~Thank you for your comments~

Sunny sedang ganti baju di kamarnya.
Jessica duduk atas kasur. Memperhatikan setiap gerakan Sunny. Dia mengagumi bagaimana cara Sunny melepas baju. Mengagumi setiap lekuk tubuhnya.
Proporsi tubuhnya yang walau tidak terlalu tinggi, tapi berisi. Jessica sempat mendesah kecewa dalam batin saat piyama berwarna hijau itu membungkus tubuhnya. Hilang sudah pemandangan indah itu.
Menyadari dirinya sedang diperhatikan, Sunny menoleh ke arahnya.
“Apa kamu lihat-lihat, hantu mesum?”
“Hehe, ani, kamu punya tubuh yang bagus Sunny.”
“Gomawo, byunSica.”
“Ish, aku ini memujimu tahu!”
Sunny mengangkat bahu. “Terserahlah, tapi lain kali jangan terlalu melihat tubuhku seperti itu lagi kalau tidak mau kupanggil byuntae.”
Sunny melipat baju bekasnya.
“Ngomong-ngomong Sunny ah, kamu punya pacar?”
“Gak, memangnya kalau punya, aku harus bilang ke kamu gitu?”
“Hehe, jadi nggak punya ya?”
“……………….”
Selama beberapa saat Sunny mengawasi Jessica terlihat senang sendiri. Lalu dia membatin.
Kenapa sih dengan yeoja ini? Jangan-jangan dia mau mengejek karena aku nggak punya pacar.
“Bohong sih.”
“Ehh??”
“Sebenarnya aku punya.”
“Ngga-nggak mungkin…”
Sekarang anehnya Jessica terlihat sedih. Wajahnya menunjukkan kekecewaan yang amat dalam.
Aish, yeoja ini, pikir Sunny gemas.
“Sebenarnya itu bohong juga.”
“Eeh…”
“Kenapa sih kamu mudah percaya sama omongan orang?”
“Uuuu, karena kamu yang ngomong Sunny ah makanya aku percaya. Jahat~ aku dibohongin…”
“Hari ini april mop.”
“Mwo?”
“Jadi kamunya yang bodoh karena ketipu.”
Jessica pura-pura ngambek.
Sunny tidak sadar bahwa akhir-akhir ini justru dia yang lebih sering menggoda Jessica. Sunny suka melihat wajah cemberut Jessica.
Hantu ini penuh dengan ekspresi, benar-benar manis, pikirnya.
“Sunny ah, jadi seperti apa tipe idealmu?”
“Wae? Kamu mau mencarikannya untukku? Gomawo.”
“Aku tanya serius!”
“Hmm, yang bagaimana ya.”
Sunny bertanya-tanya dalam batin.
Perlukah aku memberitahukannya? Ah, biar kukerjai sedikit lagi saja.
“Aku rasa tipe idealku yang seperti Sica.”
“Eh?”
Sunny dapat melihat rona merah di pipi Jessica sekarang.
“Ya! Sudah tentu itu cuma bohong. April mop, ingat! April mop!”
“Ahhhhh~! Hari ini aku sudah dibohongin berapa kali!”
Sunny tertawa terbahak-bahak.
“Kalau begitu kali ini aku yang mau bohongin Sunny!”
“Ya silakan coba saja.” Sunny mengibaskan tangan dengan acuh. Ekspresinya seolah berkata kalau Jessica tidak akan sanggup membohonginya.
“Chankaman, aku akan memikirkannya dulu.”
Lima menit sudah berlalu, tapi Jessica belum mulai bicara sama sekali.
Sunny sengaja menguap keras-keras.
“Hoaammm~ kapan nih? Nungguin kamu yang lemot keburu subuh,” kata Sunny lebay.
“Sebentar! Baru saja kepikir nih! A-aahhhhh!”
Sunny sampai harus menutup telinga mendengar teriakan Jessica yang super duper berisik.
“Jadi lupa deh sekarang! Sunny sih!”
“Mwo? Kok jadi salahku?”
“Padahal tadi sudah hampir kepikir tapi gara-gara kamu ngajak bicara jadi lupa deh!”
“Hahaha!”
“Uh! Lain kali awas saja!”
“Haha, kamu terdengar seperti villain.”
Akhirnya semalaman, Jessica terus mengobrol dengan Sunny sampai Sunny tertidur.

**

Suara alarm ponsel membangunkan tidurnya. Sunny mematikannya dengan mata setengah terpejam. Sunny tidak ingat sampai jam berapa dia mengobrol dengan Jessica semalam. Yang dia sadari bahwa akhir-akhir ini jam tidurnya menjadi berubah berkat Jessica. Sering saat di kelas dia tidak mampu menahan kantuk sampai akhirnya tertidur. Kemudian pulangnya dia akan melanjutkan tidur di kos. Lalu malamnya dia mengobrol dengan Jessica sampai pagi.
“Humm, aku benar-benar menjadi kalong berkat dia.”
Sunny memaksakan tubuhnya yang masih setengah lelah bangun, lalu meregangkan tubuh.
“Oh ya, ujian mulai besok.”
“………………”
“Uwaaaaa… kenapa aku bisa sampai lupa? Benar-benar sesuatu.”
“………………”
“Aish, gara-gara mengurusi Sica aku sampai belum belajar! Terpaksa malam ini.”

**

Sepulang dari kampus, Sunny merasa tubuhnya lelah. Selama proses perkuliahan berlangsung, Sunny memaksa dirinya tetap bangun.
“Aku perlu tidur… tidak apa-apa, aku masih sempat kalau nanti malam belajar.”
Sunny membaringkan dirinya di kasur.
“Ah nyamannya… selamat tidur…”

**

Jam 9 malam. Sunny sudah makan malam dan energi pada tubuhnya sudah kembali. Dan seperti biasa, malam itu juga tak absen dari kehadiran Jessica di kamarnya.
“Besok aku ujian.”
“Ah jinjja?”
“Dan aku sama sekali belum belajar.”
“Uwaaaa, gawat kamu.”
“Karena itu hari ini jangan berisik.”
“Ne.”
Sunny mulai membuka bukunya, sibuk mengerjakan soal-soal latihan bahasa inggris.
Ruangan yang terlalu sepi membuat Jessica merasa bosan. Yeoja itu memperhatikan sekeliling ruangan, tapi tidak ada sesuatu yang menarik selain Sunny yang sedang belajar dengan serius.
Sudah hampir 1 jam Jessica duduk dengan manis di kasurnya. Memperhatikan Sunny yang tidak beranjak dari depan mejanya. Kesabarannya mulai terkikis. Jessica berpikir ingin membuat suara untuk menghilangkan kesunyian di dalam kamar mereka.
“Aaaa~”
“Sssttt! Tolong diam,” respon Sunny tidak sampai sedetik.
“Deee~”
Setelah itu ruangan kembali sunyi selama beberapa menit.
Sunny memajukan bibirnya. Alisnya tertekuk. Dilihat dari ekspresinya, dia tampak sedang berpikir keras.
Bahkan di saat sedang belajar pun dia masih bisa menunjukkan aegyonya, pikir Jessica.
Jessica menggembungkan pipinya. Dia semakin bosan, tapi dia juga tidak mau membuat Sunny marah karena terus mengganggunya.
Jessica bangun dari kasur kemudian mendekati meja Sunny. Memperhatikan soal-soal yang sudah dikerjakan Sunny.
“Ya.”
“Ada apa? Sudah kubilang diam kan? Aku lagi berusaha konsentrasi nih.”
“Ada yang salah Sunny ah.”
Kali ini Sunny mengangkat wajahnya dan berpaling pada Jessica.
“Mwo? Jinjja?”
“De.”
“Heh, ternyata kamu pintar juga.”
“Ah bukan, karena aku memang fasih bahasa inggris.”
“Hee? Kalau begitu tolong ajari aku.”
“Oke, serahkan padaku.”
Jessica menjelaskan panjang lebar mengenai grammar pada Sunny.
“Gimana? Kamu ngerti Sunny ah?”
“Aku rasa iya.”
“Baguslah.”
Setelah Jessica mengajarinya seperti ini, tiba-tiba muncul pertanyaan dalam benak Sunny. Dia langsung menanyakannya.
“Sica, kamu pasti juga mahasiswi kan? Dimana kampusmu?’
“Kampus?”
“Ya, tempat dimana kamu datang untuk belajar. Kamu ingat?”
“Hmm… walau sudah kucoba mengingat, aku tetap nggak ingat. Mianhae…”
“Kalau begitu apa saja yang kamu ingat?”
“Eh?”
“Sekarang coba katakan apa yang kamu ingat.”
“………………”
Setelah itu hampir tidak ada satu kata pun yang keluar dari mulut Jessica. Sunny merasa bersimpati melihat ekspresi sendu Jessica, tapi dia tidak tahu apa yang harus dia katakan untuk menghiburnya, jadi dia juga memilih diam.
“Sunny ah.”
“Ya?”
“Menurutmu aku benar hantu?”
“Entah.”
Kadang sosokmu sebagai hantu meragukan, tambah Sunny dalam batin.
“Aku merasa agak nggak tenang…”
“………………”
“………………”
Setelah hening cukup panjang, Sunny kembali membuka mulut.
“Hei…”
“Apa?”
“Ah, nggak jadi.”
“Hahh? Apa yang mau kamu bilang barusan?”
“Kubilang nggak jadi.”
“Ahhhhhh, apa~? Ayolah katakan~”
“Berisik! Aku ngantuk, mau tidur,” potong Sunny singkat, padat, dan jelas. Lalu kemudian dia langsung membaringkan diri di kasur dan menutup mata.
Jessica memandangi Sunny yang tak bergerak selama hampir satu menit, kemudian berkata. “Selamat tidur Sunny ah… semoga ujianmu besok lancar.”
Kata-kata Jessica terasa hangat di dadanya.
“Gomawo Sica…”

**

Pagi harinya, Sunny berangkat ke kampus dan menempuh ujiannya. Biasanya Sunny tidak yakin dengan subyek ini. Benar, meski dia terlahir di California tapi bahasa inggrisnya tidak sefasih itu. Tapi berkat Jessica, dia menjadi lebih percaya diri sekarang dan bisa mengerjakan soal ujian dengan baik.
Pulangnya seperti biasa Sunny pergi tidur sampai malam.

**

Sunny bermaksud menceritakan kabar baik ini sama Jessica. “Ah tentang tes hari ini.”
“Gimana?” tanya Jessica antusias.
“Sempurna, berkat kamu.”
“Sungguh?”
“Benar, ini bukan april mop lagi. Gomawo Sica.”
“Ehehe, aku senang.”
Sunny tidak tahu bagaimana bisa hatinya terasa lebih ringan mendengar tawa Jessica.
“Ah, tapi berarti hari ini kamu akan belajar juga?”
“Ya, selama beberapa hari.”
“Fighting Sunny ah!”
“Aja aja!”
“Aku lebih suka fighting. Fighting!”
“Ah sama saja.” Lalu Sunny mengubah topik. “Jadi hari ini kamu akan bantu aku belajar lagi?” tanyanya penuh harap.
“Eh?”
“Aku mengandalkanmu.”
“Tapi kalau aku bisa saja ya.”
Padahal biasanya Jessica akan menolak kalau bukan pelajaran keahliannya, tapi demi Sunny dia merasa ingin membantunya.
Kemudian sesi belajar mengajar dimulai. Walau akhirnya malah menjadi Sunny yang mengajari Jessica. Tapi Sunny sama sekali tidak keberatan. Dia merasa senang hanya dengan menghabiskan waktu berdua sama Jessica.
______________________________________________________________________________________

Malam itu Sunny memimpikan masa kecilnya. Saat dia masih berumur 9 tahun.
Seorang anak perempuan seumurannya yang Sunny bahkan tidak kenal akrab, selalu saja membentaknya. Sunny dulu sangat perasa, hanya mendengarnya saja membuat hatinya terluka.
Karena Jessica membuat Sunny menangis, mereka disuruh berbaikan sama Songsaengnim. Jessica bahkan enggan menjabat tangan Sunny sampai Songsaengnim sendiri yang harus menjabatkan tangan mereka. Tapi yang terjadi setelahnya Jessica justru malah semakin membenci Sunny.
Di depan gerbang sekolah. Sunny masih menangis setelah disuruh berbaikan tadi. Sementara Jessica sengaja mengelap tangannya ke rok seolah jijik habis bersentuhan dengan tangan Sunny yang dianggapnya kuman.
“Bisa diam nggak sih?! Suara tangismu itu bikin telinga sakit! Nggak usah sok manis deh! Pakai pamer aegyo ke semua orang! Memuakkan tahu!”
“Kenapa… hiks… kamu selalu berkata ketus sama aku… apa salahku? Aku tidak pernah mengganggumu…”
Jessica hanya frustasi karena Ummanya baru saja pergi meninggalkannya untuk selamanya. Lalu Jessica menjadi anak yang dingin dan tak jarang dia melampiaskan kemarahannya pada orang lain, terutama kalau orang itu terlihat lebih lemah.
“Aku paling benci melihat anak cengeng seperti kamu!”
Jessica mendorong Sunny. Sunny bahkan tidak sempat berteriak saat terdorong ke jalanan. Tepat saat itu sebuah mobil melintas ke arahnya. Jessica tidak mempercayai apa yang terjadi di depan matanya.
Padahal niatnya dia hanya ingin sedikit mendorong anak perempuan di hadapannya itu. Untuk memberinya sedikit pelajaran. Supaya dia sedikit jera. Supaya hatinya terpuaskan melihatnya jatuh. Sungguh. Dia sama sekali tidak ada maksud untuk mencelakakan Sunny lebih dari itu.
Jessica menatap syok Sunny yang tergolek tak sadarkan diri di jalan raya. Warna merah mulai membasahi aspal abu-abu.
Segera Sunny dilarikan ke rumah sakit. Kepalanya mendapat beberapa jahitan. Tangannya juga patah.
“Mianhae… jeongmal mianhae…” bisik Jessica lirih ketika dia berada di kamar rawat Sunny. Air matanya berjatuhan. Sepenuhnya murni untuk anak perempuan yang terbaring di depannya itu. Rasa bencinya telah terhapus, digantikan oleh rasa penyesalan yang dalam. Coba kalau dia tidak pernah melampiaskan frustasinya kepada Sunny. Coba kalau dia sedikit lebih ramah. Pasti mereka sudah menjadi teman akrab. Dan Sunny tidak akan perlu mengalami kejadian naas ini.
“Annyeong…”
Karena rasa bersalah kemudian Jessica akhirnya pindah sekolah dan mereka tidak pernah bertemu kembali.

Sunny POV

Mataku langsung terbuka lebar.
Barusan itu… aku mimpi masa laluku ya?
Kemudian aku terbayang wajah anak perempuan yang barusan muncul dalam mimpiku.
Anak perempuan itu… adalah Jessica.
Aku yakin itu.
Jadi, jadi… dulu kami pernah bertemu??
Tiba-tiba pindah…
Dan sekarang dia muncul kembali sebagai hantu.
Dulu dia juga telah mengakibatkan aku kecelakaan.
Apakah aku membencinya?
Aku tidak tahu.
Tapi tak bisa kusangkal kalau selama beberapa hari ini aku menyukai moment saat Jessica tiap kali muncul di kamarku. Dia selalu bisa membuatku tersenyum. Aku baru sadar kalau bersama dengannya terasa sangat menyenangkan.
Kuputuskan untuk lebih baik melupakan. Lagipula Sica juga pasti tidak ingat.

**

Beberapa hari kemudian. Sunny berbaring lemah di atas kasurnya.
“Haahhh… ujian selesai malah demam. Padahal aku ingin jalan-jalan keluar.” Sunny meraba keningnya yang panas. “Tapi nggak mungkin juga kalau kondisiku masih begini.”
Terdengar ketukan pelan di pintunya.
“Sunny, ini aku sudah belikan.”
“Gomawo, Taengoo.”
Sunny bangun dan membukakan pintu. Taeyeon memberikan sebuah kantong plastik berisi makanan dan obat.
“Ingat, makan dulu sebelum minum obat supaya perut tidak terlalu kosong.”
“Ne, ahjumma.”
“Ish, malah manggil aku ahjumma.”
“Hehe, apa boleh buat, kadang kamu seperti ahjumma.”
“Kalau begitu aku pergi dulu, kalau ada apa-apa telpon aku.”
“Cieeee yang mau pergi kencan!”
“O-oh, bukan kok, cuma jalan-jalan biasa,” kata Taeyeon mendadak merasa malu.
“Sama siapa? Tiffany?”
“Aish, ya sudah kalau kamu masih bisa bercanda begitu berarti kamu baik-baik saja. Aku pergi.”
Setelah Taeyeon berjalan cukup jauh, Sunny memanggilnya lagi.
“Taengoo~!”
“Mwo?”
“Sukses kencannya ya!” teriak Sunny sambil melambaikan tangan supaya lebih dramatis.
Taeyeon tetap berjalan tanpa menoleh. “Aigoo, ini anak suaranya keras sekali…”
Sunny menutup pintu dan menguncinya.
“Nah sekarang makan dulu.”
Sunny merasa tidak nafsu makan tapi dia tetap memaksa memakan beberapa sendok. Setelah itu minum obat dan kembali berbaring.
Setelah punggungnya menyentuh permukaan lembut kasur, Sunny merasa badannya lebih lemas.
“Enaknya Taeyeon… aku juga ingin punya pacar…”
Sunny memejamkan mata dan kembali tertidur.

**

Malam harinya, Sunny mendengar suara yang sangat familier.
“Sunny ah~”
“Uuu…”
Sunny terlalu ngantuk dan lemah untuk menjawab. Jessica mendekati Sunny yang hampir tidak bereaksi.
“Wae?”
Diperhatikannya raut wajah yeoja yang terbaring lemas itu. Warna mukanya tidak secerah biasa. Helaan nafas berat keluar dari bibirnya.
“Kamu lagi sakit?”
“Hmm…”
Jessica menyentuh kening Sunny.
“Benar, suhu badanmu panas.”
“…………….”
Mendadak Jessica mendapat ide bagus.
“Hehe, kalau begitu aku akan menemanimu malam ini.”
Jessica berbaring di sampingnya, bergeser sampai merapat ke tubuh Sunny. Tangannya menggamit lengan Sunny. Jessica senyum-senyum sendiri. Terlihat dia sangat menikmati ini.
“Kalau begini kita terlihat seperti sepasang kekasih ya kan?”
“…………….”
“Sunny ah…”
Jemarinya memainkan rambut Sunny.
“Niga neomu joha…”
Jessica berhenti memainkan rambut Sunny dan menatapnya dengan sorotan sangat lembut.
“Andaikan aku bisa menjadi yeoja chingumu, aku pasti akan sangat bahagia…”

*~To Be Continued~*

Advertisements

Comments on: "My Girlfriend is a Ghost (Chapter 3)" (68)

  1. annyeong…

    ssica kau mencemarkan nama baik (?) hantu dech,masa ada hantu lola + gampang bgt d tipu,hehehe…
    klo ssica teman masa kecil na sunny,knapa ssica g inget?amnesiakan dy?*wew
    ssica klo drimu pengen sunny jd yeoja chingu mu,mnta ajj ma author pasti langsung d kasih hehehe…*bner ga

  2. step lin said:

    wah sunsic prnh satu skolahan waktu kecil,trus knpa sica bisa jdi hantu,,,ngx sbar nih gimane msa lalu nya sica,y ampun sunny kamu juga enak tuh,di temenein hantu cantik kyak sica,,,aku juga mau thoorrrr(?)….
    Sunsic gue tnggu moment romantisss nye…

  3. Anye0ng~
    Mntang2 main cast.x sunny Ff.x jd pndek
    yah, g pha2 lah pk0k.x auth0r.x dah update

  4. amelTaeGangster said:

    Mmm… Jd mreka tman smasa kcil ya,,
    Sica blm bnran mati kn ya, kya koma gt…
    Dan Sica, dlunya tinggal dikosan yg dtmpatin Sunny skrg ya… *sotoy hhee….

    Ap mreka udh saling suka, tp msa lalu mreka, kurang baik… Sica jd hntu pun ttp lola… Late reaction…haha
    Wahh ini msh bnyk mistriusnya…
    Dilanjuttt….

  5. hantu yg gmpang dtpu cmn sica doank…sica itu tmn msa kcl ny sunny…trus knp dia bsa mati…trus gntayangn…atau jgn2 dia msi gntayangan krn msi mkrin sunny n blom mnta maaf#sotoy bnget aku y

  6. KEREN :…
    Akhirnya update jga …
    Xeexeexee …
    Nmbah sru nie …
    D tnggu lnjtannya …
    Semangat !!!

  7. KEREN :…
    Akhirnya update jga …
    Xeexeexee …
    Tryta Mreka pnya hbngan ea dlunya,sica jdi hntu kya ea gra2 dya msi mrsa berslah ma sunny jdi gentayangan dehh *plakkk sox tw#heehee
    D tnggu lnjtannya …
    Semangat !!!

  8. Wink(s) said:

    Masa lalu sunsic jadi gitu yah? *manggut.manggut
    Hmm,, terus kenapa noh sica harus lupa? Apa dia hilang ingatan atau dia meninggal tapi rah nya kagak tenang terus jadi hantu deh? Mungkin gak cih? Hahahah 😀
    Ng! Thor syahrini ngikut yah? Hahahah
    Hoah bener noh koq jadi hantu lola gitu ckck gak bisa baca pikiran sunny sendiri –__–
    Lanjut thor 🙂

  9. tambah penasaran aja ama masa lalunya sica, jebal thor tolong masa lalunya sica dijabarkan. jangan ditutup2i, jangan pelit thor 😛

  10. kimtaeny said:

    waahh sica… gampang banget sih ditipu… wkwkwkwk

    itu si sica semcam koma gitu ya thor?
    trus dia gentayangin sunny karna pernah melakukan salah ke sunny dan belum minta maaf kah?
    hehehe… mian kalo sok tau… hehe

    ditunggu lanjutannya…

  11. prillyties said:

    keren >< yeah akhirnya si sica nembak sunny semoga sunny menerimanya. aish sica tetap byuntae hehehehe gomawo udah update 🙂

  12. aigooo jessica jung kenapa kamu jadi hantu kok lucu banget sih, telmi, byun pula >< mau dong di godain sama sica cantik ;;) btw jessica itu sebenernya siapa sih? kok masa lalunya dia pernah nyelakain jessica, kasih tau siapa sebenernya jessica dong thor yayaya? penasaran nih 😦

  13. Huwaaaa kuraaang
    kuraang ini,,,
    kmna cerita yg laaainnn *fangirl
    aigooo jangan lama” nic updatenya,,fighting…:D
    sunsica..apakah kalian itu …

  14. hahaha. .jd sebenarnya mrk teman kecil ya. .bener2 mudah ditipu ya sica

  15. wkwk, ini tambah lucu aja ya. Hantu juga pinter XD , mau dong diajarin juga sama sica.
    Tapi emang sica lemot banget yaa, masa mau ngerjain bilang2 dulu? Aduh! . Oh jadi masa lalu nya sica udah sedikit2 terbongkar.
    Ga sabar nunggu kelanjutannya. Dan momen2 sunsica yg itu tuh #plaak
    Fighting unnie! ^.~

  16. Miss New New said:

    Thor thor~
    Aku senang baca ff ini
    Manisss dan luchuuu

    Sica lola mungkin karena dia gak ngerti bahasa korea selancar seperti yg lain, jadi apa yg dia denger mesti di proses otaknya lebih lama. Aku pernah nonton di mana gitu..

    Walaupun ending mungkin bisa ketebak, teteup biasanya kamu ahli mengolah cerita hehehe

    Semangat terus yaak

  17. Ah sica tingkah a bikin geregetan dech

    sunny yg sabar ya ngadepin sica
    ok debak Thor ff a sukses terus ya Thor

    sunsica jjang

  18. phepie9 said:

    Wah chaptr ini banyak bangt sweet moment-nya SunSica thor. Aku jadi tambah suka ama couple ini. Serius lho ini.^^
    Sica kok jadi byun yah di FF ini. Padahal kan biasanya dia yang jadi objek byun. Skarang malah jadi plaku byuntae-nya. XD
    Ohh trnyata dulu mrka ada masa lalu sprti itu yah? Padahal klo mrasa brsalah harusnya bukannya pindah, tapi minta maaf dulu sampai dimaafkan baru pindah. Biar gak ada ganjalan gitu. Jangan2 karna masih ada ganjalan mrasa brsalah ama Sunny ini lah Sica yang jadi hantu (tampaknya koma karna kclakaan), jadi gentayangan bgini. Karna masih pnaasaran dia tuh. XD
    Sica bnar2 clingy yah, suka nempel2 ama Sunny. Sudah clingy cuddle pula lagi. Ihh manis deh. XD

    • I see^^
      tp Sica kan jg pernah byun, misalnya nepuk bokong begitu wkwkwk XD tp gak berarti byuntae jg, biarlah sesekali muohoho
      itu Sica udh minta maaf cuma Sunny yg gak denger
      Sica memang cocok kalau clingy 😀

      • Iya tampaknya posisi SunSica sudah merangkak naik dari posisi 7 menjadi posisi 6 dalam chart pairing SoShi favoritku thor. Menggantikan SeoTae. Tapi blum bisa mngalahkan SeoFany.^^
        Ngomongin seoFany jadi ingat kapan author lanjutin CSS yang ada YoonHyun n SeoFany thor. XD
        Iya Sica kan manja2 bgitu. Jadi wajar klo clingy. BTW kok karakter Sunny pas kecil n dwasa brubah drastis begitu yah? Apa gara2 kclakaan itu dia jadi pribadi yang lbih ‘kuat’ dan prcaya diri yah? Klo mnurutku sih tampaknya Sica masih ingat ama insiden masa kcil itu, hanya saja dia blum sadar klo itu Sunny yang skarang. Sunny yang skarang kan jadi brambut pendek blonde bgitu. BTW lama2 pran seobang untuk couple SooSun diambil Sunny nih dngan smakin ‘handsome’nya Sunny dan feminim-nya Soo.
        http://www.kaskus.co.id/show_post/515c4cfb1ed7197f35000002/9322/

      • CSS blm ada ide, doakan saja deh 😉
        ya karena manusia pasti mengalami perkembangan, masa mau cengeng terus
        wkwkwk memang bener kata Soo kalau Sunny yg seharusnya berperan seobang *jd inget wktu kejadian scandal di pantai XD
        tp aku msh lbh suka seobang Soo, habis lbh seksi sih 😀

      • HaHA masa seobang dipilih yang seksi. XD
        Seobang itu kan karakternya harus kuat, tegar, dan melindungi,^^ Klo buat SooSun sih 2-2-nya bisa.
        BTW bsok bakalan kluar PV baru dari album Jepang kedua mrka yang Beep-Beep. Author sudah tahu? Akhirnya ada tontonan lagi dari SoShi.^^

      • bkn seksi dlm maksud tubuh lho ya 😛 kalau dr tubuh sih jelas Sunny lbh seksi dr Soo
        maksudku lbh seksi kalau Soo yg mendominan dlm hubungan XD
        kalau gitu Soo lbh cocok dong, habis dy kan pernah gendong (yg di pantai, memang Sunny jg ada gendong Soo) dan angkat Sunny 2x di atas panggung, lalu Soo jg pernah melindungi Sunny dgn naruh tgnnya di pundak Sunny untuk nutupin tali branya smp interview selesai (tp itu dulu)

        aku denger gitu^^

      • phepie9 said:

        Pngtahuan author tntang pairing SooSun luas skali yah. Aku gak tahu uh ada yang kjadian Soo nglindungi Sunny pas interview itu. XD
        Iya lah Sunny lbih seksi. Kayak kata author di crita kan klo tubuh Sunny ‘berisi’.^^ Klo Soo sih trlalu kurus sampai kadang2 dibilang ceking tuh. XD
        Iya Taeng juga promosi di instagramnya.^^

      • haha udh SooSunatic tingkat akut sih XD videonya ada nih
        pertamanya sih aku gak sadar smp ada yg ngomong, Soo hebat jg bisa gak begitu mencolok

        udh kayak ranting, heran pd kmn semua makanan yg dimakannya, kadang agak iri >.<

  19. Tareetaree Lezthare said:

    Yey! Taeyeon mau kencan sama ppany!
    Yey! Girang.
    #Plakk sunsic woy!

  20. gubrak…jger..jejes..-_-” jadi hantu ajah telmi gimana jd manusia…..

    jiah…sica temen masa kecilnya…soonkyu..o,o

    cie..taeng…mau pacalan ama pany..KTP ajah lumtentu punya lo malah mau pacal pacalan -_-” #plak

  21. Itu sunny lgi ganti baju, sica ngliatin aja..pasti ngiler dh tu wkwkwkwk
    n trnyta sica anak yg bikin sunny ketabrak itu..trs knp sica-nya ngga inget..? Apa amnesia sblm mati..?? Kkkkk Dia mati & jdi arwah gentayangan juga knp..? Gw penasaran..lanjut thor.. 🙂

  22. TaengSicababy said:

    Wahh,, jd pnasaran knpa sica bisa jd hantu..
    Apa nnti sica bisa jd manusia lg..
    #kepokumat –”

    keren thor.. 😀

  23. nuriiiin said:

    Aah.. Unyuuuu~ ahahaha sica tu geblek amet sih..

    Jadi mereka uda pernah ketemu sbelumnya? Menarik, pngn cepet2 tau masa lalu sica ^^

    dan tetep ya, TaeNy pasti nongol walopun dikit XD

  24. jidat ber-abs said:

    he..hehe…hehehe
    *krik..krik..krik*
    ada yg tau saya siapa??? Saya juga gatau ._.
    Mungkin saya jessica jung yg lagi mampir-mampir ke wp sone 😀

    ooh, jd dulu sica pernah kenal sunny toh. Tp kenapa sunny gk langsung inget ama sica pas pertama kenalan lagi??

    Eh, sica mati krn apa?? Diduain kwon yul? Atau krn diPHP-in taeng? Atau jangan-jangan di depresi krn ditolak cintanya ama gue?? Hwhw

    lagipula kenapa sica pindah sekolah? Lari dari tanggung jawab ya =,=

    • wkwkwk
      karena dulu dan skrng Sica udh tampak beda
      haha katamu kan km jessica jung, mustinya tahu dong XD *plak
      ya karena Sica gak tau mau ditaruh kmn mukanya kalau di dpn Sunny

  25. S1 Queen's said:

    Wkwkwk…
    Ngakak dech pas bca bagian ‘hilang sudah pemandangan indah itu’ dsar byunsica,dah gtu lemot lgi*plak.

    Hei author,knpa part ini lbih pndek (apakah aq yg trllu asik ngikutin alur nya).tpi bner dech,,kyak nya krang pnjang.#author:klo mw pnjang bkin az ndri.

    Okelah author next part hwaitaeng…!

  26. @igerible said:

    wih kira2 sunny sadar ga ya sica bilang itu o_o

  27. Sunsic prnh stu sklah…
    Hmmm… Msih pnsran knp sica jd hntu..

    N itu TaeNy msih smpt2ny nyempil..

    Gomawo thor udh update..^^

  28. waduh mo coment apa yah?? Yah pokok nya bagus deh!!! keren!! cool abis deh!!! cepat2 post lagi yg baru yah….

  29. Kimtaeyeoung said:

    Wah sica bener2 byun deh..wah ternyata sunsic pernah kenal dari dulu penasaran kenapa sica jadi hantu..
    Thor mian klo kadang koment atau g bukan di sengaja emang koneksinya..padahal q coment eh error terus mian thor..

  30. khfflovers said:

    aa jd gt to. mrk tmn kcl. mkn pnasaran ma masa lalu mrk. semangat!

  31. christy said:

    Wah ceritanya makin keren aja..
    Hadehtu c sica jahat bgd y ma sunny amp kecelakaan gt -___-
    Brarti sica tmn kecilny sunny,terus sica kq bs jadi hantu c,gara” apa tu thor sica jadi hantu..
    Makin penasaran aja ma ceritanya,ditunggu chap berikutny y thor.. Fighting thor^^

  32. Thalia Michelle said:

    Annyeong , aku orang baru di sini. Aku suka banget sama cerita”nya :). Btw min minta pw nya locksmith 7 dong :). Gomawo

  33. yoonsic said:

    wah sica nembk sunn mw kira2 sunny jwb ap ya

  34. son3lf93 said:

    Uhh yg terakhir co cweet
    ‎​. 
    (,=))__
    )) みα̍α̍..みα̍α̍..みα̍α̍..
    ≤¯^ みα̍α̍..みα̍α̍..みα.. Ff ini ringan and lucu

  35. Aisshhhh, kenapa cepat kali tbc nya unnie ???
    Tumben. Lagi seru gila nih un…..
    Aish, langsung next aja lah. Yang mau ku komen pasti udah dikomen sama sahabat reader yang lain…. 😀
    Go! 😀

Comments from Sone

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: