~Thank you for your comments~

A/N : Ini chapter akhir, mudah-mudahan cukup puas dengan endingnya :)
Happy reading~☆

“Si-Sica…?”
Air mata mengalir turun di paras yang cantik itu.
Sooyoung sudah lama tidak melihat Jessica. Terakhir kali mereka bertemu ketika putus. Dan kelihatannya wajah Jessica seperti habis menanggung kesedihan yang mendalam.
Sooyoung tidak percaya ini.
Kenapa Sica? Read the rest of this entry »

Heart’s Desire (Chapter 6)

Dari Hyomin.

Pagi Sunny ah, apa kamu menikmati hadiah cinta yang kuberikan pada tubuhmu? ♡

**

Hyomin sedang menyeruput tehnya  pelan-pelan. Menikmati waktu santainya dengan anggun. Sampai kemudian dia diberitahukan kedatangan seorang tamu oleh pelayannya.
“Wah wah, tamu yang dinantikan akhirnya datang dengan sendirinya. Tindakan yang tepat meninggalkan banyak bekas di tubuh Sunny.” Hyomin menyeringai. “Segera persilakan masuk.”
Read the rest of this entry »

Heart’s Desire (Chapter 5)

A/N : Annyeong, maaf jadi jarang update. Karena banyak kesibukan bla bla bla
Thanks buat reader yang masih mau baca :)
Enjoy~

Sunny menatap langit malam.
“Tenang sekali… rasanya aku juga ingin segera tenang…”
Sunny melepas sepatunya. Lalu berjalan ke ujung bangunan. Entah kenapa dia sama sekali tidak memiliki rasa takut, meski maut sebentar lagi akan menjemputnya. Yang ada hanya rasa tenang.

Read the rest of this entry »

A/N : Gak terasa sudah 1 bulan sejak berita tentang Sica. Yah sebenarnya sih kecewa sama Sica setelah melihat dirinya selama 1 bulan ini, tapi apa boleh buat, life must go on.

Enjoy~

Sunny POV

Sooyoung baru saja memberitahukan pada kami semua mengenai drama barunya lewat grup chat. The Spring Days of My Life. Semua member mengucapkan selamat padanya. Tapi aku tidak. Karena aku tidak rela.
Drama baru… artinya akan ada adegan ciuman lagi kan?
Dadaku seperti diremas-remas. Rasanya menyakitkan.
Apalagi Sooyoung bersama dengan seorang oom-oom…

Read the rest of this entry »

Tok tok
Sunny mengetuk salah satu pintu kamar dorm yang saat ini sedang dihuni Sooyoung.
Terdengar sahutan lirih dari dalam. Sunny memegang gagang pintu, lalu membukanya.
Cklek.
Matanya mengintip sedikit dari celah sebelum berani membukanya lebih lebar. Read the rest of this entry »

“Tapi bagiku Sooyoung adalah yang paling spesial…”
“Eh?”
Sooyoung tercengang mendengar perkataan Sunny. Mendadak debaran aneh itu kembali singgah sesaat di dadanya.
Sunny mendekatkan wajahnya. Sesaat mata Sooyoung hanya bisa fokus pada bibir Sunny yang setengah membuka. Sampai tekstur garis-garis di bibirnya terlihat jelas. Read the rest of this entry »

A/N : Hai hai, gimana kabar readers? Basa-basi #plak
Jujur akhir-akhir ini minat menulis ff lagi berkurang. Karena ide stuck, cerita kurang seru, gampang bosan, dan lagi banyak kerjaan (sok sibuk) #plak lagi

Ya sudah, cuma sekedar menyampaikan curhat singkat saja.

Lalu untuk awal chapter ini jangan kaget ya karena genrenya 18+ :P

Lalu tentu saja tiap scene diambil per shot dalam pengambilan film, cuma sudah males jelasin haha
Lalu cerita dalam film sebagian besar diambil dari cerita lamaku di fictionpress.

Enjoy~

“Bagaimana? Kamu menyukai pekerjaan barumu sebagai artis film?”
“……………..”
“Tidak ada reaksi ya.”
“Sangat parah,” kata Sunny sambil meremas lengannya sendiri. Read the rest of this entry »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 269 other followers