~Thank you for your comments~

A/N : Akhirnya update, maaf buat yang nunggu lama, soalnya nyangkut di bagian Jessica, tapi hari ini tiba-tiba mendapat ilham 😀
enjoy~

Hyoyeon dan Jessica pulang dari nonton bioskop.
“Bagaimana menurutmu film barusan?”
“Lumayan.”
“Aish, tapi kenapa sih aku harus nonton berdua saja sama Jessica?” ucap Hyoyeon dengan kalimatnya seperti biasa yang terdengar seperti menyindir. Tidak berarti dia bermaksud melukai hati Jessica. “Tapi memang sih nonton berdua saja rasanya orang-orang sudah pada memperhatikan kita. Apa penyamaran kita ketahuan ya? Padahal kali ini aku sudah sengaja mengubah cara berjalanku(?).”
“……………..”
“Sica, mungkin gara-gara kamu kebanyakan diam jadinya tanpa sadar kamu mengeluarkan aura ice princessmu(?) yang membuat orang-orang di sekeliling jadi sadar,” ucap Hyoyeon makin ngaco.
Akhirnya Jessica membuka mulutnya. “Bukannya kamu yang menyuruh aku diam? Soalnya katamu suaraku mudah dikenali.”
“Hmm, ternyata strategi diam juga nggak ampuh ya.”
“Hyoyeon ah…”
“Mwo?”
Jessica memberanikan diri menggenggam tangan Hyoyeon. Dan mengutarakan kata yang belum sempat diucapkannya dulu. “Saranghae…”
Hyoyeon sempat terperangah, tapi lalu dia kembali bertingkah konyol seperti biasa.
“Oh, haha. Beginilah risiko jadi orang cakep. Bahkan sesama memberku sendiri jatuh cinta padaku. Aish.”
Mendengar itu Jessica tertawa terbahak-bahak. “Ahahahaha!”
“Ya! Jangan angkat kepalamu. Tawamu juga terlalu keras,” kata Hyoyeon sambil menurunkan topi yang dipakai Jessica supaya dia menunduk.
“Ahaha, mianhae.”
Dalam hati dia merasa lega karena sifat Hyoyeon tak berubah.
“Gomawo…”
“Buat?”
“Karena kau tetap seperti Hyoyeon biasa yang kukenal.”
“Aku nggak ngerti apa maksud perkataanmu, ohh! Ada paparazzi.”
Jessica cepat-cepat menunduk dibalik kerah jaketnya yang tebal.
“Tapi bohong.”
Jessica menatap Hyoyeon tidak percaya.
“Boom boom boom,” gurau Hyoyeon tak kenal tempat.
“Ahhh dasar.” Jessica bergelayut manja di lengannya.
“Haha, biarlah kalau paparazzi mau meliput berita kencan rahasia kita. Ayo kita buruan pulang, pasti mereka sudah kangen sama kita.”
“Hehe, iya.”

**

@kamar YoonHyun
Seohyun baru masuk ke dalam kamar, Yoona sedang duduk seorang diri di atas ranjang.
“Arrgggghhhhh! Kenapa jadi begini sih?!”
“Ke-kenapa unnie?” tanya Seohyun heran melihat Yoona frustasi sendiri.
“Aku merasa ini seperti bukan diriku…” Yoona mengecilkan volume suaranya kemudian meremas rambutnya sambil menunduk. “Aku kan sudah bukan anak ABG lagi yang perasaannya cepat berubah…”
“Unnie, sebenarnya ada apa denganmu?” tanya Seohyun mulai khawatir, takut Yoona sedang tertekan oleh jadwal mereka yang padat.
“Hyunnie…”
“De?”
“Coba kamu peluk aku sekarang.”
“Heeehh???” Seohyun terperanjat begitu mendengar permintaan seperti itu.
“Tolong… lakukan saja.”
“Baiklah Yoona unnie.”
Seohyun berusaha agar tetap tenang dan memeluk Yoona.
“……………….”
“……………….”
“……………….”
“……………….”
“……………….”
“Unnie, sampai kapan-”
“Ternyata benar… sudah berubah,” jawab Yoona masih setengah tidak mau percaya.
“Maksud unnie?”
“Hyunnie, apa kamu tidak pernah merasakan perasaanmu tiba-tiba berubah dengan cepat? Itu yang sekarang sedang terjadi padaku sekarang…”
Tanpa sadar, Seohyun meremas dadanya. Dia juga merasakan hal yang sama seperti Yoona meski mungkin tidak sampai seekstrim dirinya.
Yoona menampakkan raut wajah kesakitan, kemudian memeluk Seohyun erat-erat.
“Aku tidak mau begini terus, Hyunnie… aku seperti hanya berjalan di tempat… tidak maju-maju, rasanya menyakitkan…” bisiknya parau.
“Sudahlah unnie, tidak usah terlalu dipikirkan. Biarlah semuanya mengalir karena kita tidak bisa memaksakan perasaan kita…”
Seohyun hanya bisa menepuk-nepuk punggungnya pelan berharap bisa meringankan rasa sakit hatinya.

**

@kamar SooSun
Sooyoung sedang berkomat-kamit memanjatkan doa. Selain berdoa demi SNSD dan keluarganya, dia juga berharap agar Sunny tidak sedingin ini padanya lagi.
Kumohon buat dia mencintaiku sekali lagi. Kali ini aku janji aku akan menanggapi cintanya. Aku juga akan tahan sama semua aegyonya. Sungguh.
“Daripada kamu memohon yang nggak berguna lebih baik kamu berdoa demi grup kita,” kata Sunny tiba-tiba menyela.
“Sudah kok, aku hanya sedang meminta sesuatu sebagai tambahan,” jawab Sooyoung setengah membuka matanya lalu menutupnya lagi.
“Dan~ apa itu?”
“Bukan urusan kamu kan, jangan ganggu, ini penting, hush hush.” Sooyoung mengibaskan tangannya.
“Ck, ya sudah, pelit. Ah, apa aku juga berdoa saja supaya Taeyeon lebih memperhatikanku.”
Sooyoung tidak sengaja mendengarnya.
Mwo?! Tidak boleh itu!
Lalu dia menambahkan.
Satu lagi, semoga doanya tidak terkabul.
Maafkan hambaMu ini. Maafkan aku juga Sunny, walau kamu tidak akan tahu.
Sooyoung diam-diam merong ke arahnya saat Sunny sedang memejamkan matanya dan berdoa.

**

@kamar TaeNy

Taeyeon memperhatikan wajah Tiffany yang tertidur pulas.

Ahh… rasanya saat dia masih mencintaiku kemarin itu seperti mimpi…
Kenapa juga ya waktu itu aku begitu bodoh menepis cintanya?

“……..zzzzz……….”
Taeyeon melihat bibir merah muda Tiffany sedikit basah dan terbuka. Timbul hasrat menggebu dalam dirinya. Dia ingin sekali merasakan bibir itu.
“Fany ah…”
Taeyeon menyangga tubuhnya dengan tangan kemudian mendekatkan wajahnya. Jarak bibir mereka tinggal beberapa inchi lagi. Dia dapat merasakan nafas Tiffany yang teratur menerpa pipinya.
“……………..”
“Andwae, andwae. Nggak boleh begini.” Taeyeon menjauhkan diri dan memejamkan matanya.
“Ya, mencium seseorang diam-diam pas dia lagi tidur itu bukan perbuatan yang baik,” kata Taeyeon berusaha meyakinkan dirinya sendiri.
Taeyeon melihat ke wajah tidur Tiffany. “Kalau aku mencium keningnya boleh kan?” Sekali lagi Taeyeon mendekatkan wajahnya. “Ya, ini hanya sebagai ungkapan rasa sayang yang suci…”
“Taeyeon ah…”
Taeyeon langsung terjungkal ke belakang, jatuh dari kasur.
Mati aku!
Taeyeon menunggu satu detik. Dua detik. Satu menit. Tapi tidak ada reaksi juga dari Tiffany.
Dengan takut-takut Taeyeon memeriksa Tiffany sekali lagi. Ternyata dia masih tertidur dan tidak sedang berpura-pura.
“Jadi tadi kamu hanya mengingau ya? Fuhh kamu nggak tahu sih jantungku barusan nyaris copot…” Taeyeon mengelus-elus dadanya.
Setelah jantungnya kembali tenang, rasa sakit karena pantatnya mencium lantai kembali terasa.
“Apooo…………”
Mata Taeyeon tak sengaja melihat boneka Hello Kitty pink dan biru milik mereka berdua. Dia tersenyum melihat keduanya yang duduk berdampingan dengan manisnya.
Sebaiknya aku memang tidak perlu memaksakan hubungan kita. Aku tidak mau membuatnya jadi canggung berdekatan denganku.

_____mulai dari sini sudah kembali masuk ke alam mimpi_____

Taeyeon

Taeyeon membuka matanya dan matanya langsung bertemu dengan Sunny yang sedang menatap ke arahnya.
“Sudah bangun?”
Ternyata dia sedang tidur dengan berbantal paha Sunny.
“Eh? Kenapa aku bisa-?”
“Tidak usah mempersoalkan hal itu. Tidurlah kembali.” Sunny meletakkan tangan kanannya di atas matanya.
“Uh?”
Taeyeon tidak mengerti kenapa Sunny sekarang malah menutup kedua matanya. Tapi dia mematuhi Sunny, melipat kedua tangannya di atas perutnya mencoba tidur kembali. Dia dapat merasakan alas lembut di bawah tubuhnya, walau tidak terasa seperti kasur, tapi lebih seperti rumput taman. Suasana terasa damai. Angin sepoi-sepoi bertiup.
“Kamu sudah enakan?”
“Ne,” jawab Taeyeon walau dia tidak begitu mengerti kenapa Sunny bertanya begitu.
“Taeyeon, kamu mencintaiku?” tanya Sunny tiba-tiba.
“Ehh?”
“Kamu mencintaiku atau tidak?”
Sekarang Taeyeon malah bingung. Siapa yang dicintainya? Sunny atau Tiffany?
“Ny…“
Akhirnya dia hanya mengutarakan nama belakang keduanya.
“Aku kan?”
“Mungkin.”
“Kok mungkin sih?”
Taeyeon tidak dapat melihat tapi dia merasa Sunny sedang cemberut sekarang. Dia tertawa.
“Muohoho.”
“Ahhh jangan ketawa. Tawamu itu seperti ahjumma tahu.”
“Hahaha mianhae.”
“Jujur aku iri…”
“Kenapa?”
“Karena kamu dan Tiffany bergolongan darah sama, kupikir betapa beruntungnya dia.”
“Tapi bukan hanya kami, Sooyoung juga kan?”
“Ya, kalian beruntung.”
“Beruntung? Wae?”
“Karena aku juga ingin bisa menyumbangkan darahku untukmu, Taeyeon…”
“Sunny…”
“Yang bisa kulakukan hanya membawamu keluar sini, supaya kamu bisa menghirup udara segar.”
Sunny membelai rambutnya. Sentuhan Sunny terasa sangat lembut, seakan membuainya lebih dalam ke dalam alam mimpi.
“Nah sekarang istirahat lagi ya. Karena kamu habis kecelakaan kamu harus mengistirahatkan tubuhmu.”
“………………..”

________________________________________________________________________________________

Jessica

Selama dalam tahanan, Jessica menjadi lebih kurus. Wajahnya pucat. Menunjukkan betapa kerasnya hidupnya selama berada dalam tahanan. Entah sejak kapan Hyoyeon sudah tidak ada disisinya lagi.
“Kemana kamu pergi… padahal kamu bilang kita sama-sama keluar dari sini…”
Mata Jessica berlinang air mata.
“Apa aku akan terperangkap selamanya di dalam sini…?”
Jessica membenamkan wajahnya dibalik lututnya yang tertekuk.
“Dingin… lapar…”
Jessica menggosok lengannya.
“Seseorang, tolong aku…”
Hanya ada nama satu orang yang langsung terlintas dalam pikirannya.
“Yuri…”
Dia merasa perlu bertemu dengannya sekarang juga.
“Yuri…”
Entah sudah berapa jam dia menuturkan nama itu. Tiba-tiba pintu tahanannya terbuka, seorang sipir penjara masuk.
Mata Jessica menyorotkan ketakutan yang amat sangat. Khawatir akan disiksa lagi.
Sipir itu menyeret Jessica keluar tanpa berkata apa-apa.
Jessica meringis karena lengannya dicengkram terlalu kuat. Rasanya akan timbul memar pada lengannya.
“A-aku mau dibawa kemana?”
“DIAM!” hardik sipir itu yang langsung membuat Jessica bungkam seketika.
Sipir itu membuka sebuah kamar tahanan. Kelihatannya pintu itu berat ketika didorong terbuka. Dalamnya gelap gulita, sama sekali tidak ada cahaya yang masuk.
Punggung Jessica didorong masuk, kemudian pintu langsung ditutup dan dikunci.
Jessica membeku di tempat. Tidak peduli matanya berusaha membiasakan diri dalam kegelapan, dia sama sekali tidak bisa melihat apa-apa.
Mungkin ini yang mereka maksud dengan ruang siksaan tanpa cahaya. Hampir semua yang ditahan disini tidak bisa mempertahankan kewarasannya, mereka semua menjadi gila karena lama dikurung dalam kegelapan.
Tubuhnya gemetar ketakutan membayangkannya.
“Buka! Buka!” Jessica menggedor-gedor pintu dengan panik.
“BUKA!”
Tentu saja mau berteriak sekeras apapun, kata-katanya tidak akan didengar.
Putus asa, Jessica merosot jatuh di depan pintu dan mulai menangis tersedu-sedu.
“Sica?”
“Eh?” Jessica merasa mengenali suara itu. Jessica berpaling ke belakang meski matanya hanya melihat kegelapan yang pekat. Dia takut dirinya seakan mau terhisap ke dalam black hole. Jessica bertanya untuk memastikan.
“Yu-Yuri?”
“Ya, ini aku.”
Dia merasakan sebuah tangan menyentuh dadanya.
“Kyaaa!” secara refleks Jessica langsung melayangkan pukulan ke arahnya. Mengenai pundak Yuri.
“Ah maaf, soalnya aku tidak bisa melihat, apa aku menyentuhmu di tempat yang tidak pantas?”
“Kamu memang!” Jessica memegang kedua lengannya. “Yu-Yuri! Ini benar kamu?!”
“Kamu bisa mendengar suaraku kan?”
Seperti orang buta, Jessica meraba-raba wajah Yuri. Yuri membiarkan Jessica menjelajahi setiap lekuk wajahnya.
Setelah memastikan bahwa orang yang ada di hadapannya benar Yuri, air matanya kembali mengalir.
“Kenapa kamu ada disini…?”
“Karena aku ingin bisa berada disisimu, makanya aku berusaha menyusulmu.” Yuri melingkupi tubuhnya dalam sebuah pelukan. “Aku melakukan perbuatan yang sama denganmu supaya mereka menahanku disini.”
“Kamu bodoh…”
“Biar, aku akan melakukan perbuatan bodoh apapun yang penting kita bisa bertemu lagi, meski sekarang kita tidak bisa saling melihat…”
Meskipun suasana dalam ruangan dingin, tapi Jessica merasa sangat hangat.
“Ne…” jawab Jessica kemudian langsung ambruk di pelukan Yuri.

________________________________________________________________________________________

Sunny

Sunny mendudukkan Taeyeon di bawah jembatan untuk melindunginya dari derasnya hujan. Sunny menyeka air hujan yang membasahi pelipisnya dan dia langsung menarik tangannya, kaget karena tubuh Taeyeon terasa sangat panas.
“Dingin…”
Itu kata-kata yang terlontar dari bibir Taeyeon yang gemetar.
Kulit di pipinya bekas cambukan sobek dan mengeluarkan darah. Sekarang dtiambah Taeyeon menggigil karena demam.
“Bertahanlah! Aku akan carikan obat.”
Sunny bingung darimana dia dapatkan uang karena dia di kantongnya dia tidak membawa sepeser pun. Sedangkan keadaannya darurat. Kalau dia tidak berbuat sesuatu, Taeyeon akan semakin menderita.
Walau Taeyeon mengatakan jangan mencuri, sekarang sepertinya dia tidak bisa mematuhinya lagi.
Sunny pergi ke apotik terdekat. Di dalamnya tidak begitu banyak orang. Diam-diam dia menyelinapkan plester luka, obat merah, dan obat demam ke dalam kantong jaketnya.
Ahjussi yang menjaga disitu merasa gerak-gerik Sunny mencurigakan. Akhirnya dia menghampiri Sunny.
“Ya!”
Sunny buru-buru menjauhkan tangannya dari saku dan berusaha bersikap wajar. Tapi karena kaget dia tidak sengaja menjatuhkan obat demam. Mata ahjussi itu membelalak.
“Kamu mengutil ya?!”
Tanpa menjelaskan Sunny langsung mengambil langkah seribu. Tapi tangannya keburu ditahan olehnya.
“Kyaaaaaa!”
“Akan kulaporkan kamu ke kantor polisi!”
Mendengar kantor polisi disebut, Sunny langsung menangis sambil memelas.
“Ampun! Tolong jangan!”
“Hentikan!”
Keduanya berpaling pada suara yang meneriaki mereka. Seorang yeoja berperawakan tinggi dan kurus.
“Dia bersamaku. Aku bawa uang, biar aku akan bayar, karena itu tolong maafkan dia.”
“Aku tidak bisa membiarkannya lolos begitu saja, dia telah mencuri! Dia pelanggar hukum!”
Yang membuat mereka terkejut, tiba-tiba gadis itu berlutut di lantai dan memohon.
“Kumohon. Aku akan bayar sepuluh kali lipat. Nanti aku akan memberinya pelajaran supaya dia tidak akan mengulanginya lagi.”
“Huh baiklah. Kamu harus bayar sepuluh kali lipat kalau mau aku tutup mulut! Tapi sebagai gantinya nanti kamu harus menghukumnya supaya dia jera!”
“Ya.”
Kemudian dia membayar pada ahjussi itu sepuluh kali lipat dari harga obat-obat yang dicuri Sunny. Tapi setelah membayar kelihatannya ahjussi itu tidak mau memberikan obat itu padanya.
“Ahjussi, aku tahu anda masih marah tapi bisakah anda memberikan obat-obatan itu pada kami?”
Ahjussi itu hanya berwajah masam.
Yeoja itu diam-diam menyembunyikan tangannya ke belakang dan menggoreskan tangannya ke ujung yang tajam. Lalu menunjukkan tangannya yang berdarah ke ahjussi itu. Mata Sunny membulat karena dia melihat apa yang dilakukannya barusan dengan sangat jelas. Yeoja itu sengaja melukai dirinya sendiri untuk mendapat simpati ahjussi itu.
“Kami membutuhkannya…”
Melihat darah mengalir dari tangannya, akhirnya ahjussi itu sedikit melunak.
“Baiklah, obat-obat itu kuberikan padamu. Karena sepertinya kamu benar-benar membutuhkannya.”
“Kamsahamnida.”
“Ayo.” Dia menggandeng tangan Sunny dengan tangannya yang tidak berdarah keluar. Diluar hujan sudah lama berhenti.
Sunny masih kehilangan kata-kata dan mengikuti yeoja itu berjalan.
“Aku tahu kamu sedang masalah. Katakan kamu mau kemana sekarang, aku akan mengantarmu.”
“Ke-kenapa kamu menolongku… sampai berbuat seperti itu…”
“……………….”
“Sooyoung…” ucap Sunny dengan suara yang kedengaran seperti hampir menangis. “Kalau kamu tidak mau jawab aku juga tidak apa-apa, tapi setidaknya tolong biarkan aku mengobati luka di tanganmu itu dulu.”
“Kamu bodoh ya.”
Sooyoung tiba-tiba berbalik. Sunny pikir mungkin Sooyoung akan memarahinya. Tapi sebaliknya dia malah dipeluk.
“Jangan bikin aku khawatir, pabo…”
Meski kata-katanya tidak terlalu lembut, tak urung Sunny merasa tersentuh juga.
“A-ah…” Tubuh Sunny sedikit berguncang.
“Ne, gwenchana, sekarang ada aku disini.” Sooyoung mengusap rambut Sunny. “Aku akan melindungimu.”
“Sooyoung…!” Sunny membalas pelukan Sooyoung erat-erat dan menangis di pundaknya.

*~To Be Continued~*

A/N : Kalau ada yang belum sadar, mimpi mereka itu adalah kelanjutan mimpi yang sebelumnya 😀

Advertisements

Comments on: "Cinta Segisembilan (Chapter 19)" (65)

  1. bnr2 mimpi yg panjang,,,mulai RF lg nh alur cinta’y,,,OK dh semangat thor

  2. wah..akhirnya update juga..’0′

    eh..ini entar pada gimana._.udah mulai ada jalan RF yah kan yah…’0′

  3. Hwaahhhh… Update…!!
    Ini blik k mimpi y… Hmmm, tpi kebalikan dri mmpi sblumnya.. Pnsran ma mimpi Sooyoung…
    Pnsran ma smua mimpi nihhh… N efek dri mimpiny…^^

  4. Q-SONE said:

    Annyeong ……,,,,
    Aku kmbali mampir ,,, kekeke sudah lma skaliya…,, spertinya aku melewatkan Bberapa chapter…,, hmm

    Jadiii ?? Mreka kmbali bermimpi, kterusannya,,,,,
    Jdi kmungkinan sudah tau pada akhirnya,, tpi ntah juga,, soalnya authornya bisa saja merubah nya lgi,,, kekeke

    Oke, d tunggu next chapter nya,,,
    Semangaaaaaat

  5. TaeNy4Ever said:

    Hai Eonn,,,aq blik lgi…sblum’a aq mnta maaf krna ga’ prnah ksih komen lgi,,,maaf ya Eonn..

    Akhir’a dilnjut jga ff yg ini…..>>aq kra mimpi’a udah brakhir,,trnyata msih brlnjut,,mlah klihatan’a lbih mnyedihkan dri mimpi yg sblum’a…..aq ga’ tau mau komen palgi Eonn…cpet dilnjut aja ff’a…HWAITING

    • haha knp lbh menyedihkan? kupikir malah lbh mending *maybe

      • TaeNy4Ever said:

        itu kan cma pndpat aq aja Eonn…n mnrut aq mimpi yg ini lbih sedih crita’a….>tpi dibgian TaeNy’a,,,Taeng ttep aja Byun…hehehe

  6. TaeNy4Ever said:

    Hai Eonn,,,aq blik lgi…sblum’a aq mnta maaf krna ga’ prnah ksih komen lgi,,,maaf ya Eonn..

    Akhir’a dilnjut jga ff yg ini…..>>aq kra mimpi’a udah brakhir,,trnyata msih brlnjut,,mlah klihatan’a lbih mnyedihkan dri mimpi yg sblum’a…..aq ga’ tau mau komen palgi Eonn..hehehe…cpet dilnjut aja ff’a…HWAITING

  7. retarol said:

    Haii ‘-‘)/
    kayaknya saya baru mampir disini ya ‘-‘)a
    perasaan iya deh xD
    tadi FF ini lewat di berandaku :3
    iseng2 buka deh xD
    cerita bagus, hanya mungkin krn aku nggak bc dr awal jd rada bingung sm alur ceritanya xD
    yg tadinya sica lg sm hyo kok lsg ada dipenjara xD
    but, nice fflah ‘-‘)b

  8. annyeong….

    sssst~ sssst~ soo unnie,ayo kita sekongkol ng do’a in bareng” smoga permohonan sunny ga terkabul..tapi aku mah do’a nya ga pake merong yya??#mang ada ya doa sekongkol#hahaha…
    trus ntar klo doa soo terkabul,traktir aku 1 tusuk sate ayam ya?wkwkwk murah amat

    dan aku juga berdoa smoga ajj author nya ng buat RF kembali bersatu,stelah smua mimpi member selesai aminnn….#author nunjuk diri sendiri#

  9. wink(s) said:

    Akhirnya update juga^^ … Masih panjang kah next chapnya thor?? .. O ya, aku ngakak lho *gaknyambung* yah pas Taeyeon kaget itu ckck :p … Ini akan jadi RF?? Atau masih belum jelass??? … Next chap ditunggu 🙂

  10. phepie9 said:

    Aku kira mimpinya sudah slsai, eh masih ada sambungannya trnyata. Tapi knapa di mimpi Taeng yg muncul malah Sunny, bukan Fany? Klo tujuan mimpi kali ini adalah unuk mengembalikan hubungan RF? Padahal buat Sunny n Sica sudah cocok tuh pasangannya.
    Trus buat alam nyatanya, mang paling lucu ttap SooSun, brdoa aja mrka bisa konyol ya? XD pakai acara merong lagi.
    Buat TaeNy couple-nya, Taeng ttap gentle yah dngan tidak mngambil ksmpatan saat Fany tidur, tapi aku ktawa ngakak pas bagian ‘ungkapan sayang yg suci’. Bahasanya gimana gitu.
    Buat YoonHyun couple, teganya Yoong bilang klo prasaannya brubah dngan mudahnya di depan Hyunnie. Tega deh is Yoong itu. Trus klo mimpi lanjutannya is Yoong gimana dong? Kan di mimpinya di sudah mninggal mnyusul Yuri. Atau blum ya? Pokoknya YoonHyun harus brsatu (maksa). XD

    • bkn untuk ke RF, tp untuk kembali ke perasaan sblmnya
      iseng2 nih dpt ide buat mimpi berkelanjutan XD
      itu karena Taeng sdng membenarkan diri, maksud sucinya itu gak ada nafsu wkwkwk *ah dasar Taeng eh aku ding harusnya XD

      • phepie said:

        Yah sudah brharap RF padahal. >.<
        Sesuci-sucinya Taeng, mang bisa bnar2 bebas dari prilaku byun-nya ya? Suci lho bahasanya. XD (ktawa ngakak lagi). Di FF judul sblah, klakuannya bukan suci dong, tapi ………………. XD Entah knapa stlah baca Eien No Kizuna Chapter 11 itu, langsung baca yang ini, aku baca bagian 'ungkapan sayang yang suci' itu jadi gimana gitu. XD
        Itu yah si Soo doa-nya bnar2, kayaknya yang Sunny bukan tambahannya deh, malah tujuan doanya sbnarnya Sunny itu, yang utama buat Soo sbnarnya.^^
        Buat YoonHyun lagi, kurang panjang thor. -_- Si Yoong sudah dengan teganya mengatakan cintanya berubah di depan Hyunnie langsung, masih minta Hyunnie buat peluk dia (lama lagi) cuma buat membuktikan prasaannya aja. Mang dia gak prhatiin prasaan Hyunnie apa? Cuma dijadikan 'alat pembuktian' aja, yang stlah itu prasaannya langsung dihancurkan pula. Kan rasanya sakit tuh, mencintai tapi gak ksampaian, gak bisa dinyatakan pula lagi di dpan orang yg brsangkutan, eh orang yg brsangkutan malah berbuat sprti itu. Huh, Yoong (baca: author) tega. -_-
        Lho tadinya Taeng cinta Fany n Fany cinta Seo, n Seo cinta, dst. Trus nyanyi Genie jadi Seo cinta Fany, Fany cinta Taeng, dst. trus mimpi, jadi balik lagi Taeng cinta Fany, Fany cinta Seo, dst. Trus skarang mimpi lagi. Masa kbalik lagi sih thor? Kapan tamatnya dong?^^
        Masa bodoh deh, mau sampai chapter 99 juga, asal YoonHyun harus brsatu, aku pasti akan ikuti trus critanya. XD

      • fufufu *ketawa gaje

        ya iya, tp Soo mana bisa ngasih tau wkwkwk

        haha sbg gantinya, km yg comment panjang buat YoonHyun *msh mending drpd gak dpt peran banyak kayak SeoFany

        memang mau muter-muter setidaknya 2 kali ini 😛

        kayaknya gak bakal smp 99 deh, kalau 25 lbh mgkin iya

      • phepie said:

        Cpat amat balasnya. -_-
        Klo Taeng yang ngomong ‘suci’ gimana gitu, kasannya dia sudah mau tobat dari khidupan duniawi, trus jadi prtapa gitu. Intinya gak cocok.XD Yang cocok pakai istilah ‘suci-suci’ gitu mah cuma YoonHyun (ttap Loyalist).XD
        Oh yah? Jadi aauthor nyelipin YoonHyun sbagai balasan atas comment2ku slama ini? Gomawo lho *terharu*. ^^
        Puter2 trus, mangnya mesin roulette apa? Kasihan kan hati mrka ‘dipermainkan’ trus ama author. >.<
        Sampai chapter 25 lbih? Hmm brarti sbntar lagi yah, (klo author rajin updatenya)?^^
        Ini deh aku kasih bonus photo tampang player Taeng, buat 'nyogok' author bikin crita YoonHyun yang panjang.^^: http://cfile27.uf.tistory.com/original/1147E14650EC18CD1B2C75 (Gayanya kayak Fany mohon2 jadi pacarnya gitu). XD
        Ini versi full-nya: http://25.media.tumblr.com/1a16f504db85240ce0251762ea12b2e8/tumblr_mg82w4JIcS1r72q93o1_1280.jpg dan http://25.media.tumblr.com/8deb4418ce4ee9fbc09658dbe606c4a9/tumblr_mg82w4JIcS1r72q93o2_1280.jpg

        nb: Yang ada di gravatar author taeNy-nya kurang mantap tuh, cuma brdiri brsblahan aja, jadi aku kasih deh pics-nya di acara yang sama. XD *peace*

      • salahkah kalau balas cpt? kan pas lg ol 😛
        kalau kali ini sih memang jatah moment YoonHyun
        haha boleh dong, namanya imajinasi
        tp bisa lbh dr perkiraan habis plotnya msh lumayan panjang

        haha foto yg itu ya, aku cuma punya satu yg itu
        aku pasang yg ini kan cuma supaya gak keliat terlalu gmn gitu kalau keliat di situs lain

      • phepie9 said:

        Gak apa2 balas cpat, malah bagus, biar bisa ngobrol2 kan.^^ Ini aku juga kbtulan lagi OL. Eh gravatar-nya diganti juga ama tampang player Taeng. XD
        Di sana bnar2 dia kayak player yg nrima Fany yg mohon2 jadi pacarnya. Tampangnya sok bangt tuh.^^

      • sebenarnya begini lbh kayak gaya namja menurutku, (umpamanya ini sbg salam) memangnya ada yeoja yg saling nyentuhin tinju?
        Taeng sih gayanya manly XD

      • phepie9 said:

        Tadinya aku gak nyadar klo mrka saling nempelin kepalan tangan gitu ya. Aku pikir mrka tangannya yg satu lagi terulur, yg satu kayak meraih tangan yg terulur gitu. Biasalah mulai berdelusi. XD
        Brarti ‘sogokan’ saya ditrima dong. XD

      • haha banyak jg yg berpikir begitu
        sogokan?

      • phepie9 said:

        Coba baca lagi baik2 comment2 aku sblumnya pas ngasih pics-nya. Kan aku bilang itu buat ‘nyogok’ author bikin crita YoonHyun yg panjang. XD

  11. begrippen_yoong said:

    wah, lama juga menunggu akhirnya tiba juga part 19 ini….
    hippiiii…
    aigoo, yoong apa yang terjadi dengan dirimu?????

  12. Huuuaaaa *teriak frustasi*
    kayanya udah ada tanda2 bakalan kembali ke pasangan masing2.
    itu sooyoung bener2 deh, lagi berdo’a bisa2nya ngelucu juga 😀
    makasih unnie udah buatin momen yulsic 😀

  13. blackpearljess^^ said:

    Mimpi lg??
    Mdh2an sihh udh ga labil lg yaa cinta ny mreka,, hehehee..

    Okesipp^^
    Mksih n tetep cmunguudttt 😀

  14. corcorn said:

    jadi bener2 penasaran gimana cerita akhirnya, bener2 cinta segisembilan..
    rumit bener 😀
    author ga bingung ya bikinnya :s
    tpi ttp fighting thor hehe

  15. Lee DeYeon said:

    Kurang panjang thor, hehe..
    Iiish author ni bkin geregetan ja deh, psti ni cerita bolak balik lg deh..
    Tpi keren thor, pa lg yg bgian mmpi sunny..
    Ga ngerti pas bgian YooHyun, mksud dri Yoongie tuh apa?

    • haha biasa aku memang updatenya cuma sepanjang ini
      maksud Yoona dia sadar kalau perasaannya cepat berubah-ubah dan dy gak mau begitu

  16. annyeong. .aku reader lama yg baru sempat buka wp. .

    o’oh apakah sunny akn kembali mencintai sooyoung. .kuharap begitu XD
    next un 🙂

  17. nuriiiin said:

    walaaaah mimpinya bisa lanjut lagi ya.. gw g habis pikir mon hahaha

  18. anyoong…
    absen dulu ah….
    dtggu klnjutannya thor…
    thankZZZZ

  19. Miss New New said:

    Oalaah
    Kok Sooyoung jadi nyelonong ke dalam mimpi Sunny??
    Tapi baguslah, jadi Sunny punya pilihan kedua hahaha *abaikan

    Lucu banget soosun berdoa, minta ini itu, emangnya Tuhan itu jin dalam botol xD

    Aku tunggu update-annyaa~

  20. mimpi sam ff ggamau kalah yaaa 😀
    pake tbc jg 😀
    lanjuutttttttt 😀

  21. kwonbori said:

    author, kayaknya cerita ini masih panjang ya?
    aku baca chapter2 sbelumnya, pairingnya muter2,
    awalnya sesuai arah jam (diphotonya), terus nyanyi genie jadi terbalik,
    terus pada mimpi yg mimpinya pada jlebb banget, terus balik lagi sesuai arah jam,
    terus tidur dan mimpinya berlanjut,,, terus kayaknya bakal balik lagi kaya udah nyanyi genie…
    terus hebatnya author tuh bisa banget bikin aku ngomen sampe sepanjang ini… ;D …

    oia, 1 lagi,
    author kan udah ngasih ak tips yg sangattt berguna sekali kemarin2,
    sekarang, ak jadi bingung gimana cara menuangkannya(?) kedalam sebuah tulisan,
    padahal inspirasi sudah berkeliaran(?) didalam otak,
    tapi gimana cara mulai nulis,,

    mohon pencerahannya … :D..
    author-ssaem *bow*
    terimakasih… 😀

    • Memang msh panjang
      Hmm kalau menurutku sih gak ush mikir susah susah, langsung aja tulis apa yg ada di otak, trus kalau semua udh ditulis nanti dibaca ulang dan direvisi kembali

      • kwonbori said:

        oohh, sipsip.. ak coba,
        nanti aku hubungin author lagi kalo masih mandeg(?) bin mentok(?)…kkk~

        makasih lagi author …. 😀

  22. Shyemlakkumaa said:

    Aigoo.. Mimpinyaa muncul lg.. bgian dlm mimpi itu yg kdang uwahh bgd.. Sad..romantis..kejaamm…kekeke^^

    Hmm.. Bkl seru nihh pastinyaa..
    Msih pnjang kh eonni ceritanya? (btw pnggil eonni boleh? Kyaknya author lbh tua dr saiia.. Hehehe
    Next chap udh ada knn? Kaburr ahh.. Hoho~~

    • Ya silakan, btw aku 21 sih
      Memang msh panjang

      • Shyemlakkumaa said:

        Ahh nee..^^
        Ohh beda sthun.. Saiia br 20 thn sptember kmrin..~~
        pnggil eonni ajh yhaa drpda “author2” gtuh..
        Biar Lebih sopann.. *diajariinyoongie^.^

      • haha kepengaruh korea
        terserah sih

      • Shyemlakkumaa said:

        Ahh nee..~~
        Beda satu tahun, shyema bru 20 soalny..^^
        Gpp kann pnggil eonni? Biar sopan ajahh..*diajariinyoongiee..^^
        ttp smgt nylesain CSS.nyaa~~

  23. Sbnr ny bingung jga sih coz gmpang bgt pndah ke lain hti ny.

  24. taenyjjang *fatmi95 said:

    Mimpinya mau ngalah”n cinta fitri nih kayak ny..wakakaka

  25. weishhh… mbak Hyo top markotop,,,

  26. blue ocean said:

    complicated thor,. s4 pikir,ap author g capek,. bikin crita konflik bnyk kyk gini.. waaahhh author ku menunggu lnjutan ff nya!!!!

  27. Apa cuma aku yang merasa aneh sama mimpinya Taeng unnie ? 😖

Comments from Sone

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: