~Thank you for your comments~

Senyumnya. Tawanya. Tidak ada satu pun kegiatan Sunny yang lolos dari perhatiannya.
Mereka tidak lagi duduk sebangku, tapi Sooyoung selalu memperhatikan dari bangkunya kalau Sunny disuruh Songsaengnim maju untuk menulis di papan tulis. Selalu mendengarkan suaranya kalau Sunny sedang mendapat giliran membaca atau menyanyi di depan kelas.
Sebaliknya, entah karena dianya yang terlalu geer, tapi Sooyoung selalu merasa Sunny sedang mengawasinya.
Karena itu dia makin sering cari perhatian. Membuat dirinya menyolok di dalam kelas.

Tapi mereka tidak pernah berbaikan. Akhirnya sampai lulus SD pun mereka tidak saling bertegur sapa.
Dan Sunny menyesali itu karena dia harus pindah ke kota lain karena Lee Soo Man mendapat pekerjaan baru.
Hatinya tersayat. Tidak menyangka kalau mereka akan berpisah secepat ini. Sunny tidak bisa menentang, dia hanya bisa pasrah. Dia bahkan tidak bisa mengucapkan salam perpisahan ke Sooyoung…
Di SMPnya yang baru Sooyoung sangat kaget. Dia tidak menemukan Sunny di kelas 1-A, 1-B, tidak juga di kelas lainnya.
Dia baru mengetahui kepindahannya dari tetangga sebelah Sunny.
Sooyoung berjalan lunglai pulang ke rumah. Sunny sudah pindah sekolah yang baru, artinya dia tidak akan bisa melihat gadis itu di kelas lagi. Dia tidak akan bisa memergoki Sunny yang diam-diam mencuri pandang ke arahnya. Tidak akan bisa duduk sebangku dengannya. Tidak akan bisa lagi…
Sejak saat itu Sooyoung bagai kehilangan semangat. Baginya Sunny adalah pil energi hidupnya sekaligus mataharinya.
Tidak melihat Sunny di kelas rasanya hampa. Di kelas dia sering melamun, teringat kembali pertemuan pertamanya dengan Sunny, hari-hari yang mereka lalui bersama.
Sooyoung begitu kesepian sampai rasanya ingin menangis.
Karena itu saat hampir kenaikan kelas Sooyoung meminta pindah sekolah sama orang tuanya. Ke sekolah yang sama dengan Sunny.
Tentu saja pada awalnya ditentang.

Orang tua Sooyoung dulunya menginginkan anak laki-laki saat mengandung Sooyoung. Karena itu mereka kecewa begitu yang lahir ternyata perempuan.
Padahal mereka sudah membeli mainan dan juga baju-baju untuk anak laki-laki.

Jadinya mereka tidak memandang Sooyoung selama seminggu setelah kelahirannya. Dan terkadang memperlakukannya seperti anak lelaki.
Sooyoung sendiri bukannya tidak merasakan perbedaan perlakuan pada dirinya dan kakaknya, walaupun kedua orang tuanya sudah berusaha bersikap sewajarnya.
Dia bertekad agar suatu saat bisa membuat kedua orang tuanya mengakui keberadaannya.

“Edan! Jarak dari sini ke sekolah itu bisa dua jam!”
“Aku gak peduli, aku tetap mau sekolah disana.”
“Tapi berarti setiap hari kamu harus bolak-balik empat jam nak, dan berarti kamu harus bangun lebih pagi,” kata Ummanya khawatir.
“Tidak apa-apa, aku bisa tahan, pokoknya aku akan sekolah disana,” ujar Sooyoung mantap.
Appa Sooyoung memandang ke dalam mata Sooyoung, mencoba mengukur-ukur seberapa dalam kemantapan hati putrinya. Di dalamnya dia melihat kebulatan tekad yang tak tergoyahkan. Seakan Sooyoung akan tetap pergi ke sekolah itu meski dihadang oleh banjir atau badai sekalipun.
“Appa,” Umma Sooyoung berpaling pada suaminya berharap dia akan menghentikan Sooyoung.
“Biarkan saja kalau itu memang keputusannya. Tapi sebagai gantinya Appa tidak akan membayar tambahan ongkos perjalanan. Semua ongkosnya kamu tanggung dengan uang jajanmu sendiri.”
Berarti aku gak bisa jajan… batin Sooyoung sedih.
“Arasseo.”
“Sooyoung! Pikirkan baik-baik. Kenapa kamu mau sekolah di tempat sejauh itu? Apa kamu sudah tidak betah dengan sekolahmu sekarang?”
“Tidak ada alasan, aku cuma merasa akan lebih suka disana…”
Karena ada Sunny…
Diam-diam dia menambahkan dalam hati.
Dan Sooyoung menerima segala resiko itu. Akhirnya jerih payahnya terbayar lunas dan dia merasa sangat bersyukur telah mengambil keputusan itu.
______________________________________________________________________________________________________________

(masa sekarang)
Sunny merasa berada diawang-awang. Sekelilingnya gelap. Kepalanya terasa sakit. Terasa berdenyut-denyut lalu perlahan mereda.
Lalu ia melihat sekelebat bayangan seorang namja yang tidak dikenalnya.
Untuk suatu alasan yang tidak diketahuinya, kehadiran namja itu membuatnya merasa takut.
Rasa sakit di kepalanya kembali menderanya.
Kemudian segalanya ternodai warna merah. Merah seperti darah.
Darah… darahkah itu?
Rasa takut mulai menguasainya.
Tidak… tidak…
Betapapun dia ingin mengusir noda merah itu dalam benaknya. Warna merah itu terus kembali menghantuinya.
Sebuah cahaya menyilaukan pandangannya dan dia tersentak kembali ke alam nyata.
“!”
“Sudah sadar?” seorang yeoja berpakaian seperti perawat tersenyum ramah padanya.
Sunny menoleh dan menatap perawat itu tapi dia tidak mengucapkan sepatah kata pun.
“Biar kupanggil keluargamu, mereka sudah sangat cemas.”
Kemudian perawat itu berjalan keluar dari ruangan.
“Bapak Ibu, anaknya sudah sadar.”
Lee Soo Man dan Sooyoung yang mendengar berita itu langsung segera berdiri dari tempat duduknya.
“Benarkah suster?! Apa kami boleh menjenguknya?!” tanya Lee Soo Man.
“Ya, sudah.”
Mereka menangis terharu. Akhirnya Sunny sadar setelah lima hari tidak sadarkan diri.
Doanya telah terjawab. Tak lupa Sooyoung mengucapkan syukur.
Terima kasih Tuhan… Kau telah mendengarkan doaku…
______________________________________________________________________________________________________________

Tahun ajaran baru.
Saat menginjak kelas 2 SMP, begitu masuk ke kelasnya yang baru Sooyoung sudah langsung mencari Sunny.
Dia menemukan gadis itu sedang duduk di bangku kedua dari depan deretan paling kiri. Dia ingin sekali menyapanya, tapi rupanya dia masih gengsi. Padahal sudah setahun lebih tidak saling menyapa. Padahal rindunya sudah hampir tak tertahankan.
Sunny sendiri menatapnya seperti sedang melihat hantu.
Kalau Sooyoung lebih lama melihatnya, dan kalau saja dia lebih dewasa sedikit, dia akan bisa melihat mata Sunny basah berlinang air mata.
Padahal Sunny sangat mengharapkan Sooyoung menyapanya, tapi Sooyoung malah pura-pura tidak mengenalnya.
Dia tidak duduk di sebelah Sunny. Dia memilih tempat duduk dimana dia bisa memandang gadis itu sepuasnya.
Jadi pada akhirnya mereka tetap saling diam-diaman.
______________________________________________________________________________________________________________

Tiga hari setelah kepindahan Sooyoung.
Hubungan Sunny dan Sooyoung masih begitu-begitu saja.
Sama-sama cuek, tidak saling menyapa. Sama-sama dilanda gengsi.
Dan hari itu terjadi masalah baru.
Uang milik seorang teman sekelas hilang dicuri seseorang.
Karena itu siangnya wali kelas menyisakan waktu setengah jam untuk mengadakan sidang kelas.
Dan orang yang tertuduh sebagai pencurinya adalah… Jessica Jung.
“Jessica, apa benar kamu yang mengambilnya?”
“Bu-bukan… bukan aku…” Jessica menunduk, takut menatap wajah Songsaengnim yang sarat dengan tuduhan.
“Tapi saat jam pelajaran olahraga cuma kamu sendiri yang ada di kelas!” teriak salah seorang murid dengan kesal.
Memang Jessica absen dari pelajaran olahraga karena tidak enak badan.
“Pasti dia yang mengambilnya!”
“Ya! Siapa lagi kalau bukan Jessica?!”
“Pencuri!”
“Ayo ngaku!”
“Ngaku!”
“Jangan main sama dia lagi!”
“Cuekin dia!”
“Tapi… tapi… sungguh bukan aku yang mengambilnya,” tangis Jessica. “Aku benar-benar tidak tahu…”
Jessica merasa terpojok. Semuanya menuduhnya. Menudingnya sebagai pencuri. Padahal berapa jumlah uang yang hilang pun dia tidak tahu.
Dia merasa sendirian, seolah tidak ada siapa-siapa di dunia ini yang memihaknya.
“Mencuri itu tidak baik, Jessica,” kata songsaengnim. “Minta maaflah padanya, dan semua ini akan selesai.”
“Uh…..huuu…..”
Akhirnya Jessica menyerah, tidak ada seorangpun yang mempercayainya, bahkan songsaengnim yang dikiranya akan membelanya juga. Ketika dia sudah berjalan ke dekat anak itu untuk meminta maaf tiba-tiba.
BRAKKK!!
“DIAM KALIAN SEMUA!!”
Semua mata tertuju pada orang yang barusan menggebrak meja dan berteriak. Sooyoung.
Songsaengnim sampai kaget.
“Dari tadi aku diam saja dan mendengarkan tapi kalian semua hanya memaksakan kesimpulan kalian sendiri!!”
Sooyoung berpaling pada Jessica.
“Jessica!! Kenapa kamu harus minta maaf?! Kamu bilang bukan kamu yang mengambilnya kan?!”
“I…iya…”
“Kalau begitu angkat wajahmu dan katakan pada mereka semua kalau bukan kamu yang mengambilnya, lebih pede sedikit dong!”
Kemudian Sooyoung memandang teman-teman sekelasnya.
“Yah, kalian semua!! Dia sudah bilang bukan dia yang mengambilnya berarti memang bukan dia!! Pikirkan perasaannya dong!! Dituduh seperti itu!!”
“Tapi memang cuma Jessica yang paling mungkin mengambilnya.”
“Apa kamu punya BUKTI?!!” balas Sooyoung.
“!!”
“Kalian sudah menggeledahnya dan kalian tidak menemukan uangnya kan?! Hanya karena dia yang tidak ikut pelajaran olahraga bukan berarti dia yang mengambilnya!! Kalau tidak ada seorangpun dari kalian yang punya bukti bahwa dia yang melakukannya, jangan asal tuduh!!”
Kelas jadi terdiam. Tiba-tiba Sunny ikut berdiri dan menyuarakan pendapatnya.
“Benar!! Kalau kalian tidak punya bukti bahwa Jessica yang mengambilnya jangan seenaknya menuduh!!”
Sooyoung menunjuk anak yang kehilangan uang itu.
“Siapa tahu justru kamu sendiri yang menghilangkannya lalu sekarang kamu berlagak seolah-olah uangmu dicuri!”
“A-apa katamu?! Ngajak berantem?!”
Sooyoung membalas tatapan anak cowok itu tanpa rasa takut sedikitpun.
“Sudah sudah!” potong songsaengnim. “Sooyoung benar, kalau tidak ada bukti kamu tidak boleh sembarangan menuduh orang. Sidang ini kita tutup saja.”
Jessica menatap Sooyoung lalu Sunny bergantian. Dia merasa sangat bersyukur karena mereka berdua membelanya.
Sunny mendekati Jessica lalu memberikan tisu padanya.
“Kamsahamnida…” Jessica menyeka air matanya dengan tisu yang diberikan Sunny.
“Sudah, jangan dipikirkan lagi,” senyum Sunny sambil menepuk-nepuk pundaknya.
“Iya…”
Kemudian diam-diam Jessica kembali memandang Sooyoung, dia merasa sangat kagum dengan keberanian yeoja itu.
Dan sejak saat itu di dalam hatinya mulai muncul perasaan spesial pada Sooyoung.
Kebaikan Sunny juga membuat Jessica menyukainya, sehingga akhirnya mereka menjadi sahabat.

Keesokan harinya tanpa diminta atau disuruh, Jessica mulai mendekati Sooyoung. Dia memberanikan diri duduk di kursi sebelah Sooyoung. Tentu saja dengan maksud awal untuk berterima kasih. Tapi setelah itu mereka malah mengobrol panjang.
Sooyoung tidak sengaja memergoki Sunny sedang melihat ke arah mereka dengan tampang jengkel. Sebuah ide nakal terlintas di otaknya. Dia akan memakai kesempatan ini untuk membuat Sunny cemburu.
Dia sengaja merapatkan diri ke Jessica. Lalu tangannya merangkul bahu Jessica. Jessica sempat kaget dengan skinship yang tiba-tiba tapi kemudian dia malah ingin dipegang lebih lama.
“Jessica, ke kantin yuk?”
Jessica mengangguk senang. Lalu mereka berjalan pergi meninggalkan kelas.
Sooyoung cengar-cengir membayangkan Sunny yang merasa panas melihatnya bersama dengan Jessica.
Ah begini nikmatkah rasanya dicemburui?
Dan memang benar, mata Sunny terasa panas karena dia ingin menangis.
Rasanya sangat menyakitkan melihat Sooyoung bersama dengan yeoja lain.
Dan baru-baru ini dia baru sadar kalau perasaan ini bernama cinta.
Dia sudah mencintai Sooyoung sejak SD bahkan sebelum kata cinta itu berada dalam kamusnya.

*~To Be Continued~*

A/N : Mianhae kalau kurang panjang. Author masih sedang mengumpulkan ide 😀

Advertisements

Comments on: "We Were Meant to Be Together (Chapter 3)" (70)

  1. Annyong..

    Rada keder aku bacanya.. Hahahaaha. Tapi akhirnya ituuu seru, jadi ngebayangin,
    lanjutkan thor,
    ditunggu kelanjutanya:D

  2. cieeee semangat ya mbak author!

    berasa baca cimon deh hehehehehe

    asik bacanya! terus update ya mbak author 😀 fighting!

  3. keren thor hehehe soo so sweet yah ><
    btw,ajarin aku cara blogging wordpress donk thor hehehe aku mau kasih foto kea author gmn caranya? trus menyisipkan foto or video di ff gmna caranya thor? hehehe mianhe kalo banyak bertanya.. 😀 gomawo thor heheh

    • kalau nyisipin foto ke comment kayaknya aku gak tau
      kalau mau masukin video tinggal copy link videonya terus taruh di comment
      gomawo jg^^

  4. phe pie said:

    Wah tkad Soo kras skali ya sampai2 banjir n badai juga tak prduli dmi k skolahnya Sunny. Bahkan walau sampai gak bisa jajan (yang pastinya mrupakan kbahagiaan trbsar seorang shikshin). ^^
    Aku paling suka kalimat di crita ini yang pas bagian Soo bilang baginya Sunny adalah pil energi n mataharinya (gak skalian bunny-nya? XD).
    Soo konyol juga yah pas bilang, “Ah inikah rasanya dicemburui.” (Ckk mnikmati skali dia itu, kan kasihan Sunny).
    Itu yang abis Soo pindah trus pindah scene ke Sunny yang sadar di RS trus pindah scene k skolah lagi itu berurutan? Atau campur2 flashback? Klo brurutan brarti abis Sunny sadar dari koma baru kasusnya Sica ya? Trus siapa namja dalam pikiran Sunny saat masih tak sadarkan diri? Apakah orang yang tlah menclakainya hingga tak sadarkan diri (SungMin kah? Atau jangan2 LSM lagi. XD)
    BTW ini orang tua-nya Sunny bahasanya gaul juga ya, pakai bilang “edan“ sgala. ^^
    Lanjitkan thor. Aku suka critanya.^^

    • ahahahaha komentarnya maknyus nih XD
      haha kalau Sunny itu bunnynya berarti pet dong XD
      memang ini campur2 dgn flash back
      haha LSM kan Appa Sunny disini, jd mana mgkin
      merasa konyol setelah km bilang bahasanya gaul, gak gitu nyadar wktu bikin nih wkwkwk XD

      • phe pie said:

        Iya Sunny jadi “pet”-nya Soo kan klo pet itu disayang2. Apalagi kan klinci itu lucu n nggemesin bangt. XD.
        Yah kan c LSM mang slalu jatahnya jadi orang jahat di dunia per-FF-an SoShi. Klo di crita2 mistri kan plakunya justru adalah orang2 trdkat n gak disangka2. Siapa tahu aja c LSM bunuh ortu-nya Sunny biar bisa adopsi Sunny coz tar smua warisan ortu Sunny yang banyak itu bisa dikuasai ama LSM slaku walinya, trus klo umur Sunny sudah 18 n brhak atas hartanya LsM bakalan rncanain buat bunuh Sunny juga.
        Itu analisa saya di atas gaje bangt ya, maklum image LSM cocok c. Trus karna aku ini pnggmar novl2 n crita misteri jadi suka rada2 kbawa gitu. XD (woi sadar ini crita romance) ~> Oh iya ya “plak“ maaf lupa, trbawa suasana thor. ^^

      • jd pingin anak kelinci ❤
        ah kalau aku liat boneka kelinci mesti jd mikir Sunny bunny deh XD
        ahahaha LSM jd jahat bgt tuh XD
        sepertinya itu cukup sering di sinetron indo jg

      • phe pie said:

        Tadi abis baca2 lagi critanya. Ada kalimat, “Senyumnya, tawanya, tidak ada satu kgiatan pun yang lolos dari prhatian Soo.” Brarti pas Sunny lagi ehem2 mandi gitu juga dong thor. XD. Byun mode on.^^

      • haha cuma pas di sekolah aja kok
        dan jgn mikir kalau seandainya Sunny ke toilet ya 😛

      • phe pie said:

        Memang aku mikirnya ke situ thor. Kan pikiranku skarang sdang byun. Apalagi klo baca FF salah satu dari TaeNy, YulSic, or SooSun. XD. Klo lagi baca FF YoonHyun aku harus menyucikan hati and pikiran dulu biar gak mikir macam2 ama biasku. ^^
        BTW mang dulu aku juga penah plihara bunny 2 x 2 ekor. Yang 2 prtama mati gara2 sakit. Yang 2 brikutnya lbih tragis lagi. Satu mati bbrapa hari akibat sakit abis loncat dari lantai 2. Yang satu lagi digondol ama kucing. Brhasil dislamatkan tapi mati bsoknya juga. >.< Jadi kapok plihara klinci lagi, kasihan mrka, daripada aku yang plihara mnding orang lain aja atau biar mrka hidup bebas aja.
        LSM mang imagenya jahat gitu. XD Apalagi pas di crita nonary game dulu itu, abis baca kalimat, "LSM sangat marah dan wajahnya atau apanya gitu sudah tidak menyerupai nabusia lagi." (lupa kalimat tpatnya). Ngakak bangt aku di sana. Abis baca iru imageku ama LSM yang sudah jelek jadi tambah jelek d thoe. ^^

      • wkwkwk konyol XD
        aku jg ada pelihara beberapa kelinci dulu, tp kebanyakan mati, ada yg hilang jg (entah dicolong orang atau hewan lain)
        pdhal dulu kelincinya smpt melahirkan, anak2nya lucu ❤

        ya di nonary game memang LSM jd peneliti yg gila eksperimen itu (smp bilang rekan2nya monyet lg 😛 )
        pdhal di foto LSM selalu murah senyum tuh hahaha XD

      • phe pie said:

        Wah author hbat bisa plihara sampai beranak. Klo aku jangankan klinci, mau plihara hwan apa aja dari kura2, keong, sampai ikan juga gak ada yang brkmbang biak. XD. Pas plihara chickn juga sampai bsar tapi gak prnah sampai brkmbang biak c.
        Wah jangan salah thor orang jahat juga bisa snyum (hanya saja snyumnya klihatan dibuat2 klo pun snyum gak maksa pasti snyum sinis atau snyum mnyringai abis mau atau abis brbuat jahat). Justru klo mnurut aku orang jahat lbih sring snyum, biasanya c buat mnutupi kjahatanny. ^^

      • memang gak beli sepasang jantan sm betina?
        masa keong jg sih 😛
        wah jd inget dulu jg pelihara ayam
        tiap hari ada bertelur satu, terus jg ada yg dibiarin menetas :3
        wkwkwk benar jg

      • phe pie said:

        Wah author plihara ayam bisa sampai brtlur n mnetas? Bagiku it’s amazing lho. Entah ya klo mnurut aku hwan2 kayak gitu klo diplihara di daerah prkotaan susah hidup apalagi brkmbang biaknya. Yah tapi trgantung yang mlihara juga c. XD.
        Dulu bli bunnynya c spasang tapi ya itu tadi kburu mati lagian yang pilihin abang pnjualnya, jadi gak tahu juga d itu jantan-btina gak. Iya smpat plihara keong dulu pas lagi ngtend. Klo gak salah pas klas 5 SD. Tapi akhirnya aku lpas juga c smuanya coz kasihan n Mama aku juga rada jijik. XD.
        Wah OOT-nya parah nih. Back to the topic, kapan chaptr brikutnya kluar thor? Pnasaran nih. Coz aku rada gemes ama Soo di crita ini sudah mnyakiti SunSica. Bikin Sunny cmburu sampai nangis, pakai manfaatin Sica lagi (yang pastinya gak adil bangt buat Sica). Apalagi sprti yang prnah aku bilang di commnt2 crita sblumnya klo aku ini pnganut cinta 2 orang, no pihak ktiga. Jadi aku sangat brharap supaya Soo dapat balasannya biar sadar gitu dia.^^
        Klo dipikir-pikir lagi entah mngapa smua pairing royal family smuanya pasti prnah trlibat cinta sgitiga. Yah TaeNySic, YulSicTae, SooSunHyo, n banyak lagi pairing di luar ssama prsonel SoShi. Cuma YoonHyun yang jarang aku tmuin kayak gitu.hampir di smuaa FF SoShi yang aku baca. Yah paling2 ada Yul atau Kristal, tapi itu juga jarang skali. Klo pun ada pasti Yoong tuh yang slingkuh. SeoBaby slalu stia (hidup biasku) XD.

      • mgkin karena ada halaman belakang, di rumahku
        dulu malah pernah ada 2 jantan 1 betina, jdnya kayak rebutan kawin gitu (kejar2an di dlm kandang, kasihan yg betinanya 😛 )
        keong yg berkakikah? (dulu memang sempet ngetren)

        YoonHyun memang jarang (tp tetep ada)
        soalnya biasanya cinta segitiga itu yg bikin jd unik sih
        lain kali aku pingin bikin cinta segi sembilan malah XD (kalau kesampaian^^)

        blm tahu jg sih kpn updatenya, tp kuusahakan secepat mgkin deh^^

      • phe pie said:

        Itu postku sblumnya double, dihapus aja salah-satunya thor biar gak ganggu. Wah epic bangt itu 2 jantan ngrbutin 1 btina. Mang jadi kasihan c btinanya. XD
        Hmm bukan brarti aku gak stuju lho klo Yoong pasangan ama member lainnya. Aku gak sukanya Yoong ama member lain klo di crita itu ada Seo n mang main pairingnya YoonHyun. Klo critanya mang khusus YoonYul/YoonSic/YoonStal, n gak ada Seo-nya c aku enjot2 aja. ^^
        Yah aku juga stuju klo cinta sgitiga yang juga salah-satu elemen dalam menghidupkan suatu crita, walau pun bukan elemen satu2nya. Aku stuju, hanya suka grgtan aja klo baca ada cinta sgitiga model CLBK atau apalah yang membuat salah-satunya slingkuh. Klo cuma pihak ktiganya aja yang suka n main pairingnya ttap saling setia aku c gak masalah.
        Klo aku baca FF YoonHyun Yoong-nya slingkuh c biasanya pasti Seo cuma bisa nangis n kecewa aja (huhuhu kasihan Seo), baru deh abis itu Yoong nyadar n ngjar2 Seo lagi, n biasanya gampang mndapatkan maaf dari Seo. Rasanya alurnya slalu sprti itu untuk kasus Yoong slingkuh ini. XD Tapi prnah kok aku nmuin FF dimana Seo akhirnya mutusin n gak bisa maafin Yoong (1:1000). Prasaanku c sdi juga lihat YoonHyun-nya break, tapi di sisi lain aku juga snang mikirin, “Rasain u Yoong, mang enak. Makanya jangan mnduakan SeoBaby” XD *evil smirk*
        Yup gak apa-apa. Updatenya gak usah buru2. Sesuaikan aja ama jadwal n prioritas author. FF yang dibuat dngan santai akan lbih brkualitas, karna imaginasi kita bebas sebebas-bebasnya. ^^

      • ok, sdh dihapus
        Seo memang tipe yg memaafkan kayaknya

  5. nuriiiin said:

    Aiissh..Soo, pake gensi segala mo nyapa sunny ato ngga.. Sunny jg nih..

    Kasian bgt soo g bs jajan.. Uri shikshin 😦

    Agak kaget tiba2 diblg sica mulai suka sama sooyoung, lupa kalo ini cinta segitiga hahaha

    lanjut mbak monik ^^

  6. wkwk.. Parah pake gensi2 an segala..salut dah ama soo tekad’a kuat banget..sica muncul2 langsung jd tersangka..XD ketika sahabat mu menjadi saingan mu..ho..ho..ribet ribet ribet..XD

  7. taengppany said:

    sooyoung sama sunny ini gengsi gengsi cinta (?) ya susah banget kayanya bilang “hai apa kabar?”
    aku setuju sama sooyoung, rasanya dicemburuin itu sesuatu sekali kkkk aga sedikit bahagia tapi kalau pasangannya ngamuk gara gara cemburu baru deh sujud sujud minta maaf

  8. ckckck younggie emang bandel banget, kog malah bikin sunny cemburu sih… kapan rujuknyaaaa????

  9. Hahaha… Soo akalmu hebat. Sunny akhirnya cemburu 😀
    Apa itu?? Edan?? Umma soo orang jawa ya?? Kok bilang edan?? 😀

  10. hore update!
    ini fase-fase serunya! 😀
    tapi.. apa ga kasian ya jessica cuma jadi bahan buat manas-manasin sunny..
    hmm…
    ah, pasti cerita selanjutnya lebih seru..
    jadi ya..
    lanjuttttt!!!!!!

  11. hu’um,
    chapnya pendek un, tapi kali ini chapnya seru lho..
    ada adegan jely-jelynya… hahahahaha
    ditunggu updatenya ya un!
    fighting!

  12. sampe lulus sd gak saling sapa, hmm bener2 rasa ego n gengsi mereka tinggi banget 😆

    sejarah hadirnya sica di ff ini, wkwkwk
    lucu ceritanta thor, s soo udh sejauh itu pindah sekolah tpi tetep gak mau nyapa. dasar -,-

  13. sica jung said:

    hahaa
    soo soo otakmu pintar jga
    bikin sunny cemburu
    lanjut thor

  14. Halo, lam knal nih! Qu reader bru d’sni?
    Ngmong2 d’part nih cmpuran yach? Msa laluny sma msa yg sdang trjadi?
    Lnjutkan ke next chapny! D’tnggu!

  15. Miss New New said:

    Wah udah mulai ada konflik yaa
    Seruu XD

    Trus trus siapa dong yg nyuri duit tersebut? *oot
    Aku kira Jessica bakalan mencak2 sesuai dengan sifatnya yg bad tempered hahahahha

  16. New Fans Of SNSD said:

    Lanjukan Thor Ke Chapter 4 udah Ngebet Pengen Baca Ney….

  17. mianhae saia ketinggalan 2 chap.. >. javanese nya kentel banget 😀
    Soo emang daebak! rela ngirit uang jajan, apa lah, demi satu sekolah sama Sunny.. emang ya kalo buat org yg spesial gitu, apa aja dilakuin..

    SooSun masa remaja disini lucu banget.. main gengsi2an.. ahahhahh.. saia tunggu lanjutannya, thor 🙂

  18. soo yg sikshin rela ga jajan demi 1skola ma sunny , kekekek . aku kira td ortunya soo ttp larang trs sica yg bkin dia ngelupain sunny . kekekek ternyata ane slh dugaan . wkwkwk , lanjut dhe unn ^^

  19. wow…sica kok kalem bgt 0.o
    aku kira sifatnya bakalan yg galak, jutek, songong….pokoknya ice princess bgt deh 😀 taunya pas dituduh nyolong duit malah nangis 😛

    yailah si soo udah bela-belain pindah sekolah eh pas ketemu masi aja diem2an…
    btw..kasian sica dideketin soo cuman buat bikin sunny cemburu 😦

  20. Kimtaeyeoung said:

    Waah soosic bru di mulai,wah sunny cemburu cie cie cie..penasaran..

  21. Author sorry bru nongol.. Hehe 😀

    ok deh dtunggu slnjtny .

  22. Yeahhh soosica moment XD poor sunny,jadi kasian ama sunkyu 😐 chap 4 udh di update ya?? Brb baca ya thor 😀

  23. gorjesshinta said:

    Akhirnya, jessie muncul juga Haha
    tapi kasian sunny nya jadi cemburu

  24. Gyahhaaa,,,,SooYoung bner” dah,bkannya baekan mlah nambah lgi bkin sunny ksel,,,ckckck
    Lanjutin smpe Last updet author….
    next,,,

  25. Gue tau rasanya jadi sunny~ sakit,thor!! Sakit!! Sooyoung jahat bgt T.T

  26. baca ini jadi terlintas masa kecilmu bersama dy mon hehhehe
    bagus2…ak gak bisa komen apa2,tiap kata yg km tulis itu udah gak diragukan lagi
    hehehehe….hwatink mon!!!

  27. Ihh syoo nakal sekali bikin bunny cemburu,,
    ciee..cieee,,cintaaa nihhhh

  28. lee deyeon said:

    Gila si Syoo nekat amat, msih SMP mau kskolah ngabisin wktu 2 jam..
    Huh mreka cuek amat lah, awas Syoo Sica ntar jatuh cinta..

  29. Keren critanya….

  30. Wlpn yg back to junior high school ga ada tulisan flashback
    tp seruu deh baca dentang soosunsica hehehe daebak thor

  31. hennyhilda said:

    Ahaduhh td aq mw komen pa y.qo pas udh dsni jd lp haduhhh
    Mqn tmbh parah pikun ni hhhh -.-” maaf y thor 😦
    Semangat author
    ganbatte

  32. huwah soosun berantem itu adalah hal yg menyesakkan, salah paham memang ga enak :3 kasian sunny, dan pengen jitak sooyoung haha nanti nyesel loh youngie, dan makin nyesek deh bacanya :3

  33. Okkeeeehh, ice princess datang XD
    Maaf maaf-fan lah kalian unnie. Nanti nyesel lohhhh
    Soo unnie menang banyak XD
    Soo unnie gentle banget….. Jadi makin suka^^

Comments from Sone

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: