~Thank you for your comments~

8,5 cm (Chapter 5)

A/N : Sebenarnya 8,5 cm gak kecil-kecil amat. Tapi kalau dalam cerita kubuat Sooyoung lebih kecil lagi, nanti Sunny nggak bisa ngeliat ekspresinya XD

At beach
“Yahuuuuu lauttttttt!”
Sooyoung yang pertama langsung menceburkan diri ke laut. Diikuti oleh Yuri. Lalu mereka saling menciprati air dan tertawa-tawa.
Gerakannya terhenti ketika melihat Sunny dalam balutan bikini, dia terlihat amat cantik.
Sunny. Dia lebih bersinar dibanding laut dan matahari itu sendiri.
Tak disadari, Sooyoung malah terus memandang Sunny.
Sementara itu Sunny.
Tunggu, akunya yang geer atau Sooyoung memang dari tadi sedang melihatku?
Mukanya terasa panas, tapi bukan karena sengatan matahari terik di atasnya.
“Hei!”
Yuri menciprati air laut ke muka Sooyoung, membuatnya tersadar.
“Ngelamun aja! awas nanti kesambet hantu laut baru tahu rasa!”
“Kurang ajar, kamu tuh yang kesambet” Sooyoung balas bercanda, sambil menciprati air.
Seseorang memanggil Yuri.
“Unnie!”
“Hah?”
Yuri berpaling dan melihat Yoona sedang berdiri di tempat dangkal menatapnya dengan muka memelas.
“Yul unnie, tolong ajarin aku renang dong”
“Dasar Yoona, masa waktuku harus habis ngajarin kamu berenang terus.”
Yuri menghentikan permainan ciprat-cipratan airnya dengan Sooyoung dan mengulurkan tangannya pada Yoona.
“Ayo, kali ini harus sudah bisa lho”
“Gomawo, Yul unnie.”
Yuri memasang wajah pura-pura bete, tapi sebenarnya dia senang. Apalagi waktu memegang tangan Yoona dan membantunya berenang pelan-pelan.
Sooyoung melihat Hyoyeon sedang bersantai di bawah payung sambil mengoles krim anti matahari bersama Sunny dan Seohyun.
“Kyaa Taeyeon ah!”
“Hahaha”
Cukup jauh darinya Sooyoung melihat Tiffany dan Taeyeon sedang main ciprat-cipratan air juga, lalu mereka tersandung dan sama-sama tercebur tapi mereka malah tertawa-tawa sambil kadang-kadang saling rangkul.
Ugh, aura TaeNy nya terlalu kuat! Seperti dunia hanya milik berdua saja, yang lain cuma ngontrak! pikir Sooyoung.
Tapi Sooyoung tidak merasa cemburu.
Dia justru merasa lucu ketika melihat Jessica yang kelihatannya sedang bad mood? berlari menghambur ke arah mereka berdua. Dan berusaha memisahkan mereka berdua dengan jurus-jurus cipratan air maut.
“Hahaha!”
Saat itu perutnya terasa sedikit kosong.
ah celaka!
Terlambat, tubuhnya sudah keburu mengecil.
Yahh!
Gimana nih, terlalu jauh kalau aku mau ambil makanan dari sini. Apa aku minta tolong Sunny saja?
Tapi mendadak ia teringat beberapa hari yang lalu.
Ah iya, aku tidak seharusnya merepotkan Sunny…
Aku sudah janji kalau aku akan baik-baik saja
Oke! Meski jauh tapi aku akan berusaha.
Sooyoung melangkahkan kaki di tanah berpasir, lalu ada bayangan yang menutupi tubuhnya.
Dia melihat ke belakang.
Kepiting.
Glek
“Kenapa lagi-lagi ada kejadian kayak gini?!”
Sooyoung berlari dan entah kenapa kepiting itu malah tertarik mengejarnya.
Dari kejauhan.
“……………………………kepiting……………”
“Hah? kamu bicara apa Sunny?”
“Ah nggak, berada di pantai rasanya jadi pingin makan kepiting” Sunny nyengir.
“Haha benar juga, jadi pingin makan seafood.” kata Hyoyeon.

_________________________________________________________________________________________________________

Matahari mulai tenggelam di garis batas cakrawala. Ombak menggulung ke tepi pantai.
Sooyoung berada di atas batu besar.
“Akhirnya aku berhasil lolos juga, hah hah! capek aku!”
“…………”
Dari jauh Sooyoung melihat para anggota SNSD lainnya sedang having fun.
Muncul rasa sepi di dadanya.
Rasanya kok aku seperti terlupakan…
Matanya menatap dengan sendu pada Sunny yang sedang mengobrol dengan Taeyeon dan Yoona.
Sunny………
Lho? Cuma perasaanku? Rasanya Sunny seperti melihat ke arahku…
Tapi yang benar saja, jaraknya kan jauh banget. Kecuali kalau dia punya jarak pandang super.
Sooyoung melihat Taeyeon dan Yoona berjalan menjauh dari Sunny tapi Sunny tidak mengikuti mereka malahan dia berjalan ke arahnya.
Setelah dia berada cukup dekat.
“Ngapain kamu?”
“Eh?”
“Kalau kamu tidak cepat kembali nanti yang lain kira kamu menghilang”
“…………wo-wow Sunny! Aku takjub kamu bisa ngeliat aku dari jarak segitu!”
Sunny mendengus, “Dari tadi juga aku sudah ngeliat kamu, tadi kamu dikejar-kejar kepiting kan”
Darimana dia tahu?
Seperti tahu apa yang hendak ditanyakan Sooyoung, Sunny berkata, “Tadi aku yang mengusir kepiting itu.”
Jadi lagi-lagi aku ditolongnya ya
“………………”
“………………aku tahu apa yang ada di pikiranmu, nggak usah sedih gitu ah jelek tahu.”
“………………”
“Bukannya kita ini sahabat? Sesama sahabat harus saling bantu. Nggak usah maksain diri, aku lebih senang kalau kamu tergantung padaku.”
Sunny mengeluarkan sebungkus roti dan memotongnya secuil.
“Nih cepat, mumpung gak ada yang lihat”
Sooyoung memakannya langsung dari atas jarinya dan seketika itu juga tubuhnya kembali menjadi besar.
Sooyoung menatap Sunny dengan mata berkaca-kaca.
“Hiks… Sunnyyyyyy saranghae!!”
Sooyoung memeluk Sunny erat-erat. Sunny tidak menyangka Sooyoung akan tiba-tiba memeluknya. Kepalanya melekat di dada Sooyoung yang nyaris terbuka karena belahan dada bikininya yang rendah. Mukanya terasa panas. Buru-buru dia melepaskan pelukan Sooyoung dan memalingkan wajahnya dengan tersipu.
“Sudah ah, ayo kita kembali”
Heran, kenapa dia jadi makin serba salah akhir-akhir ini? Marah-marah tanpa sebab yang jelas.
Apakah ini artinya dia memang menyukai Sooyoung? Sunny sendiri masih belum benar-benar yakin.

_________________________________________________________________________________________________________

Hpnya bergetar.
Sms dari Sungmin dari SuJu sepertinya akhir-akhir ini ia tertarik dengan Sunny semenjak Sunny jadi co-DJ Reckless Radio.
Isi smsnya begini
Sudah makan belum?
Mengenai janji besok minggu jangan kesiangan ya 🙂
Sunny menghela nafas.
Ketika Sungmin mengajaknya ke taman hiburan waktu itu, sebenarnya ia cuma mengiyakan saja tanpa pikir panjang, karena ia sedang banyak pikiran.
Tapi setelah lewat beberapa hari mendadak ia menyesal, apalagi setelah Sooyoung juga mengajaknya.
“Sunny, sudah lama kita nggak ke taman ria, hari minggu besok mau pergi bareng?”
“Eh? ………ma-maaf Sooyoung, aku sudah terlanjur ada janji sama Sungmin”
Setelah itu Sooyoung terdiam.
Dalam hati Sunny mengeluh, kenapa kau tidak mengajakku lebih cepat, pikirnya.
“Maaf ya, lain kali saja” Sunny memberikan sepotong senyum.
Sooyoung mengawasinya berjalan masuk ke kamar.
Dadanya terasa panas.
Ck jangan mentang-mentang cowok lalu kau mau mengambil Sunny dariku!
Besok akan kuganggu kencan mereka.

……………………………………………………

Seharian itu Sooyoung diam-diam membuntuti Sunny. Dia sampai repot-repot membayar karcis masuk hanya untuk menguntit.
Selayaknya seorang penguntit, ia menggunakan jaket tebal dan kacamata hitam, lalu ditambah topi.
Dari kejauhan ia melihat Sunny sedang menunggu Sungmin.
Datang datang Sungmin langsung menyambutnya dengan dua buah es krim di tangannya dan memberikan salah satunya pada Sunny.
Sunny tersenyum menerima es krim itu.
Memberi sebuah senyuman kecut di wajah Sooyoung.
Sok romantis, cibirnya dalam hati.
Lebih baik aku jadi kecil lalu kuganggu mereka diam-diam.
Ketika melihat Sunny yang tertawa lepas mendadak niatnya terhenti.
Apa Sunny suka Sungmin?
Deg
Sakit
Aku…
“…………………”
Tanpa melakukan apa-apa, Sooyoung pulang meninggalkan mereka.
_________________________________________________________________________________________________________

“Aku pulang…”
“Sudah pulang Sunny?”
Sooyoung menyapanya dengan senyum yang dibuat-buat. Senyum itu tampak tidak tulus.
“Gimana kencannya hari ini? Puas?” nadanya terdengar setengah menyindir.
Kenapa? kenapa aku jadi seperti ini? Sooyoung sendiri tidak mengerti.
“Ah, i-iya”
“Hmm enak ya, sementara dari tadi aku sendirian terus, ini gara-gara seseorang yang lebih mementingkan cowoknya daripada sahabatnya”
“!!” Sunny tersinggung.
“Sooyoung! Aku sudah lebih dulu janji sama Sungmin! Tidak baik kalau tidak menepati janji. Aku tidak suka kamu berkata seperti itu! kau seolah menyalahkanku!”
Sunny berbalik.
“Ah…”
Lalu membanting pintu kamar dengan kesal.
“……………”
Sooyoung terduduk lemas di sofa.
“Duh…… kenapa aku malah berkata seperti itu ke Sunny……”
Sunny yang masih ngambek di dalam kamar.
Kenapa kamu malah bicara begitu?! padahal selama kencan aku terus memikirkanmu… Sooyoung kamu jahat…!
_________________________________________________________________________________________________________

Keesokan harinya.
Sooyoung langsung terjaga ketika melihat gadis itu keluar dari kamarnya.
“Sunny…”
Sunny membuang muka.
“Sunny, mianhae…”
Tapi Sunny masih tidak mau menatap Sooyoung.
“Aku kan sudah minta maaf, jangan terus ngambek gitu dong…”
“…………”
Tiba-tiba Sooyoung memeluk Sunny.
“Sunny Bunny ah, jangan jual mahal gitu dong ke aku~” katanya sambil mencolek pipi Sunny.
“Ih apaan! Lepasin!”
“Hehe nggak mau!”
“Lepas!”
“Aku baru mau lepasin kalau Sunny Bunny sudah memaafkanku!”
“Arghhh! Iya iya aku maafin!”
“Nah gitu dong”
Sooyoung melepas pelukannya.
“Sunny, kamu terlihat lebih imut kalau seperti itu”
Mendadak pipinya merona.
“Hehe, oh kenapa Sunny Bunny? pipimu memerah tuh”
“Jangan-jangan kamu mulai jatuh cinta beneran sama aku ya? hehe”
“Sama kamu?! not in a million years!”
“Yah Sunny ah, nggak lucu”
“Huh” Sunny pura-pura ngambek.
Tapi kamu benar, begitu sadar, aku sudah jatuh cinta padamu.

*~To Be Continued~*

Advertisements

Comments on: "8,5 cm (Chapter 5)" (18)

  1. Wah bagus banget nih chapter yg ini thor, romance yg kental bnget…
    Aku suka nih… Hahaha…
    Btw, kutunggu update slanjutnya thor… Semangat!!!!

  2. Asikk sunny mulai suka sama sooyoung udah jadian aja soosun hehe
    makin rame suka bngt sama critanya. lanjutkan thor dtunggu part slanjtnya, Fighting ^^

  3. taetae_fun said:

    hehehehehe,sunny udah suka ma sooyoung…
    tmbah rame…

    ditunggu next chapnya..

  4. choi young hyun said:

    Wow!!… Sunny ngak mau ngaku klo suka ma sooyoung dilanjut thor!!!

  5. yeeey… Sudah mulai suka2an nih.. uhuuuuy… 😀
    gk sabar nunggu part slanjut’a.. 😀

  6. ceritanya semakin lama makin maniss….. U.U
    sunny… pengen punya mata kaya punya sunny.. hebat… hebat.. 8,5 itu kecil looh…
    lanjuut.. ada part 6 menunggu ku… 😀

  7. Choi soora said:

    Wahh, sooyoung sama sunny udah sama” suka 😀 aseeekkk

  8. Miss New New said:

    Sukaaaaa….!
    Sukaaaaa Soosuuuuunnnn Thorrrr…!
    *kumat-komat-kamit

    Ah iya, untungnya dalam cerita ini, baju sooyoung ikutan mengecil dan membesar seiring badannya ya
    Kalo kagak uhhh adegan bugil dong ahhh hehe..hehe..hehe…
    *Nyengir2 yadong

  9. andhilyoonyulsic said:

    huuhh …untung ada sunny .. seandainya tidak ada pasti tubuh sooyoung sudah terpotong kecil-kecil gara-gara di jepit kepiting … heheheh .. sooyoung sunnynya ngambek tuh buat lagi pudingnya …hehe .. tapi jangan sampe gagal yah …. heheh

  10. Hhuaa,,,,wktu Soo jdi kecil,dia pke bikini kan,pasti lucu bnget,,wk#plak
    D kjar kpiting,akhirnya d tlong m Sunny,,hufft
    Yee ,akhirnya Sunny mngakui,,dia dh jtuh cnta ma Soo…hhe

    NEXT

  11. lee deyeon said:

    Hahaha nasib Syoo ksian amat lah dchap prtma dy dkjer2 kecoa eeh skrang dkjer kepiting *poor Syoo*
    Ciee ciee Syoo cmburu nih ma sunny, tpi kok syoo mnta maaf nya maksa amat yaa..

  12. so sweet! XD

  13. Eghielf rfShipperONE said:

    Waahahaha cemburu menguras hati…

    Youngie tenang aja kok kan ada aku, aku setia kok nunggu kamu sampai kucing bertanduk pun aku rela..

  14. “Tapi kamu benar, begitu sadar, aku sudah jatuh cinta padamu.”
    Uhh, to twit 😀
    Jadi pingin ikut nyolek” pipi Sunny unnie XD
    Ahhh, ceritanya benar” manis (y)
    Next ! 😀

Comments from Sone

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: