~Thank you for your comments~

A/N : Mianhae kalau chapter kali ini nggak begitu panjang, enjoy~

we-were-meant-to-be-together

Sunny sedang belajar untuk persiapan ujian nasionalnya. Kemudian tiba-tiba terdengar ketukan di pintu.
“Masuk saja, tidak dikunci.”
Lee Soo Man masuk ke dalam kamarnya.
“Ada apa Appa?”

“Sunny, sudah kuputuskan. Lulus SMA nanti kamu akan kuliah di luar negeri.”
“Apa?!” Sunny terlonjak kaget di meja belajarnya.
“Mumpung sekarang Appa sudah kaya, Appa bisa menyekolahkanmu di luar negeri,” ujar Lee Soo Man bangga.
“Aku tidak mau!”
“Kenapa kamu tidak mau? Di luar negeri kamu akan bisa mendapatkan pengalaman berharga yang tidak bisa kamu dapatkan dalam negeri. Ini kesempatan bagus buat kamu.”
“Tapi aku tetap tidak mau!”
“Apakah karena yeoja bernama Sooyoung itu?” tanya Lee Soo Man tajam.
Sunny menelan ludah. Ternyata Pamannya memang tidak pernah lupa. Meski sudah beberapa tahun tidak pernah melihat Sooyoung.
Butuh waktu tiga detik sebelum Sunny bisa menjawab tanpa terbata.
“Bukan itu alasannya.”
“Lalu apa?”
“Aku cuma ingin tetap tinggal di Korea.”
“Baiklah kalau kamu tidak mau sekolah di luar negeri, kamu menikah saja.”
“APA?!” kali ini Sunny lebih kaget lagi. Menikah?! Masih terlalu cepat untuk dirinya!
“Aku masih 18 tahun Appa!”
“Usiamu sudah cukup. Tidak terlalu dini, dulu saja orang sudah menikah di usia yang lebih muda dari kamu.”
“Itu kan dulu! Sekarang beda!”
“Appa sudah mempersiapkan namja yang pantas buat kamu. Dia anak partner bisnis Appa, namanya Lee Sungmin. Sekarang dia sedang kuliah di San Fransisco. Lulus nanti dia akan mewarisi perusahaan Appanya, dia pemuda dengan masa depan cerah.”
“Sungmin oppa?!
Padahal Sunny hanya menganggapnya sebagai kakak, tidak lebih.
“Ini demi masa depan kamu, Sunny. Pokoknya kamu pilih kuliah di luar negeri, atau menetap di negeri ini dan menikah. Appa sih lebih suka kamu kuliah di luar negeri.”
Sunny menggigit bibir. Perasaannya berbaur antara rasa sedih dan sakit.
Lee Soo Man keluar dari kamar Sunny.
Sekarang Sunny ingin menangis rasanya.
Kenapa dia harus memilih di antara kedua pilihan yang sama sekali tidak diinginkannya?
Dia tahu dia tidak akan bisa menentang keinginan Pamannya.
Walau seandainya dia memilih menetap di negeri ini. Dia tidak akan bisa bersama Sooyoung.

**

Hari berikutnya, Sunny masih belajar dengan tekun. Tapi hari ini pikiran Sunny sama sekali tidak dapat berkonsentrasi pada pelajaran.
Menghafalkan grammar dan vocabulary bahasa inggris, dia ingat Sooyoung.
Menyebut rumus-rumus sains, dia malah menyebut nama Sooyoung.
Mengerjakan soal-soal matematika, justru nama Sooyoung yang ditulisnya berulang-ulang.
Kemarin malam Pamannya mengajukan keinginannya untuk mengirim Sunny studi ke luar negeri.
Mungkin maksud Pamannya yang utama hanya menyingkirkannya dari Sooyoung. Biarpun dia berdalih demi masa depan Sunny.
Dan bayangan Sooyoung melintas lagi di depan mata Sunny.
Sanggupkah dia berpisah dengan yeoja itu? Tidak bertemu dua minggu saja rasanya sudah kangen setengah mati.

Aku tidak mau hubunganku bersama Sooyoung hanya tinggal kenangan masa lalu!

Tiba-tiba terdengar lagu First Love mengalun di udara.
Sunny terenyak sadar, ada seseorang yang menelponnya. Dan ternyata yang menelponnya adalah orang yang sejak tadi memenuhi pikirannya.
Sunny menjawab ponselnya.
“Yeoboseyo?”
“Malam, apa aku mengganggu belajar kamu Sunny?”
“Nggak…” Sunny menggeleng meski Sooyoung tidak dapat melihatnya.
Sooyoung dapat menangkap kesedihan dari nada suara Sunny.
“Ada apa Sunny? Ada sesuatu yang mengganggumu?”
“Nggak ada apa-apa, aku cuma frustasi karena dari tadi nggak bisa konsentrasi belajar walaupun sudah kucoba.”
“Ohh, kalau begitu kamu harus berhenti sejenak untuk istirahat. Belajar terus juga nggak baik, Sunny.”
“Ne.”
“Sunny, kali ini aku menelpon karena ada hal penting yang harus kubicarakan.”
“Apa itu?”
“Bersediakah kamu menikah denganku?”
“APA?!” Sunny hampir tidak bisa mengontrol suaranya, cepat-cepat dia meredamnya. “I-ini sebuah lamaran?”
“Ya, aku melamarmu. Haha mungkin agak sedikit dipaksakan karena kita bahkan belum pacaran. Mianhae, seharusnya aku mengatakannya langsung di depanmu…”
Pikiran Sunny mendadak jadi kacau.
“I-itu nggak mungkin!”
“Kenapa? Apakah aku terlalu cepat? Apa kita mesti harus berstatus pacaran lebih dulu?”
“Bu-bukan…”
“Kalau begitu apa? Aku mencintaimu Sunny dan kau juga mencintaiku kan?”
“Ne, tapi kita tidak mungkin…”
“Kenapa tidak mungkin? Apakah karena kita sesama yeoja?”
“Aniyo…” desahnya pahit. “Seandainya aku orang lain…”
Bukan Lee Sunny, putri angkat Lee Soo Man, batin Sunny.
Sooyoung tidak mengerti.
“Tapi aku justru melamarmu karena kamu Sunny, Sunny. Aku tidak mau sama orang lain. Pokoknya sehabis ujian ini, aku akan membicarakannya dengan Pamanmu.”
“Dengan Paman?!” tanya Sunny makin kaget.
Berani sekali! Padahal Sooyoung pasti tahu persis seperti apa reaksi Pamannya begitu mendengarnya.
“Ne, jebal Sunny…”
“Ta-tapi…”
“Aku sama sekali nggak takut. Aku sudah siap.”
“………………” Sunny tahu dia tidak akan bisa melarang keinginan Sooyoung kalau dia sudah bertekad sesuatu.
“Setelah itu kita akan bisa hidup bahagia selamanya, seperti dalam cerita-cerita dongeng.”
Kedengarannya memang menggiurkan, tapi yang ada di hati Sunny saat ini justru hanya kekhawatiran akan masa depan mereka.

**

Setelah ujian nasional berlalu. Hari itu Sooyoung pergi ke rumah Sunny sesuai janjinya.
Ini pertama kalinya dia menginjakkan kaki ke dalam rumahnya. Tidak seperti rumah Sunny yang dulu, sekarang sudah bukan berbentuk rumah pertokoan lagi. Melainkan lebih besar, lebih luas.
Ketika sedang duduk di kursi sofa tamu, tiba-tiba saja kenangan Sooyoung kembali ke sebuah toko kecil enam tahun yang lalu. Toko yang sering disinggahinya untuk menemui Sunny. Sekarang pemilik toko itu sudah menjadi seorang pengusaha kaya.
Sunny merasa tegang, jadi Sooyoung menggenggam tangannya untuk menenangkannya.
Sunny buru-buru menarik tangannya ketika melihat Pamannya keluar dan duduk di hadapannya.
“Aku mau bicara,” kata Lee Soo Man tegas tapi dingin.
“Saya juga mau bicara, Ahjussi,” potong Sooyoung sama tegasnya. “Saya ingin melamar Sunny!”
Lee Soo Man tertegun kaget. Tidak menyangka yeoja ini begini nekat.
“Sadarkah kau bahwa kau seorang yeoja?” tanyanya sinis.
“Saya datang kemari dengan kesadaran penuh bahwa saya seorang yeoja. Dan saya tetap ingin melamar Sunny,” kata Sooyoung tanpa mengalihkan pandangannya.
“Sudah kau katakan pada Umma dan Appamu?”
“Sudah, mereka tidak melarang. Dan saya tetap akan mengawini Sunny meski seandainya dilarang.”
“Sunny sudah punya tunangan.”
“Jangan bohong Appa!” sergah Sunny kesal. “Sungmin oppa bukan tunanganku! Kami cuma berteman karena kebetulan Appanya partner bisnis Appa!”
“Kalau kami tidak disetujui, kami akan kawin lari!” Ujar Sooyoung tegas tanpa rasa takut.
“Kelewatan!” geram Lee Soo Man sengit. “Sunny sudah mau sekolah di luar negeri! Dia belum mau menikah!”
Sekarang Sooyoung menoleh ke arah Sunny. Matanya menatap penuh harap.
“Sunny, katakan pada Pamanmu kamu tidak mau pergi. Kita akan menikah!”
Hatinya tengah bimbang diguncang shock. Semua begitu tiba-tiba.
“Masuk, Sunny!” perintah Lee Soo Man dengan nada tak dapat dibantah.
“Sunny!” Sooyoung bangkit dari kursinya ketika melihat keraguan di mata Sunny.
“Sunny!” bentak Lee Soo Man lebih keras.
Sunny menatap Sooyoung dengan tatapan paling sedih yang tak mungkin dilupakan Sooyoung. Lalu semuanya berakhir sudah.
Sunny bangkit meninggalkannya. Dan dia menghilang di balik pintu. Itulah saat terakhir Sooyoung melihatnya sebelum keberangkatan Sunny ke San Fransisco.

**

Melalui Jessica, Sunny meminta Sooyoung menemuinya untuk terakhir kalinya di bandara. Tapi sampai saat terakhir, Sooyoung tidak juga muncul.
Sunny menangis dalam pelukan sahabatnya ketika panggilan terakhir telah bergema. Semua penumpang diharuskan masuk.
“Mungkin dia tidak mau mengucapkan selamat berpisah padamu, Sunny,” bisik Jessica sambil merangkul Sunny.
“Uh…” Sunny meremas punggung baju Jessica.
“Gwenchana, selama kamu pergi aku akan menjaga Sooyoung untukmu…”
Sunny mengangguk dan akhirnya mereka melepaskan pelukan mereka. Dan Sunny berjalan menuju pesawat yang akan menerbangkannya ke San Fransisco. Di setiap langkahnya, Sunny merasa sebagian hidupnya terampas, tidak akan kembali lagi.

**

PRAK!
Dibantingnya pigura yang berisi foto Sunny. Sooyoung mengambil foto di dalamnya dan menyobeknya dengan sengit.
Sooyoung juga membanting bantalnya. Lalu menyingkirkan benda-benda di atas meja belajarnya ke lantai.
Sooyoung baru berhenti melampiaskan kemarahannya ketika kakinya terasa sakit. Kakinya tidak sengaja menginjak pecahan kaca pigura. Rasa sakit itu melecut kembali kesadarannya.
Sooyoung duduk di tepi ranjang, mengambil tisu dan mengelap darah di telapak kakinya. Dia tidak begitu peduli dengan kakinya yang berdarah. Rasa sakit yang dirasakannya tidak setara dengan rasa sakit di hatinya.
Ditatapnya kertas-kertas dan buku yang berserakan di lantai. Serpihan kaca berhamburan di sana-sini.
Dan mata Sooyoung terpaku pada foto Sunny yang sudah terkoyak jadi empat. Senyum Sunny begitu menyejukkan dalam foto itu. Menyulut kerinduan yang pedih di hati Sooyoung.
Dipungutnya foto itu. Lalu disambungkan kembali potongan foto itu. Diciumnya potret itu dengan penuh kasih. Air mata meleleh bisu di pipinya.
Padahal dia sudah mengumpulkan keberanian untuk menemui Paman Sunny. Tapi pada akhirnya malah mendapat ending yang sama sekali tidak dia harapkan.
Dan seharian itu, Sooyoung terus mengurung diri di kamar. Sampai Umma dan Appanya khawatir. Karena Sooyoung yang seorang shik shin sama sekali tidak menyentuh makanannya.
“Sebenarnya ada apa Sooyoung?”
Melihat sosok Umma dan Appanya di ambang pintu, Sooyoung langsung berlari ke pelukan Ummanya.
“Ummaaa Appaaaa! Sunny! Sunny meninggalkanku! Dia sudah pergi ke San Fransico!”
Umma dan Appa Sooyoung saling berpandangan. Sekarang mereka mengerti apa yang membuat Sooyoung jadi seperti ini.
Beberapa hari yang lalu Sooyoung terlihat ceria dan berkata bahwa dia akan melamar Sunny. Dan sekarang dia menangis terisak-isak karena ditolak dalam pelukan Ummanya.
“Sudahlah tidak usah sedih…” hibur Ummanya sambil membelai-belai punggung Sooyoung.
“Tapi-! Tapi Umma! Padahal Sunny bilang dia juga mencintaiku, tapi kenapa…!”
“Barangkali Tuhan memang sudah merencanakan ini agar kamu bisa bertemu dengan orang lain yang lebih baik… Percayalah bahwa Tuhan akan selalu memberikan yang terbaik untukmu…”

*~To Be Continued~*

Advertisements

Comments on: "We Were Meant to Be Together (Chapter 9)" (57)

  1. AligatorYoong said:

    kasian uri shikshin..huwaa
    thor*sok akrab.he
    datengin yul appa napa??kasian sica umma gk punya pasangan.

  2. First kah??
    aih sooyoung patah hati ckck knp sunny ga nekat aja coba masih aja nurut sama tu kake kake -__-
    Lanjut thor pngn baca kemalangan soosun :p

  3. DeeScorpio said:

    kasian sooyoung patah hati,sunny’a merana hikh hikh 😥
    moga cepet dpertemukan lagi deh soosun’a…
    daebak.dtunggu chapter slanjut’a thor 😉

  4. Annyeong,,
    Wah, baru dichap 9 nih bru bisa komen. Ckck. Mianhaeyo, bwat kmren yach thor! Ckck :”(
    Pensran bwat ‘nasib’ hbungan SooSun. Heheh
    Moga happy end lah.
    Ditunggu ff yg laenny jga. Kekek

  5. Kimtaeyeoung said:

    Aaaah soo galau sun merana..kesian..tuh gara3 sooman ajussi..

  6. Jadi ini critanya SooSun sama2 salah paham gitu ya? Soo ngira Sunny prgi k SF n gak balas prasaannya. Sdangkan Sunny yang gak dikunjungi ama Soo di hari kbrangkatannya ngira klo Soo ninggalin dia n gak balas prasaannya juga?
    Itu Sica bilang mau jaga Soo slama Sunny gak ada? Smoga aja kata2 Sica gak ambigu n gak ada maksud trsmbunyi di baliknya. >.<
    Itu Soo brani atau lbih tpatnya nekat bangt ya. Sama2 yeoja, baru lulus SMA, n yang trpnting hubungannya ditntang ama LSM tapi ttap aja brani nglamar Sunny. Tapi aku suka Soo yang sprti itu, mang gitulah Soo yang kukenal (di dunia per-FF-an SoShi).^^
    Yipie ada LSM lagi di chaptr ini. Banyak lagi munculnya. XD
    Tahukah author klo aku ngakak stngah mati pas bagian Soo bilang k LSM klo apa pun yang trjadi dia akan ttap mengawini Sunny. C'mon Soo, nikah saja blum sudah mau kawin aja ama Sunny. Pantas aja dimarahin ama LSM, untung gak ditabok tuh is Soo.^^

    • hmm sebenarnya Soo tahu Sunny jg punya perasaan yg sama tp Sunny malah milih ninggalin Soo, makanya Soo sakit hati dan gak mau dtng
      haha kayaknya suka bgt km sm LSM yg antagonis XD
      jgn mikir mesum dong, nular nih 😛 wkwkwk

      • Wkwkwk mungkin mang aku aja yang mikirnya mesum ya? Mang reader lainnya trmasuk author gak mrasa janggal dngan kata mengawini itu ya?
        Coz dulu aku prnah diajari klo kawin n nikah itu tidak sama (dulu aku juga mikir sama aja). Klo nikah pasti kawin, tapi klo kawin blum tentu nikah. Itu bdanya. Jadi harus hati2 dalam pnggunaan 2 kata itu.XD
        Iya aku suka bangt ama LSM vrsi antagonis. Gak kbayang deh klo tiba2 dia jadi versi baik. ^^
        Wah author ktularan ya? Bukan salah aku lho thor. XD

      • haha dlm bahasa indonesia bknnya harusnya sama? mgkin karena kawin lbh sering digunakan untuk hewan jdnya gitu deh 😛

      • Wah entah ya thor, bukannya di Bahasa Indonesia itu prbdaan kduanya malah diprtgas ya (maksudnya mang dibedain)? Yah kayak bulu ama rambut aja. Harusnya buat manusia smua-nya dibilang rambut, bulu cuma buat ewas, tapi karna sudah trbiasa dipakai jadi gak brasa aneh lagi, walau sbnarnya scara konteks Bahasa Indonesia yang baik dan benar (dan juga menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia) itu sbnarnya salah. Weleh2 ini kok jadi blajar Bahasa Indonesia ya? XD

      • haha tp di beberapa daerah kawin sm nikah itu sama artinya, di buku pelajaran dulu malah sering nemu kata perkawinan
        belajar b. indo itu paling utama buat penulisan cerita
        bahkan selama nulis ff aku selalu menerapkan pelajaran b.indo yg kupelajari semasa sekolah 😀

      • Iya mungkin buku plajaran yang dulu kali ya thor, soalnya setahu aku sejak zaman SMA-ku, lupa klas brapa (skitar 7 tahun lalu lah) mang lagi ramai dibahas tentang penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, perbaikan penggunaan serapan bahasa asing, penggunaan beberapa kata2 daerah (yang sering dipakai) diakui sebagai kosakata baru Bahasa Indonesia, n macam2 lagi deh. Nah, yang paling mengundang perhatian dalam pembahasannya itu yah kawin ama nikah ini. Klo gak salah sampai sekarang kan yang berlaku masih ‘surat kawin’ ya? Padahal dulu kan diperdebatkan itu. Sharusnya ‘surat nikah’. Gak tahu apa cuma sekolah aku aja ya? XD
        OOT-nya sudah kebablasan nih thor.^^
        Ini ada sdikit hadih kcil buat author yang sudah menghibur reader dengan FF-FF-nya. Lumayan buat gravatar baru, couple favorit author ini.^^ http://airportsoshi.com/image/24949368999

      • haha berarti blh bilang kawin, sekaligus omongan Soo untuk menimbulkan delusi mesum, fufufu~ X3 *byunnya jd kumat
        ah ini kan foto wktu itu, resolusi gambarnya gede jg 😀
        akhir2 ini lg tertarik sm wajah imut Sunny soalnya, kyaaa Sunny lucu, apalagi kalau di samping jangshin Soo^^
        jadiin wallpaper dekstop sementara ah, thanks buat fotonya 😀

      • Sama2 juga thor. BTW ada alasannya knapa aku pilih foto itu dari skian banyak foto SooSun yang ada. Karna di foto itu dandanan n oufit-nya Soo masih kayak anak umur 17-19 tahun gitu, rambutnya juga lucu dikuncir kuda gitu.^^ Jadi aku kira gambaran crita di FF ini Soo kayak gitu kali ya. Trus Sunny-nya walau klihatann capek tapi ttap imut n manis brsannding dngan Soo (aku pakai istilah author nih brsanding). XD
        Klo resolusi sgiu sih masih kcil, kadang malah ada ang cuma satu foto aja 9 MB (biasanya sih foto dari fans2 USA).

      • itu karena Soo lg jd fans TTS yg banana kali makanya pakai baju gitu XD *ngawur abis
        aku pernah baca dimana kayaknya ada Sooyoung sm Yoona menggemari TTS *hint YoonHyun dan loyal locksmith shipper Soo nih XD
        tp pdhal bawahannya pakai rok (gak keliatan sih) iy, Soo kelihatan kayak 17-19 thn di foto^^
        memang sih, tp setidaknya ini resolusinya lbh besar drpd gambar yg kupunya =3

      • Ohh, klo SooNa kan memang 2 prankster n choding slain Yul n Hyo, jadi aku gak heran klo mrka ngomong menggemari TTS, mungkin niatnya brcanda, atau menggemari dalam artian kmampuan vokal mrka, scara SooNa kan lbih jago dance daripada nyanyi.^^
        Oh, sblumnya author sudah punya fotonya ya? Iya mang Soo bawahannya pakai rok, jadi tambah imut aja.^^ Iya, tar klo ada foto2 TaeNy, YoonHyun, SooSun, n Yulsic yang epic n beresolusi tinggi lagi aku share aja disini.^^ Lagi demen ngubek2 foto airport mrka skarang ini. YooonHyun-nya banyak euy akhir2 ini, sampai di psawat aja duduk bareng XD
        http://airportsoshi.com/image/36597460332
        Sayang taeNy gak bareng http://airportsoshi.com/image/36749944049 & http://airportsoshi.com/image/36749997568, tapi jarang2 ada duo Kim. XD
        Paling gak ada SooRi yang trlihat akrab skali http://airportsoshi.com/image/36749565217, & Jung sisters http://airportsoshi.com/image/36597372719
        Dari folder 22 November 2012 SNSD @ Incheon Airport Go To Singapore For SM Town Live World Tour III Singapore SNSD.

      • wah duo Kim jarang2 nih 😀
        Sunny kok gak ada ya? Tiffany jd duduk sendiri?
        syukurlah jung sisters bisa duduk bareng lg =3

      • Hmm kmungkinan bsar sih Fany duduknya ama Sunny, cuma mungkin Sunny lagi kmana gitu. Iya, Jung Sister mang slalu bareng klo ada event2 yang melibatkan SNSD & f(x) brsama, salah-satunya yah SM Town ini. Bahkan mnurut Sica di UFO-nya dia juga tidur bareng ama SooJung.^^
        Tapi yang trpnting dari smuanya adalah YoonHyun sring jalan bareng n duduknya pun bareng.^^ KYA!!! YoonHyun!!! XD
        Baru-baru ini suka nonton lagi VS-VS lama mrka, trus ingat yang Starry Night yang pas mrka bahas Seo klo mandi lama, trus Yoona bilang itu karna dia mandinya pakai satu tangan. Nah lho skarang prtanyaannya kok Yoona bisa tahu ya??? XD
        Apakah author tahu talk show yang di atas itu? Harusnya sih author tahu, soalnya kan author prnah tulis di FF author yang pas Seo ultah klo dia mandinya lama.^^

      • hmm mgkin Yoona tanya ke Seo lalu Seo cerita
        haha gak tau, taunya dr sumber lain soalnya

        malah aku pernah baca di suatu doujinshi katanya wktu lama mandi seseorang dikaitkan sm wktu seks *jd OOT

      • Ini sih bukannya OOT tapi sudah nglantur thor. XD
        Wah, baru tahu aku tntang ‘pngtahuan baru’ ini. Tapi brhubung tahunya dari doujinshi bisa aja ini cuma dagelan doang.^^
        Iya ya, bisa jadi juga. Gak kbayang juga ada aja yah orang yang mandinya pakai satu tangan. Hmm mang di dunia ini ada brmacam2 orang ya. XD Aku kayaknya prnah dngar atau baca dimana gitu klo orang golongan darah A mang walaupun tratur hidupnya tapi rata2 punya satu atau dua kbiasaan aneh gitu.XD

      • wkwkwk
        kayaknya gak praktis, hmm gitu ya XD

  7. tinsunshipper said:

    stlah ktawa diff yg sblm’a. skrang mlah sdih.. T.T

    part ni paling mnydihkan.. yg satu galau, yg satu’a mrana 😥

    pi di sini salut bgt ma soo.. pantang mundur ma kputusan’a utk lamar Sunny..
    pi pa daya,malah ditolak sooman..
    “om sooman kjam”

    kumpulin 1000 sunflower buat ngyakinin sooman lo’ sooyoung tramat sangat mncintai Sunny..
    #korban iklan..

  8. yah soosun pisah… 😦 *gara2 LSM nih*
    sica bakal jagain soo?? kesempatan tuh buat sica 😛
    next chap gak langsung nyeritain ke beberapa tahun kemudian kan?
    pengennya ada nyeritain mereka ngejalanin masa kuliah sambil ngegalau krn pisah, kan seru tuh hehe…

    oke deh ditunggu next partnya…hwaiting

  9. Miss New New said:

    Ya Tuhaan
    Perih banget
    Uuuuuuu….*pengen nangis tapi aku tambah jelek kalo mewek hihi

    Maaf thor aku telat komen
    Pas baca di pertengahan cerita, soal rencana soo ngelamar sunny, aku langsung buru2 cari jampi2 penjinak buat om gahar di tumpukan primbon warisan leluhur yg ada di loteng

    Wuihh thor! Ketemu!
    Tapi kudu pake bahan2 gak lazim gitu
    Mau bantu cariin thor?
    -sepasang kaki kelelawar yg masih virgin
    – selembar bulu kaki gajah albino
    -dua tetes air embun rasa stoberi

    Eh tapi kuliat ternyata konfrontasi sudah terjadi
    T,T

    Gile Soo, gue kasih sepuluh jempol buat keberanianmu! Eh apa kenaifan ya? Heuheheu

  10. Yuri beneran gakan muncul thor?
    It’s ok. skali-kali biarin sica jadi jomblo tersiksa XD *evil laugh*

    Syoo susul bunny-mu aja k LA trus nikah disono xD

    Annyeong lagi author-nim *bow*

  11. huwaaa… T_T
    kasihan….
    tapi Soo kereeeennn!!!!!!
    lanjut un!!!!

  12. kekekeke…
    hebat Soo…
    boleh tuh ikut keberaniannya si Soo…
    ditunggu chapter selanjutnya!!!!!!!!

  13. lanjutanyaaaaa 😀

    bikin penasaran

  14. Sooyoung eonni patah hati ㅠ.ㅠ *peluk Soo eon

    Mnurutq alurny agk kcptan n pendek… T.T..

  15. Naah,,ini aku kyaknya kcepetan baca,,jadi aku kira sepanjang apa….kekekeke
    ——-
    haaaa,ksian Bnget Uri choi shiksin,udah nekad mlah kyak bgtu,,,hhuuu><'
    Ni,sdikit ksempatan buat Sica nih,,,
    Mskipun nantinya ttep nyangkut ke sunny Bunny,,,,hhe
    —–
    D tunggu deh Next chap nyaaa,,,
    SEMANGAAT Thor,,,,

  16. Kesian banget sooyoung ditinggal pergi sunny T.T makin benci ama si sooman >.< sabar ya eon, aku tau kamu bisa~ 😀 buat author, semangat ya!! Ceritanya makin bagus!

    • makasih 😀

      • thor boleh request ngga???

      • mianhae, lg tdk menerima request, list ff yg mau dibuat msh padat

      • hahaha, iy thor…
        kalau boleh tau…
        saya minta jadwal keluar FF-nya dong thor…
        jadi tinggal baca aj pas tanggalnya…
        oh iy, drabble detektif choi ngga disambung lagi tuh???
        soalnya lucu banget…

      • wah author gak bikin jadwal gitu
        karena lg sibuk sm magang gak bisa sering update
        tp kadang aku update pd tgl spesial, misalnya pas ultah soshi atau hari natal (tp itu gak selalu jg sih)
        kalau gak cek aja blog ini sebulan sekali
        haha aku bikin drabble itu cuma lg iseng2 dpt ide 😀

  17. nangis gw thor , sunny ngapa tega banget T.T
    akankah ini brakhir dgn soosic ? o.o

  18. chocofloat29 said:

    wah…. chapter yg nanggung 😦
    msh pnsrn ma klnjutannya.
    author.jjang !! author hwaitting !!

  19. T_____T kasian soo pdhal udh nekat tp malah ditolak, udah gtu pke acara ditinggal ke luar negeri lagi..
    Jangan sampe ntar soo malah suka ma jessica lg secara kan td sicca bilang mau jaga soo selama sunny pergi.. andwee!! soo cuma buat sunny and sicca cuma buat yul hehe 🙂

  20. author, chapter ini galao bgt sih thor-_-..
    sedih jadinya..T.T
    pokonya SooSun harus cepet2 bersatu lagi!
    jangan lama2 pisahnya.hehe, kasian dua2nya
    fighting buat chapter selanjutnya~!!^^

  21. Soosun galau.. kasian soo ditolak.. udah ditolak ditinggal ke luar negeri lg.
    jangan sampe ntar soo malah suka ma sicca lagi.. Andweee!! soo cuma buat sunny and sicca cuma buat Yul *abaikan*

    Thor galaunya jgn lama2 ya kan kasian Appa sama Umma aku.. #mulai aneh

  22. aaaaa.. aku sudah lama gak main kesini >.< maafkan daku #plakk
    wah udah chap 9 aja,
    tambah kesini tambah penasaran sama ceritanya..
    lanjut deh thor~~

  23. wooww soo unni keren banget waktu melamar sunny unni di dpn tuan lee walau ujung2nya gagal.
    Tetep semangat soo unni XD

  24. lee deyeon said:

    Sooman nih ganggu psangan SooSun aja nih..
    Syoo kau hbat, brani sekali brhadapan dngan Sooman lngsung..
    Sunny jngan prgi kasian tuh Syoo nya jadi galau..

  25. bukan gitu soo-ah…justru sunny milih ke san fransisco krn ga mau dinikahkan
    pabbo sooyoungie *nextnextnext*

  26. hennyhilda said:

    Udh TBC sedih pula huhuhu srottt #ambil tisu
    hukz
    semangat author
    ganbatte

  27. duh sedih :’3 sooyoung ga dateng, tp syo tau kan thor keberangkatan sunny? lee soo man sajangnim jahat bnget :3

  28. Ahhhh, jahatnya kau Sooman jussi……
    Mulai keliatan nih konfliknya
    Soo unnie galau berat kayaknya nih
    *puk puk puk
    Dewa Maifate, persatukan kembali merekaaaaaaaaaaa

Comments from Sone

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: