~Thank you for your comments~

Taeyeon’s POV

Keesokan harinya
Aku berjalan-jalan sendirian di mall.
Aku ingin memberikan hadiah untuk oppa tapi apa? Sudah satu jam aku keliling-keliling tapi sama sekali belum menemukan yang cocok.
Aku berpikir sejenak.
Jam tangan? Baju?… ah tahu gini harusnya tadi aku mengajak Tiffany, kemarin memang kami sudah kesini tapi Tiffany pasti akan tetap mau menemani- eh?
Aku melihat oppa
Kebetulan sekali. Ah benar juga, lebih baik tanya langsung ke orangnya mau hadiah apa.
Aku hampir mau memanggilnya tapi kemudian aku melihat seorang gadis di sisi oppa.
“Eh…?”
Gadis itu terlihat sangat akrab dan nempel-nempel sama oppa. Oppa memeluk pinggangnya, mereka saling tertawa. Kemudian oppa mencium pipinya.
“Oppa…” kataku lirih.
Oppa seperti mendengar suaraku dan langsung melihat ke arahku, mendadak wajahnya berubah pucat dan juga syok…
“Tae-yeon?”
Kami terdiam dalam keheningan selama beberapa saat.
“Oh jadi kamu ini ceweknya Teuk oppa ya,” sergah gadis itu memecah kesunyian di antara kita. Matanya memataiku dari ujung kaki sampai ujung rambut. “Maaf saja ya, oppa itu pacarku, dia nggak bakalan mau sama cewek kayak kamu! apa kamu nggak sadar kalau kamu ini cuma dipermainkan olehnya? Iya kan oppa sayang?” kata gadis itu dengan genit sambil bergelayut manja pada lengan oppa.
“I iya,” oppa sedikit tergagap.
Aku menundukkan kepalaku, “Sudah cukup semuanya oppa..” kataku dengan suara kecil. Lalu aku segera berbalik dan berlari tanpa menghiraukannya lagi meski dia memanggil namaku.
Aku berlari pulang sekencang-kencangnya, demi pelampiasan hatiku yang disakiti.
Sekarang aku sedang sangat membutuhkan Tiffany. Aku ingin menangis padanya… mencurahkan sakit hatiku dalam pelukannya..
Begitu sampai langsung kubuka pintu kamarnya yang kebetulan tidak terkunci.

Tiffany’s POV

Aku sempat memekik kaget saat seseorang tiba-tiba membuka pintu kamarku dengan kasar. Ternyata itu Taeyeon.
“Lho Taeyeon? Udah pulang?”
Begitu masuk Taeyeon segera membanting pintunya dan langsung menghambur ke pelukanku.
“Huwaaaaaaaaaaaa….!” Taeyeon menangis di bahuku.
“Taeyeon..?” tentu saja aku terheran-heran karena datang-datang dia langsung menangis padaku.
Taeyeon tidak menjawab dia hanya terus menangis di bahuku. Tanganku memeluknya dengan lembut. “Taeyeon..”
Kalau dipikir-pikir kami sudah pernah beberapa kali berpelukan. Pelukan bercanda, saat dia memelukku sungguh-sungguh waktu anjingku mati, dan masih ada lagi tapi.. baru kali ini aku merasa sesenang ini ketika berpelukan dengan Taeyeon..
Aku pasti benar-benar teman yang jahat… padahal temanku menangis sementara aku malah merasa senang bisa memeluknya seperti ini… ini sama saja aku memanfaatkan persahabatan kami ya….?
Aku membisu sambil tetap mengelus-elus punggung Taeyeon yang sedikit berguncang, berharap bisa menenangkannya.
Air mataku menetes satu tetes.. dua tetes.. tiga tetes..
Mendengar isakan tangis Taeyeon aku juga ikut menangis..
Aku bisa merasakan kalau saat ini hatinya sedang benar-benar hancur, karena sejak kami berteman Taeyeon tidak pernah menunjukkan air matanya seperti ini..
Ah.. kalau dipikir-pikir sudah banyak sekali hal yang terjadi pada kami sejak kita berteman.. begitu singkat tapi banyak kenangan ketika kami bersama..
………………………………..
Setelah 15 menit tangis Taeyeon mulai mereda, tapi masih terdengar sedikit isakan-isakan tangisnya. Aku masih tetap membelai punggungnya dengan lembut.
“Mianhae.. Tiffany..” Taeyeon akhirnya melepaskan diri dari pelukanku.
“Gwenchana,” aku merasa bahuku di tempat Taeyeon menangis barusan sudah basah kuyup tapi aku nggak peduli, “Kalau sudah tenang maukah kau menceritakannya padaku kenapa kau menangis..?” tanyaku dengan lembut.
“……………..”
“Ah kalau kamu nggak mau cerita sekarang juga nggak apa-apa.”
“Oppa menduakan aku…”
“Eh…” aku tidak percaya.
“Tadi aku melihatnya lagi bermesraan dengan seorang gadis…” tangan Taeyeon meremas baju yang dipakainya erat-erat.
“Taeyeon…”
“Tapi sudahlah aku nggak apa-apa kok… aku… aku sudah menduganya… soalnya oppa kan populer”
“Walaupun begitu itu bukan berarti dia bisa seenaknya berpacaran dengan begitu banyak gadis!” aku bangkit berdiri sambil tetap memandang Taeyeon, kemarahanku mendadak mulai meluap.
“Sudahlah Tiffany… aku yang salah… karena aku egois…”
“NGGAK!” bantahku tanpa bisa menahan amarahku lagi.
“Tiffany?”
“Sialan dia itu! Padahal! padahal…” kugeretakkan gigiku, suaraku mulai melunak, lalu aku menjatuhkan kembali tubuhku ke lantai. “begitu banyak orang yang tidak bisa bersama dengan orang yang dicintainya yang mati-matian ingin bisa bersama dengan orang yang dicintainya, sementara dia bisa bersama dengan orang yang dia cintai tapi dia malah berbuat seenaknya… tidak memikirkan perasaan orang yang tulus mencintainya…” kukepalkan tanganku, aku mulai menangis lagi.
“Tiffany….?”
“Aku… aku juga… aku ingin…. huu.. huu…” tubuhku mulai gemetar tanpa terkontrol.
“Tiffany, kamu kenapa?!” Taeyeon mulai terlihat khawatir.
Air mataku terus jatuh tanpa bisa kucegah.
“Hei..! kenapa sebenarnya dengan orang yang kamu cintai?!”
Ternyata kamu tidak sadar..
“Kamu memang punya orang yang kamu sukai kan? Siapa dia?!” desak Taeyeon.
Aku menunduk sambil mengusap air mataku.
Aku tahu… walau aku begitu menginginkanmu tapi aku tetap tidak akan bisa memilikimu betapa besarpun perasaanku padamu..
“Tiffany!” suara Taeyeon mulai terdengar sedikit memaksa.
Aku mencengkram pundaknya dengan kasar, “Aduhh!” dia mengaduh sakit.
“Taeyeon! Aku menyukaimu! Kamulah orang yang kucintai!” kataku masih sambil menatap lantai dengan sungguh-sungguh.
Tiba-tiba ada petir menyambar di dekat jendela kamar kami. Padahal tadi cuaca sangat cerah.
Taeyeon syok bukan karena petir yang menyambar begitu dekat.
“Bukan sebagai teman ataupun saudara… lebih dari itu…”
Taeyeon menatapku dengan pandangan tidak percaya. Dia menggeleng perlahan.
“Eh…? Tiffany kamu bicara apa… maksudmu… kamu lesbi?”


Aku tersedak. Dadaku terasa ditusuk-tusuk. Kata-katanya membuat tubuhku gemetar hebat. Karena tidak tahan aku langsung berdiri, membuka pintu dan berlari keluar tanpa menutupnya atau mempedulikan hal lain.
“Tiffany!” kudengar dia berteriak memanggil namaku tapi aku nggak peduli. Aku cepat-cepat menuruni tangga dan berlari keluar kos.
Diluar air hujan menyiramiku dengan deras. Ditambah udara dingin malam yang menyapu wajahku yang panas. Aku hanya berdiam di bawah derasnya hujan dan petir yang saling sahut menyahut.
Jalanan mulai kosong, banyak orang segera berlindung di bawah atap. Beberapa orang menyadari bahwa aku hanya berdiri diam saja di bawah siraman hujan dan merasa aneh tapi aku tidak peduli. Aku menengadah menatap langit. Aku bersyukur wajahku basah bersimbah air hujan, membaurkan tetes-tetes air mata yang mengalir di pipiku.
Air hujan yang dingin menusuk kulit justru entah kenapa malah terasa seperti ingin mengobati luka hatiku. Tapi petir masih terus menggelegar. Langit seperti mengganas tapi di saat yang sama juga terlihat begitu melankolis, seperti hatiku saat ini..
Kenapa aku mengatakannya….? Kenapa…
“Tiffany!” aku melihat Taeyeon berlari menghampiriku.
Padahal harusnya cukup kusimpan dalam hati saja..
“Ngapain kamu?! Nanti kesambar petir!” Taeyeon membentakku sambil menarik tanganku.
“Lepaskan!” bentakku juga sambil berusaha melepaskan diri dari cengkramannya. Tapi Taeyeon malah mencengkram tanganku lebih kencang. Keributan kami mulai membuat semua mata tertuju pada kami.
Taeyeon tidak mengindahkan protesku dan tetap menarikku masuk.
“Emm… ada apa ya?” tanya salah seorang yeoja yang bertugas mengawasi CCTV di kos.
“Ah nggak ada apa-apa kok, hanya pertengkaran kecil, maaf sudah ribut-ribut… permisi..” Taeyeon beralasan.
“…………….”
Lalu Taeyeon menarikku yang basah kuyup ke kamar.
“Keringkan dulu tubuhmu”
______________________________________________________________________________________________________________________

Third Person’s POV

Beberapa menit kemudian
Taeyeon juga sudah selesai mengeringkan dirinya.
“…………….”
“Tiffany, yang tadi itu…”
“Aku tahu! Jangan katakan apa-apa lagi!” bentak Tiffany.
“!” betapa terkejutnya Taeyeon mendengar bentakan Tiffany.
Tiffany yang biasanya lembut, walau terkadang suaranya sedikit terlalu keras.
Tiffany menangis dengan deras. Sejenak Taeyeon bermaksud menyentuh untuk menghiburnya tapi diurungkannya niatnya di tengah-tengah.
Suasana di ruangan itu setiap detik terasa makin menyiksa.
“Taeyeon… tolong keluarlah… biarkan aku sendiri…”
Tanpa berkata apa-apa Taeyeon keluar dari kamar dengan sedih.
______________________________________________________________________________________________________________________

Keesokan harinya


Aku tahu kalau cinta ini tidak akan bisa terpenuhi..
……………………

Ketika Tiffany keluar kamarnya ternyata disaat yang sama Taeyeon juga keluar dari kamarnya.
“Ah..”
Sejenak timbul hawa tidak enak yang membuat mereka berdua merasa sesak.
“Tiffany, aku..”
“Ahahaha… maaf Taeyeon aku sudah membuat susah kamu kemarin.”
“Eh..”
“Mengenai semua yang kukatakan itu lupakan saja… kalau kamu jijik padaku juga aku tidak keberatan…” ungkap Tiffany sedih.
“Aniyo! Aku nggak jijik sama kamu Tiffany!”
Tiffany tersenyum masam, “Lalu kenapa wajahmu terlihat aneh Taeyeon…”
Taeyeon merasa mulutnya kering, “I-itu.. hanya aku belum bisa menerimanya saja..!”
“Taeyeon, jangan memaksakan diri…”
Taeyeon mendengar sesuatu dalam suara sahabatnya, kesedihan yang tak dipahaminya.
“Yuk kita ke sekolah”
Membuatnya tidak bisa membalas kata-kata Tiffany.

Sejak saat itu tidak ada rumor sama sekali tentang Tiffany yang menyukai Taeyeon beredar di sekolah. Agaknya Taeyeon tidak menceritakannya pada siapa-siapa.
Meskipun mereka sekelas
Meskipun mereka bersebelahan kamar
Meskipun mereka dijuluki sebagai sahabat terdekat yang pernah ada oleh teman-teman mereka
Tapi hubungan mereka semakin menjauh
Sengaja
Bukan
Bukan Taeyeon yang menghindari Tiffany.
Tapi justru Tiffanylah sendiri yang seolah menghindari Taeyeon
Jika kamu adalah teman sekelasnya kamu tidak akan lagi melihat ketika mereka sedang bersama, mengobrol-ngobrol, tertawa bersama…
Dari luar Tiffany tetap terlihat ceria, mengobrol bersama dengan teman-temannya yang lain.
Sementara Taeyeon yang menjadi tidak konsentrasi dan sekali-sekali mencuri pandang ke arah Tiffany di tengah-tengah obrolannya dengan teman-temannya yang lain.
Banyak yang menyadari hubungan mereka menjadi aneh, tapi tidak ada satupun yang berani bertanya karena merasa tidak enak mencampuri urusan mereka.
Taeyeon melirik ke arah Tiffany di tengah pelajaran, dia mengamati Tiffany yang sedang menulis catatan dari papan tulis.
Tiffany… benarkah kau menyukaiku?
Lalu kenapa kamu malah menjauhi aku..?
…. aku nggak ngerti… apakah memang seperti itu menyukai seseorang?
Taeyeon memandang Tiffany dari jauh dengan sedih.
………………………………………….
………………………………..
“Tiffany! Tiffanyyyy!!”
Tapi dipanggil berapa kali pun Tiffany tetap tidak menoleh ke arahnya. Sejak saat itu memang Tiffany selalu mencuekin Taeyeon. Taeyeon merasa tidak bisa diam saja jika hubungan mereka terus seperti ini.
“Tiffany! Tunggu!”
Tiffany hanya menghentikan langkahnya.
Sementara Taeyeon yang akhirnya sudah berhasil mengejar Tiffany berusaha menenangkan nafasnya yang memburu.
“Kenapa… kenapa kamu bersikap seperti ini sama aku?!”
“……………..”
“Tiffany! Jawab!”
“…..kita lanjutkan saja pembicaraan ini di kos,” kata Tiffany dengan sedikit acuh.
“….oke…”
______________________________________________________________________________________________________________________

“Tiffany.. kenapa kamu lakukan ini…?”
“…………..”
“Mungkin memang hubungan kita belum ada satu tahun tapi apa persahabatan kita selama ini semuanya palsu?” tanyanya dengan penuh perasaan.
“Karena aku nggak mau dibenci sama kamu Taeyeon…” wajah Tiffany kelihatan hancur… terpukul..
“Aku.. masih ingin tetap berteman sama kamu Tiffany…” Taeyeon mengusap matanya ketika dirasa matanya mulai berair. Ekspresinya saat ini benar-benar kelihatan memelas, siapapun yang melihatnya pasti akan merasa iba.
Padahal yang mau nangis itu aku…
“Taeyeon…”
“Tiffany jangan pergi dariku… kumohon..”
“…………..” Tiffany membuka mulutnya tapi tidak ada satu katapun yang terucap.
Kalau kamu terus berada di dekatku bagaimana aku bisa menghilangkan perasaanku padamu…
Tapi aku juga tidak tega kalau sampai kamu terluka seperti ini…
Aku nggak mau perasaanku memberatkanmu…
“Aku… akan belajar menerima kenyataan bahwa kamu menyukaiku Tiffany…” suaranya terdengar lirih.
Tiffany merasa hatinya menjadi sakit. Dia merengkuh bahu Taeyeon. “Maaf, maafkan aku Taeyeon… aku nggak akan bikin kamu susah lagi..” Tiffany diam-diam menangis tanpa sepengetahuan Taeyeon.

Sejak saat itu perlahan-lahan hubungan mereka mulai membaik. Tapi Taeyeon merasa Tiffany jadi agak berubah.
Dia jadi lebih pendiam dibanding sebelumnya.
Baik Taeyeon maupun Tiffany memang tidak pernah membawa-bawa topik itu lagi dalam pembincangan mereka. Semua kembali normal seperti tidak pernah terjadi apa-apa.
Hingga suatu hari
Taeyeon tercengang melihat seorang namja sedang mengobrol dengan Tiffany. Namja itu tampak sok akrab mas Tiffany. Kemudian namja itu memegang tangan Tiffany dan membawanya pergi tapi Tiffany menurut saja. Melihat itu Taeyeon merasa dia tidak bisa diam saja. Taeyeon segera berlari mendekati mereka dan menarik tangan Tiffany.
“Tunggu! Kok kamu mau saja diajak dia?” tanya Taeyeon separuh bertanya dengan ketus.
Kemudian namja itu berbalik menatap Taeyeon, dia terlihat agak tersinggung dengan kata-katanya barusan. Wajahnya seperti mau berkata ‘mau apa kamu?’
“Kenapa memangnya… oh aku belum bilang ya? Kenalkan dia ini namja chinguku, namanya Kim Hyesung, ” ujar Tiffany mengenalkan pacarnya dengan suara datar.
Taeyeon membeku mendengarnya, matanya membelalak kaget.
“Hah..? apa-apaan itu..” seakan dia tidak mempercayai pendengarannya sendiri.
“Apa..? kamu punya masalah kalau aku punya pacar?” suara Tiffany terdengar dingin. Tidak lagi hangat seperti waktu dia bersama dengan Taeyeon dulu.
“Tapi kenapa..? bukannya kamu…”
Tiffany hanya tersenyum masam. Dan entah kenapa senyumnya menyakitkan bagi Taeyeon.
“Me-memangnya kamu benar-benar suka dia..?” Taeyeon berusaha menyembunyikan rasa syoknya.
“…………..” tanpa menjawab Taeyeon, Tiffany berbalik pada Hyesung. “Yuk”
“Tu- Tiffany!” tanpa dapat ditahan lagi akhirnya Taeyeon mengatakannya meskipun disekelilingnya ada banyak orang. “Bu-BUKANNYA KAMU BILANG KALAU KAMU SUKA SAMA AKU??!!” teriaknya. Mereka berhenti melangkah mendengar teriakan Taeyeon. Teriakan Taeyeon juga menarik perhatian murid-murid di sekeliling.
“Apaan? Bertengkar?” tanya orang-orang disekitar mereka berbisik-bisik.
“Cinta segitiga ya?”
“Oh apakah kedua yeoja itu memperebutkan namja itu? Seru nih”
“Haahhh???” kata Hyesung menaikkan sebelah alis.
“… kamu bicara apa…Taeyeon…” Tiffany masih tetap membelakangi Taeyeon, takut paras wajahnya saat ini membocorkan rahasia hatinya.
Ada sentakan perih di hatinya ketika dia diingatkan kembali oleh kenyataan itu.
Lalu Tiffany memegang tangan Hyesung, “Pergi yuk…” dan berjalan pergi dengan namja itu.
Melihat pemandangan itu Taeyeon merasa sangat sakit, sampai hampir menangis.
“Kenapa sih cewek itu, omongannya ngawur, aku kan nggak naksir dia,” kata Hyesung jengkel.
Memang bukan kamu yang dia maksud, batin Tiffany.
“…………..”
Tapi dia hanya bisa terdiam.

*~To Be Continued~*

A/N : *Bow, terima kasih banyak buat yang sudah membaca, serukah? XD
jangan lupa belajar dan berdoa hoho
aku ada menambahkan gambar yang menurutku cocok dengan ekspresi mereka saat itu^^

Advertisements

Comments on: "The Story of T x T (Chapter 6)" (76)

  1. first kah ?
    tinggalinjejak dulu

  2. mwo… ??
    giliran taeng appa yang cemburu ,,,
    akh ppany eomma jahat … knapa ninggalin taeng appa ??
    waeyo ?? waeyo ??
    kasihan taeng appa …

  3. nice,, *clap hands……. sdhku duga bakal jd begini,,,
    finally.. taeng cemburu juga hahahahahah *digampar taeng
    fany,, good job bikin doi jealous,, tp…. tu gk serius kan tiff?? km cm main2 kan ma hyesung?? *ahh thor ngapa mesti hyesung lagi sich,, muak aku baca nama itu
    btw.. author daebak!!

    • haha jgn muak dong, wajahnya cute jg kok 😀 *walau gak rela tiffany sm hyesung

      • what!! cute!! nonononononononono…. taeyeon jauh lebih cute dibanding siapapun di dunia ini!! *gali kubur,, masukin author ke dalam.. *kaburrr XD
        .
        .
        eh chingu,, nasoonya kapan lagi beraksi?? *ngarep TT
        well,, keep workin’ hwaitaeng!!

      • kejamnya dikau *halah :p
        kok minta nasi eh nasoo lg, kan sdh ada di cerita sun kyu~ 😀

      • upss sowwryy.. maksudku detektif sooyoung kapan lagi beraksi??*reader bego,, ketuk pala di dinding.. chingu akhir2 ini lg banyak taeny moment tuch, harusnya soo jd banyak kerjaanya donk??
        .
        .
        *gali kubur lagi,, nolongin author keluar,, *lariiiiiii 😀

      • hahaha yg ada entar Soo malah tambah jealous 😀

        huuuuuu :p

    • wkwkwkwk muak, sumpah ngakak baca komen ini tapi aku setuju. hahaha

  4. wuidihh pake gambar sgala..
    taetae jg frontal bgt pas nanggepin pernyataan ppany..
    g perlu bwa2 sebutan ppany lesbi sgala kali.
    frontal tuh.

    taetae putus,tp knapa giliran ppany yg pny namja chingu sih?
    ughh msk pacaran cm utk menghapus cintany ke taetae sih.
    nappeun yeoja donk ppany?
    kan kasihan hyesung oppa cm utk pelampiasan aja.

    oh ya author,entah knpa aku jdi g tega ppany sesakit itu.
    aneh aja,hbsny biasany kan taetae yg d plot peran tertindas gtu.
    g tega..
    pdhl pas baca awal aku senang liat ppany giliran menderita krn naksir taetae (mgkn krn efek locksmith) tp bgtu makin kesini aku malah jd miris sendiri.
    udh donk author cukupin penderitaan mrk dan bikin mrk mengecap kebahagiaan.

    jebal author,kasihan ppany dan taetae.

    oh ya tumben author updateny cepet bgt.
    tp gpplah malah bgus.
    hwaiting.

    • haha pakai gambar biar lbh mengena, lbh bagus pake gambar kan ya? 😀
      hoho kalau ada konflik kan lbh seru~ =3
      tenang saja nanti pasti penderitaan mereka terbayar
      mumpung lg ada wktu luang :p

  5. ryne#s0ne said:

    skornya 1 sama XD,
    akhirnya taeng sakit hati juga ngeliat pany punya pacar
    hohohoho*ketawa setan

    yeah, suasana taeny semakin panas aja nih..

    lanjuut thor part 7 #readergaktaudiri :p

  6. Idangrasyida said:

    Baru buka ada chap 5 terus ada chap 6 ya udah ngoment disini aja deh.. ^^ gppkan thor

    wah pertamanya ku kira pas Taeng sama Fany di mall yang mereka ngaku pacaran sama namja gk dikenal itu nanti si namja itu temen lee teuk dan bilang ke lee teuk kalo Taeng onnie pacaran sama cewe , terus putus..
    Eh salah , ternyata Teuk oppa ngeduain toh.. *manggut-manggut

    aduh rumit banget thor aduh, cepetan aja deh mereka disatuin –“

  7. bgus thor akhir’a taeng putus dr pakde’ tp knp fany malah pu’a pcar sih mlah pcar’a si hasud lg ckckckck

    kmrn fany yg panas skrg malah taeng,, mkin seru aja nih ff’a

    update soon thor

  8. gak bayangin waktu Tae teriak
    “Bu-BUKANNYA KAMU BILANG KALAU KAMU SUKA SAMA AKU??!!”
    Didepan banyak orang ??? waw … :O

  9. S.E.R.U
    🙂
    tapi unnie, menurutku pictnya taeyeon agak kurang mewakili,
    yang pictnya tiffany baru mewakili banget,,,
    tapi pas lho..
    emang ga gampang juga nyari pict yang pas,, tpi overall is perfecto
    thumbs up!
    😀

  10. cpat bnget updatenya thor, q jdi smakin cnta sa5 author, eh mksudku ff ni,,,,,

    wah Fany knpa u sdh pnya pcar, katanya u cnta sa5 Tae,,,
    klihatannya Tae cmburu nich, kshan Tae sbar ya Tae, sbar^^

  11. Wa hyesung muncul lagi makin rumit nih..
    Taeng baru mau nerima tiffany, eh dia malah sama co lain kasian taeng tapi emang cinta mreka ga wajar T^T tapi pengen taeny bersatu #dzigh

  12. Mkin grgetan ja tiap bca nie ff.. >.<
    Bruan lnjutkan lg yach 😉

  13. yaaaa…kok jd gini??hiks2…lanjut2….♥♥♥

  14. cepet banget nih author 😀

    hah! kenapa tiffany ini? galau ya? hueeee giliran taeyeon sudah mau berusaha menerima kenyataan, eh malah dia yang mau ngelawan kenyataan? wae tiffany? frustasi banget deh.

    taeyeon yang sabar ya! ayo kejar tiffany sampe dapet! biar dia suka sama kamu lagi kekeke

  15. sunnyjiyeon said:

    npa hrz ad TBC..(hehe)
    Hiks,mkin pnsaran bgt m crta slanjutnya..
    author smgt ea,.pgn tw neh klanjutan crta cinta taeny..
    hehehe

  16. phe pie said:

    Hiks chaptr yang ini sdih bangt thor. Kduany
    a sama2 trluka. Tapi masih lbih baik gini d sama2 tahu prasaan masing2 daripada trus dismbunyikan. Tdinya udah snang TaeYeon putus ama Teuk, eh ini malah muncul orang ke4.
    Stidaknya dngan bgini Tae jadi ngrti akan prasaannya sndiri n prasaan Fany waktu dia ama Teuk. Hiks skali lagi sdih bangt lho thor sampai ada ptir mnyambar n hujan2an sgala.

  17. Huaa kasian sekali taeng u,u
    sepertinya kesedihan yg telah dirasakan fany skrg juga dirasakan taeng T.T
    Tp fany unnie kejam kali masa ninggalin taeng gitu aja.
    Update soon author^^
    hwaiting !

  18. YS_addict said:

    aduh konflik mulai datang…kasian mreka berdua. taeng knp lo sewot kl fany punya pacar??? elo sih ga ngasih dia cinta.hah! *jleb ahahaha

  19. taetae_fun said:

    yuhuuu,author udah update aja..

    omo,,tanpa sadar taeyon udh mlai cemburu nih..
    yak,,hyesung GR bnget sih,mna mngkin taeyon ska ma kmu…

    cpet lnjutkan thor..

  20. Kwon Eya said:

    Cpt lnjtin ya th0r! Jg lma2!

  21. Sekarang giliran tae yg cemburu 😮

  22. ini dia yg aku tunggu, part ini udah lama kurindukan.
    part terbaik dlm cerita ini, chapter kesukaanku.

    btw aku jd kasian ma taeng d sini. buruan update thor.. semangat…!!!

  23. Drama di mulai :3
    Seru banget ini cerita :p
    Update soon 🙂

  24. tippanyyyyyy maunya aposee ???? giliran taeng udah mulai mau dia ngejauh
    hauhh tak raso lah
    thorrrrrrrrrrrrrrrrrrrr yulsicnya kemanaaaaaaa ??,pokoknya part selanjutnya harus ada yulsic kalo engga author aku kacangin hahahhahaha
    bye bye saya pamit

  25. nala d.schiffer said:

    hmm.. i just wanna say it’s amazing.. haha 😀
    i’m wait for the next chapter 😉

  26. Kimtaeyeoung said:

    Wah author bener2 menguji perasaan reader ampe bener2 buat reader kesel ma fany+taeng eon dari beberapa part wkwkwk
    q terbawa suasana waktu fany eon nangis di bawah rintik2 hujan ngerasain banget sakit tuh..
    Aduh ampe gitu banget fany eon biar nyadarin perasaan taeng eon ampe jadian ma hyesung..wah jangan2 ini adalah locksmith kedua wkwkwk
    heren thor bener2 gereget deh ma ceritanya..lanjutkan thor..
    Klo bisa lebih cepet laghe kyk yg ini*maksa ngasih permen ma author+aegyo dari sunny eon lengkap dengan wink fany eon*
    q sedikit puas taeng eon ngerasain apa yg fan eon rasain*evil laugh(dapet lemparan botol dari taeng eon)*lanjutkan thor..
    Daebak banget emang author ya..
    Fighting..

  27. mushroom said:

    aaa kenapa harus si hyesung lagi yg sama pany -___________- ane udh terlalu gedeksama si hyesung gara gara baca locksmith ._.
    nah loh tayeon dicampakan sekarang TT__TT

  28. Waahh… Taeyeon skarang dicuekin tiffany… Taetae kalo tiffany gak mau,kamu ama aku aja#digebukinlocksmith
    Cepetan update thor

  29. Asyik neh,taeyeon bra bsa rasain gmana perasaan fany wkt die pcran sm leeteuk,good job thor. . . Alur na bgus,hehe

  30. @kyungsee said:

    Wakakaka XD hyesung salah paham! Yg dimaksud taetae kan tippany XD hahaha~ hyesung itu yg di ff locksmith jg kan ya o.O wuh dia lagi

  31. part yg meng harukan ky nya taeng jg mulah suka tiffany dueh udh cmburu gth..wkwkwk.mkn seru nie.

  32. krystalized said:

    hoah maaf telat bgt bacanya
    jngn2 taeng suka sama ppany, hoah
    kenapa hyesung lagi T.T
    aish

  33. krystalized said:

    hoah maaf telat bgt bacanya
    jngn2 taeng suka sama ppany, hoah
    kenapa hyesung lagi T.T

  34. Ish!!
    Bkin ksel aja nie!
    Ms bc ff bisa ampe nangis?
    Ish!!
    K0k jd d0ngk0l y ma mreka.
    Ish!!
    Auth0rnya dpt ide dr mn c?
    Ish!!
    Ish!!
    Ish!!
    Lanjud!!

  35. eaaa makin complicated euy hihihihi
    lanjut chingu
    hwaiting

  36. gantian nih sekarang taeng yang bakalan dicuekin fany…
    suka yang pas fany akhirnya bilang kalo dia cinta sama taeyeon trus hujan2an berasa kayak adegan di film hehe

  37. Dana Mustika said:

    yyeessss..
    akhirnya Fany mengungkapkan prasaannya sma Taeng…….

  38. YoonAddict said:

    Hahahaha
    Ngakak pas taeyon tanya dy lesby ?? 😀

  39. Kungttadadak said:

    Akhirnya taeng ngerasain juga apa yang selama ini fany rasain. Sakit banget ya,rasanya. Banyak banget ff taeny yang plotnya sama kayak gini. Haaah kasian juga yah sama mereka berdua. Ff nya bagus dan menarik. *lanjut ke part selanjutnya*

  40. wiyulsic said:

    koq fanny malah ngejauh ya ?? Kyak’a taeng udh mulai suka tuh sma fanny cuitcuit hehe :3
    yah fanny bales dendam pengen bikin tae cumburu apa mlah mau ngejauhin tae .. Seruseru 🙂

  41. taetae agak kurang pengertian yak? langsung tanya “kamu lesbi?” wkwkwk
    daebak!

  42. seru thorr….. tp ppany jahat bgt sih… =<

  43. Fany!! Kamu kenapa? T.T

  44. My name is nafila said:

    Maaf, tp ff ini sy pernah baca, cuma diganti aja sm nama taeny, apakah copas?? Cuma nanya. Mian mirip sangat

  45. lee deyeon said:

    Yeee akhir nya taengoo ma teuke putua jga, bgus lah..
    Ppany jga dah nyatain cinta nya ma taengoo, tpi knpa sih tae nya ga ngejwab..
    Trs mlah ppany nya pcaran ma tu cwok sapa lah…
    Huuuuu Taeny lg galau..

  46. Tata bahasa bagus suka
    Pzty sekarang keadaannya balik dech jadi taeng yg ngerasa kesepian gara-gara phany

  47. Pzty sekarang keadaannya balik dech jadi taeng yg ngerasa kesepian gara-gara phany

  48. kwonratna said:

    makin seru nih critanya…..

  49. Hhmmm muali kebalik sekarang taeyeon yg ngerasa cemburu sama fany tp kaya nya fany sama hyesung cuma di jadi’in pelarian aja kaya nya

  50. Uuhhh romatis banget taeyeon bilang cinta di pantai pas matahari terbenam tp masih ada hyesung yg nunggu fany ya hhmm semoga fany lebih milih taeyeon ya -(ˆ▽ˆ)/

    Author daebak (y)

  51. Okeeee gue jd pengen nangis gini 😥 chap ini sedih banget

Comments from Sone

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: