~Thank you for your comments~

You Know You Want Me

A/N : pairing YulSic

Sebenarnya sudah sejak lama aku menyadari perasaanku terhadapmu. Tapi tiap kali aku berusaha mengenyahkan perasaan ini… itu malah semakin memperkuat keyakinanku kalau aku memang memiliki perasaan terhadapmu.

Suatu hari.
“Apa yang mau dibicarakan Sica?” tanya Yuri penuh senyum.
“…………”
“Saranghae, Yul”
Mendadak senyumnya hilang.
“A, apa yang kamu katakan Sica? kamu kena hukuman ya?” (maksudnya kena dare dari game truth or dare)
“Aku serius Kwon Yuri!”
Dalam matanya tidak ada kebohongan, mata itu memancarkan kesungguhan hati.
Yuri membalikkan tubuhnya. Menghindari matanya membocorkan rahasia hatinya.
“…Sica, kamu tahu kan kalau aku ini perempuan, kamu salah alamat”
“Biar saja, sudah terlanjur”
“Cintamu datang terlalu dini”
“Tapi sudah terlambat untuk distop”
“Tatap mataku, Yul”
“……”
Jessica memeluk Yuri dengan mesra.
“Jangan! Lepaskan! Sica!”
“Nggak akan!”
Jessica malah memeluk lebih erat.
“Aku menginginkanmu, Yul, aku tahu kau juga menginginkanku! berhentilah membohongi dirimu sendiri!”
“…!!”
Jessica memutar tubuh Yuri lalu menciumnya.
“Hmph-!”
Yuri berusaha melepaskan diri. Tapi Jessica malah mempererat pelukannya dan menekan bibirnya lebih dalam. Selama beberapa detik bergumul akhirnya Yuri berhasil berkata.
“Jangan, Sica! Jangan buat aku terjerumus dosa!”
Sesaat Jessica tertegun dan Yuri memakai kesempatan itu untuk melepaskan diri. Yuri menjauh tiga meter darinya. Menutupi dadanya dengan kedua tangan seolah Jessica hampir memperkosanya.
“………………”
“Cinta tak pernah salah, Yul… kenapa kita harus terikat dengan gender? Tidak bolehkah aku menginginkanmu karena aku perempuan?“
Ketika mendengar kata-katanya yang terakhir Yuri merasa dadanya sesak. Digigitnya bibirnya kuat-kuat untuk menahan air mata yang hampir jatuh.
Jessica keluar dan membanting pintu kamar.
___________________________________________________________________________________________________________

“Arrghh! Bikin rese!” Jessica meletakkan gelasnya di meja dengan setengah membanting.
Sunny yang melihat tingkah Jessica sedari tadi jadi melongo heran.
“Tumben Jessi, biasanya kamu kan cool dan super dingin”
“……………………” Jessica terdiam, ia memandang isi gelasnya yang tingal sedikit. Ia merasa kepalanya mulai pening akibat minuman yang diminumnya tapi masih tidak mau berhenti. Kemudian ia mengangkat gelasnya lagi dan menenggaknya sampai habis lalu kemudian membantingnya lagi. Untung gelasnya nggak pecah.
“Tambah lagi”
“Tunggu Jessi! Kamu sudah kebanyakan minum!”
“Satu gelas lagi!”
“Tadi juga bilang begitu tapi nyatanya kamu sudah minum tiga gelas!”
“Siapa peduli!”
“Kamu sudah mabuk!”
“Aku nggak mabuk! Kamu yang mabuk!”
“Orang sudah mabuk selalu bilang begitu!”
Jessica melanjutkan minumnya.
“Tunggu! Berhenti Jessi!”
Lalu kemudian terjadi kegaduhan.
…………………………………………………………
…………………………………………
___________________________________________________________________________________________________________

“Jadi… akhirnya beginilah,” ucap Sunny dengan penuh penyesalan di ruang santai asrama. “Padahal awalnya sudah janji hanya minum sedikit”
Seluruh anggota SNSD sedang berkumpul disana. Jessica berbaring di sofa, dia masih mabuk.
“Hebat juga Sunny unnie bisa membawanya pulang,” ejek Sooyoung sambil nyengir.
“Apa unnie baik-baik saja? Besok kan konser…” tanya Seohyun khawatir.
“Tenang, paling besok juga kembali seperti semula” jawab Hyoyeon.
‘Ini salahku’ pikir Yuri dengan perasaan bersalah.
“Aku akan membawanya ke kamar,” kata Yuri.
“Ah biar kubantu!” seru Yoona.
Yuri dan Yoona memapah Jessica lalu kemudian membawanya ke kamar, tapi saat di lorong, Jessica menyingkirkan mereka.
“Tunggu! itu bukan kamarmu Jessi!”
Tanpa mempedulikan perkataan mereka, Jessica sudah masuk ke kamar dan berbaring di kasur Yoona.
“Aduh… hei itu kasur Yoona, bangun Sica,” Yuri sedikit mengguncang Jessica.
“…………………”
“Mianhae Yoona, biar kamu tidur di kasurku saja.”
“Kenapa jadi unnie yang minta maaf? Aku nggak apa-apa, malam ini anggap saja aku tukaran tempat tidur sama Sica unnie, haha”
“Selamat tidur unnie,” Yoona sudah keburu keluar.
“Eh? eh?”
Pintu tertutup. Hening.
“Duh”
Tapi apa boleh buat, pikirnya.
Yuri memandangi Jessica selama beberapa saat kemudian keluar untuk mengambil segelas air.
……………………………………………………………
………………………………………………
“Sica… sica…”
Terdengar suara yang lembut menyapanya.
“Nggh?”
“Ini… minum ya biar enakan dikit.”
Yuri membantu Jessica minum beberapa teguk. Lalu kemudian ia kembali berbaring.
“…………………”
“…………………”
“…………………”
Yuri terdiam memandangi wajah Jessica yang sedang tertidur. Saat dirinya mulai mengantuk tiba-tiba ia mendengar igauan Jessica.
“……ngg……… Yul………”
“?” Yuri membuka matanya yang hampir terpejam.
“saranghae……… Yul………… hanya kamu………”
Yuri tidak dapat menahan air matanya lagi.
“…Sica… aku juga…”
Ketika mendengar mengucapkan pengakuan itu, Jessica segera bangun dari tempat tidur sampai Yuri terlonjak kaget pada gerakannya yang tiba-tiba. Tapi karena alkohol masih menguasai separuh tubuhnya, dia terhuyung hampir jatuh.
Buru-buru Yuri merangkulnya, tapi karena tidak kuat mereka sama-sama jatuh ke tempat tidur.
Kehangatan tubuh Yuri merangsang gairahnya. Otaknya tak dapat berpikir lagi. Apalagi ketika dia merasa Yuri menanggapi sentuhannya. Barangkali cuma pengaruh minuman keras. Tapi Jessica merasa dia tidak bertepuk sebelah tangan lagi.
Sebab biarpun nalarnya menolak, tubuh Yuri seperti menyerah dalam dekapan hangatnya.
“Yul…” Jessica mengecup pelipisnya. Tangannya menyusup ke balik piyama yang dikenakan Yuri.
Sementara satu tangannya menyibak kerah baju Yuri dan mengecup lehernya, meninggalkan bekas ciuman di lehernya.
“Ja-jangan Sica,” Yuri meronta berusaha melepaskan diri.
Ketika melihat air mata gadis itu, hatinya sangat trenyuh. Dia seperti dibangunkan dari mimpi indah.
“Yul?”
“Sica, aku juga mencintaimu, sangat mencintaimu… tapi di antara kita… nggak mungkin…”
“Tapi kita nggak tahu masa depan Yul!”
“…………” Yuri terdiam dan bangkit lalu berjalan keluar kamar dan menutup pintu dengan pelan.
“Ukh…!” Jessica meremas seprai dengan kesal.
Melihat bantal dengan sengit dan melemparnya.
___________________________________________________________________________________________________________

Keesokan harinya. Konser SNSD. Semua anggota sedang bersiap-siap.
Melihat Jessica yang segar bugar Sunny menimpali, “Sudah minum sebanyak itu… kamu benar-benar monster ya Jessi.”
“Ah, mengapa tidak,” jawab Jessica enteng-enteng saja.
Sementara itu.
“Yul Yul, itu lehermu kenapa?” tanya Taeyeon.
Hah?!
Dengan panik Yuri buru-buru menutupinya. Bekas ciuman Jessica.
“Ah nggak, cuma gatal tadi.”
“Hmm”
Tangannya sedikit berkeringat dingin mendengar senandung Taeyeon yang tidak ada maksud apa-apa.
Yuri segera memakai bedak untuk menyamarkan bekasnya. Pipinya sedikit memerah mengingat kejadian semalam.
Ah dasar Sica! Kau bikin orang ketakutan saja!

Jessica’s POV

“………………” aku memperhatikan gerak-gerik maupun tawanya. Yuri sedang bercanda dengan Yoona.
Hari ini kami sama sekali tidak saling menegur. Kwon Yuri seperti menghindari bertatap muka denganku.
Lalu aku teringat kata-katanya kemarin malam.
“…tapi di antara kita… nggak mungkin…”
Ck, peduli amat.
Aku berjalan mendekat ke arahnya.
Maaf ya, kalau tidak keras kepala, bukan Sica namanya.
Aku menarik lengan Yul, membuat tatapan matanya berpindah dari Yoona ke aku.
“?!”
Aku mendekat.
Asalkan kita percaya…
Dan mencium bibirnya tanpa berusaha kusembunyikan sama sekali. Mata Yul melebar dengan syok.
Masa depan kami pasti akan baik-baik saja.
“WAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!”
Seluruh stadion menjadi ribut dengan jeritan-jeritan para fans. Beberapa anggota SNSD yang lainnya ada yang melongo, ada juga yang nyengir. Sementara Yul sendiri masih tidak mampu berkata apa-apa. Parasnya memerah.
“Kyaaaaaaaa Sicaaaaaaaaa~!!!”
“Huwoooohhh Kwon Yuriiiiii~!!!”
Bukannya malu, justru aku memandangi para penonton dengan bangga.
Jeritan-jeritan histeris yang menyoraki kami…
Lihat saja, akan kubuktikan.

*~The End~*

Advertisements

Comments on: "You Know You Want Me" (48)

  1. naahh ini dia author, akhirnya udh mulai nakal n byun. Hihihi…

    I love this author, terasa alami n nyata, feel nya dapat banget thor…

    Aku suka ending nya, sica emang cool, walaupun gak se’cool taeng. Hehehe

    Daebakk author, kutunggu karya selanjutnya, Hwaitaeng…!!!!

  2. Aw aw aw… Sica kerennn !!!
    Andai itu bisa terjadi ya.. Sica kiss yuri di muka umum.. Wew u.ub

  3. Bagus chingu XD
    banyakan lagi tentang yulsic :p

  4. Annyeong, New Reader, Thor~
    Di Sini YulSic Kayak Tukeran Sifat Ya~
    CeritaNya Keren, Apalagi Pas YulSic Terang2an Ciuman Pas Konser~
    Mau Dong Jadi Penontonnya XD
    Nice FF 😀 Aku Tunggu Next FF

    • annyeong 🙂
      Yuri terlalu kecewekan ya?
      tp biarlah, sebab aku menganut prinsip cinta bisa merubah seseorang wkwkwk
      XDD
      sip

  5. wah….sica………………..
    aq suka gayamu….yuhu nekat sica beraksi….

  6. waaa kalo itu terjadi pas konser dijamin SONEs sedunia pasti heboh XD dan Royal shipper pasti bakal party abis itu wkwkwk XDD

    aku suka ceritamu thor keren ^.^b

  7. real_sone03 said:

    kyakyakyakya XDDDDDDDDDD
    #histeris sendiri
    (readers g jelas)

  8. Aku gak bisa bayangin jika beneran ada sica nyium Yuri di depan umum, apalagi pas conser, gak tahu bakal semurka apa tuh paman soman..
    pas liat videonya sica bilang.. “yeaah.. i love kwon yuwree… i love yuwree..”
    aku bilang waaa…
    apalagi ini… jadi trend topic di manapun dah…

  9. salam kenal.reader baru

  10. aish keren nih cerita > ngarep

  11. kok terpotong?? T_T

    pkknya thor bikin sequelnya dong?

  12. gila bener tu ice princes. . . .!!!!tapi keren jg penyampaiannya..hahahaha.lanjutkan thor. . .

  13. Choi soora said:

    Wah jessica keren. Gak punya malu haha. Bukannya malu malah bangga . Wkwk

  14. wkwkwkwk ternyata yulsic keren juga ya hehehe..
    daebak banget authornya..

  15. YoonAddict said:

    Woah.. Dahsyiaaat…
    Sangat menantikan ini di kehidupan nyata ^^

  16. huwooooooo sica kereeeeeen
    haha sica sica kdang manis kadang imut kadang cool ttp aja cantik

    huehehhe..yul payah akh kalah brani ma sica

    chu~ cium author
    #di gantung
    wokokokokokkk

  17. Aigooooo sica,,,,aku padamuuuu,,
    Gak nyerah nih sica,goodd…..
    YULSIC JJANG…

  18. loh, thor gak ada lanjutannya nih? penasaran :O

  19. gadamayanti said:

    ehmm , disini mba jess jung nya yang agresif .

  20. Desi si locksmith said:

    Wuih….
    Byunsica….
    Kkkkkk
    agresif bnget yakk..

  21. dirgaYul said:

    Iiiihhhh.. Sneg deh lht Sica mprjuagkn cntay k Yuri… Andai bneran#ngarep. Hmmm… YulSic jjang!!

  22. WOW SICA AGRESIF SEKALI HAHAHAH

  23. Ya ampun sica unnie -_-
    Hehehe, tapi keren banget tuh kalo benaran terjadi. Pasti masuk hidelines dunia, hahaha
    ada sequelnya ga thor? Nanggung nih 😛

  24. wuoahhhh sica jjang! daebbak deh lo hahaha

  25. haha sica obsesi bgt ma yul…

  26. Enshy said:

    Wahhh sica hebat,,,,!
    Thor d buat serinya,,!

  27. shenandia said:

    waah sica ternyata agresif juga yaa

  28. Junior Kwon said:

    Sica agresiff ikhhhh wkwkwk

  29. everybody say Ye Ye Ye
    everybody dance Ye Ye Ye for YulSic
    #teriak ma guling2 eh…salah maksudnya dance gaje
    aduh yul pakai acara malu-malu tapi mau, kan betul kata sica ga ada yang tau masa depan jadi jalanin aja
    YulSic Jjang, Author jjang

  30. hennyhilda said:

    Aishhh sica brani bgt >.<
    Sk bgt m suaranya jessica

  31. Jiahhh, Jessica unnie ada” aja 😀
    Kalok asli kayak gitu,…. nggak taulah mau bilang apa 😀

  32. YulSicc Jung said:

    sica…ih menakutkan klo mulai byun,,,seperti monster haha…

Comments from Sone

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: