~Thank you for your comments~

Kamu Jodohku (part 1)

Di sebuah stasiun Korea. Semua orang berlalu lalang, sibuk dengan urusannya masing-masing.
Ada seorang yeoja sedang berdiri di belakang garis batas. Dia tidak sedang menunggu kereta yang akan datang.
Air mata menitik dari bulu matanya yang indah.
Lebih baik aku mati saja…
Pelan kakinya maju selangkah. Langkah kedua. Saat itu terdengar bunyi deru kereta api mendekat. Sunny sudah memantapkan akan melompat ke bawah ketika tiba-tiba sepasang tangan memeluknya dari belakang.
“Awas!”
“!”
Semua mata melihat ke arah mereka. Sunny terdiam dengan mulut terbuka mengawasi kereta api yang melintas di depannya. Lalu pandangannya teralih pada namja yang memeluknya. Ah bukan, ternyata dia seorang yeoja. Dia sempat salah menganggap karena yeoja itu berambut pendek dan bertubuh tinggi.
“Apa yang kamu lakukan? nyaris saja”
Sunny geram dan melepaskan pelukan yeoja itu.
“Jangan ganggu aku!”
Tapi dia malah melihat yeoja itu nyengir padanya.
“Lho ketahuan ya? aku ganggu bunuh dirimu?”
Sunny menatap tajam.
“Sejak di stasiun aku sudah melihatmu, karena merasa ada sesuatu makanya dari tadi aku terus mengikutimu”
“Kamu ikut campur urusan orang saja”
“Yah, aku ini sudah menolongmu tahu, terima kasih sedikit kek”
“Aku kan nggak minta bantuanmu”
“Ne, kenapa sih kamu mau bunuh diri?”
Sunny membuang muka.
“Bukan urusanmu”
“Apa karena tubuhmu terlalu pendek? Lalu kamu jadi minder?” Sooyoung bertanya dengan senyum menyebalkan di wajahnya. (Penghinaan bagi orang yang lebih pendek daripada Sunny^^)
Padahal sebenarnya Sunny gak pendek-pendek amat, tingginya 158 cm, kalau orang setinggi Sunny saja bunuh diri karena alasan pendek, apa kata orang yang lebih pendek darinya?
Sunny menjadi semakin marah. Dia mengamat-amati yeoja di depannya.
Lancang sekali dia! Padahal baru pertama bertemu!
“Kamu kan nggak kenal aku! jadi biarkan aku sendiri!”
“Mana bisa. Kalau aku pergi kamu pasti akan mencoba bunuh diri lagi. Aku tak bisa membiarkanmu mati.”
Sunny menaikkan alis.
“Kamu selalu sebaik ini sama orang yang nggak kamu kenal?”
“Ah nggak juga, hanya saja seorang peramal mengatakan padaku kalau kamu adalah jodohku.”
“Mwo?!”
“Yah, pertama aku sendiri juga kaget jodohku seorang yeoja. Tapi ya rupanya kamu cantik juga, jadi nggak masalah” sahutnya enteng.
Sunny berjalan pergi. Malas bicara dengannya lagi.
“Eh eh tunggu, tunggu!”
Menyadari Sooyoung mengikutinya, Sunny mempercepat langkahnya.
“Jangan ikutin aku!”
“Tapi kamu jodohku!”
Sunny berbalik dan membentaknya.
“Bisa nggak kamu berhenti bicara soal jodoh-jodoh?!”
Ah…
Tiba-tiba air matanya jatuh. Mata Sooyoung membulat melihat air mata mengalir di pipinya.
“Kamu kenapa…?”
Sunny menunduk menyembunyikan wajahnya.
Menyebalkan. Kenapa dia malah menangis di depan orang tak dikenalnya. Dia juga tidak mau orang lain melihat air matanya.
Sooyoung memeluk Sunny dan menyandarkan kepala gadis itu di pundaknya. Dia tidak berkata apa-apa.
Hati Sunny luluh, dia menangis diam-diam.
“………………………”
Setelah puas menangis, perlahan ia mengangkat wajahnya.
“Gomawo…” katanya malu-malu.
“Nggak masalah, karena kamu jodohku”
Sunny tersenyum.
“Lagi-lagi bicara begitu, kamu itu bodoh ya?”
“Eh? Tapi aku memang merasakannya kok saat memelukmu tadi”
Sooyoung berkata masih dengan senyum polosnya. Sunny tertegun menatap Sooyoung.
“Choi Sooyoung imnida, panggil saja Sooyoung, kamu?”
“Sunny imnida”
“Nah Sunny, karena aku sudah meminjamkan bahuku kau harus berterima kasih padaku dong.”
Sunny menatapnya tidak mengerti.
“Tapi tadi kan aku sudah bilang ‘gomawo’ ?“
Sooyoung menggenggam tangannya dan menatapnya dengan mata berbinar-binar.
“Temani aku jalan-jalan”
“Hah?”
“Yeah! Ayo!”
Sooyoung berjalan sambil menarik tangan Sunny.
“Hei! Aku kan nggak bilang iya!”
Sambil berjalan Sooyoung berpaling pada Sunny.
“Iya atau tidak kan kau tetap harus membalas jasaku.”
Yeoja ini sok sekali. Memangnya dia pikir dia ini siapa!
Sooyoung setengah menyeret Sunny melewati pertokoan hanya untuk sekedar window shopping.
“Hei hei, bagaimana menurutmu baju ini?”
Sunny tak menggubris kata-katanya. Saat ini dia sama sekali tidak berminat shopping. Tapi Sooyoung tak peduli dan terus mengajaknya bicara.
Terpaksa… karena aku berutang padanya… setelah ini aku akan menyingkir dari yeoja yang berisik ini, pikir Sunny.
“Sunny ah~ menurutku baju ini akan kelihatan cocok denganmu”
Sooyoung memperlihatkan baju babydoll berwarna putih dengan gambar mawar-mawar kuning kecil. Sunny melihatnya sekilas. Bahannya terlihat elastis, bahunya berbentuk tali yang bisa diikat, dan terdapat renda-renda di sepanjang garis leher.
Sooyoung mendorong Sunny ke ruang ganti baju.
“Nah cobalah”
“Tapi aku nggak mau!”
“Sudah, jangan malu-malu”
Tunggu, siapa yang malu-malu?! Aku kan bilang nggak mau!
Sooyoung menutup tirainya dari luar. Sunny terdiam dalam ruangan seorang diri dengan baju yang diberikan Sooyoung di tangannya.
“Uhh…”
Tidak ada pilihan lain Sunny mengganti bajunya, meski hanya dengan setengah hati.
“Sudah belum?”
Sunny menyibakkan tirainya.
“Oh! Manis Sunny! Nah sekarang coba yang ini!”
Sooyoung menyodorkan sebuah baju V-neck berwarna kuning, lalu menutup tirainya.
Apa?! Kenapa aku harus jadi bonekamu?!
“Sudah belum oi?” Sooyoung mengintip ke dalam. “Yah! Kok kau belum ganti?”
“Sudah ah! Aku tidak mau!” Sunny berjalan keluar dan setengah melempar baju itu ke tangan Sooyoung.
“Bosan?”
Sooyoung mengembalikan baju itu ke gantungannya.
Lalu ia menggandeng Sunny yang berjalan mendahuluinya (tadinya Sunny berniat kabur).
“Selanjutnya kita karaoke!”
Sunny menemukan dirinya setengah diseret lagi.
………………………………………
“Tokyo~ Seoul, London, New York~ kimama ni sekai o drive tonight~”
Sooyoung mulai menyanyi Mr. Taxi dengan bersemangat. Bahkan sempat membuat gerakan seolah sedang menyetir.
Apa yang kulakukan… kenapa aku malah ada disini karaoke bersama dengan orang yang baru kukenal.
Setelah selesai dia bertepuk tangan sendiri atas score nilainya yang tinggi.
“Yeah! Sunny nyanyi?”
“Kamu dulu saja deh”
Tak membuang-buang waktu Sooyoung langsung memilih lagu Bad Girl.
“Kanpeki na bad girl yo~”
Sunny mulai tersenyum.
Hehe, sepertinya lagu ini cocok denganmu.
“Sowoneul marhaebwa! ni maeumsogeh itneun jageun ggumeul marhaebwa”
Rasanya…
“Ayo Sunny Bunny! Nyanyi juga!”
Su-Sunny Bunny??
“Yah!”
Sooyoung menarik Sunny berdiri. Mereka saling memandang. Sooyoung masih tetap tersenyum, kali ini Sunny membalas senyumnya.
Aku mulai menikmati ini…
“Doo Doo Roo Doo Doo Doo
Kissing you baby”
Sooyoung mulai menyanyi sambil memamerkan gerakan-gerakannya. Sooyoung mengedipkan mata pada Sunny dan bibirnya membentuk sebuah kecupan menggoda padanya, membuat Sunny menunduk dengan paras memerah.
Uuuu Sooyoung pasti cuma main-main padaku…
Mendadak hatinya merasa hangat. Dia sangat menyukai liriknya.
Apalagi Sooyoung menggenggam tangannya dan memandangnya saat menyanyi, Jadi seolah dia sedang menyanyi untuknya.
Apa yang Sooyoung pikirkan tentangku…
Benarkah dia menganggapku jodohnya?
Aku… kalau aku berjodoh dengan Sooyoung…
Ah tidak tidak! apa yang kupikirkan!
Setelah lagunya berakhir Sooyoung langsung duduk.
“Gantian, dari tadi aku terus, sekarang kamu Sunny”
“Kalau gitu aku mau nyanyi The Boys”
Sooyoung menekan-nekan tombol remote.
“Mau versi yang apa? Korea? Jepang? Inggris?”
“Inggris”
Lagu The Boys mulai diputar.
Tatapan matanya berubah, Sunny jadi terlihat lebih menawan.
Sunny melempar senyum sambil berkata, “Watch me”
“I can tell you’re looking at me
I know what you see
Any closer and you’ll feel the heat”
“GG” Sooyoung menambahkan.
“You don’t have to pretend that you didn’t notice me
Every look will make it hard to breathe”
“T R X” (Sooyoung)
“B-Bring the boys out”
Sunny mulai menari. Gayanya menarik dan temponya cepat. Sooyoung sampai takjub menontonnya.
“Menarik nih!”
Sooyoung bangun dan menunjukkan gaya tariannya juga.
Heh, tidak mau kalah ya?
Selanjutnya Sooyoung memilih lagu Gee.
“Gee gee gee gee Baby baby baby
Gee gee gee gee Baby baby baby”
Sunny merasa lucu dengan gerakan tarian Sooyoung.
“Heh, aku juga bisa”
Mereka tertawa-tawa bersama, menghabiskan waktu tiga jam karaoke. Dan begitu sadar tahu-tahu malam sudah larut.
“Karena sudah malam, kuantar kamu pulang ya, dimana rumahmu?”
“……………aku tidak mau pulang……”
“Eh?”
Sooyoung tidak menyangka akan mendapat jawaban seperti itu dari mulut Sunny. Suasana hening mendominasi mereka sampai akhirnya Sooyoung membuat keputusan.
“Ya sudah, malam ini kamu nginap di tempatku saja. Yuk yuk!”
Sooyoung setengah menyeret Sunny lagi tanpa minta persetujuannya. Tapi Sunny juga tak ada pilihan lain.
Sooyoung membawanya ke apartemen tempatnya tinggal. Sunny tidak menemukan siapa-siapa disana, tadinya dia menduga akan bertemu dengan orang tuanya Sooyoung, padahal dia sudah cukup gugup.
“Kamu tinggal sendiri?”
“Yeah, karena itu santai saja, Sunny ah”
Sooyoung melepas jaketnya dan menaruhnya di sofa.
“Yah, Sunny ah, kamu ada acara besok?
Sunny menggeleng.
“Gimana kalau besok kita ke kebun binatang?”
“Pergi sama aku nggak bakalan seru…”
Tapi Sooyoung mencuekin kata-kata Sunny.
“Sudah lama aku nggak ke kebun binatang, jadi kangen, ya ya?”
Sunny merasa sedikit kesal karena yeoja ini super duper cuek, cerewet, suka memaksa, dan suka seenaknya.
“Ganti bajumu, nih kupinjamkan”
Sooyoung mengambil baju dan celana bersih miliknya lalu memberinya pada Sunny. Sunny pergi ke kamar mandi untuk menggantinya. Lalu ia mengikuti Sooyoung ke kamarnya.
“Oke, besok kita pergi jam 11, nah sekarang ayo kita tidur”
Sooyoung langsung merebahkan diri di kasur.
“Tunggu, aku tidur dimana?”
“Di mana lagi? ya di kasurku”
“Bareng kamu?!”
“Kamu aneh Sunny ah, kita kan sesama yeoja”
“Tapi…”
Rasanya gimana gitu… kalau kamu tidur sama orang yang baru kamu kenal yang seenaknya mengatakan kalau kamu jodohnya!
“Ya sudah, aku tidur di bawah deh”
“Eh?! Jangan! Aku saja…”
“Aku bakal diceramahi orang tuaku kalau mereka sampai tahu aku membiarkan seorang tamu tidur di lantai!”
Akhirnya Sunny tidak banyak protes lagi. Dia berbaring di sebelah Sooyoung.
Dia nggak bakal ngapa-ngapain aku kan?
Tapi Sooyoung sudah tertidur lelap.
“………………………”
Sunny merasa bodoh, lalu ia kembali memikirkan keadaan rumahnya.
Pamannya pasti khawatir dan marah karena dia tidak pulang. Tapi dia benci pulang. Karena pamannya pasti akan memaksanya lagi.
Ah sudahlah, aku tidak mau pulang! sementara aku mau biar begini saja!
_________________________________________________________________________________________________

Sinar mentari masuk melalui celah-celah jendela.
“Nggg…”
Begitu bangun Sunny mendapati dirinya sedang memeluk Sooyoung.
“!!”
“Yahhh!”
Sooyoung merasa dihempaskan ke bumi dari alam mimpinya.
Bruk
“Aduduh… Sunny ah, apa yang kamu lakukan?”
“Salah sendiri! Ngapain meluk-meluk orang segala?!”
“Aku nggak ngapa-ngapain! Tadi malam kamu sendiri yang meluk aku…”
Paras Sunny memerah. Baru dia ingat.
Semalam hatinya galau… dan karena ia tidak menemukan guling untuk dipeluk akhirnya ia memeluk Sooyoung.
“Uhh… kau biasa seliar ini ya kalau sedang tidur?”
Paras Sunny memerah sampai ke telinganya.
“!! Jangan mengatakan hal yang bisa bikin orang salah paham!”
Bak buk
“Yah, apa maksudmu? Memangnya aku salah bilang apa?”
Bak buk
……………………………………………
…………………………………
Sunny membuat makanan di dapur. Dia membuat telor dadar dan hamburger.
“Yeah, baru kali ini aku mengalami pagi yang penuh sensasi” sindir Sooyoung sambil memandang ke luar jendela. “Sudah didorong jatuh dari kasur lalu dipukuli dengan bantal lagi”
“Bawel ah, salahkan mulutmu sendiri”
“Sunny, kau sedang apa?”
“Aku sedang buat sarapan sekaligus bekal makan untuk nanti siang. Kupikir aku harus membuatnya karena aku berutang budi sama kamu”
“Oh, kau hebat Sunny!”
……………………………………………
…………………………………
Di kebun binatang.
Sooyoung menggandeng tangan Sunny dengan ceria. Dia mengayun-ayunkan kedua tangan mereka yang terhubung seperti anak kecil.
“Hei lepaskan! malu-maluin!”
“Kenapa? kamu manis kok”
Aw…
Sunny merasa kesal karena dia begitu mudahnya termakan pujian. Dia bersyukur Sooyoung tidak tahu kalau saat ini jantungnya berdebar lebih kencang.
“Yah, ayo kita lihat pinguin!”
Mereka berjalan menuju kolam pinguin.
Sunny tersenyum melihat cara pinguin itu berjalan. Ada beberapa ekor yang berenang di air.
“Ahh~ panas ya cuacanya, jadi ingin ikut berenang,” kata Sooyoung dengan komentar bodohnya seperti biasa.
Lalu mereka berjalan ke kolam anjing laut.
“Kira-kira apa yang para binatang pikirkan kalau dikurung seperti ini?”
“Hmm, mungkin mereka berpikir kapan teman mereka akan datang untuk menyelamatkan mereka dari sana?”
Diam-diam Sunny bersimpati pada para binatang itu. Tidak mungkin mereka bahagia kalau dikandang seperti ini. Memang sih kebun binatang dibuat untuk mencegah mereka dari kepunahan, tapi…
“Hehe lihat tuh”
Sooyoung menunjuk dua anjing laut yang tampak akrab, seperti sedang berpacaran.
“Mereka kelihatannya senang”
Sunny tersenyum lega.
……………………………………………
Sampailah mereka di depan sebuah bangunan bertuliskan natural animal habitat house.
“Masuk yuk?”
“Eh?”
“Nggak mau?”
“Bukan begitu, baiklah.”
Sooyoung dan Sunny masuk ke dalam. Bangunan itu gelap. Ada peraturan agar tidak berfoto di sana.
Rubah dan landak. Semakin ke dalam hewannya berganti menjadi ular dan kadal-kadal.
Tiba-tiba Sooyoung merasa sesuatu memeluk lengannya.
“?”
Sooyoung melihat di sebelahnya Sunny sedang memeluknya. Di dekatnya seekor kadal besar sedang menatapnya dengan liar dari dalam kaca.
“Ahaha, Sunny kamu takut?”
Sunny menggeleng. “Aniyo! aku cuma kaget saja! asal tahu saja, aku bahkan pernah memegang ular!”
“Wow”
“Kamu tidak terdengar kaget”
“Jinja?”
Sunny mengangguk.
“Normalnya orang akan kaget mendengar seorang gadis sepertiku bisa memegang ular.”
“Kau benar”
Sooyoung nyengir.
Sebenarnya dia juga kaget begitu mendengar dari kata-kata si peramal.
Jodohnya bisa memegang ular katanya.
Lalu Sooyoung jadi berpikir tampaknya jodohnya ini tidak biasa.
Sunny masih memeluk lengannya seperti tidak mau melepaskannya.
Mungkin Sunny cuma takut gelap saja, pikirnya.
Sekarang Sooyoung berpikir gadis di sampingnya ini semakin menarik. Dia jadi semakin menyukainya.
Kemudian mereka berjalan keluar.
Mereka melihat jerapah sedang memakan dedaunan.
“Leher mereka benar-benar panjang,” komentar Sooyoung.
“Sudah jelas kan”
“Yah, kau nggak ada manis-manisnya, Sunny ah”
Memang kau berharap apa? Kau ingin aku beraegyo seharian?
Lalu mereka melihat burung bangau. Setelah berkeliling Sooyoung mulai merasa lapar.
“Sunny ah, gimana kalau kita makan siang? Aku sudah lapar”
Mereka mencari tempat duduk terdekat lalu duduk. Sooyoung mengeluarkan kotak makan siang dari tasnya. Sooyoung terlihat sangat gembira.
“Kenapa senyum-senyum?”
“Aku senang, sangat senang. Sudah lama tidak ada orang yang membuatkanku makan. Lagipula ini makanan kesukaanku!”
Sunny tertegun.
“Selamat makan~”
Sooyoung memakannya dengan lahap, dan dalam waktu singkat hamburger jatahnya sudah habis. Lalu diam-diam dia memandang ke arah Sunny yang sedang memakan jatahnya sendiri. Sunny menyadari tatapan Sooyoung.
“Apa? kamu mau?”
“Ah nggak,” Sooyoung mengalihkan pandangannya.
Bohong, kelihatan sekali dari mukamu, Sunny tertawa dalam hati.
Selesai makan mereka jalan-jalan lagi hingga sampai di sebuah kolam. Ada beberapa pasangan yang menaiki kapal di kolam.
Sunny melihat mereka.
“Kamu mau naik kapal?” tanya Sooyoung.
“Aniyo”
Sebenarnya dia cuma merasa malu saja.
“Baguslah kalau begitu”
“Apa?” Sunny tidak mengerti.
“Soalnya ada rumor kalau pasangan yang menaiki kapal di kolam ini, mereka akan putus. Aku nggak mau kita putus.”
Tunggu, tunggu, ada yang salah… memangnya sejak kapan kita pacaran?! Batin Sunny.
Sooyoung berpikir sambil memiringkan sedikit kepalanya, “Kenapa bisa ada rumor seperti itu ya? apa dulu pernah terjadi sesuatu pada pasangan yang naik kapal?”
Dan herannya masih saja ada yang berani coba-coba naik berpasangan.
………………………………………………………
…………………………………………
Harus diakui, Sunny merasa sangat senang dengan hari ini. Dia bisa jalan-jalan dan mengobrol dengan santai. Dan yang paling penting, membuatnya lupa dengan masalah yang dialaminya.
Sunny melirik ke Sooyoung.
Jangan-jangan… dia sengaja melakukan semua ini demi aku? walau caranya sedikit memaksa…
Sunny memperhatikan yeoja yang suka seenaknya itu. Rasanya ia mulai tertarik pada Sooyoung.

*~To Be Continued~*

A/N : Haha aku membuat karakter Sooyoung di sini bodoh, cuek, dan pemaksa XD

yang sudah membaca mohon comment 🙂

Advertisements

Comments on: "Kamu Jodohku (part 1)" (42)

  1. waaaaahh, soo onnie lucu,,, kekekeke
    eh eh, itu ada yg udah mulai jatuh cinta tuh…
    hihihi

    ayo author, post part 2 nya…
    pokoknya di tunggu yg Locksmith juga,,,,,
    fightaeng!!! 😀

    • sip, yg part 2 dijamin akan sangat menyentuh 😀
      aku sendiri jg sangat suka nih cerita
      Locksmith pasti dilanjutin kok setelah cerita ini 😉

  2. Wiiih ceritanya lucu banget…
    Tapi aku penasaran, emang sunny d paksa ngapain ma paman lee?
    Buruan update mon, udh gak sabar nih. Hihihi

  3. @kyungsee said:

    Jangan jangan sunny dipaksa nikah u,u *sotoy* ehehehe keren thor, Req yulsic dong thor @_@ boleh ya? ^_^v

  4. lanjut baca part 2 ^^
    locksmith nya segera update ya thor…

  5. taetae_fun said:

    hehehe,critanya lucu kyk sunny..

    Sooyoung ad2 aja,msk sunny mwu bnuh dri,pnyebbnya gra2 pndek…-_-
    dtunggu next chap,locksmith jga y..

  6. ggab_yul said:

    wah sooyoung suka maksa2 n seenaknya sendiri.tpi malah bikin soo jadi lucu.

  7. Youngie_bunny said:

    Kyaa~ akrnya ada ff SooSun Seneng bngt hahaha #lebay
    soo eonnie lngsung percya sama peramal sunny itu jodohnya lucu” mana suka maksa lagi XD
    lanjut thor, aku suka ffnya keke~

  8. hahahahahaah
    mian baru aku komen
    aku suka semua ff mu loh ihihihihihi
    lanjut teman
    hwaiting

  9. waaaaaa author..gomapta udd buat FF SooSUn…aku jd terharu keke,,FF nya kerenn…
    aku ini SooSUn SHipper banget hehee

  10. wkwkwk sSooSun lucuuuu . . .
    tapi ngomong2 kenapa Sunny mau bunuh diri ya?

  11. Kungttadadak said:

    Soosun, numpang ninggalin jejak, great ff, lanjut komen ke next part yah thor u,u

  12. setidaknya ini mengobati galo ku pas baca yoonyul disebelah tadi… lanjuuut yaaahh,, 🙂

  13. haha…Soo cerewet + kocak abis 😀
    sedangkan sii Sunny malah jutek.

  14. Choi soora said:

    Sooyoung disini suka maksa banget ya. Trus sunnynya juga jadi cuek banget deh haha 😀

  15. wah ceritanya rame banget..
    ninggalin jejak aja mw baca yg ke 2 hehe..
    author keren..

  16. Miss New New said:

    Aahhhh~~~
    Kangen Soosun *_*

  17. Miss New New said:

    Thor thor,, penasaran deh

    Bagian cerita di atas ada yg di tambahin ya?
    Soal Sunny yg pernah pegang ular?

    Perasaan dulu kagak ada yg kayak gitu

    Ataukah….
    Aku mulai…
    Pi…
    Kun….
    TwT

  18. royalsoosunatic said:

    syoo pemaksa nih tp kayanya sunny suka tuh dipaksa-paksa sama syoo hehe^^
    lucu bgt mereka berdua 🙂

  19. Wetseh, sooyoung pede banget disini!! Wkwkwk 😀 oke, lanjut dulu ya~ bagus ceritanya 😀

  20. dirgaYul said:

    Eh tryta ff yg in klwatn bcay.. Emg SooYoung ngrmal d mn y?? Pgen jg d rmal,biar bs tw cri2 jdoh kt wkwkwk.. Sunny knp smp kbur n mw bnuh dri y?? Cri lg ah lnjutny..

  21. Uuhh soo tuh lucu ya suka maksa tp maksa nya itu bikin sunny jadi seneng juga sumpah suka banget sama ff nya soosun ada koplak nya,lucu nya,romantis nya kesel nya lengkap deh suka banget sama ff nya 🙂

  22. Rina Chwe Sone said:

    Knp Soo ykin bgt ya klau Sunny unnie tuh jdoh.a??
    D sni Soo ska maksa bget sih -_- , tpi kya.a gra* Soo ska mksa* Sunny, Sunny mlah sneng dan mngkin udh tmbuh bnih* cinta d hti.a deh #lebayyy..
    Lnjut bca chap slanjut.a.. 😀 😀

    • Soo maksa2 supaya perhatian Sunny teralih dan ikut bersenang-senang sama Soo, jd gak berniat bunuh diri lg

      Itulah modus Soo, bener2 orng baik haha

  23. uhhh soosun romantis, walau sooyoung bawelnya setengah idup, tp sunny malah jd tertarikk, hehehe

  24. Pejuang cinta Choi Sooyoung beraksi kembali, dalam keadaan begitu sunny memang harus dipaksa2 perjuangannya sooyoung patut dicontoh..

  25. Ahh, ceritanya seruuuuu
    Makin cinta deh sama SooSun unnie 😀 Harus bahagia nih! 😀
    Next chapter. Go!^^

    Maifate unnie, kenapa unnie sering kali ngejek tinggi badannya Sunny unnie? Macam unnie tinggi aja :p
    Emang tinggi unnie berapa sih ? :p
    158 di Indonesia udah hebat ituloh un 😀 Kawan SMA ku aja ada yang tingginya cuman 150 XD Kalok baca ini, bisa kesindir abis dia XD

    • Aku gak ngejek tinggi Sunny, aku sendiri lbh pendek dr Sunny, sekitar 2-3 cm

      cuma Sooyoung memang kenyataan sering begitu sih 😛 gak bosen2 dia ngejek tinggi Sunny baik secara langsung maupun gak langsung

      • Aih, lebih pendek dari Sunny unnie ?
        Kacau dong un kalok kita diri sampingan XD
        Ahh, negara kita ini memang, sedikit sekali stok manusia tingginya 😀 Pada di impor kali yah ke Korea sono 😀

        Orang tinggi memang gitu un, merasa paling hebat kalok bersanding sama orang pendek :p termasuk aku 😀
        Hidup orang tinggi 😀 *ngelirik Maifate unnie XD beserta kumpulan orang pendek di wp ini XD *dilempar tilam

      • Haha memang tinggimu berapa?
        Iya nih disini cewek yg lebih dr 160 aja gak banyak

        Aku jg pernah ngejek temen cewek yg lbh pendek dr aku sih wktu masa sekolah wkwkwk, jadi ngerti sifat kekanakan Soo XD

        Hidup orang pendek~

      • Unnie mau tau ?? Seriusan ?? XD
        Tapi jangan terkejut yah…….. XD
        Tinggiku………..
        Jeng jeng jeng……. XD
        171 cmmmmmmmmmmmmmmm XD
        Ahahahaha, hampir imbang sama Soo unnie 😀 Makanya suka sama Soo unnie 😀
        Jadi un, kita berdua perbedaan tingginya sama kayak perbedaan SooSun unnie XD Mungkin kita bisa jadi MoNov couple XD wkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkw XD

        Indonesia stok orang tingginya emang minim :3
        Yang tinggi udah pada mau punah kayaknya XD

        Unnie kecil memang nakal kali yah ?? XD

      • Huweeee jadi kayak SooSun beneran >.<
        sudah diduga sih kalau dr komentarmu sblumnya

        Lol nama couple yg lucu XD

      • Hahahahaha XD
        Orang tinggi kalau bersanding sama orang pendek memang kadang suka sombong un XD

        Oh iya un, namaku Novia. Makanya nama couplenya bisa MoNov cople XD Monica dan Novia XD ciat ciat ciat XD
        Bukan Mawar lagi yah un, aku udah jujur tuh :p

        Oh iya un, aku boleh nanya nggak ?^^ Unnie orang mana sih ??? Medan kah ????? XD

      • Lol MoNov XD
        Orang Tegal nih

      • Tegal ?? Tinggal di Tegal nih ??
        Kirain kalau bukan orang Medan orang Jakarteeeeee XD

Comments from Sone

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: