Maaf author tidak akan melayani siders yang nongol hanya untuk minta Password yang di protect tanpa komentar lain. Setidaknya harus memberikan komentar lain tentang ffnya

Pagi-pagi.
Akhirnya aku pulang kembali ke kamar apartemenku setelah 3 hari dikurung di rumah Sica. Tiba-tiba saja tangisku pecah, setelah 3 hari menahannya. Keperawananku telah direnggut olehnya. Aku telah dinodai! Sungguh jahanam dia!
Read the rest of this entry »

A/N : Hendaknya yang sedang berpuasa, chapter ini dibaca ketika sudah ‘berbuka’ saja.
Mengabaikan peringatan author, maka tanggung jawab sendiri akibatnya.

Enjoy~

“Kenapa kamu tidak meminta orang tuamu atau keluargamu saja yang menemanimu?” tanyaku sambil mengupas buah apel yang kubawakan untuknya.

Read the rest of this entry »

Sebelah ginjalnya hancur.
Itu kata dokter, dengan kata lain karena kejadian ini Sica jadi kehilangan salah satu ginjalnya.

Aku berjalan dengan langkah berat mendekati ranjang pembaringannya. Dia sudah siuman, dan kini menatapku dengan pandangan menuduh.
“Kamu mendorongku jatuh,” katanya.
Aku mengepalkan tanganku di samping tubuhku.
Read the rest of this entry »

Di kampus.
“Ngg?”
Dia mengangkat telapak tangannya ke hadapanku, seolah meminta sesuatu dariku. Tapi aku tidak mengerti apa maunya.
“Mwo?”
“HP, pinjam HPmu.”
Apa lagi?
Read the rest of this entry »

A/N : Pairing utamanya YulSic

Sebenarnya agak nggak rela update ff baru karena ff lain masih banyak yang belum kelar. Tapi dipikir daripada nggak ada bacaan maka akhirnya sudahlah. Padahal tadinya lagi nulis yang ff Stalker + Stalker, tapi merasa dorongan ide ini perlu ditulis daripada lupa. Dan lagi aku memang lebih suka tipe cerita macam gini wkwkwk

Chapter ini kurasa masih aman dibaca untuk yang sedang berpuasa. Kalau nggak apa-apa baca paragraf paragraf awal tentang makanan yang nggak enak tentunya, wkwkwk

Enjoy~

Seorang yeoja berkulit gelap sedang menghadapi dilema. Dia harus memakan habis bekal nasi goreng yang dibikinkan oleh kekasihnya. Nasi gorengnya tidak terlalu enak, ditambah rasa sabun menyebar di mulutnya, sangat terasa oleh indera pengecapnya. Dikarenakan kotak bekalnya tidak dibilas dengan bersih.
Tapi dia masih memaksakan dirinya untuk menelan, karena terintimidasi oleh senyuman manis seorang yeoja cantik yang duduk di hadapannya.

Read the rest of this entry »

Malam minggu.
Seorang anak perempuan sedang memandang dengan penuh ketertarikan dalam sebuah toko baju yang luas di shopping mall. Yang menarik perhatiannya adalah patung-patung mannequin yang dideretkan di sebelah baju-baju dan celana yang terlipat dengan rapi. Tangannya mendarat di atas dada patung mannequin perempuan, mencoba meremasnya sesaat. “Keras.”
Read the rest of this entry »

A/N : update an biar gak galau atau drama di hari monday (dengan sedikit NC)
Enjoy~

Kalau kamu bertemu lagi dengannya, apa yang akan kamu lakukan?
Kata-kata Tiffany masih terus berputar-putar dalam otak Sunny bahkan ketika Sunny sudah sampai di restoran tempat reuni.
“Sunnyyyyyyy!” Yuri langsung mendekapnya erat-erat begitu melihat sosoknya.

Read the rest of this entry »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 243 other followers