~Thank you for your comments~

Tek tek tek (suara ketikan laptop)
“Sica, gimana acara hang out sama familynya?^^”
“Perfect Fany ah!^O^ Waktu itu aku berjalan bergandengan tangan sama Yoona dan Yuri ke taman hiburan, aku jadi seperti dicintai oleh dua orang kembar! kyaaaaa! Semua orang melihat iri pada kita hahaha XD “
“Kayaknya asyik sekali, jadi pengen^^“
“Hehe yang seru itu waktu kita naik roller coaster, Yuri ketakutan sementara Yoona malah ketawa lebar seperti alligator”
“Haha, really? XD”
“Yeah, setelah berhenti mata Yuri berair kayak mau nangis gitu, terus Yoona malah pingin naik sekali lagi. Sudah itu Yoona ngusulin naik drop tower, Yuri sampai memohon-mohon supaya jangan naik, kyahahahaha XD”
“Kayaknya aku bisa membayangkannya, mereka benar-benar bertolak belakang ya XD kamu sendiri memang nggak takut naik roller coaster, Sica?”
“Hmm ya aku sendiri juga takut sih, tapi kan nggak enak kalau mereka naik sementara cuma aku sendiri yang nggak. Jadi akhirnya ya aku ikut juga. Cuma waktu naik aku merem mata sampai hampir saja ketiduran 😛 “
“Ahaha Sica Sica XD “
“Terakhir kami juga ada naik bianglala bertiga sambil memandang matahari terbenam, kyaaaaa romantis sekali *blush”
“Ahaha Sica kau jadi seperti princess diapit dua prince 😀 ”
“You should’ve seen it Fany ah^^ kami terlihat sangat lucu lho. Ah… tidak ada kata-kata yang bisa melukiskan kebahagiaan yang meluap-luap ini.”
“XDDD”
“Btw, kamu sendiri gimana Fany ah? maksudku sama Taeyeon, sudah ada kemajuan? =3”
“Aku sudah menyatakan perasaanku padanya”
“O_O lalu gimana?”
“Nggak gimana-gimana”
“Maksudnya?”
“Sekarang aku sudah pacaran sama namja yang mengajakku dansa di pesta waktu itu.”
“Bohong! Jadi kamu akhirnya malah pacaran sama namja yang itu?! *shock “
“Iya..”
“Kenapa?”
“Dia baik dan gentle selain itu wajahnya manis, senyumnya menawan, Taeyeon juga bilang oke waktu di pesta dansa itu.”
“BUKAN ITUUUU!!!! DX DX kan kamu waktu itu bilang kalau orang yang kamu sukai itu Taeyeon!”

Jantung Tiffany berhenti berdetak.
“Oh soal Taeyeon ya, aku sudah melupakannya.”
“Bohong! Kalau semudah itu nggak akan ada orang yang menderita karena cinta”
Tiffany terdiam selama beberapa saat. Tiga menit kemudian datang balasan dari Sica.
“Hei kok nggak jawab? Ah pasti kata-kataku benar kan? 😛 ”
“Ya.. sangat mengenai hati malah..”
“Kenapa kamu malah memaksakan diri pacaran sama namja itu, eng… siapa namanya?”
“Kim Hyesung. Well, dia yang duluan menyatakan perasaannya padaku.”
“Kenapa malah kamu terima?”
“.. habis Sica… aku nggak mau menyakiti Taeyeon lagi.. kalau aku terus seperti ini, perasaanku hanya akan membebaninya saja… aku nggak akan pernah lupa bagaimana wajahnya saat aku menyatakan perasaanku waktu itu…”
“Fany ah…”
“Aku harus bisa melupakannya, Sica…”
“……………..”
“Apa aku membuat keputusan yang benar…”
“Aku memang nggak tahu tapi yang jelas aku akan mendukung cinta Fany ah, tenang saja, aku yakin Fany ah pasti akan bisa bersama dengan Taeyeon^^”
“Ya.. thanks Sica…
“You’re welcome ;D “
“Ngomong-ngomong Fany ah nggak tidur? Ini sudah malam lho”
“Ahaha bilang begitu padahal sebenarnya Sica sendiri yang mau tidur kan? 😛 “
“Yep, kamu tahu aja Fany ah XD “
“Hehe, ya udah met tidur Sica, makasih selalu sudah mau dengar curhatku^^”
“Sama-sama Fany ah, met tidur, sweet dreams~ :* ”
“Good night, sweet dreams^^”

Lalu kami berdua sama-sama offline.
“Bisa bersama ya…”
Aku sudah lama membuang jauh pikiran itu.
Biar bagaimanapun hubungan kami tidak akan bisa menjadi lebih dari sekedar teman.
______________________________________________________________________________________________________________________

Taeyeon’s POV

“Taeyeon”
“Oppa??”
Sejak kejadian itu baru kali ini kami berbicara lagi. Aku benar-benar lupa, kejadian Tiffany menyatakan perasaannya padaku waktu itu benar-benar membuatku tidak ingat soal oppa sama sekali.
“Eh emm… maafkan aku..” dia menundukkan kepalanya.
“Sudah tidak perlu minta maaf lagi,” tukasku dingin lalu segera pergi tapi oppa menarik tanganku.
“Taeyeon aku menyesal!” dia meninggikan suaranya sampai hampir berteriak.
Aku menatapnya dengan penuh curiga.
“Setelah bersamanya… aku jadi merasa kalau kamu lebih baik dari dia, aku sudah putus sama dia, karena itu maukah kamu sekali lagi..”
“Jangan membanding-bandingkan aku dengan dia, apa-apaan itu! Kamu sudah menduakan aku terus kamu baru menyesal setelah tahu kalau dia tidak cocok dengan kamu lalu kamu mau langsung kembali sama aku?! Huh jangan harap!!” amarahku meluap meskipun aku sudah berusaha sabar.
“Ta-tapi Taeyeon bukannya kamu masih mencintaiku kan? Karena itu sekali lagi kita bangun hubungan kita dari awal ya?” bujuknya sambil tersenyum.
Tiba-tiba saja aku menyadari betapa kakunya senyumannya, betapa membosankannya memandang wajahnya. Padahal dulunya aku begitu tertarik memandang wajahnya. Tapi sekarang berlama-lama mengobrol dengannya hanya membuatku bertambah muak.
“Aku sudah nggak ada perasaan apa-apa lagi sama oppa, kalau oppa sudah ngerti sekarang pergilah.”
“Tapi Taeyeon! Aku masih sayang kamu!”
“Kalau begitu lupakanlah aku. Sekarang sudah nggak ada apa-apa lagi di antara kita.” kataku sudah tidak mau berbelas kasihan lagi pada dia.
Aku berbalik memunggunginya, “Pesanku yang terakhir agar lain kali kamu jangan lagi mempermainkan perasaan seseorang, selamat tinggal,” setelah berkata itu aku melangkah pergi.
______________________________________________________________________________________________________________________

Jam istirahat pertama
Aku melihat Tiffany sedang bersama dengan Hyesung oppa, aku jadi tidak bisa mendekatinya.
Akhirnya aku memutuskan untuk mengobrol sama Tiffany pada jam istirahat kedua saja.
Tapi jam istirahat kedua pun juga begitu, padahal kami sekelas tapi karena tadi aku sibuk memikirkan kata-kata yang bagus dan topik yang menarik untuk memulai percakapan dengan Tiffany, wabah itu sudah keburu muncul mendekatinya.
Beberapa hari ini namja itu terlihat demikian lengket dengan Tiffany. Mereka tidak bosan-bosannya mengobrol sampai aku merasa jengkel. Merasa disepelekan. Aku mulai merasa gerah berada di kelas, saat ada mereka berdua mengobrol padahal ruangannya tidak panas. Tiffany seperti dengan sengaja mencuekin aku padahal kami sekelas.
Kapan serangga itu bakal melepaskan bunganya, umpatku dalam hati.
Entah kenapa sekarang aku nggak rela, padahal dulu aku yang mendorongnya agar mereka jadian dalam acara pesta itu.
Aku merasa Tiffany terlalu kebagusan untuk namja seperti dia.
Aku sudah berulang kali gagal mengajak Tiffany mengobrol. Akhirnya aku mengeluarkan ponselku dari saku rok lalu mengetik.
Tiffany, aku kesepian.. bisa nggak kita ngobrol..? +_+
Tapi ketika aku melihat Hyesung oppa bersama Tiffany aku jadi tidak bisa mengirimnya karena wajah Tiffany sama sekali terlihat tanpa beban ketika sedang mengobrol dengan namja itu, seolah dia tidak punya masalah. Mendadak aku jadi sedih.
Kalau bersamaku Tiffany seperti merasa terbebani ya… tiap kali wajahnya terlihat sedih.
Sekarang aku mengerti… kalau akulah penyebabnya.
Kulihat namja itu memegang tangan Tiffany.
“Aku sayang kamu Tiffany…” ucapnya dengan penuh perasaan.
Heh! jebal deh
Aku merasa ingin muntah, bisa-bisanya dia berkata seperti itu di kelas yang penuh dengan banyak murid seperti ini!
Apalagi Tiffany, wajahnya pakai memerah segala!
Sialan!
Kuminum habis black soya kesukaanku. Berharap setidaknya bisa membantu memperbaiki moodku. Lalu aku memalingkan wajahku keluar jendela. Masih mending melihat kupu-kupu yang berterbangan diluar sana! Tanpa sadar aku malah mencoret-coret tanda tanganku sendiri berkali-kali di buku pelajaranku.
______________________________________________________________________________________________________________________

Hari ini pun kuketuk kamar Tiffany, tidak ada jawaban.
Sebenarnya aku sudah tahu kalau Tiffany tidak ada, karena lampu kamarnya tidak menyala. Entah kenapa aku hanya ingin mengetuk saja, berharap-harap kalau Tiffany akan membukakan pintu untukku dan mengajakku masuk seperti biasa..
Tiffany selalu tidak ada di kos dan apabila ada ketika aku sedang tidur atau sedang pergi.
Rasanya aku begitu kesepian. Aku ingin ketemu Tiffany…
Mendadak aku jadi teringat.
Apakah ini yang selalu Tiffany rasakan tiap kali aku bersama oppa..?
Hatiku bagai dibuat robek saat berpikir seperti itu. Aku membekap mulutku. Rasanya aku ingin menangis.
Tiffany…

Malam harinya
Aku merebahkan tubuhku di kasur, menatap langit-langit kamar yang sudah menjadi pemandangan yang biasa kulihat.
Tiffany belum pulang juga.. aku khawatir..
Aku meraih Hpku, kemudian mengetik.
Tiffany kok kamu belum pulang? Cepat pulang dong, ini kan sudah malam +_+
Aku sudah memasukkan nomor Tiffany tapi mendadak aku jadi berpikir-pikir dua kali sebelum mengirimnya.
Apakah aku bakal mengganggu..? Tiffany sendiri tidak pernah menggangguku ketika aku sedang bersama oppa…
Kemudian aku membuat pesan baru.
Tiffany, kalau sudah pulang nanti ke kamarku bentar ya?
Tapi lagi-lagi aku membatalkannya, membiarkannya tersimpan di draft, meletakkan Hpku kembali dan tidur.

Keesokan harinya
Dengan letih aku bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah dan ketika aku membuka pintu.
“Pagi Taeyeon,” Tiffany menyambutku dengan senyum mengembang di wajahnya disertai eye smilenya yang indah.
“Eh..?”
Tiffany menungguku?
“Maafkan aku… akhir-akhir ini aku sama oppa terlalu sering bersama aku sampai jadi membiarkanmu.”
Benarkah begitu? Bukan karena kamu memang sengaja menghindariku kan?
“Nggak apa-apa..” kataku sengaja menghindari tatapan matanya, berusaha menyembunyikan kesedihanku.
Aku juga melakukan hal yang sama pada Tiffany… inikah karma?
Apakah persahabatan di antara cewek itu memang sedemikian rapuhnya sampai ketika sudah punya cowok maka akan meninggalkan sahabatnya? Pikirku sambil menatap Tiffany, tapi Tiffany sudah memutar tubuhnya dan berjalan di depanku.

Malam harinya
Ada Tiffany
Aku seperti melihat sekelebat ingatan-ingatan yang sudah terjadi
Ini… mimpi?
“Kamu benar-benar baik,” Tiffany tersenyum dengan lembut, wajahnya terlihat lega.
“Aku akan nyanyikan lagu ini khusus untuk Taeyeon”
“Taeyeon orang yang sangat berharga bagiku”
“Taeyeon, kamu pandai berdansa..”
“Dasar Taeyeon.. hampir saja ketahuan kan”
“Beranikanlah dirimu Taeyeon..”
“Nggak mungkin! soalnya Taeyeon kan cantik”
“Ah iya syukurlah kamu diterima”
“Nggak apa-apa kok, aku ngerti”
“Taeyeon sama sekali tidak mengganggu.. karena Teuk oppa sendiri yang memilihnya”
“Karena itu jangan dipikirkan.. selama Taeyeon masih mempedulikanku aja aku sudah senang kok.”
“Istirahatlah..”
“Kamu.. bahagia?”
“Taeyeon, aku menyukaimu! Kamulah orang yang kucintai!”
“Lepaskan!”
“Aku tahu! Jangan katakan apa-apa lagi!”
“Ahahaha… maaf Taeyeon aku sudah membuat susah kamu kemarin..”
“Mengenai semua yang kukatakan itu lupakan saja..”
“Maaf maafkan aku Taeyeon.. aku nggak akan bikin kamu susah lagi..”
“……………”
Aku ingat..
Semua yang sudah kami lakukan selama ini..
Kata-kata Tiffany.. baik yang terdengar bahagia, sedih, hancur..
Juga ekspresinya..
Aku paling suka kalau dia tersenyum..
Aku tidak mau melihatnya terluka..
Sejak kapan aku punya perasaan seperti ini…
“……………”
Tiffany..
Apa kamu masih menyukaiku? Karena aku menyukaimu…
Air mata menitik dari mataku saat akhirnya aku menyadari perasaanku yang sebenarnya dan tepat saat itu aku terbangun dari tidurku.
“Maaf, maafkan aku Tiffany…”
Aku sudah banyak menyakitinya..
______________________________________________________________________________________________________________________

“Tiffany, kamu mau kemana?” tanya Taeyeon ketika melihat Tiffany keluar dari kamar kos secara kebetulan.
“Aku mau pergi ke tempat Hyesung oppa”
“Kenapa…?” kata-kata itu meluncur begitu saja dari mulutnya, tapi Taeyeon tidak peduli.
“Hyesung oppa itu kan pacarku, jadi masuk akal kalau aku pergi main ke tempatnya kan”
“Bukannya kamu bilang kalau kamu suka aku..?” wajah Taeyeon berkerut menahan sedih, pertanyaan yang diajukannya juga terdengar memendam rasa sakit.
Sekali lagi kalimat itu menggetarkan hati Tiffany, seperti bom yang berusaha menghancurkan perisainya.
Kalau nggak ada Taeyeon di sisiku aku nggak bisa bahagia, tapi berada disisinya juga menyakitkan..
Aku nggak mau terpisah dengan Taeyeon! Aku mau selalu bersamanya! Tapi!
Hati Tiffany menjerit-jerit ketika memandang wajah Taeyeon karena itu dia berbalik berusaha kabur, tapi Taeyeon sempat membaca sesuatu di matanya. Nalurinya mendorong dirinya untuk tidak melepaskan gadis itu.
“Tunggu Tiffany!” Taeyeon menarik Tiffany ke dalam pelukannya.
Aku benar-benar sangat peduli sama Tiffany.. aku akan lakukan apapun untuk bisa berada di sisinya.
Karena ada aku Tiffany jadi tidak bisa tersenyum?
Apakah memang lebih baik jika tidak ada aku disisinya?
Tapi… aku tidak mau begitu!
Tiffany merasa berdebar-debar dalam pelukan Taeyeon, lalu dia menyadari debaran lain, yang bukan berasal dari miliknya.
Deg deg deg
Ini… debar jantung Taeyeon?
Eh?
Tubuhnya… gemetaran..?
“Tiffany.. aku cuma mau bilang dua kalimat saja, ada sesuatu yang penting yang mau kubicarakan denganmu, tunggulah aku di pantai jam 5” setelah itu Taeyeon melepaskan pelukannya dan mendorong Tiffany dengan lembut, “Sekarang pergilah, temui oppamu.”
Tiffany berpaling untuk menatap Taeyeon sekilas. Tatapannya hanya dibalas dengan anggukan kecil dan wajah yang melankolis.
______________________________________________________________________________________________________________________

Tiffany’s POV

“Maaf, lama nunggu?” tanyaku sedikit tergesa-gesa.
“Yo Fany, tenang saja, aku juga baru datang”
“Mau kemana dulu?”
“Gimana kalau kita ke bioskop? Kamu bebas nentuin film mana yang mau ditonton,” oppa tersenyum jenaka.
Oppa mengantarku sambil menggandeng tanganku.
Aku tidak terkesan dengan keramahan oppa, yang kupikirkan sekarang justru adalah Taeyeon.
Kata-katanya tadi dan juga ekspresinya…
“Fany”
“Eh? Ya?”
“Mau nonton apa?”
“Eng… terserah oppa saja deh”
Benar juga.. aku tidak pernah nonton bioskop seperti ini dengan Taeyeon.
Lalu aku ingat kejadian saat kami nonton bersama di kos melalui laptop.
Pasti akan sangat menyenangkan kalau sekali-kali kita nonton bioskop seperti ini.. aku tersenyum tipis.
Selama menonton oppa terus memegang tanganku, tapi aku tidak membalas pegangan tangannya. Kemudian selesai nonton oppa mentraktirku makan.
“Kamu kenapa? Sakit?”
Aku merasa seperti mendapatkan kembali rohku yang berkeliaran, “Ah nggak ada apa-apa, hanya ada yg kupikirkan saja kok.”
“Kamu benar nggak sakit? Dari tadi kamu terlihat lesu,” matanya melukiskan kekhawatiran.
“Kamsahamnida, tapi aku benar baik-baik saja”
Aku nggak mau membuat oppa merasa nggak enak sama kencan kita, dia sudah begitu baik padaku.
Setelah itu oppa mengajakku jalan-jalan, berkeliling… kemana saja, aku sampai tidak terasa dan ketika aku melirik sekilas jam di Hpku, ternyata sudah jam setengah 6. Lalu aku ingat janjiku sama Taeyeon.
Celaka! Aku lupa!
“Maafkan aku oppa! mendadak aku ingat ada urusan penting!”
“Eh?”
Aku membungkuk dalam-dalam, “Mianhae…” lalu aku pergi meninggalkan oppa yang melongo tanpa sempat bertanya karena tingkahku yang begitu mendadak.
Aku segera menuju ke pantai yang dimaksud Taeyeon
______________________________________________________________________________________________________________________

Aku sampai pada jam 6. Untung matahari masih belum terbenam. Tapi suasana disini sudah sepi. Hampir tidak ada orang.
Aku melihat Taeyeon. Dia sedang duduk seorang diri di tepi pantai sambil memeluk lutut. Tatapannya menerawang jauh ke arah batas cakrawala. Sorot matanya juga sayu.
Aku ragu untuk menghampirinya.
Tadi dia bilang sesuatu yang penting, apa yang mau dibicarakannya?
Apa tentang hubungan kita?
Lalu mendadak pikiran itu merasukiku.
Apa Taeyeon hendak memutuskan hubungan kita?
Mendadak aku jadi merasa sulit menelan ludah. Tenggoranku seperti tercekik. Hatiku seperti teriris-iris, rasanya sakit sekali. Cepat-cepat aku menghapus mataku yang mulai berair.
Akhirnya setelah berdebat dalam hati dan menguatkan diri selama hampir 10 menit, aku memutuskan untuk menyapanya.
“Taeyeon…”
Aku sadar suaraku terlalu kecil, hampir seperti gumaman. Kupikir tidak akan sampai ke telinganya tapi Taeyeon menoleh ke arahku, “Kukira kamu tidak akan datang…” dia tersenyum sendu.
Dadaku terasa sesak, aku menunduk memandang bulir-bulir pasir di bawah sandalku, “Maafkan aku…”
Aku sudah membuatnya menunggu satu jam seorang diri.
Taeyeon menggeleng kecil, “Aniyo, aku justru mau berterima kasih karena kamu sudah mau meladeni keegoisanku…”
Aku membasahi bibir bawahku dan memberanikan diri, “Kalau ada yang mau dibicarakan, kenapa harus disini..?”
“Karena disini begitu tenang… rasanya aku dapat berpikir jernih…”
“…………….”
“Dan kini… akhirnya aku sadar”
“……………..”
Taeyeon bangkit berdiri dan kemudian menatapku lekat-lekat.
Aku menundukkan wajahku. Tapi lalu aku dikejutkan oleh sentuhan lembut di daguku yang memaksaku mengangkat kepalaku.
“Tiffany, tatap mataku.”
Akhirnya aku menatap matanya. Sorot matanya teduh. Tidak ada keraguan sedikitpun dalam bola matanya dan dia juga tidak mengalihkan padangannya sedikit pun dariku.
“Tiffany, saranghae”
Tepat saat itu angin berhembus~
Aku terkesima.
Taeyeon yang menyatakan perasaannya padaku… dengan semburat oranye yang mempercantik lekuk wajahnya.
Juga senyumnya… semua terlihat begitu indah…
“Inilah perasaanku yang sebenarnya…”
Aku tahu itu… karena dia tidak berbohong makanya senyumnya terlihat jauh lebih cantik.
Senyumannya kali ini bukan senyuman yang biasa dia tunjukkan di depan teman-teman, ada emosi-emosi spesial terkandung di dalam senyumnya itu..
Aku suka keceriaannya..
Aku suka sifatnya yang begitu peduli padaku..
Sejak awal perkenalan kita sampai sekarang pun Taeyeon masih tetap menempati tempat yang spesial di hatiku.
“Aku cuma mau bilang itu saja…” Taeyeon kembali memandang ke arah pantai, “Matahari sudah hampir terbenam, ayo kita pulang.”
“………………”
Dia berjalan menjauh beberapa langkah di depanku dengan punggung yang membelakangiku. Tanpa berpikir panjang kupeluk tubuhnya dari belakang.
“Tif-fany?!” suaranya terdengar sedikit gugup.
“………….nado saranghae Taeyeon……”
Kupejamkan mataku dan lebih merapatkan tubuhku padanya. Dia terasa begitu hangat.
“E-emm Tiffany… nanti dilihat orang,” katanya tergagap.
Segera aku melepaskan Taeyeon. Agak terburu-buru. Taeyeon berbalik menatapku dan tertawa geli.
Kami berdua sama-sama tertawa sampai kemudian air mataku meleleh.
“Tiffany?”
“Aku menangis karena bahagia, Taeyeon…”
Taeyeon tersenyum lembut dan mengusap pipiku yang penuh dengan bekas-bekas air mata.
“Rasanya… semua ini bagaikan mimpi..” lanjutku masih menangis.
“Ini bukan mimpi,” Taeyeon menggenggam tanganku dan meremasnya, “Nah, kamu bisa merasakan genggaman tanganku kan?”
“Ya.. tanganmu hangat..”
“Yuk, pulang”
“Hmm”
Aku mengangguk, rasanya aku begitu senang dan lega. Hatiku masih berdebar-debar, melonjak-lonjak tidak percaya. Apalagi kalau Taeyeon menatapku dengan mesra seperti itu.

*~To Be Continued~*

Advertisements

Comments on: "The Story of T x T (Chapter 7)" (97)

  1. @kyungsee said:

    Eh TBC ya? O.o kirain udah tamat~ berarti ada konflik lagi dong =_= uuuhh! Aku paling suka waktu JeTi chatting XD hahaha!! *kabur nyari temen chatting*

  2. Nah, udah saling ngungkapin perasaan kan sekarang
    Jadi buang aja si hyesung wkwkwk *evil laugh*
    Ini entar aslinya Sica ga ditunjukkin di sini, thor? 🙂

  3. phe pie said:

    Sica parah nih, masa naik jet coaster aja bisa hampir ktiduran. Sudah sangat parah tuh ‘pnyakit’nya. Asyik, akhirnya TaeYeon mengungkapkan prasaannya juga ke Fany n ditrima pula.
    Hm, klihatannya sudah akan mncapai akhir crita ya thor? Ataukah masih panjang? Yah, itu saya prcayakan saja critanya gimana nanti ama author, asalkan nantinya mrka bisa brsatu (eh, udah ya di chapter ini 🙂 ) n happy ending. ^^

  4. Horee~akhirnya taeny bersatu ^^
    sekarang tinggal nunggu fany ptus sama hyesung hahaha *evil laugh
    lanjut thor~

  5. ryne#s0ne said:

    KYAA~ TAENY ><
    fiuh akhirnya mereka jadian juga.

    masih TBC thor?
    kalo gitu lanjuuutkan…!! :p
    FIGHTING

  6. TaeTae, akhirnya u ngungkapin perasaan u, n TaeNy brsatu,

    buang ja hyesung ke lautan biar ng9x mengganggu hbngan TaeNy^^ hehehe

  7. Kwon Eya said:

    lanjut…lanjut…lanjut….**demo style!

  8. kyaaa~ akhirnyaa taeny bersatu!

    taeyeon romantis banget sumpah >,< ahhhh envy sama tiffany deh.

    saya doain langgeng deh! kekeke

  9. akhirnya yang ditunggu datang juga.. 😀
    akhirnya taeyeon sadar juga ma perasaannya,
    mungkin bakalan lebih seru lagi kalo taeyeon mengalami pergolakan
    hati yang lebih ekstrim lagi unnie(halah bahasanya..)
    ah ga seberapa penting sih, yang penting chapter ini DAEBAK!!
    unnie fighting ya!
    ditunggu chapter selanjutnya.. semangat semangat!!!
    oiya,aku mau nge vote cerita terfavorit, tapi aku bingung,
    abisnya favoritku semua sih. wkwkwkwk
    😛

    • Haha entar malah readersnya yg ngomel, bknnya Taeng :p
      thanks buat sumbangan votingnya, jd bisa buat referensi tipe cerita macam apa yg disukai readers 😀

      • tapi hampir ffmuw aku vote semua unnie 😛
        tapi kayaknya polling terbanyak tu punyanya “tukang kunci”
        hehehe…
        mungkin diangkat dari cerita yang real kali ya..
        unnie hwaiting!!

      • hehe gomawo kalau gitu^^
        ahaha iya, mgkin karena memang mendekati real atau yg paling rumit sinetronnya wkwkwk

  10. wuih, romantic mate… detik2 terakhirnya oke bnget thor….!?!?? aku suka bnget…..!?!!

    sumpah thor, ini ff taeny yg paling perpect d luar char snsd. wah aku jd ga rela kalo ceritanya berakhir thor. wkwkwkwk

    • haha authornya yg mampus kalau ceritanya gak selesai2 XD

      • wkekekek kog mampus sih thor???

      • hmm aku pernah cerita kalau otakku bengkak gara2 kebanyakan mikir kan?
        smp skrng sebenarnya blm sembuh2, dan membuat ff adalah penyebabnya 😦
        smp mamaku mulai sembarangan ngambil kesimpulan gara2 sebab lain dll
        pdhal udh setengah thn lbh nih…dan sdh selama itu aku selalu gak enak karena kepalaku sakit meski aku sdh terbiasa
        minum obat gak sembuh
        aku gak merasa sakit kalau aku lg gak mikir
        tp mau gmn, aku memang gak bisa berhenti bikin ff
        jd cuma bisa berdoa dan pasrah pd Tuhan YME 😦

  11. akhirnya jadian hore
    blm slese wah akn ada apa lg ni jgn pisahin taeny lg ya keren thor lanjutkan..

  12. Wah wah wah… Taeny bersatu. Akhirnya,setelah nunggu beberapa chapter, baru di chapter 7, cinta taeny bersatu.
    Lanjutkan thor, jangan buat mereka nangis lagi 😦

  13. Idangrasyida said:

    Putusin Hyesung oppa, Putus-putus-putus .. Hahhaah *evillaugh XD
    akhirnyaaaaa..
    Taeny bersatu juga , jangan putusin mereka lagi ya thor |D
    sweet banget Taeng onnie cuma mau ngatain itu perlu ke pantai ..
    Jangan2 nanti pas mau bilang satu kata aja, kata ‘maaf’ contohnya , nanti Taeng onnie nyuruh fany onnie ke atas gunung lagi .. Hhahahaa.

    Disini Fany sama Sica onnie itu 1 kelas yang gak sama kenal ya thor ??
    Ato kenal tapi gak teguran ? Gimana sih *lemot-mode-on-kambuh 😀

    • haha keluar angkasa sekalian 😀 *plak
      kenal kok, kan ikut karaoke wktu itu 😀 cuma tiffany gak nyangka kalau itu Sica, memang sih mereka gak teguran, gak sekelas :p

  14. eaaa akhirny d sampaikan jg pernyataan cintanya.

    selanjutnya tinggal memusnahkan serangga hyesung dri ppany.

  15. auuthooor….. *lari sambil nangis terharu meluk author dari belakang ^^ akhirnya taeny….. akkhhhh,, thor aku gk bisa ngontrol emosiku TT 🙂 :’ ) oh my love taeny..
    chingu kamu bikin aku ngebayangin mukanya tae waktu bilang “tiffany… saranghae” OMG priceless!!
    aku slalu berharap itu terjadi di dunia nyata, berharap taeny is love, berharap taeny is real… tp yg slalu aku percaya di kehidupan realnya tiffany gk bakal bertahan hidup tanpa tae disampingnya,, jinja!!(disetiap kesempatan tiff slalu ad d samping tae taenya *oh damn.. bunuh aku jika itu bukan cinta
    anyway,, gomawo utk cerita hari ini thor, kau membuat siangku sejuk walopun ni lagi terik bgt *kipas2 +_+ (maksudnya hatiku sejuk)

    • wkwkwk ikut2an Tiffany tuh 😀
      your taeny heart kekeke 😀
      aku jg, malah kudoakan pula taeny saling mencintai sungguhan dan mereka nikah^^ ❤
      mereka sering banget saling perhatian, gangguin, dan caper alias cari perhatian, dan interaksi di antara mereka tuh yg plng banyak dibanding couple lainnya 😀

      hehe sama2, author turut senang XD

      • hahaha fany effect!!
        taeny nikah????? oh GOD kabulkanlah doaku dan author…. amiiinnn…
        iya iya iya paling banyak di banding couple yg lain, yakin bgt itu alami bukan fan service semata apalagi akting, klo itu cma akting…. mereka(taeny) harusnya masuk nominasi piala oscar, bukan mereka harusnya menang piala oscar karna udah bikin ribuan bahkan jutaan orang baik taeny shippers maupun non taeny shippers percaya klo mereka tuch real love <3<3<3<3
        chingu,, balasan komenmu ini adalah respon and comment terbaik yg pernah kubaca selama ini,, doamu membuatku terharu :')
        thor kudoakan juga kau bisa terus berkaya, nulis ff taeny sebanyak buanyaknya dan jangan pernah ninggalin dunia perfanfican, karna kamu salah satu author favoritku saat ini.. *ahh dy pasti tersanjung baca komenku ^ ^
        .
        .
        pujianku gk gratis lho thor,, cepet lanjutin ceritanya, gk pke lama!!

      • aku sih hanya ketawa2 aja baca commentmu XD
        ya makasih banyak doanya ea, amin^^
        bener bgt tuh, piala oscar wkwkwk XD
        hati-hati tuh taeny shippers, bisa kena diabetes saking manisnya 😀
        sebenarnya sih jujur ini pertama kalinya aku menemukan pasangan seimut taeny ^o^

      • iyaaa bener diabetes… hahahaha DIABETES hahahahaha DIABE… *kepikiran bapak.. *author kurang ajar dy gk tau apa bapa’ku punya penyakit gula.. *ketok pala thor pke sepatu +_+

      • Auw, ampoen
        saudaraku jg ada yg kena diabetes sih

      • turut prihatin +_+ gara2 taeny bukan???? klo bapaku kena diabet gara2 taeny *ditampar bapak

      • haha masa taeny trus XD wkwkwk

  16. mushroom said:

    aaasaaaaaaa so sweeeeeetttttt bangeeetttttt >.<
    bahagia banget kalo liat taeny bersatuuuuuuu ♥

  17. akhirnya setelah 7 chapter >.<"
    mereka bisa bersama

    tapi entalah apa yg akan d buat author d chapter selajutnya psti bikingregetan deh haha

  18. krystalized said:

    hwaa, mreka jadian omo !! Waktu yg paling kutunggu2
    hyesung tendang aja mending,
    sica penyakitnya keterlaluan -,-

  19. nala d.schiffer said:

    ada beberapa kata yg kurang gue ngerti..harap di tinjau lagi,, buat next chap.^^ but over all it’s nice.. penggambarannya sangat jelas.. feelnya dapet, it’s like a film hehe 😀
    sorry kalau kritik gue ganggu, gue gak bermaksud kok.. sumpah..
    maaf semaaf-maafnya gue kalo gue nyakitin author.. 🙂
    hwaiting thor.. i’m waiting for the next chapter..

  20. ..aq warga malaysia .. Aq bisa jadi gilaa lhoo membace nyer .. Smart giler .. Terbaik !!

  21. Akhirnya taeny jadian aseeeek^^
    habis jadian taeny ngapain lagi thor (?) sesuatu*
    update soon author
    Hwaiting^^ (0,0)b

  22. manisnyaaa…ditunggu part berikutnya ♡♡

  23. yihaaa Tae to the Ny = TaeNy bersatu aku bahagiaaaaa
    btw ada yang kurang *mikirr
    yulsiccc manaaaaaaaaaaaa aku mau yulsiccc
    pokoknya harus ada yulsic apapun caranyaaaaaaa
    sudah lahh anaknyayulsic pulang duluu
    pai pai

  24. phe pie said:

    Thor, aku mau kasih link youtube yang bagus tentang TaeNy. Buat hiburan aja untuk author, syukur-syukur bisa jadi bahan inspirasi buat FF baru. Di video ini, SoShi lagi latihan dance Mr. Taxi trus pas part-nya Fany di dtik ke 01:10, ada byuntaeng moment, trus mana ktahuan lagi ama Hyo n Fany di dtik ke 01.13. Fany-nya sadar gara2 lihat crmin di dpannya ada pantulan bayangannya. ^^

    Ini linknya thor: http://www.youtube.com/watch?v=SzHjHU_kS20

    Lucu bagi comment2nya di YouTube. Sorry klo agak OOT, klo misalnya kurang brknan bilang aja, lain kali gak diulangi lagi. BTW buat comment saya untuk crita ini sudah ada di comment Ke-3.^^

    • haha baru kemarin nonton sih 😀 cuma gak sadar
      itu Taeng ngomong apa ya, sayang gak bisa tahu 😀

      • phe pie said:

        Klo aku baca2 commentnya c itu Taeng bukan lagi ngomong, tapi lahi mlancarkan flying kiss-nya. Kata top comment-nya c:

        LOL! ByunTae! @1:10

        We all know you love Fany’s behind, even the other members saw Tae do the little kiss motion. XD

        Befitu thor, tapi gak tahu juga c, trdrah pnilaian masing2 aja. ^^

    • klo mnrt aku, di video itu tae ngomong s’suatu(suaranya ngalahin musicnya soalnya), tp gk tau dy ngomong apa?? ahhh penasaran gila,,, i think she’s said something pervert (abis natap bokong fany….. apalagi coba klo bukan ngomong yg byun2) lucunya malah ketangkep basah ma hyo wkwkwkwk 😀
      tae: shake your butt honey baby/let me see your hot dance jagiya/gimme your sexy butt miyoungie
      tiff: ohhh not now honey?! just at home *in her mind
      hyo: hehe.. oh GOD just kill me now or kill the byun couple *her mind
      guk guk guk *cuma imajinasiku saja ^^

  25. Akhr’a taeny bsa br1,,
    cukhae, cukhae.. 😀

  26. Hey hey. . .
    2 orang yg sma2 gundah sudah mnemukan kbahagiaannya.
    Tp, 1 org yg lain gmana?
    Mkin ngaco nie gw ng0m0ng.
    Lanjud thor!!
    Ini seru bgt.
    Nglahin sinetr0n ind0nesia.
    Ckakak!

    • haha makanya minta semua sinetron indo dijadiin yuri pasti seru 😀

      • mushroom said:

        wakwakwkawk pengen liat sinetron genre yuri di indo XD tapi cast nya harus TaeNy kalo engga ya Yulsic/YonHyun or SooSun ♥ aduh udah ini mah semua member snsd aja cat nya u,u #eh

      • Hyaaaaa pingin banget ngeliat sinetron percintaan mereka >.<
        kalau saja SM entertainment milikku, sdh kubuat smp season ke berapa tuh WKWKWKWKWKWKWKWK XD

  27. Ken-TaeNy Hwang said:

    “Apakah persahabatan di antara cewek itu memang sedemikian rapuhnya sampai ketika sudah punya cowok maka akan meninggalkan sahabatnya?”
    suka banget ma kalimat itu..soalnya kadang aku jg berfikir kya gtu..
    wkwkwkk

    eemmhhh….hhuuaaa…akhirnya TaeNy jadian juga…kan seneng kalo bgini..
    dripda saling mnyiksa prasaan masing2…
    hehehe
    tpi ntar bkalan ada konflik lgi gk yah…soalnya kan fany blm ptus ma hyesung…
    hhmmm…tpi utk skrg ini smoga TaeNy bs trs bersama n makin mesra..
    wkwkwkk

  28. akhirnyaaa….nyatain cintanya juga 😀

  29. Kimtaeyeoung said:

    Yeyeye akhirnya teng eon menyadari juga perasaannya dan bersatu..tpi thor kurang gereget thor..lanjutnya buat suatu konflik laghe donk biar mancing gereget laghe kyk part2 sebelumnya heheh
    coz asa cepet sih jadi ngin da konflik laghe dulu*piis*
    tapi emang keren ceritanya..
    Lanjutkan thor..
    Mian thor klo q banyak ngomong yang tidak bermutu*abaikan*
    fighting thor..

    • haha nanti malah jd rumit kayak locksmith dong 😀

      • kimtaeyeoung said:

        iya juga sih hehehe..tapi seru thor hehehe..
        fighting thor..
        oiya thor q buak yg part sebelumnya tapi coment q gda padahal dah coment..emangnya coment q g sopan ya thor???klo iya mianhae thor g maksdu kok..*gda kerjaan laghe ni liat coment sendiri*
        mian thor sekali laghe klo emang omongan q atau comentku g jelas..
        fighting thor..

      • author yakin seratus persen gak pernah membuang comment dr km
        auhtor gak tau deh kalau sampai gak ada, mgkin wp error wktu km mskin comment

  30. akhirnya jadian juga dah mereka
    asik asik #jogetinul
    hahahahaha

  31. waaaahhh, aku kira bakal end ternyata masih ada lanjutannya
    aigoo, bahagia dah kl taeny udah bersatu begini, kekeke
    di lanjutkan di lanjutkan author 😀
    fighting 😀

  32. sunnyjiyeon said:

    romantis n mengharukan,
    tp jd tkt,jgn2 abis neh byk ujian menghalangi cinta mrka,.
    but,jujur neh,.ka.gum m author pnter bgt mengaduk perasaan reader..hehe

  33. wah…taeng romantis banget, jadian pas sunset di pantai pula >_<
    jadi beneran ngarep kalau taeny is real coz terlalu banyak sweet moment mereka..

    update soon thor, penasaran next chapter bakalan ada pengganggu lagi atau gak hehe
    fighting

    • Aku jg suka adegan itu 😀
      taeny itu memang real, banyak tanda yg mengarah kalau mereka saling mencintai 😀

  34. YS_addict said:

    awalny nyesek bgt liat taeng kaya gitu 😦 ga tega…tp akhitnya taeng bilang cinta *,* berarti ada cinta segitiga nih

  35. Wow.. Setelah kubaca, aku akuin cimon, chapter ini memang daebak..

    Setelah penelitian lebih lanjut, penulisan yang jauh lebih rapih, penjabaran yang lebih ekspresif dan emosional dengan rangkaian kalimat cantik, yang bkin pembaca “dapet” gitu feel romance nya.

    So much better than the others..
    Terus nulis kek gini ya sis.. Hahaha..

    Salam roti

  36. Dana Mustika said:

    yeeeee…
    akhirnya Taeng appa punya prasaan yg sma juga ke Fany umma…
    thor lnjut nya jgn lama2 ya………..

  37. lulu amanda said:

    sumpah aq nangis z di part ni…

    author daebak….!!

    aq spechless jd komen q sikit z y…..

  38. taetae_fun said:

    udah bca tpi blum smpat coment…

    Udah pada ngungkapin prasaan msing2,,tinggal nunggu konflik yg muncul..

    DAEBAK,dtunggu next chap thor..

  39. aaahhhh kayanya author orangnya sangat romantis ya hhe keren bgt jadiannya pas sunset mana fany meluk taeng dr blkng, benar benar romantis sekali bikin iri saja

  40. Kungttadadak said:

    Hahaha jeti lucu deh chatting nya wkwkwkwkwk.
    Ah! Kukira ini sudah berakhir. Masih TBC,toh! Yaudah deh kalo gitu, semakin dilanjutin semakin menarik,kan? Hwaiting thor!

  41. bloxtwins said:

    annyeong..reader baru..
    salam kenal 😀
    mian br komen dsini.hhe..
    hm..q suka bgt ma ff ini.
    bikin penasaran o.0
    taeyeon kena karma..
    syukurlah ada hikmahnya.
    dgn bgtu taeyeon sadar cinta jg ma fany.kekeke~
    setelah itu resmikah hubungan taeny?
    dtnggu lanjutan nya 😀

  42. wiyulsic said:

    yeye akhir’a taeny jadian juga #bakarrumahauthor ..*plak digamparauthor hehe
    akhir’a mereka jadian juga ,, senenggg tp fanny kan belom putus sm hyeseung (bener kgk thor tulisan’a) hehe
    yg penting skrng taeny udh jdian ..hehe

  43. Kyaaak akhirnya mereka~ XD

    oke,lanjut dulu yow~

  44. lee deyeon said:

    Ya ampun pas ppany yg ngabayin/nyuekin taengoo sumpah nyesek bnget..
    Hihi byar tae tau rasa tu gmna rasa nya di cuekin..
    Tpi akhir nya jadian jga, hihi sneng nya..

  45. Romantis banget.. Mauu peluk taeyeon dr belakang gitu T__T #gila
    Lanjut cium author,, eh, lanjut baca XD

  46. Akhirnya taeny bersama juga walau harus ngelewati beberapa rintangan

  47. kwonratna said:

    cieeeee…..udh jadian nih critanya uhuuuyyy….
    ntr ada konflik apa lg nih???next chap….

Comments from Sone

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: