~Thank you for your comments~

A/N : Karena ini chapter penghabisan jadi author mau mengingatkan bakal sedih.
Kabur dulu sebelum ditabok readers.

eien-no-kizuna-poster

Tiffany POV

Kesempatan yang bagus. Mungkin aku juga bisa mengucapkan salam perpisahan dengannya. Mianhae Taetae, karena aku tidak akan tahan kalau harus melihatmu pergi lebih dulu…
Kemudian aku berjalan menuju taman rumah sakit.
Sepanjang perjalanan ini aku banyak berpikir.

Tentang hubunganku dengan Taetae
Kenanganku bersama dengannya
Perasaan cintaku
Juga hubunganku dengan Sica
Semua pemikiran itu berkumpul dan bersarang di otakku.

Saat aku berjalan-jalan di taman. Aku melihat seorang pasien berpiyama hijau terang sedang berbaring di tengah rerumputan. Karena dia sangat mencolok di antara warna hijau tua di sekelilingnya, aku langsung mendekatinya untuk melihat siapa dia. Dan ternyata dia adalah orang yang kucari.
“Taeyeon…”
Kali ini aku sengaja tidak menyebutnya dengan Taetae, sekedar untuk mengetes. Aku bahkan menyamakan nadaku dengan nada Sica.
“…..uu……Pany?”
Berapa kali pun aku selalu terkesan dengan kemampuan Taetae yang dengan cepat menyadari kehadiranku. Dia seakan mempunyai mata hati yang membuatnya mampu membedakan antara aku dan Sica.
“Ne.”
Aku duduk dan membaringkan tubuhku di sebelahnya. Mataku memandang ke atas, melihat dedaunan yang menutupi cahaya matahari yang memberikan bayang-bayang tempat kami berbaring. Suasana yang rindang. Kemudian awan di langit yang bergerak pelan, tersingkap bagai tirai di jendela. Berduaan dengannya seperti ini memberikan nuansa romantis…
“Saengil chukae hamnida…”
“Eh?”
“Happy birthday…”
“……ah….”
“Bulan lalu… saat hari ulang tahunmu, sebenarnya aku ingin mengatakannya langsung padamu, tapi aku pengecut. Mungkin kalau kukatakan sekarang tak ada artinya…”
“…tidak, bukan tak ada arti… yang penting perasaanmu tulus.”
“Tapi aku terlambat.”
“Justru aku senang kamu masih ingat dan tetap mau mengatakannya, terima kasih…”
Mendengar ucapan tulus itu, mata Tiffany jadi berair karena terbawa emosi.
“Taetae, kenapa kamu bisa begitu baik…”
“Andwae, aku pernah berbuat salah padamu. Dan sampai sekarang aku tidak pernah bisa memaafkan perbuatanku waktu itu.”
“Taetae… jangan salahkan dirimu lagi. Sekarang aku justru bersyukur kamu telah melakukan itu, kalau tidak mungkin seumur hidup aku tidak akan pernah merasakan cinta sejati, seperti cinta yang saat ini kurasakan padamu Taetae…”
“Baiklah kalau kamu berkata begitu, Pany…”
“……………..”
“……………..”
“Mungkin ini yang terakhir, katakanlah bila ada yang bisa kulakukan untukmu…?”
“……………..”
“Taetae, jebal… katakan saja.”
“……………..”
“Aku akan berusaha mengabulkan apapun itu.”
“Me…”
“Ya Taetae?”
“Me-menikah.”
“Eh?”
“Sewaktu kita bercanda tentang menikah dulu, aku sempat berharap seandainya kita bisa sungguhan menikah dan… kamu menjadi istriku yang sesungguhnya…”
“………………”
Taeyeon menutup kedua matanya dengan satu tangan, untuk menyembunyikan matanya yang memerah.
“…tapi aku tahu itu tidak mungkin…” katanya dengan suara bergetar.
“…………….”
“Ini di Korea, tidak akan ada yang merestui kita…”
“…baiklah, mari kita menikah, Taetae, supaya cinta kita diresmikan oleh Surga.”
“!”
“Ta-tapi, apa kamu yakin? Kita bahkan juga belum berpacaran kan?”
“Apa mesti harus berpacaran dulu? Taetae, aku mencintaimu dan kamu mencintaiku, bukannya perasaan saling mencintai dengan tulus saja sudah cukup?”
“Lalu bagaimana dengan restu dari orang lain… dari Appamu misalnya?”
“Biarlah cukup restu dari kita berdua saja. Karena cinta kita… biar kita berdua saja yang mengerti nilainya.”
“…………….”
“Aku sudah bilang akan melakukan apapun permintaanmu kan? Jadi mari kita menikah disini sekarang juga.”
“Gi-gimana…”
Tiba-tiba Tiffany bersuara tegas seperti seorang pastur yang sedang berbicara.
“Kim Taeyeon, bersediakah kau menerima Tiffany Hwang sebagai istrimu, menjaganya disaat sakit maupun sehat dan menemaninya disaat suka maupun duka sampai maut memisahkan kalian?”
“……………..” Taeyeon sempat tercengang.
“Jawablah Taetae apa kau bersedia atau tidak…”
Taeyeon menghembuskan nafas. Rasanya entah kenapa dia seperti sedang benar-benar berdiri di altar Gereja, mengucapkan sumpah di depan Tuhan.
“Saya bersedia.”
“Sekarang lontarkan balik kalimat itu padaku…”
“Tiffany Hwang, bersediakah kau menerima Kim Taeyeon sebagai istrimu, menjaganya disaat sakit maupun sehat dan menemaninya disaat suka maupun duka sampai maut memisahkan kalian?”
“Saya bersedia.”
Tiffany menggenggam tangan Taeyeon, memasukkan jari-jarinya di sela-sela jari Taeyeon dan meremas tangannya.
“Baiklah, mulai sekarang kita telah resmi menjadi sepasang istri dan istri dan apa yang telah dipersatukan oleh Tuhan tak bisa diceraikan oleh manusia.”
Kemudian untuk pertama kalinya mereka saling berpandangan.
Air mata Tiffany berjatuhan.
“Tiffany…”
Taeyeon ingin sekali bisa menghapus air mata yang mengalir di pipi Tiffany. Tapi dia kembali diserang rasa kantuk yang berat. Tubuhnya juga lemas, sehingga rasanya untuk menggerakkan tangan saja akan menghabiskan banyak energi.
Taeyeon bisa melihat eye smilenya.
“Taetae, aku bahagia…”
Kemudian dia kembali terbawa ke alam mimpinya dengan eye smile Tiffany sebagai pemandangan terakhirnya sebelum dia tidur.

**

Tiffany POV

Maaf Taetae, aku pergi duluan sesuai janjiku…
Aku akan menunggu sampai kita dipertemukan kembali…
Aku mencintaimu…
Selamanya… hanya dirimu seorang…

Third Person POV

Sinar matahari yang berwarna oranye kemerahan jatuh ke atas rerumputan, menerpa wajah Taeyeon.
“Nggh…”
Taeyeon terbangun.
Sepertinya aku tertidur cukup lama, batinnya.
Tangannya masih terjalin dengan tangan Tiffany.
Taeyeon memandang Tiffany yang tertidur di sebelahnya.
“Pany…”
“……………..”
“Bangun, matahari sudah mau tenggelam.” Taeyeon menggoyang pelan tubuhnya. “Yah.”
“Pany?”
Tiffany tidak bergerak, bahkan seperti tidak bernafas.
“Hahh!”
Taeyeon nyaris tak sanggup bernafas, pikirannya dipenuhi berbagai perasaan yang berkelebat silih berganti. Dengan tangan gemetar, Taeyeon mendekatkan jarinya ke depan bibir Tiffany. Jarinya tidak merasakan hembusan nafas dari hidungnya.
“Pany, jangan bercanda!” Taeyeon menggeleng tidak percaya.
Kali ini Taeyeon meraba leher Tiffany. Dia tidak merasakan denyut nadi disana.
“Pany, kamu…”
Taeyeon tiba-tiba teringat akan cerita Jessica beberapa waktu yang lalu.
Taeyeon menggigit bibirnya kuat-kuat sampai berdarah.
“KAMU MEMBUNUH DIRIMU SENDIRI??!!!”
“Uh… uhh…!” Badan Taeyeon berguncang hebat. Rumput yang diremasnya kuat-kuat sampai tercabut.
“WAE?! WAE FANY!! JAWAB KENAPA?!”
“BUKANNYA KITA BARU SAJA MENIKAH?! BUKANNYA KAMU BARU SAJA BILANG KALAU KAMU BAHAGIA?! LALU KENAPA KAMU TEGA MENINGGALKANKU BEGITU SAJA?!”
Taeyeon melihat sebuah surat tersembul dari saku jas Tiffany. Taeyeon mengambil dan membacanya.

Maafkan aku Taetae…
Tapi aku sudah nggak sanggup menghadapi hari yang selalu dirundung rasa takut akan kepergianmu. Setelah mendengar kondisimu memburuk. Harapanku hancur seketika.
Aku pernah berkata,
Jika kamu hidup sampai 100 tahun, maka aku ingin hidup sampai 100 tahun minus 1 hari supaya aku tidak harus hidup tanpamu.
Itulah yang aku rasakan, Taetae.
Aku sangat takut ditinggal pergi olehmu, bahkan lebih takut daripada kematianku sendiri.
Akhirnya, aku hanya bisa melihat jalan ini.
Maafkan aku Taetae, kamu pasti sangat kecewa dengan keputusanku.
Aku tahu aku sangat egois. Mungkin aku manusia paling egois sedunia.
Aku pasti telah sangat melukaimu.
Walau seandainya aku mengucapkan ribuan kali kata maaf dalam surat ini pun tidak akan bisa mengobati luka yang kutorehkan di hatimu.
Aku bisa membayangkan kamu akan menangis membaca surat ini.
Karena itu aku tidak akan memohon padamu supaya kamu memaafkanku.
Tapi, satu hal yang bisa kukatakan dengan pasti
Aku mencintaimu
Bahkan melebihi hidupku sendiri
Aku hanya bisa percaya pada kata-kata bahwa orang yang saling mencintai akan bertemu kembali.
Karena itu Taetae, jika perasaanmu padaku tidak pernah berubah, aku yakin suatu hari kita pasti akan bertemu kembali.

Air mata menitik membasahi surat yang dipegangnya. Mengaburkan tinta yang tertulis di kertas.
Taeyeon tidak bisa berkata apa-apa lagi. Hatinya telah hancur berkeping-keping.

Jessica sudah selesai berkeliling memeriksa kondisi-kondisi pasien lain. Dia mulai khawatir karena matahari sudah hampir tenggelam, tapi mereka belum juga kembali. Dia pun segera menyusul dan menemukan Taeyeon sedang menangis sesenggukan disisi Tiffany yang terbaring dengan damai.
“Taeyeon?”
“………………” Taeyeon berusaha menahan tangisnya yang tersedu-sedu, tangannya meremas surat yang tergenggam di tangannya di atas rumput.

_______________________________________________________________________________________

Diketahui Tiffany melarutkan bahan kimia bernama Arsen ke dalam air putih yang terakhir kali diminumnya. Khasiatnya tidak langsung terjadi, melainkan beberapa jam, dan juga painless. Lalu surat wasiat yang dibaca Taeyeon. Tampaknya sejak awal Tiffany memang sudah merencanakannya.

Tiga hari kemudian.
Ekspresi Taeyeon seperti boneka, Taeyeon tidak lagi menampakkan senyumnya. Padahal walau mengetahui dirinya sakit parah, Taeyeon masih tetap dapat tersenyum tapi tidak sejak kepergian Tiffany.
Kalau ditanya jawabannya hanya gelengan atau anggukan, seperti orang bisu.
“Tae… kamu harus makan.” Jessica menyodorkan sesendok bubur ke depan bibir Taeyeon.
“……………..” Taeyeon bahkan tidak memandang ke arah sendok bubur itu. Matanya hampa tanpa sinar. Air mukanya kosong.
“Ayolah Tae, dari kemarin-kemarin kamu juga hanya makan sekali,” bujuk Jessica sambil menahan perasaannya. Itupun Taeyeon juga tidak menghabiskan semuanya.
“……………..”
Jessica menyerah, dia meletakkan makanan Taeyeon di atas meja dan berjalan ke depan jendela. Diluar hujan deras seolah mewakili hatinya yang menangis.
Jessica menarik nafas dalam-dalam.
“Fany ah! Kau sungguh bodoh!”
“Sekarang lihat akibat dari perbuatanmu! Taeyeon kehilangan senyumnya karena kamu!”
Jessica teringat kembali kata-kata Tiffany padanya.
“Jessie, terima kasih atas segalanya…”
“Apa-apaan?! Aku nggak akan terima! Aku sama sekali nggak senang!”
“……………..”
Tiba-tiba terdengar teriakan dari arah belakangnya.
“Aaaaarrrgggghhh!”
Jessica berbalik secepat kilat. “Taeyeon!?”
“Apo!” Taeyeon memegangi kepalanya.
“Tahan Taeyeon!”
Jessica mengambil suntikan dan obat dengan terburu-buru, kemudian menyuntik lengan Taeyeon.
Tak lama kemudian rasa sakitnya mereda.
Saat itu Taeyeon berpikir.
Begitu mudahnya obat bekerja meringankan derita fisik manusia. Adakah obat yang dapat meringankan derita perasaannya?
Taeyeon mendongak, menatap langit-langit dengan tatapan hampa.
“Tolong matikan aku…”
“Apa?”
“Sica, kau kan bilang akan mengabulkan apapun permohonanku? Aku sudah tak tahan lagi… suntik aku… buat aku mati dengan racun atau apapun itu…”
Jessica syok, tidak percaya dengan apa yang diucapkan Taeyeon.
“Tolong Sica… aku ingin tenang…”
Jessica menatap Taeyeon dengan sengit.
“JANGAN BERCANDA TAE! Walau kubilang aku akan mengabulkan apapun permohonanmu, kamu pikir aku bakal mengabulkan permintaanmu yang satu ini?! JANGAN HARAP! Aku tidak akan pernah mengambil nyawa orang apalagi kekasihku sendiri!”
“……………..”
“Aku tahu kamu sangat terpukul oleh kepergian Tiffany, tapi lalu aku ini kamu anggap apa?! APA TAE?! Bukannya kamu bilang kalau kamu juga mencintaiku? Apa sekarang di matamu aku sudah bukan siapa-siapa lagi?!”
Taeyeon seakan baru tersadar dari kabut yang menutupi hatinya. Dia sudah berkata kejam. Tidak memikirkan perasaan Jessica.
“Mianhae Sica…”
“Taeyeon, kamu jahat! JAHAT!! Bisa-bisanya kamu memintaku mematikan kamu!” Jessica memukul-mukul tepi kasur. “Kamu tidak tahu bagaimana kacaunya hatiku mendengar kamu meminta seperti itu!!”
“Mianhae, jeongmal mianhae.” Taeyeon memegangi kedua tangan Jessica supaya dia berhenti memukuli tepi kasur.
Jessica mengangkat wajahnya, menatap wajah Taeyeon. Wajahnya bercucuran air mata.
Taeyeon memeluk Jessica erat-erat. Tangisan Jessica berubah menjadi raungan menyayat. Taeyeon tetap memeluknya sampai dia tenang.

Tiffany yeuppeuni.
Mianhae… sepertinya aku tidak bisa menyusulmu lebih cepat.
Karena aku masih harus menemani kekasihku.
Kamu mau kan memaafkanku?
Aku janji sampai kita bertemu kembali di alam sana, aku tetap akan menyimpan setengah hatiku untukmu. Maafkan perasaanku yang mendua…
_______________________________________________________________________________________

“Sica, aku sudah tidak bisa menjadi kekasihmu lagi…”
“Wae…?”
“Karena kekasih macam apa aku ini, selalu saja menyakiti perasaanmu…”
“Aku tidak peduli, aku tetap ingin menjadi kekasihmu…”
“……………..”
“……………..”
“Meski aku ingin, tapi sepertinya aku tidak bisa menemanimu sepanjang hidupmu. Karena… aku sudah tak tertolong lagi kan?”
“Tolong jangan berkata seperti itu…” Jessica mulai menangis.
“Ini semua takdir, kita tidak dapat mencegah terjadinya… hal-hal di luar kehendak kita.”
“Aku tidak mau dengar kata takdir!”
“Cepat atau lambat, suatu hari kita manusia tetap akan harus berpisah. Tidak akan ada pertemuan tanpa perpisahan…”
“Tapi kenapa harus secepat ini… aku…” Jessica menunduk sambil meremas selimut Taeyeon.
Taeyeon tersenyum lembut dan menyentuh pundak Jessica. Dibalik senyumnya dia menyimpan sejuta kesedihan.
“Katakanlah permohonanmu Sica. Karena kamu telah mengabulkan permohonanku.”
Mata Jessica melebar, dia mengangkat wajahnya dan tatapannya bertemu dengan Taeyeon.
“Tae, kamu…”
Tatapan Taeyeon seolah berkata bahwa dia tahu sakit hati macam apa yang telah Jessica lalui. Dan dia sangat berterima kasih karena Jessica telah mau mempertemukannya dengan Tiffany untuk yang terakhir kalinya.
“Katakanlah…”
“Tetaplah menjadi kekasihku,” Jessica menarik nafas. “Sampai akhir…” sambung Jessica setelah rasanya susah sekali mengungkapkannya.
“Ya…”

_______________________________________________________________________________________

Pada tanggal 1 Agustus, Jessica mengantar Taeyeon pulang ke apartemennya atas permintaan Taeyeon.
Setelah cukup berkeliling dari kamar ke kamar, Jessica membantu Taeyeon berbaring di tempat tidurnya.
“Gomawo, kamu sudah repot-repot mengabulkan permintaan egoisku…”
Jessica menggeleng. “Sama sekali tidak repot.”
“Sica, berikan telapak tanganmu.”
“?” Jessica menunjukkan telapak tangannya yang menghadap ke atas.
Tanpa berkata apa-apa Taeyeon meraih tangannya dan menulis hangul dengan menggunakan jarinya yang artinya ‘bahagia’ di atas telapak tangannya.
“Tae…” Mata Jessica mulai berair lagi.
Setelah selesai, Taeyeon membuat tangan Jessica mengepal lalu membimbing tangannya ke depan dadanya lalu membukanya, supaya tulisan tak berwujud itu tepat menempel di jantungnya.
“Ini mantra… supaya kamu bahagia walau tidak ada aku…”
“Taeyeon…!”
Sepanjang hari itu Jessica terus menangis sampai akhirnya dia kelelahan dan tertidur di sisi Taeyeon. Bahkan dalam tidur Jessica menggenggam tangan kanan Taeyeon dengan erat. Seolah takut jika dia melepaskannya sekejap saja, Taeyeon akan pergi.
Taeyeon menjulurkan tangan kirinya ke samping tempat tidurnya dan membuka laci mejanya. Tanpa perlu meraba-raba, dia sudah langsung menemukannya. Kalung kunci pemberian Tiffany.
Taeyeon tersenyum memandangnya.

Tiffany yeuppeuni, saengil chukae hamnida.

Taeyeon membiarkan kalung itu kembali tersimpan di dalam laci. Bahkan tanpa kalung itu pun hatinya masih tetap dapat mengingat Tiffany.
Dia mengambil notes dan pulpen di atas meja dan menulis dengan tangan kiri.
…………………………………..
…………………………………..
Sepertinya aku tidak bisa memohon agar kamu melupakanku.
Jadi aku tidak mau semakin menyakitimu dengan kata-kataku.
Aku mencintaimu.
Tapi… hanya kepadanya aku telah mengikat janji abadi…
Janji yang tak akan lekang oleh waktu…
Karena itu aku akan pergi… untuk menepati janjiku…

**

Saat matahari sudah hampir terbenam, Jessica terbangun dari tidurnya.
“Tae…”
Di tangannya masih tersisa kehangatan, tapi Taeyeon sudah hampir tidak bernafas lagi.
Jiwa Jessica seakan-akan melayang lebih dulu meninggalkan raganya. Jessica mencondongkan tubuh. Dengan lembut membelai pipi Taeyeon. Sentuhan itu membangkitkan kerinduannya. Jessica ingin mendengar suara Taeyeon lagi. Mengapa dia harus merelakan keberangkatan kekasihnya?
“Jika memang kamu harus pergi… pergilah dalam damai…”
Jessica mengecup pipi Taeyeon. Sentuhan dan ciuman itu terasa bagai ribuan jarum merajam hatinya.
Mata Taeyeon berkedut dalam tidurnya. Sedetik, tapi Jessica mampu melihatnya. Lalu hembusan nafasnya yang terakhir ada dalam pelukan Jessica.
Jessica membiarkan air matanya mengalir. Merasa sebagian hidupnya terampas, tidak akan kembali lagi. Ditatapnya tubuh Taeyeon yang terbaring di ranjang.
“Dia sudah pergi… kekasihku telah pergi…”
Kemudian Jessica menyadari secarik kertas yang digenggam Taeyeon di tangan kirinya. Jessica mengambil dan membacanya. Tulisan tangannya sangat jelek dan berantakan sehingga susah dibaca. Tapi Taeyeon telah menulisnya dengan segenap jiwa.

Meski aku senang karena kamu tidak mau melepaskanku, tapi aku merasa tetap harus menulis ini.
Sica ya, gomawo.
Setelah aku pikir ucapan terima kasih lebih enak didengar daripada perkataan maaf.
Karena itu aku mau mengucapkan…
Terima kasih banyak untuk seluruh cintamu. Dan juga untuk semua momen yang telah kita lalui bersama. Aku bersyukur Tuhan telah mempertemukan kita.
Aku berdoa supaya kamu bahagia, Sica.

Jessica memejamkan mata, mengenang senyum Taeyeon. Senyum yang masih tersimpan dalam memori hatinya.
“Seperti katamu Tae… aku akan berusaha mencari kebahagiaanku… demi kamu juga…”

Beberapa hari sesudahnya Jessica sedang membenahi barang-barang peninggalan Taeyeon. Kemudian dalam laptopnya, dia menemukan novel yang dikerjakan oleh Taeyeon. Belum selesai, namun betapa terkejutnya dia ketika membaca sinopsisnya. Kisah cinta yg mirip seperti yang dialami mereka bertiga, yaitu tokoh utama yang hatinya mendua, kemudian dia menderita kanker. Lalu kekasih tokoh utama yang mencintainya habis-habisan, dan seseorang yg pernah membuat janji dengan tokoh utama dan tidak rela melihat kematiannya.
Lalu garis besar jalan ceritanya juga sama persis.
Dari awal tokoh utama yang mengalami kecelakaan sampai dioperasi dan dirawat di rumah sakit, kemudian terlibat konflik di rumah sakit bersama dengan kekasihnya yang seorang perawat dan dokter yang merupakan sahabat masa lalu yang dicintainya.
Sampai akhirnya divonis menderita kanker otak setelah menunjukkan gejala-gejalanya.
Sampai tokoh utama meninggal dan bersatu kembali dengan sahabat yang dicintainya,

**

@Surga
Karena Tuhan tersentuh oleh kisah cinta mereka, maka keduanya dipertemukan kembali, sesuai janji… agar mereka bisa bersama selamanya.
“Taetae…”
“Pany…”
Mereka berangkulan erat. Sambil berpelukan Tiffany menyusut air matanya berkali-kali di bahu Taeyeon.
“Aku merindukanmu… sangat…” ucap Tiffany lirih.
“Aku juga… saengil chukae hamnida.”
Tiffany tersenyum. “Ternyata kamu masih ingat ulang tahunku.”
“Tentu saja, aku juga tidak akan pernah melupakan janji kita.”
“Aku juga tidak akan pernah lupa.”
“Sekarang selamanya kita bersama?”
“Ne.”
Tiffany menyusupkan jemarinya ke jari-jari Taeyeon dan Taeyeon balas meremasnya dengan erat. Mereka saling bertukar senyum. Sekarang di Surga ini tidak ada lagi penderitaan. Tidak ada lagi perpisahan. Yang ada hanyalah hidup yang kekal bersama. Dan inilah yang mereka sebut dengan kebahagiaan abadi.

“Jika kamu hidup sampai 100 tahun, maka aku ingin hidup sampai 100 tahun minus 1 hari supaya aku tidak harus hidup tanpamu.”

*~The End~*

A/N : Tadinya mau kutambahin cameo 6 member
Tentang YoonHyun yang mau punya anak. Juga Yuri yang bersimpati sama Jessica lalu mau menghiburnya, tapi setelah dibaca-baca lagi malah jadi mengurangi kesan hubungan TaeNySic disini. Akhirnya nggak jadi +_+
Karena terlalu miris, untuk cerita My Girlfriend is a Ghost nanti akan happy saja
*kalau gak Sica bakal mencak-mencak ke author wkwkwk

Advertisements

Comments on: "Eien no Kizuna (Chapter 14 – End)" (106)

  1. wah dua2 na trnyata die,sedih thor
    knp pas ppany mnggal ga d korbanin aj tubuhna buat tae trz tae bsa smbh dah bahagia brsama sica??
    sica yg ikhlas ya ngerelain kprgian tae…
    dtggu crta lain na ya thor hwaitaeng

  2. Wink(s) said:

    Huhu bener-bener jadi sedih dah thor 😥 .. Pandai banget cich bikin ku sedih 😥 .. Hh,, ternyata bener sesuai dugaan kan kalau taeny akan meninggal.. Tapi ku mikirnya tae yang duluan ternyata fany 😥 … Sica salut dehh bisa ngerelain kepergian tae :^) … Hahaha yang kalau dah rencana yang ff sunsica mau happy tuh kan hak authornya hahah + pasti sica memohon kalau ff yang bintanginya(?) mau yang happy hahhahah … Ditunggu thor ff taeny lainnya + yang lainnya juga^^

  3. S1 Queen's said:

    Huwaaa…omma dan appa Q*lebay.
    Author knpa kau bwt mreka die..;(
    eh tpi itu ending nya mreka ktemu d surga ya#sneng nya.
    Trz sica sndirian donk#sni sma aq aja*plak.
    Iya thor yg mgiag d bkin happy az,,msa ntar sad lgi..
    Ok thor lanjut lg ff nya.te2p fighting..!

  4. annyeong…

    ahh author…selamat,kau membuat ku termehek-mehek…u,u
    meskipun sedih aku ttep seneng,coz taeny kembali d persatukan d surga…
    tak ada yg lbh membahagiakan slain melihat taeny bersatu,right…

    so,SAYONARA TAENY….
    smoga kalian damai d dunia GG mu *tssaaaahhh*
    A-YO!!GG….

  5. Betul itu, untung kamu gak tambahin cameo lain, walaupun untuk menghibur sica, karena strong crita,a seputar taenysic,, jd.a ending kisah.a sempurna bgt, apalagi penulisan ceritanya gak terburu-buru dan mendetail banget, penjabaran perasaan dan pemikiran masing2 tokoh pas banget, sumpah keRen and top bgt deh tulisannya,, ending.a kena bgt walopun sedih parah bgt,,

    Author, gomawo atas tulisan.a,, setiap kesalahan ada maaf dan ada cinta,, gomawo for u story, it’s feel real and knock in heart who read this,, thanks so much

  6. So sad… Hiikkkzz

  7. Monik oke sukses bikin nangis bombay pagi pagi :(((
    Tapi bagus sih sesuai harapan, taeny dua duanya meninggal jadi cinta mereka abadi

  8. Yah trnyata bnaran dibikin sad ending. Tapi yasudahlah, toh ktmu lagi di Surga n bisa brsatu slamanya. TaeNy bahagialah di Surga sana.^^
    Sica kasihan benar yah di sini, kbalikan dari Fany, dia malah harus mlihat kmatian orang yang dicintai olehnya. Pasti rasanya sakit tuh. Yang sabar deh Sica.
    Lho kok itu Fany minum racunnya sblum ktmu Taeng? Maksudnya sblum Sica bilang k Fany buat ktmu ama Taeng? Gimana tuh klo Fany-nya mninggal dulu sblum ktmuan ama Taeng. Untung aja smpat.^^
    Trus itu bukunya yang katanya ditulis ama Taeng gak dicritain lagi? Aku kira bakalan dicritain tuh tntang isi hatinya Taeng slama mendua slama ini.XD

    YoonHyun mau punya anak??? Ayo bikin thor FF-nya. #excited Blum prnah ada tuh FF yang critanya mrka punya anak. Jangan jadi selipan, dibikin FF sndiri aja. XD

    • karena Sica tdk egois spt Fany, Fany bener2 lbh labil dan nekat disini

      memang Fany sdh minum racun sblm Jessie bilang, tdnya sdh niat tuh tp ternyata msh sempet ketemu Tae

      ah benar, tp itu isi novel yg ditulis Taeng kan gak smp ending soalnya Taeng selama ini ada di rumah sakit
      lagipula msh di laptopnya *plak
      isi ceritanya hanya kisah cinta yg mirip spt yg dialami TaeNySic, yaitu tokoh utama yg hatinya mendua, lalu seseorang yg begitu mencintai kekasihnya habis2an, dan seseorang yg tdk rela melihat kematian orng yg dicintainya smp nekat bunuh diri (uuu gak smpt diceritakan >.< )

      haha loyalist akut

      • phepie9 said:

        Iya yah untung masih smpat ktmu ama Tae-Tae. Baru kali ini dngar ada dokter bunuh diri. Pakai minum racun lagi.
        Sica aja yang lanjutin novel Taeng sesuai knyataan yg trjadi. Tus dikasih k pnrbit deh. Biar kisah cinta mrka bisa disbarkan k sluruh dunia. #apa coba^^
        Kayaknya Sica ama Taeng n Soo gak jodoh. Jodohnya ama Sunny aja tuh di FF baru. XD
        Loyalist akut? Gak apa2 aku bangga2 aja dipanggil bgitu. XD Situ sndiri Locksmith akut. XD

      • ya tuh dokter tak bertanggung jwb, tp justru karena dokter makanya dy tahu nama2 bahan kimia, kalau orng awam mana ngerti
        wkwkwk dr perawat jd author XD
        iya
        emang dan aku bangga
        smp pingin beli kalung kunci dan gembok rasanya fufufu XD

      • Klo aku sih pengennya bli boneka rillakkuma n keroro, trus disandingkan bareng. Kayak boneka Hello Kitty-nya TaeNy. XD
        Ahh bnar2 shipper akut ini mah. Tambah delusional aja.^^

      • wkwkwk bagus tuh, terus nanti sebarkan di YoonHyun tread di ssf
        siapa tahu jd pada tertarik dan ikut2an XD

      • phepie9 said:

        Aku blum prnah main di thread lain SSF slain general photo section. Klo di sana kan gak bolh post gambar2 ataupun photo2 yang gak ada SoShi di dalamnya, skalipun itu tanda tangan, merchandise, hadiah ulang tahun, dsb. Praturan di section lain sama gak yah?
        Klo iya bnaranb sampai diikutin sih brarti sdikit banyak aku sudah membantu produksi dan pnjualan kedua boneka itu dong. XD

      • kalau di soshi pairings tread malah banyak yg ngepost2 kayak barang bertanda tangan atau foto hadiah ulang tahun soshi
        haha iya jg ya XD

  9. Huuufftt…. END juga…
    Walaupun meninggal.. Taeny tetep bersatu… 🙂
    dtggu soosica-nya… Gomawo…. thor

  10. ini ketiga kalinya aku nangis karena baca ff buatan author.. eh tapi kayaknya udah lebih dari tiga kali deh thor O.o
    sumpah keren banget. Feelnya dapet, bahasanya mudah dimengerti dan alurnya jelas..
    kepergian tiffany dan taeyeon di ff aja udah bikin mataku basah begini, gimana kalo kenyataan? *lanjut nangis*
    at least mereka bersatu.. paling seneng janji mereka, trus apa yang dibilang tiffany di suratnya xD aahhh lope lopee “orang yang saling mencintai akan bertemu kembali”
    author jjang! ‘-‘)9

  11. SooJung said:

    ‘Agak’ ngakak thor taeny bersatu kembali di surga ckckkc
    Tapi sedih bangeet kenapa fany harus bunuh diri, hufffr

  12. Ending yah. . .
    Ksian sica eonnie d tinggl sndrian,, wah taeny brstu lgi d surga yah??
    Emng bnr klo orng yg sling mncintai itu bkal d prtemukn lgi. . . #Psang muka bego.

  13. uuaaaaahhh, taeny so sweet.
    Kata2 yg terakhir itu yg dicetak tebal so sweet banget. Walaupun sad ending. Kasian sica nya TT :
    waktu di we were mean to be together juga sica nya yg ditinggal.
    Author suka banget bikin sica menderita *plaakk
    jangan lupa cinta segi sembilannya ya 😉

  14. lagi sedih2 baca cerita nya terus ngakak gegara baca ini “Karena Tuhan tersentuh oleh kisah cinta mereka, maka keduanya dipertemukan kembali, agar mereka bisa bersama selamanya.” hahah

  15. step lin said:

    Sad ending tpi akhirnya happy kn taeny nya brsatu….
    ogh sica,knpa nasipmu slalu bgini,,ditinglkn lgi,,wktu ff soosun jga gni,trues nnti yg ff sunsic,jgn smpai dh thorr…oke dh thorr smngat trus ya bkin ff nya..hehe

  16. blackpearljess^^ said:

    Ini happy ending apa sad ending y???
    Taeny bersatu d surga,,, hrusny taeny honeymoon jg thor d surga,,, heheee,,,
    mksh^^

  17. Udah galau tambah galau baca ending ini..taeny udh bahagia disurga tp sica ngga tau nasibnya stlh ditinggal tae..mungkinkah akan ada sekuelnya yulsic..?? XDD

  18. Kwon Eya said:

    Hikz… Hikz… Huwee….

  19. iya lo..enjis jahat..jhat salah apa si si jejes sama lo..jahat…>,< selalu dia yg lo jadiin korban…T__T

    dan sunsic..gue lumbaca nih ga tega sumpah..kenapa ga yoonsic atau soosic..oiah lo ga suka soosic yah…kalo taengsic apa lg lo pan LS..hem

  20. Krystalized said:

    wah sedih taeny mati, walau jaraknya lumayan lama
    untung ye taeny udah nikah

  21. Love Trooper said:

    Hiks, hiks akhir yang bahagia..

    akhirnya mereka bersatu lagi

  22. sad buat jejes happy buat taeny,,,fighting thor

  23. hiks hiks cerita nya menyentuh hati aku bngt!!!! SEDIH. Rasa nya mo nangis beneran nih. Tapi bagus loh cerita nya.

  24. taengfany said:

    Huaaaa….
    Tiffany bunuh diri T_T
    Gila sedih aja thor

  25. christy said:

    Author jahatttttt!!!! Kenapa misahin Taengsic,T.T kan kasian sica T.T gx tega liat sica disini,sne sica eonni sama saya aja kkkk~ tapi bagus thor ^^ ditunggu FF selanjutny ^^

  26. Cckk.. Gue sempet trharu pas Taeng pergi..
    Tpi tiba2 ktawa gra2 Tuhan ikut trharu.. #mianhae

    My girlfriend is gosh mo d buat happy ending?? Soonkyu mo d buat mati or sica mo di buat hidup lg?? #apaansihgue??

    Thanks thor for update^^

  27. kwonbori said:

    ampun deh author, ini nyesek banget ceritany,
    ak jd ga sanggup baca chapter2 sebelumnya, nampaknya akan sedih2an juga ;),,
    kayaknya cocok nih baca cerita ini sambil dengerin lagu ‘lost in love’,,*pasangheadset* *bacaulang*

    • ya chapter2 sblmnya memang sad, tp ada jg happynya
      hmm mgkin cocok jg, blm coba dgr sambil baca

      • kwonbori said:

        ak baca waktu itu kalo ga salah sampe chapter 3, dan emang udah sedih2an,
        oia author lagi nyari kalung gembok+kunci ya? waktu itu ak pernah liat ditempat jual aksesoris gitu, bagus bahanya kayaknya dari stainless,,

      • haha iya, gemes sih sm TaeNy XD
        lain kali mau nyari yg stainless

  28. Knp Tiffany bunuh diri?? ;(
    Pedahalkn klo Tae Meninggal Fany bisa jadian sama Jessica. #ehh

  29. TaengSicababy said:

    Huaaaa…
    Kasian sica dtinggal sndiri..
    Sbar sica..
    Akhirnya taeny bersatu lg.. 😀

  30. taeblue said:

    sica hebat bisa relain taeyeon, udah cinta mati.
    fany nya nekat bgt. tp syukurlh taeny brsatu d surga :’)

  31. anisa23zahra9 said:

    Sedih bangettt thor, 😥 tapi aku salut deh keren ceritanya dalem banget ke hati 😀 #malah curhat

  32. ini keren thor(y) jadi jess sendirian dong._. oh, ya, thor, cinta segisembilannya kapa lanjutannya thor? penasaran masa kelanjutannya._.

  33. khfflovers said:

    aih kasian uri sica ya.. knapa ni crita jadinya tragis bgt.. btw, gtw knapa wktu baca @surga rasanya gmana gtu.. author semangat y bwt sunsicnya! yey!

  34. khfflovers said:

    aih kasian uri sica ya.. knapa ni crita jadinya tragis bgt..oya kl dlanjutin bs2 jd yulsic dong.. btw, gtw knapa wktu baca @surga rasanya gmana gtu.. author semangat y bwt sunsicnya! yey!

  35. Around the nine said:

    Endingnya sedihsedihsedih.. Tisu mana tisu~ mewek nih bacanya thor :’ huhu tapi tetep daebak parah sumpah dah! Btw sorry thor baru komen sekarang dan disini, jeongmal mianhae ya thor~ ^^ tetep semangat buat ffnya ya thor, saya pasti baca.. hwaiting~

  36. endingny bener” menyentuh hati…., meskipun meninggal mereka dprtmukan di surga, tempat keabadian. Cinta mereka seperti judulnya… (bener kan ya?)

    greatt…kereennnn…author hebattt…. endingnya menyentuh, ngena…
    ak ambil dl tisu ya….. hiks…hikss…hikss….

  37. yoonsic said:

    wah authour sukses bkn galau pgi2
    hiks hiks hiks sdh bgt liat sica
    yoong knp gk dtg tmenin sica sih
    unnie ad rncna bkn squel ny?

  38. Aaaa hiks hiks aku tk bsa mnahan’y, sakitt sekali,, sesak unn rasa’y u,u..
    Aku suka, bhkan tnpa m’baca part sblum2 nya aku lgsung ngrti sma jalan cerita’y .. Kerenn,, sicababy cri kebahagiaan’y k’indonesia aja, ada aku loo#plakk! Ahaha

  39. sheilanr50 said:

    kenapa taeng harus meninggal,kasian kan sica huhu sumpah sdih bngt lihat sica, harusnya fany gak ush dateng lagi ke kehidupan taeyeon.

  40. hyun bi said:

    mampir dirumahmu mon 😀
    good job dah ini,permainan kata2mu makin bagus…dan selalu bagus
    ak sedihhhhhhhhhhhhhhhhhh T_T jadi ingat ceritamu ygg maria itu :p
    sica sendirian donk 😦 sama ak aja sini :p

  41. Ulfaa said:

    :”
    Sica dengan tenang melepas kepergian Tae dan akan berusaha mencari kebahagiaanya demi Tae~
    TaeNySic (y):”

  42. lee deyeon said:

    Ini bkin nyesek..
    Ini bkin sdih..
    Ini bkin nangis..
    Taeny kok akhir nya ninggal..
    Sica nya dah rela gtu pas Taeng dah ga ada, dah Sica ma aq aja..
    Aiiiih gila ni keren bnget..
    Author Daebak..
    Author Jjang..
    Author Fighting..!!!

  43. agustina_huang said:

    Aku bru ikutan nih dlm fanfic nya author… Critanya bgs bgt… Bkin reader ikt trbawa suasana… Crita yg sgt mengharukan…
    Keep writing thor ^^
    Hwai_teng

    • Annyeong, makasih makasih^^
      Memang ff eien no kizuna ini ff kebanggaanku yg dr awal smp akhir plotnya kubiarkan mengalir sendiri, termasuk semua percakapannya. Dan secara pribadi termasuk kategori teratas ff plng mengharukan yg pernah kutulis 😉

  44. ya ampun thor kalo tau akhirnya bakal tragis gni alu gak bakal mau minta pw ke author.. lbih baik aku menebak² akhirnya. dripda liat sica mnderita karena di tigal tae.
    arghgg sllu sad ending klo ff taengsic. (۳ ˚Д˚) ۳
    sedih aku (•́-̯•̀ )

  45. Desi si locksmith said:

    Mewek bnget bcnya…
    Tae akhirnya brsatu ama ppany…
    Kyakkkk…
    Kasihan bnget sica…

  46. Sica kasian bgttt :”(

  47. Yeon TaeNy said:

    Terharu banget bca ni cerita… huhuhuhuhuhu*nagissambilgulinggulingkaya orang kesurupan? Lol

    Buat author deybak…….

  48. huhu sedih -,-
    sica gpp ya dtggal tae ntar ada yuri kok siap menambal hati mu.. #apasih
    feel sedih nya dpt bgt ni thor… ^^b

  49. happy ending buat taeny dan sad ending buat taengsic~
    huaaaa yang mati dua duanya bias gue #nangisdipojokan

  50. Ditunggu cerita yg laen thor, thx

  51. Aaahh sumpah dikira ending nya bakal happy taeyeon balik sama fany tp akhir nya fany lebih dulu pergi ninggalin taetae tp saking cinta nya taeyeon sama fany akhir nya mereka bahagia setelah di pertemukan di surga sica sabar ya perjuangan cinta nya ke taeyeon emang keren tp sumpah ni ff bikin mata panas saking nahan nangis ToT

    Author emang paling bisa ya buat pembaca nya mewek keren deh ff nya ga nyangka bakal sad anding #tisyumanatisyu ToT ToT

  52. richie said:

    thoooor??? chap ini di protect tpi kq gk ada adegan NCnya?? *ditabok author*

    • 😛
      Yg di protect gak mesti karena ada NC
      Ini di protect alasannya karena merupakan chapter akhir, supaya siders gak seenaknya baca tanpa komentar

  53. hennyhilda said:

    Yahhhh th kn #arghhh kesel bgt m author ni grrrr
    aq g rela endingnya kygn ahhhhh
    nyebelin bgt km author arghhhhhhhh
    pst ff yg judulnya still ongo..ehhh still pa y haduhhh lp..pkknya still it dah,pst sad ending lg 😦
    Tp wlwpun gt aq g bz benci author huhuhu
    haduhhh udh jam segini,tdr dl ahhh cz mzk pg..
    semangat author
    ganbatte

    • Wkwkwk perasaan dr awal chapter sudah diingatkan bakal sad deh, tp masih aja ngeyel mau baca 😛
      Ya, thanks dah baca dan komentar, walau kalau bisa komentarnya lbh panjang lg, hehe

  54. Kyaaa apa2an itu,wah miris bin mewek gw,
    q loncat ke end,hehe,
    agak bingung mkax ntar blik lgi ke chap 11

  55. Daebak thor .. N cukkae ff ini bkin ak mewek T.T dibangku pojok an kelas .. Jam kosong ak buat baca ini ff. Sedih, terharu… Pkokx campur aduk jdi 1 . . Sampai” dkira tmen” skeLas katax ak Lgi patah hati T.T … u.u btw thanks ya thor buat pwx

  56. Sebelumnya makasih buat pw nya ya thor, ternyata bagus banget ini ff nya kerennn!!

  57. sebenernya q paling gk suka sama sad ending.. tpi crita yg ini brbeda… wlopun sad ending, ttp ada happy andingnya wlpun sdikit… jdi gk nyesekkk bgt deh.. heehee :’)

  58. Tuuu kan Endingnya Taeny mulu7_7 . Kecewa deh sm adminya hmm knapa sih stiap ff tanysic sicaaa…. mulu yg tersakiti, ya ampun jd kasian bgt gitu ya jd jessi >_< hehe. Jd ngbayangin yg terjdi d knyataan mreka d dunia nyata. Miris bgt sica juga d kacangin mulu sama ni leader, pdhl kan dia kliatanya khawatir bgt sama taeng^^ ya memang knyataanya terbukti d acara healing camp member yg plg d khawatirin jess tuh taeng yg dia pilih. Tp sayang si kid leader malah pilih hyoyoen, pdahal kan sosweet gitu kalo sama" saling mengkhawatirkan bikin seneng Time traveller lgi(fanstaengsic) hehe. Masih ngrasa pnasaran juga sih sama konflik ni anak 2 knala jd akward gini coba , pdhl kan dulu tuh pas jaman2 y debut mreka sosweet bgt sbg sahabat masalah apa coba yg bikin mreka jd gini. Oiya authr sndiri tau gk yaa^^ masalah y knapa?
    Waduh jd curhat nih sorry admin aku seneng bgt sih sama ni shipper perhatian jess sama taeng tuh bikin terenyuh . jd ngrasa pgn jd adiknya jess^^. Kayanya baik bgt ni kk
    taengsic thanks deh sm ff taengtaengsicikin terkesan sama alurnya yg bikin prasaprasaanaanaa wlw ewlwwlwya ujung"y Jessi sllu tersakiti diatas kebahagian taeny7_7.

    Ditunggu ff TS yg terbaru^^

    • yah memang tuntutan alur ceritanya begini 😛 author kan mau buat sedramatis dan sealami mungkin, lagian harusnya sdh cukup jelas endingnya TaeNy yg bersatu karena dari awal2 kan sudah menampakkan TaeNy (kalau peka)
      lagian ini ff dah ditulis dr lama jg
      kalau mau ff TaeNySic yg Sica bahagia baca aja ff judulnya Sica or Pany di wordpress ini

  59. novilrs said:

    Makasi thor sore” bikin mewek. Permintaan nya tae ke fany gk tanggung”, lgs minta menikah wkwkwk aduhh tiff nekat amat, kasian tae jd kyk org linglung gt. Walau ending nya taeny meninggal tp ttep bisa ketemu. Keren thor 👏😄

    • novilrs said:

      Oiya thor, ditunggu ff taeny / yulsic nya lg. Soalnya aku kurang suka pairing lainnya hhehe

Comments from Sone

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: