~Thank you for your comments~

Sunny menemukan dirinya berada di dalam Gereja.
Kenapa aku ada disini?
Ohh…
Sunny melihat sepasang yeoja berdiri di depan altar.
“Choi Sooyoung, bersediakah kau menerima Jessica Jung sebagai istrimu, menjaganya disaat sakit maupun sehat dan menemaninya disaat suka maupun duka sampai maut memisahkan kalian?”
“Ne, saya bersedia.”
“Sekarang kau nona Jessica, bersediakah kau menerima Choi Sooyoung sebagai istrimu, menjaganya disaat sakit maupun sehat dan menemaninya disaat suka maupun duka sampai maut memisahkan kalian?
“Saya bersedia.”
“Baiklah, mulai sekarang kalian telah resmi menjadi sepasang istri dan istri dan apa yang telah dipersatukan oleh Tuhan tak bisa diceraikan oleh manusia.”
Sunny meremas sebelah tangannya setelah mendengar pastur selesai berkata seperti itu. Kata-kata itu sungguh sangat menyakitkannya.
Kemudian mereka saling menyematkan cincin di jari manis masing-masing. Mata Sunny berkaca-kaca menyaksikannya. Hidungnya mulai tersumbat oleh tangis yang hendak keluar.
Kenapa Sooyoungie?
Kenapa kamu menikah dengan Jessica?
Bukannya kamu bilang kamu mencintaiku?
Bukannya kamu sudah melamarku lebih dulu?
Kemana perginya kata-kata manismu dulu?
Kenapa pada akhirnya kamu malah memilih Jessica?
Apa kamu sudah menyerah akan diriku?
Sedangkal itukah perasaanmu padaku? Setelah semua yang telah kita lalui selama bertahun-tahun… kukira cinta kita lebih dari itu…
Tahukah kamu sampai sekarang aku masih tidak bisa berhenti memikirkan dirimu?
Dan Jessica… bukannya kamu sendiri yang berjanji akan menjaga Sooyoung untukku?
Tega kamu mengkhianati aku…

“Sekarang kedua mempelai dipersilakan untuk berciuman.”
Sekarang Sooyoung dan Jessica saling berhadapan. Jessica membuka cadar pengantin Sooyoung dan kemudian gantian Sooyoung yang melakukannya.
Kedua tangan Sunny terangkat di depan mulutnya yang terbuka. Jantungnya berdetak tak karuan melihat Sooyoung memegang kedua pundak Jessica lalu mendekatkan wajahnya. Hendak mencium bibir Jessica.
Sunny merasa berada di ambang kehancuran.

Tidak! Jangan! Aku tidak mau!
Aku tidak mau melihatmu menjadi milik Jessica!

Bibir Sooyoung tinggal sedikit lagi sampai bertemu dengan Jessica…

Hentikan… jebal!

Karena tidak sanggup melihatnya lagi, mimpinya terhenti sampai disana.
“Uh…?” Sunny terbangun dari tidurnya. Air mata tengah mengalir di pipinya lalu turun ke bantalnya.
“Mimpi…” Sunny mengusap bekas-bekas air matanya.
“Mulai sekarang kalian telah resmi menjadi sepasang istri dan istri dan apa yang telah dipersatukan oleh Tuhan tak bisa diceraikan oleh manusia.”
Dadanya kembali berdenyut nyeri. Sunny meremas dadanya.
Sekarang angan-angannya untuk bersanding dengan Sooyoung di pelaminan sudah tidak mungkin lagi…
“Kalau harus sesakit ini, mungkin seharusnya sejak awal aku tidak pernah jatuh cinta padamu…”

**

Sunny menatap bayangannya sendiri di cermin. Setelah menangis hampir semalaman, wajahnya jadi kusut. Kantung matanya bengkak. Dan ditambah lagi dengan mimpi yang membuat hatinya tersayat-sayat.
Benar-benar awal hari yang bagus, sindirnya.
Dia terlihat sangat menyedihkan.
Tidak bisa begini terus. Aku tidak boleh mempunyai perasaan seperti ini lagi. Aku harus move on. Kali ini aku benar-benar akan serius.
“Mau dipotong model apa?” tanya pemilik salon yang berdiri di belakangnya.
“Pangkas saja sampai pendek.”
“Tapi sayang, rambutmu sepanjang ini dan juga indah.”
“Tidak apa-apa, potong saja.”
Sunny memperhatikan potongan rambutnya yang berjatuhan.
Dia mengambil langkah perubahan drastis… setelah bertahun-tahun berambut panjang.
Dia sudah memutuskan ini. Dia tidak akan menyesal meski rambutnya telah dipuji indah sekalipun.

Aku tahu memotong rambut tidak akan mengubah apa-apa. Tapi setidaknya ini bisa selalu mengingatkanku agar segera move on.
Dengan begini selamat tinggal diriku yang dulu…
_____________________________________________________________________________________________________________________

Pada tanggal 27, Sunny pergi menghadiri pesta pernikahan Taeyeon dan Tiffany.
Tiffany terlihat sangat cantik dan anggun mengenakan gaun berwarna pink. Dan di sisinya Taeyeon juga mengenakan gaun berwarna biru muda.

Mereka terlihat sangat bahagia, batinnya.

Lalu Sunny memutuskan untuk mendekati pasangan itu untuk memberinya selamat.
“Semoga berbahagia,” ucap Sunny tulus sambil menjabat tangan Taeyeon, lalu Tiffany.
“Eh?! Sunny ya?! Kamu potong rambut?! Warna rambutmu juga jadi pirang! Kamu berubah drastis dalam waktu cepat, sampai kukira tadi orang lain!”
“Haha gak cocok ya?” tanya Sunny sambil mengusap lehernya. Kini daerah lehernya terasa lebih sejuk karena tidak tertutupi oleh rambut. Dan juga terasa lebih ringan.
“Kamu lebih feminin berambut panjang tapi aku rasa model rambutmu yang sekarang sangat sesuai dengan namamu, Sunny. Kamu jadi terlihat lebih cerah.”
“Gomawo. Ngomong-ngomong gaun pengantin kalian nyentrik sekali ya.”
“Ini karena usul Tiffany. Karena dia maniak sekali sama warna pink jadi dia ingin gaun pengantinnya berwarna pink. Tadinya aku ingin gaunku berwarna putih tapi Tiffany menyuruh supaya gaun pengantinku berwarna biru supaya lebih matching.”
Tiffany memayunkan bibirnya.
“Apa boleh buat, gaun pengantin kan cuma dipakai seumur hidup sekali. Moment ini akan dikenang selamanya, jadi aku inginnya yang sesuai sama keinginan hatiku.”
“Ahaha!” Sunny tertawa.
“Tapi aku sangat senang kamu mau mengabulkan permintaan egoisku Taetae.”
“Apapun asalkan kamu bahagia, Tippany.”
Taeyeon memberikan sorot mata itu. Sorot mata lembut yang hanya ia pancarkan saat sedang menatap Tiffany.
Tanpa perlu kata-kata pun dengan hanya menatap ke dalam mata Taeyeon, Tiffany sudah dapat merasakan betapa dalamnya cinta Taeyeon padanya.
“Cieee, mesra sekali!” goda Sunny.
“Ehehe^^”
Tiffany dan Sunny berjabat tangan. “Terima kasih sudah datang Sunny. Lalu kapan giliranmu?”
“Eh?” Sunny memiringkan kepalanya tidak mengerti.
“Kapan kamu akan menikah? Nanti aku dan Taeyeon pasti akan menyempatkan diri datang.”
“Oh, aku tidak punya siapa-siapa jadi aku rasa masih belum, haha.”
“Eh? Tapi bukannya waktu SMA dulu kamu punya orang yang spesial?”
“Sekarang sudah tidak lagi.”

Karena dia sudah jadi milik seseorang, sudah tidak mungkin lagi…

“Ohh, kalau begitu aku harap kamu cepat bertemu seseorang.”
“Gomawo.”

Walau aku rasa mungkin aku tidak akan bisa jatuh cinta lagi…
_____________________________________________________________________________________________________________________

2 tahun kemudian.
Sunny pulang kembali ke Korea ditemani oleh Heechul.
Rasanya sudah lama sekali dia tidak pulang ke tanah airnya. Dia rindu dengan udara Korea.
“Kamu senang kan akhirnya kamu pulang?”
“Ne, gomawo sudah mengantarku oppa.”
“Sama-sama, aku memang juga ingin berlibur ke Korea kok.”
“Sekarang apa yang akan oppa lakukan?”
“Pertama-tama aku mau check in di hotel tepi pantai lalu langsung berenang di pantai.”
“Datang-datang kesini langsung mau berenang?”
“Hari masih panjang, dan lihatlah, di cuaca sepanas ini apa kamu tidak ingin menceburkan diri ke air?”
“Hmm, mungkin.”
“Bagaimana kalau kamu ikut? Kita bisa ke rumahmu dulu untuk meletakkan barang-barangmu dan ketemu orangtuamu dulu.”
“Boleh juga.”

**

“Hmm, kenapa juga aku masih disini?” Sooyoung berkata pada dirinya sendiri. Dia sedang duduk di hamparan pasir pantai menatap laut yang bermandikan cahaya matahari sore. Suasana pantai cukup ramai.
Tadinya dia iseng-iseng mau kerja part time di restoran pinggir laut, untuk mencari pengalaman baru. Tapi ternyata sudah penuh semua. Jadi akhirnya dia malah menjadi tamu di restoran sana. Sekarang setelah puas makan dia menikmati pemandangan seorang diri.
“Tahu begini harusnya aku paksa Jessica…”
Sooyoung sudah mengajak, tapi Jessica terlalu malas. Dia juga bilang kalau keluar di hari sepanas ini dia akan mencair. Apa-apaan itu? Memangnya dia es?
Sooyoung memandang beberapa orang yang berjalan di sepanjang bibir pantai. Ada pula anak-anak kecil yang berenang, berlarian, bermain kastil pasir.
“Sekarang nggak bisa lihatin orang-orang cakep lagi deh…”
Lagi-lagi dia mengeluh sendiri.
“Hmm…” Sooyoung tidak bisa berenang jadi dia berpikir tidak ada gunanya disini lebih lama lagi sampai matanya melihat seorang gadis berbikini berambut pendek di bawah lindungan payung.
“Hah?” Sooyoung berkedip sekali dua kali

Apa aku tidak salah lihat?
Dia seperti orang lain, tapi mirip sekali!
Nggak mungkin kan?

Sooyoung mematai gadis itu dari jauh selama beberapa saat.

Tidak! Itu pasti dia!
Akhirnya!

Jantungnya berdebar menemukan gadis yang telah sekian lama dicarinya.

**

Sunny sudah selesai memoleskan krim pelindung UV ke kulitnya. Lalu dia memandang Heechul berenang di sana. Dia tidak bisa langsung berenang karena harus menunggu sekitar 15 menit agar lotionnya tidak terhapus.
Dia tidak menyadari ada seseorang yang sudah berdiri di belakangnya.
“Hai, pendek”
Sunny sempat kaget mendengar suara itu. Tapi dia buru-buru mengubah emosinya menjadi datar dan menjawab.
“Hai, tiang”
Sampai pasangan di sebelah mereka kaget mendengar salam seaneh itu.
Ada ya orang dewasa yang saling menyapa seperti itu?
Sooyoung duduk di sebelah Sunny. Diperhatikannya yeoja yang sudah hampir empat tahun tidak dilihatnya itu lekat-lekat. Wajah dan tubuhnya sudah lebih dewasa, lebih cantik.
“Aku tidak menyangka kita bakal bertemu disini seperti ini,” Sooyoung tersenyum.
Berawal dari dorongan iseng-iseng kerja part time di pinggir laut. Membuahkan hasil yang tak terduga.
“Aku juga tidak,” Sunny berkata tanpa menoleh ke arah Sooyoung.
“Ini pasti takdir. Tuhan sudah kangen sama kisah cinta kita, makanya Dia mempertemukan kita,” gurau Sooyoung, tapi Sunny tidak menanggapi gurauannya.
“Sebenarnya aku sudah memperhatikanmu sejak tadi, tapi aku baru mendekatimu sekarang. Takut salah orang, hehe.”
“……………..”
“Kamu sekarang terlihat beda. Rambutmu dipotong pendek dan berwarna pirang.”
“Kamu juga, dulu kamu berambut pendek.”
Sooyoung memutar jarinya pada rambut coklat ikalnya yang panjang.
“Ne, kupikir sekarang aku sudah dewasa, harus terlihat lebih feminin.”
“……………..”
“……………..”
“Sunny, apa kamu nggak merasa… kalau pakaian renangmu itu terlalu terbuka?” kata Sooyoung yang sudah dari tadi sedikit terganggu oleh tatapan mata keranjang beberapa namja yang melihat ke arah Sunny. Dia tidak rela Sunny dilihat dengan tatapan kotor.
Memang saat ini Sunny memakai bikini yang memperlihatkan belahan dadanya. Lekuk tubuhnya juga terlihat dengan jelas.
Dia sangat seksi, sampai Sooyoung sempat terpana tadi.
Rasanya kalau bisa, Sooyoung ingin melempar pasir yang sekarang diremas di bawah tangannya ke mata namja-namja itu.
“Suka-suka aku dong, lagian apa pedulimu?”
“Apa kamu tidak merasa risih dilihatin seperti itu?”
“Di barat hal seperti ini sudah biasa.”
“Tapi ini bukan di barat. Begitu ya, kamu sudah berani sekarang.”
Sunny tidak mempedulikan kekesalan dalam nada suara Sooyoung.
Beraninya mengatur dirinya. Memangnya dia pikir dia siapa?
“Kamu pergi sama pacarmu yang tadi itu?”
“Ne.”
“Dia tidak pantas untukmu Sunny. Dari tampangnya dia pasti playboy!”
“Heechul oppa tidak pernah menyakiti siapa-siapa, mantan kekasihnya saja yang meninggalkannya.”
“Kasihan! Kisah cintanya pasti bisa dijadiin novel atau malah sinetron!”
“Bisa nggak kamu berhenti mengatai Heechul oppa, oppa namja yang baik! Lagipula kenapa kamu harus ikut campur aku pacaran sama siapa?!”
“Kenapa marah? Aku cuma ingin melindungimu dari perangkap namja!”
“Aku bukan adikmu! Lindungi saja istrimu!”
“Tapi aku masih menyayangimu!”
“Gombal!” suara Sunny begitu sengitnya sampai Sooyoung terenyak.
“Aku benar-benar masih menyayangimu, salahkah itu?”
“Salah karena kamu sudah menikah!”
Sunny bangun dan berkata dengan nada dingin. “Aku sudah nggak punya perasaan apa-apa sama kamu lagi.”
Kemudian Sunny berjalan pergi. Tapi Sooyoung mengikuti Sunny.
“Pergilah Sooyoung! Jangan ganggu aku lagi!”
“Aku nggak percaya kamu sudah nggak menyayangiku lagi.”
“Aku sudah nggak menyayangimu lagi!! PUAS?!!”
“Beri aku kesempatan sekali lagi untuk membuktikannya.”
“Kesempatanmu sudah habis!!”
“Selalu ada kesempatan kedua!!” jawab Sooyoung nggak mau kalah. Dia sudah bertekad tidak akan melepaskan Sunny untuk yang kedua kalinya, tidak peduli Sunny berusaha menepisnya dengan kata-kata paling pedas sekalipun.
Apa-apaan, memangnya dia pikir hidup ini game?! Pikir Sunny panas.
“Kalau begitu tunggulah sampai matahari terbit di barat!!”
Sunny berjalan pergi dengan kesal, air matanya sudah hampir keluar. Dia harus menyembunyikannya. Karena itu dia tergesa-gesa menceburkan diri ke laut. Sunny menarik nafas dan menyelam dalam-dalam. Membiarkan air matanya berbaur dengan air laut. Di dalam laut dia bisa menangis sepuasnya, tidak akan ada yang melihat air matanya.
Air laut seolah ingin mendinginkan otaknya. Dia ingin membekukan perasaan yang tidak ingin dimilikinya lagi.
Sooyoung sempat ragu menceburkan diri. Meski namanya Sooyoung dia tidak bisa berenang. Ditambah lagi kulitnya bisa gatal-gatal kalau terkena air laut.
Tapi dia takut kehilangan Sunny seperti empat tahun yang lalu.
Sooyoung mengatupkan rahangnya dan memberanikan diri.

Sunny berenang cukup jauh dari tepi pantai lalu berhenti dan mengeluarkan diri dari permukaan air untuk menarik nafas.
“Fuah!”
“Hai~”
“!”
Dia kaget ketika melihat siapa yang berada di sebelahnya. Jaraknya begitu dekat sampai tubuh mereka hampir bersentuhan dalam air. Dia tidak melihat karena memejamkan mata selama menyelam. Dan dia juga tidak menyangka yeoja itu akan mengejarnya sampai kesini. Memakai pakaian lengkap!
Sooyoung menyunggingkan senyum.
“Boleh menemanimu? Kamu lama sekali menyelamnya sampai kukira tenggelam!”
“Kalau mau bunuh diri, sudah kulakukan dari dua tahun yang lalu!”
“Karena tahu namjachingu yang mau ditunangkan denganmu gay?” tanya Sooyoung asal menebak, dia tidak tahu kenyataannya memang benar. Sungmin mencintai namja lain.
“Ketika mendengar kamu menikah dengan Jessica!”
Dengan sengit Sunny berenang menjauh. Sooyoung berjalan mengikutinya.
“Jangan ikuti aku!”
“Aku khawatir soalnya kamu berenang terlalu jauh dari tepi pantai!”
Mereka memang masih bisa menginjak pasir di bawah, tapi kalau sudah hampir seluruh tubuh tenggelam begini akan rentan terbawa ombak.
Sunny tidak menggubrisnya dan berenang semakin jauh. Sooyoung setengah berjalan mengejarnya. Sooyoung semakin ketakutan ketika merasakan tubuhnya seperti mau terbawa arus.
Sunny mendengar yeoja jangkung itu menjerit.
“Ah ahhhhh!! Sunny ah! Gimana denganku?! Aku kan nggak bisa berenang!”
“Makanya jangan ikuti aku!”
“Sunny jebal dengarkan aku! Jangan terlalu ke tengah! Disini ombaknya-!”
Belum habis kata-katanya, ombak yang cukup besar datang menggulung mereka. Refleks Sooyoung menyambar tangan Sunny dan merengkuh tubuhnya ke dalam pelukannya. Sekejap tubuh mereka bersatu digulung ombak. Pusaran air yang kuat menarik mereka tenggelam. Lalu melontarkan tubuh mereka kembali menyembul ke atas permukaan air.
Mati-matian Sooyoung bertahan. Nafasnya megap megap. Tubuhnya terasa berat karena semua pakaian yang menempel di tubuhnya. Dia menggerakkan tangan dan kakinya asal-asalan agar kepalanya tetap di atas permukaan. Dan tidak melepaskan Sunny sekejap pun. Sooyoung berusaha berenang melawan arus sambil merangkul Sunny. Dan tubuh mereka dihempaskan kembali ke pantai.
Sooyoung terbatuk-batuk. Tubuhnya gemetaran dengan hebat. Untuk dirinya yang nggak bisa berenang, ini benar-benar suatu pengalaman yang menakutkan. Tapi dia lebih khawatir lagi dengan gadis yang terkapar disebelahnya. Sooyoung mengangkat leher Sunny.
“Sunny! Gwenchana?!” nadanya terdengar cemas.
Sunny tidak menjawab. Karena dia sedang menggigit bibirnya rapat-rapat menahan tangis. Pelukan Sooyoung menyeret kenangannya kembali ke masa remaja mereka. Dan merobek luka yang belum sembuh di hatinya.
Sooyoung membelai wajahnya yang basah kuyup. Tak dapat membedakan air laut dan air mata. Tapi ketika melihat rasa sakit yang bersorot di mata Sunny, Sooyoung merasa hatinya ikut tercabik.
Seandainya tidak ada orang di sana…
Seandainya hanya mereka yang berada di pantai itu…
Seandainya Heechul tidak datang…

*~To Be Continued~*

Advertisements

Comments on: "We Were Meant to Be Together (Chapter 12)" (56)

  1. Jangan biarkan heechul datang!! >.< #plak #komen apa ini

    g nyangka chap2 slanjutnya akan segalau ini..huaah kasian sunny 😦

  2. The galau couple is back haha curiga soo sama sica ga jadi nikah soalnya dia ngejar ngejar sunny lagi
    Aduh sooyoung udah sama sica aja kan cinta tidak harus memiliki, kecuali taeny mereka harus memiliki hha apa apaan
    Lanjut thor 🙂

  3. DeeScorpio said:

    Galau nh chapter u,u
    sunny kasiaaan ya…knpa musti ada heechul coba?#plak
    dilanjut ya thor 😉

  4. SooSun ktmu aku kira bakalan lebih dramatis suasananya, kejar2an, teriak2an, tampar2an gitu. Aku bacanya agak anti klimaks gitu jadinya karna beda ama bayangan. BTW rambut Sunny skarang gak pirang lagi, ganti2 antara hijau, pink, & ungu.^^
    Hayoooooooooo klo gak ada orang lain ama HeeChul mang Soo mau apain Sunny coba? Masa mau yadong di pantai? XD Belum tentu juga Sunny mau tuh.^^
    Bagian yang bikin ngakak hari ini —> “Mulai sekarang kalian telah resmi menjadi sepasang istri dan istri dan apa yang telah dipersatukan oleh Tuhan tak bisa diceraikan oleh manusia.” —> What the……….. sepasang istri dan istri? Dipersatukan oleh TUHAN?^^
    Kayaknya ada yang typo thor, yang bagian ini nih kurang kata ‘tidak’ —>
    Dan dia juga menyangka yeoja itu akan mengejarnya sampai kesini

    PS: Klo critanya ala di sinetron2 gitu, pasti skarang di rumah Sica lagi tersedak atau jatuhin sesuatu atau prasaannya gak enak atau mimpi buruk, atau apa lah yang bikin firasat buruk.^^

    • seru tuh kalau smp kejar2an, teriak2an, tampar2an XD *ala sinetron dah
      tp gak mgkin jg soalnya Sunny kan maunya bersikap dingin sm Soo
      haha Sunny kan gak manggung, masa rambutnya hijau, pink, ungu 😛

      setidaknya Soo bisa cium Sunny kalau gak ada siapa2 wkwkwk XD
      wkwkwk habis mau ngomong apa lg, aku kan bingung 😛

      ok, makasih pemberitahuan typonya
      kenyataannya Sica lg tidur hoho

      • Mang slain ice princess julukan yang tepat buat Sica yah sleeping beauty. Xd kali aja pas dia tidur dia mimpi buruk kali thor. XD
        Bersikap dingin juga, tapi dalam masalah cinta yang main tetap saja emosi. Palingan klo lagi berdua gak ada orang juga Sunny bakalan kbawa emosinya ama Soo, entah ngikut permainan Soo atau bakalan marah n nampar2 Soo.^^ Klo perlu Soo ditonjok aja kayak namja di IGAB teaser. XD
        Padahal kukira dari sifatnya Soo yang bertanggung jawab mau nikahin Sica aku kira dia bakalan berkomitmen setia ama Sica n pas nglihat Sunny dia bakalan galau aja, tapi tetap pegang komitmennya n pergi dari tempat itu ninggalin Sunny, eh ternyata langsung nyosor aja dia. XD parah, padahal sudah nikah juga. Tapi yah Soo yang bgitu juga aku suka, karna itu berarti di hatinya masih ada Sunny (cinta pertama memang susah dilupakan yah kata orang). Pertanyaannya, siapa yang akan jadi cinta terakhirnya Soo? XD

      • haha balikannya Sunny, Sica mimpi SooSun moment? XD
        tp kalau dipikir-pikir Sunny jg gak punya hak untuk nampar/nonjok Soo, why? karena sejak awal Sunny sendiri yg ninggalin Soo nanti gak adil dong buat Soo
        lagipula mereka sdh dewasa disini jd pasti udh bisa ngontrol diri

      • Lupa bonusnya: http://24.media.tumblr.com/a299a19d5f399731ea9de6ed17cebc95/tumblr_mfnai54lLj1rpnu77o2_1280.jpg
        Taeng manja banget, padahal di tengah jalan itu.^^
        Ekspresi yoong berada di saat TaeNy moment. XD

      • KYAAAAAA TAENYYYYYYYYY ❤
        wkwkwk aku jg udh beberapa kali ngeliat ekspresi Yoong dkt taeny XD

      • Yah klo bgitu brarti yang paling pas buat ditonjok itu LSM yang jadi pengganggu sejak awal.XD
        Iya Yoong kasihan harus dkat2 mrka pas TaeNy moment gitu lagi. Biasanya kan yang kayak bgitu bagiannya Soo.^^ Kasihan kayaknya Taeng capek banget, makanya dia nyari sandaran gitu. tapi knapa dipilih Fany bukan Yoong? Yah jawabannya tahu sendiri lah kita.^^

      • iya XD
        Taeng selalu merasa paling nyaman bersandar di bahu Tiffany, sebelumnya jg udh ada bbrp fotonya, tiap kali ngeliat selalu ingin ‘kyaaa TaeNy’ ❤
        kapan gantian Fany yg begitu? apa harus nunggu smp Taeng lbh tinggi dr Fany? wkwkwk

      • HaHA bisa jadi tuh. Abis Taeng kan mang lbih pendek dari Fany jadi klo mau nyandar juga gak pas atau kurang nyaman buat Fany-nya. XD
        Taeng-nya gak malu, Fany-nya juga gak risih. Bnar2 deh couple ini suka gak tahu waktu n tmpat. XD
        Jadi kbayang klo buat SooSun sama2 susah kali yah klo mau niru TaeNy moment ini coz Soo ktinggianbuat dijadiin sandaran sdangkan Sunny kpendekan. XD Yah yang pendek pakai insoles dulu lah. XD

      • tp aku sih harap mereka lbh sering nunjukin kedekatan mereka, supaya aku bisa kyaa kyaa ❤
        haha tp ada jg tuh moment yg ketangkep pas Sunny nyandarin kepalanya di Soo X3

      • HaHA palingan juga cuma sampai lengan Soo aja,, gak sampai punggungnya. Klo dipaksain nyandar ke punggung Soo lama2 yang ada bukannya Sunny nyaman tapi malah pegel karna harus nyesuain ama tinggi badannya Soo.XD

  5. knp jd gni???

    knp Soo gk trkjut saat Sunny tau dia dah msrried ma Sica?
    knp Soo msih ngjar Sunny?

    gk sbr next chap…

    author mkin galau aja ni FF…..T.T

  6. pupupuputtt said:

    aish ..
    author nyebelin deh. lagi asik” menikmati masa’ ceritanya nggantung gitu 😐
    *CubitPipiKakMon* >.> istilah untuk biseks sih. muahahah
    *HebohSendiri*

    jadi apakah kira” di chap selanjutnya soo menceraikan sica? lalu menikahi sunny? atau soo poligami saja? hmm menikahi dua”nya =|
    pan katanya apa yg sudah disatukan Tuhan ga boleh dipisahkan.

    eaa.. permisah! nantikan lanjutan ceritanya di episode mendatang yang waktunya belum bisa dipastikan.
    jangan kemana-mana, keep stay on Maifate Blog.

    ciaooo . . . . ^o^//

  7. prilly-chan said:

    chapter galau bagi soosun. itu sica ap g cmbru sma soo. soo jg dh tw udh mnikah msh ja ngejar2 sunny, lpaskanlah sunny biar dia move on

  8. pupupuputtt said:

    lho, kog komenku ada yg hilang sih 😮
    terpotong kayaknya o.O?
    kan jadi aneh -______-”

    “makanya klo komen tuh jangan panjang-panjang.”

    iya deh.. -,-“

  9. Nnih part nya galau semua u,u
    Walah,,jangan sampe HeeChul bener bener datang bisa berabe ngeganggu SooSun moment 😥
    Dilanjut thor ..

  10. hiks.. hiks.. hiks.. sedih…
    clueless nih ama cerita. ntar jadinya kek apa ya…?
    penasaran banget.
    kata-katanya juga, ngena banget.
    dipertahanin aja ya unnie!
    cemungudh!
    😀

  11. ayo kita dirikan republik galau sunny unni

  12. Heeh…..
    Apa ya? Aku binggung, aku suka aku ngikutin alurnya wkwkw

  13. huuuueeeee .. ga tau kenapa pengen mewek bacanya T,T

  14. Miss New New said:

    pas ketemu, segalanya sudah berubah…

    Nekat banget Soo, kagak bisa berenang tapi ikutan nyemplung ck ck

    Emang beneran ya, Sooyoung itu gatal2 kalo kena air laut?

    Seru Thorrrrr
    Konyol sekali Sooyoung, belom apa2 udah prejudice sekali bahwa Heechul itu playboy-lah apa-lah wkwkkwkw

    Teruskan Thor ^^

    • di Paradise in Phuket, Sooyoung sendiri bilang gak bisa berenang meski namanya Sooyoung (sooyoung artinya swim)
      dan kulitnya bisa gatal2

      haha Soo kan cemboker 😀
      makasih^^

  15. hhh prahara rumah tangga soosica sudah di mulai…

    akankah ada perselingkuhan?
    #plaaakkkk

    lanjut!!!

  16. wah…soosun akhirnya ketemu lagi 🙂
    soo masi aja ngejar sunny padahal kan udah nikah sama sica, kalo sica tau diselingkuhin bisa diapaan tuh si soo?? apakah sifat ice princessnya bakalan muncul hehe

  17. chocofloat29 said:

    wah…. tmbh bkin sesek aj ni….
    mrka bkal blik lg ? trus sica gmn ?
    dtgg next chapter y thor
    author jjang 1!!

  18. Annyeong,,,,,,,,
    Wwew,,SooSun dh ktemu,,
    Aku kira bkaln drama nih pertmuan mreka,,ternyata sapaan nya sling ngeledek,tpi itulh cri khas mreka……
    – – – – – –
    Aih,,tpi bnern dah nh chapter juga sdikitnya bkin galaaaauu,,,,ihh bneran mreka b’dua ,hlangan nya juga bnyak,,,,,,
    Hhuuu,
    D tunggu deh next chap nyaaah,,,
    Semangaaaaaaat~

  19. kereeeeeeeeeennnnn thor
    sip dah bikin galaunya
    lanjut thor lanjur jangan biarkan ni ff menggantung lama sekali seperti dulu
    sampe desprate nunggunya thor
    kereeeeeeeennnnn

  20. Seandainya.. seandainya ga tbc,
    krn terlalu asyik eh ga nyadar tau2 tuh mr.tubercolousis udh nongol aja.
    Tdnya berharap sih kalo soo tenggelam trus diselamatin ma sunny trus dikasih nafas buatan hehe #yadong
    Mudah2an chap depan ga segalau ini hiks hiks #peluk sicca

  21. diam *bingungaungomongapa*
    yaudah thor cuma mau bilang..
    SEMANAGAAAT THOOR~!! I like it!
    SooSun comebacknya udh dimulai ya?wkwkwk

  22. wah wah, semakin seru nih thor 😀

    lanjut 😀

  23. lee deyeon said:

    Sepasang istri dan istri???
    Hahaaha aneh2 aja..
    Sumpah thor dsni aq gregetan bner ma Syoo, maksa bnget, sumpah pngen nonjok, hahahaha..

  24. yah kasian banget soo…tapi lbh sedih sunny
    nextttttt 😀

  25. blue ocean said:

    emosiku campur aduk dan terkuras habis author

  26. hennyhilda said:

    Qo sooyoong gt pdhl udh menikah?mank c cinta g bz dtahan tp seenggaknya g kygt jg hhhhh bnr2 bqn bingung
    semangat author
    ganbatte

  27. Seandainya cinta mereka lebih mudah, sooyoung memang bebal pdhal udah punya jessica tp sunny kan belahan jiwanya #galau :3

  28. Soo unnie, raih kembali Sunny unnieeeee
    Kalian harus bersama…
    Semangat!!!!!
    Aku suka sama sifat Soo unnie yang keras kepala, gentle, sama nekat kayak gini^^

    Sumpah yah Maifate unnie, aku ngakak waktu baca ini :
    “Baiklah, mulai sekarang kalian telah resmi menjadi sepasang istri dan istri dan apa yang telah dipersatukan oleh Tuhan tak bisa diceraikan oleh manusia.”
    Yang benar saja. Emang benar yah un disebutnya istri sama istri ? Kenapa nggak suami sama istri aja ? Kalok gitu kan aku yang nggak tau apa” ini merasa kalok kata” itu woahhhh XD

    Unnie ambil kata”nya dari Alkitab yah ?
    Woahhh, unnie beriman juga nih kayaknya walaupun berotak NC *ups #dilempar springbed XD

Comments from Sone

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: