Bertujuan memuaskan gairah membaca ff Soshi

Hari ini pertama kalinya Taeyeon, Jessica, dan Tiffany masuk sekolah dasar. Di depan kelas, jantung Tiffany berdegup kencang. Gedung sekolah baru. Kelas baru. Dan teman-teman baru pula. Suasana yang benar-benar baru. Kemudian dia memberanikan diri masuk kelas. Sekarang dia tidak akan secengeng waktu TK lagi meski Ummanya tidak mengantar sampai kelas di hari pertamanya ini. Read the rest of this entry »

Ketika Tiffany membuka mata, dia melihat Taeyeon sedang menatap balik padanya.
“Taeyeon?”
Kemudian dia menebarkan pandangan ke sekeliling, namun semuanya tampak gelap. Tidak ada satupun cahaya, tapi anehnya dia masih bisa melihat Taeyeon dengan sangat jelas. Lalu Tiffany memutuskan untuk mendekati Taeyeon.
Read the rest of this entry »

Srek
Duk
Bruk
Brak!
Barusan adalah suara urutan kejadian ketika pintu kamar dibuka. Sooyoung didorong masuk dengan kasar hingga terjatuh ke lantai. Dan pintu kamar ditutup dengan kasar.
Sooyoung tengkurap di lantai sambil mengerang kesakitan. Rasa sakit di punggungnya masih amat nyeri. Dia bahkan tidak bisa melihat di cermin atau paling tidak berpaling untuk melihat seberapa parah lukanya. Read the rest of this entry »

A/N : Pairing SooSun
Warning : may contain violence or suggestive language.

Untuk ganti suasana (sekaligus sebagai SooSunatic dan sementara aku belum minat lanjutin ff Itsumademo, karena belum ada konflik serius dan tergantung mood juga)

Judul terinspirasi dari drama, walau aku sendiri gak pernah nonton drama itu :P karena aku kurang suka nonton drama dengan setting jaman dulu.
Jadi jangan anggep bakal mirip sama drama itu karena aku sama sekali nggak tau jalan ceritanya. Tapi kalau ada yang mirip, maklumlah karena setting dalam ceritanya memang jadul.

Entah deh kalau nggak masuk akal nanti ceritanya, yang penting seru bikin dan baca ff nya #plak

enjoy~

Di jaman Joseon.

Siang itu tatkala matahari mulai condong ke arah barat. Kedua insan memandang langit biru yang cerah sambil menikmati angin sepoi-sepoi berembus menerpa wajah mereka. Keduanya tenggelam dalam keheningan yang panjang. Bersama-sama duduk di bawah pohon yang rindang. Hanya saling menikmati keberadaan satu sama lain. Read the rest of this entry »

Horror Party (Chapter 5)

“Kyaaaaaaa!”
Duk
Ini sudah kesekian kalinya Jessica menendang obyek menyeramkan yang berada di jalannya. Kali ini dia baru saja menendang sebuah perangkap mengerikan yang sudah karatan. Pada perangkap itu terdapat darah yang sudah mengering, membuat Yoona merinding ngeri tidak mau membayangkan lebih jauh apa yang pernah terjadi pada perangkap itu. Tapi teriakan Jessica yang setaraf dengan teriakan seekor lumba-lumba membuat telinga Yoona berdenging.

Read the rest of this entry »

Horror Party (Chapter 4)

Hyoyeon POV

Setelah aku menutup pintu kelas, aku menebarkan pandanganku sekeliling. Yang ada di depanku hanya sebuah lorong panjang dengan penerangan yang minim.
Kupertajam pendengaranku. Samar-samar aku memang bisa mendengar dolphin scream Jessica. Tapi apa itu cuma perasaanku saja? Read the rest of this entry »

A/N : Chapter akhir. Bakalan lebih tragis lagi, jadi kalau nggak kuat lebih baik jangan dibaca.
Enjoy~

“Yoona…”
Perlahan kelopak mata seorang pelayan itu terbuka. Yang menyambut paginya yang cerah adalah seorang gadis cantik ber-eye smile.
“Pagi^^”
Yoona langsung memeluk gadis itu kemudian membelai-belai rambutnya.
“Saranghaeyo, Tiffany…” bisiknya. Read the rest of this entry »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 217 other followers