~Thank you for your comments~

A/N : Taeyeon unnie happy birthday^^
karena itu aku membuat cerita tentang TaeNy lagi^^
cerita kali ini juga panjangnya setara dengan cerita Locksmith (mudah-mudahan)

Persiapan perpindahan sangat melelahkan dan merepotkan, tapi akhirnya selesai juga, hari ini aku pindah dari rumahku, karena mulai sekarang hingga lulus aku akan tinggal di kos dekat sekolah baruku. Alasannya karena dari sekolahku sampai ke rumahku memakan waktu sekitar satu setengah jam sampai dua jam, untuk menghemat waktu dan tenaga. Meskipun mengeluarkan biaya tapi apa boleh buat karena aku sudah letih selama satu tahun harus bolak-balik dari rumah ke sekolah yang memakan waktu lama ini. Sekarang di saat aku menginjak SMA kelas 2 aku tidak mau lagi seperti itu, karena itu aku memohon pada orang tuaku untuk tinggal di kos dekat sekolahku. Untung mereka pengertian dengan kelelahanku sehingga mereka memberiku ijin tanpa bertanya macam-macam.
Sebenarnya ini pertama kalinya aku akan tinggal di kos, dan aku sudah tahu kalau tinggal di kos juga repot karena tidak ada orang tua yang membantu mengurus, tapi aku ingin membiasakan diri agar lebih mandiri. Karena nanti kuliah juga aku akan tinggal di kos atau apartemen.
Akhirnya aku sampai di kos. Kubayar sejumlah biaya yang tertera lalu supir taksi itu turun dan membantu menurunkan koperku dari bagasi.
Kusandang ranselku dan kugeret koperku memasuki kos. Agar lebih aman aku sengaja memilih kos khusus putri yang memiliki CCTV. Setelah kuberitahukan kedatanganku pada office lady dia memberiku kunci kamar dan memberitahu bahwa kamarku ada di lantai 3.
Karena tidak ada yang membantu terpaksa aku mengangkat koper beratku sambil menyandang ransel menaiki tangga hingga lantai 3.
Capek sekali padahal hanya 3 lantai! Setelah sampai nafasku terengah-engah. Aku mengatur nafasku, kemudian aku mencari-cari kamar nomor yang sama dengan yang tertera di kunci.
Dan aku menemukannya terletak di daerah tengah, pada saat itu ada seorang gadis sedang berdiri di depan kamar sebelahku yang hendak mau masuk ke kamarnya sendiri. Gadis itu mengawasiku sekilas lalu langsung mengerti.
“Ah kamu orang yang baru pindah hari ini kan?”
“I-iya, kok tahu?”
“Aku penasaran dengan siapa yang akan menjadi tetangga baruku, karena itu aku mencari tahu.”
Kemudian dia mendekat padaku dan mengulurkan tangannya. “Kenalkan Kim Taeyeon,” katanya sambil tersenyum. Senyumnya cantik.
“Fany Fany Tiffany,” kataku sambil menjabat tangannya dan memperlihatkan senyum termanisku.
“Ya?” tanyanya sedikit bingung akan salam perkenalanku yang tidak biasa.
“Ah mianhae, aku terbiasa memperkenalkan diriku seperti ini sih”
“Oh”
“Nama asliku Stephanie Hwang, tapi aku lebih suka memanggil diriku sendiri Tiffany.”
“Begitu ya, salam kenal Tiffany”
“Salam kenal juga Taeyeon”
Aku senang dalam hati karena aku beruntung dalam hari pertama saja aku sudah punya kenalan teman satu kos.
Itulah pertemuan pertama kami yang biasa dan sederhana..
______________________________________________________________________________________________________________________

Keesokan harinya aku mulai masuk kelas baru dan yang tidak kusangka aku melihat Taeyeon sedang duduk di dalam kelas. Ketika dia melihatku dia segera melambaikan tangannya padaku mengisyaratkan untuk duduk di dekatnya. Lalu aku mendekat dan menempatkan tasku di meja sebelahnya dan duduk di kursi.
“Ternyata kita sekelas ya hehe,” kataku tanpa menyembunyikan rasa senangku.
“Kebetulan sekali ya”
Kucoba mengamati Taeyeon lebih seksama karena kemarin aku tidak benar-benar memperhatikannya. Sepertinya berat badannya tidak jauh beda dariku, tinggi badannya rata-rata, rambutnya cukup panjang, wajahnya cantik.
“Tiffany, sepulang sekolah makan bareng mau?”
Aku tidak menduga akan diajak dan aku sangat senang, “Tentu saja aku mau”
______________________________________________________________________________________________________________________

“Tiffany,” terdengar dia memanggil namaku sambil mengetuk pintu kamarku. Lalu aku meninggalkan novel yang kubaca dan bangkit membuka pintu.
“Aku main ya,” Taeyeon tersenyum jenaka. Aku pun ikut tersenyum sambil menyilahkan Taeyeon masuk.
Entah sejak kapan sudah menjadi kebiasaan kami saling main ke kamar satu sama lain. Bahkan aku sudah menganggapnya sebagai kamarku yang kedua, begitu juga dengan Taeyeon.
Aku juga bisa langsung berbaring di kasurnya tanpa ijin bila aku mau. Dalam dua bulan saja kami sudah sangat akrab, kami saling bercerita, berbagi pengalaman hidup, tidak pernah ada rahasia di antara kami, kami selalu bermain bersama, mengerjakan tugas bersama atau pergi jalan-jalan ke mall bersama. Bisa lebih dari setengah hari kami menghabiskan waktu bersama. Jadi bisa dibilang Taeyeon sudah menjadi bagian dari hidupku. Keakraban kami bahkan sudah dikenal oleh teman-teman sekelas. Kami sahabat terbaik di antara yang terbaik.
“Ah, aku kepingin punya pacar,” kata Taeyeon sambil menghela nafas.
“Cari saja”
“Carikan dooong Fany ah~”
“Kim Taeyeon ah, masa kamu sungguh-sungguh minta aku carikan?”
“Hahaha, bercanda. Aku ingin punya pacar namja korea yang ganteng”
“Mimpi kali”
“Uuu Tiffany”
“Hahaha bercanda juga kok, Taeyeon”
“Hahaha”
“Hahahahaha”
“Fany ah, seperti apa sih tipe namja idaman kamu?”
“Hmm, tipe idamanku mungkin yang seperti… Jo Kwon?”
“Ohh…”
“Tapi nggak harus seperti dia sih. Bagiku asalkan aku mencintainya dan dia mencintaiku apa adanya itu sudah cukup.”
“……………….” Taeyeon masih tetap bertopang dagu sambil menatap Tiffany.
“Apa Taeyeon?”
Taeyeon nyengir, “Ah aniyo, aku cuma berpikir kalau Tiffany yang berpikiran seperti itu terlihat, imut bagaikan seorang putri, hehe”
“Ah…”
Paras Tiffany memerah.
“Taeyeon ah! jangan goda aku”
“Hihihi, tapi kamu benar Fany ah, aku pun juga ingin seperti itu”
Berarti pemikiran kami sama?
Hehe, aku senang.

Lalu pada suatu hari.
“Tiffany, ini aku, aku masuk ya” ucap Taeyeon dengan nada biasa saat membuka kamar Tiffany. Tapi begitu masuk dilihatnya Tiffany sedang duduk di kasurnya sambil menangis.
“! Tiffany!” buru-buru Taeyeon menghampiri Tiffany.
“Yah, kamu kenapa?” Taeyeon menyentuh bahu Tiffany, wajahnya terlihat khawatir.
“Barusan Appa telepon bilang kalau anjingku Jackson mati…”
Taeyeon menatapnya dengan simpatik.
“Jackson itu anjing peliharaanku, dia sudah bersama denganku sejak aku masih kecil, tampaknya dia meninggal karena sudah tua… aku jadi sedih kalau mengingat kenangan-kenanganku bersamanya…”
Tanpa berkata apa-apa lagi Taeyeon langsung memeluk Tiffany.
“Taeyeon?”
“Kalau mau menangis, menangislah… ada aku disini…”
Ucapan Taeyeon serasa mendorong tangisnya.
“Gomawo Taeyeon, aku benar-benar sangat membutuhkannya…”
Tiffany meremas baju Taeyeon dan mempererat pelukannya.
“Jackson memang anjingku yang berharga… Biarpun cuma seekor anjing, aku sudah menganggapnya sebagai bagian dari keluargaku. Bahkan aku memberikan nama belakang keluargaku padanya…”
Tiffany melanjutkan tangisnya dalam kebisuan. Taeyeon membelai-belai rambut Tiffany untuk menenangkannya.
“……………….”
“……………….”
“Kamu benar-benar baik,” Tiffany tersenyum lembut, wajahnya terlihat lega.
Taeyeon juga tersenyum, dia menghapus air mata Tiffany dengan jarinya. Lalu mereka sama-sama tertawa. Kali ini Tiffany benar-benar tertawa dari lubuk hatinya.
______________________________________________________________________________________________________________________

Taeyeon’s POV
Ketika aku membuka mataku Tiffany sudah berada di samping tempat tidurku.
“Saengil chuka hamnida~”
Ketika mendengarnya senyum langsung mengembang di wajahku. Ya hari ini memang ulang tahunku. Tiffany punya kunci serep kamarku agar bisa masuk sewaktu-waktu ingin, begitu juga denganku, aneh memang tapi kami sama sekali tidak merasa ganjil ataupun risih.
“Taeyeon, semoga panjang umur, tambah baik, tambah pintar, tambah cantik, sukses, disayang Tuhan,”
“Gomawo” jawabku.
“Ini hadiah buat kamu,” katanya sambil menyodorkan sebingkis kado.
“Gomawo” kataku lagi dengan lembut. “Boleh kubuka sekarang?”
“Silakan”
Kurobek dengan agak hati-hati kertas kado yang membungkus bingkisan itu. Setelah itu kubuka kotaknya dan aku kaget. Isinya ternyata adalah baju, hadiah yang cukup berkesan menurutku jika itu hadiah dari seorang teman.
“Mudah-mudahan kamu suka,” kata Tiffany sambil nyengir.
Baju itu berwarna baby blue, warna yang kusuka.
“Tiffany… ini benar-benar…” aku merasa terharu.
“Aku senang sekali…” kataku sambil memeluk baju pemberian Tiffany di dadaku. Tiffany terus tersenyum menatapku.
Lalu kupeluk Tiffany dengan penuh canda sambil mengucapkan terima kasih lagi.

Siangnya sepulang sekolah aku bersama dengan Tiffany dan beberapa teman-teman sekelasku Jessica, Sunny, Hyoyeon, Yuri, Sooyoung, Yoona, dan Seohyun pergi ke karaoke.
Tiffany request lagu ‘Happy Birthday to You’ oleh Kwon Ji Won.
“Aku akan nyanyikan lagu ini khusus untuk Taeyeon,” katanya dengan ceria.
“Yeah Tiffany! Hwaiting!” seru Sooyoung sambil bertepuk tangan, diikuti beberapa teman-teman lainnya.
Aku tersenyum melihat tingkah Tiffany. Ketika Tiffany mulai menyanyikan lagu Happy Birthday to You tiba-tiba ruangan menjadi gelap. Lalu Jessica dan Sunny yang tadinya keluar, kembali masuk sambil membawa sebuah kue dengan lilin yang sudah menyala. Lalu teman-temanku mulai ikut menyanyikan lagu Happy Birthday to You membuatku menjadi terharu.
“Taeyeon, ayo make a wish,” ujar Sunny sambil meletakkan kuenya di atas meja.
Aku memejamkan mata mengucapkan permohonan dalam hati. Setelah sekitar kurang lebih 10 detik aku membuka mataku kembali dan meniup lilinnya. Pada saat itu Sooyoung memotretnya. Lalu mereka semua bertepuk tangan.
“Ayo dipotong kuenya,” kata Yoona sudah tak sabar.
Aku dengan ragu-ragu memotong kuenya dengan pisau plastik yang diberikan Jessica.
“Unnie, mau memberikan potongan pertama kepada siapa?” tanya Seohyun.
“Eh?”
“Aku! Aku!” seru Sooyoung sambil menunjukkan dirinya sendiri.
“Unnie, aku!” seru Yoona nggak mau kalah.
“Dasar dua shiksin ini, kalau soal mereka benar-benar akan melakukan apa saja ya,” keluh Sunny.
“Haha, kita punya dua shiksin?” tawa Yuri.
“Tingkah mereka sama sekali tidak seperti anak perempuan, rebutan makanan seperti itu. Dulu kesan pertamaku waktu bertemu Yoona kupikir dia itu feminin, tapi ternyata benar-benar jauh dari kesan feminin,” kata Hyoyeon.
“Aku mengerti, kalau pertama kali melihat Yoona kau akan mendapat kesan pertama kalau dia itu feminin,” tambah Jessica.
“Jangan-jangan kamu mau memberikannya pada Tiffany ya?” tanya Sooyoung.
“Ah…” ucapku sedikit malu. Tiffany memang sahabatku, tapi aku takut dianggap pilih kasih.
“Kalau begitu potongan pertamanya boleh buat aku?” sela Tiffany.
“Nah, itu dia sendiri yang minta,” senyum Sooyoung. “Setelah itu potongan berikutnya aku ya, Taeyeon? yang besar.”
“Boleh”
“Yah, kamu nggak sopan, Taeyeon yang sedang berulang tahun, harusnya dia dulu yang makan kuenya,” kata Sunny sambil menarik Sooyoung.
“Aaaaa~ aku mau kueeee~~~” rengek Sooyoung.
“Sabar, nanti juga kebagian”
“Gomawo, selamat makan…” ujar Tiffany senang.
“Enak”
“Kuenya enak sekali! Boleh aku minta lagi unnie?”
“Yoona, kamu sudah secepat itu habisnya? rakus sekali”
“Dari tadi siang aku belum makan, Yuri ah”
Aku pun ikut memakan bagianku, memang rasanya enak.
Kemudian lagu selanjutnya Ost Titanic ‘My Heart Will Go On’
“Taeyeon, kita nari bareng yuk?” senyum Tiffany sambil menarik tanganku.
“Eh?” aku menelan suapan kueku yang terakhir.
Tapi aku tidak menolak. Lalu aku berdiri.

Tiffany’s POV

Kami berdiri di depan teman-teman dan mulai berpose seperti sepasang kekasih mau berdansa.
“Yah, kalian mesra sekali~” ejek Sooyoung sambil tertawa.
Aku melangkah mengikuti gerakan Taeyeon, sebenarnya aku tidak mahir berdansa tapi aku tetap berusaha mengimbanginya.
Mereka hanya tertawa.
“Foto, difoto, mana kameranya?” seru Sooyoung sambil mencari kamera yang tadi digeletakkan sembarangan.
Taeyeon sama sekali tidak menatapku dengan aneh, dia hanya tersenyum padaku layaknya seorang teman, aku pun juga ikut tersenyum. Kami bahkan mempraktekan adegan Titanic saat mereka berpelukan di ujung kapal, agak setengah-setengah karena kami sambil tertawa-tawa dan merasa sedikit risih di depan teman-teman walau bagi kami itu merupakan hal yang biasa semacam skinship.
“Ahaha Taeyeon! jadi kamu jadi ‘Jack’nya? Kamu kan lebih pendek!”
“Suka-suka dong,” balas Taeyeon.
Mulut Sooyoung tidak henti-hentinya mengejek kami, tapi aku malah merasa lucu.
“Ah curang! Aku juga mau mencobanya sama Taeyeon,” kata Sunny sambil ngambek.
“Hyoyeon! Kita juga coba yuk!” ajak Sooyoung.
“Yuk!” katanya bersemangat.
Lalu mereka juga meniru adegan itu, Sooyoung berperan sebagai Rose, tapi malah terlihat konyol dan mengundang tawa.
Kedekatan kami membuatku merasa hangat. Tapi aku juga merasakan debaran aneh saat dia memelukku seperti ini.
Deg deg deg
Ada apa denganku?
Saat aku berpaling ke belakang, Taeyeon juga sedang melihat ke arahku.
DEG!
Sesaat jantungku seperti berhenti berdetak.
Bibir kami sangat dekat, seperti… hampir berciuman…
Aku segera kembali memalingkan wajahku.
Hentikan Tiffany, pikiranmu tidak wajar.

Setelah selesai kami membayar biaya karaoke dan pulang ke rumah masing-masing.
Karena kami satu kos maka kami pulang bersama, dan karena letaknya tidak jauh kami memilih berjalan kaki.
Langit sudah mulai berwarna oranye kemerahan menandakan bahwa matahari sudah hampir terbenam. Kami berjalan berdampingan sambil bercakap-cakap.
“Kalau ada Sooyoung selalu saja berisik ya. Si NaSoo itu…”
“Haha iya, tapi kalau tidak ada dia kurang rame kataku”
“Dia juga yang nyanyinya paling banyak. Seohyun malah mengalah dan menyerahkan bagiannya padanya. Dan Jessica… kenapa dia bisa tertidur di tempat seberisik itu?”
“Ahahaha”
“Padahal aku mau mendengar Taeyeon menyanyi lebih banyak. Suaramu bagus Taeyeon.”
“Hehe gomawo, aku juga suka suaramu, Tiffany.”
“……………….”
“……………….”
“……………….”
Lalu Taeyeon memecah kesunyian dengan berkata. “Terima kasih untuk hari ini… Tiffany…” langkahku terhenti tanpa kusadari.
“Kamu yang merencanakan pesta kejutan di karaoke tadi kan? Aku tidak menyangka kalau kamu akan melakukan semua ini untukku…”
“Terima kasih, aku sangat senang…” dia menggenggam tanganku sambil tersenyum.
Aku merasa pipiku sedikit panas, “Tentu saja, soalnya Taeyeon orang yang sangat berharga bagiku…” ucapku tulus.
Lalu kami mulai berjalan lagi, kusamakan langkah kakiku dengan Taeyeon. Dia masih tidak melepaskan tanganku. Diam-diam aku merasa senang akan hal itu.
“Aku juga… bagiku Tiffany juga orang yang sangat berharga bagiku…” katanya dengan suara kecil tapi masih dapat ditangkap oleh telingaku. Dan tidak ada hal yang lebih membahagiakan bagiku selain mendengar kata-katanya itu.

*~To Be Continued~*

A/N : Dua T pada judul maksudnya tentu saja Taeyeon dan Tiffany 😀 aku bingung dengan judul ceritanya, ada yang punya saran?

Advertisements

Comments on: "The Story of T x T (Chapter 1)" (67)

  1. gumgum said:

    Yey, ak pertamax nih kyknya 😀
    ff barunya bgs unn, bkal mirip kyk locksmith kali ya? Hehehe
    btw mian ya thor kalo kmrn” ak jd jrg komen.. 😦
    ohya utk judulnya gmn kalo sorry because i love you? Maaf kalo usulnya ini aneh.. Huehehe ><
    lanjut thor
    cumungudh *alay

    • Beda sama Locksmith, cuma ceritanya mgkin sepanjang itu
      gwenchana
      gomawo buat sarannya^^ tp cuma isi ceritanya nanti kurang cocok

  2. Taeny,tae to the ny,bagus thor mohon lanjutkan taeny,yulsic,soosun #eh author fighting !

  3. owwww, udah ada tanda2 cinta niiihh..

    lanjutkan author!! 🙂
    hwaiting!!!

  4. usul : judul : You mean everything to me …. kekeke #abaikan …. kerenn ^_^
    fighting …. aku menunggu TaeNy nya 😀

  5. keren thor~~~~ ffnya seru.. lanjuuuutt ^^

  6. Kimjongkyun said:

    Wow perasaanya cinta tae telah dtang pa fany eon n fany eon mulai bingung ma perasaanya yeyeye lanjut thor..
    Chuka hamnida taeng eon wish u all the best..
    Thor daebak..
    Q reader baru taeny shipper..q langsung baca ini ntar q mw nyimpang2 ke ff taeny deh hehe
    fighting thor..
    Oiya minta pw donk pas liat2 da yg pke pw..kirim donk ke emailku..
    Yanvhiehwang@yahoo.com
    kamsahamnida thor sebelumny..

  7. kenapa gak “My Special Gift Is You..”

    *kenapa ya author indo macam gue gini suka pake bahasa inggris yang norak?* hahaha.

    ceritanya interesting cimon.. lanjut ya..

  8. our love more than reallity/cinta kita mengalahkan logika.. mian gaje ^ ^ but just my opinion.. tp gk tau jg ceritanya bakal berkembang seperti apa, jd judulnya author mikirin sendiri aja dech yg ngatur alur ceritanye kan situ..
    oh ya ceritanya aku LUMAYAN suka,, hehe terus berkarya and hwaitaeng!! warning: next chapnya jgn lamo2 *natap sangar ke author

  9. krystalized said:

    wow, keren
    semoga critanya kaga begitu rumit kaya locksmith
    lanju

  10. atikakita said:

    2T thor? wekeke ky T2 ya~ (digaplok locksmith xp)

    thor kenapa pas aku baca ngrasa kurang hidup ya ceritanya? :O

    coba deh thor pemilihan kata dan pola kalimatnya dibaca+dirasain lagi thor, kynya ada yang kurang ‘hidup’ di ff ini >,<

    karakter soo yang biasanya kocak+hidup malah jadi biasa aja disini, meskipun masih 'berisik' tapi kurang hidup thor karakternya (apa gara2 aku yang terlalu suka sama peran detektif soo ya? xD)

    ini cerpen flashback ya? ato campuran -,-"

    moga next chapt lebih 'hidup' 😀 , ditunggu perbaikan di next chapt nya thor! fighting!

    saengil chukae buat taeyeon eomma! 😀

    • hmm, mgkin karena kata2nya baku?
      haha ya km kepengaruh sm detektif Soo, wah bahaya nih Soo 😀
      di cerita detektif Soo dia kan ngusilin pairing2 :p

  11. Kimjongkyun said:

    Wow cerita kena banget..fany eon merasakan benih2 cinta wkwkw
    lanjutkan thor..
    Q reaer baru dan bru juga buka..q mw coba buka yg lain tp berhubungan taeny hehe
    thor boleh minta pw g kirim email q..yanvhiehwang@yahoo.com
    gomapta sebelumnya fighting thor..

  12. ddloph said:

    kyana dah mulai da sesuatu nih antara mereka……
    bagus thorr…..!!!!!!!
    dtunggu lnjutnny……!!!!!

  13. ciiee ciieee fany…suuit.. suuitt..
    unnie emang ahlinya bikin cerita taeny yang soooo tel, eh soo sweet.. 😀
    usul..
    judulnya
    you’re my precious love 😀
    garing ya kayaknya
    hehe
    unnie jjang!
    fighting!!

  14. lulu amanda said:

    hehehe….
    seru jg ni taeny nya……
    oya ya besok taeng unnie ultah……..

    unnie aq mnta pasword nya love will find a way napa.???
    aq blom di kasih, yg l;ain jg….
    pliz ya..ya..ya…

  15. Wah… Taeny taeny taeny. Ku tunggu konfliknya di chap slanjutnya

  16. Nah ini dia yg aku tunggu2 thor… Huahahaha…

    Tapi, kenapa TBC thooor??????
    Widih gayanya titanic mantap banget thor, jadi ga sabar…

    Tapi gpp lah, aku harap updatenya cepat seperti biasanya…

    Btw, author apa ga repot nih kul sambil update, cepat banget updatenya soalnya. Salut buat author…

    Kutunggu next chapter thor, semangat…!!!!

  17. Jihan Trisharoline said:

    wah,,,, fany udh ada gtaran dihatinya Taeng, next chap q tnggu ya kompliknya, tpi jgan trlalu mnyakitkan kyak locksmith!!!!

  18. ryne#s0ne said:

    KEREEEN thor.. ><
    suka sama epepnya
    tapi, tapi jangan terlalu rumit kayak locksmith ya thor, coz gak tega ngeliat salah satunya menderita *halah,lebay cin#abaikan :3

    lanjuut, lajuuuut

  19. @kyungsee said:

    Dapet ff panjang lagi ;_; waaaahh~ tapi keren kok XD

  20. Idangrasyida said:

    Wah ,,
    kemaren aku request Taeng onnie.. Sekarang udah ada , waaaaa 😀

    tau gak thor ?
    Aku baca ff ini neh gak mingkem-mingkem daritadi untung gak dimasukin sama segerombolan nyamuk ,,habisnya ketawa+senyum mulu ngebayangin mereka .. XD
    lanjutannya jangan sampe TaeNy berantem kaya di Locksmith ya thor ?? Hehe

    • haha XD pakai masker aja deh, jd aman dr nyamuk atau kuman 😀
      harus ada bumbu2 konfliknya dong biar seru :3

  21. Reblogged this on kiiromomoiro and commented:
    Bagusss… Ceritanya natural. Pelan tp pasti jadi Taeny. Yeyeyeye~ ayoo lanjut trus chapternya (^.^)

  22. clover said:

    horeee…ada ff taeny lg 🙂
    suka banget baca yang pas ngikutin gaya film titanic, fany udah mulai suka tp gimana sama taeng ya??? *hhmm penasaran nih*
    pengennya sih karakter fany dibikin agresif, masa taeng mulu yang byun hehehe
    ditunggu lanjutannya thor
    fighting

  23. new silent readers said:

    smoga tdk menyayat hati kyk locksmith.

    apapun critany asal taeny aku bakal suka.
    updateny jgn lama2 ya author. wkwkwk

    hwaiting author

  24. phe pie said:

    Tadinya c mau comment kmarin malam, tapi koneksi intrnt sdang lemot. OK, langsung aja k commentnya. ^^
    Critanya bakal spanjang Locksmith? Asyik hehe, tapi updatenya jangan lama2 thor. ^^
    Smoga prasaan Fany juga gak stngah2 nggantung kayak di locksmith, kan kasihan TaeYeon-nya.
    Happy 23th birthday buat TaeYeon. Lanjut ya thor. ^^

  25. yeyeyeye…taeny taeny taeny…langsung ke part berikutnya…author jjang ^^

  26. taetae_fun said:

    aduh,bnyak ff bru…
    ff nya bgus thor,aku buru2 ke chap slanjutnya aja,,soalnya aku mwu bca ff soosun jga…

  27. YS_addict said:

    kl baca chapter awal mah msh samar(?) blm ada konflik sih hehe

  28. waaaaaaa bagus sekali nic….
    aku sukaaaaaa

  29. bagus2

    yah ga ada locksmith 2#plak

  30. Aih. . .
    Gw hrapkan awal yg sderhana ini memiliki akhir yg luar biasa.
    Lanjut!

  31. akhirnya taeny yang ku tunggu2 ada…wah senangnya ulang tahun d rayain bareng am panny tentunya.hahahaha.
    wah getar2 cinta itu. . . .lanjut baca ah . .

  32. Kungttadadak said:

    Hahaha lucu amat TaeNy. Belakangan ini banjir fanfic taeny,nih. Yulsic nya pada kemana,ya… TwT

  33. yoonaddict si new reader said:

    Wah keren thor ..
    Tiap ada adegan. # adegan _abaikan_ soo nya pasti senyum2 sendiri bacanya ,,,

    Ahahahah
    Ketawa bareng yoona pake gaya aligator 😀

  34. Ah~
    So sweet ><

  35. wiyulsic said:

    wuaa sahabat jd cinta ..
    Tiffany udh mulai suka ama tae …
    Dugeun … Dugeun ..
    Hahaha dasar ice princess gk dimana-mana pasti kerjaan’a tidur 🙂

  36. MeeYoon said:

    ahh, bkal jd ff seru nih thor! @_@
    HWAITING next chapter thor!! *ga sabar nunggu ending’a*

  37. huah pengen sahabatan kayak gitu juga dong
    good
    semangat ya ^_^

  38. yay…….suka gaya penulisanmu, real banget ^^

  39. YoonAddict said:

    Keren ^^
    Aku suka cerita.a 😉

  40. hy… salam kenal aku reader bru dsni 🙂
    critanya menarik dan keren pokoknya DAEBAK deh.. 🙂

  41. seruseruseru!!! lanjut dulu,ya~ 😀

  42. lee deyeon said:

    Wah bgus thor FF nya..
    Aku new reader nih, baru baca FF yg ni ja dah bgus, mau jlajah FF yg laen nya..

    Hihi yg adegan Titanic tu jdi inget yg di hello baby pa lg yg soo ma hyo koplak abis..

  43. kak, seperti kemaren ya! komen di part akhir!

  44. kwonratna said:

    ciee…..taeny mulai deg deg an nih:-):-):-):-):-)
    seru nih kyknya….lanjutttt….

  45. Uuwwaaahh taeny lagi yeeeyyy author banyakin taeny nya ya i love locksmith -(ˆ▽ˆ)/

  46. hwng95 said:

    Waaaahh taeny!! Suka thor ff nya mau lanjut part selanjutnya dulu wkwk
    Salam kenal thor reader baruuu

Comments from Sone

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: