~Thank you for your comments~

A/N : YoonYul, DLDR
happy reading^^

Aku menyukaimu sejak pandangan pertama
Kilauanmu terlihat seperti kemilau bintang di atas panggung
Disana kamu berakting dengan penuh perasaan
Namun perasaan ini tidak bisa kuungkapkan
Hanya bisa kusimpan dalam kebisuan
Karena cintamu telah berlabuh di hatinya

Namaku Kwon Yuri biasa dipanggil Yuri, atau Yul. Seorang murid SMA biasa kelas dua. Usia enam belas tahun.
Membikin puisi adalah hobiku walau masih belum mahir. Hampir setiap hari aku selalu meluangkan waktu sejenak untuk menulis puisi.
Hari ini pun saat istirahat siang aku pergi ke atap sekolah untuk memikirkan puisiku. Aku butuh tempat yang tenang dan kurasa atap sekolah merupakan tempat yang tepat untuk itu.

Aku tak pernah bisa menggapaimu
Walau sebanyak apapun air mata ini mengalir
Walau betapa aku merindukanmu
Karena kita tidak diciptakan untuk bersama
Pernah ku waktu kecil memohon pada bintang
Agar bisa menikah denganmu

“Hmm…”
Aku mengerutkan kening, membaca ulang tulisanku. Pulpen yang kupegang menyentuh ujung daguku. Lalu aku menekan-nekan ujung pulpen sekedar untuk menimbulkan bunyi ‘klik’ yang monoton di tengah heningnya suasana.
“Rasanya kurang, agak klise…” kataku berbicara pada diriku sendiri.
Aku membalik note halamanku dan menulis lagi yang baru.

Yang telah lama kunantikan adalah dirimu
Merindukan pelukanmu
Kuingin bisa terbang bersamamu
Bersama kita memohon pada bintang
Di malam hari ku berdoa
Agar bayanganmu tidak menghilang dari benakku
Air mata ini akan menetes
Ketika ku menatap ke langit
Yang terbayang hanya wajahmu
Karena…

“Aku mencintaimu”
Gerakan tanganku terhenti. Barusan bukan suaraku. Ada orang lain selain aku.
“??”
Aku mendongak menatap ke arah sumber suara itu karena kata-katanya tepat seperti apa yang mau kutulis.
Seorang gadis berambut hitam panjang.
“Kenapa takdir harus memisahkan kita… ataukah… kamu yang sudah tidak mencintaiku lagi…?” suaranya terdengar penuh dengan emosi. Setetes air mata mengalir di pipinya.
Tidak ada siapa-siapa selain dirinya disana.
Sesaat kupikir dia sedang bicara sendiri.
Ah bukan, itu akting. Dia sedang berakting?
Gadis itu terlihat sangat menghayatinya.
Rambutnya yang tergerai ditiup angin
Terlihat… begitu cantik
Kata-katanya terhenti ketika dia menyadari kehadiranku.
Ketika dia menoleh padaku, matanya yang berair bertemu dengan mataku, dan saat itu terjadi sesuatu dalam diriku. Tiba-tiba saja darahku berdesir lebih cepat. Aku merasa seperti ada gedoran lembut di dadaku. Tatapannya bagaikan menembus hatiku.
Sesaat aku terpana bagai tersihir olehnya. Dan aku baru kembali sadar ketika aku mendengar suaranya.
“Ah unnie melihat?” ujarnya malu-malu sambil mengusap air matanya.
“Ya, kamu hebat sekali… seperti sungguhan, aku sampai takjub!” pujiku.
Dia tampak malu. Tapi dia tersenyum atas pujianku. “Kamsahamnida…”
Gadis itu mendekat padaku, “Namaku Im Yoon Ah. Panggil saja Yoona, nama unnie?” dia menyunggingkan sebuah senyum sambil menyelipkan rambutnya di balik telinganya.
“Kwon Yuri,” jawabku. Entah kenapa aku jadi gugup dan tidak bisa balas menatap matanya.
Inikah cinta?
Barangkali kalau tidak mengalaminya sendiri, aku gak bakal percaya.
Jatuh cinta pada pandangan pertama?
Omong kosong! Nonsense! Itu cuma ada di novel dan di film-film!
Begitulah keyakinanku selama ini.
“Unnie lagi apa?”
“Eh emm… bikin puisi”
Dia lebih mendekatkan wajahnya untuk melihat puisiku. Aku menutupinya dengan malu-malu. “Jelek” kataku.
Yoona membaca sekilas, “Menurutku lumayan kok”
“Ngomong-ngomong Yoona sendiri lagi apa?” kataku berusaha mengalihkan perhatian.
“Aku lagi latihan drama”
“Drama?”
“Ya, aku kan anggota klub drama”
“Wah pantas saja tadi kamu sudah kayak artis!”
“Unnie berlebihan ah,” dia tersenyum malu-malu.
Im Yoona.
Kalau dilihat dari dekat begini, dia sedikit mirip denganku. Baik wajah maupun perawakannya.
Tapi senyumnya…
Rasanya aku tidak akan bisa tersenyum semanis dia.
“Boleh aku melihat kamu latihan lebih sering lagi?”
Kulihat pipinya jadi merona.
“Ah, aku malu, tapi aku senang kalau unnie mau nonton,” Yoona tersenyum lebar, menampilkan sederet giginya yang rapi.
Aku sangat menyukai senyumnya.
Omo, tunggu dulu Yuri. Kenapa kau malah jadi terpikat padanya?! Padahal selama ini kau kan menyukai namja!

Tapi itulah anehnya
Tambah lama, gulungan benang cinta yang melilit hatiku bertambah tebal. Apalagi karena sejak hari itu aku bertemu dan mengobrol dengannya setiap hari selama jam istirahat. Perasaan itu tumbuh kian mendalam…
Hubungan kami sudah menjadi lebih akrab. Setiap hari kami bisa mengobrol-ngobrol seperti ini saja sudah membuat perasaanku membuncah bahagia.
Akhir-akhir ini Yoona mempertunjukkan latihan dramanya di depanku, di atap saat jam istirahat. Dia sudah tidak malu-malu lagi memperlihatkan aktingnya. Aku senang karena ini berarti aku sudah menjadi temannya yang spesial.

“Unnie, minggu depan adalah hari Valentine. Di hari itu klub drama akan mempertunjukkan sebuah drama.”
“Kamu jadi tokoh utamanya ya?”
“Ya karena itu aku harus berlatih lebih giat”
“Tapi bukannya sepulang sekolah kalian sudah ada latihan? Kok Yoona malah latihan pas jam istirahat?”
“Ah soalnya aku mau lebih bisa mendalami perasaan tokoh yang kumainkan. Supaya bisa tampil lebih baik nantinya.”
Yoona hebat.
“Tapi susah juga…”
“?? wae?”
“Soalnya aku cuma sendiri, gak ada lawan mainnya, padahal tokoh utama wanitanya cukup banyak berinteraksi dengan tokoh utama prianya.”
“Ah… geureokuna”
“Oh ya unnie!” tiba-tiba Yoona seperti punya ide cemerlang. Bila di dalam komik pasti muncul sebuah lampu yang menyala di atas kepalanya. “Unnie mau kan bantu aku latihan dengan berperan jadi tokoh utama prianya?”
“e-eehhh???!”
“Ya tolong ya?” Yoona memohon dengan agak memelas. Tangannya menggenggam tanganku.
Kalau dia meminta seperti ini, aku tidak bisa menolak.
“Tapi aku kan gak tahu harus ngomong apa…”
“Gak masalah aku bawa naskah dramanya nih, unnie hanya perlu baca saja.”
“O oke” kataku gugup sambil menerima naskahnya.
“Mulai dari sini ya,” Yoona memberitahu sambil menunjuk pada sebait kalimat di halaman kelima.
Aku tidak pernah bermain drama sebelumnya tapi sepertinya kali ini tidak masalah meski aku tidak mahir berakting.
Yoona melepas ikatan rambutnya.
DEG
Jantungku berhenti berdetak.
Meski tomboy, tapi Yoona terlihat sangat cantik kalau rambutnya diturunkan seperti ini…
Setelah menarik nafas panjang dia memulai.
“Apakah hubungan kita harus berakhir seperti ini…?”
Ekspresi wajahnya berubah seperti orang yang sudah profesional.
Aku membaca naskah dengan gugup, “Maaf… lebih baik gak usah diteruskan karena hanya akan menyakitkan…”
“Tapi kenapa? Aku salah apa oppa?”
“Bukan kamu yang salah, tapi aku”
“Aku nggak ngerti…”
“Aku cuma gak mau nyakitin kamu…”
“Sekarang juga kamu nyakitin aku!”
“Maaf…”
Yoona memegang tanganku, “Tatap mataku oppa! Katakan sekali lagi kalau kamu tidak mencintaiku, katakan sekali lagi kalau kamu ingin putus!”
Jantungku sampai deg-degan.
Aku melirik ke naskah. Membaca adegan selanjutnya.
Kwon diam saja karena dia tidak bisa menjawab.
Yoona menatap Kwon dengan mesra lalu memejamkan matanya
, begitu yang tertulis disana.
Aku kaget karena adegan selanjutnya adalah Kwon memeluk Yoona dan menciumnya.
Kissing scene…
Aku membeku membaca tulisan yang tertera di naskah itu. Sementara Yoona masih berada dalam dunia aktingnya.
Karena aku diam saja maka Yoona yang berinisiatif memelukku.
“Oppa…” bisiknya mesra. Tatapannya membuat jantungku melompat-lompat.
Dia mendekatkan wajahnya, kupikir dia akan menciumku.
“Tu-tunggu Yoona! adegan ini…” ujarku gugup.
Kata-kataku menyentakkan Yoona kembali ke dunia nyata.
“Ah maaf aku jadi keterusan, ehe” Yoona buru-buru melepas pelukannya.
“Soalnya Kwon unnie pernah bilang kalau lawan main kita gak tahu apa yang harus dilakukan atau gak mampu melanjutkan, maka kita harus membantu dengan menutup-nutupinya selama drama berlangsung sampai dia mampu berakting kembali. Dengan begitu drama akan tetap berjalan lancar di atas panggung, itulah sikap seorang profesional.”
“Kwon? Yang memerankan Kwon disini?” aku menaikkan sebelah alis.
“Ah, maksudku Kwon Boa unnie, pembuat naskah dan juga yang mengawasi selama latihan berlangsung. Pemerannya bukan dia tapi Kwon Sang Woo oppa, dia sekelas denganku.”
Omo, kenapa ada serentetan marga Kwon disini?
“Kalian memakai nama asli ya?”
“Ya, biar lebih mudah”
“Lalu adegan kiss ini…”
“Ah itu cuma pura-pura kok.”
Perasaan lega memenuhi dadaku.
Gak mungkin…
Kembali aku menatap wajah Yoona untuk memastikan.
“Kamsahamnida, sudah bantuin aku latihan unnie,” senyum Yoona.
Melihat senyumnya membuatku tambah yakin kalau aku sudah jatuh cinta.
“Yoona, boleh aku datang ke klub dramamu sepulang sekolah?”
“Tentu saja unnie,” Yoona tersenyum lagi. Dia memang murah senyum.
______________________________________________________________________________________________________________________

Saat jam pelajaran, mataku tidak bosan-bosannya melihat ke arah jam dinding. Sehingga kalau bisa berbicara barangkali jam itu sudah berkata ‘apa sih lihat-lihat terus? ngefans?’
Cepat pulang dong.
Dengan begitu aku bisa melihat Yoona berakting lagi.
Ah, aku jadi tidak sabar.
Tak sadar dudukku jadi tak tenang sendiri.
“Tahan, Yuri”
“Mwo?”
“Aku tahu kamu sudah gak tahan pingin ke belakang, kekeke,” ternyata yang sedang bicara denganku adalah Sooyoung yang duduk di sebelahku.
“Enak saja, bukan begitu”
Ada-ada saja, kalau memang benar begitu aku kan tinggal minta ijin ke belakang sama songsaengnim.
“Kalau aku pingin cepat-cepat makan dua porsi barbeque dan semangkuk doenjang jjigae.”
“Gak ada yang nanya, shik shin.”
Lalu aku pura-pura kembali fokus pada pelajaran.
Nanti aku juga bisa melihat seperti apa Kwon Sang Woo ini.

Sepulang sekolah.
“Wuahhh hebat…” aku berdecak kagum.
Latihan mereka tampak begitu serius. Musik latarnya juga bagus, hanya saja mereka masih belum memakai kostum panggung dan latar.
Jadi itu Kwon Sang Woo, pikirku sambil memandang namja yang berdiri di samping Yoona. Mataku terus mengikutinya yang sedang berakting dengan Yoona. Api kecemburuan menyala di hatiku.
Sial, walau sama-sama bermarga Kwon tapi dia jauh lebih cakep dari aku.
Aku kembali memandang Yoona dari kejauhan.
Saat ini hanya Kwon Sang Woo yang terpantul di matanya.
Huh, kesal, kesal…
Sabar Yuri…

Selesai latihan
“Hehe gimana tadi latihannya?”
“Hebat! Kalian pasti benar-benar kerja keras!”
Terutama kamu Yoona…
Aku tahu kamu benar-benar bersungguh-sungguh untuk ini. Meskipun ini hanya drama sekolah…
“Aku sudah nggak sabar menanti hari Valentine”
“Yoona… kamu senang?”
“Hehe unnie bicara apa, tentu saja aku senang bisa jadi pemeran utama seperti ini.”
“……………..”
Mana mungkin bisa kukatakan aku tidak suka melihatnya berakting dengan Sang Woo…
Saat melihat namja itu aku merasa dia memiliki maksud tersembunyi. Tatapan matanya saat menatap Yoona… seperti menginginkan Yoona.
Aku tahu itu, karena aku memiliki tatapan yang sama dengannya.
Mudah-mudahan dia tidak melakukan sesuatu di depan semua orang yang menontonnya nanti.

*~To Be Continued~*

Advertisements

Comments on: "With Every Heartbeat (Chapter 1)" (65)

  1. astaga kwon sang woo??
    aktor drama korea..

    gak ketuaan itu cast nya?
    dia kan udah nikah dan punya anak..

    tapi gpp ding, pemilihan cast mutlak mjd hak dari author.

    yuk update.
    hwaiting!!!

  2. quote; “Saat jam pelajaran, mataku tidak bosan-bosannya
    melihat ke arah jam dinding. Sehingga kalau bisa
    berbicara barangkali jam itu sudah berkata ‘apa
    sih lihat-lihat terus? ngefans?”

    kalo aku punya jam kaya gitu pasti aku banting thor. wkakakak….

    quote; ” *~To Be Continued~* ”

    kalo km ada didepanku pasti udah aku banting km mon…

    ini bagus ceritanya thor, lengkap dramanya… oleh karena itu buruan update ya thor… Ganbatte…!!!!

    • tentang jam itu cuma humor yg gak sengaja kepikiran XD
      banting aja tuh jam wkwkwk
      aish masa aku dibanting, hoho 😛
      tenang, gak bakal lama kok nu XD

  3. ya km lah yg di banting, lagi panas2nya TBC. masa yuri yg di banting, kan km yg nentuin… ckckck…

    aku tau kog ga bakal lama, itulah knp aku ngefans ma km thor….

  4. andhilyoonyulsic said:

    hmm .. tadinya mw belajar .. karena ada updatetan baru jadi batal deh …

    yuri .. sabar yahh .. nanti yoona jatuh ke pelukanmu koq … tenang aja .. ku yakin itu ..

    sooyoung …. sooyong taunya cuma makan makan makan dan makan .. capek deh …

  5. Menarik ff nya yoonyul wekwkwk…
    Jadi penasaran apa kelanjutannya…

    Dan selalu ada kata TBC #halah itu menjadi pengganggu…
    Aku basmi deh kalau ada obatnya..ck

  6. sunnyjiyeon said:

    asik,
    ad yoonyul lg,
    msh ingat ma chosen starnya yoonyul kmrn,manis bgt,
    mdh2n yg ne jg,,hehehe
    lnjut thor..^.^

  7. taengppany said:

    wah ternyata ada FF baru disini, ga jadi tidur dulu deh ^^ kesiangan kesiangan deh besok :p

    itu jangan bilang kwon sang woo bakalan nyium yoona beneran pas pentas?aduh jangan sampai

  8. kikyo said:

    asiiiik yoonyul,ceritanya menarik,seru..nie masih pov yuri aja ya?jd blm ketahuan dech apa yg dirasain yoong kl dkt yuri….ditunggu next part ^_^

  9. Horror lagi XD ngeri juga kalo ada jam yg bisa ngomong T.T lol. Eh aku benar benar bisa ngebayangin wajah yoonA disini 0_0v cantik banget. WOW!

  10. phe pie said:

    Wah Kwon Sang Woo menyimpan niat trsmbunyi trhadap Yoona? Hari-hati Yoong. >.<

  11. Kimtaeyeoung said:

    Wiih yoonyul laghe..
    Suka suka suka..
    Sekarang mah saya suka piaring apa aja..tapi tetep number 1 taeny*lo ko jadi curhat*
    q masih belum bisa nentuin lanjutannya gimana jadi silahkan lanjutkan dan saya akan selalu menunggu..

  12. yey! yoonyul..
    bener-bener pairing favorit unnie ya.. hehe
    bagus un..
    apa ntar ada cast lainnya kaya suuny.. sica dll? (sebenernya berharap ada taeny) 😛
    sooyoung disini perannya konsisten banget, pasti jadi shik sin ahaha..
    ff yoonyul yang kemaren bagus, pasti yang ini juga bakalan bagus..
    chap pertama ini masih datar emosinya.. mungkin masih pertama kai ya, jadi ditunggu aja deh chap selanjutnya..
    fighting!!

    eh, pusinya lumayan romantis juga tuh. 🙂

    • hmm, sepertinya Sunny ada, tp mereka cuma tokoh sampingan
      mudah2an bagus^^
      makasih, tp aku sendiri lupa wktu bikin puisinya wkwkwk XD

  13. Ehhmm
    YoonYul..
    Sukaa..sukaa 😀
    smw karyamu bgus dah pkokx,
    brasa dunia nyata #ceilee
    lanjut thor..
    Fighting 😉

  14. Miss New New said:

    miaan aku belum baca story di atas
    Cuma mau nanya, polling di atas bisa kita pilih jawaban yg sama berkali2 ?

    Kok kayaknya gak bisa yaa
    Aku kan mau vote triangle SooSunSica 100 x 😀

    Eh iyaa, yg ngerasa SooSun shipper vote dong sebanyak2nya
    Tunjukkan ke-shipperan-mu n_n

    Fightiiing

  15. Jungyu said:

    wawaw.. YoonYul! Hoho gak sabar!

  16. sica jung said:

    hm yoonyul asyik jga
    cpat lanjut ya thor

  17. Ken-TaeNy Hwang said:

    “Aku melirik ke naskah. Membaca adegan selanjutnya.
    Kwon diam saja karena dia tidak bisa menjawab.
    Yoona menatap Kwon dengan mesra lalu memejamkan matanya, begitu yang tertulis disana.
    Aku kaget karena adegan selanjutnya adalah Kwon memeluk Yoona dan menciumnya.
    Kissing scene…
    Aku membeku membaca tulisan yang tertera di naskah itu. Sementara Yoona masih berada dalam dunia aktingnya.”

    lucu banget d bagian itu..
    wkwkwk

  18. pkoknya kalo sampe kwon sang woo beneran melakukan adegan ciuman itu, kwon yuri harus ngegebuk kwon sang woo gak peduli walaupun semarga

  19. wahhh telat nihh *walau cm sehari
    hmm yoonyul nya psti lcu dehh critanya,,,,hmm lgsng next chap dehh

  20. apa mungkin nnti waktu pentas terjadi kiss sungguhan?
    Wah gawat!

  21. Salut ma author yg gk prnh jenuh wat nulis, slalu mnghadirkn karya2ny,
    ksih 2 ibu jempol. Hee

  22. windyhairista said:

    yeyeyeye…FF bru… 🙂
    yaa YoonYul kirain YulSic tpi ngak apa2…hehehehehe…
    msh chapter 1 aja Yul udh cemburuan gmna chap2 selanjutnya,,pasti bkalan byk konflik dech… 🙂

    Lanjut…Fighting… 🙂

  23. critanya bgs thor aq tlt bru bc nih next part .

  24. Kwon Eya said:

    Aihh, yul uda kpincut ajah dipertemuan pertama. apakah yoong jga merasakan hal y sama? pnasaran neh!

  25. wah Yul jatuh cinta pada pandangan pertama ama yong..u,u..sweet^-^..

  26. yoonaddict si new reader said:

    Wah telat bnget liat ni FF ,, YoonYul pula ,,
    Ninggalin jejak dulu , bru baca O̷̴̷̴̐ﻬO̷̴̷̴̐

    Authorε˘`)

  27. ya tuhan yuri suka sm yoong TT
    sica baby kmn? *jambak rambut*
    langsung next chap ya thor kekeke~~

  28. Woaaaah aku ketinggalan yoonyul….
    #nangis guling2
    Hahaha yul cemburu sama sang woo, gapapa yul itu pemerannya udah tua,,, yoong ga bakalan suka sama tu namja.
    Semangat yuri…
    Author juga semangat ya kekeke^^

  29. clover said:

    wah…yul ada saingannya tuh 😛
    tenang yul dimata yoona pasti kamu yg paling cakep hehe…

  30. good history
    i like it hihihihihihi
    semoga happy ending juga amin

  31. Miss New New said:

    akhirnya kesampaian juga baca ff terbaru-mu
    Sebenernya sih rada malas kalo bukan pairing favorit *dijitak author

    Eh! Ternyata baguuuus
    Kalo baca-nya sambil membayangkan muka Yoona yg masaolloh cakepnya ituuuh *jadi semangat sendiri
    Bikin deg2an hehe

    Ini cuma berarti satu hal!
    Author-ssi di kehidupan nyata pasti pintar nge-gombal! *manggut2

    • emang pairing favoritmu siapa?
      ah kata siapa, pacaran aja blm pernah 😛
      dan justru aku ini plng gak bisa termakan gombal aku, hohoho XD

  32. Miss New New said:

    Soosunnnnn Thor-ssi
    Soosssuuuuuunnnnnn *ampe megap2 keabisan napas hehe

    Aigoo belum pernah pacaran? Tapi gebetan mah kanan kiri berjejer kalee hehehe

    Wah author dah gombalproof! Bagus Thorr cewek memang mesti kek gitu
    n~n

    • haha sabar2
      gak ada gebetan, aku bertepuk sebelah tgn jg dan smp skrng msh sulit untuk melupakannya
      ya, aku sering gak percaya sm omongan gombal karena kadang gak masuk akal

  33. Saat jam pelajaran, mataku tidak bosan-bosannya melihat ke arah jam dinding. Sehingga kalau bisa berbicara barangkali jam itu sudah berkata ‘apa sih lihat-lihat terus? ngefans?’

    aku selalu tertawa, karena teringat bagian ini,,
    kamu memang pintar memainkan kata-kata..

    tapi gara kamu, aku jadi ngerasa jam tanganku ikutan sewot juga kalo aku sedang ngeliat jam…

  34. saya leader baru minta password Saengil Chuka Hamnida Sunny dong?

  35. Shyemlakkumaa said:

    Ahhh.. ff YoonYul!! Asek..asek..^^
    Gegara baca oneshoot ajh kmrin jd gak tw klo ada ff ber-chapter YoonYul..kikikik..
    Bacaa dlu ahh.. demi mngembalikan jiwa twintrooper yg udaah kelamaan brpaling.. Kekekek~~

  36. Fey_yulsicforever said:

    £ aku readr bru dtng£ wah.. Bgaus yah yul puisi’a hebt and keren thr.^~¥

  37. Yaampun ada Sooyoung :DDD
    Iih seneng :))
    Yah, Yuri lesbian nih? Yoona nya gimana? Haha

  38. thor.. maafkan aku, aku sdg mengobok2 blogmu.. ketemu ff YoonYul ini aku senang^^.. izin baca ya thor.. walau aku sdh telat membacanya.. ini sudah 2014. kekeke ♥♥♥

  39. Ahh, jangan bilang nanti waktu pertunjukkannya Sang Woo nyium Yoona unnie beneran. Andwaeeeeeeeeee…!!!
    Aku nggak rela! Yuri unnie, jangan biarkannnn !!

    Mau komen part-nya Soo unnie sekalian 😀 Gila yah, setiap Soo unnie nyempil, mau sikit, mau banyak, pasti genre ceritanya berubah sesaat karna kekoplakkannya Soo unnie XD Buahahahahaha XD
    Tapi bagus deng. Biar bacanya nggak tegang” amat 😀 *kenapa harus tegang cobak ? XD

Comments from Sone

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: