~Thank you for your comments~

A/N : Plotnya maju mundur 😀
enjoy~

Sunny menatap yeoja yang menghampiri tempat tidurnya itu dengan tatapan hampa. Matanya masih tetap memandang Sunny dengan sorot yang amat lembut. Sorot yang berbalut kasih sayang.
“Sunny,” bisiknya sambil duduk di kursi di samping tempat tidur. Tangannya meraih jari-jemari Sunny dan meremasnya dengan lembut. “Dokter bilang, lusa kamu sudah boleh pulang.”
Untuk pertama kalinya Sunny merasa jantungnya berdebar aneh. Genggaman tangan yeoja itu terasa berbeda. Terasa hangat dan nyaman.
Sudah 2 hari ini yeoja itu selalu datang menjenguknya. Sunny tidak dapat menahan rasa penasarannya lagi.
“Hei… sebenarnya kamu ini siapa?”
Mulut Sooyoung sudah terbuka, tapi cepat-cepat ditutupnya lagi. Dia sudah dapat menerima kalau Sunny kehilangan ingatannya. Dia tidak mau menunjukkan wajah terlukanya di depan Sunny.
Melihat reaksi Sooyoung, Sunny merasa bersalah, “Mianhae… aku benar-benar tidak ingat.”
“Ah, bukan salah kamu Sunny.”
“Jadi, apa kita pernah dekat?”
“Bukan cuma dekat, Sunny,” Sooyoung tersenyum. “Aku adalah belahan jiwamu, bayanganmu, helaan nafasmu… aku adalah segala-galanya yang kamu miliki.”
Sunny tertegun, sama sekali tidak menduga jawaban seperti itu, “Apa ini berarti kita saling mencintai?” tanya Sunny setengah tidak yakin.
Belum ada sepotong ingatan pun yang kembali ke dalam kepalanya. Semuanya terasa kacau. Dan dia masih dijerat perasaan bingung yang tak mampu diuraikannya.
Terutama mimpinya. Mengapa semua seperti lenyap dari ingatannya? Mengapa seperti ada kabut tebal yang menyelubungi area memori di otaknya?
Dia bahkan tidak benar-benar bisa mengingat Appa dan Ummanya dan hanya bisa meminta maaf karena telah melupakan mereka.
Sooyoung menatap mata Sunny dalam-dalam, “Boleh aku menciummu? Nanti kau pasti akan segera ingat.”
Sebelum Sunny sempat menolak, Sooyoung sudah mendekat, memiringkan kepalanya dan mencium bibir Sunny.
Tapi ekspresi Sunny tetap datar saja. Sooyoung merasa kecewa karena reaksi gadis itu tidak seperti yang diharapkannya.
Tapi Sooyoung tidak akan putus asa. Dia yakin tidak lama lagi Sunny pasti akan ingat kembali.
_________________________________________________________________________________________________________

Belakangan ini Sooyoung jadi sering ketiduran di kelas. Tampaknya dia masih belum terbiasa bangun lebih pagi. Karena itu dia ketinggalan mencatat.
Jam istirahat.
“Jessica, aku pinjam catatannya ya?”
Sooyoung sudah langsung mengambil buku milik Jessica dan membukanya. Saat sedang membolak-balik halaman, dia menemukan sebuah foto. Foto Jessica.

“Hmm?”
Sooyoung mengambil foto itu dan membandingkannya dengan Jessica di sebelahnya.
“Kok lain sih?”
“Ah, lain apanya,” paras Jessica memerah meredam malu. “Cuma rambutku sedang digerai, jelek!”
“Eh? Menurutku kamu malah lebih cantik dengan rambut tergerai kok.”
“Sungguh?” mata Jessica berbinar mendengar pujian itu. Dan sejak itu pula Jessica jadi lebih suka menggeraikan rambutnya.
“Ne, kamu cantik sekali di dalam foto, jadi pangling.”
Sunny menoleh sekejap. Dan melihat paras Sooyoung saat itu, entah mengapa, rasanya dia ingin menjerit. Ingin membanting bukunya. Ingin menangis.
Dipalingkannya wajahnya ke kaca jendela. Di luar sana, di kejauhan, iklan seorang yeoja sedang tersenyum dengan latar belakang penuh warna seperti sedang menertawakan kesedihannya. Mengapa mesti sedih?
“Boleh kuambil?” tanya Sooyoung tiba-tiba.
“Buat apa?” sergah Jessica kaget.
“Disimpan, soalnya bagus sih.”
“Ah,” Jessica menunduk malu. “Foto jelek begitu…”
“Kamu terlalu merendah.”
Sunny juga menunduk. Tapi dengan hati hancur.
“Boleh ya?” tanpa menunggu jawaban, Sooyoung mengambil foto itu. Sengaja dia menoleh ke arah Sunny. Tapi gadis itu sedang sibuk mencatat. Pasti dia tidak mendengar apa-apa!
Sekali lagi Sooyoung melempar foto Jessica ke lantai. Berusaha seolah tidak sengaja foto itu terlepas dari genggamannya.
Kali ini foto Jessica jatuh di dekat kaki Sunny. Dan kali ini dia melihatnya!
Sooyoung memungut foto itu. Dan Sunny memalingkan wajahnya kembali ke bukunya dengan acuh tak acuh.
Lalu Sooyoung kembali pada catatan Jessica.
“Tadi nulisnya buru-buru, soalnya aku ketiduran juga,” kata Jessica yang tidak mengerti apa yang terjadi. “Jadi tulisannya berantakan begini. Biar aku catat ulang lagi buat kamu ya?”
“Sungguh?” kali ini Sooyoung benar-benar kaget. “Kamu kok baik sekali sih, Jes?”
“Ah, kamu juga baik kok,” Jessica tersenyum malu. Matanya berbinar. parasnya sumringah. Padahal sebenarnya dia sendiri juga malas, tapi demi Sooyoung, dia rela melakukannya.
“Tapi catatanku masih banyak yang kurang, aku pinjam catatan Sunny dulu ya.”
Tanpa perasaan bersalah, Jessica mendekati tempat duduk Sunny.
“Sunny ah~”
Sama sekali tidak menyadari air muka Sunny yang langsung berubah ketika melihatnya.
“Itu, ngg… boleh gak aku pinjam catatanmu hari ini? Tadi aku ketinggalan mencatat gara-gara ketiduran…” Jessica tersenyum polos.
“Nggak lengkap,” tukas Sunny dingin.
“Nggak apa, nanti kita saling melengkapi.”
“Nggak usah deh, banyak yang kurang.”
“Sama, aku juga, tapi gak apa-apa daripada gak ada.”
“Nih,” kata Sunny akhirnya, berusaha menyembunyikan kecemburuan yang membakar dadanya.
“Gomawo, ah tenang saja, aku gak bakal pinjamkan bukumu ke Sooyoung kok. Setelah selesai mencatat pasti akan langsung kukembalikan. Sooyoung bisa pinjam bukuku.”
Dan kamu yang akan mendapat kreditnya? Pikir Sunny bertambah panas.
Dia tahu Jessica tidak salah. Tapi tidakkah dia sadar kalau perbuatannya itu membuatnya cemburu?
Sunny benar-benar tidak tahan lagi.
Dia langsung bangun dari tempat duduknya dan tanpa berkata apa-apa lagi dia meninggalkan Jessica.
Jessica yang polos sama sekali tidak menyadari.
“Eh apa? Apa aku membuatnya tersinggung ya?”
“Lagi haid kali,” sahut Sooyoung acuh tak acuh.
Tapi kan kubilang aku akan langsung mengembalikannya setelah aku selesai. Kenapa dia malah marah?
Pada akhirnya dia tetap tidak mengerti.

……………………………………..

Siang itu, jam pelajaran sejarah.
Songsaengnim meminta murid-murid untuk berkelompok masing-masing dua orang.
“Sooyoung, kita sekelompok ya?”
“Ne, akh”
“Kenapa?”
“Aku lupa bawa alat tulis, ketinggalan di rumah.”
Jessica mengambil sebuah pulpen di kotak pensilnya dan memberinya ke Sooyoung.
“Gomawo.”
Jessica mulai membolak-balik buku teks. Dia membaca beberapa baris kalimat.
“Jadi mau mulai merangkum dari mana dulu Sooyoung?” panggil Jessica, tapi Sooyoung seperti tidak mendengarnya.
“Sooyoung?”
Dan ketika Jessica mengikuti arah pandang Sooyoung, dia melihat Sunny sedang berdiskusi dengan akrabnya bersama seorang namja.
Jessica melihat tangan Sooyoung yang sedang memegang pulpennya gemetar dengan hebat kemudian-
Prak!
Pulpennya patah jadi dua.
Jessica melotot kaget, lalu memandang Sooyoung tidak percaya.
Sudah dipinjamkan kok malah dirusak?
Dia sudah hampir marah, tapi yang lebih terkejut lagi dia melihat api di mata Sooyoung.
Kenapa? Batin Jessica.
Ketika Jessica menanyakannya.
“Jangan sebut-sebut nama dia lagi!”
Jessica kaget, tidak menduga jawaban ketus seperti itu.
“Kenapa kamu begitu membenci Sunny, Sooyoung?”
Sooyoung hanya menghela nafas.
Aku tidak membencinya, justru aku mencintainya… mungkin malah terlalu mencintainya sampai-sampai aku terbakar cemburu, batin Sooyoung.
“Mianhae soal pulpennya, nanti pasti kuganti…”
Bukan soal itu yang Jessica permasalahkan.
Sebenarnya ada apa? Apa yang terjadi pada mereka? Kenapa kelihatannya Sooyoung marah sekali sewaktu dia menyebut nama Sunny?
Mereka seperti pura-pura tidak saling peduli, tapi Jessica sering memergoki mereka diam-diam curi-curi pandang.
Apa mereka dulunya sahabat baik dan sekarang mereka bertengkar?
Kemudian Jessica bertekad. Dia akan mendekatkan Sunny dengan Sooyoung.
Bagaimanapun mereka harus kembali bersahabat. Tidak baik bertengkar seperti ini.
Sama sekali tidak terlintas dalam diri Jessica bahwa kelak dia akan menyesali ini.
_________________________________________________________________________________________________________

Jadi dimulailah strategi Jessica untuk mendekatkan mereka kembali.
Saat mendapat tugas kelompok lagi, dia sengaja memasukkan nama mereka berdua ke dalam grupnya. Dia sengaja tutup mulut sampai hari H nya.

Dan pada hari H, kelas mereka mengadakan inspeksi ke museum.
Saat di dalam mobil yang menuju kesana.
Sooyoung masih marah karena cemburu. Sunny juga sama. Sehingga mereka lebih memilih diam. Meninggalkan Jessica yang berada di tengah-tengah mereka berdua dengan suasana canggung.
Jessica berusaha bertahan, tekadnya untuk mendekatkan mereka tidak berubah.
Tapi sampai disana Jessica malah lupa tujuannya semula. Dia malah mengobrol-ngobrol sama Sooyoung, meninggalkan Sunny sendiri. Padahal Sunny juga anggota kelompoknya.
Sunny yang merasa terkucil memilih untuk menjauh meninggalkan mereka berdua dalam dunianya sendiri.
Justru dengan absennya Sunny, obrolan mereka malah jadi tambah panjang. Makin seru. Mereka seperti benar-benar lupa dengan hadirnya anggota ketiga.

**

“Sudah lengkap semua, Sunny?”
Seperti biasa, wali kelas mereka selalu menganggap Sunny yang ketua kelas sebagai wakil dirinya. Yang bisa disuruh-suruh melakukan tugas yang seharusnya dilakukannya sendiri. Misalnya saja, menghitung jumlah murid seperti ini.
“Kurang dua, Bu,” tentu saja Sunny tahu sekali siapa yang belum muncul.
“Dimana mereka?”
“Masih di atas.”
“Panggil!”
Dengan kesal Sunny masuk kembali ke dalam gedung. Dan menemui Sooyoung serta Jessica masih berdiri di depan sebuah patung. Jessica sedang mengaitkan tangannya pada lengan Sooyoung.
“Sudah dipanggil sama Songsaengnim,” desis Sunny jengkel.
Mereka yang telat, kenapa dia yang kena batunya?
“Oh, gara-gara keasyikan melihat, jadi lupa waktu. Pantas sudah sepi, yuk,” Jessica menggandeng Sooyoung.
Akhirnya mereka bertiga keluar. Saat sudah mau naik mobil untuk pulang, ternyata mobilnya gak muat.
“Gimana nih?” tanya teman sekelasnya.
“Ya, mau ikut di mobil mana lagi?”
“Biar aku pulang sendiri!” Sunny sudah bergerak untuk turun, tapi Jessica mencegahnya.
“Jangan!” sergahnya khawatir. “Masa kamu mau pulang sendiri malam-malam begini?”
“Biar!” Sunny merasa hatinya hampa. Rasanya seperti hidup seorang diri di dunia ini. Tak ada teman. Tak ada yang membelanya. Tak ada…
“Aku ikut!” Jessica memutuskan untuk turun dari mobil menemani Sunny. Karena dia tidak sampai hati membiarkan temannya pulang sendiri. Tapi sambutan Sunny benar-benar tidak dapat dipahaminya. Mengapa dia malah marah?
“Nggak usah!” bentak Sunny antara sedih dan kesal. Mengapa hanya Jessica yang ingin menolongnya? Mengapa… justru Jessica?
Saat itu sebenarnya Sooyoung sudah bergerak untuk turun dari mobil, tapi seorang namja mendahuluinya.
“Kalian naik deh,” katanya sambil melompat turun dari jip.
“Huuuuuu!!” teman-temannya menyoraki dari dalam mobil.
Namja itu membungkukkan badannya menerima aplaus dari teman-temannya.
“Sok keren!!” sorak salah seorang namja dengan bersemangat. Sama sekali tidak menyadari Sooyoung yang mulai merasa muak mendengarnya.
_________________________________________________________________________________________________________

Jam istirahat.
Sooyoung memandang dengan perut lapar, teman-temannya yang sedang makan.
Uang tabungannya sudah habis, jadi dia sudah tidak bisa jajan lagi.
Meski sampai sekarang hubungannya dengan Sunny masih belum membaik, tapi dia tidak menyesal sudah pindah ke sekolah ini.
“Sooyoung, kamu gak makan?”
“Uang jajanku gak cukup buat jajan.”
“Eh? Kenapa?”
“Soalnya hanya cukup buat ongkos pulang pergi sekolah.”
“Memangnya kamu tidak diberi ongkos lebih?”
“……ya begitulah…”
Jessica membuka kotak bekalnya, “Kamu mau? Tapi aku hanya punya sandwich.”
“Serius?! Kamu mau bagi aku?!”
“Ya, kalau kamu gak keberatan.”
“Pabo! Justru aku yang harusnya bilang begitu tahu! Ah gomawo Jes!”
Sooyoung mencomot satu potong sandwich dari bekal milik Jessica dan memakannya dengan lahap.
“Ah, makan benar-benar enak… rasanya aku jadi mengerti rasanya orang puasa…” ucap Sooyoung dengan penuh rasa syukur.
“Haha, kamu lucu Sooyoung.”
Kebetulan Sunny melihat keduanya.
Sunny tidak tahu alasan sebenarnya Sooyoung tidak bisa jajan. Dan hatinya sudah terlanjur tersakiti lagi.

*~To Be Continued~*

Advertisements

Comments on: "We Were Meant to Be Together (Chapter 4)" (74)

  1. sica jung said:

    ahhhhhh
    sica baik deh
    tpi dia gk tau soosun saling mencintai
    thor yul kapan munculnya?biar sica ma yul aja deh
    lanjut thor

  2. MeLLocksmitH said:

    Hmm..
    Aq bingung ama posisi’a sica d sni,, sbnr’a dy jdi org k 3 psangan soosun, atw jstru jdi pmersatu soosun ya?

    See u next chap..
    Caaww.. 😉

  3. Sica polos banget 😀 Dia sampe g menyadari kalo sunny cemburu karena dia 😆
    Sun cepatlah baikan ama soo, kalo nggak, nanti bakal diambil sica lho 😀

  4. soo cemburu lagi sama namja.. XD
    soo dibuat keren donk thorrr.. biar keliatan gentlemen gitu, hahahha.. lanjuuutt..

  5. wah..Sica polos & baik banget thor..jadi engga tega ngebayangin dia entar sakit hati gara2 soosun..u,u namja itu jangan2 yg di liat sunny di rumah sakit pas di chapter kemarin yah..?!

  6. phe pie said:

    Wah jarang2 nemuin FF SoShi dimana Sica jadi kalem n melakolis gini.
    “Kamu kok baik sekali sih, Jes?”
    “Ah, kamu juga baik kok,”
    Sumpah ya thor, krawa ngakak aku di bagian itu. Konyol bangt ngegombalnya. Abis itu ditambah lagi Soo yang bilang Sunny lagi haid lagi. XD
    Kayaknya chapter ini penuh dengan kata2 gombal SOoSica n kecemburuan Sunny.
    Itu bus pas datang kok bisa muat, pas pulang gak muat. Gimana critanya coba? XD
    Sica baik bangt ya, jadi kasihan ama dia juga >.<
    Ampun d SooSun padahal sama2 bisa mlihat dngan jlas kcmburuan satu sama lain, tapi kok gak nyadar ya? Harusnya Soo sadar tuh klo sring lihat Sunny marah gaea2 SooSica moment, itu kan brarti Sunny cemburu n cinta ama Soo. Klo udah nyadar, baikan napa? Nyiksa SucSica trus kan jadinya.
    BTW, di comment chaptr sblumnya kan aku prnah bilang klo Soo pantas biat dapat balasan karna sudah nyakitin SunSica, kataknya balasannya itu sudah ditrima d dngan amnesianya Sunny. Yapi aku mlah jjadi kasihan ama SooSun klo gitu juga caranya thor. *halah reader galau* ^.^

    • kalau sdh cinta, sifat bisa berubah wkwkwk
      kedengarannya gombal ya? ahaha pdhal niatnya SooSica gak gitu, gombal yg murni tdk disengaja XD
      bkn bis, tp pakai mobil tmn sekelas (soalnya mereka pulangnya paling belakangan sih, jd mobil yg lain udh pulang duluan)
      sepertinya pd akhirnya mereka pd kena balasan (karma deh)

      • Wah ini baru bisa balas comment lagi. Smuanya bakalan kna karma? Kan Sica gak brsalah, malah brmaksud baik lagi, masa kna karma?
        BTW gara2 nonton PV baru mrka aku jadi kpikiran ini FF dibuat SunSica aja. Coz di PV baru itu SunSica lengket trus. Jadi kpikiran lucu aja klo ini couple baru jadian. XD
        Hehe tapi jangan d kasihan Soo sudah habis waktu n puasa masa gak dapat Sunny-nya.^^
        Oh iya, di PV baru kasihan si Taeng sndirian di pojokan bikin sketsa member lain. Tapi snang aku karna ada YoonHyun-nya yang dance bareng. Skalian lanjutan comment buat chaptr sblumnya, iya Seo mang tipe pemaaf skali.

      • kalau soal Sica aku gak tau bener kena karma gak
        haha makanya disini kuberi sedikit moment SunSica, walau Sunnynya jutek 😛 (akhir2 ini lg nyoba eksperimen pairing2 yg beda^^)
        jinja? aku lg gak bisa nonton video gara2 koneksi internetnya jelek

      • Lho errornya dari pagi thor? Kan kluarnya tadi pagi kam 6 thor. XD.
        Iya Taeng kayak kesepian gitu. Aku kira dia lagi bikin sketsa Fany, trnyata smua member. Iya sunSica-nya lengket bangt thor. Eh YoonHyun bukan dance ala ballroom lho, tapi dance modern gitu. Katanya c itu opening buat title track album barunya. Klo buat PV title track itu aku tahunya c kluar tanggal 26.
        Wih hari ini ada banyak confirmed news n rumour baru yang kluar. Akhirnya GG back from hiatus. XD
        Iya SunSica lengket bangt disitu. Sunny jadi kayak namjachingunya Sica di situ. Sica pakai malu2 lagi pundaknya dipgang ama Sunny.^^

      • salah laptopnya jg sih (kayaknya rusak koneksinya (habis sering tiba2 keputus sendiri internetnya)
        kalau bikin sketsa Fany saja nanti terlalu obvious, lol (memangnya Taengoo bisa gambar?)
        jd pingin liat YoonHyunnya
        ngebayangin SunSicanya lucu^^

      • HaHA YoonHyun-nya gak mesra2 amat kok. Cuma dance kayak pas latihan aja. Tarng c setahu aku gak bisa hambar, paling gambar rumah jamur yang kayak di acara MTV khusus SoShi waktu itu. Gambar bunga aja dibilang telur ceplok ama Soo. XD
        Iya ya klo Fany aja bisa2 bukan lagunya tar yang dibicarakan ama netizens, tapi TaeNy moment-nya. XD
        SunSica-nya disitu mang top couple. klo Seo aja ganti dari Yuri ke Yoong, SunSica berdua trus sampai akhir. Malah ada yar yang Sica gandeng tangannya Sunny. XD
        PS: YoonHyun yang offficial couple from royal family aja gak semesra SunSica tuh kayaknya.^^

      • haha dari dulu kan SunSica memang pairing yg suka saling mencium, jd gak heran XD
        pingin deh ada adegan kiss lg (kebanyakan pura2 sih, tp di pipi aja jg cukup)
        skrng snsd jarang ngasih fanservice 😦

      • Klo fansrvice buat fans biasa kayak bikin love pakai tangan, flying kiss, atau wink gitu c masih sring kok, apaaagi pas konser. Tapi klo yang dimaksud ama author di sini fanservice buat delusional fans yang suka ama pairing2 SoShi yah mang sudah agak jarang, apalagi YulSic. Palingan TaeNy tuh yang ttap mesum msra2an gak tahu waktu n tmpat. XD
        Waktu itu ada yang buat compilation TaeNy moment buat seminggu aja sampai 15 mnitan videonya. Aku rasa TaeNy moment bisa banyak bgitu karna ada proyek TTS yang mnyatukan mrka. Otomatis karna ini proyek sring tampil di TV banyak disorot juga. Pairing lain blum ada ksmpatan aja coz masih pada hiatus. Kita lihat tar pas mrka comeback tar kan banyak muncul di TV. Otomatis momnt2nya juga banyak.
        OOT sdikit: lagi galau abis baca FF YoonHyun yang galau pula. Sudah lama gak baca FF YoonHyun langsung ktmu yang galau gini. Miris bacanya aku >.<

      • ya, yg kumaksud itu fanservice pairing2 soshi, jd kangen >_<
        TaeNy itu mereka gak gitu jg udh pd disorakin para fans jd sekalian aja XD (TaeNy memang jjang ❤ mudah2an mereka bersama selamanya )
        harusnya ada yg teriak 'YulSic' kayak 'TaeNy' wkwkwk 🙂
        jelas, makanya Taeyeon bahagia sekali wktu proyek TTS X3
        dan membuat aku makin mencintai TaeNy, fufufu

        judulnya apa ff YoonHyun yg km baca?

      • Klo buat judul pastinya c aku lupa. Yang jlas ada kata misunderstanding (bnar gak ya?), regret, n love gitu lah. Aku c waktu itu browsing2 sambil ganti2 kata kunci jadi lokasi pastinya juga gak trlalu ingt. Apalagi itu one shoot n pakai Inggris. Klo mengenai critanya c itu tntang Yoong yang salah paham ama Seo. Karna frustasi jadinya Yoong kecewa n jadi dendam d ama Seo. Nah, Seo yang gak tahu apa2 gak tahu klo Yoong-nya lagi salah paham, jadinya kena getahnya (alias dijahat-jahatin ama Yoong). Trus, sprti biasalah sifatnya Seo yang penurut dan pasrahan, n tidak pendendam dia menerima aja sgala prlakuan Yoong T.T (yang tegaan n jahat skali klo mnurut aku —> huh, Yoong jadi raja tega d disini pokoknya) dngan brharap supaya Yoong segera sadar. Akhir crita c akhirnya smuanya jadi jernih masalahnya n Yoong sadar (tapi tlat), n Seo yang sudah “habis-habisan” kclakaan trus skarat n koma. Pas sadar dikira sudah lwat masa kririsnya, eh malah tinggalin psan trakhir buat Yoong. Abis itu Yoong yang sudah khilangan smangat hidup (tapi gak sampai bunuh diri kok karna sudah janji ama Seo) dicritakan menutup diri dari lehidupan luar n stiap hari (?) datang mengunjungi makam Seo. The End.
        Jalan critanya c kise, tapi karna gaya bahasa penulisnya (yang menyayat hati), endingnya yang tragis, n pairingnya YoonHyun (yang jarang bangt dapat genre crita dark bgini) jadinya miris bacanya (apalagi pas bagian si raja tega itu >.<). Yadi aku coba cari lagi tapi susah juga ktmunya coz sudah lupa keywordnya (n dalam hati juga gak tega buka crita itu lagi).
        BTW sudah nonton PV barunya?^^

      • hmm i see, memang dark itu ff
        haha blm

      • Author maukah berbaik hati nengecek emailnya yang Nodoka Saki (aku tahunya email itu aja) n berbaik hati memberikan komentarnya.^^ Itu FF YoonHyun yang aku ceritain, tapi aku critain ulang pakai Bahasa indonesia semampuku coz gak ktmu lagi FF aslinya. Memang tadinya aku bilang gak mau lihat lagi FF dark itu, tapi karna critanya sangat membekas, aku jadi pengen tahu aja gimana komentar orang lain terhadap FF ini, dan karna menurut aku author adalah orang yang tepat untuk bicarain pairing SoShi slama ini, jadi slamat author trmasuk yang terpilh. ^^
        Hmm, blum nonton? Must watch itu PV barunya. Sangat elegan, sederhana, tapi meninggalkan kesan yang mendalam. ^^

      • oh oke, makasih udh repot2^^
        iy, ini udh download, nanti mau nonton, hehe 😀

      • Gak prlu makasih thor. Kan aku sndiri yang mau repot. Kbtulan aja lagi ada waktu n blum sibuk. Lagian aku mau tahu aja gimana sudut pandang orang lain abis baca FF itu. Thx sblumnya n maaf bila merepotkan author.^^

      • Aku udh baca
        pantas, memang ceritanya sad ending, gara2 kebodohan Yoona
        aku suka kata2nya 😀

      • Iya tuh gara2 kebodohan Yoona. XD
        Itu sudah kuperhalus bahasanya. Bahasanya aslinya cukup ‘ekstrem’.
        Suka kata2 yang bagian mana?

      • banyak bagian yg kusuka, jd gak bisa disebut deh 😛
        aku sdh nonton videonya, SunSica memang yg paling mesra disitu, jarang2 nih moment pairing ini :3

      • Iya bagus tuh lagu barunya. HaHA klo aku pribadi c sukanya yang pas bagian Yoong bilang klo sangat sakit rasanya ditinggal ama orang yang dicintai, lbih sakit lagi gara2 prbuatannya sndiri, n rasanya blum cukup sakitnya ditambah gara2 gak blum bisa brtanggungjawab atas prbuatannya. Yang kdua pas Seo yang it’s OK even it hurts. Trakhir yang pas bagian nappeun yeoja (?) itu. Sumpah dmi apa baca yang nappeun yeoja itu brbkas bangt di ingatan saya. Seo dikatain nappeun yeoja? Ckckck bnar2 gila waktu itu kamu Yoong.

  7. taengppany said:

    ribet ribet ribet emang nih kalau sama sama egois ga akan kelar kelar masalahnya terus aja berantem

    sooyoung kalau nyobain puasa kayanya dia bakalan terkapar seharian di kamar deh, lucu bayanginnya

  8. dasar sica, udh bertekad mau nyatuin soosun. malah sibuk ama sooyoung aja. kasian kan sunny jdi obat nyamuk doang XD

  9. disini malah aku jadi kasian banget ama sica,
    hiks…
    nggak sabar lagi nunggu chap depan…!!! 😀
    tapi disisi lain lucu juga sih ngeliat soosun cemburu-cemburuan geje..
    unnie jjang!!!

  10. Hahaha,thorr ntar part part selanjutnya tambahin yuri nya dong ._.VV kasian banget kalo sica ntar gak dapet pasangan pas soosun udh baikan.Apalagi sica disini perannya tuh polos banget -,- jujur, di FF ini klo ngebayangin muka sica pas ngeliat soosun baikan lagi rasanya gak tega banget *readerbanyakmaunya* eheheh,maap thor kalo banyak ngomong 🙂

  11. wah puas bacanya chapter ini thor….!!!

    panjang. hahaha

    btw knp sunny jd lupa ingatan thor?

    penasaran nih…

  12. Miss New New said:

    Sunny pasti gak semontok dan selincah dulu gara2 makan ati tiap ari sama Sooyoung
    Ck ck

    Btw, gara2 sekarang aku lagi ngikutin 3-4 ff soosun(baik yg mandeg maupun yg in progress)

    Aku jadi gak mudeng pas mampir ke sini
    Ketuker2 sama cerita ff yg lain hahaha

    • komentar yg lucu wkwkwk
      suruh Sunny mkn atinya Sooyoung aja XD
      aku jg pingin baca ff soosun, bisa recomendasiin gak tuh ff?^^

  13. em em em….
    alurnya maju mundur ni menurutku yang bikin seru..
    jadi makin penasaran ada apa dibalik sebenarnya.
    eh author, aku juga bikin ff soosun, jadi aku belajar banyak nih ama kamu. hahaha..
    keren keren keren 😀
    btw, ntar ada yuri ga sih, kan kasian juga sica ditinggal berdua ma soosun,
    ato emang sengaja ga ada biar cerita disini sica jadi feel so sorrow..
    soalnya dia mah cuma dibuat cemburu-cemburuan ama soo.
    ah, daripada banyak nanya mending nunggu chap selanjutnya aja dah.. 😛

  14. Hahaha soosun..! Kenapa kisah nya jadi bikin gregetan..
    Omo sica kenapa kamu baekk, banget ke soo, suuny bunny jadi cemburu kan!
    Haha *apadeh

  15. walah sica gimana sih….katanya mau bikin soosun baekan tp malah mendominasi soo lg 😛
    penasaran ama namja yg deket ama sunny itu??

    ditunggu lanjutannya…
    fighting

  16. aduh ini dua yeoja bikin pusing aja .-. tinggal balikan lagi napa

    susah amat yaahh gemes bacanya hahahaha

    lanjutt mbak author fighting!

  17. andro_sone said:

    wah ada yg terbakar cemburu nich… hehehe… thor semangat ya lanjutin partnya

  18. baru kali ini lihat orang sama-sama suka tapi berantem sampe segitunya.. Sica polos amet ya, karena masih SMP kali ya hehehe

    menarik, pengen cepet tahu apa yang akan terjadi..

    namjanya itu sapa sih? sungmin? hahaha

    lanjut terus mbak monik ^^

  19. wew.. Ud lama gak main ksini..
    Masi pnasaran ada kjadian ama sblom sunny kcelakaan itu.. hehe
    Ditunggu lanjutannya 😀

  20. penasaran ama authornya
    sebenernya authornya itu masih sekolah apa uda kerja ya?
    bahasanya ringan tapi konfliknya bisa dibilang rumit buat karangan anak remaja
    penasaran authornya kelas berapa?
    kelas berapa thor?

  21. -.-” haduh si soo ga peks bget….thor kluarin fany dong buat sunny hehe 😀

  22. Meskipun suny ilang ingatan, tp sbnrnya msh cinta ma soo..

    Sprti ny sica ska sma soo ya thor?

    Ok. Dtnggu slnjtny. . Hehe 😀

  23. Eaaaaa,,,lgi” sunny ksel lihat SooSic,,tpi bneran lucu mreka,,hhaa*kenapa Jdi Lucu?#abaikan

    Next

  24. Jangan berantem terus,soo!! sun!!

  25. lee deyeon said:

    Syoo sneng amat lah buat Sunny cemburu..
    SooSun sama2 gengsi, ga ada yg mau mnta maap dluan..
    Tu Sica kasian amat lah cuma jdi plampiasan nya Syoo aja..

  26. Lee sun kyuu…jangan marah” ama sooyoung donk
    Seruuuuuu daebak thor

  27. hennyhilda said:

    Pertengkaran ciri khas ank remaja yg mementingkan ego sndr ky aq wkwkwkwkwk 😀
    jessica sbr y krn km sll dposisiin pihak ketiga #salahin authornya j sica hihihi 😉
    Semangat author
    ganbatte

  28. merka ga imut ah kalau musuh2an dan lama pula musuhannya :3 sbnernya kasian sica serasa sengaja dimamfaatkan younggi #beneran_pengen_jitak_uyoung :3 *peluk sunny bunny semoga ia tabah dan sabar menangani sooyoung :’3

  29. Keren deh konflik di sini 😀 Dasar SooSun unnie ABG labil XD wooooo XD

    Jadi takut di sini Sica unnie tersakiti lagi 😦
    Jangan yah un…….

Comments from Sone

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: