~Thank you for your comments~

Pagi itu suasana hening menyelimuti dorm. Semua member sudah terbangun dan melakukan aktifitasnya masing-masing. Tapi pikiran mereka seperti tidak berada di tempat. Mereka semua tenggelam dengan perasaannya masing-masing. Beberapa juga masih syok dengan mimpinya barusan. Umumnya begitu bangun manusia akan langsung lupa dengan apa yang terjadi dalam mimpinya, hanya bisa ingat beberapa persen. Tapi tidak dengan mereka. Mereka ingat semuanya dengan sangat jelas. Bagaikan sebuah film di mana seseorang sangat menghayati sehingga seakan benar-benar mengalaminya sendiri.
Hyoyeon yang berperan sebagai badut dalam grup merasa harus mencairkan suasana.
“Ya, kenapa sepi sekali? Lagi pada haid semua ya? Jadi mulutnya pada bungkam? Ngomong dong!”
Sooyoung tertawa. Seohyun hanya tersenyum, sedang yang lain moodnya tidak begitu berubah.
“Mianhae, aku lagi nggak mood…” (Taeyeon)
“Semalam aku mimpi sedih sekali…” (Yuri)
“Ah, itu juga terjadi padaku, sempat kupikir kalau aku bakal mati, tapi lalu aku sadar kalau aku hanya sedang bermimpi.” (Yoona)
“Memangnya kamu mimpi apa Yoona?” Yuri menggeser duduknya ke samping Yoona.
“Ah, itu…” Yoona mengalihkan pandangannya.
“Jangan-jangan kamu mimpiin aku ya?”
“I-iya.”
“Waaaa~! Eh eh lalu aku ngapain di dalam mimpimu?”
“Uh, lebih baik aku diam.”
“Eh apa? Jangan-jangan aku berbuat sesuatu yang aneh ya?!”
“Bukan.”
“Lalu apa?”
“Yang jelas setting mimpiku seperti berada dalam film action.”
“Lalu kamu jadi tokoh utamanya?” (Tiffany)
“Ya seperti itu.”
“Ahhh, ayolah katakan padaku~” Yuri mengguncang-guncang tubuh Yoona.
“Bicara soal mimpi, Sooyoung juga muncul dalam mimpiku lho.” (Hyoyeon)
“Jinjja?” alis Jessica terangkat.
“Ne, tapi lalu dia mati jatuh ke jurang setelah tertembak panah.”
Ketujuh member lain yang mendengarnya jadi membayangkan adegan itu.
“Ya! Jangan seenaknya membunuhku!” Sooyoung bermaksud mencekik Hyoyeon.
“Tapi kamu mati dengan keren kok,” Hyoyeon terkekeh sambil menyingkirkan tangan Sooyoung di lehernya.
Ini ya Hyoyeon yang begitu keren dalam mimpiku? itu yang dipikirkan Jessica ketika berpangku tangan sambil menonton kekonyolan Hyoyeon dan Sooyoung.
“Taruhan pasti dalam mimpi kamu sok jadi putri lalu kamu jadikan aku bawahanmu.”
Hyoyeon pura-pura kaget, meletakkan satu tangannya di depan mulut. Walau sebenarnya dalam hati dia memang benar kaget.
“Wah Sooyoung… tak kusangka kau ngintip mimpiku.”
“Jadi memang benar ya?!”
“Gak kok, kau jadi pahlawan,” kata Hyoyeon setengah benar.
Instingnya tajam, batinnya.

Apa Tiffany akan benar-benar menyumbangkan darahnya untukku kalau seandainya aku mengalami kecelakaan…?
Pikir Taeyeon. Dadanya masih berdebar-debar mengingat mimpinya barusan.
“Apa Taeyeon?”
Matanya tetap menatap sendu ke arah Tiffany meski Sunny sudah menyandarkan dagunya di bahunya.
“Tadi malam aku juga mimpiin kamu lho Taengoo, kamu terlihat sangat keren dalam mimpiku.”
“Ohh,” Taeyeon hanya menjawab sekenanya dan mengalihkan pandangannya dari Tiffany sebelum kepergok Tiffany bahwa dia sedang menatapnya.
“Taeyeon…” bisik Sunny penuh kasih sayang. Kedua tangannya memeluk erat pinggang Taeyeon. Tapi Taeyeon tetap diam saja, sama sekali tidak berusaha menghindar. Sebenarnya Taeyeon hanya sedang berpikir kenapa perasaannya berubah begitu cepat? Tiba-tiba saja dia kembali mencintai Tiffany dan tidak punya perasaan apa-apa sama Sunny lagi.
Sooyoung yang melihat dandyu itu nempel-nempel menjadi kesal. Dia segera mendekat untuk memisahkan keduanya.
“Pagi-pagi nggak usah mesra-mesraan deh.”
“Heh, nggak usah cemburu ya.”
“Cemburu? Sama kalian? Iihhh sorry, nggak ya,” Sooyoung berpura-pura sambil memutar bola matanya. Tapi saat menatap Sunny, dia berpikir situasi ini benar-benar kontras dengan mimpinya semalam.

“Unnie.”
“Ne?”
“Ngg,” Seohyun menunduk malu-malu. Setelah mimpi barusan pipinya jadi memerah kalau menghadapi Yoona. Tapi dia tetap berusaha menampilkan senyum terbaik di depannya. “Ayo kita sarapan.”
“Ayo, aku juga sudah lapar.”
Karena Yoona sudah beranjak dari duduknya, Yuri menggeser duduknya ke sebelah Jessica.
“Masih ngantuk?”
“Hmm,” Jessica hanya mengangguk.
“Kantung matamu sedikit bengkak.”
Mata Jessica melebar ketika Yuri menyentuh pipinya. Yuri juga tidak mengerti, tahu-tahu saja dia refleks ingin menyentuhnya.
“Kamu sendiri juga, seperti panda.”
“Haha ya, tadi aku sudah ngaca.”
Yuri berpikir mungkin ini akibat dia menangis dalam mimpinya barusan. Sorotan mata Yuri terhadap Jessica sekejap berubah. Jessica yang menyadari itu segera mengalihkan pandangannya.
“A-apa?”
“Ah nggak, jangan memaksakan diri ya, aku tidak mau kalau kau sampai pingsan.”
“Ne, gomawo.”

“Biar kubantu.” Tiffany membantu Seohyun menyiapkan makan pagi.
“Tidurmu nyenyak semalam?”
“Ne, unnie sendiri?”
“Ya,” Tiffany teringat kembali mimpinya semalam. Dan dia bahagia bisa berada di samping Seohyun dan berbicara seperti ini. Batinnya bersyukur bahwa Seohyun yang terus tertidur hanyalah sebuah mimpi.

**

Hari itu, mereka melakukan konser seperti biasa. Mereka berganti baju di ruang ganti untuk lagu yang akan mereka bawakan selanjutnya. Sementara itu di selang waktu diputar video untuk ditonton para sone.
Taeyeon memang diam-diam suka mencuri-curi pandang ke arah Tiffany. Tapi kalau di saat seperti ini dia malah nyalinya jadi ciut karena takut kepergok. Pipinya sedikit memerah menahan malu, tapi tidak begitu jelas karena tertutup oleh riasan di pipinya. Dia berusaha menghindarkan diri dari pikiran-pikiran mesum. Tapi padahal sebagian dalam dirinya ingin melihat tubuh Tiffany. Pikiran Taeyeon sedang bergejolak apakah mau memutuskan untuk melihat atau tidak.

Sementara lain halnya dengan Taeyeon yang masih ragu-ragu, beberapa member lain yang berotak byun sudah langsung melihat tubuh member yang mereka cintai. Terutama Sooyoung.
Dari sudut pandangnya, Sooyoung dapat melihat dengan jelas leher, bahu, dan punggung Sunny yang terbuka. Juga tali bra kremnya…
Apalagi rambut Sunny yang pendek memberinya akses pemandangan yang lebih luas.
Tak sadar, matanya hanya terpaku pada punggung Sunny. Selain pada Jessica, Sooyoung juga selalu merasa kagum dengan tubuh Sunny yang seksi. Mendadak pikiran-pikiran nakal mulai melintas di benaknya.
Dalam bayangannya Sooyoung memeluk Sunny dari belakang dan mencium pundaknya. Merasakan betapa halusnya kulit Sunny di bibirnya. Tangannya bergerak mengelus lehernya dengan punggung jari. Menghirup aroma tubuhnya. Kemudian menurunkan tali branya…
Sooyoung menepuk kedua pipinya untuk menghentikan pemikiran itu dari benaknya. Dia harus cepat-cepat menyingkirkannya sebelum kebablasan dan terlanjur memperkosa Sunny dalam otaknya.
Sunny benar-benar clueless dan sama sekali nggak sadar.

Sementara saat itu Yuri pun mendapat pemikiran yang tak jauh beda pada Jessica.
Saat Jessica sedang berganti pakaian, Yuri tergoda ingin memeluknya dari belakang. Membelai rambut coklatnya yang panjang. Kemudian tangannya berlanjut membelai pundak dan perutnya. Dan bibirnya memberikan ciuman hangat di pundak Jessica.
Yuri menggeleng. Pipinya terasa panas. Meskipun yang dibayangkannya tidak berlebihan, tapi dia sudah merasa itu tidak pantas.

Yuri tidak sadar kalau Yoona juga sedang menelan ludah melihat lekukan tubuhnya. Tadinya dia tidak bermaksud untuk melihat terlalu banyak, tapi sudah terlanjur…

Sunny berbisik ke Jessica. “Sica ya, gimana kalau pulang nanti kita nonton yadong?”
“Boleh juga sesekali. Tapi mau nonton dimana? Nanti ketahuan sama member yang lain-“
“Iya juga ya, hmm.”
“Ya, kalian barusan bisik-bisik apa?” tanya Hyoyeon tiba-tiba menimbrung.
Sunny dan Jessica pasang senyum polos.
“Ada deh.”
“Mau tahu saja.”
“Kalian mau nonton yagudong ya?”
“Ka-kami nggak nonton yadong kok!” (Sunny dan Jessica salah dengar)
“Hahaha! Hei semuanya dengar, Sunny dan Jessica mau nonton yadong nih!” seru Hyoyeon kepada enam member yang lain.
“Hyoyeon ah! Jangan keras-keras!” Jessica memukul lengannya.
Mereka semua tertawa terbahak-bahak.

____________________________________________________________________________________

Malamnya, seperti biasa sembilan member berkumpul untuk saling berbagi cerita.
Hyoyeon melirik ke arah Sunny dan Jessica. “Kok kalian disini? Kupikir mau nonton yadong?”
“Aniyo!” bantah Sunny dan Jessica cepat.
“Hahaha, nggak usah malu begitu, itu wajar.”
“Semua nggak capek kan?” (Taeyeon)
Mereka semua mengangguk.
“Main game saja yuk?” (Yuri)
“Tadinya mereka ini mau nonton yadong,” tunjuk Hyoyeon sambil memiringkan kepalanya.
“Hyoyeon, sudah ah!” (Sunny)
“Enaknya main apa?” (Tiffany)
“Hehe, kami diam-diam sudah mempersiapkan game untuk malam ini, ya kan?” kata Sooyoung sambil tersenyum memandang Yuri.
“Game apa itu?” (Hyoyeon)
“Yuri keluarkan.”
“Siap!” Yuri pergi ke kamarnya dan tidak lama kemudian kembali dengan sebuah kotak dengan lubang bulat di atasnya yang cukup bisa dimasuki tangan.
“Peraturannya simple. Semuanya cukup bergiliran mengambil satu kertas di dalamnya dan melakukan seperti apa yang tertulis disitu.” (Yuri)
“Oh, bisa kepikiran game seperti itu. Idemu sederhana tapi kedengaran menarik.” (Hyoyeon)
Beberapa member yang lain mengangguk.
“Hehe, ini ide kita berdua,” kata Sooyoung sambil merangkul pundak Yuri. “Yoona juga ikut ambil bagian.”
Yoona terkekeh saat yang lain melihat ke arahnya.
“Nah, silakan mulai dari yang paling tua dulu.” Sooyoung menyodorkan kotak itu ke depan Taeyeon.
Taeyeon mengambil salah satu kertas dan membukanya. Setelah membacanya, rahangnya langsung membuka lebar, tapi tidak ada kata-kata yang keluar.
“Apa? Apa yang tertulis disana?” tanya Tiffany penasaran melihat ekspresi Taeyeon.
Taeyeon mengangkat alisnya. “Apa ini… berputar 3 kali dan katakan ‘guk’ ?”
“Haaaaaaaahhhhhh???” Mereka semua memandang dengan penuh tanda tanya.
“Ah maaf, itu aku yang nulis, lagi kangen jangi soalnya.” Sooyoung nyengir tanpa dosa.
Semuanya langsung tertawa terbahak-bahak.
“Serius?!” (Yuri)
“Dasar Sooyoung! Hahaha!” (Jessica)
“Memangnya anjing? Hahaha!” Yoona tertawa ala aligator.
“Ada-ada saja! Hahaha!” (Tiffany)
“Bagus!” Hyoyeon memberikan jempol.
“Ayo lakukan Taengoo!” (Sunny)
Taeyeon menunjukkan ekspresi wajah menyerah kalah. Kemudian dia berdiri dan berputar tiga kali sambil mengatakan ‘guk’.
“Haha, unnie!” (Yoona)
“Unnie lucu.” (Seohyun)
“Yang lebih menghayati lagi dong!” Sooyoung bersorak.
“Ya, aku ini manusia, tahu,” protes Taeyeon.
“Kyaaaa! Aku jadi ingin Taeyeon sebagai piaraanku~!” pekik Sunny sambil menangkup kedua pipinya seperti seorang fan girl.
“Hei…” Taeyeon ingin protes lebih jauh lagi, tapi dia memilih diam agar tawa mereka berhenti.
“Selanjutnya, silakan Jessica.”
Jessica memasukkan tangannya ke dalam kotak, mengobrak-abrik kertas di dalamnya. Dan mengambil bagian yang terkubur.
“Apa isinya?” (Yuri)
“Peluk orang yang duduk di sebelah kirimu sambil katakan ‘saranghae’ .”
Tiffany menunjuk dirinya seolah mau berkata ‘aku?’
“Akh, aku nggak nyangka dia bakal dapat yang itu, coba kalau aku duduk di sebelah kirinya…” gerutu Yuri dengan suara kecil.
“Kenapa kamu, Yul?” (Sooyoung)
“Ah nggak.” (Yuri)
“Itu kamu yang nulis kan?” bisik Sooyoung.
“Iya…” ujar Yuri dengan nada penuh kekecewaan.
“Sayang sekali Yul, kekeke.”
“Iya…”
“Hehe, come here Fany ah~” Jessica memberi Tiffany sebuah pelukan hangat. “Saranghaeyo.”
“Nado saranghae, Sica^^”
“Ah, aku jadi iri~” kata Sooyoung dengan manja. Lalu dia cepat-cepat menambahkan sebelum yang lain mengira dirinya yang mengatakan itu. “Itu kata Yuri barusan,” tunjuknya ke arah Yuri.
Yuri menyikut pinggang Sooyoung.
“Aa! Aw-aw-awwwwwww…”
“Bukannya itu kata-katamu? Seenaknya saja mengatasnamakan aku.”
“Aduduh………” Sooyoung membungkuk, mengerang kesakitan sambil memegang pinggangnya. “Sumpah, barusan sakit banget Yul!”
“U-unnie, nggak apa-apa?”
“Huweeee Hyunnieeee~ Yuri jahat sama aku~”
“Salah sendiri ngomong yang nggak-nggak.”
“Aku kan cuma menyuarakan isi hatimu…”
“Mau lagi?”
“Nggak, terima kasih.”
“Mwo? Yul, kamu pingin dipeluk ya? Sini unnie peluk.” Hyoyeon nyengir sambil mendekat ke arah Yuri lalu duduk di pangkuannya seenaknya.
“Ini sih malah kamu yang dipangku, pasti kamu memang sengaja.”
“Hehehe, memang bener. Seratus buat Yuri.”
Mereka semua tertawa.
Selanjutnya giliran Sunny.
“Cerita satu pengalaman yang memalukan.”
Mereka semua menunggu dengan seringai menghiasi wajah mereka.
“Ceritakan, Sunny.” (Tiffany)
“Ya, ceritakan.” (Jessica)
“Ayo unnie.” (Yoona)
“Baiklah, baiklah. Mau tahu pengalaman yang memalukan kan? Baru-baru ini pas aku mau masuk kamar kebetulan terdengar suara-suara sensual dari luar. Dan begitu masuk, ternyata Sooyoung lagi nonton yadong di laptopnya!”
“Yah! Tunggu dulu! Itu sih memalukan bagi aku, bukan bagi kamu!” protes Sooyoung tidak terima.
“Tapi aku yang melihatnya jadi malu juga tahu! Bisa-bisanya kamu nonton begituan ketika kamu sekamar denganku!”
“Kamu sendiri kayak nggak nonton saja! Aku tahu kamu diam-diam masih menyimpan gambar-gambar yadong juga!”
“Ya sudah sudah, kita lanjut saja.” (Hyoyeon)
“Yah tunggu! Masa kamu mau biarkan si danshin ini lolos begitu saja degan cerita seperti itu!?”
“Kalau diteruskan bisa-bisa makin panjang, yang lain setuju nggak?” (Hyoyeon)
“Benar sekali.” (Yuri)
“Yup.” (Taeyeon)
“Aish.” (Sooyoung)
Sunny menjulurkan lidah ke arah Sooyoung.
“Sekarang Fany Fany Tiffany.” (Yuri)
Tiffany menunjukkan eye smilenya sambil memasukkan tangannya. “Kira-kira dapat apa ya^^” Tangannya sempat mengambil 2 buah, lalu dimasukkan kembali salah satu.
“Disini tertulis ‘Tidur di pangkuan member yang berinisial J .’ Jessica?”
“Itu kamu lagi kan Yul?” Sooyoung langsung menengok ke arahnya.
“………………”
Sooyoung geleng-geleng. “Kalau kamu memang segitu inginnya. Seharusnya kamu jujur saja, siapa tahu Si-”
Dan Sooyoung mendapat sikutan kedua di pinggangnya.
“Caaaa-!“ Sooyoung mengaduh tertahan.
“Berisik tahu.”
“Kayaknya sakit, unnie nggak apa-apa?”
“Aduh Hyunnie, kayaknya aku bakal mati nih… tolong sampaikan pesan terakhirku pada member yang lain…”
“Nggak perlu sampai seperti itu kita semua juga dengar kali.” (Hyoyeon)
“Lebay sekali.” (Yuri)
Tiffany membaringkan kepalanya di pangkuan Jessica.
“Ahaha, rasanya aneh kalau sambil dilihatin semuanya seperti ini^^”
“Hehe, kamu manis Fany ah,” kata Jessica sambil membelai rambutnya.
Taeyeon membasahi bibirnya dengan tidak tenang. Matanya berpindah-pindah fokus. Merasa cemburu melihat JeTi moment untuk yang kedua kalinya.
“Oke, berarti sekarang giliranku ya.”
Hyoyeon memasukkan tangannya ke dalam kotak. Mengaduk-aduk tangannya tanpa henti. Sama sekali tidak berniat mengambil.
“Ya! Kamu terlalu lama!” (Sooyoung)
“Cepatlah!” (Yuri)
“Habis takut nanti dapat yang aneh,” kata Hyoyeon sambil mengguncang kotaknya.
“Haha, Sooyoung unnie dan Yul unnie memang nulis yang aneh-aneh.”
“Kamu juga kan Yoona.” (Yuri)
“Hehe.”
“Mana coba lihat,” Hyoyeon menarik salah satu kertas. “Ucapkan kalimat yang cheesy. Nah kan, aneh lagi.”
“Ini kan keahlian unnie, kekeke.”
“Sembarangan.” (Hyoyeon)
“Itu kamu yang nulis kan Yoona?” (Yuri)
“Ah, ketahuan deh.” Yoona tersenyum nakal.
“Memang ratu drama.” Komentar Sooyoung.
“Ayo Hyoyeon~!” (Tiffany)
“Sebentar, aku lagi mikir kalimat yang cocok. Ehem. Oh Suyongku~ matamu berkilau indah bagaikan permata.”
Tiffany tertawa sambil bertepuk tangan.
“Siapanya yang Suyongmu? Dan lagi kenapa aku?” kata Sooyoung datar.
“Kok kamu nggak merasa tersanjung sih?”
“Aku sudah tahu kalau Hyoyeon yang bilang pasti nggak tulus.”
“Ehhh~? Kata siapa? Aku sudah tulus kok……………….” Tapi beberapa detik kemudian Hyoyeon kembali menampakkan wajah chodingnya. “Tapi bercanda sih.”
“Tuh kan.”

*~To Be Continued~*

A/N : Maaf ya kalau ceritanya motong. Berhubung sudah lama nggak update ff ini, makanya author update tapi cuma bisa segini, soalnya author masih mau mikir dulu
mudah-mudahan cukup menghibur readers sekalian
sampai jumpa chapter depan 😉

Advertisements

Comments on: "Cinta Segisembilan (Chapter 16)" (37)

  1. Thor. Lucu buanget game itu. Kocak abiz. Ampe aku pengin maen game itu ᄏᄏᄏᄏᄏ(ᵔ.ᵔ). Bagus dan keren. Ku tunggu chapter selanjutnya. Semangat…

  2. DeeScorpio said:

    keren thor…permainan yg seru haha 😀
    dtunggu next chap…semangat 😉

  3. annyeong…

    hahaha game nya keren bgt,ahh lucu juga klo ngbayangin taeng unnie nglakuin apa yg d suruh soo unnie…V
    eh tapi kek nya JeTi jodoh tuh,udah 2x main berpasangan terus,,,*poor yuri unnie*

  4. wkwkwkwk. .lucu banget thor apalagi pas beberapa member dlm mode yadong. .kacau banget dah ni para member. .

  5. Seru thor permainannya. Apalagi, yach Hyo udah langganan lah didunia nyata juga. Sudah seperti itu. Hheheh
    Ke thor, ditunggu lanjutannya 🙂 🙂 🙂 🙂

  6. kwon jess said:

    Pikiran smua na pada yadong…
    Yulsic di satuin ya thor..

    D tggu chap selanjut na

  7. Cukup menghibur kok thor, trutama buat gamenya dan adegan di ruang ganti itu. Si byunTaeng bisa malu sndiri ya? Masa kalah ama Soo sih. Rasanya smakin k sini author smakin membuat karakter Soo smakin yadong aja. Masa sampai mau ‘memperkosa’ Sunny dalam pikirannya.^^
    Klo buat game-nya aku cukup trhibur dngan JeTi moment-nya, walau aku kasihan sih ama Yul yang sudah capek2 nyiapin buat diri sendiri, eh Fany trus yang dapat. Ama Taeng juga yang gak bisa tenang harus lihat 2 kali JeTi moment-nya.^^
    Yah, padahal tadinya aku brharap SunSica bnaran nonton yadong tuh, kayak real life-nya. Gara2 Hyo ngecengin trus sih, jadinya batal deh. XD Tapi Hyo mang cerdik ya, pakai ngomong, “Kalian mau nonton yagudong ya?” Dibalik gitu, jadi otomatis SunSica yang lagi panik langsung ngomong mau nonton yadong. Ah Hyo cerdik skali.XD
    Kira2 lotere member lain isinya apa ya? Penasaran skali buat isi lotere Soo n Seo. Soo bakalan dapat karma atau snjata makan tuan gak ya? Kali aja dia dapat lotere isinya misi aneh2 yang dia tulis sndiri. Klo Seo aku pnasaran bakalan dapat misi apa, scara yang buat misinya itu kan prankster SooRi n Im choding, pasti isinya gak ada yang benar deh.
    Di gaame ini Soo blum ambil lotere saja sudah apes trus. Dihajar Yuri 2 kali, digoda ama Hyo, dibuka aib-nya ama Sunny. Tampaknya author bnar2 suka skali dngan karakter Soo ya? Sring skali dieksplorasi.^^

    • muohoho, memperkosa dlm pikiran itu gak ada yg melarang XD *plak buk ngajarin gak bener terus
      mendadak lg pingin bikin JeTi moment, kekeke 😛
      iy, Hyo ah, jdnya gak jd kan SunSica XD
      haha tau aja, biasanya Soo kena senjata mkn tuan wkwkwk 😀
      aku suka karakter yg konyol^^ makanya disini Hyo, Soo sm Yuri bawel biar koplak
      aku memang lg tertarik sm Soo

  8. Anyong save dulu ya thor. Asikk

  9. menghibur bgt kok thor. itu s yuri ngarep bgt wkakaka. tapi belom kesampean juga 😛

  10. Kwon Eya said:

    Hahaha, ceneng bgt bca crita s0shi yg bgini. Ringan n lucu. Stlah td bc ff ttangga yg brat n bqin hti ga karuan, truz bca ff ne sraza mrefresh xmuanyHahaha, ceneng bgt bca crita Hahaha, ceneng bgt bca crita s0shi yg bgini. Ringan n lucu. Stlah td bc ff ttangga yg brat n bqin hti ga karuan, truz bca ff ne sraza mrefresh xmuanyHahaha, ceneng bgt bca crita s0shi yg

  11. Hy new reader 🙂

    Keren thor permainannya 🙂
    bikin ngakak..

    jgn lama2 yah updatenya 😀

  12. sumpah bagus banget unnie. Feelnya juga dapet. Ngakak terus bacanya 😀 lagi makan ampe keselek~
    ga nyangka, segitu pengennya dapet perhatian sica unnie, yul unnie bikin kertas pernyataan yg begitu 😀
    author unnie jjang!!

  13. taeyeon jadi guk guk…
    kyeoptta~

    itu permainanny msh bersambung ya?
    pnasaran dgn yg di dpt member lain.

    yuk update.
    hwaiting

  14. Wkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwk bagianx Taeyeon itu ngakak hbs”an aku wuakakakakakakakakaka gbs bayangin sang Kid Leader bergaya demikian xD
    Lanjut thor !!!! ^^

  15. yulia elvira said:

    semua member soshi kmbli k cinta n p’rsaan yg awl…hehehehehe

  16. blackpearljess^^ said:

    Kocak,, hehee..
    kacian deh yul, dia yg nulis permainan tp yg dpet ksmpatan ama sica malah fany… wkwkkkk…

    Yulsic cpet jdian donkk thor,, #ngarep#

    Btw wkt d ruang ganti otakny pd byun smua,,
    n mreka hoby nntn yadong y?? Ikutan donkkk..
    Tp yadong tuh apa sih thor??? *pasang muka polos*

    D tunggu part slnjutny thor,, cmungudttt,,,^^

  17. Miss New New said:

    ahahaha
    Kkabyul gagal maning, gagal maning yaak
    Sabar Yul
    Aku mendoakan supaya author monmon kasih jatah buat kamu *ihh bahasanyaah

    Jeti manis kyaaaaa xD

    Daan aku bisa membayangkan punggung mulus sunny tanpa bra!
    *tenang, tenaang semuanyaaa, saya cuma liat punggungnya doang

    Ngantuk…
    Tidur ah, siapa tau mimpi asek hehehe

    Semangat mon~

    Luph luph you beri mas

  18. ahahaha.. konyol sekali mereka.
    apalagi hyo,yuri,sooyoung.
    taeng mah ngarep doang. wkwkwkw

    keren un.. lanjuttt!!! 😀

  19. nuriiiin said:

    Hahahaha gw pengen liat taeng muter 3x trs bilang guk! Kyeoptaaaaa~ sumpah ada2 aja XD

    hm tadi brharap bakal ada sesuatu yg wow smacam tangis bareng ato pelukan bareng ato momen spesial masing2 pairing..hahaha sukses mikirnya ya monik XD

  20. kocak nih ceritanya, beda dari cerita sebelumnya.. asli ngakak :))

  21. Annyeong,,,,,,,
    – – – –
    Yyaaaah,Tuhkan stelah mreka bermimpi itu,,persaan mreka kmbali ke awal..,,addoh
    Pda akhirnya masih bingung deh…,,

    – – – – –
    Poor Yul,ksian bnget dia..,,hahaha
    Udh d buat permainan nya,tpi ternyata yang dpet bkan dia,,kekeke
    – – – – –
    D tunggu aja next chapter nyaaaah,,, Semangaaaaaat~

  22. MeLLocksmitH said:

    Wkwkwk.. Lucu”.. Sunny apa”an,, yg d critain malah moment soo lg nton yadong,, palagi si yuri tuh,, ggal terus bwt dpetin krtas bwt jessica 😛
    ini ff msih pnjangkah thor?
    See u..

  23. Hahahahaaa lucu thor.

  24. Anie Chan said:

    hahaahha….lucu thor

  25. lee deyeon said:

    Aduh thor kok cerita nya bolak balik sih, hehehe piis..
    Yuri lu sial bnget sih, lu yg nulis tpi malah dpet yg laen, hahaha..
    Syoo mulut lu mau dsumpel apa, gacor bnget..

  26. Ahaha, ceritanya seru nih un. Aku keke mulu perasaan baca CSS ini, keyeeeenn (y)
    Ahhhhh, jadi pengen main game kayak mereka^^

    Unnie, maaf yah, kayaknya beberapa chapter CSS yang udah aku baca kemaren” ada yang belum dikomen. Mian yah un. Soalnya kemaren” jaringannya bertingkah sih un -_-
    Tapi aku suka semua kok sama ff buatan unnie, tidak terkecuali^^
    Sekali lagi maaf yah un. Tapi aku bakal selalu usahain komen kok un. Aku kan dah janji^^

Comments from Sone

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: