~Thank you for your comments~

Cinta Segisembilan (Chapter 5)

Satu minggu kemudian, hubungan mereka mulai membaik. Mereka sudah mulai mengobrol kembali. Namun tetap saja mereka tidak bisa bersikap seperti tidak pernah terjadi apa-apa.
Dan kali ini mereka tidak bisa mengelak.

Untuk mengabulkan permintaan penggemar, ingin melihat sosok mereka yang dulu. Hari itu mereka harus membawakan beberapa lagu lama seperti Gee, Honey, Oh la la, My Best Friend, dan Genie di atas panggung dengan senyum palsu dan hati terluka.
Mungkin bagian yang terberat adalah ketika harus menyanyikan Ooh La La dan My Best Friend.
Yoona tidak bisa menatap mata Yuri dalam Ooh La La, padahal mereka harus berdansa bersama. Jessica juga merasa ragu-ragu saat menyentuh Hyoyeon pada waktu mereka menari bersama.

“Nan nega useur ttaemyeon nado haengbokhae”
Sunny merasa air matanya hampir jatuh ketika harus berhadapan dengan Taeyeon. Padahal Taeyeon sudah tersenyum, tapi Sunny merasa senyum Taeyeon bukan ditujukan padanya.
Seohyun dan Tiffany masih merasa canggung berdekatan. Tapi mereka masih sanggup berpegangan dan menyanyi di depan.

Hanya Sunny, dan Sooyoung yang bisa lolos dari itu semua. Sooyoung merasa lega, untung mereka tidak harus menyanyikan lagu Paparazzi. Kalau iya dia tidak yakin Sunny akan merasa senang disentuhnya.

Untuk pertama kalinya mereka merasa seperti menyuguhkan sesuatu yang setengah hati pada para penggemar.

“Sowoneul marhaebwa.”

Saat menyanyikan Genie, diam-diam mereka memohon sesuatu dalam hatinya.

Konser berakhir dengan mulus tanpa ada masalah. Tapi-
“Kenapa sih dengan kalian? Konser hari ini berantakan banget!”
Manajer oppa yang memperhatikan mereka selama menyanyi di atas panggung menegur mereka sekarang.
“Tidak ada yang salah dengan nyanyian dan gerakan tarian kalian tapi… sesama member menyanyi bersama di atas panggung tapi tidak mau saling bertatap muka. Kalian pikir fans tidak akan sadar?”
“Kalian tidak mau sampai terjadi rumor kalau sesama personil SNSD saling bertengkar kan? Kalian tidak mau grup kalian bubar kan?”
“Ne oppa,” jawab mereka berbarengan.
“Sebagai seorang senior seharusnya kalian bisa mempertahankan sikap profesionalitas kalian di atas panggung.”
Melihat wajah mereka semua tertunduk, dia menghela nafas.
“Maaf kalau oppa keterlaluan tapi kalau ada masalah di antara kalian, aku harap kalian segera menyelesaikannya. Oppa tidak bisa membantu kalau ini masalah privat. Jangan malah diperpanjang, nanti hanya akan merugikan karir kalian sendiri.”

**

Taeyeon

Di ruang ganti baju.
Taeyeon menghela nafas. Hari ini terasa berat, apalagi setelah ditegur manajer oppa seperti itu. Sebagai leader, dia yang merasa paling tertekan. Dia ingin semua ini segera berakhir. Taeyeon berpikir ingin mandi di bawah pancuran air hangat atau segera tidur saja.
Dia membuka lockernya kemudian mengganti sepatu hak tingginya dengan sneakers.
“Taeyeon.”
Mendengar sapaan yang halus itu Taeyeon berpaling dan melihat Tiffany sudah selesai berganti pakaian.
“Malam masih panjang, gimana kalau kita pergi makan bersama?”
Dia tersenyum dengan eye smile khasnya.
Tiffany mengajaknya pergi makan bersama, yang benar?
Jessica menyela mereka, “Curang Fany ah! Kenapa kita gak diajak?”
“Ne! Kenapa cuma Taeyeon? Jangan lupakan kita juga dong!” sambung Sooyoung.
“Hehe, mianhae semuanya, soalnya ini kencan^^” senyum Tiffany malu-malu.
“WHAAAATTTTT??!!” kata Jessica.
“Omo! TaeNy pergi makan malam berdua saja, ini bakal jadi gosip hangat!” seru Sooyoung.
“Yuk Taeyeon,” Tiffany menggandeng lengan Taeyeon.
“Ah, tunggu Fany ah! Aku gak mau…”
Air muka Tiffany yang tadinya ceria lenyap seketika, “Kenapa?”
“Soalnya kan gak enak kalau kita cuma berdua saja, nanti jadi gosip seperti kata Sooyoung. Kita ajak yang lain juga.”
Tiffany kelihatan keberatan. Tapi Taeyeon tidak memperhatikannya, dia berpaling pada Sunny.
“Sunny, kamu mau ikut juga kan?”
Sunny mencuri pandang sekilas ke arah Sooyoung, “Hmm, ya kalau Sooyoung juga ikut…”
“Apa?” Taeyeon berkedip.
Sooyoung yang mendengar itu protes, “Yah tunggu! Aku gak mau jadi nyamuk di antara kalian! Aku maunya kalau Hyoyeon juga ikut!”
“Ya? ikut juga ya Hyoyeon?” bujuk Sooyoung.
“Kalau Jessica ikut, aku ikut.”
“Aku berubah pikiran, aku mau tidur,” jawab Jessica datar.
“Tadi katamu-“
“Aku ngantuk.”
“Sica effect?”
“Yahhh… kalau Hyoyeon gak ikut aku juga gak ikut ah.”
Sunny menggandeng tangannya, “Aish, jangan begitu Sooyoungie, aku juga ikutan kok, ya?”
Sooyoung ingin menolak, tapi benar seperti kata Sunny. Perutnya tidak mau berkompromi.
“Mau makan dimana? Restoran barat saja ya? ya? sudah lama gak makan makanan barat,” bujuk Sunny.
“Iya,” kata Tiffany berusaha meredam kekecewaan karena tidak bisa pergi berdua saja dengan Taeyeon.
“Asyik!” Sooyoung dan Sunny berhigh five.
Jadi akhirnya diputuskan mereka berempat yang pergi makan bersama.
_________________________________________________________________________________________

Sunny

Mereka pergi ke restoran barat dan duduk di meja untuk berempat.
Taeyeon dan Sunny duduk berjajar. Tiffany dan Sooyoung duduk di depan mereka.
Tidak tahu kenapa Sunny merasa sangat senang bisa duduk berhadapan dengan Sooyoung. Dia sendiri juga merasa aneh padahal sampai beberapa waktu yang lalu dia masih cinta mati sama Taeyeon dan begitu membenci Sooyoung.
Mendadak kedudukan Sooyoung seperti menggeser seluruh keberadaan Taeyeon di hatinya.
Apakah ini yang namanya benci jadi cinta?
Tapi dia tidak akan biarkan hal sepele macam itu mengganggunya. Yang penting happy.
Taeyeon melihat daftar menu, “Mau pesan apa?”
“Pizza!” seru Sooyoung.
“Setuju!” Sunny memberi suara.
“Pizza boleh juga, kamu gak keberatan kan Taeyeon?” tanya Tiffany.
“Ne, pesan saja.”
“Hmm, aku yang mana ya… ah, aku yang ini saja, yang isinya banyak daging.”
“Tunggu Sooyoungie, aku gak mau yang itu. Aku mau bikin rasanya sendiri saja.”
“Aku setuju sama Sunny, lebih baik kita bikin yang sesuai dengan selera kita,” kata Tiffany.
“Karena kita berempat gimana kalau pesan yang 4 rasa?”
Mengikuti usul Taeyeon, akhirnya mereka memesan pizza 4 rasa yang besar.
“Cukup gak nih? Sooyoung kan makannya banyak,” kata Tiffany sambil melirik ke Sooyoung.
“Kalau kurang nanti bisa pesan lagi, hehe.”
“Ngomong-ngomong, tadi sempat kaget aku, baru kali ini aku lihat oppa marah seperti itu,” kata Sunny terkenang kembali kejadian barusan.
“Ne,” Tiffany dan Sooyoung kembali down.
“Sudahlah, jangan dibahas lagi, yang penting kita harus berusaha lebih baik agar tidak mengulanginya lagi di kemudian hari,” kata Taeyeon pada mereka semuanya.
“Aku setuju,” kata Sunny.
Sambil menunggu pesanan datang, Sooyoung mengeluarkan ponselnya dan mengetik sesuatu. Taeyeon dan Tiffany juga, tapi mereka hanya mengecek apakah ada pesan masuk atau tidak. Lalu Taeyeon sibuk main game di ponselnya.
“Siapa yang kamu sms?” tanya Sunny.
“Hyoyeon, aku tanya mereka lagi apa. Sudah pulang ke dorm? Apa mereka sudah makan atau belum,” jawab Sooyoung sambil menekan tombol send.
“Barusan Seohyun kirimi aku pesan, katanya mereka sudah makan,” Tiffany memberitahu.
Ponsel Sooyoung berbunyi tidak lama kemudian.
“Oh ada balasan.”
“Katanya mereka sudah sampai di dorm dan sekarang Hyoyeon lagi masak makan malam dibantu Seohyun. Heh?”
Kemudian Sooyoung mengetik sambil berkata apa isi pesannya sendiri.
“Kenapa gak delivery saja?”
Tidak lama kemudian balasannya datang.
“Sekali-sekali masak sendiri biar gak makan makanan luar terus katanya.”
“Ahaha, masak apa? Kita baru saja pesan pizza nih,” Sooyoung mengetik balasannya.
Hpnya berbunyi lagi.
“Ahaha! Gak tahu katanya! Gimana sih Hyoyeon!”
“Jinjja?” Tiffany menggeser tubuhnya dan melihat ke layar ponsel Sooyoung.
“Iya, katanya percuma juga nanya yang lain, mereka pada gak ngerti soal masak!”
Tidak lama kemudian Sooyoung malah larut dalam smsnya dengan Hyoyeon. Melihat Sooyoung yang terus berkirim pesan dengan Hyoyeon, Sunny menjadi tidak suka. Sunny mengeluarkan ponselnya dan mencari nomor yang dituju lalu menekan tombol call.
Saat Sooyoung sedang mengetik tiba-tiba di layarnya-
“Hah? Telepon masuk? Sunny?!”
Dia mengangkat wajahnya dan melihat Sunny dengan ponselnya.
“Heh,” dia tersenyum licik dan menekan tombol answer. “Yeoboseyo?”
“Yah! Jangan diangkat pabo!” Sunny menutupnya.
“Hehehe, habis buat apa kamu nelpon-nelpon padahal jaraknya dekat begini.”
Tiffany tertawa melihat mereka berdua.
Lima belas menit berlalu, pelayan datang membawakan pesanan mereka.
“Wah! Kelihatannya enak!” seru Sunny begitu mencium baunya.
“Mari makan!” Sooyoung sudah tidak sabar, langsung mengambil potongan pertama.
“Hehe,” Sunny senyum-senyum sendiri. Dia mengambil sepotong pizza ke piringnya lalu mengirisnya menjadi potongan kecil. Kemudian membawanya ke depan mulut Sooyoung.
“Sooyoung, aaa~”
Wajah Sooyoung berkerut, dia sama sekali tidak mengharapkan disuapin Sunny. Tapi akhirnya dia membuka mulutnya.
“Apaan sih Sunny, kayak orang pacaran saja,” kata Sooyoung sambil mengunyah makanannya.
“Ah, kalau dibilang begitu kan aku jadi malu,” Sunny beraegyo, membuat Sooyoung jadi stres sendiri karena harus melihat aegyo Sunny. Dan ternyata bukan hanya dia…
Trak!
Tidak sengaja Taeyeon membunyikan peralatan makannya terlalu keras.
Aneh, dia merasa hatinya panas. Dan nafsu makannya jatuh seketika.
“Taeyeon?” tanya Tiffany.
“……………”
“Ayo Sooyoung sekali lagi,” Sunny menyuapinya lagi.
“Ehhhh~?” rengek Sooyoung. “Sudah ah! Aku bukan bayi!”
“Tapi Sooyoung pernah bertingkah seperti bayi dalam acara Hello Baby, aku masih ingat waktu itu kamu tiduran di pahaku,” Tiffany tertawa.

Sooyoung

Sooyoung merasa tidak nyaman dipandangi Sunny dengan tatapan seperti itu.
Kenapa ya… tatapan itu seperti tatapan gadis yang sedang jatuh cinta?
Dia jadi merasa menyesal sudah duduk di hadapannya, dia jadi ingin bertukar tempat duduk dengan Tiffany. Tapi tampaknya Tiffany tidak akan pernah mau menyerahkan kursinya. Karena dia bisa duduk di depan Taeyeon. Bisa menatap wajahnya yang lagi makan sepuasnya.
Sooyoung menghela nafas dalam batin dan berusaha menahan segala serangan cinta(?) dari Sunny.
Dan anehnya Taeyeon seperti sedang bad mood.
Ah bukan, lebih tepatnya dia seperti kesal melihat perlakuan Sunny padanya. Cemburukah?
Rasanya ada yang salah, pikirnya.
Tapi dia sendiri juga tidak mengerti kenapa bisa jadi begini.
Bukannya sampai kemarin dia masih cinta Sunny habis-habisan lalu kenapa sekarang dia seperti tidak menyukai perlakuan Sunny padanya?
Bukannya ini tepat seperti yang diharapkannya selama ini?
Untuk apa dia menangis waktu Sunny menolaknya?
Lalu kenapa… sikap Sunny tidak menggerakkan hatinya malah membuatnya capek sendiri?
Tak sadar dia menghela nafas, kali ini bukan dalam hati.
“Kenapa Sooyoung? Capek?”
“Ya begitulah… karena berbagai hal…”
Salah satu alasannya gara-gara kamu, tambah Sooyoung dalam hati.
“Besok kita libur, istirahatlah yang banyak.”

Tiffany

Melihat Sunny dan Sooyoung yang terlihat seperti pasangan mesra, Tiffany juga terdorong untuk melakukan hal yang sama.
“Taeyeon, ini, buka mulutmu^^” kata Tiffany dengan harap mereka tidak kalah mesranya dengan Sunny dan Sooyoung. Sama sekali tidak menyangka dengan reaksi Taeyeon selanjutnya.
“……………” Taeyeon tetap tidak membuka mulutnya.
“Taeyeon?”
“Hentikan Fany ah, aku tidak suka,” katanya dingin.
“Ah… mianhae…” Tiffany menarik diri dan sekarang dia kelihatan sangat terluka oleh penolakan Taeyeon.
“??” Sooyoung merasa aneh dengan sikap Taeyeon. Biasanya dia tidak pernah menolak apa pun yang disodorkan oleh Tiffany.
“Yah Taeyeon kamu kenapa sih? Lagi gak enak badan?”
Tiffany melihat Taeyeon merasa kesal ditanyai seperti itu. Dia memberi isyarat pada Sooyoung untuk berhenti.
“Ah! aku ada ide, mumpung besok libur gimana kalau kita berdua nonton bioskop, Taeyeon?” Tiffany mengubah topik.
“Cie cieeeee ajakan kencan nih!” goda Sooyoung.
“Apaan sih ah!” Tiffany tersenyum dan memukul lengan Sooyoung.
Taeyeon menghembuskan nafas panjang, “Mianhae Fany ah, kayaknya besok aku mau pakai buat istirahat saja…”
“Oh…” Tiffany kelihatan terluka. Melihat itu Sooyoung jadi ingin membelanya.
“Yah! Jarang-jarang kamu punya waktu luang untuk nonton bioskop. Nonton gitu saja capek?! Padahal aku saja pengen tahu!” sergahnya gemas.
“Sudahlah Sooyoung, jangan paksa dia…”
Tiffany berusaha menenangkan yeoja di sebelahnya.
“Taeyeon memang benar, akhir-akhir ini jadwal kita memang terlalu padat.”
“Ah! Kayaknya ide bagus Fany ah! Boleh kita ikut juga?”
“Kita?” Sooyoung menatap Sunny.
Sunny mengangguk, “Iya, tadi kamu kan bilang pengen.”
“Hmm,” Sooyoung berpaling pada Tiffany. “Boleh?”
Tiffany hanya memandang Taeyeon seperti menunggu reaksinya.
“Ya Taeyeon? Kami ikut juga ya? Jadi kamu harus ikut juga,” Sunny menyentuh pundaknya.
“O-oke…” angguk Taeyeon.
“Kalau begitu sudah diputuskan. Besok kita berangkat pukul sepuluh.”
Tiffany mempelajari gerak-gerik Taeyeon, sepertinya dia hanya mengiyakan ajakannya karena Sunny juga ikut.
Kenapa?
Pikir Tiffany.
Bukannya Taeyeon bilang kalau dia mencintainya?
Bukannya tadinya dia begitu mencintai Seohyun?
Tapi kenapa sekarang hatinya terasa sangat sakit oleh penolakan-penolakan Taeyeon?

_________________________________________________________________________________________

Jessica

“Yuri ah, mau pergi jalan-jalan ke butik dulu sebelum pulang ke dorm?” ajak Jessica.
Yuri yang sudah selesai berganti baju menutup lockernya dan menatapnya dengan heran.
“Bukannya katamu kamu mau tidur barusan?” dia mengangkat sebelah alisnya.
“Hehe iya, tapi rasanya ingin cuci-cuci mata dulu.”
“Hmm… kalau kita ajak Yoona juga gimana?”
“Kenapa Yoona?”
“Kalau bersama-sama lebih terasa menyenangkan kan?”
“Tapi aku maunya…”
“Yoona yah, kamu mau ikut bareng kami jalan-jalan ke butik gak? Sekalian cuci-cuci mata.”
“Mianhae Yuri unnie aku ngantuk sekali, rasanya sebentar lagi mau pingsan nih.”
“Ahaha berlebihan kamu Yoona, tapi baiklah kalau kamu capek.”
Yuri berpaling pada Jessica.
“Maaf, lain kali saja ya Sica? Lagian aku juga capek.”
“……………..” Jessica memasang tampang cemberut.
“Kenapa Sica? Jangan kecewa begitu dong, kan masih ada lain kali,” Yuri menepuk pundaknya dan memberikan senyum terbaiknya.
“……………..”
_________________________________________________________________________________________

Hyoyeon

Hyoyeon melihat Jessica yang tadi berkata mau tidur tapi malah mengajak Yuri jalan.
Ketika Yuri menolak ajakannya, Jessica jadi terlihat seperti seorang gadis yang kecewa karena baru saja ditolak.
Hyoyeon tidak mengerti.
Bukannya katanya waktu itu Jessica mencintainya?
Lalu kenapa justru dia sekarang seperti mencintai Yuri?
Apakah dia sudah berpindah hati?
Hyoyeon sungguh tidak mengerti.
Tapi satu hal yang jelas.
Hatinya terasa sakit melihat Jessica bertingkah seperti itu.

**

Member yang tersisa pulang dengan menaiki van. Hyoyeon duduk di depan. Jessica dan Yuri di tengah. Yoona dan Seohyun di belakang.
“Hahh… akhirnya… besok liburan yang sudah ditunggu.”
Hyoyeon meregangkan tubuhnya di bangku depan. Lalu berbalik menghadap mereka.
“Ada yang sudah punya rencana? Yuri, Yoona, Seohyun?”
“Belum,” jawab mereka bertiga.
“Yah, kenapa kamu tidak menanyaiku juga?” protes Jessica.
“Jessica unnie sih tidak perlu ditanya karena jawabannya pasti tidur, benar gak Hyoyeon unnie?” Yoona tertawa lebar.
Hyoyeon nyengir setuju.
“Sica si sleeping princess!” tambah Yuri.
“Huh,” Jessica pura-pura ngambek.
“Jadi bakal seharian di dorm ya? Bosan dong.”
“Kita main game saja unnie?” usul Seohyun.
“Oh, boleh juga!” seru Yuri. “Indoor or outdoor?”
“Wah! Dengar! Yuri unnie baru saja berkata,” Yoona menirukan mimik dan gaya bicara Yuri. “Indoor or outdoor?”
Mereka semua tertawa terbahak-bahak.
“Mirip! Mirip!” Hyoyeon bertepuk tangan.
“Tapi kalau kamu yang ngomong jadi lucu, Yoonah! Hahaha!” Jessica tertawa sambil menutup mulutnya.
“Jadi mau main apa?” tanya Yuri.
“Bowling!” teriak Yoona keras-keras, disusul Hyoyeon.
“Setuju!”
“Hmm, bowling ya… boleh juga. Kalian gimana?” tanya Yuri pada Jessica dan Seohyun.
“Aku-“
“Jangan bilang kamu mau main game tidur-tiduran!” canda Yuri.
“Yah!” Jessica mendorongnya. “Apa-apaan sih, masa aku tidur melulu?!”
“Hahaha.”
“Hyunnie bagaimana?”
“Aku ikut unnie saja.”
“Hyunnie, jangan bilang kalau kamu hanya keikut-ikutan kita saja.”
“Tidak benar, aku memang merasa sepertinya akan menyenangkan.”
“Jadi kalau begitu sudah diputuskan, besok kita main bowling!” kata Hyoyeon.
“YEAAAAAHHHHHHH!!!” sorak mereka, hanya Seohyun yang tidak seberisik mereka. Dia hanya merasa lucu.
“Unnie, kok jadi seperti waktu kita teriak sebelum manggung sih?”
“Hahaha!”
“Iya juga ya!”
_________________________________________________________________________________________

Seohyun

Sepulang dari dorm semua member berpencar ke kamarnya masing-masing.
“Ah, aku sms Fany unnie dulu bilang kalau kita sudah sampai di dorm,” Seohyun mengeluarkan hpnya dan menulis pesan singkat. “Nah.”
Setidaknya hatinya sedikit lega setelah pesan itu terikirim.
Setelah berganti baju dia ke kamar mandi. Menyelesaikan urusannya. Kemudian melewati Yuri, Yoona, dan Jessica yang sedang menonton TV di ruang keluarga.
“Hyunnie, tolong ambilin camilan dong.”
“Jangan, sebentar lagi makan malam,” kata Seohyun tegas.
“Awww…”
Dia berjalan ke dapur. Melihat Hyoyeon sedang bersiap-siap untuk memasak makan malam.
“Hyoyeon unnie, sini biar kubantu.”
“Oh makasih.”
“Mau masak apa unnie?”
“Gak tahu.”
“Eh?” Seohyun memandang heran.
“Ya seadanya bahan-bahan yang ada di kulkas saja,” kata Hyoyeon santai.
Seohyun tidak tahu harus berkata apa. Jadi dia mengecek bahan-bahan makanan di kulkas.
Yoona datang mengintip. Kebetulan dia mendengar percakapan mereka tadi.
“Kenapa harus repot-repot Hyoyeon unnie, tinggal masak ramen yang ada di lemari saja.”
“Yah kamu itu, gak baik makan makanan seperti itu terus.”
“Iya unnie,” Seohyun setuju.
Yoona tertawa lalu pergi lagi.
Tiba-tiba terdengar bunyi ringtone.
“Hp siapa itu yang bunyi?” tanya Hyoyeon pura-pura tidak tahu.
“Bukannya hp Hyoyeon unnie?”
“Oh haha, aku cuma bercanda kok,” Hyoyeon tertawa jenaka dan mengeluarkan hpnya dari saku celananya.
“Ada sms dari Sooyoung.”
“Sooyoung unnie bilang apa?”
“Dia tanya kalian sekarang lagi apa? Sudah pulang ke dorm? Sudah makan atau belum?”
“Oh tadi aku juga sudah sms Fany unnie.”
“Kita sudah sampai di dorm. Sekarang aku lagi masak bareng Seohyun,” Hyoyeon menekan tombol send.
Hyoyeon melanjutkan memasak sambil disela-sela membalas sms Sooyoung.
“Hahaha.”
“Ada apa Hyoyeon unnie?” Seohyun menoleh.
“Dia bilang jangan habisin ramennya.”
“Oh.”
“Tenang, makan malam kita bukan ramen kok.”
“Makanya harusnya kita makan ramen saja unnie,” Yoona nongol lagi.
“Yah, daripada kamu cuma muncul-muncul begitu lebih baik kamu bantu kita.”
“Hehe iya unnie,” Yoona berjalan ke dekat Seohyun. “Hyunnie, sini biar aku yang gantikan.”
“Eh?” Seohyun terlihat enggan.
“Yah jangan! Jangan! Jangan kau serahkan pada Yoona kalau tidak mau makan malam kita jadi gak enak!”
“Hyoyeon unnie jahat, aku kan cuma mau membantu.”
“Lebih baik kamu potongkan bahan-bahannya saja sana.”
“Iya unnie.”

*~To Be Continued~*

Advertisements

Comments on: "Cinta Segisembilan (Chapter 5)" (82)

  1. nyiahahaha #trollface

    ternyata jadi kebalikan. fanny ke tae, tae ke sun, sun ke soo, soo ke hyo, hyo ke sica, sica ke yuri, yuri, ke yoon, yoon ke seo, seo ke fanny

    wah, gak ketebak aku klo alurnya bakal dijadiin kek gini 😀

  2. Fathya927 said:

    Oh oh oh..
    #biarlebihdramatis

    Keadaannya membalik gitu ya..
    hahaha..
    chukaeee..
    #dilemparbom

    Oke, hwaiting!

  3. Wah..jadi balik2kan gini-,-“..hi..hi..ini efek sakit hati trus jd pelampiasan/emang benar2 mulai ada rasa suka tp masa secepat itu kalo di ingat betapa keras’a hati mereka di part2 sebelum nya..u,u benar2 sulit di tebak\’0’/

  4. Daebakk thor,, ahli bnget cich bkin crita yg ckup rumit bwat yg ngjlniny! Tpi, ckup mnrik bwat yg ngbkin critny ma yg bcany!!
    (author n’ reader) ntu yg qu rsain! Heheh,,,
    Lnjutkn ke next chap! Jngn lma2!! Pnsran bwat chap brikutny n’ bwat ending ny ugha! P bner happy ending??
    Fighting…
    😀

  5. Skarang paosisinya brbalik jadi yang dikjar2 jadi mnyukai yang dikjar2. XD. Hbat bnar, klo satu dua tiga orang c mungkin, tapi klo smuanya jadi gitu kok jadi brasa aneh juga ya. Bnarkah cinta mrka sdangkal itu, bisa brubah 180 drajat hanya dalam waktu bbrapa mnit saja? (Cie ilah bahasa g). ^^
    Tadinya sudah snang, dikira SooSun sudah brsatu, eh malah Soo khilangan rasa (mang makanan ^^). Taeng juga jadi dingin gitu. Yang lain juga mulai brpindah hati gitu. Hiks, ini sih sama aja kluar dari mulut harimau masuk ke lubang alligator (jadi Yoong dong). Satu sakit hati smbuh, sudah sakit hati lagi. Kapan bahagianya dong mrka thor? ^^

  6. yulilovesnsd said:

    O.Omegotttt
    Beneran rasanya q ikut muter2 nih sm segisembilan ini .hahahha….

    Mantappp….tapi tu ko taeng aga kasar sama fany pdhl wktu d tolak fany ƍäª kasar2 gtu. Jgn blg dia cerumbu krn soosun.

    Bener2 tak terduga ini lanjutan ff.
    Penasaran tingkat snsd dechh…

    Ditunggu klanjutannya..
    Tks

  7. thor, thor. chapter 5 ini author apain sih. kok keluar terus di postingan blog yang aku ikuti. aku itung2 udah lebih 20 lo thor, author ngpost chapter 5 ini

  8. wahhh.. roler coster!
    di scene awal aku ngerasa hubungan mereka bakalan membaik, tapi lama-lama memburuk lagi, ff ini bener-bener bikin gregetannnn! >,<

    eiya, apa tiffany sebenarnya uda mulai punya feel ma taeng? taeng juga kenapa jadi dingin gitu ama fany? mungkin kecewa kali ya un, lebih kecewanya lagi kalo ternyata dia ngeliat soosun mesra-mesraan, jadi ngerasa diboongin gitu. pairing yang lain juga gitu. kek sica yang tiba-tiba ngajak yuri, yuri tiba-tiba minta yoong ikut juga, trus hyo tiba-tiba juga ngerasa sakit hati. hufthh chap ini bener-bener complicated deh.. ck ck ck.
    salut buat kamu un!
    😀
    ditunggu selanjutnya !

  9. Miss New New said:

    Ahahahhahaha
    Kayak ‘kena batu’nya gitu ya

    Pada kenyataannya sih bisa aja kok terjadi
    Mmhh mungkin bukan karena unsur cinta, tapi unsur ego.
    Misalnya saja nih, dulu Bunga (bukan nama sebenarnya) dikejar2 sama cowok yg bener2 gak banget menurut dia
    Dari segi kelakuan dan lain2. Pokoknya betee deh ngadepinnya.

    Nahh dah gitu tau2 si cowok bosen dan memutuskan nge gebet yg lain. Bunga terpukul oleh kenyataan itu *eaaaa
    Ngerasa kehilangan soalnya selalu di bikin ribet tiap ari sama tuh cowok

    Trus Bunga juga punya gebetan idola yg di junjung setinggi langit. Setelah dapat perhatian dari si idola, ternyata Bunga merasa si idola biasa2 aja setelah mengenal lebih dalem. Jadi sekarang Bunga cari gebetan idola baru

    Sekian.

  10. yeah akhirnya mereka kembali akur, tp malah dpt konplik baru… update lg thor, aku tunggu…

  11. YoonSicTaeNy said:

    ahhh … ribett ahhh … sakit liat fany tdak dianggap ma taeng …

    sica jga tdak terllu dipeduliin ma yul …

    yng jdi penasaran sih endingny nnti … gimana yah nantiny …

    lanjut eonn .. jngan lama2 ..

  12. @Siti_SONE95 said:

    Waw waw waw. Kenapa jadi gini ? Aku kira Tae bakalan seneng karena Fany udah mulai ada rasa sama dia, begitu jg dengan Sooyoung.
    Kok jadi makin rumit sih -,-” ? *mikir keras* Haaaiiiihhhh hati mereka cepet banget move on’nya.
    Klo begini mah kapan selesainya ? Kapan ada 1 pasangan yang jadi ? *kepo._.v

    Fighting Thor, ditunggu next chap’nya ^.^

  13. Yeoun12_jean said:

    aiihhhh… aneh banget yahhh..
    padahal .. jalan ceritanya.. kalau ikut gambar nihh… kan searah jarum jam gitu…
    tapi sekarang, malah arah sebaliknya…
    perasaan mereka cepet banget brubahnya…
    wahahaha….

  14. Untuk meluruskan kembali dunia di ff ini : Ketik Reg [spasi] TongFang kirim ke 180 *oot*

    Aduh kakak ini lo mau ngapain? udah semuanya di awal bertepuk sebelah tangan. Sekarang semuanya pada jungkir balik yang nolak jadi ngedeketin yang ditolak. Terus jangan-jangan chapter depan mereka tuker-tuker pairing lagi. Terus itu juga lagu genie keren banget ya, sampe keinginan mereka pada terkabul. Wkwk. Aku juga mau berdoa aja lah pas denger lagu genie biar nilai ulangan mtk saya berubah jadi bagus.

  15. Mereka pada cari pelarian, tapi malah orang yg mereka cintai terluka -_____-

  16. Pantsan aneh abis konser ke ruang ganti sudah pindah hati aja. Brarti klo mrka nyanyi Time Machine tar jadi balik lagi ke awal. Klo nyanyi RDR nanti jadi saling benci atau cemburuan dong. XD
    Pas aku baca tadinya ngira klo Taeng dipelet ama Sunny, abis gak biasanya dia gitu c. XD Padahal baru juga di commnt chaptr sblumnya author mendoakan supaya prasaan TaeNy jangan prnah brubah. Jangan cuma TaeNy di dunia nyata dong yang didoain, TaeNy di dunia FF juga dong thor. XD

    • haha sunny blm sempat ke dukun gmn bisa pelet, bisanya melet lidah plng XD
      kalau di dunia ff sih mdh

      • HaHA soalnya Sunny yang paling ngotot ngjar2 orang yang disukainya, jadi bisa aja Sunny saking dprsinya gitu thor. ^^
        Iya rada sbal ama Taeng klo sudah cuekin Fany, di FF apa pun n siapa pun authornya entah knapa klo Taeng nyuekin Fany kesannya sinis, dingin, n tega gitu. Knapa bisa sama gitu ya feelnya, padahal authornya beda2, apa mang gitu kesan Taeng di mata para fans, atau tpatnya penulis FF SoShi ya. XD
        Klo Fany nyuekin Taeng c rasanya biasa aja, kayak cewek2 ngambek biasa aja gitu, jadi gak segreget klo ama Taeng. ^^

      • haha soalnya taeng memang tipe yg memendam sih, agak tertutup
        chpt berikutnya ada lg sunny yg ngejar2 soo XD

      • phe pie said:

        OK ditunggu SooSun-nya lagi thor. Jarang2 lihat Sunny yang ngjar2 Soo. Biasanya Soo yang ngjar2 Sunny. Bgitu pula YulSic. Biasanya Yul trus yang ngjar2 Sica. Oh, yang paling pnting YoonHyun momentnya thor dibanyakin gitu. XD

  17. eeehk ko skrg kebalik pasanganya (gubrak)
    Tpi seru lanjut thor 😀

  18. duh knpa jdi terbalik nii cintanya mereka,,,,aha aq tw pasti biar 1 sma penolakanya.hehehe #sotoy
    Semangat ah,,,seru ceritanya.

  19. taengppany said:

    Ini siklusnya muter balik gini, jadi kapan nih pada dpt pasangannya??kalau ternyata siklusnya balik lagi k awal, ni cerita lama tamatnya deh

  20. aissss knpa yuri cuek ma sica…
    btwe author hbt euy alur crtanya ga kpikiran….
    daebakkkk ^^

  21. Ciuz neh? Ckrg kbalik?? Hadehh…

  22. Duh…ketinggalan byk nih, mianhae thor aku langsung komen di part ini aja ya 🙂

    Keren thor bisa bikin ff yg ceritanya kayak gini, jd gregetan bacanya hehe
    Lagu Genie bikin perasaan mereka kebalik tp jd makin seru bacanya 😀
    Yg tadinya nyuekin malah jd cari perhatian mulu hahaha…

  23. kog critanya jadi begini un?
    Berputar-putar.
    Tp tetep bagus kog.
    Kuharap chapterx gak terlalu panjang un.

    Sebnarx aq uda ngikutin dr chapter pertama tp maaf baru review.
    Kuma imnida.salam kenal

  24. wah , rajinnya udh post lg :p
    jadi beda alur ni ,
    itu lagu genie ajib banget , tar gw coba deh *facepalm
    kira” bakal ada taengsic ga yo . wkwkwk

  25. andro_sone said:

    wah makin seru nih… daebak thor

  26. drama.jadi kebalikan.fany pasti terluka bgt.ditolak mentah2 sama taeng.

  27. aiyaaa kok jadi kebalik-balik gini.
    jgn blg ntar yuri suka yoong tapi yoong suka hyunnie eeh hyunnie malah suka ppany?
    ikutan kebalik kayak pasangan kencan makan pizza itu? -_-

  28. kyknya critanya rumit nih??
    meluncur ke chapter sblmnya.

    oh ya saya new reader thor.
    anyeoonnggg!!!
    *bow

  29. shriefanytastics said:

    cuma brp hr q gk maen ke wp nie,dah smpe chap 5 z nie..
    5p ea thor langsung komen dicni:)
    jd kebalik ckrg ppany dah baek ma taeng,ei mlah taeng nya yg cuek,kan kacian ppany:(

  30. Dasar unnir unnir ini -__-” sekarang jadi kebalikannya dah -_- gemes gua ama taeny >.< Lanjut lah

  31. Yeahhh baikan deh…. tapi kok malah ada konflik baru….

    makin penasaran ajah…..

    thor bsa minta pw locksmith 7 n seangil chuka hamnida sunny

    kirim via twitter @Siska_sone atau e-mail Chikasone10@gmail.com

  32. Kimtaeyeoung said:

    Author bener2 g bisa ketebak niat ceritanya mau kyk gimana..
    Disaat tang semangat ke pany,pany masih bertahan ke seo dan skrg pany ke taeng,tang ke sun.,.dan lain2 jadi terbalik..bener2 entar gimana endingny..
    Tapi q harap sih ada yg jadi..

  33. Annyeong,,,,,hhhaaa???*cengo
    Knapa ini blikannya ,,,hhaaahaa
    Aku suka lihat kblikannya skrang ,wkwkwk
    Apa lgi taeyeon,,knpa dia? Apa udh mlai suka ma Sunny,??
    Lalu ,udah gni gmna akhirnya??
    Mkin penasaran,d tunggu lanjutannya thor,,,,
    Fightaeng^^

  34. Krystalized said:

    Kenapa jadi kebalik gini -_- ayo kembalikan Taeng yg ngejar2 ppani, please taeng jngn gitu ke ppani, ntar lo kehilangan ppani loh

  35. sica jung said:

    kok kebalik sih thor???
    ahh pusing
    lanjut thor

  36. yah setelah nyanyiin lgu genie,kyaknya pda jdi kebalikan nih,n gmna ni ya akhirnya,buat tmbah skit hti ni smuanya..
    He..he..
    Dtnggu part slnjutnya..
    N gomawo..

  37. woahh… beneran jadi kebalik, yg dikejar jdi yg mengejar…
    tapi tetap bertepuk sebelah tangan semua….. kasian….

  38. jjangsoshi said:

    pagi thor, uuh… akhirnya aku bisa nemuin ff cinta segi9, ceritanya sama seperti yg pernah aku bayangin dulu (gak sama persis sih), kalo aku urutannya mulai dari tae > fany > yul > sica > yoong > seo > hyo > soo > sun > tae … karena aku gak bisa nulis, jadi semua itu cuma ada dalam bayanganku aja, makanya aku senang banget waktu pertama liat cerita ini, mudah2an happy ending ^^
    *sebelumnya maaf thor, aku langsung komen di sini, di tunggu chap selanjutnya…
    soshi jjang, author hwaiting ! -_-

  39. mrz_love_taeny said:

    author aku koment disini aja ya
    hehehe
    ehm awalnya klo dr gambar itu mreka sukanya searah jarum jam n skarang berlawanan jarum jam setelah nyanyiin lagu genie
    kekeke
    klo kyk gini kapan ketemunya thor xp
    authornya daebak dah bs bikin cinta segi 9 ini klo gini lama2 mreka gk bakal ada yg nyatu nih klo gk gitu pairingnya bener2 beda dr yg udh disebutin di chap ini n sebelumnya
    kekeke
    tp thor berharap bgt mreka kembali k pairing masing2 taeny yulsic yoonhyun soosun
    ehhh btw tae ma yuri enak bgt ya apalagi si yae dicium soosun klo yuri ada gk enaknya wkt abis nyium sica dia ditampol
    kekeke

  40. taenyshidae said:

    wah ceritanya kebalik gara2 nyanyi lagu genie..
    dampak lagu genie daebak.. wkwkwkwkk XD
    lanjutkan thor ^^

  41. waaaa….. keren keren ribet jadinya, hahahaaaaaa…..
    ngga ketebak deh gimana selanjutnya

  42. Zuiver_Begrippen said:

    hoooaaaa………
    bagaimana akhirnya jadi penasaran terus nih,
    gk sabar nunggu kelanjutannya

  43. Weiss jadi berbalik gini? Haha 😀 hwaiting ya,thor~ mau lanjut ke chap 6 hehe 😀

  44. Melianatamara said:

    Huaaaaaa cerita cinta yg rumit

  45. yahhh… kenapa jadii pada kebalikk gitu T.T
    jadii tambahh rumitt ini mahh -,-

  46. lee deyeon said:

    Loooh kok jadi kbalik gni???
    Huhu Taetae dngin amat lah..
    Sica dnger tuh kata yuri jngan smpek maen tdur2an, hahaha..

  47. ehhh? kok jadi kebalik2 gini?
    pada ketuker atau gmana yakk?
    bakal makin muter2 nihh, hahaha

  48. Ahahaha, chapter 5 ini, seru 😀
    Gemesin 😀
    Nah loh unnie-unnie ku sekalian. Jadi kebalikkan semua perasaannya kan :p Hayolah tuh, makin ribet lah 😀
    Ahahahaha 😀
    Lanjut chapter ah, serunyaaaaaaaa 😀

Comments from Sone

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: