~Thank you for your comments~

A/N : Ide konsep dari game 9 hours 9 persons 9 doors, game nintendo ds 😀
credit to the original game owner and author game
genre : thriller, romance, friendship
enjoy~

Taeyeon merasa dirinya seperti sedang melayang-layang…
Dengan lembut…
Dalam dunia yang gelap…

9
8
7
6
5
4
3
2
1
0

DUARRRRRR!!!
Suara keras membangunkan Taeyeon dari tidurnya. Matanya terbuka. Ketika matanya mulai terbiasa dengan cahaya, dia menyadari dia tidak mengenali sekelilingnya.
Brak!
“Auw!”
Kepalanya terbentur langit-langit kamar. Taeyeon berguling ke samping sambil memegangi keningnya. Dan jantungnya hampir copot ketika dia merasakan gaya gravitasi.
“!”
Bruk!
“Aaaaa… aduuhhhh….”
Taeyeon masih berusaha mencerna situasi yang menimpa dirinya.
Kejatuhannya barusan telah menghilangkan seluruh rasa kantuknya. Dan akhirnya dia mengerti dia baru saja jatuh dari tempat tidur bertingkat tiga, tepatnya tingkat paling atas.
Bahunya terasa sakit, lututnya sakit, pinggangnya sakit, keningnya sakit. Seluruh tubuhnya terasa sakit.
Pandangannya terasa sedikit bergoyang. Awalnya,Taeyeon sempat mengira mungkin akibat dari benturan yang terjadi padanya barusan. Tapi tidak, setelah dia mengamat-amati sekeliling, ruangan yang dia tempati sungguh-sungguh bergoyang.
Apakah gempa bumi? Tanyanya dalam hati.
Tapi tidak, guncangan ruangan ini terlalu cepat untuk sebuah gempa bumi. Tapi Taeyeon sendiri juga tidak tahu apa itu kalau bukan gempa bumi.
Taeyeon menggosok keningnya yang agak benjol dan mencoba berdiri. Kemudian setelah itu dia mulai melayangkan pandangan ke sekeliling ruangan.
Dua tempat tidur bertingkat tiga di sisi kanan dan kiri ruangan. Sebuah wastafel dan cermin di sudut ruangan dan sebuah lemari dinding.
“Dimana… aku?”
Rasa sakitnya segera terlupakan diganti dengan kebingungan. Menit-menit berlalu dan gempa yang dirasakannya berhenti. Keheningan berhembus di dalam ruangan.
Taeyeon mencoba meraba saku celana jeansnya. Tidak ada. Dia tidak menemukan ponselnya.
Kemudian Taeyeon seperti bisa mendengar suara baja saling beradu.
Taeyeon merasa perutnya menjadi tegang. Dia mencoba menerka-nerka suara apa itu. Beribu macam pikiran melintas di otaknya tapi tidak ada satupun yang bagus. Untuk mengalihkan perhatiannya, Taeyeon mencoba melihat sekeliling sekali lagi.
Ada sebuah kompor tua yang lebih kelihatan seperti benda antik. Tempat tidur bertingkat tiga dengan alas sangat tipis.
Dan kemudian di tengah-tengah terdapat sebuah pintu besi. Hal pertama yang Taeyeon sadari adalah angka yang ditulis dengan cat warna merah di pintu.
“1?”
“Apa maksudnya?”
Dengan rasa penasaran bercampur kebingungan, Taeyeon mendekati pintu. Pintu ini memiliki kenop berbentuk L. Taeyeon mencoba mendorong atau menariknya, tapi pintu itu sama sekali tidak bergeming. Setelah beberapa kali mencoba baru Taeyeon tahu bahwa pintunya tidak mau terbuka.
Di sebelah pintu terdapat sebuah alat yang kelihatan aneh. Alat yang mengingatkannya pada card reader. Semua orang juga langsung tahu kalau alat ini pasti yang mengunci pintunya.
Taeyeon mencoba mengetok pintunya.
“Yah! Apa ada orang disana? Buka!”
Tidak ada respon.
Ketokan pintunya lama-lama berubah menjadi gedoran. Saat Taeyeon mengangkat tinju kirinya. Dia terhenti.
“Apa ini…?”
Di pergelangan kirinya terpasang sebuah gelang yang tidak pernah dia lihat sebelumnya. Di tengahnya menampilkan sebuah layar LCD besar. Mirip dengan jam tangan, tapi bukan. Karena hanya menampilkan sebuah angka saja.
“1”
“Sama dengan nomor di pintu…”
Tapi dia tetap tidak mengerti maksudnya. Taeyeon membalik tangannya bermaksud untuk melepaskannya. Bagian bawah gelang itu benar-benar kokoh, tidak ada pengencang atau apapun untuk bisa melepaskannya.
Taeyeon menghela nafas dan kembali membalik tangannya. Dia mencoba menekan-nekan tombol di sisi gelang itu tapi tidak terjadi apa-apa.
Biasanya kalau pada jam tangan, ada tombol untuk mengatur waktu atau tanggal, tapi gelang ini tidak.
Taeyeon benar-benar tidak tahu. Apa yang harus dilakukannya?
Dia mulai ngebet dan mencoba menarik paksa gelang itu.
“Akhh!!”
Tapi tetap saja-
“Apa sih, kenapa gak bisa dilepas…”
Akhirnya dia menyerah.
Campuran rasa frustasi dan putus asa mulai menyergapinya saat situasi sekeliling mulai mengenai dirinya.
“Dimana aku? Kenapa aku ada disini…? wae?”
Kemudian matanya tak sengaja tertumbuk pada sebuah jendela. Jendela itu berbentuk bundar berbingkai kuningan, seperti jendela dari kapal abad 20an.
“Eh? Tunggu, apa aku ada di atas kapal?”
Taeyeon berjalan perlahan menuju jendela. Dia tidak bisa melihat apa-apa selain kegelapan yang kelam.
Taeyeon menyipitkan matanya berusaha untuk melihat lebih jelas.
Saat itu.
Krak krak
Sebuah retakan di jendela disusul retakan berikutnya. Selama beberapa saat Taeyeon sempat tercengang.
“Apa?!”
KRAK KRAK BRUSHH!!!
Jendela itu pecah dan air mulai memasuki ruangan.
“Yang benar saja!”
Taeyeon berbalik dan berlari menuju ke pintu. Kakinya sempat hampir terpeleset oleh air yang menggenangi lantai.
“Yah! Ada orang disana?! Siapapun itu, jawab!!”
Tidak ada jawaban.
Selama Taeyeon berteriak dan menggedor-gedor pintu dengan panik, air yang memasuki ruangan semakin bertambah. Sekarang ketinggian air sudah mencapai mata kakinya dan terus naik ke lututnya.
Oke, tenang… tenangkan dirimu, pasti ada jalan.
Taeyeon mencoba menenangkan diri. Otaknya dengan cepat mengakses situasi.
Aku rasa tidak ada gunanya mencoba menghentikan air dengan menambal lubang dengan sesuatu.
Pasti ada sesuatu di ruangan ini yang bisa kugunakan untuk keluar dari sini. Ya, mungkin ada kunci di suatu tempat di ruangan ini.
Taeyeon mengedarkan pandangan ke sekeliling. Kemudian dia berusaha mencari-cari apa saja yang bisa dicari di ruangan dengan kecepatan tinggi.
Matanya menangkap sesuatu berwarna merah di cermin.
Kunci. Warna merah.
Jantungnya berdebar-debar saat Taeyeon melepas isolasi yang menahan kunci itu.
Tapi sepertinya ini tidak bisa digunakan untuk membuka pintu itu.
Di sebelah pintu itu terdapat sebuah card reader. Dengan kata lain kuncinya berupa kartu.
Taeyeon bermaksud melanjutkan pencariannya tapi sesuatu menghentikan dirinya.
Dia menatap pantulan dirinya di cermin. Bayangan yang balas menatapnya terlihat agak kusut dan pucat.
“Apa… kenapa aku bisa ada disini…”
Taeyeon memang memiliki ingatan yang buruk, tapi… apakah ingatannya memang seburuk itu?
Kemudian dia tiba-tiba teringat.
Ingatan sebelum dia menemukan dirinya berada di ruangan aneh.

Hari sudah gelap ketika Taeyeon pulang ke rumah.
Taeyeon naik tangga dan berjalan menuju pintu apartemennya yang bernomor 201. Taeyeon tinggal sendirian di apartemen ini sejak dia mulai kuliah tiga tahun yang lalu.
Dia masuk dan menyalakan lampu. Cahaya lampu berkedip dua kali sebelum menyala, seolah terbangun dari tidurnya yang dalam.
Kondisi ruangannya masih seperti ketika dia meninggalkannya, tapi ada satu hal yang beda. Jendela kamarnya terbuka. Taeyeon tidak ingat apakah dia meninggalkannya terbuka atau tidak. Angin malam berhembus, membuat suasana ruangan menjadi dingin. Taeyeon berjalan ke dekat jendela dan menutupnya.
Lalu saat dia berbalik-
Ada seseorang berjubah hitam di hadapannya. Dia memakai tudung dan topeng gas, seluruh wajahnya benar-benar tidak terlihat.
Taeyeon mencoba berteriak, tapi yang keluar dari mulutnya hanya teriakan yang tertahan.
Tubuhnya terasa lemas, kakinya tidak lagi mampu menopang berat badannya. Taeyeon ambruk.
Lalu dia baru menyadari asap putih memenuhi ruangan dari tabung gas kecil di lantai. Tapi sudah terlambat.
Dia merasa pikirannya mulai memudar. Asap putih mengkabuti pandangannya.
“Anggap saja ini hak istimewa. Kamu telah terpilih.”
Suaranya yang serak keluar dari topeng gasnya. Suaranya terdengar dingin dan tegas, seperti memakai pengubah suara.
“Kamu akan berpartisipasi dalam sebuah game. Nonary game.”
“Sebuah game… dimana kamu mempertaruhkan nyawamu.”

Itu hal terakhir yang Taeyeon ingat.
“Itu dia! Orang bertopeng itu! Pasti dia yang membawaku kemari!”
Mengenai siapa yang menyerangnya, Taeyeon tidak tahu. Dia sendiri bahkan tidak yakin kalau penyerangnya adalah namja. Suaranya diubah dan seluruh tubuhnya tertutup jubah.
Siapa?
“Kamu telah terpilih.”
Taeyeon sama sekali tidak mengerti.
“Kamu akan berpartisipasi dalam sebuah game. Nonary game.”
“Sebuah game… dimana kamu mempertaruhkan nyawamu.”

Hanya itu saja yang dia ingat, tapi kedengarannya penting.
“Nonary game ya…”
Taeyeon menggeram. Dia hampir saja meninju cermin di depannya karena frustasi. Tapi dia sadar dan menghentikannya sebelum tangannya terluka.
“Apaan itu nonary game?!”
Kemudian dia sadar kalau airnya sudah mencapai lutut.
“Uh, aku harus cepat!”
Taeyeon kembali melanjutkan pencariannya.
Dia menemukan bingkai foto di wastafel. Dan sebuah kertas dengan simbol angka.
“Mungkin ini bisa jadi petunjuk”
Taeyeon menyimpannya dan melihat ada sebuah koper di kasur paling bawah. Dikunci. Mungkin ada kuncinya di ruangan ini?
Taeyeon memeriksa kompor tua dan menemukan sebuah obeng.
“Bingkai foto ini agak mencurigakan, mungkin bisa dipakai.”
Taeyeon menggunakan obeng untuk membuka bingkai fotonya dan menemukan bahwa dibalik foto memang ada simbol.
Dia juga menemukan kunci berwarna biru di dalam teko di atas kompor.
Taeyeon membuka lemari dan menemukan sebuah koper berwarna merah. Taeyeon menggenggam kunci berwarna merah yang baru saja ditemukannya.
Mungkin ini kuncinya, batinnya.
Dia mencoba membukanya dan tidak terjadi apa-apa. Di sebelah kuncinya ada empat dial.
Mungkinkah dari kertas kode yang kutemukan tadi?
Coba kumasukkan.
Klik.
“Yes! Terbuka!”
Dengan sedikit tidak sabaran Taeyeon membuka koper itu. Isinya ada tiga kartu, seperti kartu kunci. Tertulis angka 1, 2, 3.
Sekarang tinggal koper biru!
Taeyeon segera menyambar koper biru. Dan berusaha membukanya dengan kode yang sama.
“Sial! Kodenya gak sama!”
Oh tidak, airnya semakin tinggi…
Tidak… aku belum mau mati, aku akan keluar dari sini hidup-hidup!
Pasti ada suatu titik yang terlewatkan!
Taeyeon mengacak-acak tempat tidur berusaha mencari petunjuk baru dan bingo! Dia menemukan secarik kertas di bawah bantal. Kode!
Dia bergegas membuka koper biru.
“Berhasil!”
Di dalam koper terdapat sebuah file.
Taeyeon mengambil dan membuka buku itu.
“Hmm, akar digital. Hitung akar digital dengan langkah berikut ini.”
“Pertama jumlahkan semua angka. Jika kamu mendapatkan lebih dari satu digit angka, maka jumlahkan lagi angkanya. Terus tambahkan angka sampai kamu mendapatkan hasil satu angka. Dan hasilnya adalah akar digital.”
“Contoh : 6 + 7 + 8 = 21 = 2 + 1 = (3)
1 + 2 + 3 + 4 = 10 = 1 + 0 = (1)”
Taeyeon juga menemukan buku catatan, pulpen, dan 3 kartu kunci di dalam koper. Nomor 6, 7, 8.
Baiklah, pasti kartu kunci ini untuk membuka pintu.
Taeyeon segera memburu ke depan pintu dan menggesekkan kartu itu.
Tet!
“Kenapa gak kebuka?!”
“Tunggu, aku masih punya kartunya.”
Taeyeon mencobanya lagi tapi tetap gagal. Kemudian dia teringat file itu. Akar digital. Ya pasti itu. Tapi apa?
Di pintu tertulis satu. Apa berarti aku harus membuat akar digital 1?
“Baiklah, tidak ada salahnya dicoba.”
Tidak perlu berpikir lama dan dengan keyakinan yang tinggi Taeyeon langsung menggesekkan tiga kartu kunci 1, 2, dan 7 kemudian menarik tuasnya.
Mesin itu berbunyi lain. Dan lampu card reader dari berwarna merah berubah menjadi warna biru.
Terbuka?!
Taeyeon mendorong pintu ditemani air yang mengalir deras. Dia melihat ke sekeliling. Dia berada di sebuah lorong sempit.
Air yang berasal dari dalam ruangannya mengalir dengan cepat memenuhi lantai dan mengenai tangga di ujung lorong.
Taeyeon mendongak dan di ujung tangga sana dia melihat sebuah pintu. Taeyeon segera menghambur ke pintu. Dia segera membukanya dan-
Dia tertegun selama beberapa saat.

Dia berada di sebuah ruangan yang besar, ada sebuah tangga besar yang menghubungkan sisi kiri dan kanan.
Tangga dan pilarnya terbuat dari kayu, dan gaya dekorasi art noveau menghiasi tembok dan pilarnya.
Taeyeon merasa mengenali pemandangan ini. Dia merasa pernah melihatnya… dalam film Titanic?
Taeyeon jadi bertanya-tanya. Apa benar dia ada di atas kapal?
Air yang dengan cepat memenuhi gang di belakangnya memberi sugesti pada otaknya bahwa dia memang berada di atas kapal.
Matanya membesar ketika melihat ombak menerjang ke arahnya dengan kecepatan tinggi.
“Wah! Aku harus segera lari dari sini!”
Taeyeon segera berbalik, sepatunya yang basah berbunyi di lantai. Dia berlari menaiki tangga.
Ada sebuah plat berwarna keemasan bertuliskan C DECK.
Karena dalam keadaan terdesak, Taeyeon melompati dua anak tangga sekaligus tiap langkah.
Taeyeon terus naik sampai deck B.
Ketika dia sedang bertanya-tanya dimana dirinya. Ekor matanya menangkap beberapa orang lain yang sedang menuruni tangga dengan tergesa-gesa.
Taeyeon berhenti melangkah, dia hampir saja tersandung anak tangga. Bukan hanya satu orang. Di sisi kiri tangga, ada empat orang yang balik menatapnya. Dan di sisi kanan, ada tiga orang lagi. Total 7 orang.
Mata mereka semua melebar ketika melihat Taeyeon.
Taeyeon sendiri juga tercengang. Dan selama beberapa detik mereka bertujuh hanya saling menatap tanpa berkata apa-apa.
Taeyeon tidak bergerak seinchi pun. Kaki kanannya terhenti satu anak tangga di atas kaki kirinya.
Siapa orang-orang ini? Dia bertanya-tanya dalam hatinya.
Salah seorang dari mereka berbicara lebih dulu dan waktu yang sempat terhenti seolah berjalan kembali.
“Sepertinya ada orang lagi selain kita.”
Seorang gadis yang kelihatannya paling pendek di antara mereka, dengan bentuk bibir yang sedikit melengkung.
“Yah kamu! Ayo cepat!”
Gadis itu berlari melewati Taeyeon dan menuju ke pintu di belakangnya. Yang lain juga tidak membuang-buang waktu dan mengikutinya.
Satu per satu dari mereka saling berseru.
“Naik ke atas juga percuma! Memang ada dua pintu tapi gak mau kebuka!”
“Ayo! Kamu mau ikut tidak!”
“Berarti ada kita bersembilan…” ujar seorang gadis yang tidak kelihatan seperti paling muda disini.
Salah seorang dari mereka melewatinya tanpa berkata apa-apa, tatapannya terlihat agak agak dingin. Dia hanya menatap Taeyeon sekilas, sudah itu meneruskan menuruni tangga.
“Yah! Kenapa kamu malah diam saja?! Kamu gak dengar apa?!” kata seorang gadis yang paling jangkung di antara mereka, suaranya agak cempreng.
“……………”
“Deck A percuma! Lebih baik kita cari jalan di deck B! Ngerti?!”
Tubuhnya tersenggol oleh beberapa orang yang lain. Taeyeon dengan cepat mendapatkan kembali keseimbangan tubuhnya.
Ketika memperhatikan lebih jauh, dia melihat ketujuh orang itu berlari ke dua pasang pintu bertuliskan angka dengan cat merah.
Pintu di kanan bertuliskan 4. Pintu kiri bertuliskan 5. Kedua pintu terlihat kokoh karena terbuat dari besi atau baja.
“Sama,” seorang gadis berkulit paling gelap dengan postur tubuh yang bagus berkata. “Ruangan tempat aku bangun juga ada pintu bernomor seperti ini.”
“Kamu juga ya? aku juga. Aku berhasil membukanya dan keluar kemudian sampai ke tangga sampai akhirnya bertemu kalian.”
Seolah bendungan terbuka, mereka semua berbicara serentak.
“Aku juga!”
“Ya, pintu yang ada nomornya.”
Kemudian menjadi jelas bahwa mereka semua berada di situasi yang sama seperti Taeyeon barusan. Terbangun di ruangan terkunci, menyelesaikan puzzle dan keluar dari ruangan sampai akhirnya saling bertemu. Seolah mereka semua dituntun kesini.
“Ya! kita semua mengalami hal yang sama! Itu gak penting sekarang, kita harus cepat!” ujar gadis pendek itu.
Sebelum dia menyelesaikan kata-katanya. Seseorang dengan kecepatan paling tinggi sudah sampai lebih dulu di depan pintu.
Dia menarik pintu nomor 5 sekuat mungkin. Tapi-
“Gak mau kebuka!”
“Coba sini,” gadis yang terlihat cantik dan feminin itu mencoba menarik pintu dan setelah tahu percuma dia berusaha mendobrak pintunya beberapa kali.
Satu. Dua. Tiga. Empat.
Tapi pintu itu sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda akan terbuka.
Gadis itu mencoba melemparkan tubuhnya ke pintu sekali lagi.
Taeyeon berpaling pada pintu nomor 4. Di sebelah pintu terdapat sebuah alat aneh berbentuk kotak kecil. Sama seperti pintu nomor 5, benda itu juga ada di sebelah pintu. Sepertinya memang terkunci, tapi dia tetap harus memastikan.
Taeyeon memegang handle pintu dan menariknya sekuat tenaga.
“Ukhhh!!!”
“Akh!” Taeyeon memukul pintunya dengan frustasi.
Apa hanya ada dua pintu ini?
Kemudian dia teringat. Sewaktu kesini dia ada melewati deck C. Tanpa membuang waktu Taeyeon berbalik lari ke arah tangga.
Ketika sampai di depan tangga langkahnya terhenti, ada seorang lagi di atas sana. Seorang gadis seusianya.

*~To Be Continued~*

Advertisements

Comments on: "Soshi Bond ~The Nonary Game~ (Chapter 1)" (74)

  1. taeny927 said:

    First kah? Ah, sepertinya itu ga penting HEHE 😀

    Waw, seru-seru! apakah mereka akan bertualang di tempat yang mirip kapal itu? Siapakah gadis itu? Aku ga sabar nunggu kelanjutannya thor, hehe fighting! 😉

  2. msh pusing..
    mgkn krn msh chptr awal.

    siapa gadis itu?
    ppany kah?
    kek ny cm dia deh yg blm kesebut ciri2 fisikny td.

  3. Miss New New said:

    hai haaai
    Katanya mau cuti? Jadinya daku absen mengentayangi blogmu Thor-ssi hehehe

    Seruuuu bangeeet tapi aku gak mau ngalamin hal kek gitu 😛

    Ditunggu lanjutannya 🙂

    • udh cuti kok, udh lbh dr sepuluh hari gak update wkwkwk
      kalau absen kok cepat sekali bacanya? pdhal blm lama ini story update 😛
      haha kalau nyawa yg jd taruhannya siapa yg mau

      • Miss New New said:

        hehehe kebetulan aja pengen nengok wp kamu setelah lama (eh baru bentaran doang ya? Kok kayaknya lama haha)

        Eh tau2nya ada update lagi

        Kan aku biasanya mampir tiap ari Thor
        x]

  4. Kenapa cuma taeyeon namanya, yg lain g prknalan dulu?
    Ditunggu chap2 nya, pst seru tuh..

  5. sekian lama aku menunggu
    akhirnya update juga ceritanya
    wkakakakakak
    weits,petualangan bakal seru nih kayanya
    lanjut thor
    ^^

  6. Waahh… Soshi adventure 😀
    Siapa gadis yg ditemui taeyeon itu?? Apakah tiffany?? Kalo sunny gak mungkin, krna taeng udah ngliatnya. Kalo soo gak mungkin, dia udah ketemu dg taeng dr suaranya yg cempreng, yuri juga bukan karna taeng bilang ada gadis berkulit coklat, seohyun jg bukan karna dia udah nongol dan paling muda. Sica gak mungkin, dia pasti yg jdi orang pendiam itu. Kalo yoona gak mungkin, kan taeng ngeliat gadis seumuran dengannya?? Berarti itu fany ya?? Entahlah, itu rahasia author gak boleh di ungkapkan sblum chap selanjutnya muncul 😀
    Lanjut thor

    • kau melupakan yoona dan hyoyeon, wkwkwk nanti mereka protes lho XD

      • kalo yoona gak mungkin, karna taeng nglihat gadis seumuran dengannya. jadi kemungkinan yang dilihat taeng cuma 2 orang. hyo atau fany. tapi tetep aja aku yakin itu fany 😀

  7. akhirnya… unnie update juga!
    wah, chap pertama udah langsung bikin penasaran! 😀
    aku juga jadi penasaran ama game yang diawal kau sebutin un..
    searching ahhh..
    cepet dilanjut ya unnie..
    fighting! 🙂
    eh, gadis terakhir itu fany kah?
    just guess, hehehe

    • itu game nitendo ds, bisa main di PC kalau download emulatornya 😀
      bagus banget, plotnya susah ditiru, memang ada sedikit cacat dlm ceritanya sih

  8. hyaa author akhirnya bikin genre adventure lg. i like it very much, jarang2 banget aku ktemu genre adventure skrg. anda memang author yg handal. i love this thor, ceritanya oke banget n ga bikin bosen alias jenuh, bonus memompa adrenalin. makin jago aja km bikin ff thor, bener2 imajinatif.

    yaudah, aku tunggu updatenya thor… semangat…!!!!

    • sebenarnya genrenya lbh ke arah thriller, tp kok banyak yg menduga adventure ya?
      ah gak, ini lbh dr lima puluh persen dr gamenya sendiri kok 😀

  9. wew kayaknya di game ini mereka di paksa menggunakan kecepatan dan ketangkasan
    bakal keren nih thor
    lanjut deh hehehe
    hwaiting thor!!!

  10. andhilyoonyulsic said:

    waaahh kerenn bangett … thor memang daebak dehh .. A+++ buat thor …

    jangan lama2 updatenya yahh thor …

  11. Idangrasyida said:

    Wah
    aku baca ff ini nih sampe dahi mengkerut, mikir keras , loading , belum paham maksudnya ??? 😮
    tapi paham kok *dikit-belum-sepenuhnya*
    siapa itu ??
    Apa Hyoyeon ??
    Apa Tiffany ??
    Apa aku ?? *lhoo* XD
    Ah tau ah , lanjut aja deh thor jadi semuanya jelas .. :p XD

  12. Waaaaa
    Serunyaa xD
    Update soo^^
    hwaiting3x!!^^

  13. phe pie said:

    Kayaknya gadis itu Fany. Oh inspirasinya dari game. Trnyata author seorang gamer juga. ^^ Pantas plotnya yang ribet buat buka pintu doang kayak game gitu teknikalnya, kudu pcahin kode2 dulu. Klo aku c ingatnya malah game Azada. ^^
    Klo ini thrillr jangan2 bakalan ada yang mati thor atau ada prmainan dimna harus pilih salah-satu dari orang yang dicintai atau pilih orang yang dicintai itu dngan diri sndiri untuk dislamatkan. Biasalah imajinasi saya mulai kmana2 karna trlalu banyak baca FF, nonton film, baca novl mistri, n main game juga. ^^ Lanjut ya thor.

  14. kungttadadak said:

    Pertamanya aku kira ini semacam saw gitu hahahaha tau gak yang korbannya dijebak sama jigsaw… hahahah.. destiny.. SNSD ditakdirkan bersama.. kejebak pun bersama lol. Keren nihh beda dari yg lain dab menegangkan… Daebak.. Update soon ya huehehehehe

  15. mrz_love_taeny said:

    Tebakan q sih yg d dek C itu klo gk hyo ya fany tp kyk nya hyo ya thor…? !*gaya detective conan*
    paling pendek=sunny
    paling muda=seohyun
    paling jangkung=sooyoung
    berkulit gelap=yuri
    kecepatan paling tinggi=yoona*kyknya gitu tp msh galau antara hyo ma yoona*
    cantik n feminin=tiffany*ini jg galau antara fany n yoona*
    tatapan dingin=sica
    ehm keren nih kyk nya cepet lanjut ya thor jgn lama2 updatenya
    kekeke

  16. taengppany said:

    gadis itu tiffany kah?soalnya gadis seusianya yang belum di sebutin itu fany dan hyoyeon tapi kayanya bukan hyoyeon soalnya menurut tebakan aku, gadis yang paling cepat itu hyo jadi kayanya ppany deh itu ^^

  17. Kimtaeyeoung said:

    Akhirnya update jg..kekek
    Waaah ini baru chapter awal jadi masih remang2 ma ceritanya..mgkin klo selanjutnya bru q bisa ngerti maksud ceritanya heheh..

  18. masih bingung ini mau dibawa kemana..
    Yang taeng temuin.. Fany-kah?hehe
    Spertinya chap 2 akan semakin seru..hehe

  19. meLLo said:

    Waaah..
    Seru nih,, kyk’a nie ff bkalan d pnuhi ktegangan..
    Hmm..
    Apakah yeoja itu ppany??
    Updte soon ya 😉

  20. Miss New New said:

    Update! Update! Update! Update!
    *dilempar mouse sama author

  21. wuhh,,,seru ff ini!!!
    jadi pngen ngrti klnjutnnya,,,tp q rada” bingung mngerti situasinya ckckck

  22. sica jung said:

    masih kurang ngerti thor
    tpi sru jga nih tntg pertualangan
    lanjutt thor

  23. yeee~ akhirnya unnie balik lagi! ^^

    wow! berasa baca novel, harus mikir bacanya hehehe. hmmm sepertinya yang dilihat taeyeon itu tiffany? (terlalu berharap taeny hehehe)

    baru tau ada game kaya gini. -,- emang ada beneran ya?

    ide ceritanya bagus. baruu dan g ngebosenin unn! LANJUUUUTTTTT~

  24. Mashih sedikit bingung..maklum otak lemot hehehe…
    Kayaknya seru dan menegangkan nih,aku penasaran liat kelanjutannya..
    Dan siapa tuh,gadis? Fany ah kah?
    Aku tunggu..SEMANGAT!!

  25. Seru… Tp pusing, haa
    lanjut author..

  26. TaeNyByun said:

    Masih sdkitt binguuung kekeke…… Tapii critaanyaa seruuuuuuuu.. Lnjutt thorr….

    Spakah gadis itu… ffanykah hehehehe…!!!

  27. bingung, gak ngerti ._.v

  28. clover said:

    wah..baca komen diatas ternyata ini game nds ya, keseringan maen di nds gamenya yg simpel doank sih jdnya gak tau ada game ini haha

    alurnya lumayan cepet jg nih, jd rada bingung hehe… ampe diulang lg bacanya 😀
    yg diliat taeyeon tuh fany ya?

    • ahaha kebetulan nama usermu sama dgn salah satu nama karakter dlm gamenya XD
      main aja, tinggal download atau beli, bagus ceritanya walau ada adegan serem

  29. aku yakin, sala satu dari 8 orang gadis itu adalah orang yang membawa taeng ketempat itu, tapi pertanya anya bagai mana bisa, dan dengan alasan apa..>,<..waw penasaran, apakah masi akan ada bumbu2 cinta disini thor..?!

  30. serasa masuk ke gamenya 😀

    lucu and seru bgt nich hahahahaha, meski aku benci matematika 🙂

    daebakk !!

  31. aku sukaaaa. . .
    bikin penasaran ! ak suka banget cerita kayak gini ><
    gak sabar nunggu kelanjutannya !!

  32. Kwon Eya said:

    Wuiihh,tegang sekaleee. Tp mch bngung ne gmna.
    Lnjt ajah d th0r!

  33. windyhairista said:

    wahhhh shosi berpetualang kyk dora…hehehehe… (^O^)
    Nonary game serem bget pake acaran taruhan nyawa segala… ⊙﹏⊙
    fany kah yg terakhir dilihat taeng (⊙o⊙)?

    Lanjut…Fighting ╭(′▽‵)╭(′▽‵)╭(′▽‵)╯ GO!

  34. Anyeong. . Jalan Crita na msh samar,smoga bs gua dapat d chap ke2

  35. Ide ceritanya baguuuusss banget cimon.. Keknya crita ini bakal jd seru. Tp ak mo komentar dikit nih. Mengenai detail, udah lebih jelas dbanding crita2 sebelomnya, tp ak bnr2 pnasaran sama jalan prmainan d dlm kapal itu..

    Kayak pas wktu taeyeon ada d kamar misterius dan mecahin kode2 itu satu prsatu.. Kesannya trlalu kburu2.. Jd gambaran yang trtangkap di imajinasi ak msh sedikit absurd dan belom ngrti “nih si taeyeon lelarian nyariin apa sih?” Gitu..

    Hehehe.. Over all, aku suka banget. Penasaran. Mo lanjut dulu ah.. Salam cium mesra buat cimon.. Emuah..

    • haha Taeyeon itu nyari kode buat buka koper di chp 1, mian kalau terlalu terburu-buru, kadang capek jg ngejelasin per detail
      haish, lg2 aku digombalin 😛

  36. desicholishyana said:

    Wow ff yang menguras imajinasi nih
    Siapa wanita itu? Fany kah?
    Loncat next chap

  37. wahhhh uda lama ga mampir ke sini..tba2 uda bnyak aja critanya..langsung capcus ke next chapter deh…:D

  38. Yeoun12 said:

    waahh keren
    seru ni ceritanya, meskipun agk mmbingungkan hehehe
    daebak…!!!

    hmnn pasti itu si fany..
    wahhh penasaran,
    ok aq lnjut dulu ke next chap…

  39. Waahh
    lama skli tdak mampir..
    Thor, aku mau lnjut bca dLu hehe 😀

  40. Annyeong thorr aku new reader 😀 hmmm penasaran sama gadis itu????? 😐 tiffany kah???

  41. kayaknya emang ppani deh. soalnya yang lari paling cepet itu pasti hyo soalnya dy member yg paling jago urusan olahraga, yoona aja kalah :mrgreen:

    yg cantik n feminin udh bisa diduga klo itu yoona 😀

  42. taenyshidae said:

    Ceritanya keren..
    Pertama tama aku ga mudeng soalnya aku juga ga paham sama game itu tapi lama2 agak mudeng sih..
    Apa yg di liat taeng itu fany ya??

  43. belom baca tapi kayak a seruuuuu, maifate senpai tau aja nih kalo gue suka ngegame, ahhh jadi mau main ps nih wkwkwkwkwk (main ps dulu or baca?) aduh pusing deh kalo milih milih, ohh yah nih ada game over a nggak? Kalo ada kasihan sica yang gerakkan a lemot sendiri (waduh gue ini kok ngomongi sica mulu? Nanti tak sambung ke chp laen yau)

  44. Rena Fanytastic said:

    Terinpirasi dari game,wah author hebat.
    Ceritanya seru

  45. Shin Young said:

    Yessss……!!!!
    Nemu ff bwat dibaca XD
    W sangat berterima kasih sama author yg udah mau buat ff untuk readernya,,
    #pelukauthormaifate

    Lanjut ke chap berikutnya →

  46. Alwaysloyalist. said:

    ffx bgus bkin pnsrn lanjut tooor & fighting.

  47. […] Soshi Bond: The Nonary Game (17 Chapter. Ini tentang petualangan SNSD yang terjebak di Norary game) […]

  48. Wah seru thor seru. Knp mrka bisa kjbak gt ya. Penasaran. Lanjut ah 😀

  49. pasti yang pendek sunny

  50. hennyhilda said:

    Hahaha smuanya pd nebak it tiffany n aq sndr jg nebak klo it tiffany 🙂
    Blm pa2 udh d bqn penasaran amp aq sndr bacanya amp berulang2 krn kt2nya bqn bingung (mklum kurg imajinasi) LOL 😀
    semangat author
    ganbatte

  51. Baiq Bening said:

    Thor,aku izin copy idenya.Ntar aku cantumin kok Author dan cerita keren ini.Makasih…Himne thor 😍

Comments from Sone

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: