~Thank you for your comments~

“Aku semakin suka kamu lebih dari yang kamu kira.”
“Aku tidak bermaksud menyakitimu… aku mau kamu tahu itu…”
“Aku… serius akan melakukan apapun jika itu demi kamu.”

Hyoyeon mendekati Sunny yang sedang bengong teringat kata-kata Sooyoung di telepon.
“Ah Sunny, hari ini sendirian lagi?”
“Maksudnya?”
“Em, kamu kan selalu bareng sama Sooyoung, hari ini nggak bareng dia?”
“Nggak”
“Kalau gitu aku boleh duduk di sebelahmu?”
“Silakan”
“Kamu nggak tahu kabarnya?”
“Nggak tahu”
“Aku sudah coba telpon dia tapi sepertinya berada diluar jangkauan. Sudah hampir seminggu dia nggak masuk.”
“………………” Sunny berpikir Sooyoung benar-benar tidak datang seminggu seperti perkataannya.
Sepulang kuliah Sunny berjalan pulang membisu. Sudah beberapa hari ini teman-temannya menanyai kabar Sooyoung padanya.
Orang-orang di sekelilingku terlalu cerewet, nanya-nanyain aku terus. Memangnya aku Ibunya?
Sunny mengeluarkan Hpnya lalu mencari nomor Sooyoung dan menelponnya.
“…………………”
Benar-benar diluar jangkauan.
Sunny pergi ke apartemen Sooyoung. Menekan-nekan bel pintunya tapi tidak ada jawaban.
“Yah Sooyoung! Aku mau bicara!”
“Yahh!! Kamu di rumah nggak sih?!”
Sudah lima menit berlalu. Tapi tetap tak ada jawaban. Atau tanda-tanda pintu akan dibuka.
“…………………”
Jangan-jangan dia benar-benar pergi?
Kemana? Padahal kan ada kuliah.
Huh kenapa aku harus peduli?
Mau pergi kemana itu kan terserah dia.

Keesokan harinya.
“Yah Sunny ah, masa kamu nggak tahu kabar Sooyoung?”
“Kenapa semua orang menanyaiku?! Aku benar-benar nggak tahu, dia nggak ngasih tahu aku!”
“Tapi kamu yang paling dekat sama dia”
“Ya benar, kamu pasti tahu sesuatu”
“Aku benar-benar nggak tahu!” bantah Sunny.
“Dia kan tinggal sendirian, sudah seminggu dia nggak datang, tidak juga memberi kabar… jangan-jangan dia kecelakaan lagi…”
“Yah! Jangan bicara begitu!”
“…………………” Sunny hanya terdiam mendengar perkataan mereka.
Saat Sunny sedang sendiri, Yuri mendekatinya.
“Sunny, apa terjadi sesuatu antara kamu dan Sooyoung?”
“Aniyo”
Yuri berusaha menyelidiki wajah Sunny. Sesaat dia seperti melihat perubahan pada ekspresi gadis itu.
“Benarkah? Soalnya Sooyoung juga tidak menghubungiku, jadi kupikir mungkin terjadi sesuatu di antara kalian-”
“Sudah kubilang tidak, tinggalkan aku sendiri!” Sunny berjalan pergi dengan sengit.

Hmm, siapa tahu dia pulang ke rumah orang tuanya. Apa kucoba hubungi saja ya?
…………………………………….
“Karena sibuk anak itu memang jarang mengontak kami. Dia juga sudah dua tahun ini belum pulang.”
“Oh begitu…”

Keesokan harinya lagi.
“Sunny, apa kau tidak tahu bagaimana cara menghubungi Sooyoung?” tanya Hyoyeon.
“Tidak tahu, aku juga sudah menghubungi orang tuanya tapi tetap tak ada hasil.”
“Aduh, mudah-mudahan benar tidak terjadi apa-apa”
“…………………”

Pulang kuliah.
Sunny mempercepat langkahnya menuju apartemen Sooyoung.
Kemana sih manusia satu itu?!
Pergi seenaknya nggak memberi kabar sama siapapun!
Banyak yang mencarimu tahu!
Walau kamu nggak mengontakku setidaknya kamu kontak mereka dong!
Sunny menekan bel puluhan kali dan menggedor-gedor pintu.
“Yah Sooyoung! Kamu di dalam?! Buka!”
Suasana tetap hening. Lampu kamarnya juga tidak menyala.
Huh, hari ini nggak ada di rumah juga ya
“…………………”
Buang waktu saja aku kesini.
Sunny berjalan pulang ke rumahnya.
“…………………”
Kepalanya dipenuhi oleh pikiran-pikiran.
Namja bernama Euhnyuk itu… kelihatannya dia ada rasa sama Sooyoung.
Huh, daripada sama aku, kenapa kamu nggak pacaran sama dia saja.
Atau kalau kamu lebih suka yeoja, kenapa nggak sama Hyoyeon saja? Kelihatannya dia juga perhatian sama kamu.
“…………………”
“…………………”
Sunny merasa hatinya panas.
Aish… kenapa rasanya aku jengkel sekali, kenapa denganku?

Keesokan harinya sepulang kuliah, seperti sudah menjadi kebiasaan rutin bagi Sunny.

Kenapa…
Kenapa aku setiap hari datang untuk mengeceknya
Padahal pasti dia nggak bakalan ada di rumah juga
“…………………”
Ketika dipikir lebih dalam, Sunny jadi terenyak oleh kenyataan yang hampir saja dilupakannya.

Aku pasti sudah gila! Dia itu sudah memperkosaku tahu!
Lebih buruk lagi dia mengambil pertama kaliku!
Lagian kan aku memang nggak ingin melihat wajahnya lagi!
Justru malah lebih bagus begini kan!
Nggak usah datang cek lagi!
“…………………”
“…………………”

Siang harinya Sunny makan siang sendirian di kantin.
Dia memakan ramen favoritnya. Tapi entah kenapa rasanya tidak sesedap biasanya. Padahal dia tidak sedang sakit, indra pengecapnya baik-baik saja.
Kalau ada Sooyoung…
Dia selalu berisik soal makanan.
Dan kadang mencuri jatah makanku.
Heh, tapi karena sekarang aku sedang makan ramen jadi dia nggak akan bisa mencurinya.
Sunny tersenyum dengan pikirannya sendiri.
“…………………”
Meski dia sudah berbuat kurang ajar padaku tapi kenapa aku malah jadi mikirin dia…
______________________________________________________________________________________________________________________

Di suatu tempat, Sooyoung sedang berjalan seorang diri dengan kepala tertunduk. Sampailah ia di sebuah jembatan. Beberapa pasangan terlihat sedang memadu kasih disana.
Enaknya…
Andai aku juga bisa begitu sama Sunny…
Sooyoung meremas tiang jembatan.
Rasa ini begitu menyiksaku…
Dia memandang dasar sungai yang gelap
Kalau aku meloncat ke bawah, apa aku akan bisa tenang?
“…………………”
Sunny…
Ya, mungkin aku memang harus mengucapkan selamat tinggal akan cinta ini…
______________________________________________________________________________________________________________________

Ting tong
Ting tong
“…………………”
“…………………”
Hari ini nggak ada juga? Sudah berapa hari…
Sunny mencoba mengingat tanggal dan mulai menghitung, “Sepuluh, sebelas, dua belas, tiga belas, empat belas… Hah? Nggak salah?! Sudah dua minggu?!”
Sunny mencoba mengulang menghitung, tapi tetap saja hasilnya sama.
Sunny menatap pintu di depannya dengan pikiran berkecamuk.
Jangan-jangan memang terjadi sesuatu padanya?
Apa ini sudah waktunya untuk menghubungi polisi?

Terdengar suara-suara dua pejalan kaki yang lewat.
“Akhir-akhir ini jumlah orang yang bunuh diri semakin banyak ya.”
Deg
“Benar, waktu itu saja ada yang nekat meloncat dari lantai empat di mall.”
Sunny berusaha mengusir pikiran buruk yang mulai meracuni otaknya.
Babo, mana mungkin dia bunuh diri.
“………………..”
Tapi tak urung Sunny merasa khawatir juga.
Huh
Babo…
Sunny menyeret langkahnya pulang.

“………………..”
Wae…
Hujan mulai turun menyertai langkahnya.
Sooyoung babo, setidaknya kontak aku dong
……………………………………
Tentu saja aku marah… karena setelah kau melakukan hal seperti itu padaku, kau malah menghilang seolah mau kabur!

“Selamat datang,” sambut Ibunya. “Omo, Sunny! Kau basah kuyup!”
“Tidak apa, aku mau langsung mandi”
Sunny langsung berjalan ke kamar mandi.
Padahal aku nggak pernah bilang mau putus hubungan dengannya…
Tes
Setitik embun terjatuh di atas tangannya saat sedang memegang kran air. Tetesan air yang bukan air hujan, tapi dari kelopak matanya.
Eh?
Mwo? Kenapa aku nangis?

**

Selesai mandi Sunny berbaring di kasurnya.
Kemudian dia teringat pernyataan cinta Sooyoung yang terjadi setahun yang lalu di kamarnya.
Sooyoung…
Meski aku selalu ketus, tapi dia tetap berada di sampingku. Menemaniku.
Dan walau aku mencuekin perasaannya dia tetap selalu tersenyum.
Entah kenapa aku menjadi sudah terlalu terbiasa sampai tidak sadar…
______________________________________________________________________________________________________________________

Ting tong
Ting tong
Sialan!
Cepatlah pulang babo!
Sunny menggedor pintu dengan sengit.
“Sooyoung! Kalau kamu nggak pulang juga, aku nggak akan memaafkanmu!”
“Sampai kapan kamu akan terus pergi, babo…”
Kenapa aku ingin dia muncul kembali?
Kenapa aku merasa begitu kehilangan?

Keesokan harinya.
Di kampus, Sunny mengikuti kuliah rutin seperti biasa.
Tenang Sunny tenang
Bukannya kau sudah mengeceknya pagi ini
Tidak peduli berapa kalipun pergi sama saja!
“……………….”
Semua perkataan yang disampaikan dosen sama sekali tidak ada yang masuk ke kepala Sunny.
Sial, aku nggak bisa konsentrasi!
Pulang kuliah malam harinya Sunny sengaja mampir ke rumah Sooyoung lagi. Padahal arah rumah Sooyoung berlawanan arah dengan rumahnya.
Sampai kapan aku akan terus begini
“Eh?”
Sunny melihat jendela kamar Sooyoung terang.
Deg
Dia pulang?!
Tergesa-gesa Sunny berlari ke kamar Sooyoung.
Di depan pintu Sunny mencoba membukanya.
Terbuka!
Sunny langsung masuk tanpa permisi.
Saat membuka pintu kamar dilihatnya Sooyoung sedang berjongkok di tengah ruangan yang berantakan.
“Sooyoung!”
Sooyoung melihat dari balik bahunya, “Eh? Lho Sunny?”
Melihat yeoja itu, Sunny menggeretakkan giginya kesal, emosi dalam dirinya meluap. Sooyoung berdiri dan berjalan mendekat.
“Kenapa kamu-“
Belum sempat dia melanjutkan kata-katanya, pipinya sudah diberi hadiah oleh Sunny.
PLAK
“!!”
“Kemana saja kamu babo?!”
“EHHH?! A-apa-apaan sih! Datang-datang tiba-tiba nampar, kamu masih marah soal waktu itu?!”
“Diam! jawab pertanyaanku. Kamu sembunyi kemana?!”
“Hah? Aku nggak sembunyi kok, aku cuma pergi ke rumah kakak perempuanku di desa, sudah lama aku nggak kesana.”
“Kenapa kamu tidak mengontakku?!”
“Mengontakmu? Kenapa aku harus melakukan itu? Kamu kan nggak ingin melihatku lagi, jadi ngapain aku kontak kamu.”
“!!”
Sunny menggigit bibirnya. Hatinya terasa sakit mendengar ucapan Sooyoung.
“Lagian kenapa kamu kesini?”
“Karena kamu nggak muncul-muncul ke kampus tahu! Semua orang nyariin kamu! Khawatir kamu kenapa-kenapa atau malah di drop out! Aku sampai pusing dibuatnya!”
“Kalau aku pergi ke kampus nanti aku ketemu kamu! Aku… nggak mau buat kamu jadi tambah benci aku, Sunny…”
“!!”
“Karena itu aku akan pindah apartemen…”
Sooyoung berpaling pada barang-barangnya.
“Kalau ada disini aku nggak akan bisa lupa…”
“Aku nggak akan ganggu kamu lagi, jadi sepertinya ini adalah selamat tinggal…”
“…kamu jahat”
“Hahh??” Sooyoung menoleh.
“Kamu selalu berbuat seenaknya… menghilang tiba-tiba… kau mencoba mengancamku ya, hah?!”
“Eh? Apa maksudnya?”
“Mengancam kataku! Kamu nggak ngerti?!”
“Mwo?”
Sunny mencengkram kerah baju Sooyoung dengan sengit.
“Setahun yang lalu kau juga melakukannya! Kau bermaksud mengakhiri hubungan kita secara sepihak!”
“Tunggu-“
“Kau pikir aku akan termakan ancamanmu hah?!”
“Tunggu Sunny! Maksudmu, kehilanganku itu berupa ancaman bagimu?”
“Ah, uh…..”
Tangan Sunny melepas kerah bajunya. Kata-katanya tepat mengenai sasaran, membuat pipinya merona.
“Ngg Sunny, kamu khawatir ya?” tanya Sooyoung hati-hati.
“Ya, aku khawatir! Memangnya kenapa?! Aneh?!”
“Ah nggak,” Sooyoung tertegun mendengar pengakuan Sunny. Padahal Sooyoung sempat mengira Sunny akan menyangkalnya habis-habisan.
“Sudah seminggu lebih aku datang kesini untuk mengecek apa kamu sudah pulang atau belum!”
“Dan asal tahu saja, sebenarnya hari ini sudah yang kedua kalinya aku datang! Nah! Kamu kaget dengarnya?!”
“A-ah…”
“Aku jadi nggak tenang dan terus nungguin kapan kamu akan pulang seperti orang bodoh!”
“Menghilang seenaknya tanpa memberitahu siapapun, kamu pikir itu akan menyelesaikan masalah?”
“Kamu pikir… aku nggak apa-apa dengan itu?!”
Air mata mulai berjatuhan dari mata Sunny.
“Sunny?”
“Kamu nggak tahu kan kalau aku sangat khawatir?! Kupikir terjadi apa-apa sama kamu!”
“Aku sampai takut jangan-jangan kamu bunuh diri juga!”
Sunny memukul-mukul bahu Sooyoung. “Egois! Babo! Kau cuma mementingkan perasaanmu sendiri! Menyebalkan!”
Sooyoung memegang tangan Sunny, menghentikan pukulan di bahunya, “Em, aniyo, aku tidak menyangka kau akan sampai nangis.”
“Ini hanya karena kemasukan debu tadi!”
Sunny berusaha menghapus air matanya.
Sooyoung masih menatapnya tidak percaya.
Ini mimpi?
Tapi sekarang Sunny berada di depanku dan menangis karena aku pergi…
Dan semua kata-katanya tadi…
Apakah ini berarti… perasaanku terbalas?
“Kenapa kau menatapku seperti itu?! Kalau mau ketawa silakan saja!”
Sooyoung mendekap Sunny erat-erat.
“!!”
“Mana mungkin aku ketawa…”
Sooyoung berhenti sejenak untuk merasakan tubuh mungil dalam pelukannya.
“Mianhae Sunny, aku tidak tahu kalau kamu begini khawatir…”
“…………………”
Yang tidak disangka oleh Sooyoung, ternyata Sunny membalas pelukannya.
“Sunny…”
“Tolong… jangan pergi nggak bilang-bilang lagi…”
“Mianhae… aku janji nggak akan bikin kamu khawatir lagi…”
Sooyoung mencium bibir Sunny.
“Uuu?”
Sooyoung mengulum bibir Sunny dan memperdalam ciumannya. Tanpa melepaskan bibirnya Sooyoung menggendong Sunny dan membaringkannya di kasur.
Sunny membelalak kaget melihat gadis di atasnya. “Yah! apa yang mau kau lakukan, babo?!”
“Eh?”
“Jangan salah paham! Bukan berarti aku mau melakukan ini!”
“Hehe Sunny, tapi kau nggak mau aku pergi kan?”
“Ukh…”
Sooyoung terkekeh dan mencium leher Sunny. Paras Sunny memucat, teringat kembali kejadian beberapa waktu yang lalu.
“Lepaskan aku, yadong!”
Sunny berusaha mendorong Sooyoung, tapi Sooyoung malah menahan kedua tangan Sunny di atas kepalanya.
“Nggak akan, setelah kamu kembali padaku, mana mungkin kulepas begitu saja.”
Matanya menatap lembut Sunny.
“Karena aku cinta kamu, Sunny…”
Sunny merasa tersentuh juga. Akhirnya dia membiarkan Sooyoung melakukan apa yang diinginkannya.
Sooyoung mulai melucuti seluruh pakaiannya. Tangannya meremas dada Sunny yang terbuka.
“Ah…!”
Sunny menggigit bibir.
Sialan si Sooyoung, malah berbuat begini lagi… dia sama sekali tidak menyesal setelah kejadian itu…
Tapi ya sudahlah, kali ini aku maafkan.
Karena kamu orang yang sangat spesial di hatiku…
…………………………………….

Pagi harinya, mereka berjalan bersama menuju kampus.
Wajah Sooyoung terlihat ceria. Dia tidak henti-hentinya tersenyum.
“Sunny ah~ kau cinta padaku kan?” tanya Sooyoung dengan senyum polos, masih terbawa oleh kebahagiaan kemarin. Sama sekali tidak menyangka kalau akan mendapat tanggapan dingin.
“………….sorry aja ya, aku bukan lesbi”
“EEEHHHH?!!!”
“Lain kali kalau kau berani melakukannya lagi… ku-bu-nuh kau,” lalu Sunny membuang muka.
“Dingin sekali sih, nanti aku pergi lagi nih”
“Silakan saja,” balas Sunny datar.
“Huuuu Sunny jangan kejam begitu dong sama kekasih sendiri T_T “
“Hentikan rengekanmu dan jangan panggil aku kekasih selama di tempat umum.”
Dasar, aku memang mencintainya tapi kalau nggak kukatakan begini pasti dia bakal sering minta melakukannya lagi, kesal Sunny.
Uh, tampaknya selama berada di dekatnya aku harus menahan diriku, batin Sooyoung.

*~The End~*

A/N : Dan~ sekali lagi di chapter ini Sunny kebanyakan menyebut Sooyoung ‘babo’ apa ada yang menghitung lagi? 😀
hati-hati lho kalau nyebut orang lain bodoh nanti sendirinya yang jadi bodoh, wkwkwk XD
don’t forget to comment 😉

Advertisements

Comments on: "Love Will Find a Way (Chapter 3 – End)" (76)

  1. Wkwk… Jadinya gimana tuh?? Sunny nerima atau ga… Abisnya dia cuek gitu sih hehe 😀
    Bagus2… Lanjut ke next ff 🙂

  2. Jihan Trisharoline said:

    aduh Soo, u kbanyakan nonton prno sich jadinya yadong(aw,dijitak sa5 Soo).
    Unnie, nanggung tahu sharusnya Sunny blang q jga mencintaimu Soo, sngat-sngat mencintaimu, wlaupun u yadong(wkwkwk, mngkin Sunny nya ngomong di dlm hati kli ya???)^~^

  3. ryne#s0ne said:

    wahahaha
    soo masih berani jg ya melakukan ‘itu’ sama sunny, untung gak ditolak lagi. ckckck ==

  4. Jiahahaha!!
    Ternyata Sunny jg punya rasa ya sama So0.

    Itu. . .
    Mreka berbuat bgitu lg. . . Pintunya ditutup g y?
    Hyahaha!!
    Udah jdian jg msih galak aje ye Sunny?
    Oh. . .
    Maksud Sunny biar So0 g maen serbu x ye?

    Part ini k0k bkin dag dig dug gw y?

    Upload brikutnya.
    I need LOCKSMITH!!!
    #maksa.

  5. soosica_love said:

    jiaahh soo yadong bgt dah ah.. doyan apa doyan..hoho
    sunny masi aja galak..hehe tapi tetep lucu..keren dah author.. perbanyak soosun y..hihi, semangaatttt

  6. Wkakakakak aku suka banget nih ma char sooyoung dsni, ga tau malu banget, suka seenaknya…

    Mantap thor, chapt ini yg terbaik…
    Kutunggu karya selanjutnya thor, semangat…!!!!

  7. Wkakakakak aku suka banget nih ma char sooyoung dsni, ga tau malu banget, suka seenaknya…

    Mantap thor, chapt ini yg terbaik…
    Kutunggu karya selanjutnya thor, semangat…!!!!!

  8. ahh,sooyoung mesum lagi.sooyoung ga ada kapok2nya.ckck

    sunny nolak tpi mw jga#plak

  9. Soo jadi mesum.hahaha…gak ku sangka soo malah ketagihan…tapi aku gak baca chapter 2.huuu….
    Minta pw’a thor

  10. krystalized said:

    disini sooyoung byun abis, kaga tau malu bgt
    ttp aja nglakuin itu, untung sunny kaga marah

    locksmithnya update cepet 🙂

  11. intinya itu udah jadian kan??hehe…pasangan ini unyu2 bener dech…locksmith???i like it…ditunggu secepatnya ^_~

  12. clover said:

    hahaha…sunny kangen jg sama soo, sampe2 tiap hari nyariin ke apartemennya
    tapi kok soo jadi byun banget?? gara2 temenan sama yuri x ya hehe…
    locksmith buruan di update ya thor
    fighting

  13. Shintasoneworld said:

    Ending’a kurang greget! O y thor kta’a author dah ngirim PW k’e-mail qu tpi kok gx da!

  14. Shintasoneworld said:

    Ending’a kurang greget! O y thor kta’a author dah ngirim PW k’e-mail qu tpi kok gx da!?!?

  15. Idangrasyida said:

    Hadddduuuhh
    paling suka karakter sunny onnie.. Dari awal sampe akhir cerita tetep aja doyan ngomel-ngomel.. Hahhah
    gila disini Soo onnie yadong banget , baru aja dimaafin eh mulai ngelakuin kaya gitu lagi..
    *oops Soo onnie ato author ya yang yadong* hahahha #kabuuuurrrrrrr

  16. atikakita said:

    wkwkwk soo gak kapok2 ya -,-”

    sunny memang wanita yang kuat … tapi akhirnya dia nyadar juga meskipun belum mau ngaku xp

  17. ampun dah my bunny.udahh bilang aja msh aja galak kek gtu hahahaa..
    bagus critanya
    nanti buat soosun lg yah ^^

  18. new silent readers said:

    author kmrn saya yg minta PW locksmith.
    gomawo udh d kasih.

    skrg aku minta pw love will find the way yg chapt 2 yah?
    gomawo author.

    locksmitny buruan d update, saya penasaran dgn klanjutan kisah taeny.
    hwaiting author

  19. jadi soosun jadian unnie? hmm.. anggap saja ia,, hehe..
    wahh.. sooyoung mesum.. tapi sunnynya juga mau.. gimana sih..
    gimana unnie?
    *abaikan orang aneh ini* 😛

    pengulangan kata “babo” ada 9 kali.. 😀
    aku pinter berhitung kan.. wkwkwkw….

    fighting unnie!

  20. hye_jin said:

    aduhh ,, sooyoung dsni jadi yadong kkkk~~
    tapi gak apapa yg pnting si soosun bersatu ahahah 😀

  21. yoonaddictsoshi said:

    hahahaha si sunny..
    Susah’na blg suka jg k soo..

  22. yeyeyey Soosun Jadian …
    sunny, bisa aja!!!jaim2 gt padahal pasrah jg ama Soo ….
    Daebak ..
    segera lanjut LS yah …..

  23. slm kenal, reader br hehehehe….
    aq dah bc semua ff n dr kmrn2 mau coment g nyantol2(njah bahasa ap it)*abaikan*
    author minta pw yg LS 7 dong(walaupun dah bc sich sblm d protek hahaha)
    oia sm love will find a way 2 nya.

  24. phe pie said:

    HaHA aku suka endinhnnya thor. Sdrhana tapi bagus n mngena. BTW author juga nulis di SSF gak? Crita kali ini SooSun bangt. Karraktr kduanya sangat kuat. Tiap kali baca crita SooSun bawaannya pasti tnang n lucu. Tolong jangan buat crita tragis buat SooSun ya thor. Hehe maksa nih. SooSun bagusnya gini aja. Yang lucu2 thor. Thx buat update-nya slalu thor.

  25. wahyuulfa said:

    Sunny cool bnget B-)

    Beda bnget tu ma aslinya ,,,
    Hahahaha 😀
    # kabur

  26. Yah soo kau yadong sekali XD baru juga di maafin udah gitu lagi tapi sunny kyanya nikmatin walaupun tetep dingin akhirnya ._.
    Nice FF ^^ dtnggu SooSun” selanjutnya kekeke~

  27. Idiiih, Sunny Mau tapi Malu tuh…

    bushet dah, SooYoung Yadong amat ya…
    crita’a kocak..

    mian thor aQ gk smpt itung kata “Babo”.. hehehe 😀

  28. choi young hyun said:

    Aku belum baca yang diPW T.T *mewek dipojokan bareng keroro
    aku boleh minta PWnya ngak? *puppy eyes..
    Hehehehehehehehehhe lanjutkan yang taeny..*nunjuk ff locksmith didepan layar kompi hehehhehe(GJ kan akhirnya-.-)

    • choi young hyun said:

      Aku sampai lupa koment soal ffnya.. Berakhir dengan keyadongan Soo XD, ngak disangka ya… Hehhe sunny unnie kebiasaan malu tapi mau… Kekekkek

  29. @kyungsee said:

    Melakukan itu lagi?? Yadong banget sih sooyoung x_X

  30. q reader br nih lam kenal…
    dr kemarin2 mau coment g bs nyantel2 hehehe
    leh minta PW love will find a way chapter2 & LS chap 7?(penasaran)
    oia perbanyak ff soosun&yoonhyun dong.

  31. ddloph said:

    dasar soo dpt ksmptan lngsung yadongnya kumat…..!!!!!
    sunny nolak2 gtu pi mau jg..!!!! hahahyyyy

  32. Khykuk said:

    Sebegitu jaim kah soonkyu nuna ampe2 gk mw ngaku kalo cinta sooyoung nuna.. Wkwkwkwk *Wah,, chap 2 blm baca, gan mnt pw’a yeh!! Khykuk90@gmail.com

  33. Soo yadong juga yah kekeke^^
    sunny malu-malu tapi mau ntar soo nya pergi lagi baru tau rasa ga dapet jatah wkakaka 😀
    Itu sunny nya aneh ya, katanya dia bukan lesbi tp kenapa mau ngelakuin hal “begituan” bener-bener nih wkwkwkw

    Author hwaiting !!!

  34. kimtaeyeoung said:

    huaaaa sun eon kesepian klo gada soo eon..tuh kan akhirnya nerima juga meski ya dikit gengsi kykny sun eon’y hahaha..
    keren akhirnya..
    waw soo eon odong*otak yadong* heheh
    tinggal yang kedua..
    thor minta pw..hehe

  35. tuh kan thor salah ngasih PW tp gpp jd bisa baca yg ini hihi

    ceritanya keren thor, ternyata sunny sangat jual mahal :p tp untunglah akhirnya mrk bersatu jg

    ko dsni sooyoung berasa selalu bergairah ya hha dasar byun

  36. Miss New New said:

    Authooor *mewek
    Aku dah dapet pw-nya tapi kok gak bisa2 yaa…

  37. Miss New New said:

    udah… nothing’s happen TwT
    duh belom jodoh kali yaa
    sabaar sabaar *apaansihlo

    thanks anyway author 🙂

    aku suka banget baca semua cerita di sini
    thanks for sharing yaa

    • haha sebenarnya di akhir Sunny bilang gitu cuma supaya gak diterkam Soo lg kok, dy jg gak mau kehilangan Soo XD

  38. mrz_love_taeny said:

    yaelah author gantung ceritanya prasaan sunny k sooyoung akhirnya gmn…? !
    kekeke
    tp tetep bagus kok tetep kocak bisa menghibur lah tetep ya sunny judes k soo pdhl d dlm hatinya gk mau kehilangan tuh
    xp

    • hoho memang kadang ending cerita harus gitu #plak
      tp cukup jelas kok, kalau Sunny akhirnya berusaha nerima Sooyoung

  39. XD sunny kejam, tapi diem2 luluh juga sama soo uuu –” babo sunny *loh

  40. andro_sone said:

    thor… minta pw yg part 2…

  41. Sunny galaknya,,,,,tpi itu cocok juga,,semua karakternya emng cocok deh……,
    Tpi SooSun mlah ngulangin *itu* ,
    Tpi ttep sunny ma pendiriannya bhwa dia bkan lesbi,,ckckck
    Jdi gmna nih ya?? Hhhaa

  42. sya rang bru boleh ga minta password chapter 2 ?

  43. kid leader said:

    Ku kira Sunny bakal tetep cuek ama Soo, tapi syukurlah akhirnya SooSun bersatu,

  44. Yeoun12_jean said:

    yeeeeiiiyyyy… happy endinggg… asiikkk…
    aku kira soo kmna… eh ternyata cuma kerumah kakaknya…
    aihhhh so sweet juga…
    sunny ga usah sok judes lagi dehh…
    pasti cinta juga kan sama soo.. hehehehe
    ffnya keren thor… like it !!! author fighting !!! 😀

  45. aoutor aq minta paswod love will find a way cchapter 2 y dong

  46. blue ocean said:

    huakakakakakakakaakakakakakakak
    daebak!!!!!!!!!
    sunny km hebat!!!!

  47. Junior Kwon said:

    Sii sunny mah jga image ddpn sooyoung pdahal klo dtgl soo nyariin juga dsar sunkyuuu… :v

  48. akhirnya es yg membatu mencair jg, feelnya dapet bngt pas sunny mengutarakan isi hatinya, sooyoung memang bebal hehe akhir2nya tetep yadong jg, mereka lucuu bneran ya ampun walaupun sunnynya galak tetep aja mereka lucu, lg2 aku ga ngitung yg babonya lg hehehe ga pa2 ya… mudah2an someday ada sekuelnya ya hehehe semangat selalu thor….

  49. Aish, seriusan dah tamat nih ?
    Agak nggak rela :p
    Gara-gara ada itunya kali yah ? XD Ah, nggak ah, karena ceritanya so sweet aja 😀 beda gitu sama cerita SooSun yang lain. Biasanya kan kalok di ff SooSun yang lain Sunny unnie lebih hangat, lah disini, Sunny unnie-nya judes banget.
    Tapi aku suka sangat sama end-nya un^^ Makin cinta deng aku sama karya-karyamu sunbae^^
    Teruslah berkaryaaaaa. Hidup Maifate unnie^^ 😀

  50. nindz84 said:

    hehehehe akhirnya terbalas juga
    congrats soosun..heheheheh
    meski ketus gitu…tpi sunny suka..hahaha

Comments from Sone

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: