~Thank you for your comments~

Aku dan Taeyeon sibuk memilih-milih baju mana yang bagus di sebuah toko di mall. Sebentar lagi akan ada pesta perayaan ulang tahun sekolah yang ke 56 yang jatuh pada hari Sabtu. Atas saran dari Ketua Osis yang sekarang, diadakan sebuah acara yang cukup mewah untuk merayakannya, karena nantinya akan ada acara dansa! Ada-ada saja, tapi idenya dianggap bagus juga bagi murid-murid. Lebih dari sembilan puluh persen murid-murid mendukung diadakannya acara ini, selain itu Guru-guru dan Kepala Sekolah juga setuju sehingga akhirnya acara ini dilaksanakan.
Sudah dua jam berlalu sejak kami mulai mencari-cari baju, tapi hasilnya masih nihil. Aku rasa lebih baik menyerah.
“Yah Taeyeon, udahan yuk, aku capek nih… yang penting asal nggak jelek saja deh.”
“Mana bisa begitu,” sahut Taeyeon mantap.
“Kenapa kamu bisa begitu antusias sih?” tanyaku dengan nada lelah.
“Tentu saja harus. Fany ah ini kesempatan untuk kita bisa mendapatkan pacar, terutama kamu.”
“Aku nggak yakin-“
“Jangan pesimis begitu, kamu cantik Fany ah,” kata Taeyeon sambil membelai-belai rambutku.
Bukannya aku tidak tertarik, hanya saja rasanya seperti agak memaksa.
“Lagipula kita sudah membayar biaya untuk pesta ini”
“Iya,” kataku akhirnya menyerah.
“Bagus, urusan make up serahkan saja padaku” ujar Taeyeon dengan riang dan percaya diri. “Akan kubuat kamu menjadi sangat cantik sehingga semua mata akan terpana melihatmu.”
……………………………

Ketika kami sampai, kami menandatangani buku tamu lalu kami langsung masuk ke dalam. Kurasakan banyak mata memandangi kami. Sewaktu di rumah kulihat diriku sendiri di cermin aku sendiri sampai tidak percaya karena aku terlihat begitu cantik. Keahlian Taeyeon dalam berdandan memang hebat. Taeyeon terlihat bangga melihatku yang menjadi pangling pada diriku sendiri di cermin.
Taeyeon berbisik padaku. “Tiffany, kita sampai sini saja ya”
“Wae?” tanyaku sambil balas berbisik.
“Kalau berdua tidak akan ada yang mendekati kita kan?”
“Oh oke,” jawabku.
“Pastikan pada acara puncak nanti kamu sudah punya pasangan dansa, sampai nanti Fany ah,” Taeyeon menjauh sambil melambai padaku.
“Ah…”
Aku hampir saja memanggilnya. Sebenarnya aku tidak menginginkan ini.
Kulihat Taeyeon berjalan dengan anggunnya, dia terlihat sangat menarik. Semua orang melihat ke arahnya, baik namja maupun yeoja. Sementara aku menepi, tapi tidak benar-benar memojok.
Aku bingung harus berbuat apa, sendirian membuatku merasa tidak tenang, kikuk. Aku ingin mengobrol dengan teman-teman yang lain, tapi mereka seperti berada di dunia mereka masing-masing.
Ah coba ada Taeyeon di sampingku aku pasti akan lebih pede. Tidak seperti orang yang baru pertama kali ikut pesta.
Aku menghembuskan nafas panjang.
Kemudian pandanganku beralih pada Taeyeon lagi. Dia terlihat sedang mengobrol dengan beberapa orang.
“………………”
Taeyeon… padahal aku ingin bersamamu…
Tidak perlu ngapa-ngapain, hanya mengobrol bersama saja sudah cukup…
Aku hanya terdiam seperti orang yang kesepian, menatap sekelilingku yang ramai dan tampak bahagia. Ada beberapa namja yang sepertinya sedang mengajak yeoja yang disukainya berdansa, ada juga yeoja yang terlihat begitu menantikan diajak berdansa oleh oleh seorang namja tampan. Beberapa malah sudah berdansa.
Ah, lebih baik aku ambil minum saja.
Lalu aku berjalan ke meja minuman. Meraih segelas air putih. Saat aku sedang minum, ada seseorang berada di dekatku.
Namja. Badannya tinggi sehingga aku harus menengadahkan kepalaku untuk menatap wajahnya, dia tersenyum. Senyumnya terlihat menawan.
“Kamu manis sekali, mau berdansa bersamaku?” dia mengulurkan tangannya dengan sikap gentleman. Sesaat aku terpesona tapi tidak sengaja pandanganku teralih pada Taeyeon, dia sepertinya melihat bahwa aku sedang diajak berdansa oleh namja ganteng jadi dia mengawasiku, dari jauh dia memberi isyarat seolah mau berkata ‘go for it’
“I-iya baiklah,” kataku sambil menerima uluran tangannya, dan sedikit menundukkan kepala.
Dia tersenyum, “Kamu pemalu juga”
Dia membawaku ke tengah dan kemudian menatapku, tatapannya seolah mengatakan ‘shall we?’
Dan kami mulai bergerak menyesuaikan diri dengan pasangan lain dan irama musik.
Selama berdansa aku jadi kepikiran mengenai Taeyeon. Apakah dia sudah mendapat pasangan? aku curi-curi pandang ke arah Taeyeon. Ternyata sekarang dia hanya sendirian, ketika dia menyadari bahwa aku melihat ke arahnya, dia hanya melambaikan tangannya kepadaku.
Aku merasa tidak enak, tapi tatapan Taeyeon seolah mengatakan ‘tidak usah pedulikan aku kamu nikmati saja waktumu berdansa dengan dia’
“Kenapa?” tanya namja itu lembut.
“Ah aniyo,” kataku sambil memasang senyum.
Setelah satu lagu selesai.
“Maaf, sampai disini saja ya…” aku berusaha menolak sehalus mungkin.
“Kenapa?” ada nada kecewa pada pertanyaannya.
“Maaf, tapi aku tidak bisa meninggalkan temanku sendirian,” aku berkata sambil menundukkan kepalaku merasa tidak enak padanya.
“Maaf,” kataku sekali lagi sambil membalikkan badan dan menjauh. Kemudian aku mendekat pada Taeyeon.
“Kamu ngapain sih? Kenapa kamu malah tolak dia? Padahal dia oke juga, tinggi lagi.”
“…habis aku merasa nggak enak hanya aku sendiri saja yang punya pasangan…”
“Dasar payah… padahal kan sudah kubilang tidak apa-apa…” Taeyeon tampak kecewa walaupun seharusnya aku yang kecewa bukan dia.
Tapi kapan kamu ada berkata seperti itu, pikirku dalam hati, kamu kan hanya membuat wajah seperti mau mengatakan tidak apa-apa bukan mengatakan langsung.
“Sudah sana cepat ajak lagi,” Taeyeon mendorongku.
Tapi ternyata namja itu sudah mengajak yeoja lain untuk berdansa.
“Ternyata dia cepat berganti gadis…” Taeyeon menghela nafas.
Ada tipe yang sepertinya berusaha mencari-cari pasangan dansa biarpun bukan dengan orang yang disukainya seperti namja yang baru saja berdansa denganku itu. Mungkin hanya biar dikira tidak tidak laku.
Aku tidak mau begitu pikirku dalam hati…
Aku ingin menemukan seseorang… seseorang yang kusukai dan lalu berdansa bersama.. .bukan hanya sekedar diajak berdansa oleh orang yang tidak kusukai… meskipun dia itu keren…
Dan… kalau tidak bisa menemukan orang itu lebih baik aku bersama Taeyeon pikirku…
Taeyeon hanya terdiam menatap pasangan-pasangan yang berdansa.
Mendadak aku jadi heran. “Taeyeon, bukannya tadi kelihatannya kamu diajak beberapa namja berdansa, kenapa kamu tiba-tiba jadi sendirian?”
Wajah Taeyeon mendadak jadi terlihat jengkel, “Ternyata mereka itu sudah pada punya pacar, tadi cewek-cewek mereka langsung datang menengahi kami dan langsung menyeret mereka.”
Mendadak aku jadi ingin tertawa, tapi kutahan karena aku tidak mau mengejek Taeyeon.
“Maaf saja, tapi aku juga nggak mau jadi orang ketiga”
“Merekanya saja yang keterlaluan, berani-beraninya menduakan kekasihnya,” kataku sebal.
“…………………”
“…yahhh… pada akhirnya kita tetap jomblo deh,” tapi tidak ada nada kecewa sama sekali dalam kata-kata Taeyeon. “Ya sudah, selalu ada lain kali kok, saat ini hanya belum saja, lagi pula setelah kejadian barusan aku jadi nggak berminat lagi.”
“Aku juga,” melihat senyum Taeyeon aku juga ikut tersenyum.
“Karena itu daripada kita diam saja aku punya ide bagus Fany ah,” dia tersenyum seolah masih punya kartu AS. “Tapi kamu mau ya?”
“Apa itu?”
“Sini ikut aku Fany ah”
“??”
………………………………………..
…………………………………
Begitu kami menginjakkan kaki untuk yang kedua kalinya sekali lagi semua mata tertuju pada kami. Aku bisa mendengar beberapa dari mereka berteriak histeris dan berkata “imutnya..”
Kami berjalan dengan berani tanpa malu dan anggun. Kami berdua melangkah secara sinkron menuju ke tengah dimana pasangan-pasangan berdansa. Banyak dari mereka yang hanya berdiri di tempat dan tercengang seolah kami selebriti.
Kami berpegangan tangan, kuletakkan tanganku yang satunya di pinggang Taeyeon, Taeyeon menaruh tangan yang satunya di pundakku. Lalu kami mulai bergerak dengan lemah lembut mengikuti irama.
“Psst Taeyeon…” bisikku.
“Hmm?” sahut Taeyeon setenang biasa.
“Menurut kamu mereka nggak akan sadar kan?”
“Tenang saja,” Taeyeon menyentuh pipiku dengan jari telunjuknya. “Aku percaya diri dengan hasil dandananku, lagipula versi cowokmu keren juga kok. Boy Tiffany, hehe.”
“Taeyeon ah, aku jadi malu nih…”
Taeyeon terkekeh.
Seperti yang dikatakan Taeyeon, sekarang aku menyamar jadi namja, memakai jas pria. Sekarang penampilanku bagaikan cowok cantik, tidak heran kalau cewek-cewek jadi ribut. Tapi untunglah mereka tidak ada yang sadar kalau cowok yang sekarang berdansa bersama Taeyeon itu Tiffany cewek tulen.. mudah-mudahan…
“Taeyeon …”
“Ya?”
“Kamu pandai berdansa..”
“Gomawo”
“……………”
“Maaf ya, kamu jadi harus berpenampilan seperti ini.. soalnya kamu lebih tinggi sedikit dari aku jadi kupikir kamu yang lebih pantas…” bisik Taeyeon.
“Gwenchana…” bisikku.
Sebenarnya ini adalah pertama kalinya aku melakukan cross-dressing, tapi aku juga tidak keberatan, meskipun aku jadi sedikit malu menyadari banyak mata yang melihatku terutama cewek-cewek. Tapi aku benar-benar menikmati saat-saat aku berdansa bersama Taeyeon, rasanya kami bisa tersenyum dan tertawa dengan lepas.
______________________________________________________________________________________________________________________

“Taeyeon, siapa namja yang berdansa sama kamu waktu pesta lusa?!” tanya Sunny dengan antusias begitu juga dengan Sooyoung dan Jessica.
Taeyeon dan aku sedikit kaget karena begitu sampai di sekolah kami langsung sudah ditanyai hal seperti itu.
Jadi mereka nggak sadar? Padahal tadinya kupikir meski melihat dari jauh mereka bakal sadar.
Taeyeon menyembunyikan senyum puasnya. “Kenapa? Baru pagi-pagi sudah langsung nanya hal seperti ini,” sahut Taeyeon pura-pura acuh.
“Seluruh sekolah pada ribut, habis di sekolah ini kan nggak ada cowok yang seperti itu, mereka pada ingin tahu siapa sebenarnya cowok itu, aku juga ingin tahu.”
“Tertarik?” tanya Taeyeon masih menyembunyikan senyum puasnya. Sementara jantungku sudah berdebar-debar takut ketahuan.
“Walau dia tidak terlalu tinggi, tapi wajahnya itu lhooo, imuuut banget kyaaa,” kata Jessica.
“Mau deh kalau dia jadi pacarku…” kata Sunny dengan wajah seperti sedang di awang-awang.
“Bahkan aku sempat foto lho,” kata Sooyoung sambil mengeluarkan Hpnya dari saku.
Ugh, dia sempat memfoto kita?!
Sooyoung memperlihatkan foto saat kami sedang berdansa, wajah kami berdua tidak kelihatan jelas karena hanya diambil dengan HP kamera.
“Mana? Mana?” Jessica dan Sunny ikut melihat.
“Tapi kalau dilihat-lihat,” kata Jessica menyipitkan mata sambil menatap foto tersebut. “Dia agak mirip sama Tiffany ya?”
Mendadak aku merasa gawat, aku tidak mau hal ini sampai ketahuan!
“Oh tentu saja kalau kelihatan agak mirip soalnya dia ini kan masih ada hubungan sama Tiffany,” kata Taeyeon seenaknya saja.
“Benarkah?” mata-mata mereka menatapku sambil menunjukkan ketertarikan.
“I-iya, kita masih saudara…” kataku berusaha beralasan.
“Kalau begitu bisakah kamu mempertemukan dia dengan kita?” tanya Jessica dengan excited.
“Wah sayang sekali, karena dia sekarang sudah berada di luar negeri,” sahut Taeyeon lagi-lagi seenaknya, tapi dia melindungiku.
“Yaaaaahhhh…” sahut mereka serempak.
“Kemana?”
“Ke San Fransisco, ya nggak Tiffany?”
“Ne”
Taeyeon tertawa kecil, sementara aku merasa tidak enak pada mereka.
“Oh ya fotonya bisa tolong kirim ke HPku? Buat kenang-kenangan,” lalu Taeyeon menoleh padaku dan mengedipkan sebelah matanya. Sontak wajahku memerah.
______________________________________________________________________________________________________________________

Di Kos
“Dasar Taeyeon… hampir saja ketahuan kan,” kataku merajuk.
“Seru menggoda mereka hahaha dan lihat!” Taeyeon menunjukkan foto yang dipotret Sooyoung saat kami berdansa. Aku buru-buru berusaha merebutnya tapi Taeyeon lebih cepat.
“Hapus ah!”
“Sayang kalau dihapus”
“Angggg~ Hapus~”
“A-ni-yo~”
“Taeyeon ah~!”
Dia segera menyembunyikannya di balik badannya. Karena aku kehilangan keseimbanganku aku jatuh menindihi Taeyeon.
“Ah…”
“Aduuhhhh… Fany ah kamu terlalu bersemangat.”
“Maafkan aku!” aku buru-buru menghindar dari Taeyeon. Barusan jantungku seperti berhenti berdetak sejenak.
“Gwenchana, kamu nggak usah sepanik itu,”
Aku merasa malu sekarang.
“Haha, Tiffany lucu, eh ngomong-ngomong minggu depan piknik sekolah kan”
“Ah iya benar juga, gara-gara ada pesta ini aku sampai lupa”
“Kamu ikut kan?”
“Tentu saja, kita akan pergi ke Jepang, sayang sekali kalau dilewatkan.”

Tapi ternyata takdir berbicara lain, malam sebelum keberangkatan kakiku terkilir hingga harus masuk rumah sakit.
Sekarang ini aku hanya berduaan dengannya di dalam kamar yang serba putih.
“Tiffany, coba tebak aku bawa apa?”
“Apa?”
Taeyeon mengeluarkan sebuah bantal berbentuk hati berwarna pink dari balik badannya.
“Hehe~”
“Ah pink!^^”
Segera aku menerima bantal itu dan memeluknya. Hatiku berdenyut bahagia, Taeyeon sangat perhatian sama aku. Memang aku jadi kurang bersemangat karena tidak ada satupun benda berwarna pink di kamar ini. Dia selalu mengerti aku.
“Tiffany…” Taeyeon meremas tanganku dengan lembut.
“Aku nggak apa-apa kok Taeyeon, lagipula aku sudah menelpon orang tuaku”
“Tapi…”
“Pergilah, aku tahu kamu ingin sekali pergi ke Jepang,” kataku sambil tersenyum. Tapi Taeyeon masih tidak mau pergi padahal sudah hampir waktu keberangkatan. “Taeyeon… sayang uangnya… kamu kan sudah membayar… dan tidak murah…” bujukku.
Akhirnya Taeyeon pun pergi dengan berat hati mungkin karena dia tahu betapa aku juga sangat menantikan perjalanan ini dari minggu lalu. Tapi apa boleh buat. Aku tidak bisa pergi dalam kondisi seperti ini. Taeyeon melirikku untuk yang terakhir kalinya sebelum keluar dari kamar dan aku pun berusaha memberikan senyum terbaikku semampu mungkin. Untuk menunjukkan bahwa aku baik-baik saja.
Begitu Taeyeon keluar mendadak aku jadi sedih. Kupeluk bantal itu erat-erat di dadaku.
‘Pasti nanti pulangnya aku hanya akan mendengarkan cerita-cerita teman-teman yang membuatku iri…’
Setetes air mata menetes di pipiku.
Aku juga ingin pergi…

Esok harinya
Aku merasa bosan, tadi keluargaku sudah datang tapi mereka sudah pulang lagi. Aku tidak bisa melakukan apa-apa selain berbaring. Aku juga tidak bisa tidur meskipun sudah hampir dua jam aku mencoba memejamkan mata. Mungkin karena aku sudah terlalu banyak tidur.
Aku juga tidak bisa menggunakan Hpku, karena pasien dilarang bermain Hp. Aku jadi tambah bosan dan juga.. kesepian..
Taeyeon… kira-kira dia sedang apa ya sekarang…? apakah sedang bersenang-senang dengan teman-teman yang lain? Ahhh padahal baru sehari tapi aku sudah ingin bertemu dengannya. Karena bersama dengan Taeyeon sama sekali tidak membosankan… meskipun hanya membicarakan hal yang tidak penting…
Ya sudahlah… anggap saja penghematan uang…

*~To Be Continued~*

A/N : Hmm… *memikirkan lagu buat adegan dansa yang cocok
ah nggak tahu deh, ada yang punya ide? :p
lalu ini video buat yang nggak bisa membayangkan boy Tiffany (tapi disini dia pakai seragam :p )

disini Hyoyeon, Yoona, sama Sooyoung kayak anak cowok SMA, hahaha XD
ah Tiffany imut^^ harusnya mereka lebih disorot kamera

Advertisements

Comments on: "The Story of T x T (Chapter 2)" (51)

  1. phe pie said:

    Yah, kok TaeYeon-nya pergi sih? Ayo dong tmanin Fany. Kan kasihan kspian dia, prgi juga pasi TaeYeon-nya gak tnang tuh mikirin Fany.
    Wah, hari ini comment-ku yang prtama. ^^ BTW kok pnghmatan uang c thor, kan Fany-nya juga udah bayar. Klo gak kok tadi disinggung TaeYeon yang udah bayar mahal? “Pertanyaannya gak pnting amat’
    Yah, pokoknya sgra lanjutkan k chaptr brikutnya thor. ^^ Gak kbayang Fany dandan jadi cowok kayak apa. ^^

    • haha
      mgkin kamu harus liat boy Tiffany dulu, disini ada videonya, tp pakai seragam sekolah bkn jas
      sdh kutambahin dlm akhir cerita

  2. suka dech karakternya taengoo dsini ngomong seenak jidatnya aja 🙂
    ah mumpung taeyeon ke jepang ini kesempatanku bedua-dua’an ma fany hihihi *disiram air keras ma taeng,, di dorong ke jurang ma locksmiths,, tiidaaaakkk..
    aiisshh si tae tae gtu amat ya,, ko tega sich ninggalin fany dlm keadaa sakit?? masalahnya duit lagi sini ku ganti (berapa duit..) pasti dia mo nyari cowok dech di jepang secara di pesta dy antusias bgt pngen dptin cowok..
    lanjutkan thor ceritamu!! hwaitaeng!!

  3. pengen liat Fanny jadi cowok 😀

  4. kasian ppany nya..pasti kangen bangget tanpa taetae…lanjjut cpt thor ^^

  5. loh tae qo pergi sih…!! blik lg donk ksian tuh fany galau tnpamu….!!!!

  6. atikakita said:

    berani taruhan berapa! fany pasti kangen berat sama taeyeon :D. aku sih masih berharap kalau taeyeon emang gak jadi ikut ke jepang demi fany wkwkwk (imajinasi sendiri).

  7. Haha… Fany emang unyu kalo dijadiin namja 😀

  8. ryne#s0ne said:

    ahahaha
    ngakak baca tippany di jadikan namja sama taeyeon, ckckck ada-ada aja kelakuan TaeNy :3

    kasian tippany, mudah2an taeng gak jadi pergi kejepang.

    lanjuut chingu ><

  9. taetae_fun said:

    oaaa,fany imut bnget…pngen cbit2 pipinya….

    kyknya fany udh mrskan prasaan yg lain ama taeng,,
    taeng blik dong,tmenin fany,,,ksian dia sndirian..

  10. kasian banget fany d tinggalin tae pasti kangen berat tuuu >.<"
    fany mah mau jadi cowo apa cewe tetep aja imut 😀

  11. Kok tae pergi (?) u,u
    Kasian pany nya tinggal sendiri -,-
    Pany cini aku temenin ya #plakk digampar taeng

    Wah videonya lucu, fany unyu-unyu gimana gitu >,<
    Yoong jugaaa keren hihhi^^
    Update soon author 🙂
    Fighting !!!

  12. new silent readers said:

    wuihh tiffany versi cowok..
    temanny aj sampe naksir.
    wkwkwk

    kali ini giliran fany duluan ya yg naksir tae tae?
    bguslah,sesekali tukeran peran gpp.
    msk d tiap fanfic pasti tae tae dluan yg naksir dan jd objek penderita trs.
    mentang2 dia leader.

    biar fresh dan g ngebosenin klo critany d balik jd fany yg susah payah ngejar cinta tae tae..
    (saya masih dendam gara2 d locksmith taetae kykny menderita bgt gara2 fany)
    wkwkwk

    bgus critanya,lanjutkan dan buruan d update..
    wkwkwk

    oh ya,author g pengen buat fanfic yoonhyun si duo magnae ya?
    ato stdkny d sisipkan d fanfic ini jg gpp.
    jd g monoton taeny dan yulsic aj dlm 1 paket cerita.
    yah skdr pendapatku aj sih.
    hehehe

    HWAITING author..

    • HAHA soalnya biasanya yg terlihat menderita dan memendam semuanya Taeyeon sih :p
      hmm, sebenarnya author kurang suka yoonhyun tp mgkin nanti bikin lg, lagipula baru2 ini sdh bikin yoonhyun yg berjudul girl who hear voice from another world
      mian, *lagi2 cerita ini hanya fokus sm pairing taeny *bow

    • sesuju ma pendapat chingu yg satu ini,, thumb up…
      iy aku tu ngerasa sesek bgt klo tae yg selalu jd objek penderitaan, sesekali fanylah yg nguber2 cintanya taeng (taengoo aku selalu di pihakmu)..

  13. YS_addict said:

    waaah taeng cepet balik tmnenin tippany…aduuuh kasian my mushroom kesepian,sini sini peluk aku aja erat2 ~kkkk ^^ lanjut yaaa

  14. krystalized said:

    pany umma jadi namja?? Pasti imut bgt deh, kaga kebanyang
    taeng seenaknya bgt, kaga tau apa pany umma senam jantung

    taengoo appa, jngn tinggalin ppany umma dong
    dia kangen bgt sama dirimi tau

  15. aduuh, ppany udah suka nih kyknya ama taetae
    taetae, cepat pulang, istrimu udah kangen tuh #plakkk

    ayo author, lanjutkan, fighting!!!

  16. aduuh kasian fany eonniekyu ditingagalkan sama taeng eon kasian.
    tae eon cepet kembali ke sisi fany eon heheh..
    daebak author..

  17. wow…
    baru lagi nih ….
    seru juga …
    tiffany jadi cowo pas dansa ama tae tae ..
    ummm cakep deh kayanya hha

  18. @kyungsee said:

    Kira2 Tae lama gak ya di jepang? O.o GWS ppany XD

  19. yey.. update lagi! 😀
    yah.. koq tae tae pergi unn..
    suruh balik gih.. wkwkw
    #ngomong seenaknya aja#
    unnie.. bikin obat rindu buat fany.. hehe
    btw, ngomongin fany jadi boyish abis.. kayaknya aku bisa bayangin.. 😀
    kayaknya lebih cakep daripada taeng.. abisnya taeng kalo versi boyish ttep aja manis imut n cantik wkwkw 😛
    setuju ga unnie?
    fighting unnie!
    monggo dilanjut.. 🙂

  20. Yah bgusan Taeng yg jd namja.
    Tp g pplah.

    Yah gambarnya kbur. . .

    Smangat y. . .

  21. Kirain yang jd namja taeng,,,ternyata tiffany tow??kan taeng ganteng jd namja.hehehehe.
    kasian juga fanny…pasti kesepian bgt tuh.. . taeng, cpet pulang yah. . . .temani tiffany . . . .

    segera di lanjut ya thor.. ..

  22. Fany dtinggal sendiri ama taeyeon??aku samperin ah#dgebukin taeyeon
    Lanjut thor

  23. waduh thor, taeny tambah imut aja tingkahnya, cocok banget char mereka thor…

    tapi seperti biasa, kenapa TBC thor?????

    nevermind, kutunggu updatenya thor, aku udh ga sabar. Semangat…!!!!!!

  24. Cimon, gue kayaknya lebih suka ini deh.. Gaya penulisannya asik d baca, entah deh. Lebih enak gitu pkknya..

    Tema critanya juga ringan, tipikal yg gue suka. Jd gak melulu galau galauan. Hahaha.. Pkknya bagus deh. Gue suka cerita ni. Rajin2 di update ya tante.
    Tiffany jd namja? Ahhh unik sekali. Hahaha. Pgen liaaaaattt.

    • haha pdhal ini cerita dr ff lamaku 😀 (sdh 2 thn lg)
      tp nanti ada saatnya galau wkwkwk
      btw, yg tante itu km :p
      liat aja videonya, Tiffany jd namja imut 😀

  25. Duh jd pengen cepet2 liat videonya deh tp sayang lg ol di hp 😦
    kasian fany ditinggal taeng, temenin ah… *dtg sambil bawa bantal love pink biar dikasi eye smile*
    update soon ya thor
    hwaiting

  26. Kungttadadak said:

    Tiffany versi cowok kyaaaa stephen hwang tuh!

  27. yoonaddict si new reader said:

    Oh fany ..
    Cup cup cup O̷̴̷̴̐ﻬO̷̴̷̴̐

  28. maaf bru coments di part 2 ceritanya bgus thor
    kyanya fany ska ma taeng deh.
    Fany dandan kya cwo lucu jg

  29. akhirnya maifate buat ff gak galau.. kemaren kan yuri unni mati T^T sekarang temanya agaknya menggembira ria deh..

    oke ke tujuan selanjutnya.. soir part 1 terlewat komen.. 😀

  30. MeeYoon said:

    gyaaaa!! Bagus bgt thor!! XD *excited*
    demi ketawa’a aligator yoona, ak ga sbar nunggu ‘endingnya’ T.T

  31. omo ada getar cinta kah?
    cie cie

  32. wiyulsic said:

    hahaha biasa’a tae mulu yg jd namja skrng fanny gak kebayang fanny jd namja kya gmna .. Soal’a kan menurut aku but
    fanny tuh paling seksi yuri aja kalah ..hehe*yadong beraksi
    tuh tae beneran jd k’jepang bkn’a namenin fanny juga ,, sini biar aku aja yg nemenin .

  33. inggifrhy said:

    AKHIRNYAAAA NEMU FF YG BENER JG KYK GINI-_- TAEYEON GUE EMNG GAPANTES JD COWOK!!DIA TERLALU CANTIK TAU GAK wkwk-_- emng yg pantes jd cowok itu fany dia kan punya otot terus kece bgt kalo jd cowok, pokoknya proud deh buat author!!!

  34. Gue: Hei kamu midget!! Awas kalo sampe kamu beneran ninggalin kaka gue fany,gue jitak lu biar makin pendek!!
    Fany: maaf, kamu siapa? Kok,tiba2 mengancam taetae-ku begitu~ *pasang muka polos unyu munyu*
    gue: *mati ngeliat muka fany*
    taeng: ada apa dgn anak itu? Aneh sekali!! Ayo kita tinggalin aja,fan~
    *taeny meninggalkan gue* T.T

    oke,gaje-_- maaf ya,kak~ *sujud* suka banget nih ff!! 😀 lanjut dulu,ya~

  35. lee deyeon said:

    Hahaha ada2 aja tae nyuruh ppany nyamar jdi cwok, derita tae ma ppany sih ga laku ma cwok
    #digorok

    Huh knpalah pas acara mau kjpang ppany nya kaki nya kkilir kan kasian TaeNy jdi galau aturan TaeNy di jepang Indehoy(?)..

  36. kwonratna said:

    taeyeon gokil….:-):-):-):-)
    kok tae ninggalin pany sih, tuh kn jdnya sedih, biarin deh aq temenin aja#di tabok sm taeng

  37. Uuuuhhhuuu taetae jangan pergi kasian fany nya tuh kesepian di rumah sakit pasti taeyeon juga pas jalan2 ke jepang pikiran nya ke fany terus deh fany mau ngirit uang tp bukan nya dia juga udah bayar uang liburan ke jepang nya ya ??

    Author makasih PW nya sumpah seneng banget kaya dapet lotre hihihi #lebaynyamulaikumat

Comments from Sone

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: