~Thank you for your comments~

8,5 cm (Chapter 1)

Terinspirasi dari sebuah manga =3
Fanfic kali ini didedikasikan untuk SooSun pairing XD
Enjoy~

Suatu pagi.
“Hoaammm~ ah lapar, ada cemilan nggak ya?”
Sambil berpikir begitu Sooyoung berjalan menuju kulkas dan membukanya, matanya mengscan isi kulkas barangkali ada sesuatu yang bisa dimakan.
“Ugh… kulkas ini sehampa perutku…”
Lalu kemudian matanya melihat sesuatu di ruang santai. Sebuah kardus yang masih tersegel.
“Paket? Apakah isinya makanan?”
Sooyoung celingukan ke sekeliling, setelah memastikan tidak ada siapa-siapa dia mendekati paket itu.
“Punya siapa ya? disini hanya tertulis ‘untuk SNSD’ ”
Sooyoung membuka paket itu, di dalamnya terdapat sekotak coklat.
“Wah! Kelihatannya mahal! Apa paman Sooman yang mengirimnya?”
Lalu pandangannya tertuju pada sebuah tulisan di atas kotak itu.
“ ’Jangan dimakan!’ begitu tulisnya, hahaha aneh sekali! kalau tidak boleh dimakan lalu kenapa dikirim kesini?”
“Coba ah”
Dia mengambil sebutir dan memasukkannya ke dalam mulut.
“Enak, normal-normal aja kok rasanya, aku masih baik-baik saja, berarti gak ada racunnya kan?”
Tanpa sadar Sooyoung malah menghabiskan semua coklat itu.
“Ah gawat, aku memakan jatah mereka juga deh”
“……………”
“Ah, pura-pura tidak tahu aja deh”
_________________________________________________________________________________________________________

“Duh lapar… masih belum jam makan siang ya?”
“………………………”
“…ngg?”
Lho? Kok mejanya jadi besar?
Ah bukan, perabotan yang lain juga.
Sooyoung melihat dirinya sendiri.
Eh?
Hahhh?!! Aku yang jadi kecil!
“……………”
Sooyoung mulai berkeringat.
Gimana nih?! Gimana nih?! Apa yang harus kulakukan!
Di saat Sooyoung lagi bingung tiba-tiba dia merasa ada sesuatu yang mendekat.
Hah?
Sooyoung melirik ke belakang.
Glek! Kecoa raksasa!
“Gyaaaaaaaaa!! Seseorang tolong aku!!!”
Sooyoung berlari-lari dikejar kecoa.
Lalu ia melihat Yoona berjalan ke ruang santai.
“Ah Yoona! Tolong aku!”
Tapi Yoona sama sekali tidak melihat Sooyoung ataupun mendengar suaranya. Yoona menggeser kursi dan kaki kursinya hampir mengenai Sooyoung.
“Ah!”
Kecoa itu masih terus mengejar.
Sooyoung berlari ke arah sofa dan memanjatnya secepat kilat bagai monyet. Untungnya kecoa itu tidak ikut naik, ia merayap masuk ke bawah sofa.
“Huft…” ia menyeka peluh dengan lengan bajunya.
Tiba-tiba sofanya bergerak naik turun, mengguncang keseimbangannya.
“Waw gempa bumi?!”
Ternyata bukan. Seseorang duduk di sebelahnya. Sunny. Dia mengambil majalah dan membukanya.
“Ah!”
“Sunny! Sunny!” panggilnya.
“……………”
“Hmm? Yoona, ada yang manggil aku ya?”
“Heh? Nggak ada kok”
“Tapi rasanya aku mendengar suara Sooyoung.”
“Peraasanmu kali”
“Sunny”
Sooyoung menyelinap naik ke pangkuannya. Sekarang mata Sunny tidak lagi tertuju ke majalah yang dipegangnya tapi sesuatu yang naik ke pahanya.
“Sunny” katanya lagi.
Sunny memandang dengan penuh keheranan.
“Apaan nih? Walking action figure?”
Sunny mengambil Sooyoung di pangkuannya dan memeriksanya dari dekat.
“Mirip sekali sama Sooyoung”
“Aku bukan action figure, ini memang aku Sooyoung!”
“Haha, pasti ada tombol tersembunyi di balik bajunya” ujarnya sambil mengangkat baju Sooyoung tiba-tiba sampai pakaian dalamnya terlihat.
“Hyaaaa!”
Sooyoung menggigit jari Sunny dengan gemas.
“Aduhh!”
“Lihat baik-baik dong!”
Kali ini Sunny memandang tidak percaya.
“………………”
“………………”
“Ada apa Sunny?” tanya Yoona sambil mendekat.
Refleks Sunny menutupi Sooyoung dengan kedua tangannya.
“Ah tidak! tidak apa-apa kok, tadi ada nyamuk!”
“Heee”
“Sudah ya Yoong, aku ada urusan.” Sunny berdiri, sambil tetap menyembunyikan Sooyoung di balik badannya ia menuju kamarnya.
“Kenapa jalannya aneh gitu?” batin Yoona.
Di dalam dia tidak menemukan siapa-siapa, merasa aman ia pun menutup pintu. Dan kemudian menatap Sooyoung di telapak tangannya.
“Kenapa kamu bisa jadi kecil begitu?!”
“Aduh! Suaranya jangan besar-besar dong! Budeg nih!” protes Sooyoung sambil menutup kedua telinganya.
“Maaf, terus kenapa kamu…”
“Ahaha, aku sendiri juga nggak tahu, tiba-tiba aja begini” kata Sooyoung sambil garuk-garuk pipi.
Sunny menyipitkan matanya.
“Pasti gara-gara sesuatu yang kamu makan, kamu makan apa lagi kali ini, Shik Shin?”
“Aku tidak tahu, seingatku tadi pagi aku makan normal-normal aja kok”
“……………” Sooyoung berpikir sejenak.
“Ah tapi, tadi pagi aku makan coklat aneh yang tidak jelas…”
“Pasti itu!”
Melalui panduan Sooyoung, Sunny pergi menuju tempat sampah dimana Sooyoung membuang bungkusan coklat itu. Sunny memeriksa kotak coklat itu.
“Dasar… sudah ada tulisan jangan dimakan dan nggak jelas gitu, masih saja kamu makan.”
“Habis bagaimana lagi, aku kan lapar” kata Sooyoung cengengesan.
Lalu mereka kembali ke kamar Sunny.
“Jadi sekarang kita harus memikirkan bagaimana cara untuk membuat tubuhmu kembali seperti semula.”
Hening sejenak.
“………………”
“………………”
Tiba-tiba keheningan terpecah oleh bunyi perut Sooyoung.
“Dasar, jam laparmu memang tidak bisa ditunda ya”
“Ahaha, Sunny Bunny, please… tolong ambilin aku makanan dong” kata Sooyoung sambil memasang pose imut.
“Ya ya, tunggu disini”
………………………………………
Sunny kembali dengan membawa sebungkus roti.
Di mata Sooyoung yang suka makan, roti itu terlihat sangat besar. Glek, berarti kalau aku jadi kecil aku bisa makan puas jatah yang hanya sedikit dong? Pikirnya.
Sunny membuka bungkusan roti itu, memotong sedikit remahan kecil.
“Nih” Sunny memberinya dengan jari telunjuk.
“Am!”
Tiba-tiba Sooyoung kembali menjadi besar.
“!!”
“Eh?” Sooyoung melihat tubuhnya. “Aku kembali seperti semula…”
“Asyik! Aku kembali!” Sooyoung melonjak kegirangan.
“Bikin kaget saja…” Sunny mengurut dada.
Aku sudah kapok, mengingat dikejar kecoa raksasa tadi…
Ternyata jadi kecil itu nggak enak ya, pikir Sooyoung.
_________________________________________________________________________________________________________

Keesokan harinya. Hari konser. Di dalam toilet.
“Huuu masih lama ya, aku lapar…”
Tiba-tiba tubuh Sooyoung mengecil.
“Apa?! kenapa aku jadi kecil lagi?! Bukannya aku sudah kembali?!”
Lalu Sooyoung mikir sejenak.
Masa sih? tidak mungkin…
Tunggu! Kemarin aku kembali menjadi besar setelah makan. Mungkin aku bisa kembali jadi besar kalau makan sesuatu!
Kalau begitu aku harus cepat sebelum konser dimulai!
Sooyoung berlari menuju pintu.
“Hahh! hahh! gara-gara jadi kecil, jarak pun jadi jauh!”
Sampai di depan pintu Sooyoung mendorong pintu dengan sekuat tenaga.
“Ughhhhhhhh!!”
Tapi pintu itu sama sekali tidak bergeser.
Gara-gara jadi kecil, aku pun tak sanggup buka pintu!
Aduh siapa saja tolong aku dong!
Tapi ditunggu lima menit lebih pun tidak ada yang masuk ke toilet.
Sunnyyyyyy! Tolong aku!
Tiba-tiba pintu terbuka. Membuat dirinya terpental.
“Auchh!”
Sesaat dia seperti melihat bintang berputar-putar di depan matanya.
“Sooyoung kamu lama sekali! buang air besar ya?”
“Ah Sunny!”
“Eh?”
“Ya ampun kamu jadi kecil lagi?! Kok bisa?!”
“Ehehe iya, sepertinya gara-gara aku lapar… bisa tolong aku nggak mintain makanan?”
Sunny geleng-geleng, “Kenapa kamu cepat sekali laparnya. Ya sudah aku mintain, tapi kamu tunggu disini”
………………………………………………………
“Lho? Tumben”
Sunny menggeleng, “Bukan buat aku, tapi buat Sooyoung Shik Shin -.- ”
“Ah pantas”
“Tapi hanya ada biskuit”
“Itu sudah cukup, terima kasih”
Lalu Sunny segera kembali ke toilet. Dan berjongkok menatap Sooyoung kecil.
“Nih” Sunny memegang biskuit.
“Thanks, Sunny” Sooyoung tersenyum dan mendekati biskuit itu.
Lucunya… pikir Sunny. Tiba-tiba dia jadi teringat akan hamster piaraannya waktu kecil dulu.
Saat Sooyoung sudah hampir makan tiba-tiba pintu terbuka.
“Sunny, kamu lihat Sooyoung?”
Refleks Sunny menutup Sooyoung dengan tangan.
“!!”
Sunny menggeleng.
“Konsernya sudah mau mulai semua orang mencarinya, kamu juga bantu cari”
“Baik”
Lalu pintu ditutup lagi.
Lalu terdengar suara mengaduh dibalik telapak tangannya.
“Aduh sakit Sunny Bunny…”
“!”
“Maaf! Kamu nggak apa-apa Sooyoung?!”
“Sepertinya nggak apa-apa”
……………………………………………………
Syukurlah konser berjalan dengan sukses dan mendapat sambutan meriah dari para penonton.

*~To Be Continued~*

Advertisements

Comments on: "8,5 cm (Chapter 1)" (25)

  1. Annyeong aku reader bru keke~ Hahaha lucu critanya hukuman shiksin yg rakus bdannya jd kcil ksian youngie” untng ada sunny, aku ska couple SooSun XD
    lanjutkan thor hwaiting ! ^^

    • thanks for the comment XD
      Tu chapter 2 sama 3 udh 😉
      kalau suka pairing SooSun tuh baca juga ff buatanku yg judulnya Selamat Makan~

  2. wkakakakak rasakan tuh youngie, makanya jgn suka mkn sembarangan. Hahaha ceritanya lucu thor…

  3. annyeong…
    aQ reader baru…
    salam knaaaal…

    waah ahir’a nemu FF SooSun… Q ska bgt ma SooSun… hehe

    Pasti Lucu bgt tuh si Soo jdi kecil gtu… ktawa2 sndiri bca’a… hehe

  4. coklat apakah itu?

    Sooyoung sih suka makan sembarangan.pokoknya semua dimakan#plak

  5. Ok Aku udh bca ko chingu kekeke~ ^^

  6. kecil banget itu 8,5cm…
    aku juga mau ada manusia sekecil itu.. kaya taeng aku req nya..
    kan lumayan.. lau lagi suntuk aku suruh nyanyi..
    *walau lau nyanyi suaranya jadi kaya tikus*
    lanjuut ah.. oh iya kenalan dulu..

    aku reader baru *bow*

  7. Choi soora said:

    Wah kok bisa gitu yaa haha 😀 . Bagus unnie . Lanjut~

  8. Miss New New said:

    Ahhh sukurlaaah….
    yeeeeey ketemu lagi ama ff soosun tercintaaah

    *emang dari kemaren muter2 di sini gak ketemu??

  9. andhilyoonyulsic said:

    hahaha .. begitulah kalau orang rakus … jadinyakan akibatnya gitu …

  10. Gyahhaa,,,,lucu,,
    Kren deeh SooSun nya,,kbyang dah Si shikshin tuh skecil kutu,,,wkwkwk
    Bner” unik critane Jjang….
    Next

  11. Black Angel said:

    Hahahah… Knp jd aneh begitu?

  12. lee deyeon said:

    Baru kali ini baca epep SooSun..
    Agak aneh sih haha dgaplok author..
    Pling ngakak bagian pas Sunny liat dleman nya Syoo, hahha waw enak bnget tuh sunny GRATIS..

  13. Tanty_sone07 said:

    Hahaha lucu nih ff,, trusin dong thor.

  14. lucu ceritanya kak, lancut dulu ya! 🙂

  15. @beach said:

    annyeong.. salam kenal saya reader bru… yey soosun…. hahaha lucu bgt ceritanya…. jd itu coklat ajaib toh… yg makan klo dia laper bakal jd kecil…(sambilmangut”), soo emang shikshin udh jls” g boleh d makan msh aja tetep d makan… untung was sunny bunny…. :-):-):-)

  16. Little Kim dee said:

    sooyoung klo alarm lpernya dah bunyi mendadak buta huruff wkwk

  17. Ahahahahaha XD
    Kwkwkwkwkwkwkw XD
    Ho…. ho….
    Ceritanya lucu bingiiiiiitttttttt XD
    Buahahahaha XD
    Makanya Sooyoung unnie, jangan congok :p XD
    Buahahahahahaha XD
    Keke kak, keke XD
    Ceritanya lucu. Oh Sooyoung unnieku, lucunya dirimuuuuu XD

    Covernya keren kali kak (y) jempol deh pokoknya 😀 nega suka nega suka 😀

    Ah, rindunya sama wp kakak ini *hug kak Maifate 😀 rasanya kayak udah bertahun-tahun. Huffftt, semua ini gara-gara koneksi! Hzzz, maaf yah kak, soalnya jadi jarang mampir. Padahal pengen banget setiap hari mampir. Pengeeeeeeennnnnn banget. Benar-benar rindu sama karya kakak Maifate yang satu ini 😀
    Maaf juga yah kak, karna nggak bisa balas balasan komen kakak buatku yang di CSS. Huffttt, benar-benar -_- Tapi kan kak, nanti kalok aku ada waktu, koneksinya bagus, aku pasti bakal balas lagi balasan komen kakak. Janjiiiiii ! Janji janji janji
    Ah, peluk sekali lagi lah kak Maifate beserta karya-karyanya ini 😀 *HUG XD
    Anyyeong sunbae, Maifate unnie 😀 😉

Comments from Sone

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: