menatap Seohyun.
“Asyik~! Berkat Hyunnie sekarang aku sudah bisa berenang!”
“Aku ikut senang, unnie” Seohyun tersenyum bahagia.
Sesaat Yoona menahan nafas melihat pemandangan yang begitu memesona di depan matanya. Seohyun yang tersenyum bermandikan cahaya senja terlihat begitu cantik. Ia sampai tidak mampu berkata apa-apa.
“Wah sudah hampir malam, ayo kita pulang unnie.”
Kata-kata Seohyun menyadarkan Yoona dari lamunannya.
“I-iya, ayo kita pulang.”

*~To Be Continued~*

Advertisements

Comments on: "A Tale of Love (Chapter 1)" (59)

  1. yey! unnie comeback!
    yoohyun.. ff yang lama banget ga pernah baca.
    seru-seru. ceritanya langsung to the point ya..
    lanjutttt

  2. annyeong…

    aahhh jadi YoonHyun itu telah mengalami Reinkarnasi yah..
    orang tua Seo ngga bgt deh,pake acara jodoh2 an segala…
    aku juga mau dong d ajarin berenang ma seo,biar cepet mengapung gituh #mati dong itu mah 🙂

  3. Lee Eun Soo said:

    Yoonhyun unyu bgt ihhh.. >,<

  4. Love Trooper said:

    Annyeong..
    Akhirnya comeback juga..
    New story,,,, Yoonhyun, like it.

    BTW, gimana ma Secret of twin sister thor,, kangen ma cerita itu juga. #maksudnya??
    hehehe..

    Gomawo.

  5. reingkarnasi ya..
    bagus thorr,doh ngakak masa seobang kalah sama wife nya

  6. Kwon Eya said:

    Yoonhyun c0 cuiiiit! Waah, y0ona m0duz aja tuh. Ngajaqinya cih brenang, tp ga taunya cma krn pngen nempel2 ja tuh. Lnjuuut!

  7. prillyties said:

    yeay authornya comeback, bawa cerita baru lagi , ekh ya cerita yg yoonyulsic nya gmn klnjtnya?

  8. masa lalu n masa depan…
    cerita yg menarik…

    yoong masi bsa ngingat msa lalu ny y…sdangkan hyunie gk.ingt sma skali..

  9. claireen said:

    hi, aku claireen, ku suka banget ama FF di blog ini maifate, aku suka banget ama FF GIDARIDA nya, sumpah bikin aku sedih,, aku pingin jadi fans kamu, jujur FF kamu bagus banget

    • hai claireen, makasih udh baca^^ suatu kehormatan
      kalau menurut pendapat author sendiri ff Eien no Kizuna masih jauh lbh menyedihkan dibanding Gidarida
      kalau suka dgn cerita semacam Gidarida, kusarankan untuk coba baca ff Eien no Kizuna kalau belum baca 😉

  10. puputt said:

    Horeee !!
    Authornya comeback lagiii!
    *TebarMawar*

    Eh, adegan Yoona yg mencium Hyunie di kolam itu memang sudah direncanakan atau refleks?
    Sweet banget ..

  11. knp cuma yoona yg onet tntang masa lalu mereka?

  12. TaenyShipper_27 said:

    menarik

  13. icepearl_choding said:

    yesss ada ff yoonhyun hehehe
    jiaaahhh yoong modus nih
    hahaha

  14. ff yoonhyun..
    Dasar yoong slalu ambil ksmpatan

  15. FF baru nih, asik…
    yoona modus ya bisa aja nih, selalu mengabil kesempatan dalam kesempitan

  16. Wahhh YoonHyun sweet bgt nie …
    Yoong bner2 dehhh …
    D saat mo tenggelam malh nyium Hyunnie …
    Xeexeexee …
    Lanjut lanjut …

  17. Wahhh YoonHyun sweet bgt nie …
    Yoong bner2 dehhh …
    D saat mo tenggelam malh nyium Hyunnie …
    Xeexeexee …
    Lanjut lanjut …
    Agam pnsran ma reinkarnasi yg d crtain Yoong ..
    Bner gx tuhh ?

  18. wow…romantic nya… astaga.. senang nya aku…

  19. MiDhe said:

    Wooooooooww. . . .hehehe yoonhyun. . .yeaaaaaahhh. . .keren nie thor. . . .tpi msh spenggal2 yg z phami. . .aplgi ntu, ad reikarnasi2nya. . .hehehehehe. . .

    Ttp smng thor. . .lanjuuuut. . .

    Mksh

  20. stelah nuggu bbrapa lama..akhirnya posting lagi…
    cerita yg bagus thor..

  21. Tsam27 said:

    yey.. ff baru.. yoonhyun fantasi! ❤
    gimana ya kalo ceritanya yoona tenggelem dan malah mati.. wkwkw trolling xD
    keren banget ceritanya thor~ aku berharap ini lebih panjang..

    • Sebenarnya gak fantasi bgt
      Wkwkwk unexpected bgt itu XD
      Sayangnya gak sepanjang itu tp mudah2an tetap menikmati^^

  22. sone17 said:

    yoonhyun bereinkarnasi
    semoga dikehidupan masa kini yoonhyun masa kini nggak berakhir tragis seperti masa lalu

    lanjut thor, semangat 🙂

  23. S1 Queen's said:

    Annyeong author…

    Wah ff duo maknae.sweee…t…
    Itu crita ny mreka b2 dah reinkarnasi gtu ya….
    Dsar yoong bsa aja ya cri ksemptan.kekeke…

    Yo author lnjut…

  24. wuhihi, yoonhyun.
    yoona sok akrab banget pas pertama ketemu seo 😀
    eciye, masa baru seminggu udah pacaran sii? apa ga terlalu cepet?
    itu yg dikolam renang so sweet banget, kaya scene difilm2 😀

  25. Wink(s) said:

    Wuah,, ketinggalan. Sorry thor :/
    Ihh,, baca ff yoonhyun. Jadi inget, sekarang jarang lagi ngebaca haha.
    Lagi gak sibuk yah thor? #plakk

  26. mwuehehehehe, so sweet ceritanya thor. kok s yoona bisa ingat jaman dinasti joseon dulu ya 😀

  27. akhirnya setelah beribu tahun menghilng aknirnya author balik juga, ff bagus thor, cinta segi9 lanjut dong thor

  28. shosiiinewreader said:

    anneyoungg..
    salam kenal aku new reader..
    wah ff yoonhyunnnnn..
    gomawo thor soalnya aku yoonhyun shipper..
    bca capt 2 ahh..

  29. Idom09 said:

    Wah…yoong udh pnter renang ya..

  30. kyaaaa.. ada YoonHyun lagiii..
    So Sweet pula..* jejeritansendiri..^^
    Eonni daebakk.. kereen nihh meskipun to the point bgd gitu ceritanya,
    tapi baguss..~~
    Bayangin Yoong di ajarin renang m Hyunnie, ketawa sndiri.. 😀
    izin baca next part-nya yhaa eonni..^^

    • Karena singkat jd ceritanya harus langsung to the point, okey? 😉
      gomawo ya udh baca dan ninggalin jejak 😀

  31. NaHilda said:

    Baru berapa hari langsung jadian 😀
    Reinkarnasi? Yoong inget semua kok Hyunnie enggak? Pake ciuman dlm air, menyelam smbil mnum air tuh Yoong.

  32. agustina_huang said:

    Tiap kali baca ff author…aku selalu serasa terbawa dalam alur critanya… Daebakk!!
    Author super keren… Slaen ngefans sm SNSD jd ngefans jg nih sm author :p … Soalnya semua ff author gk nanggung2 critanya,jg seru n asyik bgt… Trs lanjutin ya thor ^^

  33. agustina_huang said:

    Tiap kali baca ff author…aku selalu serasa terbawa dalam alur critanya… Daebakk!!
    Author super keren… Slaen ngefans sm SNSD jd ngefans jg nih sm author :p … Soalnya semua ff author gk nanggung2 critanya,jg seru n asyik bgt… Trs lanjutin ya thor ^^
    Aku suka bgt sm semua pairing SNSD…
    Suka jg sm ff nya jg author
    ☆Н̲̅e̲̅e̲̅:p☆Н̲̅e̲̅e̲̅:p☆Н̲̅e̲̅e̲̅:p
    <=-P(y)(y) Sipp<=-P(y)(y)

    • Haha, sebenarnya masih ada beberapa kekurangannya, tp gomawo atas pujiannya 😉
      kalau suka semua pairing apa jg pairing yg gak banyak shipper maupun termasuk langka? spt HyoYoung, SeoTae, atau HyoSeo contohnya lol

      • agustina_huang said:

        Iya… Suka… Aplg pairing tuh gk gtu ada yg buatin fanfic nya…
        Hehe…
        Klu dr segi pandang aku sbg reader sih,tuh gk ad kekurangan thor
        . ‎​(y)
        . <' sip . sip . sip 
        ..^ buangettt

  34. cornet said:

    waaa akhirnya ada ff baru ni thor..
    udah lama juga ga mampir sini hehehe
    ff thor selalu jjang(y)

  35. jidat ber-abs said:

    Gue mampir-mampir nih, eh ternyata lo udh ngepost ff baru….katanya hiatus =,=
    tp gapapa sih, gue malah seneng 😀

    Ceileeeee tumben buat yoonhyun..
    Chap 1 belum keliatan konfliknya ya?

  36. RoyalSoosunatic said:

    wahhh.. yoong tanpa basa-basi ya. langsung minta hyunnie jadi pacarnnya.. aku suka gayamu yoong.
    Reinkarnasi? penasaran kaya apa mereka dulu…
    Kukiran yoong beneran tenggelam tadi taunya cuma modus… adeuh -..- ahahaha 😀
    btw, aku juga ga bisa renang kira2 seo unnie mau ngajarin aku ngga ya? *ngarep

  37. kayak pernah baca tp lupa -_-a apa cuma ceritanya yg mirip mirip -_-a

  38. Kyaaa…..daebak
    next thor

Comments from Sone

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: