~Thank you for your comments~

A/N : Kali ini ingin membuat cerita yang berbeda. Berdasarkan fanfic yang kubuat tiga tahun yang lalu yang plotnya kurombak banyak. Dalam cerita ini mereka semua satu angkatan (dan tentu saja cerita ini hanyalah fiksi, wkwkwk)
Cerita ini menceritakan tentang Soshi bond dan banyak pairing lainnya, bisa dilihat dari tag 😀 (weleh banyak amat XD tapi mainly YoonHyun pairing)
Berhubung aku sudah menulis ini sejak lama kupikir lebih baik di publish selagi menunggu Locksmith 8 :p

Seohyun melayang-layang dalam kegelapan. Matanya terpejam.
Seohyun membuka matanya perlahan.
Gelap sekali…
Dimana ini?
Kenapa aku ada disini?
Sudah berapa lama aku disini?
Apa ini… mimpi?
‘Namamu Seo Ju Hyun kan?’
Siapa?
‘Jawab saja’
Benar, namaku Seo Ju Hyun.
‘Apakah kamu merasa hidupmu bahagia?’
Sekarang aku sangat bahagia
Seohyun tersenyum, mengingat unnie unnienya yang sangat baik di sekelilingnya.
‘…begitu’
Kenapa kamu bertanya seperti itu? siapa kamu?
‘…kau tidak perlu tahu’
Tiba-tiba semuanya menjadi terang hingga menyakiti matanya. Seohyun menghalangi sinar yang cahaya menyilaukan itu dengan tangannya.
…………………………………………………
“Bangun! nanti kamu telat”
“Nggh…” Seohyun mengucek-ngucek mata.
“Yoona unnie?”
Akhir-akhir ini Yoona memang selalu datang menjemputnya tiap pagi.
“Aku masih ngantuk unnie…”
“Tiga puluh menit lagi, kalau nggak segera siap-siap, nanti kamu nggak boleh masuk kelas”
Ya, sekolah mereka memang cukup ketat.
“!!”
Seohyun bangun dengan paniknya.
“Aku tunggu diluar ya” senyum Yoona.
_______________________________________________________________________________________________

Sebuah SMA di korea.
Yoona berlari-lari sambil menarik tangan Seohyun.
Yoona : “Ayo lebih cepat, Hyunnie!”
Seohyun : “Hahh…! Unnie~! Kau terlalu cepat larinya~!”
Yoona menggeser pintu kelas. Masih belum ada Pak Guru di kelas.
Yoona : “Safe! Hahh… hahh…!”
Taeyeon : “Kamu datang pagi sekali”
Yoona : “Sial! Kenapa kelas kita jauh?! Lantai 2 lagi. Terus ada peraturan nggak boleh masuk kelas kalau guru sudah di kelas.”
Sunny : “Karena banyak yang sering datang terlambat makanya dibuat peraturan seperti ini”
Jessica menyandarkan kepalanya dengan lemas di meja.
Jessica : “Gara-gara peraturan kayak gini, pagiku jadi seperti neraka”
Yuri : “Harusnya aku yang bilang begitu tahu! tiap hari aku harus membangunkanmu, putri tidur!”
Jessica : “Ya ya, untuk selanjutnya tolong terus bangunkan aku ya, pangeranku?”
Jessica tersenyum menggoda, membuat paras Yuri sedikit merona.
Tiffany : “Hyunnie, padahal kamu murid teladan”
Seohyun : “Hehe”
Hyoyeon : “Yoona, waktu kelas satu kamu sering telat ya?”
Sooyoung : “Ya, sampai buku absenmu sudah nggak cukup buat nulis jumlah telatmu. Lalu di kelas dua ini, sebelum ada peraturan ini kamu sudah empat kali”
Yuri : “Jadi ratu telat dong”
Yoona : “Kalau begitu Yuwre jadi rajanya”
Yuri : “Sembarangan, lagian aku bukan laki-laki”
Mereka semua tertawa.
Jessica : “Salah, harusnya Yoon Ah yang jadi rajanya, karena sifatnya tomboy abis”
Yoona : “Unnie! Unnie sendiri juga harus ngaca, cara jalanmu sendiri seperti laki-laki.”
Mereka semua tertawa lagi.
Tiffany : “Tapi ajaib, sekarang Yoona nggak telat lagi sejak menjemput Hyunnie”
Yoona : “Mau gimana lagi, kalau aku telat bisa-bisa Hyunnie kita ini juga telat”
Seohyun : “Unnie, gomawo”
Yoona : “Kenapa?”
Seohyun : “Karena sudah datang menjemputku tiap hari”
Seohyun tersenyum.
Yoona : “Hei, kan biar aku sendiri juga nggak telat, hitung-hitung kita sama-sama untung”
Setelah itu mereka menghentikan percakapan mereka karena pelajaran pagi sudah dimulai.
_______________________________________________________________________________________________

Jam istirahat.
Taeyeon : “Bulan depan kita akan manggung untuk mengisi acara festival budaya. Ada yang punya usul enaknya kita nyanyi lagu apa?”
“Ya!” seru Yoona sambil mengangkat tangan.
Taeyeon : “Ya Yoona?”
Yoona : “Santa Baby! XD”
All : “……………………”
“Yoona, ini bukan natalan lho” kata Hyoyeon sambil geleng-geleng kepala.
Yoona : “Ehhhh~? Wae? Kan asyik XD”
Taeyeon menghela nafas, “Yang lain ada usul?”
“Kissing You!” seru Tiffany tidak mau kalah, lalu diikuti Sooyoung.
Sooyoung : “Chocolate Love!”
Sunny : “Gee! Atau Genie!”
“Mr. Taxi!” kata Yuri sambil menirukan gerakan tangan yang memegang setir.
Jessica : “Run Devil Run…”
Hyoyeon : “The Boys”
Yoona : “Gimana kalau Sorry Sorry seperti geng SuJu tahun lalu?!”
(ceritanya SuJu juga satu sekolah dengan mereka, tapi sudah lulus.)
Yuri : “Wah ide bagus Yoona! aku suka itu soalnya gayanya keren!”
Sooyoung : “Aku juga suka!”
Taeyeon : “Cukup, cukup, semua lagu yang kalian usulkan tidak cocok.”
Yuri : “Memang menurut Taeyeon sendiri bagusnya apa?”
“Bad Girl” jawabnya enteng.
“Hehe Taeyeon, sepertinya kamulah ‘Bad Girl’nya,” canda Tiffany. Jessica tertawa.
Taeyeon nyengir,“Oh, diamlah Fany ah, Sica”
Sunny : “Kalau gitu bagaimana kalau Diamond?”
Taeyeon : “Waktu musim dingin sudah kita lakukan kan?”
Sooyoung : “Aaaannnggg Taeyeooon~ aku mau makan nih, cepetan putuskan dong, nanti jam istirahatnya keburu habis”
Sunny : “Dasar Shik Shin”
Sunny menjitak pelan kepala Sooyoung.
Taeyeon : “Maknae, dari tadi kamu diam saja, kamu punya usul?”
Seohyun : “……unnie, gimana kalau Day by Day?”
Taeyeon berpikir sejenak, “Hmm, ide Maknae bagus, lirik lagunya ceria dan sepertinya cocok, gimana teman-teman?”
Sunny : “Ya, aku setuju”
Tiffany : “Aku terserah kamu, Taeyeon”
Sooyoung : “Apalah, yang penting bisa langsung makan~”
“Seriuslah sedikit, Sooyoung” kata Taeyeon sedikit sebal.
Sooyoung : “Hahaha, Taeyeon kalau lagi marah imut deh~”
Sooyoung memegang dagu Taeyeon dan mendekat seolah mau menciumnya, tapi tentu saja hanya pura-pura dan setelah itu dia cengengesan, begitu juga dengan Taeyeon.
Taeyeon : “Oke, kalau begitu pulang sekolah kita langsung latihan. Ada yang gak bisa?”
Semuanya terdiam dan saling pandang.
Taeyeon : “Berarti semua bisa ya?
Kemudian pembicaraan mereka terhenti saat seseorang datang menghampiri mereka.
Yonghwa : “Seohyun”
Tiffany : “Hyunnie, itu darlingmu datang”
“Dadar guling,” komentar Yoona dengan nada kecut.
Sooyoung : “Ya Seohyunnie, temani dia, kamu kan pacarnya”
Sooyoung mendorong Seohyun. Seohyun tersipu-sipu.
Seohyun : “Unnie ah”
Mereka semua tersenyum penuh mengerti kecuali satu orang. Seohyun menghampiri Yonghwa.
Tiffany : “Manisnya Hyunnie kita”
Semuanya mengangguk setuju.

Seohyun’s POV

Seperti yang sudah kukatakan.
Hidupku sangat bahagia. Dikelilingi oleh unnie-unnie yang mencintaiku…
Punya keluarga dan pacar yang ganteng…
Syukurlah orangtuaku memasukkanku sekolah lebih awal setahun jadi aku bisa bertemu dengan mereka semua…
“Seohyun, hari ini kita jalan-jalan yuk?”
“Kemana?”
“Kemana saja yang kamu inginkan. Nanti kuantar naik motor.”
Aku tersenyum,“Kalau begitu aku mau ke laut, ke mall, keliling kota, ah! ke taman ria juga”
Kulihat oppa melongo.
“Banyak amat”
“Bercanda kok, oppa, hehe”

Third Person’s POV

Dari jauh Yoona melihat kedua pasangan itu sedang bertatapan dengan mesra. Yoona merasa hatinya perih.
Yoona : “……………………”
Jessica yang sedari tadi memperhatikan Yoona.
Jessica : “Yoon Ah, kau kenapa?”
Yoona : “Eh? Uh…”
Yoona tidak bisa menemukan alasan yang tepat untuk dikatakan.
Jessica : “Kau nggak sakit kan?”
Yoona menggeleng.
“Kalau ada apa-apa ceritakanlah padaku, aku selalu siap mendengarkan” katanya lembut.
“Terima kasih, unnie…”
Yoona jadi merasa lebih baik.
……………………………………………
Pulang sekolah mereka berlatih menyanyi Day by Day. Karena tidak memerlukan tarian yang rumit. Mereka hanya perlu menyanyi sekali.
Taeyeon : “Yak, tampaknya semuanya masih hapal liriknya, jadi tak ada masalah”
Sooyoung : “Yeeee~ kalau begitu bisa langsung pulang~”
Sunny : “Nanti dulu”
Sunny memeluk lengan Sooyoung.
Sunny : “Taeyeon, gimana kalau kita semua jalan-jalan bareng? sudah lama kita nggak jalan-jalan bersama.”
Taeyeon berpaling pada ketujuh temannya. “Gimana teman-teman?”
Seohyun : “Ah unnie, maaf ya, aku ada janji sama oppa…”
Yuri : “Cieee~ yang mau kencan~”
Wajah Seohyun memerah.
Yoona : “…………………”
Yoona tetap diam saja saat Yuri menggenggam tangannya dan mengayun-ngayunkannya.
Yuri : “Yooooona, Yooooona~”
Seohyun : “Maaf unnie, lain kali aku pasti akan pergi bareng kalian”
Tiffany : “Hyunnie, santai saja, kita nggak marah kok”
Taeyeon tersenyum, “Iya, nah pergilah, kamu sudah ditunggu kan?”
Seohyun : “Gomawo unnie”
Lalu Seohyun pergi menemui Yonghwa.
_______________________________________________________________________________________________

Malam harinya.
Gelap…
Mimpi?
Apa ini tempat yang kemarin?
‘Seo Ju Hyun, apa kamu menganggap penting sahabat-sahabat di sekelilingmu?’
Lagi… sebuah pertanyaan terngiang di telingaku…
………sudah jelas mereka penting bagiku, pertanyaanmu aneh
Tiba-tiba semuanya menjadi terang.
……………………………………………………
“Hyunnie bangun, Hyunnie~”
“Hueh?”
“Tinggal 30 menit lagi”
“Kyaaaaaaaaa!!”
“Bercanda kok, masih 50 menit lagi, nggak usah panik begitu”
Yoona tertawa.
“Unnieeeee”
“Hehe, teriakanmu keras juga, Hyunnie”
Seohyun melempar bantal dengan gemas ke arah Yoona.
“Ups!”
Yoona menghindar.
Seohyun melirik ke arah jam dinding di depannya.
Benar, masih lima puluh menit lagi.
………………tapi tunggu?
Dilihatnya dari tadi detik jam itu tidak bergerak.
Deg
Jangan-jangan!
Seohyun mencoba memeriksa jam di Hpnya. Benar-benar tinggal tiga puluh menit lagi.
“Kyaaaaaaaaaa!!”
Yoona menutup telinganya, “Wae?”
“Kenapa unnie tidak memberitahuku?!”
Seohyun menunjukkan jam di Hpnya.
“Mianhae Hyunnie, aku juga tidak sadar, tapi lucu juga melihat reaksimu…” Yoona menahan tawa.
Seohyun buru-buru mengganti bajunya, lalu terburu-buru keluar, Yoona mengikutinya.
“Hyunnie, kau belum makan”
“Nggak apa-apa”
Seohyun sudah berlari mendahuluinya.
“Hei Hyunnie, kau belum sisiran! kancing bajumu juga ada satu tuh yang belum dikancing!” teriak Yoona dari jauh.
Seohyun membeku seketika, parasnya merona.
“Unnie ah! Jangan keras-keras!”
_______________________________________________________________________________________________

Di kelas, terdengar suara derap langkah kaki yang berisik dari lorong.
Taeyeon tersenyum, sudah dapat menebak siapa yang akan datang, “Hari ini juga ada gempa bumi lagi”
Yoona membuka pintu geser dengan kasar, sampai orang yang kebagian duduk di dekat pintu jadi kaget.
Yoona : “Safe!”
Lalu Yoona baru melepaskan pegangan tangannya pada Seohyun, nafasnya memburu.
Sooyoung : “Kau nggak ada kata-kata lain ya selain ‘safe’?”
Yuri : “Memang ratu telat. Sudah tahu ada peraturan seperti ini saja masuk kelas masih pas-pasan”
Yoona : “Huh, telat itu kan keren”
Mendadak Yoona malah tampak bangga.
Hyoyeon : “Wae?”
Yuri : “Apanya yang keren?”
Yoona : “Karena jadi olahraga lari, lari kan bagus untuk kesehatan. Kalau di dalam film-film biasanya jadi akhir yang mengharukan. Karena terbiasa berlari akhirnya tokoh utamanya menjadi juara pertama dalam marathon!”
Taeyeon : “………………”
Tiffany : “………………”
Sunny : “………………”
Jessica : “………………”
Hyoyeon : “………………”
Yuri : “Aku nggak tahu lagi harus berkomentar apa”
Sooyoung : “Yoona, otakmu error ya?”
Tiffany : “Eh ngomong-ngomong, Taeyeon, yang kemarin itu gimana?”
Taeyeon : “Oh iya ya”
Taeyeon membuka tasnya. Mereka semua tersenyum.
Seohyun : “?”
Taeyeon meletakkan setumpuk jam tangan di atas meja. Semuanya berjumlah 9 buah.
Seohyun : “Unnie, ini…”
Yoona tersenyum bangga, “Hehe, kemarin kita berdelapan sepakat membeli jam tangan kembaran. Kita belikan satu juga untukmu.”
Yoona meraih salah satu jam tangan dan memasangkannya di pergelangan tangan Seohyun.
Seohyun : “Unnie, tidak apa-apa ini untukku? Aku kan tidak membayar ka-“
Hyoyeon meletakkan tangannya di pundak Seohyun dan tersenyum padanya.
Hyoyeon : “Sudah, nggak apa-apa kok”
Mereka berdelapan juga memakainya.
Taeyeon melirik ke mereka semua. “Ayo kita samakan waktunya. Siap? Kuhitung ya, 1…2…3!”
Mereka bersembilan menekannya bersamaan.
Tik tik. Detik jarum itu mulai berdetak. Lalu mereka sama-sama tersenyum. Tiffany bertepuk tangan kecil.
Taeyeon : “Walau jam di tiap tempat berbeda. Walau aktifitas kita berbeda. Tapi waktu kita berdetak bersama”
Sooyoung merangkul bahu Taeyeon.
Sooyoung : “Heh, kamu benar-benar terdengar seperti leader sekarang”
Taeyeon nyengir, “Maksudmu selama ini aku tidak pernah bersikap seperti leader?”
Mereka memang membentuk suatu geng di sekolah mereka yang dinamai Soshi. Dan sebenarnya mereka juga mempunyai banyak fans di sekolah. Popularitas mereka meningkat karena mereka sering berpartisipasi dalam festival sekolah. Dalam acara tersebut mereka mempersembahkan nyanyian disertai dance.
Sunny : “Aku senang sekali, rasanya waktu kita seperti bersatu”
Yoona : “Ya, aku juga sama”
Taeyeon : “Aku mohon kalian terus memakai jam ini”
Yuri : “Iya, pasti!”
Tiffany : “Soalnya ini waktu kita bersama…”
Waktu kita bersama… batin Seohyun.
Perasaan bahagia memenuhi dadanya.
Akan kujaga jam ini baik-baik.

*~Berlanjut ke part berikutnya~*

A/N : Part berikutnya mungkin akan membuat syok.
Sebenarnya aku ingin membuat cover untuk cerita ini, tapi karena akan menghabiskan banyak waktu jadi tidak bisa…

Advertisements

Comments on: "Soshi Bond ~Seohyun and 8 Angels~ (part 1)" (38)

  1. Yoona suka sama seo, hemmh.. seo suka yonghwa..
    lalu disini yul to the sic kan?? YULSIC!!! Yeee!!! clapclapclap
    asek..asek..asek…
    kapanpun dah.. tetep eksis neh couple!!!

    Shock?????????
    asal jangan angst gak papa kok..
    sebelah yang part 7 itu di lock yah?
    kayaknya kemarena aku dah maen..
    tapiii.. lupaaa.. yang mandi bareng itu bukan??
    lau bukan aku minta..

    Lanjuuttt!!!!!
    dan semangat!!

  2. yayaya,,yoona hrus bnyak brsabar ya…mgkn seo akn brpaling dari yonghwa,,fighting dah unnie wkwk
    eh author,,minta pw dund,, kri k emailq ya nia_sone@yahoo.co.id
    gomawo!!!!

  3. Bagus thor ff tentang soshibond,yoona cinta terpendam ke seohyun lol ,lanjutkan thor locksmit nya #eh ,author fighting !

  4. Youngie_bunny said:

    Kyahaha yoona kocak amat wkt jam dinding seo mati XD
    bgus critanya nih dtnggu chap slnjtnya hwaitaeng thor ^^

  5. Shintasoneworld said:

    Crita’a kren pngen cpet bca part 2

  6. Shintasoneworld said:

    Crita’a kren d’tunggu part 2

    SEMANGKA

  7. Hah ini dia yg kutunggu, Yoonhyun. Hahahaha…
    Bagus banget ceritanya thor, plotnya oke, walaupun ooc dikit gpp lah… Kutunggu next chapter thor. Semangat…!!!!

  8. taetae_fun said:

    yoona,,yg sabr y…
    psti seobaby brpling pdmu nnti,,iyakan thor??

    Shock??emang knapa chap slanjtnya…
    dtunggu….

  9. choi young hyun said:

    Tolong dilanjut……. Sumpah keren…. Aku yoonhyun shpper!!*ngaknanyaXD

    aku tunggu updatean nya…*kibas kolor sooyoung(?)

  10. next chap ditunggu tanggal maennya (?) ^^

  11. YS_addict said:

    waaaah kayanya seru nih…berarti penghalang YoonHyun si yonghwa ya.lanjut kannn!!

  12. YS_addict said:

    author minta pw locksmith 7 dong…jebal^^

  13. author, ceritanya bagus… ayo lanjut part dua nyaaa.. hehehe..

    tadinya aku gak gitu suka sohyun. tapi kayaknya baca cerita ini bisa jadi suka deh.. hehehe

    locksmithnya juga ya thor…

    thanks before..

    salam kenal juga ya..

  14. wahyuulfa said:

    Readers bru ni Ơ̴̴͡.̮Ơ̴̴̴͡
    Lam kenal thor..
    Lam kenal smuany…

    Keren ceritany (~_^)
    Kasianny yoong ku ni (╥﹏╥)

    Nda sabar ni baca part 2 ny..

  15. YoonHyun??
    yeeaaayy!! YoonHyun l><
    itu kenapa pas sica blg 'pangeran' yuri langsung malu2? wkwkwk ada YulSic lagi ya ?
    yah di sini seo udah pacaran ama yonghwa?
    yoona patah hati 😦
    tapi tetep berjuang yoong!!!
    berjuang ya thor bikin ffnya. .
    oh ya Locksmith chap 7 itu yang TaeNy itu kn? yg adegan dewasa?

  16. siapakah yg dimimpi itu? Hm-_-‘

    kasihan yoona hanya bisa memendam perasaannya

  17. ceritanya kyknya bakal menarik nih~

  18. Kungttadadak said:

    Wooooh disini belum ada yg pacaran yah,thor? Great ff, update soon~ lawak pas yoona bilang “dadar guling” hahaha…

  19. cute….
    pengen punya jam sama juga dah hihihihihi

  20. @kyungsee said:

    Aku kayaknya telat baca neh *lari ke part 2*

  21. udah lama ga main kesini, aku izin baca semuanya dlu yaaa 😀
    Yeaaaayyyy YoonHyun :* :*

  22. min pw na dong nyang chapt 7 locksmith,,ke email ya kimawae@gmail.com,,kamsah

  23. MeeYoon said:

    gyaaa! XD
    alur cerita sama tokoh utama’a bgus bgt thor *speechless*

  24. shriesifanytastics said:

    ceritanya bagus thor:)
    tapi q lebih suka taeny#gkdayangnanya
    oia thor mta pw locksmith part 7 donk:) kirim shrieswift77@yahoo.com
    ditunggu..
    Gomawo..

    • thanks 🙂
      hmm, gak bisa kekirim nih, tulisannya This account has been disabled or discontinued
      ada email lain?
      atau gmn kalau lwt sms aja? nanti bisa kuhapus nomornya setelah itu

  25. Seru2 cerita y….
    Btw minta pw yg locksmith part 7 dunk ke email ciko_lala@hotmail.com
    di tunggu ya….

  26. Annyeong,,,,
    Jdi ini tntang Seo ya,,hmm seruu…
    Tpi ksian Yoong nya,.,hhee
    YoungHwa darling alias dadar guling,,hhee:-D Aku stujuu,,
    NEXT>

  27. keren thor mnta pw locksmith dund,gomawo

  28. kalo baca yang terakhiran kayak gue, pasti lucu deh liat komen orang udah dulu nemu nih fict cetar membahana

  29. Baru suka sama snsd nih XD.
    Lanjut thoor,, wkwkwkk,, malu2in dah w baru baca,, -_-”
    Btw, minta pw locksmith chapter 7 yaa :D. Hehehee

  30. gomenne senpai cuma bisa review satu aja nanti kalo ada kesempetan gue review 2n3, bener bener deh gue kagak terima kalo satu per satu member soshi diambil nyawa, apalagi oshimen gue itu si ketimun (sicachu) rasa a; mata berair, hidung gak bisa nafas, badan terasa lemas, itu ciri ciri apaya? *plook* ehehhe semacam gitulah

  31. Bee my gg said:

    Hehe.. Numpang baca yaaaa thoor,, abisnya seru kalo ud pairing yoonhyun..

  32. […] Soshi Bond: Seohyun and 8 Angels (3 chapter. Ini gak Yuri, Cuma soshi bondnya kerasa banget) […]

Comments from Sone

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: