~Thank you for your comments~

Locksmith (Chapter 8)

A/N : Mianhae buat chapter sebelumnya 😀 aku tidak memberi nc alert (sengaja buat kejutan pada readers tersayang #PLAKPLAKPLAK)
Walau di ff ini aku menulis Taeyeon memanggil Tiffany dengan ‘Tiffany’ tapi aku membayangkannya ‘Tippany’ wkwkwk
Mumpung ada waktu luang jadi bisa update :p
(gak nyangka padahal sudah bilang bakal bulan febuari)
Kyaaa aku kangen sama TaeNy *lovelove
Author gaje, sudah lanjut aja ke cerita 😀

Tiffany berjalan di belakang Hyesung. Walau jaraknya pendek semakin lama dia merasa semakin jauh dari dorm.
Ketika mereka sudah di depan motor Hyesung dan dia memberinya helm, Tiffany merasa perlu berkata.
“Sudah, kita ngomong di sini saja”
“Tiffany, restorannya nggak jauh dari sini, kita bisa ngomong dengan enak di sana dan-“
“Oppa, kalau pingin kita bicara, rasanya begini saja harusnya sudah cukup”
“Tiffany, bisa nggak sih kamu- oke, kita ngomong baik-baik. Jadi begini… soal pembicaraan kita tempo hari. Tentang kita put-“
“Ya putus, jadi?”
Hyesung kelihatan bersusah payah menahan diri.
“Tiffany, kamu nggak bisa ninggalin aku begini…”
“Tapi kita harus putus, oppa”
Tiffany melirik kiri dan kanan, khawatir ada yang melihat. Dia merendahkan suaranya sedikit.
“Aku… sudah tidak ada perasaan lagi sama oppa…”
“Secepat itu kamu kehilangan perasaanmu?” suaranya terdengar sinis. “Atau jangan-jangan bukan itu sebenarnya alasan kamu mutusin aku, orang ketiga misalnya?”
DEG!
“Oppa bicara apa sih?”
“Bukan… Taeyeon kan?”
Jantung Tiffany berdebar makin kencang.
“MWO?!”
Suaranya meninggi, antara tidak terima dipojokkan begini dan kaget karena tebakannya benar.
Merasa benar, Hyesung malah makin bersemangat mematahkan pertahanan Tiffany.
“Persahabatan atau apalah itu yang kamu jalani bersama yeoja itu benar-benar nggak sehat. Lihat saja, kalian sudah jadi gunjingan banyak orang. Sejak awal hubungan kita pun, dia selalu jadi batu sandungan. Sebelum ngambil keputusan selalu nanya dia dulu.”
“Dan oppa pikir nyalahin hubungan kita yang gagal ke Taeyeon itu adil buat dia? Gitu?”
“Bukan gitu…”
“Apa perlu kuingatkan apa alasan aku mutusin oppa setelah pesta waktu itu?”
Hyesung merasa tidak berdaya.
“Tiffany, bisa nggak kita fokus ngomongnya…”
“Mamamu sudah nentuin siapa yang bakal jadi calon mantunya.”
“Tiffany, tolonglah…”
“Apa perlu kuingatkan juga sikap oppa waktu itu? diam dan ngikutin maunya mama oppa”
“Tiffany, bisa nggak sih berhenti ngungkit masalah itu…”
“Ya, nggak mungkin dong!” Tiffany makin sewot. “Meskipun aku sudah maafin oppa, bukan berarti aku bisa menghapus kenangan sakit hati malam itu dari memori otakku”
“TIFFANY, BISA BERHENTI NGGAK SIH!!”
Baik Hyesung maupun Tiffany sama-sama kaget karena ucapan barusan. Hyesung yang mendadak menyesal sudah berkata begitu, hanya bisa menatap Tiffany dengan pandangan penuh sesal. Tiffany di sisi lain, belum pernah terlihat semarah itu sama seseorang.
“Selamat tinggal!” Tiffany berbalik pergi dan berjalan meninggalkannya.
“Tiffany… aduh… Tiffany…”
Hyesung buru-buru mengejar dan berusaha membujuk Tiffany supaya memaafkan ucapannya barusan. Bukan seperti ini ending yang diharapkannya.
“Lepasin nggak?!
Hyesung masih mencengkram tangan Tiffany, tidak membiarkannya berjalan barang selangkah pun. Dan Tiffany yang seorang yeoja tidak punya kekuatan untuk melepaskan diri dari namja itu.
Taeyeon yang tadi mendengar suara keras segera berlari kesana. Dia melihat Tiffany dan buru-buru lari menghampiri mereka. Dia membantu melepas tangan Hyesung dari pergelangan tangan Tiffany. Tangan Tiffany memerah bekas Hyesung mencengkram tangannya dengan kuat.
“Kamu nggak apa-apa kan, Tiffany?”
“Aku…” Hyesung tidak bisa menemukan kata-kata yang tepat.
“Heh! Kamu cowok jantan apa bukan sih!” hardiknya ke Hyesung. “Beraninya nyakitin cewek!”
“Sudah, sudah, Taeyeon,” pintanya dengan suara lemah. Dia sedikit capek setelah penerbangan tadi. “Jangan buat keributan, aku cuma pingin secepatnya pergi dari sini”
“Nggak bisa kayak begitu, Tiffany…” Taeyeon memegang pundaknya, seolah mau menyalurkan kekuatan pada Tiffany.
Ditatapnya Taeyeon dan Tiffany. Dua yeoja itu, seperti biasa selalu bikin matanya panas dengan keakraban mereka. Dia ingat kalau Taeyeon waktu itu sempat berkata kalau Tiffany adalah istrinya di acara Sonyun Sonyuh Gayo Baekso.
“Tiffany, aku cuma pingin nanya satu hal ini saja” katanya setelah jeda cukup lama. “Sekali ini tolong jawab sejujur-jujurnya… apa ada apa-apa di antara kamu dan Taeyeon selama di Jepang?”
Keduanya saling berpandangan, lalu diam seribu bahasa.
“JAWAB, TIFFANY!”
“Nggak,” Tiffany menatap Taeyeon sepersekian detik sebelum berkata, “Dari dulu aku sama Taeyeon adalah sahabat baik. Dan selamanya akan tetap seperti itu”
_______________________________________________________________________________________________

“…………………”
“…………………”
“Tiffany…”
“Hmm?”
“Jadi kita gimana, Tiffany? Kamu… nggak sungguh-sungguh kan waktu ngomong gitu tadi sama oppa?”
“Taeyeon, kejadian tadi pertanda buat kita” kata Tiffany berusaha mengingatkan dan kecewa pada saat yang sama. “Kalau di antara kita nggak bakal mungkin kejadian.”
“Hmm… begitu ya?”
“Yeah” kata Tiffany berusaha semeyakinkan mungkin, dia tidak menyadari tatapan terluka Taeyeon.
Dalam hati Tiffany sendiri dia bertanya-tanya.
Apa aku melakukan hal yang tepat?
Tiffany tidak tahu bagaimana bagi Taeyeon tapi yang jelas pengalamannya bersama Taeyeon di Jepang adalah hal terbaik yang pernah ia alami seumur hidup.
Dadanya terasa sangat lega setelah buka-bukaan perasaannya dengan Taeyeon. Kelewat lega malah sampai-sampai lengah dan membiarkan rasa cinta tumbuh semakin subur di dalam dirinya.
“Sesulit apa pun itu, Taeyeon, kamu dan aku harus berhenti mengingat semua yang sudah terjadi di Jepang.”
Taeyeon berusaha membaca pikiran Tiffany, tapi dia hanya mendapati sebuah ekspresi yang tak dapat diterjemahkan.
“…………………”
“…………………”
“…………………”
_______________________________________________________________________________________________

Sampai berapa lama, nggak seorang pun di sekitar Tiffany dan Taeyeon yang sadar tentang situasi hubungan mereka. Jessica pun tidak. Di depan semuanya mereka terlihat biasa-biasa saja, tetap menunjukkan keakraban dalam tahap tertentu. Walau sebenarnya Tiffany mengurangi frekuensi ketemuannya sama Taeyeon.
_______________________________________________________________________________________________

“Apa yang terjadi, Taeyeon? Dari tadi kamu tidak bisa menyanyi dengan nada tinggi”
“Mianhae oppa… tolong berikan aku kesempatan sekali lagi”
“Tapi…”
“Tolong…”
“…Baiklah… tapi ini yang terakhir”
“Kamsahamnida”
Taeyeon menarik nafas panjang. Berusaha menenangkan pikirannya.
…………………………………
Kenapa? kenapa aku tidak bisa?!
Taeyeon merasa sesak, akhirnya ia menangis. Semua yang ada di sana syok melihatnya menangis.
“Ta-Taeyeon?!”
“Taeyeon, apa ada yang mengganggumu?”
“Benar, katakan saja”
“Apa kami terlalu menekanmu?”
“Tidak…”
“Se-setiap orang juga pasti melakukan kegagalan, benar kan?”
“Be-benar itu”
Taeyeon menyeka air matanya. Lalu berusaha tersenyum.
“Mianhae oppa, aku hanya sedang mengkhawatirkan seseorang… mungkin karena itu aku jadi tidak bisa konsentrasi…”

Mungkin sejak itulah Taeyeon baru sadar kalau dia mencintai Tiffany…
“……………………”
“Nggak ada yang percaya kalau aku nggak pernah jatuh cinta”
Ya, memang benar. Tapi itu kata-kata Taeyeon dulu, sebelum dia sadar kalau dia mencintai Tiffany.
Tangannya memutar remote yang dipegangnya (terbawa dari kebiasaannya yang suka memutar pulpen). Taeyeon menatap layar TV.
“Taeyeon, aku mau kita berdua tetap bersikap seperti biasa setelah kita pulang nanti”
“Dari dulu aku sama Taeyeon adalah sahabat baik. Dan selamanya akan tetap seperti itu”

“……………………”
Taeyeon memikirkan Tiffany. Dan ironisnya, orang yang dipikirkannya tinggal satu atap dengannya. Tapi dia nggak boleh ke kamarnya. Bukan, Tiffany nggak pernah blak-blakan ngelarang dia masuk kamarnya. Tapi Tiffany sepertinya berkesan menghindar bertemu dengannya.
Taeyeon sendiri masih agak bingung menentukan sikap sejak kejadian di Jepang.
Taeyeon juga nggak kepikiran buat melabeli statusnya dengan Tiffany. Sebab membayangkan reaksi Tiffany saja sudah cukup jadi alasan buat Taeyeon untuk mengurungkan niatnya.
Taeyeon merasa kesepian. Tiffany seperti menjauhkan diri dan menatapnya seolah-olah dia orang asing. Belum lagi, belakangan ini Tiffany ‘sibuk’, seolah kesibukannya bertambah berkali-kali lipat setelah kepulangannya dari Jepang.
Dan… sekarang Taeyeon malah merasa seperti pacar yang ditelantarkan.
Taeyeon menghela nafas panjang saat mengganti channel dengan remote di tangannya.
Setelah berpindah-pindah channel akhirnya Taeyeon mematikan televisinya karena tidak ada yang menarik, padahal menonton televisi adalah hobinya. Dan sekarang Taeyeon malah bengong menatap layar televisi yang jelas-jelas mati.
_______________________________________________________________________________________________

Tiffany bengong sambil bertopang dagu di tempat kerjanya.
“……………………”
Dia teringat suatu ketika di masa lalu.
“Eh? Taeyeon menangis?” tanya Tiffany kaget.
“Iya, katanya Taeyeon sudah mengulang-ulang menyanyi tapi dia tidak berhasil juga mencapai nada tinggi”
“Pantas saja dia jadi stress”
“Kenapa ya Taeyeon…”
“Memang akhir-akhir ini dia terlihat down”
“Tapi dia nggak pernah cerita-cerita sama kita…”
“Taeyeon selalu menyimpan masalahnya seorang diri…”
Tiffany menapakkan kakinya ke lantai, lalu dia berdiri. Wajah Tiffany tertekuk, kakinya terasa menyakitkan saat menapak lantai.
“Tunggu Tiffany! Kamu mau kemana dengan kaki seperti itu?!”
Hyoyeon memegangi lengan Tiffany.
“Lepaskan…“
Tubuhnya gemetar sehingga kalau tidak dipegangi Hyoyeon mungkin dia tidak akan sanggup berdiri.
“Taeyeon… aku mau menghibur Taeyeon… sekarang dia pasti merasa sangat tertekan dan kesepian…”
“Jangan Tiffany!”
Tiffany tidak mempedulikan larangan Hyoyeon dia melangkah maju dan dia hampir terjatuh.
“A-ah!”
Dengan sigap Hyoyeon menangkap Tiffany yang hampir jatuh.
“Aku mengerti perasaanmu tapi kamu harus sembuhkan kakimu dulu!”
Tiffany merasa mau menangis, dia dapat merasakan kesedihan Taeyeon.

“……………………”
Percakapan orang-orang di sekelilingnya tidak didengar Tiffany. Dia masih terus tenggelam dalam lamunannya.
“Yah! aku dengar dari oppa. Katanya Taeyeon menangis bukan hanya karena dia tidak bisa melakukannya dengan baik, tapi karena katanya dia sedang mengkhawatirkan seseorang”
Mata Tiffany membulat ketika mendengar kata-kata Sooyoung.
“Eh masa? Siapa orang itu?”
Ruangan menjadi jeda selama beberapa detik lalu semuanya berpaling pada satu orang, Tiffany.
“Dengar Tiffany, Taeyeon mengkhawatirkan kamu. Karena itu kamu harus cepat sembuh agar tidak membuatnya khawatir lagi.” jelas Hyoyeon.
Taeyeon… mengkhawatirkan aku?
Jantungnya sedikit berdebar. Dia merasa senang.
“Kalau kamu sehat, tentu leader kita akan senang”
“Iya,” Tiffany tersenyum, senyumnya amat manis.

_______________________________________________________________________________________________

Tuhan seolah-olah mendengar jeritan hati Taeyeon.
Tiffany pulang dan dia menyapa Taeyeon. Tanpa maksud apa-apa sama sekali.
“Aku lagi ingin makan yang manis-manis, jadi tadi aku beli pudding, Taeyeon mau?”
Taeyeon mengangguk. Tiffany mengambil dua piring dan sendok lalu berjalan masuk ke kamarnya. Taeyeon mengikuti Tiffany masuk.
Mereka duduk di lantai. Tiffany menuangkan pudding itu ke piring lalu meletakkan sendok dan memberinya pada Taeyeon.
“Silakan”
“Gomawo”
“Enak?”
“Apapun yang kamu beli enak”
Tiffany berusaha keras nggak terpengaruh sama ucapan Taeyeon barusan. Tapi sia-sia saja, karena wajahnya terasa panas.
Taeyeon tersenyum, memperlihatkan sederet gigi putih dan rapi miliknya. Tiffany berusaha terlihat wajar dalam duduknya.
“Kamu baik-baik saja, Tiffany?” Taeyeon mengangkat sebelah alisnya. “Kayaknya kamu nggak enak badan”
“Nggak!” jawab Tiffany, keceplosan, nadanya terlalu tinggi. “Aku baik-baik saja…” katanya lagi, seolah ingin mengoreksi sikap ketusnya barusan.
“Kalau kamu kecapekan, aku nggak keberatan mijatin kamu kok, Mi Young”
Tiffany tertawa gugup. “Nggak perlu”
Tiffany merasa sedikit menyesal sudah mengundang Taeyeon masuk ke kamarnya. Ide yang super buruk. Lebih buruk dari semua ide buruk yang pernah terlintas di otaknya.
“Haha, sudah, nggak usah malu-malu”
“Aku bilang nggak ya nggak!”
Taeyeon menatapnya kebingungan.
“Uhh…”
Tiffany menutupi wajahnya dengan kedua tangan.
“Wa-wae, Tiffany?”
“Padahal aku berharap semuanya bakal seperti biasanya…” kata Tiffany masih menyembunyikan wajahnya.
Taeyeon menghampiri Tiffany. Dengan hati-hati dia menurunkan tangannya. Wajah Tiffany memerah, entah karena marah atau malu.
“Tiffany, kamu… nggak nangis kan?”
Tiffany menggeleng pelan.
“Kamu mau aku pergi?”
Dia menggeleng lagi.
“Jadi aku harus gimana sekarang?”
Tiffany menatap Taeyeon sebelum berkata, “Cium aku”
“Mwo?”
“Cium aku,” ulang Tiffany, menggigit bibir bawahnya.
“Ka-kamu sendiri kan yang bilang kalau kita kembali seperti biasa kan”
“…………………”
Taeyeon mendekat dan mencium lembut bibir Tiffany. Ciumannya membawanya kembali ke kenangannya di Jepang. Tiffany balas mencium bibir Taeyeon.
Rasa strawberry, pikirnya.
Setelah itu Tiffany tertawa rikuh.
Apakah mereka mulai terlihat seperti pasangan?
Pasangan. Tanpa sadar, Tiffany tersenyum sendiri karenanya.
“Kenapa senyum-senyum?”
“Nggaaakk~” tapi senyumnya malah semakin lebar.
“Heh”
Lalu Taeyeon kembali menyuap sesendok pudding ke dalam mulutnya.
“……………………”
“Tiffany… sudah punya pacar baru?”
Butuh waktu beberapa detik supaya nggak tersinggung dengan pertanyaan itu. Dengan wajah dibuat-buat tenang, Tiffany berkata, “Hmmm… lagi males ah. Taeyeon sih? masih sama Lee Wan oppa?”
“He-eh”
“Awet juga…” ada hembusan angin cemburu di ungkapannya itu. “Kamu sayang sama dia?”
“Kamu benar-benar mau aku jawab pertanyaan itu?”
Tiffany balas menatap Taeyeon.
Nggak. Tentu saja nggak. Dia ingin mempertahankan fantasinya kalau Taeyeon hanya mencintainya seorang.
“Ah sudahlah, lupakan saja, kalau nggak mau jawab nggak apa-apa”
“……………………”
“……………………”
“Aku sebenarnya sudah kepikiran mau mutusin oppa,” kata Taeyeon pelan.
“……………………”
“Aku nggak mau bohong terlalu lama”
“……………………”
“Tiffany, menurut kamu aku harus gimana?” Taeyeon tiba-tiba bertanya setelah jeda agak lama.
“Ya, gimana ya…” Tiffany membasahi bibirnya dengan ujung lidah.
“Tiffany… kamu tetap nggak mau ngasih aku kesempatan?”
“Aku takut, Taeyeon…”
“Takut apanya sih?” tanya Taeyeon sedikit nggak terima.
Dipandanginya wajah Tiffany, wajah sahabat yang membuatnya jatuh cinta sejak dulu.
Mungkin dia takut sama para anti. Jumlah anti bertambah akibat sifat dan kebiasaannya yang suka blak-blakan terdahulu. Apa boleh buat, kan negara tempat dia dibesarkan yang membuat sifatnya jadi seperti itu.
“Aku sayang sama kamu” katanya lagi, berusaha memenangi keadaan. “Dan aku yakin kamu juga punya perasaan yang sama”
“Iya, tapi…”
“Atau jangan-jangan… kamu menganggap aku nggak pantas jadi pacar kamu, Tiffany…?”
“Taeyeon, bukan begitu…”
Wajahnya memerah saat tatapan mereka bertemu dalam satu garis kasat mata.
“Justru karena kamu terlalu berharga bagiku, aku jadi takut sekali kehilangan kamu…”
“Jangan meramalkan yang bukan-bukan dulu,” Taeyeon berkata, saat menyadari perasaannya semakin campur aduk karena ucapan Tiffany barusan. Dia mendekatkan dirinya dan mengecup bibir Tiffany. “Kalau kamu keburu mikir jelek terus tentang kita, kemungkinan buruk pun akan semakin tinggi”
“Entahlah, Taeyeon…”
“Tiffany…”
“Bisakah kita berhenti ngomongin ini? Aku mulai merasa nggak nyaman…”
“Ya, terserah kamu deh…”

*~To Be Continued~*

Advertisements

Comments on: "Locksmith (Chapter 8)" (116)

  1. Bah TBC, kenapa thor?Kenapa? Kenapa harus TBC?Huwaaa!!!!

    #prang!!!

    Aduh,siapa lg nih yg brani lempar piring seenak jidatnya?

    Tiffany: ribut!!!
    Taeyeon: banyak bacot, rasakan itu!!!!

    Cih, aku kan cuma penasaran, dasar kalian pasangan mesum…

    TaeNy: WTF!!!!!

    Kabur ah…
    —————————–

    bagus banget ceritanya thor, mreka jd bersama, aku cuma agak sangsi, tiffany knpa kakinya?

    I like tiffany’s said ==> “taeyeon, cium aku”

    hihihi, emang dah taeny ga da matinya.
    TaeNy Rules the World…!!!!

    Kutunggu karya selanjutnya thor, Semangat…!!!!

    • haha lg2 drama konyol XD
      karena Taeyeon itu byuntaeng jdnya TaeNy selalu mendapat julukan pasangan mesum, kasihan Tiffanynya XD
      yg kaki Tiffany sakit itu kuambil berdasarkan kejadian nyata^^

  2. Youngie_bunny said:

    Kkkk~ ppany minta cium ke taeng, byunpany XD
    tp TBC kau mengganggu sekali sama seperti hyesung yg ganggu taeny ._. #plak
    tiffany knp skit kakinya(?)
    update soon hwaiting ^^

  3. chingu…aku bolee minta pw di chap 7 ga? hehee..kalo bolee kirim aja ke pm di Fbku ya..
    ini alamt email fbku : SunnySoshi69@yahoo.com
    kamsahmanidda 😀

  4. Idangrasyida said:

    Kya ~ TBC lagiiiiii..
    Omoooooo.. Kenapa sih Fany unnie gak mau nerima Taeng unni.. Kan udah ngelakuin.. Itu .. Hhahahaha ~
    chingu~
    untung aku kemaren sempet baca Chap7 sebelum diprotect , tapi lupa ngoment ,, hhee..
    Kalo nanti ada yang diprotect lagi kirim keemail aku yang chingu ^^
    Idang_rasyida@yahoo.co.id ..

  5. ryne#s0ne said:

    kyaaa~ UPDATE*hug author, :p
    hahay, seneng bgt baca part tippany minta di cium ama taeng, berasa gimanaa gitu*halah

    ayo thor persatukan taeny secepatnya!
    author DAEBAK
    TAENY SARANGHAE ❤

  6. tiffany kakinya knp?perasaan dichap sebelumnya ga dijelasin.

    ternyata fany masih ragu buat nerima taeyeon.tapi taeyeon perhatian bgt sampe2 ga konsentrasi pas nanyi

  7. tiffany tiffany tiffany tiffany

    taeyeon taeyeon taeyeon taeyeon

    ceritanya makin rumit aja tapi tetep bagus kok

    dilanjut…….

    semangat!!

  8. @kyungsee said:

    Yeaah rumit.. Aku setuju itu~ kekeke fany minta cium >.< aw aw!!!

  9. Wah sumpah feelnya dapet bangetlah .
    Ff paling keren yg pernah aku baca .
    Kebetulan aku taeny shipper .
    Author daebak .
    Updatenya jgn lama2 ya .

  10. KidLeader said:

    hey yo hey yo #sarap

    wah wah wah wah ,, keren thor~
    ternyata Ppany mutusin Hyesung *horeee 😀 *
    Taeng, kamu harus mutusin Lee Wan juga yaa #plak
    .
    .

    Aku senyum2 sendiri pas Taeyeon ngomong ‘aku hanya sedang mengkhawatirkan seseorang’.
    Karena saya juga pernah seperti itu , hahahha #ketawa-bareng-Yoong

    Sudah thor, sampai segini dulu komentar saya .
    mungkin ini yg harus saya sampaikan pada setiap karyamu …
    UPDATEE~ AUTHOR FIGHTInG!!

  11. taeny..kenapa makin hari makin manis aja authornya(?)….ff nya sweet banget…suka suka suka suka…………….

  12. yaampuunnnn TBCnya ganggu bangeeettt..
    unnieeee…. bikin sweet momentnya TaeNy duooonggg … biar bisa bikin reader senyam senyum sendiri #ntar dikira orang serumah udah gila 😀

  13. wkwkwk. . .aku suka ceritanya XD
    makin suka aja nih ama TaeNy couple ><
    mereka so sweet banget !!!
    aduuuuhh, ,tapi kok kayak susah banget ya hubungannya?
    hehehe di tunggu chap 9 ya? 🙂

  14. deilah nanggung banget itu cerita adeh adeh
    hahahahahaha
    makin penasaran dah

    good luck buat ujian mu ya
    hwaiting

  15. haduuuhhh… telat baca!
    mianhe unnie,, akhir akhir ini ga bisa ngenet.
    eh, sumpah ini surprised banget lo.. katanya mau update bulan februari,ternyata udah update!
    hore hore hore (jingkrak2 ga jelas… :P)
    tapi koq tumben singkat unnie? apa mungkin aku aja yang bacanya kecepetan,ga dengan sepenuh hati jiwa raga sukma n arwah(kata2 terakhirnya horor bgt,, hehe)
    but overall is perfecto!
    ceritanya sukses bikin aku hidup penasaran! (bukan mati penasaran.. :D)
    taeny jjang!
    maifate jjang!
    semangat semangat!!!

    • hmm ya aku sendiri gak menyangka bakal bisa update wkwkwk :p
      tp segini aja sdh 2000 kata lbh lho, ya mgkin lbh sedikit dua ratus smp enam ratus kata dr yg biasa
      tp memang chapter ini tbc smp sini

      • ah, nggak apa2 unnie.. mungkin si TBC emang udah gilirannya ambil bagian.. hehe,
        gomawo ya unnie udah update cepet 🙂 oiya, kalo boleh usul tiap ff diselipin dialog bahasa korea dunkz.. yang singkat2 ja, coz lumayan aku bisa belajar dikit-dikit bahasa korea.. n kebanyakan malah aku ngerti dikit-dikit bhasa korea dari ff lho.. 😀
        n satu lagi ff yang crimson itu menurutku keren unnie! duuh.. si yoona itu ngiris tangannya udah kaya’ ngiris bawang aja.. ga pake takut ato ngeri. mungkin udah cinta mati kali ya sama si yul… hehehe
        unnie.. fighting!

      • haha mian, aku gak bisa bahasa korea, cuma satu dua kata saja
        tp kalau bahasa inggris msh bisa, wkwkwk

  16. huahahaha….
    taetae, jgan2 dirimu twarin tippany pijit, mau yg seperti di jpg?? hihihi

    itu aku kl jadi taeng pasti kaget krn permintaan tippany buat cium dia…
    😀
    adoooh, ayolah, kalian bersatuuuuuu….. 😀

    author, fighting!! 😀

  17. huwaa~ TBC disaat yang sngat tidak tepat …
    aku jadi bingung sama tiffany , kdang ngasih hrapan buat taeyeon kdang juga nggak –”

    aku mendukung saat taeyeon pengen mutusin lee wan , yyeeeyy !!!

    lanjut yaa thor~~ FAIGHTING !!

  18. atikakita said:

    teruss tor .. locksmith nya diutamakan yaa 😀

    sukaaaa taeny banget kekekeke .. so sweet kata2nya thor jjang!

    eh thor ada twitter gak? >,< DM pass chap 7 locksmith dong ke @atikakita ^^

  19. taetae_fun said:

    eh,,kok udah update??
    ktanya blan bru,,,
    tp gpp mlah tmbah bgus….

    taeny,taeny,taeny,,,kpan kalian bner2 bsa brsatu…

  20. tiffanyyy!!! tiffaaaannnyyy!! sini gue yang gendong sampe ke ujung dunia. muahahahaha..

    ceritanya sweet sekali authoorrr.. hahaha. seneng deh akhirnya tiffany jadian sama taeyeon.

    cepet di apdet yaaakkk…

  21. siLent_Reader said:

    heeddehh nanggung banget .
    ini dari tadi ceritanya sesi tanya jawab molo dah ah .

    ribet ah gg fany gg mau jujur sama perasaannya -,-

  22. YS_addict said:

    aduuuh telat baca…yeaaah tanda2 TaeNy bakal besatu sudah terihat 😀 lanjutkaaaaan!! good job ^^

  23. deztianda said:

    serasaa real nih ceritaa, mana adaa part yang tae nangis gara2 lagi khawatir sm someone.
    ayooolah udah pacaran ajaaa,, lagian orang2 jg udh tau kalo taeny itu real. hohho

  24. jadi mikir gimana kalau cerita di ff ini emang benar terjadi ya thor?butuan update thor,author fighting.

  25. hho…………
    katanya keluar bulan februari …
    hhu untung aja ak buka blog nie kalo gak …gawat deh
    sebenernya sih udah baca 2 hari lalu tp baru smpet komen .. hhe
    tbc again ???
    penasaran tingkat akut nih..
    hhe dtunggu sangat lho chapter 9
    daebak… fighting ya 🙂

  26. Kungttadadak said:

    Aaaa taeyeonnn taeyeonnn suka banget sama tingkah dia disiniii lucuuuu apalagi pas “kamu mau aku keluar?” kayaknya ikhlas banget sih sama ppany aaaaa ohya,update soon yah thor fighting hhe

  27. ahhaha seru seru thor itu kenapa ada tbc nya –” ganggu banget :p

  28. yuhuuu ,saya telat baca ><
    tbc ? update soon.

    lagi males komen panjang" ,hohoho

  29. merinding mendegar setiap perkataan yang mereka ucap… mau di bilang bener tapi susah di sangkal.. gimana yaahh??? bingung deh…
    tapi itulah menariknya… bikin gregetaan.. tapi ekdekatan mereka pas lagi suap – suapan puding bikin hangaaat……gimanaaaa gitu… apadeh bahasaku..
    suka!! suka!! part 9…. sooming SOON..! *maksa*
    Hahahhaa..
    semangat sang author!!!!!!

  30. trus, buat baca chapter sebelumnya gimana tuh thor??? Sandinya apa?? wkwk saya reader setia, tapi jarang komen… XD *peace

  31. ika_Taeny said:

    Daebakk..
    Crita kren

  32. author part 9 nya kapan nih:D
    udah bolak balik kesini tapi belom update:( #dasar reader mau menang sendiri -___-

  33. ini fanfic kan??? kenapa aq bisa membayangkan mereka??XD
    taeny is REAL
    minta pw buat chpter 7 dounk……..locksmith_key@yahoo.com
    ditunggu chpater 9 nya..:)

  34. Daebak thor,, aku suka ceritanya!
    TaeNy galau-galauan,, ckckckck
    Cepetan update ya thor,, penasaran nih….

    Eh thor minta password part 7 nya dong,, yayayaya #maksa
    kirimin aja ke email aku princessalee101@gmail.com

    gomawo~

  35. new silent readers said:

    apakah saya ketinggalan sesuatu?
    ini krn akibat aku skip chapter 7 krn g pny passwordnya.
    jd g nyambung dan g ngerti deh.
    huuuuhh sptny aku telah melewatkan chapter ‘istimewa’
    hiks..
    author minta passwordnyaaaa utk chapter 7..

  36. pengen donk dicium taeyeon *ditinju fany ampe nosebleed T T

  37. MeeYoon said:

    kwkw bayangin kalo tiffany ngmg (cium ak) ke taeyeon haha kocak jg..

  38. Ya TBC lgi…
    N bgus author…
    N akhir@ taeny bersatu…

  39. cilla said:

    hixhixhix..telad twwwww…pswrd na dumz yg chapter 7,ke email ku ea….mksih sblm na

  40. andhilyoonyulsic said:

    yahh … yahhh… yahh…
    koq jadi sedih gini sihh… hwaa!! 😦

  41. Aihhhh tiffany minta dicium sama taenggg ^^ jadi tambah suka sama taeny . So sweet abisss 😀

  42. Oke ga ngerti krn ga baca part7 hha
    Apa yg terjadi di jepang??? o.O
    Hha, thor pwnya yah hhe
    Klo ga bisa ke poppymaria289@yahoo.com ke ari3llin2000@yahoo.com ya :p saya tunggu 🙂

    • maaf bgt, tp ini aku udh coba beberapa kali ngirim PWnya tp selalu gagal terkirim >_<
      kasih nomor hpnya aja gimana? nanti bisa kuhapusin kok, tenang aja^^

  43. minta pw part 7 ya thor
    email almightygodz@gmail.com

    gomawo thor

  44. gomawo thor udah masuk smsnya
    mian ga bisa bales sms untuk ngucapin trima kasih, ga ada pulsa XD

  45. taenyshide said:

    min password part 7 dong
    samantha_alexsandria@yahoo.com

  46. nandadong said:

    Thor minta pw chapter 7 dong kirim ke nandachace@yahoo.com
    Gomawo 🙂

  47. Gyaaahha,,Fany,,fany,,ujung”nya itu loh,gk bsa jauh dri taeyeon,,
    Apalgi pas akhirnya fany minta cium,,,aww sweet,mski msih rumit hbngan mreka…..*apalah

  48. minta pw Chapter 7 dong?

  49. minta password Locksmith Chapter 7

  50. Me:TAENY IS REAL!! Yeaaaah!!
    Taeny: hahaha
    me:pasangan paling byun juga wkwk
    taeny: dafuq!!
    *maapgaje*’-‘

    Thor,aku jadi terpaksa melewatkan chap 7 karena gatau pw-nya..hahaha:D tapi,ya gapapa juga sih,emang masih dibawah umur kekeke:D disini,kayaknya taeny gak lama lagi jadian~ cieekan~ oke,lanjut!!

  51. anyeong author susiana imnida,aq mnt pw locksmith 7 dund sm pw ff taeny lainnya yg d kunci soalna aq taeny shipper,k no aq aj ya,gomawo

  52. Elma Noveria Tiranda said:

    Min,kalau mau password utk Locksmith yang chap 7 nya, dmna?
    New readers 🙂 aku mndalami banget FF nya, good Thor ;;)

  53. Elma Noveria Tiranda said:

    Password chapter 7 Kirim ke facebook aku ya thor, atau gmail
    gmail: tiyltiranda@gmail.com
    facebook : http://www.facebook.com/elmanoveria.tiranda?refid=8

  54. Elma Noveria Tiranda said:

    Ralat min, gmail ku, tiylkim@gmail.com

  55. Hi, Thor. Aku suka FF ini. Boleh minta pw chapter 7 gak? Boleh, yaa.. Hehe.. Ini emailku, naa_noo27@yahoo.co.id. Gomawo.. ^^

  56. suka ff ini. boleh minta pw chapter 7 gak? ini emailku: naa_noo27@yahoo.co.id. gomawo, Thor.

  57. lee deyeon said:

    Aduh gmna sih ppany ini, kmren blang iya skrang blang nggk, bkin taetae bngung & galau aja..

  58. hay hay. . annyeong thor, aq new reader niy. .^^
    boleh mnt pw nya ga ??

  59. annyeong thor aku new reader minta pw part 7 dong

    dairokkansensei@rocketmail.com

  60. author…minta pasword chap 7 dong….
    please kirim ke email gw ya. deet_mayuhime@ymail.com……
    makasih.

  61. sist,, minta pw ch 7 dnk,, kirim ke monicapriscilia88@gmail.com ya,, thx a lot sist 😀

  62. annyeong
    blhh mnta pw yg chapter 7 ga?? sms in ajja ke no
    Gomawo ^_^

  63. taeny loves said:

    thor kirimin aku donk pasword chapter 7 plis aku teany shiper nih
    soalnya aku baru nimbrung huhu 😀

  64. Thor..mint a PW chapter 7 donk…mati penasaran nih

  65. Please…mintak PW na

  66. Thor minta pw chap 7 nya dong. Gomawooo

  67. lanjutttt thor.
    .mkn pnsran aje

  68. Diih.. Fany mau tapi kebanyakan bingung, aku yg baca jdi makin kesel

  69. hennyhilda said:

    Adminnya jahat bqn critanya ngegantung trz huhuhu 😦
    Mna chapter 7 nya blm d baca alhasil jd ngira2 d bagian itu udh terjadi pa j huwaaaaaa 😦
    tp smua itu g ngurangin rasa sukaku utk ff ni 😉
    Semangat admin cayoooo
    aq tnggu crita yg lainnya
    n bila berkenan lg mnt pw nya donk utk ff yg d lock ke hennyhilda@ymail.com
    trima kzh admin smua ff nya yg bgz2 bgt yeaaahhhh 🙂

  70. Pdhal q dah komen sblum2x v pas mnta pw gak di kci,hehd v maaf ja q hax komenx di ff taeny alx ygq kubca cm taeny,minta pw LS chap 7 ya thor,pnasaran,mw lanjt ke part brikt v gak tw jln critax,lok mw boleh gak lewat no hp alx emailq brmaslah,bsax cm ksi komen doank imelq,

    • Haha maaf kalau lupa kekirim, habis banyak reader yg komentar mgkin kelupaan
      Dan kadang jg ada email yg gak bisa dikirimin email (mgkin bermasalah)

      Dah kukirim PWnya ke emailmu

  71. Hiks thor kn q td bilang imelq brmslh jdx gak bsa kbuka,boleh gak krmx lewat fb “diana mbemlex”,melaass mintax ne hehe,

  72. Kok lama amat ya thor,bolak balik saya ngeceknya,ampe jempol skit,v blom da jwban,sy gak trlalu plit kata kn krang,gak terlalu dringke,brasa kyak bkin makalah.

  73. Hehe makasi pw nya thor,tenang ja q bkn siders,lok ff taeny q psti bca n kasi komen,bdw bsa mnta tlong gak komenq yg da nomer hp tu di apus?

  74. Susah yah hubungan TaeNy unnie ini. Nggak klimaks”. Kirain dichapter ini udah so sweet”nya, udah bener” punya ikatan. Ternyata, eh eleeee. Tapi oklah. Semuanya terserah kakak Maifate. Lanjut chapter! GOO!! 😀

Comments from Sone

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: