~Thank you for your comments~

Yoona

Yoona mengerjap-ngerjapkan matanya. Memandang langit-langit dengan heran.

“Sudah sadar?”
Yoona sekarang memandang ke Seohyun, tapi bukan Seohyun yang dirasakan hatinya.
“Yuri unnie…”
Yoona tiba-tiba merasa ingin menangis.
“Yuri unnie baik-baik saja.”
“Ah…?”
Seohyun mengangguk.
Yoona mencoba mengangkat tangan kirinya untuk melihat. Jari kelingkingnya masih utuh.
“Mim…pi?”
Seohyun menggenggam tangannya.
“Tidak ada yang perlu dikhawatirkan.”
“…………….”
Seohyun memberi kecupan lembut di keningnya. Lama dan penuh dengan perasaan. Saat Seohyun melakukan itu Yoona merasa ada sesuatu yang menggelitik hatinya.
“Saranghae unnie. Tapi sekarang kita harus berpisah.”
“Eh?”
“Aku harus pergi. Selamat tinggal Yoona unnie…”
“Ma-mau kemana Hyunnie?”
“Aku tidak tahu, mungkin kita tidak akan bisa bertemu lagi.”
“Tapi! Tapi! Kenapa kamu mau pergi!? Hyunnie!!”
“Karena unnie tidak mencintaiku seperti aku mencintai unnie…”
“Eh? Maksudnya?”
“Karena… Yoona unnie mencintai Yuri unnie kan?”
“A-ani…” tapi suara Yoona terlalu pelan dan terdengar masih menyimpan sedikit keraguan.
“Jaga diri unnie baik-baik.” Seohyun berlari meninggalkan ruangan.
“Eh?!”
Yoona mencoba bangun tapi entah kenapa kakinya terlalu lemas, sehingga dia terjatuh. Jantungnya berdebar keras karena firasat buruk mulai datang.
“Apa yang dipikirkannya…”
Dengan susah payah Yoona bangun dan berlari dengan tertatih-tatih.
Yoona mengejar Seohyun sampai mereka berada di sebuah jembatan yang tinggi.
“HYUNNIEEE!” panggil Yoona keras-keras.
Seohyun berdiri di tepi jembatan.
“Jangan mendekat atau aku akan melompat,” ancam Seohyun tegas.
Mata Yoona membelalak lebar. Tidak percaya kata-kata seperti itu akan keluar dari bibirnya.
Bermaksud akan melompat, tapi Seohyun sama sekali tidak panik, bahkan nada suaranya tetap serendah biasa.
“Tunggu Hyunnie! Ini tidak seperti dirimu! Apa yang kamu pikirkan?!”
“Jangan pikir aku selamanya hanya akan jadi Seohyun yang polos dan tidak bisa apa-apa, unnie.”
DEG
Melihat tatapan itu, Yoona sempat merasa jantungnya berhenti.
“Tapi kenapa?! Kenapa kamu mau melakukan perbuatan nekad ini?!”
“………………”
“Jawab atau aku akan marah Hyunnie!”
Tapi jawaban yang keluar selanjutnya malah lebih mengejutkan Yoona.
“Karena aku terlalu mencintai Yoona unnie…”
“Mwo?”
“Karena aku terlalu mencintai Yoona unnie sampai dada ini rasanya sakit dan tak tertahankan lagi…”
Yoona merasa dunianya berputar. Dia hampir kehilangan keseimbangannya lagi.
Serius?! Alasannya karena itu?!
“Di depanku padahal Yoona unnie sudah menyadari perasaanku, tapi Yoona unnie terus saja membicarakan Yuri unnie. Selalu… selalu Yuri unnie… seolah mengabaikan perasaanku…” ucap Seohyun dengan berlinang air mata.
“Hyunnie… aku tidak tahu kalau selama ini aku menyakitimu tanpa sadar…”
“Aku ingin membenci Yoona unnie, tapi tidak bisa… karena apapun yang Yoona unnie perbuat, unnie selalu berada di hatiku yang paling dalam.”
“Aku tahu aku salah. Tapi… apa yang sudah berlalu tidak bisa diubah Hyunnie.”
Seohyun meremas tangannya di depan dada.
“Aku senang kamu mengatakannya Hyunnie, makanya sekarang cukup, lupakan semua perasaan yang menyakitkan itu dan ayo kita pulang…” Yoona berjalan selangkah demi selangkah mendekati Seohyun sambil mengulurkan tangannya. “Aku janji aku tidak akan melakukan perbuatan yang menyakitimu lagi.”
Seohyun memperhatikan telapak tangan yang terbuka menyambutnya itu. Dan wajah lembut Yoona yang membujuknya.
“Ayo kita pulang.”
Tapi hatinya sudah mantap.
“………..tidak mau…”
Detik itu juga, Yoona merasa harapannya seperti digilas.
“Hyunnie?!”
Seohyun memejamkan mata dan memundurkan badannya, membiarkan punggungnya terbawa gravitasi.
“!”
Kemudian terdengar suara tubuhnya tercebur di bawah.
Tanpa berpikir panjang, Yoona langsung berlari ke tepi dan melompat ke bawah.
Aku harus menolong Hyunnie!
Dalam hitungan detik tubuhnya sudah tenggelam ke sungai di bawah. Yoona berhasil meraih tangan Seohyun. Kepala keduanya menyembul ke permukaan. Nafas Yoona megap-megap, tapi dia tetap berusaha mempertahankan kepala Seohyun di atas permukaan, supaya bisa bernafas. Gara-gara itu Yoona tenggelam lagi.
Aku nggak bisa berenang!
Tapi walau harus mati sekalipun, aku tidak akan melepaskan tangan Hyunnie!

_________________________________________________________________________________________

Seohyun

Seohyun sedang menunggu di sisi Yoona sambil terkantuk-kantuk. Kemudian seseorang menyelimuti pundaknya dengan selimut.
“Fany unnie?”
Tiffany memandangnya dengan sorot mata lembut seperti seorang Ibu.
“Sudah berhari-hari terus berjaga disini. Kamu juga perlu istirahat, Hyunnie.”
“Gwenchana.”
“Tapi wajahmu pucat, kantung matamu juga. Kamu kelihatan kurang tidur.”
“Terima kasih, Fany unnie, tapi aku baik-baik saja. Aku masih ingin menemani Yoona unnie lebih lama lagi…”
“Ahh, kalau begitu aku juga ikutan,” kata Tiffany sambil mengambil tempat duduk di sebelahnya.
“Kelihatannya kamu sangat menyukai Yoona ya, aku jadi sedikit cemburu…”
“………………”
“Dan Yoona juga melakukan ini karena menyukaimu. Padahal kupikir aku sudah mulai disukai Hyunnie…”
Sekarang Seohyun berpaling pada Tiffany.
“Fany unnie, boleh aku minta pelukan darimu?”
“Tentu, Hyunnie.” Tiffany membuka lengannya dan Seohyun membiarkan dirinya berada dalam dekapan Tiffany.
“Kalau Fany unnie memelukku seperti ini rasanya seperti ada energi baru tersalurkan padaku.”
“Haha, jinjja?”
“Ne.” Seohyun mengangguk. “Pelukan Fany unnie juga hangat dan menenangkan…”
Seohyun sedikit kaget ketika merasakan kecupan lembut di keningnya. Tapi dia tidak menarik diri dan membiarkan sensasi itu memenuhi dadanya.
“Aku sayang kamu Hyunnie.”
“Aku juga, Fany unnie…”

_________________________________________________________________________________________

Siang harinya kesembilan member sedang berlatih menari di ruang latihan. Latihan terakhir sebelum mereka berangkat ke Jepang.
Saat jam istirahat.
Tiffany memilih duduk di sebelah Taeyeon yang gaya duduknya tidak feminin.
“Taeyeon ah^^” panggil Tiffany dengan nada setingkat lebih mesra dari biasanya. Bahkan disertai dengan eye smile yang sangat manis.
“Ne?”
“Kamu capek? Mau berbaring sebentar di pahaku nggak?”
“Ah, nggak usah, terima kasih.”
“Benar? Nanti kalau kupinjamkan pada member yang lain jangan menyesal ya, karena aku sudah menawarkannya padamu duluan.”
“Yo.”
Taeyeon kelihatannya tetap cuek, jadi Tiffany merasa kesal sendiri dengan strateginya yang gagal.
Ish, ya sudah kupinjamkan pada Sunny saja. Nanti jangan cemburu ya.
Tiffany melihat yeoja berambut pirang itu sedang mendekati Sooyoung.
“Minum Sooyoungie?”
Sunny memberikan sebuah botol air minum. Sooyoung memandangnya dengan sebelah mata.
“Itu kan bekas kamu minum. Lagipula gwenchana, aku sudah minum dari punya Hyoyeon tadi.”
“Kalau begitu biarkan aku berbaring sebentar di pahamu ya?”
“Haaahhhh???”
“Hehe.”
Tanpa seijin pemiliknya, Sunny langsung membaringkan kepalanya di atas paha Sooyoung.
“Ya! Minggir ah.”
Sunny memandang ke atas, melihat wajah Sooyoung yang tertekuk.
“Aish jangan pelit Sooyoungie, lain kali kupinjamkan pahaku juga, ne?”
Sunny mengangkat tangannya, jarinya mengelus dagu Sooyoung. Membuat bulu kuduk Sooyoung langsung merinding seketika.
Sooyoung tiba-tiba menggeser duduknya. Membuat kepala Sunny membentur lantai.
“Aduh apo Sooyoungie…” Sunny menggosok-gosok kepalanya dengan mata berlinang air mata.
Sooyoung sudah membuka mulutnya hampir membentak. Tapi tidak jadi, dia menelan kembali kalimatnya dan berkata lebih halus.
“Tolong jangan sentuh aku…”
“HUWEEEEEEEEEEEEEE!!”
Sooyoung kaget mendengar rengekan Sunny yang keras sekali. Sampai bergema ke seisi ruangan. Semua member sontak melihat ke arah mereka berdua.
Tiffany geleng-geleng. “Sooyoung, kenapa kamu bikin Sunny nangis?”
“A-andwae! Dia yang tiba-tiba nangis sendiri!”
Padahal Sooyoung sudah berkata halus-halus.
“Ya danshin, kenapa kamu?”
“Kamu jahat! Kamu ingkar janji!”
“Ingkar janji bagaimana!?” tanya Sooyoung tidak mengerti.
“Kamu kan sudah berjanji akan jadi kekasih spesialku!” rengek Sunny.
“Mwo?! Kapan aku ada berjanji seperti itu?!”
“Pas konser, sudah beberapa kali!”
Sooyoung kelihatannya masih tidak mengerti jadi Sunny menambahkan. “Pas lagu Kissing You!”
Sudah setidaknya dua kali dia melakukan itu. Mengaitkan jari kelingkingnya ke jari kelingking Sunny.
Sooyoung melongo karena Sunny tiba-tiba mengungkit-ungkit kejadian pas konser.
“Tapi itu kan… aku cuma mengikuti lirik lagu. Sekalian untuk menunjukkan keakraban grup kita di depan fans…”
“Lalu kenapa kamu melakukannya hanya ke aku… kenapa tidak ke member yang lain?!”
“Karena kamu…” merasa terpojok Sooyoung jadi tidak tahu bagaimana melanjutkan kalimatnya.
“Ah tidak tahulah!” Sooyoung memilih kabur dari ruang latihan.
“Huweeeeee!”
“Sabar Sunny,” Tiffany menyentuh pundaknya. Dan langsung dipeluk oleh Sunny.
Taeyeon yang melihat itu hanya bisa membatin, Sooyoung pabo. Kalau aku, pasti tidak akan menyia-nyiakan kesempatan itu. Uh, tapi seharusnya aku lebih duluan daripada Tiffany.

“Yul.”
“Hmm?”
Yuri mengangkat wajahnya sehabis mengikat ulang tali sepatunya. Dan matanya bertemu dengan wajah Jessica yang ramah.
Jessica mengelap keringat yang mengalir di pipi Yuri.
“Ah, gomawo, Sica,” Yuri tersenyum seadanya.
“Gimana kalau habis ini kita pergi makan. Ke restoran Jepang gimana? Kamu mau?”
“Wah boleh juga.”
Kemudian Yuri berpaling ke Yoona.
“Yoona!”
“Ne unnie?”
“Gimana kalau habis latihan kita pergi makan di restoran Jepang?”
“Restoran Jepang!” Mata Yoona langsung berbinar karena restoran Jepang banyak menyediakan makanan-makanan favoritnya. “Wah aku mau unnie! Hyunnie kamu ikut juga ya?”
“Ne.”
“Curang nih, pergi bareng nggak ngajak-ngajak,” sela Hyoyeon.
“Iya nih,” kata Tiffany.
“Ahaha, tapi kalau kita pergi dengan terlalu banyak member seperti ini, bisa-bisa terlalu mencolok,” kata Yuri.
Jessica memberanikan diri dan menggamit lengan Yuri.
“Mianhae semuanya, tapi kali ini kami cuma mau pergi berdua saja.”
“Eh?” Yuri menoleh kaget ke arah Jessica. “Kamu ngomong apa sih Sica?”
Jessica balas menatapnya, “Barusan aku cuma mengajakmu, ingat.”
“Waahh, apakah ini ajakan kencan?^^” goda Tiffany.
“Ne, karena itu mianhae semuanya, lain kali ya kita baru bareng,” jawab Jessica sambil menebarkan senyum.
“Cha-chankaman Sica.”
“Sudah, nggak usah banyak protes,” kata Jessica yang dalam sekejap membungkam mulut Yuri dengan tangannya.

“Taeyeon, kita juga pergi makan bareng yuk?” tanya Tiffany. “Sunny juga ikut.” Tiffany langsung menambahkan sebelum Taeyeon menolak.
“Eh?” Sunny memandang Tiffany sekarang.
“Ya kan Sunny?” Tiffany mengedipkan sebelah mata padanya.
“Ne.”
“Oke, tapi mau makan dimana?” tanya Taeyeon.
“Gimana kalau sekali sekali fast food? Aku lagi ingin makan hamburger, Sunny kan juga suka.”
“Oke.”

“Hyunnie, bagaimana kalau kita pergi makan diluar juga setelah ini?”
“Tapi jangan fast food unnie.”
“Tenang, kita juga pergi ke restoran Jepang saja, makan sushi.”
“Tapi bukannya besok kita juga ke Jepang?”
“Oh iya ya. Disana kita pasti ada makan makanan Jepang. Ya sudah, restoran Korea saja.”
“Ajak Hyoyeon unnie juga ya?”
“Tentu.”

**

Sehabis latihan. Mereka semua pergi dengan grupnya masing-masing. Hanya Sooyoung yang tertinggal dan terheran-heran.
“Pada kemana sih?” Sooyoung pergi bertanya pada manajernya.
“Lho kamu nggak diajak? Mereka semua pergi makan.”
“MWOOOO?!” Sooyoung yang mendengarnya jadi murka. “Kapan?! Kapan mereka janjian?! Kok aku nggak tahu?!” Sooyoung mengguncang-guncang manajernya.
“Ti-tidak tahu! Mungkin saja pas waktu kamu keluar dari ruang latihan. Tolong lepaskan aku.”
Akhirnya Sooyoung melepaskan manajer yang malang itu.
“Ish, mereka ini. Mereka semua pergi makan, cuma aku yang ditinggal sendiri!”

*~To Be Continued~*

Advertisements

Comments on: "Cinta Segisembilan (Chapter 21)" (54)

  1. mka ny soo jgn maen kbur aje jd d tnggal mkn kn…
    hahhaa….sian soo

  2. Kok aku merasa chapter ini pendek yaa?
    Tapi ngga papa, tetep bagus. Waktu itu aku juga pernah liat sica pernah mengaitkan(?) Jari kelingkingnya sama yuri 😀 jadi senyum2 sendiri.
    Itu kasian banget si soo kaga di ajak. Tapi kenapa ga ajak manager nya aja, biasanya juga soo sering pergi sama manager nya 😀 *jadi inget pas waktu di intimate note*
    Ditunggu lanjutannya ya author. Fighting!
    Tapi apa ini chapternya masih panjang?

  3. hahaha shiksin number one g d ajak mkn2 bkin gw NGAKAK,,,,

  4. blackpearljess^^ said:

    Ini udh nyata kn thor? Ga lg2 mimpi!?
    yulsic mga cpet jadian yaa,,
    Fany di cuekin tae,, ckckckk,, aq aj deh yg boboan d pangkuan mu fany~ah,,
    😉 *your wish*plakkk

    Soo mank hrus d tinggal klo mkn2 soalny suka malu2 sihh #malu2 ny pke in# wkwkwkwkkkk,,,,

  5. Annyeong author~ unnie? Apa oppa? Ah aku blum tau,hehe 🙂 aku newbie nih thor,, lgsung dpet chapter 21 , jhaha jdi bingung ndiri , jelajah dlu dheh,, oya, yg yoonsic vs yulsic’y kpan lanjut thor? di tunggu yaa,, salam kenal,, bubbye^

  6. S1 Queen's said:

    Author, g’ tau ni mw coment apa..
    Aq kan bru d sni n bca CSS ini bru part ini,jdi blum tau crita nya dri awal.
    Tpi menarik nih crita nya,aq jdi pngen bca dri awal.
    Ok author jjang,,lanjut.
    Fighting…!

  7. annyeong…

    ppany ng jadiin sunny sbg tameng buat rencananya nempelin taeng trus kekekek…
    soo itu kan shikshin no.wahid snsd tp dy malah jd satu-satunya orang yg d tinggalin memberdeul buat makan-makan..ahahahahahhh kurang updet tuch

  8. owh… poor soo…^_^

  9. deer_icepearl said:

    hahaha kasian deh soo ga diajak makan…

  10. Annyeong ,,,,,,

    Yeyeee,, YulSic ,,kkee*apsih
    Ksian Soo Ya,udh gtu giliran mkan lagi,d tinggal dah,,,,kkee
    Poor##

    D tunggu next chapter nyaaaah,,,,
    Semangaaaat

  11. nuriiiin said:

    di mimpinya yoona ada seohyun, di mimpi seohyun jg ada yoona, dan keadaannya beda..bingung sndiri jadinya

    aiih pngn liat sunny nangis “huweeeeeeeeee” gt ahahahaha pasti unyuuu~

    prasaan kmarin br nonton video apaa gt yg isinya soo suka laper malem2 akhirnya pergi makan cuma ditemenin sm manajernya..jgn2 abis ini dia bneran makan berdua doang sm manajernya XD gw rasa member lainnya g sengaja lupa sm dia, tapi mereka jg seneng klo dia g ada kli ya..krn ntar semua makanan dilahap soo XD

    • karena ini seharusnya lanjutan mimpi sebelumnya, makanya Yoona muncul 2x
      benar, Soo memang pernah mkn sm manajernya

  12. Perasaanku ajah atau emg nih chapternya ke-pendekan yhaa?
    hehehe..tp teteup Jjang koq..
    untunglah sempatin mampir ksini jd bs tw klo eonni dh update^^
    Kyaa.. Yoongie eottohke?
    Dy kan gbsa berenang?#nyiapinpelampung..
    yg lucu si NaSoo..
    wkwkw.. murka gara” ditnggal makan.*POOR.~~

  13. ds@yulsic said:

    haha kcian skali soo, yg sabar ya…

  14. Miss New New said:

    UUhhh Sunny~
    Boboan di aku ajaah..!
    Mau paha apa dada? *grin

    Paha si shiksin mah gak ada dagingnyaaa

    Gak rela aku Sunny dibikin nangis sama Soo

    Awas tuh orang, gua sengkat kalo lewat =3=

  15. kasian sooyoung kagak diajak. Udah ajakin aja manajer oppa hehe
    ditunggu next thor

  16. phepie9 said:

    HaHA shiksin malah ditinggal makan ama yang lainnya. Aku komentarin per scene aja ya thor.^^
    Scene YoonHyun: Kenapa pendek skali? Tragis lagi. Tapi mimpinya masih ngegantung gitu yah? Apakah tar mimpinya ada lanjutannya lagi? Tapi kok aneh yah. Critanya kan Yoong mimpi disuruh ama psikopat ini-itu, sampai potong jarinya sgala. Trus ini tiba2 Yoong sadar bangun dari mimpi. Brarti ini mimpi daam mimpi dong. Wuihh kompleks skali yah.

    Scene SeoFany: Hiya…. Hyunnie jadi player. >. Jadi keinget ama cara duduknya yang suka bersila, bahkan ngejengkang. XD

    Tangisan Sunny yang “HUWEEEEEEEE………” itu mengingatkanku ama komentar Taeng di acara radio apa gitu klo slain Sica, suara sunny yang paling melengking di antara mereka. SunSica trnyata punya banyak skali prsamaan yah.^^

    Jawaban Hyunnie ktika diajak makan ama Yoong: “Tapi jangan fast food unnie.” ——–> No comment, khas SeoBaby skali ini.^^

    Yang trakhir pas baca Soo murka. Murka lho bahasanya. Ksannya kayak dia bukan cuma ditinggal makan, tapi kayak sudah dikluarin dari member SoShi aja. XD Kasihan shikshin, makan gak diajak.^^

    Fany baik skali yah, mau memendam rasa cemburunya dngan mngajak Sunny, asalkan Taeng mau ikut makan ama dia. Fany ah, knapa kamu itu sabar skali yah klo sudah mnyangkut Tae-Tae.^^

    • karena udh gak ada ide aku hanya mengikuti dorongan hatiku, jdnya YoonHyun dan SeoFany gini 😀
      memang cara duduk Hyunnie gitu? taunya cuma Taeng wkwkwk XD
      haha karakter SunSica cocok gitu 😉

      Soo jd terlupakan itu

      • phepie9 said:

        Comment-ku trpotong bbrapa baris tampaknya. Akhir2 ini suka bgitu. Yang bnar bgini komntarnya:
        Scene SeoFany: Hyunnie jadi player. >.< Baru juga dia nungguin Yoong sampai tidur. Bgitu Fany datang, dipeluk n dicium keningnya, langsung jatuh hati ama Fany aja.

        Untuk scene alam nyatanya banyak moment2 kecil yang lucu. Contohnya:
        Taeng yang gaya duduknya tidak feminim mengingatkanku pada … (Dan strusnya sprti komntar di atas).

        Hufhh lumayan banyak juga yah yang kpotong. Ada apa dngan WordPress akhir2 ini? Seo sih pasti cara duduknya feminim. Tidak prlu diragukan lagi.^^

      • hmm kadang kalau ada kode kayak “>” atau “<" bisa bikin kepotong
        Taeng memang duduknya kadang gak feminin, tp aku malah suka gayanya wkwkwk XD

      • phepie9 said:

        Hoo baru tahu kode bgitu ada dampaknya yah.
        BTW itu kata2 Yoong yang bilang klo, “Maafkan aku Hyunnie. Aku tidak sadar kalau sudah mnyakiti hatimu selama ini” bikin miris bacanya. Kalimat ini trasa sangat familiar untukku, jadi efeknya juga kena.

      • habis Yoona memang gak sadar spt yg km omongkan

      • phepie9 said:

        HaHA maksudnya bukan Yoong yang gak sadar, tapi ini aku miris karna pngalaman pribadiku sndiri thor. Jadi bgitu Yoong ngomong bgitu, langsung teringat deh. Bangkit memori2 bbrapa bulan trakhir ini. Rasanya kenyang mndngarkan kalimat itu. #eh malah curcol.

      • memang kalimat itu pasti menyebalkan sih, bikin keinget
        ah sudahlah, aku mau buka TaeNy tread wkwkwk XD akhir2 ini sehari bisa buka 2x wkwkwk

      • phepie9 said:

        Yok. Good night author. #wink
        Happy surf TaeNy’s thread.

  17. khfflovers said:

    pendek tp lucu. apalagi pas sunny nangis huwe.. unyu kali yak. sama pas si shiksin yg malah g d ajak makan. hehe

  18. Wink(s) said:

    Ckck.. Kasihan noh soo :/
    Haha makanya langsung kabur ajah jadi nyesel kan? Wkwkwkwk :p
    Ng! Itu usah bukan didalam mimpi yah thor? Hehe
    Ng! Kayaknya masih panjang yah nih chapter?
    Ditunggu lanjutannya 🙂 🙂

  19. Soo kasian banget sih Di tingal makan hehehe
    Thor ko balak balik terus sih
    tpi aq suka sih
    cayo Thor
    snsd jjang
    Thor kapan sunsica a Di tungu ya
    gomawo

  20. wkwk sukurin luu soo ditinggal makann :p wkwk
    ini mimpinya udah selesai kan thor? ._.v
    kira2 endingnya chapter berapa thor? *kepo 😀
    semangaaaat thor apdetnyaa 😀

  21. nyiahaha, kasian bgt s soo. sekali2 gak diajak gak papa ya syoo 😛

  22. haha kacian sooyoung

  23. lanjut bwt yoonhyun pacaran npa 😀

  24. taengoolapazta said:

    vote!
    wahhh udah chap 21 ya? tapi nggak bosen bosen ama ni cerita.
    sunny kayaknya malah unyu kalo nangis kek gitu. hahahaha
    sica agressive tuh ama yul, tiffany juga. jado makin penasaran ama kelanjutannya 😀
    lanjutt!!!

  25. prillyties said:

    ekh maaf aku telat untuk komennya, kok aku jadi bingung sendiri ya bacanya, ini ceritanya kayak sebelumnya ya si tae masih ska sunny,fany suka tae, sun ska soo dan gak bisa disebutin banyak dah, 🙂

  26. anisa23zahra9 said:

    Wwwaaaa Daebak !!!! Yeppeunnie ,, Tapi perasaan mereka jadi berbalik lagi ya ?? Kasian si Sunny eon tuh 😀

  27. jd tmbh penasaran thor tar yg jd pasangan yg mana. soo yoong kshan ya di tinggal. he3

  28. sempet bingung ama ceritanya karena perasaan mereka bolak-balik mulu hehe…
    kasian soo malah ditinggal padahal dia kan shiksin no.1 😀
    btw, ini kapan pada jadiannya? penasaran couple mana yg pertama jadian hahaha

  29. Chapter Soo unnie yang terakhir sumpah yah bikin ngakak kayang kayang XD
    Buahahahaha XD
    Soo unnie, mari makan samaku aja 😀

    Wah wah wah, berputar lagi kayaknya nih cerita. Aku ikuti saja lah. Penasaran. Next chapter. Go! 😀

Comments from Sone

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: